Showing posts with label Ayam. Show all posts
Showing posts with label Ayam. Show all posts

17 March 2014

Spaghetti Casserole: Kenyang! Lezat! Puas!


Ditengah kesibukan dan pontang-pantingnya saya memenuhi semua resep menu di buku yang bulan ini harus kelar, saya tetap berusaha untuk konsisten melakukan posting di JTT yang walau akhir-akhir ini terasa berat untuk diwujudkan. Proses membuat buku yang tadinya saya anggap enteng karena semua foto akan diambil dari JTT berubah menjadi masalah besar tatkala semua size gambar ternyata tidak cukup besar resolusinya dan menjadi pecah kala di cetak menjadi ukuran yang lebih besar. Tatkala Mba Lidya, salah satu perwakilan dari penerbit mengabarkannya ke saya dengan nada bercampur panik, "Mba, ada size gambar yang lebih besar? Semua gambar pecah ketika dicetak"! Saya sudah tahu untuk menyelesaikan buku ini memerlukan perjuangan yang tidak mudah saudara-saudara dan itu melibatkan waktu, energi, sabun cuci piring dan telapak tangan yang mendadak menjadi semakin terasa kasar karena harus mencuci berpuluh-puluh perabotan. Walau hanya lima puluh resep terfavorit JTT yang akan ditampilkan di buku namun jika kelima puluh itu harus saya masak dalam waktu dua minggu di sela-sela waktu yang terbatas rasanya luar biasa gempor juga. Tobat! ^_^


18 February 2014

Sup Ayam Asam Pedas - Chinese Hot and Sour Chicken Soup


Ada ratusan cara mengolah sup ayam, aneka resep sup pun beredar baik di internet maupun di buku-buku masakan. Mulai gaya Western atau Asia, semua tentu saja memiliki ciri khas masing-masing. Saya sendiri sudah sering menampilkan resep sup ayam di JTT karena hidangan berkuah praktis dengan rasa segar ini merupakan makanan kegemaran saya. Biasanya saya membuatnya dalam jumlah banyak, menggunakan satu ekor ayam utuh dengan tambahan aneka sayuran seperti wortel, jamur, jagung manis, buncis, kubis atau kapri manis dengan banyak rajangan daun bawang di dalamnya. 

Sup lantas saya masukkan ke kulkas dan disantap untuk beberapa hari dengan memanaskannya sebentar di microwave, walau biasanya sih hanya dalam dua hari saja sepanci sup habis saya sikat sendiri. Jadi bisa anda bayangkan hari-hari saya mulai dari makan pagi dan makan malam penuh dengannya. Untungnya saya bukan tipe yang rewel dan cerewet soal makanan, anda mungkin bergidik jika harus menyantap makanan yang sama secara estafet seperti ini, namun bagi saya nyaman-nyaman saja di lidah. Nah buat anda yang malas jika harus memasak sayur dan lauk secara terpisah mungkin varian sup gaya Chinese ini bisa menjadi pilihan. Rasanya pedas, sedikit asam dan segar. Supaya lebih kenyang anda bisa juga menambahkan beberapa butir kentang di dalamnya. Mudah dan super praktis. ^_^


28 January 2014

Soto Kudus: Hujan-hujan kita nyoto yuk!


Bagi sebagian orang membuat soto sendiri di rumah terkesan ribet dan melelahkan. Begitu banyak bumbu yang harus di persiapkan menjadikannya makanan yang lebih gampang di beli saja di luar dibandingkan harus melewatkan waktu berjibaku di dapur. Padahal makanan lezat berkuah khas Indonesia ini sangat mudah dibuat dan percayalah tidak memakan waktu yang terlalu lama. Dengan bantuan blender dan panci tekanan tinggi bahkan waktunya bisa lebih dipersingkat lagi. Semua bumbu cukup anda masukkan ke gelas blender dan proses hingga halus, jika anda menggunakan ayam kampung yang terkadang super alot atau daging sapi yang membutuhkan waktu lama untuk direbus maka panci tekanan tinggi menjadi penyelamat.  

