29 April 2014

Selat Solo - Sepiring Perpaduan Barat dan Timur



Ketika mencicipi selat Solo beberapa tahun yang lalu di kota asalnya, saya nyengir sendiri dengan rasa dan tampilannya dan langsung bergumam, "Wong Solo memang kreatif." Seporsi sayuran rebus plus mayonnaise yang biasanya disebut dengan salad, dipadukan dengan bistik daging berkuah dan acar ketimun menghasilkan perpaduan barat dan timur yang rasanya mantap. Kolaborasi semua itu mencetuskan nama Selat Solo, bahasa Jawa dari Salad Solo. Tidak mudah menemukan selat Solo di Jakarta. Kakak saya, Wulan, yang pernah tinggal di Solo cukup lama kala masih kuliah masih terkenang-kenang dengan rasanya yang maknyus sehingga beberapa kali request untuk dibuatkan masakan tersebut ketika berkunjung ke rumah Pete. Banyaknya pernak-pernik yang harus dipersiapkan lah yang membuat saya enggan untuk mencobanya. Tapi hari Sabtu kemarin kebetulan Ibu saya sedang berada di Jakarta, semangat untuk membuatnya pun timbul karena saya tahu beliau belum pernah mencicipi makanan ini. Apalagi komposisi utama selat Solo adalah sayuran, jadi Ibu bisa bebas menyantapnya. Perjuangan saya berkutat untuk membuatnya sejak pagi ternyata tidak sia-sia. Rasanya sungguh super!



28 April 2014

Manisan Belimbing Wuluh - Cara Segar Menyiasati Buahnya yang Super Asam!



"Kalau ada yang mau manisan belimbing wuluh, silahkan ambil di kulkas ya," itu adalah kata pengantar Mba Mirah, rekan kantor saya, kala menawarkan manisan tersebut minggu yang lalu. Kontan tawaran manisnya berbuah asam, kala komentar bermunculan, "Manisan belimbing wuluh mana ada enaknya Mba. Pasti asam"! Kata Yuni yang lokasi duduknya berseberangan. "Mba, kalau nawarin yang manusiawi kek. Pizza, atau comro warung sebelah juga nggak pa-pa. Lah ini belimbing wuluh"! Protes keras ini datang dari Ani yang ikut mendengar tawaran tersebut. "Enak kok, nggak asam. Yah asam-asam sedikit bikin mata melek siang-siang begini", jawab Mba Mirah sambil cengar-cengir. 

Saya yang duduk tiga kursi dari Mba Mirah ikut tertarik mendengarnya. Kebetulan pohon belimbing wuluh di depan rumah Pete sedang sarat dengan buah, namun hujan yang terkadang mengguyur Jakarta di siang bolong membuat niat saya untuk membuat asam sunti dari buah asam ini menjadi terhambat. Beberapa waktu yang lalu saya berhasil membuat asam sunti dari buah belimbing wuluh yang dijemur hingga kering. Prosesnya sangat mudah namun faktor cuaca sangat menunjang keberhasilannya. Asam sunti yang telah jadi ini tahan lama disimpan di dalam kulkas, dan mantap untuk digunakan sebagai penyedap masakan, khususnya untuk masakan yang berasal dari Aceh. Nah sudah sangat lama saya penasaran untuk mengolah belimbing wuluh menjadi manisan namun hingga saat kemarin belum menemukan resep yang benar-benar tepat. Jadi pucuk dicinta ulam pun tiba, tawaran Mba Mirah tidak saya sia-siakan. ^_^

Yuk Mengenal Asam Sunti & Proses Pembuatannya
Asam Keueng Aceh




25 April 2014

JTT COOKBOOKS



"The journey of a thousand miles begins with one step"
~Lao Tzu


Halo pembaca setia JTT,

Just Try & Taste merupakan sebuah personal blog yang mulai saya tulis sejak akhir tahun 2010. Dimulai dengan ide sederhana untuk berbagi resep, step by step dan tips memasak yang saya lakukan sendiri di dapur ke para pemula yang mungkin berminat untuk mengetahuinya, akhirnya JTT berkembang menjadi sebuah website yang cukup banyak penggemarnya. 

Tidak terasa dari sebuah ide 'abal-abal' dan sharing a la kadarnya tersebut, JTT kemudian mendapatkan sambutan baik dari para pembaca dan empat tahun kemudian saya pun memberanikan diri untuk membuat buku pertama berjudul HOME COOKING, berisikan lima puluh resep terfavorit JTT. Tanggapan atas buku pertama ini cukup baik terbukti kini HOME COOKING telah masuk ke cetakan keduanya.  

