28 Oktober 2011

Resep Sandwich Roti Gandum Isi Telur Dadar


Sandwich Telur Dadar

Bermula dari surfing mengenai alat pemanggang panini di internet (panini berasal dari bahasa Italia, panino, yang merupakan makanan sejenis sandwich berisi aneka olahan daging, sayuran dan keju yang kemudian dipanaskan dengan cara dipanggang), tidak menemukan yang saya inginkan, air liur saya justru menetes-netes melihat aneka sandwich lezat yang ditampilkan di web. Tapi apalah daya, di kulkas saya tidak ada aneka jenis olahan daging seperti daging asap, tuna atau suwiran dada ayam, jadi sandwich sayapun berakhir dengan lembaran keju, acar mentimun dan telur dadar yang kemudian saya tangkup menjadi satu dan dipanaskan di dalam oven. Hmm, ternyata sandwich serabutan ini rasanya tetap lezat, apalagi dalam kondisi lapar berat di pagi hari ^_^.  

Sandwich Telur Dadar

Sandwich memang merupakan makanan yang sangat mudah dibuat, cukup bergizi dan mengenyangkan, tentu saja jika anda memilih bahan-bahan yang tepat. Tahukah anda kata sandwich ternyata berasal dari nama John Montagu, Earl of Sandwich ke-4, seorang bangsawan Inggris di abad ke-18?  Walaupun beliau bukan merupakan penemu dan pendukung makanan ini, konon pada saat itu John Montagu sering sekali memerintahkan pelayannya untuk memesan makanan yang terdiri atas daging yang dijepit dengan dua buah roti. Dan karena Montagu juga memiliki gelar Earl of Sandwich Keempat, maka saat pengunjung rumah makan lainnya meneriakkan pesanannya, mereka biasanya mengikut sertakan juga gelar si Bangsawan,  "Sama seperti yang dipesan oleh Sandwich"! Dikisahkan John Montagu sangat menyukai makanan ini karena membuatnya tetap bisa melanjutkan permainan kartunya, tanpa membuat kartu-kartu menjadi berminyak terkena daging saat makanan tersebut disantap.

Sandwich Telur Dadar

Setuju dengan Earl of Sandwich Keempat, saya pun bisa tetap menikmati makanan ini sambil membaca sebuah buku atau e-book tanpa membuat lembaran kertas  atau laptop menjadi tercoreng moreng oleh makanan yang berjatuhan. Perut kenyang dan waktu untuk membaca pun tidak harus terkorupsi saat jam makan tiba. Selain itu, sandwich bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja, dalam berbagai suasana. Apakah disantap kala sarapan, sebagai bekal makan siang atau pengisi perut di jalan kala jam kantor berakhir. Jangan tertawa jika kata-kata saya hampir mirip tag iklan di papan reklame. Teman saya, Meta, yang mendapatkan setangkup sandwich telur ini menyantapnya sambil menyetir mobil ketika pulang ke Cibubur. Praktis, kenyang dan sedap. Agar sandwich benar-benar menjadi makanan yang bergizi maka gunakan jenis roti gandum utuh dan jejali sandwich anda dengan aneka sayur-mayur seperti tomat, daun selada atau mentimun dan lauk berprotein tinggi seperti cincangan tuna kalengan, suwiran ayam, irisan daging, telur dadar atau telur mata sapi, keju dan aneka olahan daging seperti daging asap dan sosis. 

Berikut proses membuatnya yang sangat mudah. 

Sandwich Telur Dadar

Sandwich Roti Gandum Isi Telur Dadar
Resep hasil modifikasi sendiri 

Untuk 2 tangkup sandwich

Bahan:
- 2 pasang roti gandum
- 2 butir telur, kocok
- 4 lembar keju Kraft lembaran
- 1 butir tomat, potong tipis
- 1 buah acar timun botolan, iris tipis memanjang (bisa diganti dengan timun segar)
- Mayonaise, saus tomat dan saus sambal botolan sebagai pelengkap
- Alumunium foil untuk membungkus roti kala dipanggang di oven

Cara membuat:


Sandwich Telur Dadar


Kocok telur di mangkuk hingga berbusa. Panaskan penggorengan anti lengket anda yang telah diolesi dengan satu sendok minyak goreng. Goreng telur menjadi dadar tipis, gulirkan penggorengan ke kiri dan ke kanan agar telur tersebar merata dan membentuk satu lapisan tipis. 

Jika bagian bawahnya telah mengeras, lipat telur menggunakan ujung spatula kayu menjadi beberapa lipatan seperti gambar diatas. Hingga menjadi satu lapisan telur berbentuk segi empat yang panjang. Bagi telur dadar menjadi dua bagian. Sisihkan.


Sandwich Telur Dadar

Siapkan bahan-bahan lainnya. Iris tipis tomat merah dan acar mentimun. Anda juga bisa menambahkan daun selada ke dalamnya.


Sandwich Telur Dadar

Tata selembar roti di atas meja, letakkan selembar keju, irisan tomat, dan mentimun. Tutupi dengan telur dadar dan selembar keju lembaran. Tutup dengan selembar roti lainnya. Bungkus menggunakan alumunium foil dan panggang di oven di suhu 200'C selama 10 menit atau masukkan ke microwave selama 5 menit. Fungsinya agar keju meleleh sehingga tercipta rasa yang benar-benar lezat.

Atau jika anda tidak ingin memanggangnya di oven atau microwave, maka panggang sebentar roti di atas penggorengan datar yang panas hingga kedua sisinya kecoklatan. Baru kemudian tata isi sandwich di tengah-tengahnya. 

Sandiwich telur dadar siap untuk disantap atau dijadikan bekal makan siang dan malam anda. Yummy!


Sources:
Wikipedia - Sandwich
Wikipedia - Panini



6 komentar:

  1. Saya sering makan sandwich ini untuk sarapan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai, thanks sharingnya yaa, memang sedap untuk sarapan hehehhe

      Hapus
  2. mb Endang,
    acar mentimunnya menarik. Apakah membuatnya seperti acar biasanya? Hanya cuka dengan sedikit gula? Sy suka sandwich alias roti isi ini dengan telur setengah matang dan penuh sayuran, kenyang mantap!!

    Dian - Solo

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Dian, acar mentimun kemasan atau pickle beda buatnya ya, memang bahan dasar air, cuka, gula, garam, tapi ada tambahan bahan lain yang membuat rasaya beda ya

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...