Variasi soto memang tak terhitung banyaknya di Indonesia, apakah terbuat dari daging sapi atau ayam, berkuah bening atau santan. Namun kunci utama untuk menghasilkan kuah soto lezat adalah kaldu kental yang menjadi kuahnya. Untuk soto ayam, saya memilih menggunakan ayam kampung karena rasa dagingnya yang gurih  akan menghasilkan rasa kuah yang mantap. Pilih ayam yang masih muda sehingga tidak memakan waktu terlalu lama walau anda rebus dengan panci biasa.  Bersama kucuran air jeruk nipis dan sambal rawit hijau menyeruput makanan ini saat musim hujan seperti ini memang terasa luar biasa! ^_^


05 December 2013

Pan Grilled Sate Ayam dengan Tumis Sayuran


Kalau bicara mengenai sate ayam, maka satu hal yang mengesalkan jika membelinya di abang sate adalah menunggu antrian dan prosesnya yang panjang. Malam hari dalam rintik hujan dan suhu yang dingin, membeli sate ayam merupakan kegiatan yang memerlukan perjuangan dan ketabahan belum lagi jika harus bertarung dengan nyamuk dan asap knalpot kendaraan. Baru membayangkannya saja nafsu saya untuk menyantap makanan lezat khas Indonesia ini langsung pudar. Sate ayam memang bukan makanan fast food, jadi jangan berharap bisa dihidangkan dalam tempo sesingkat-singkatnya

Tapi minggu lalu gara-gara melihat tayangan street vendor kebab di internet membuat saya tak bisa menahan diri untuk menikmati potongan daging ayam nan empuk dan moist yang baru saja keluar dari pemanggang. Kepala saya pun langsung penuh dengan ide sate ayam dengan gelimangan bumbu kacang yang super pedas. Jadi saya pun langsung mengeluarkan sebongkah daging ayam beku di freezer dan mulai meracik bumbu. Tidak memakan waktu lama, sepiring sate ayam lezat plus tumis sayuran nan crunchy terhidang di meja dapur. Kali ini tidak perlu harus capek antri di jalan yang berdebu yang penuh dengan asap kendaraan. Homemade memang paling mantap! ^_^


29 November 2013

Sayap Ayam Manis Pedas a la Korea - Yangnyeom Tongdak


Salah sekian masakan Korea lainnya yang saya gemari selain kimchi, japchae, bulgogi, aneka stew dan sup adalah ayam goreng spicy yang saya tampilkan kali ini. Sudah lama saya ingin membuatnya sendiri sejak melihat resepnya di website Maangchi, website masakan Korea yang menjadi acuan saya dalam mencoba aneka masakan negeri ginseng tersebut. Namun semangat saya baru tergerak kala mencicipinya secara langsung di Yo Chon, restoran Korea yang saya kunjungi minggu lalu. Sepiring sayap ayam yang terasa manis, pedas dan renyah membuat kami seakan kalap menyantapnya dan dalam sekejap dua puluh sayap ayam berpindah ke perut kami berempat bersama nasi goreng kimchi dan aneka salad yang laziz.  

Kelebihan ayam goreng pedas a la Korea atau dalam bahasa Korea-nya adalah yangnyeom tongdak adalah balutan tepung tipis yang super renyah kala digigit dengan lumuran bumbu merah membara yang terasa manis, pedas, dan asin. Jadi dengan kepala yang masih terbayang-bayang dengan ayam goreng nan spicy tersebut keesokan harinya saya pun lantas berburu bahan-bahannya di Lotte Mart, supermarket yang banyak menjual aneka bumbu dan makanan khas Korea. Tadi malam sepulang kantor saya pun sibuk mengulik resepnya. Tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk menghadirkan sepiring sayap ayam yang siap untuk disikat. Lho bagaimana dengan OCD? Hmm, untuk sementara kita lupakan sejenak saja ya. ^_^