JTT COOKBOOKS #1 


JTT COOKBOOKS #2


Berkat dukungan doa, dan sambutan yang baik dari teman-teman pembaca setia JTT maka setahun kemudian (tepatnya di tahun 2015), saya kembali bersama penerbit Kawan Pustaka, membuat buku kedua berjudul MASAKAN RUMAHAN - TUMIS, KUAH, GORENG. Buku ini memuat sepuluh resep masakan tumisan, sepuluh resep masakan kuah dan sepuluh resep masakan yang digoreng. Semua resep dilengkapi dengan tips untuk membuatnya sehingga saya harapkan anda akan mampu menghadirkannya di rumah sama seperti yang saya lakukan.

JTT COOKBOOKS # 3


Pada bulan September 2015, JTT meluncurkan buku ketiga bersama penerbit yang sama yaitu Kawan Pustaka, berjudul 90 MASAKAN RUMAHAN UNTUK SEBULAN. Berisikan 90 menu harian untuk 30 hari yang akan membantu Ibu-Ibu dan kaum wanita menyusun menu harian selama 30 hari. 

Saya ucapkan terima kasih kepada anda, para pembaca yang telah banyak memberikan support-nya sehingga website Just Try & Taste bisa berkembang seperti sekarang ini. Terima kasih juga saya ucapkan atas kesediaan anda untuk membeli buku saya. Bantuan anda yang tak terhingga sangat berarti bagi saya, dan bagi website Just Try & Taste agar bisa tetap eksis berkarya dan menampilkan resep-resep mudah, menarik dan lezat bagi keluarga.   

Kedua buku bisa anda beli langsung di toko buku terkemuka di kota anda. Ayo buruan untuk bisa segera mendapatkannya!

Happy home cooking! ^_^

Salam,

Endang Indriani

24 April 2014

Cake Coklat Kelapa



A life of leisure and a life of laziness are two things.
 There will be sleeping enough in the grave.
~Benjamin Franklin 

Apakah anda sering seperti saya menyimpan aneka bahan makanan di freezer berbulan-bulan lamanya sambil dalam hati berharap suatu hari aneka tetek bengek itu akan tersulap menjadi masakan super lezat? Nah itulah yang sering saya lakukan! Namun sayangnya makanan super lezat tersebut tak kunjung tiba karena seribu satu alasan yang dengan senang hati akan saya utarakan disini namun enggan saya tuliskan karena yakin akan membuat anda menguap, bosan. Puncaknya pada minggu lalu sepulang berburu durian di daerah Tebet bersama dua rekan kantor yang memang maniak dengan buah ini. Walau perut telah kekenyangan namun saya masih menenteng pulang sebuah durian yang telah dikemas rapi dalam bungkusan styrofoam. Rencananya saya akan membuat crepes durian, satu makanan yang telah lama saya idam-idamkan untuk dicoba. 

Setibanya di rumah, bungkusan durian langsung saya jejalkan di freezer, namun apa daya freezer yang telah penuh dengan aneka bahan makanan menolak untuk menerima bungkusan baru lainnya. Ketika saya mencoba merubah posisi di dalamnya, yang terjadi justru beberapa bungkusan beku lainnya menjadi tak tertampung. Puncaknya sebuah benda beku yang saya sendiri lupa apakah gerangan isinya meluncur turun ke lantai dengan sukses meninggalkan suara berdebum yang membuat saya terjengit. Tobat! Sambil mengutuk-ngutuk dalam hati dengan kemalasan dan tabiat jelek saya menyimpan bahan makanan saya pun mencetuskan resolusi: Minggu ini saya harus mengosongkan isi freezer dan merubahnya menjadi benda layak santap! 



22 April 2014

30 Menit Ayam Kung Pao - Not so authentic but definitely yummy!



Jika anda penggemar berat masakan bernama kung pao chicken alias ayam masak kung pao seperti saya, dan kemudian bernafsu untuk membuatnya sendiri, seperti saya juga! Maka saya jamin anda pasti telah sibuk mencari resepnya di internet kesana dan kemari hanya untuk menemukan betapa ribetnya membuat masakan ini. Aneka bumbu asing yang bertebaran di daftar bahan yang digunakan akan membuat semangat anda pun padam dan kemudian melupakan untuk membuatnya di rumah. Nah itulah yang saya alami setiap kali nafsu untuk mencoba memasak ayam kung pao terbit. Berulangkali aneka resep saya telaah namun niat untuk mengeksekusi masakan a la Szechuan ini tak kunjung datang hingga saya menyantap seporsi ayam kung pao di Imperial Kitchen minggu lalu. Potongan daging ayam segar yang terasa kenyal sekaligus lembut beradu dengan kacang mete goreng, potongan paprika yang crunchy dan irisan cabai merah kering, semua itu dibalut dalam saus kung pao yang terasa asam, asin, manis dan pedas. Super tasty! Membuat dua porsi nasi dalam mangkuk kecil pun lenyap tak bersisa. Sambil membersihkan saus yang menempel di piring dengan nasi, saya pun mencetuskan resolusi: Weekend ini ayam kung pao harus saya eksekusi! ^_^



16 April 2014

Gulai Nangka dan Kacang Panjang a la My Mom - Super Tasty!



Berbicara mengenai gulai nangka maka selalu membuat saya teringat dengan Tanjung Pinang, Riau. Kota kelahiran Ibu saya ini memang masakannya agak dipengaruhi oleh masakan Minang, Melayu dan China. Jadi tidak heran jika nasi lemak, gulai cincang Padang dan kwetiaw menjadi makanan yang umum kami santap. Nah berbicara mengenai sayur maka kami sekeluarga merupakan penggemar berat gulai yang terbuat dari potongan nangka muda - terkadang dengan tambahan kacang panjang dan potongan daging berlemak - di dalamnya. Rasanya sangat tasty! Jika anda penggemar nasi Kapau pasti teringat dengan gulai nangka muda dengan kacang panjang atau kubis di dalamnya. Gulai di masak dalam gelimangan santan yang tidak terlalu kental dengan rasa rempah dan bumbu yang kuat. Seperti itulah gulai nangka yang sering dimasak Ibu saya di rumah. Bumbunya memang 'segambreng' namun jika anda sering kali tidak puas dengan porsi gulai nangka yang diberikan di restoran Kapau (seperti saya!) maka membuatnya sendiri tentu saja menjadi alternatif terbaik. 



15 April 2014

Ikan Layang Sumbat Belakang



Jika anda sering berselancar di aneka blog atau website masakan dari negeri jiran Malaysia, maka anda pasti pernah melihat resep yang satu ini. Ikan goreng punggung terbelah dengan jejalan sambal merah di dalamnya ini memang menarik hati dan membuat mata lapar untuk segera mencicipinya dengan nasi panas segunung. Setidaknya itulah yang saya rasakan setiap kali mata ini bertemu dengan masakan tersebut di internet. Walau saya tahu untuk rasanya saya yakin tidak akan jauh berbeda dengan ikan goreng yang dimasak dengan sambal balado, namun tampilannya yang unik membuat saya penasaran untuk mencoba membuatnya. 

Waktu itu saya berpikir, apa sih yang sulit dalam masakan ini? Toh ikan hanya dibelah punggungnya dan dijejalkan bumbu yang telah dihaluskan dan digoreng hingga permukaannya kering. Simple! Hingga kemudian saya mencoba membuatnya sendiri saat weekend kemarin. Ternyata oh ternyata untuk membuatnya memerlukan tips jitu, dan bagi yang baru pertama kali mencobanya seperti saya pengalaman ini menjadi pengingat jika next saya ingin mencobanya kembali. Nah tips  inilah yang akan saya sharing ke anda jika ingin menghadirkan masakan ini di rumah.



10 April 2014

Kastangel: Si Gurih Renyah dengan Cita Rasa Keju yang Nendang ^_^



Walau Lebaran masih jauh dari tiba, tapi tidak ada salahnya kalau kita coba membuat kue kering yang menjadi menu wajib kala Idul Fitri. Tips supaya rasa kejunya benar-benar terasa adalah dengan memilih jenis keju cheddar dengan aroma yang kuat dan jangan ragu-ragu untuk memasukkannya dalam jumlah banyak. Si kastangel ini terasa super cheesy dan garing!

 
Kastangel yang merupakan salah satu kue kering khas Lebaran ini bukan merupakan kue favorit saya. Rasanya yang asin gurih khas keju itulah yang menjadi alasan mengapa saya selalu menghindarinya. Rasa keju di camilan seperti kue kering memang tidak begitu saya sukai, berbeda ketika rasa keju tersebut kuat terasa di saus lasagna atau spaghetti. Tidak heran kastangel merupakan kue yang tidak menggelitik  minat saya untuk dicoba. Walau beberapa pembaca JTT sering menanyakan resep kastangel, namun berulangkali saya hanya bisa memberikan janji-janji surga, suatu saat kue ini akan saya buat dan hadirkan disini. Namun janji tinggallah janji hingga libur saat Pemilu kemarin.  