Pasta cabai pedas Korea (gochujang)

20 November 2013

Ayam Ungkep Bumbu Kuning


Ayam merupakan protein hewani yang menurut saya paling fleksibel untuk disandingkan dan dicampurkan ke bahan makanan lainnya. Sedap di makan begitu saja dengan nasi hangat, sebagai salah satu campuran salad sayur yang segar, sebagai pengisi sandwich roti gandum, atau sebagai pelengkap sup jagung yang hangat. Semua makanan yang saya sebut di atas akan semakin sedap jika ditambahkan suwiran ayam di dalamnya. Bagi saya yang maniak mempersiapkan makanan praktis untuk bekal makan siang di kantor, maka mengolah ayam dengan cara diungkep dengan bumbu kuning seperti ini lebih memiliki keunggulan. Ayam bisa saya simpan di freezer untuk jangka panjang dan pagi hari kala diperlukan saya cukup memanaskannya sebentar di microwave. Biasanya saya suka menyantapnya bersama seporsi besar salad ketimun, daun selada dan tomat dengan dressing olive oil dan jeruk nipis. Kenyang, sehat, rendah kalori dan super praktis. Jadi selain chicken fajitas yang pernah saya posting sebelumnya - anda bisa klik disini untuk melihat artikelnya - maka ayam ungkep kuning juga merupakan salah satu menu yang kudu wajib tersedia di freezer saya. ^_^


08 November 2013

Obsesi Roti 32: Roti Gulung Isi Daging Cincang, Sayuran dan Saus Salsa


Sekian lama saya terobsesi membuat lembaran roti gulung yang lembut, empuk dan bisa dilipat dan ditekuk tanpa pecah dan rusak.  Pengalaman selama ini lembaran roti yang mirip dengan tortilla ini selalu gagal dibuat walaupun telah mengikuti instruksinya dengan seksama. Akhirnya setiap kali ingin menyantap roti gulung yang diisi dengan aneka sayuran dan suwiran ayam atau cincangan daging maka saya harus membelinya di supermarket dan harganya sama sekali tidak murah. Untuk satu pack tortilla berisi 10 lembar kulit saya harus membayar sebanyak lima puluh ribu rupiah, rasanya malas sekali mengeluarkan uang sejumlah itu untuk segepok olahan tepung terigu yang saya yakin jika dibuat sendiri maka biayanya akan jauh lebih murah. 

Roti gulung seperti ini memang sangat praktis dan lezat, saya sering sekali membawanya sebagai bekal makan siang di kantor. Cukup diisi dengan cincangan tomat, rajangan daun selada, irisan ketimun, tumisan daging atau suwiran ayam rebus, plus siraman banyak saus salsa di atasnya telah membuat makan siang anda terasa seperti pesta. Super yummy! Terus terang saya tak bosan-bosannya menyantapnya setiap hari apalagi dengan saus salsa homemade yang telah saya buat dalam jumlah banyak dan masih dalam kondisi yang baik di kulkas walau telah mendekam disana hampir dua minggu lamanya. Bahkan anak lelaki Yenih, teman saya di kantor,  yang masih berusia balita sangat menyukainya. Jadi saran saya, anda harus mencobanya di rumah! ^_^ 


23 October 2013

20 Menit Salad Sayuran dengan Ayam dan Kentang Goreng


Anda sudah pernah menyaksikan tayangan Everyday Food oleh Sarah Carey di internet? Saya sarankan anda untuk melihatnya karena dibawakan dengan sangat menarik, bersahaja dengan resep-resep yang simple untuk dipraktekkan di rumah. Kepribadian Sarah Carey yang sunny, ceria, hangat dan apa adanya sepertinya menjadi daya tarik tersendiri yang membuat saya terus-menerus - hampir setiap malam sepulang kerja - nangkring di depan laptop memelototinya. Banyak resepnya yang kemudian menjadi inspirasi saya, terutama karena banyaknya variasi yang disajikan dan semuanya 'terlihat' mudah. Salah satunya yang saya posting kali ini.

Jika anda ingin makanan yang sehat dan telah memenuhi hampir semua unsur gizi yang kita butuhkan karena telah mengandung karbohidrat, protein dan sayuran, maka resep salad sayuran ini bisa anda coba di rumah. Rasanya segar, ringan, mengenyangkan, yummy dan hanya membutuhkan 20 menit saja untuk menyajikannya di meja. ^_^


11 October 2013

Chicken Fajitas: Masakan Ayam a la Tex-Mex


Waaak saya baru saja membuat kesalahan super fatal! Secara tak sengaja saya mengklik tombol removed forever di komentar di blog dan sekitar 100 komentar langsung raib tanpa bekas hanya meninggalkan pesan 'this comment has been removed by a blog administrator'. Betapa cerobohnya saya! Akhirnya Jumat yang seharusnya indah ini harus saya isi dengan ber-goo***gling ria mencari artikel bagaimana caranya mengembalikan komentar yang telah terhapus. Berbeda dengan email yang ketika dihapus akan masuk ke 'tong sampah' dan bisa di-restore kembali dengan mudah maka di blog, komentar terhapus akan lenyap dari muka bumi. Karena itu saya mohon maaf bagi rekan-rekan yang telah mengirimkan komentar dan bahkan sebagian besar telah saya tanggapi juga, jika kemudian anda menemukan komentar yang telah anda submit tidak ada di sana dan hanya meninggalkan sepenggal kata di atas, maka itu semua murni faktor ketidaksengajaan. Saya masih berusaha untuk mengembalikannya kembali walau dengan cara manual. Hiks!


20 September 2013

Sup Ayam Asam Pedas a la Thai (Tom Yum Gai)


Memang tidak afdol rasanya jika menyantap masakan Thailand tanpa aroma daun rempah seperti serai, daun jeruk purut dan daun ketumbar yang kuat. Untuk dua rempah di depan yang saya sebutkan memang tidak pernah saya lupakan jika membuat tom yum atau kari Thai di rumah, namun daun ketumbar sering saya skip karena enggan membelinya. Harga daun ketumbar menurut saya tidak murah dan seringkali ikatan yang dijual di supermarket sangat jumbo sehingga akan banyak yang terbuang jika saya nekat membelinya. Namun kemarin ketika iseng melihat-lihat sayuran segar di sebuah supermarket, saya melihat untaian daun ketumbar dengan ikatan yang lebih kecil, harganya pun nyaman bagi kantung saya. Jadi tanpa pikir panjang saya masukkan dua ikat daun ke dalam kantung belanja. Perkara masakan apa yang akan saya bubuhkan dengan daun yang beraroma unik ini akan saya pikirkan nanti. Namun ada dua resep yang sebenarnya telah lama menari-nari di dalam benak saya untuk dicoba, sup ayam asam pedas dan kari merah a la Thai. Hmm, sepertinya akan menjadi petualangan kuliner berikutnya yang menakjubkan. Lebay dot com! ^_^ 


02 September 2013

Garang Asem Ayam a la Kudus


Sudah cukup sering saya posting makanan bernama garang asem, dan mungkin beberapa sudah anda praktekkan juga di rumah (pe-de mode on). Namun tetap saja saya ingin sharing ke anda di sini, satu lagi resep garang asem ayam yang Sabtu kemarin saya praktekkan di rumah. Namanya garang asem ayam a la Kudus. Sebenarnya saya sendiri tidak terlalu bisa membedakan masakan garang asem dari satu daerah dengan daerah yang lain karena sepertinya makanan ini banyak tersebar di berbagai daerah di Jawa dengan aneka ragam variasi bumbu dan bahan yang digunakan. Namun satu hal yang saya tahu garang asem memiliki dua versi, ada yang bumbunya diiris-iris saja dan ada juga yang dihaluskan. Nah untuk garang asem Kudus - yang cukup terkenal di dunia pergarang-aseman - umumnya menggunakan bumbu yang diiris, rempah-rempah yang melimpah, santan encer dan potongan ayam kampung. Hmm, rasanya memang sedap tak terkira!