Bengong tidak tahu apa yang harus dikerjakan sementara rumah telah mengkilap bersih membuat saya pun membuka-buka file folder blog dan menemukan judul kastangel disana tanpa ada resep yang ditulis sama sekali. Saya teringat waktu itu memang berniat untuk mengeksekusi satu resep kastangel hanya saja kemudian teralihkan dengan resep lainnya yang lebih menarik. Nah kebetulan sepotong keju edam telah lama 'ngendon' di kulkas jadi walau didera rasa malas harus mengotori dapur yang telah 'kinclong' sayapun menyeret kaki kesana. ^_^



08 April 2014

Membuat Puding Coklat Super Nyoklat



Puding coklat memang tidak ada matinya, apalagi jika memiliki tekstur lembut, halus dan super nyoklat dengan rasa susu yang kuat. Membuatnya sangat mudah dengan bahan yang cukup terjangkau. Di santap dengan vla vanilla yang dingin, saya yakin dessert ini layak anda sajikan pada acara spesial di rumah.


Ketika bulan lalu keponakan saya Kirana berulang tahun, saya menggunakan dapur adik saya Wiwin untuk mengeksekusi cake coklat black forest spesial yang penuh suka dan duka kala membuatnya. Saat cake telah selesai dihias dan bersiap masuk ke dalam kulkas untuk dibawa esok harinya, kedua keponakan saya Rafif dan Fatih yang menemani selama proses pembuatan pun bertanya kepada Ibunya, "Bu, kenapa kuenya nggak dipotong dan dimakan sih"? Wiwin, adik saya sekaligus Ibu dari kedua krucil ini pun menjelaskan, "Nggak lah Bang, Dik. Kuenya kan buat ultah Kirana, besok kita bawa ke Bogor". Tidak puas dengan penjelasan sang Bunda, Rafif tetap melanjutkan rasa ingin tahunya, "Tapi kan Kirana masih kecil Bu, kuenya besar sekali. Nggak akan habis dia. Kita bawa separuh saja ya". Ngakak saya mendengarnya. "Kuenya dipotong besok ya Bang, setelah Kira tiup lilin, nanti Abang dan Adik bisa makan sepuasnya. Nah gimana kalau sebagai gantinya Tante Endang buatkan puding coklat saja"? Saya tahu puding coklat merupakan kegemaran mereka berdua, jadi begitu saran itu saya luncurkan wajah kedua bocah itu langsung berseri-seri dan kompak mengangguk antusias. Nah, cerita itulah yang melatari dibuatnya puding coklat super nyoklat kali ini. ^_^

Black Forest Cake Versi Kukus - Cake untuk ultah Kirana 



07 April 2014

Linzer Torte - Dari kacang tanah pun tetap lezat!



Dua minggu terakhir ini dapur rumah Pete mengalami perbaikan besar-besaran, pasalnya bukan karena saya kelebihan budget dan kemudian mendadak mendapat ilham untuk membuatnya menjadi cantik tetapi karena langit-langit dapur yang bocor. Langit-langit ruang makan dan dapur terbuat dari semen cor-coran, dan sepertinya kontraktor yang mengerjakannya dua tahun yang lalu menggunakan bahan dengan kualitas 'abal-abal' (lebih banyak pasir dan sedikit semen), akibatnya ketika musim hujan sedang parah-parahnya beberapa waktu yang lalu, air yang menggenang di lantai yang terbuka di atas merembes meninggalkan bercak-bercak hitam, berjamur dan menyebar kemana-mana. Karuan saja tampilan dapur pun menjadi kusam, kotor dan berbau apak.


03 April 2014

Balado Ikan Asin dan Petai: Nampol enaknya!



Ikan asin dan petai dalam gelimangan sambal balado yang merah membara ini memang luar biasa sedapnya. Tips agar sambal tahan lama dan terasa sedap adalah menumis bumbunya hingga benar-benar matang dalam minyak yang banyak.

 
Memilih petai bukanlah salah satu keahlian saya, ini karena sayuran beraroma unik ini jarang saya konsumsi. Nah Sabtu kemarin kala kantor saya mengadakan acara jalan-jalan bersama ke Anyer kami pun terdampar di Pantai Carita yang penuh sesak dengan pedagang makanan. Sebenarnya kondisi ini sedikit mengesalkan dan mengganggu privasi. Bagaimana tidak? Mulai sejak kaki ini menginjakkan diri di pasir yang berwarna hitam hingga kembali ke dalam bis untuk pulang, ibu-ibu penjual ikan asin, petai atau jasa pijat sibuk menawarkan dagangannya. Bahkan saat kami menggelar tikar di hamparan pasir dan mulai membuka ransum makan siang, para pedagang ini dengan santainya berdiri mengelilingi tikar yang kami duduki, tak peduli saat itu kami sedang sibuk membagikan nasi dan aneka lauk serta bersiap hendak bersantap siang. Awalnya memang terasa risi namun lama-lama akhirnya kami kebal juga. ^_^



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...