28 August 2013

Nasi Ayam: Simple dan lezat!


Memasak nasi dengan ayam dalam satu panci memang terdengar aneh bagi masyarakat kita. Umumnya nasi dimasak terpisah apakah dengan menggunakan rice cooker ataukah di dandang kukusan, sedangkan ayam diolah dengan cara lainnya dalam aneka  resep ayam yang luar biasa banyak tersebar dalam khazanah kuliner tanah air.  Saat akan menyantapnya maka nasi dan ayam lantas diletakkan  di dalam piring dan disantap bersamaan. Tetapi jika waktu anda sangat terbatas namun anda dituntut untuk menghidangkan makanan yang mengenyangkan dan lezat maka nasi ayam yang saya posting kali ini layak anda coba. Membuatnya mudah, bumbunya pun sangatlah simple, namun rasanya mantap!


Nasi yang diolah dengan cara seperti ini umumnya disajikan di negara-negara Timur Tengah. Nah idenya sendiri saya peroleh dari masakan Persia yang menurut saya memiliki cita rasa lezat walau hanya menggunakan bumbu yang sangat sederhana. Dibandingkan dengan nasi a la India seperti nasi biryani yang menuntut anda menggunakan aneka macam rempah yang terkadang memusingkan kepala maka nasi a la Iran (Persia) jauh, jauh lebih sederhana dalam bumbu dan rempah yang digunakan. 

10 July 2013

Ayam Panggang Kemiri



Ramadan is month of Allah
Whose begining is mercy
Whose middle is forgiveness
Whose end is freedom from fire 

Selamat menjalankan ibadah puasa 1434H. 

Jika berbicara mengenai puasa Ramadhan yang mulai dijalani oleh sebagian besar umat muslim pada hari ini (sebagian umat menjalankannya pada satu hari sebelumnya), maka hal yang saya perhatikan yang berkaitan dengan blog JTT adalah jumlah traffic yang meningkat. Pengunjung blog melonjak cukup tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Hal ini membuktikan bahwa selama bulan puasa, kebanyakan dari kita selain sibuk beribadah juga sibuk mencari resep masakan yang pas untuk dihidangkan pada saat buka dan sahur. Tidak heran, beberapa supermarket di Jakarta yang saya kunjungi beberapa hari terakhir ini selalu penuh sesak oleh pembeli. Semua berlomba-lomba untuk mengisi keranjang belanja dengan aneka bahan makanan yang seakan-akan hendak dimasak semua dalam satu kali kesempatan saja. ^_^

Kemiri


02 July 2013

Resep Pembaca JTT: Kanji Rumbi - Bubur Ayam Khas Aceh


Halo mba Endang...pa kbr nih? Mudah-mudahan masih rajin dengan masak-memasaknya dan sharing di blog...:-).  

Mba endang...aku sering lihat banyak yang nyari resep bubur ayam khas aceh yg namanya kanji rumbi, mba Endang pernah dengar atau mungkin pernah mencobanya? Karena saya dari keluarga yang berasal dari ujung pulau sumatera, aceh, bubur ini ngga asing dilidah saya dan menjadi hidangan favorit berbuka puasa dirumah atau jadi camilan di sore hari bahkan jadi menu sarapan...

Kalo ngga keberatan saya ingin berbagi resepnya ke mba Endang...siapa tau mba berkenan mencoba dan bisa disharing untuk pecinta kuliner lainnya.... Thx sebelumnya ya mba....

Novie Triana, Aceh


19 June 2013

Chicken Katsu Don a la JTT


Ingin makan makanan Jepang yang yummy? Tidak usah jauh-jauh pergi ke restoran atau 'warjep' alias warung Jepang pinggir jalan, anda cukup jalan saja ke dapur dan membuatnya sendiri. Bahannya mudah dan rasanya tidak kalah mantap dengan buatan chef a la resto. Bahkan buatan sendiri akan terasa lebih sedap di lidah keluarga karena dibuat dengan penuh perhatian, kasih sayang, cinta dan tentu saja terjaga kebersihan dan kesegaran bahannya. Terdengar berlebihan tetapi sebenarnya tidak. Memasak bukan lah hal yang sangat sulit, karena yang anda perlukan hanyalah niat dan sedikit usaha untuk mewujudkannya. Percayalah begitu anda menemukan momen betapa indahnya meluangkan waktu saat menyiapkan makanan di dapur, saya jamin anda akan ketagihan untuk melakukan, dan mengulanginya lagi. Setidaknya itu yang saya rasakan. ^_^


17 June 2013

Sup Wonton dengan Jamur Shiitake


Pagi-pagi telah disambut dengan hujan deras yang mengguyur seakan enggan berhenti. Kalau tidak ingat betapa banyak pekerjaan yang akan menanti di hari Senin mau rasanya saya balik badan dan kembali pulang ke rumah. Untungnya atau apesnya, setelah sempat terkena guyuran hujan selama lima menit di pinggir jalan di depan pasar Blok A, taksi pun akhirnya saya dapatkan. Bisa ditebak, jalanan macet dan tersendat membuat saya memerlukan waktu satu jam lamanya untuk bisa mencapai kantor. Cuaca semakin aneh akhir-akhir ini, musim hujan seakan betah berlama-lama bahkan saat ini turunnya hujan mulai bergeser ke pagi hari. 

Nah kalau sudah seperti ini memang paling sedap membayangkan makanan yang berkuah panas dan segar, wonton sup alias pangsit kuah dan bakso menjadi alternatif yang paling dicari. Ditemani dengan segelas wedhang jahe yang manis dan legit, badan pun menjadi hangat. Membuat pangsit kuah sendiri sebenarnya sangat mudah, untuk kulit pangsitnya gunakan saja kulit pangsit siap pakai yang banyak dijual di pasar. Tentu saja, jika anda memiliki waktu panjang, maka anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Untuk isi pangsit paling mudah dan murah adalah dengan menggunakan daging ayam cincang. Nah, supaya si pangsit kuah lebih sehat tambahkan potongan sawi segar dan jamur shiitake seperti yang saya posting kali ini. Hmm, mantap dan mengenyangkan!


12 June 2013

Nasi Bakmoy


Nasi bakmoy, dari namanya kita sudah bisa menebak makanan ini mendapatkan pengaruh kuliner Chinese. Menurut Wikipedia, asal makanan ini dari Jawa Tengah. Tidak banyak literatur yang meyebutkan mengenai kuliner yang satu ini, hanya disebutkan masakan ini terdiri atas nasi yang ditaburi dengan potongan tahu goreng, ayam dan telur rebus yang disiram dengan kuah kaldu ayam yang dibumbui dengan kecap manis. Walaupun penampilannya terlihat ribet, ternyata membuat nasi bakmoy sangat mudah. Jadi jangan terburu-buru untuk enggan mencobanya. Memang cukup banyak pernak-pernik yang harus anda persiapkan, seperti nasi, tumisan ayam dan tahu, gorengan udang (saya ganti dengan ayam), dan kuah. Tapi semua perlengkapan nasi bakmoy tersebut tidak memerlukan bumbu yang sulit dan mudah untuk dipersiapkan. Untuk rasanya, hmm.... segar dan mantap! ^_^


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...