Showing posts with label Brownies. Show all posts
Showing posts with label Brownies. Show all posts

18 October 2013

Brownies Kacang Merah: Tanpa Telur! Tanpa Tepung! Tanpa Gluten!


Sekitar tiga tahun yang lalu, saat itu saya dan adik saya Tedy sedang asyik berselancar ria di internet di hadapan laptop masing-masing - saya sibuk memelototi aneka resep sedangkan Tedy heboh dengan game online-nya. Seperti biasa, jika membaca sebuah resep atau produk apapun yang ditawarkan di internet maka saya pasti selalu membaca komentar pembaca atau reviewer yang menyertainya. Menurut saya, komentar pembaca cukup penting untuk disimak karena mereka biasanya telah mencoba resep yang ditampilkan.  

Sebuah foto yang menampilkan cupcake cantik dan terlihat menggugah selera membuat saya mengarahkan mouse dan mengklik artikel yang ditampilkan. Tidak ada resep yang menyertainya, si pemilik blog hanya menuliskan hasil eksperimen dia membuat cupcake. Saya telusuri tulisan ke bawah dan menemukan sebuah pertanyaan, "Halo, apakah saya bisa mendapatkan resep cupcake yang ditampilkan. Kelihatannya lezat sekali". Pertanyaan yang sopan, baik, dengan harapan mendapatkan sedikit sharing tentang sepenggal resep cupcake. Jawaban yang diberikan cukup membuat saya menggeleng-gelengkan kepala. "Cari saja di internet, banyak kok".


09 September 2013

Cheesecake Brownies


Sudah lama saya tidak membuat cake atau kue sejenisnya yang memerlukan proses menimbang dan memanggang. Walau setiap kali melihat tampilan aneka kue dan cake di majalah atau website membuat saya meneteskan air liur sendiri namun jika teringat saya harus melewati proses pembuatannya, maka semangat saya langsung terbang. Lebih-lebih lagi jika membayangkan cucian piring setumpuk dan dapur kotor yang harus dibersihkan, saya lebih  memilih untuk mendekam di atas kasur sambil menaklukkan tantangan Candy Crush berikutnya. Yeah, tentu saja! Demam game online ini bukan hanya saya saja yang merasakannya, setiap kali ada waktu luang maka suara dentingan permainan ini pasti terdengar di balik masing-masing meja kerja di kantor. Memang sulit sekali untuk lepas dari kecanduan game yang satu ini. 

Hingga suatu hari teman kantor saya, Wiwid, bertanya ke saya, "Udah lama sekali kamu nggak bikin kue Ndang? Bikin dong", pintanya. "Butuh motivasi nih, mood lagi nggak ada", saya pun berkelit. Dan sejak percakapan itu maka telepon di meja saya setiap pagi selalu berdering, siapa lai kalau bukan dari Wiwid, "Sudah bikin kue hari ini? Aku kasih motivasi nih setiap hari supaya semangat". Gubrak!


03 January 2013

Cream Cheese Brownies


Homemade adalah satu kata yang sering membuat saya penasaran, tergila-gila dan melakukan apapun untuk bisa mewujudkannya. Di antara semua alasan maka rasa penasaran menduduki puncak tertinggi jika saya ingin membuat sesuatu yang berbau homemade. Nah sudah sejak lama saya penasaran untuk membuat keju sendiri, tidak tanggung-tanggung, target saya adalah membuat keju mozarella. Kenapa? Karena keju ini harganya luar biasa mahal bagi kantong saya. Sepotong keju mozarella dengan ukuran 10 x 10 cm dibandrol dengan harga minimal 50 ribu rupiah di supermarket. Sementara untuk membuat satu loyang pizza, mungkin saya membutuhkan lebih dari sepotong mozarella. Saya pun mulai melakukan riset bagaimana membuat keju sendiri, sejauh ini pengetahuan saya hanya terbatas pada bahan utama keju yaitu susu. Dari hasil baca sana dan sini, saya jadi tahu untuk membuat mozarella maka diperlukan tablet keju yang disebut rennet. Rennet adalah enzym yang dihasilkan dari lambung anak sapi atau untuk versi vegetariannya terbuat dari enzym tumbuhan, misalnya nettles dan ara. 


26 October 2012

Double Chocolate Carrot Brownies - Brownies Wortel dengan Coklat Melimpah


Sudah lama sekali saya berwacana untuk melakukan aksi bersih-bersih pada kulkas saya di rumah. Tumpukan aneka bahan makanan untuk membuat roti, kue dan segala macam ide makanan lainnya sudah tak terhitung banyak dan lamanya tersimpan disana hingga saya yakin sekali sebagian besar masuk ke dalam label kedaluarsa. Satu hal yang paling membuat Ibu saya kesal adalah kebiasan saya menumpuk dan mengumpulkan sesuatu, entah itu bahan makanan atau barang, untuk kemudian melupakannya. Saya sendiri benci dengan sifat saya ini namun seringkali saya ulangi setiap kali berkunjung ke supermarket atau pasar. Contohnya seperti tadi malam, saya baru tersadar kalau ternyata saya memiliki 5 bungkus santan kental instan. Ini karena setiap kali ide makanan yang menggunakan santan terlintas di kepala maka saya pun lantas membelinya dan lupa ternyata di rumah saya masih memiliki persediaannya. Hmm, akan saya apakan santan sebanyak itu? Sementara saya jarang memasak makanan bersantan. ^_^




05 February 2012

Amatir Cooking Class dengan Tyas & Rahma: Brownies Kukus Pisang, tidak bisa diungkapkan kelezatannya ^_^


Sudah lama saya berjanji dengan teman saya, Tyas, meluangkan waktu berbagi satu-dua resep kue untuk dipraktekkan di rumah Pete. Namun baru hari Minggu ini kami bisa melakukannya, itupun dengan wanti-wanti dari saya bahwa Tyas harus datang sebelum pukul delapan jika ingin mencoba beberapa resep. Tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, Tyas pun mengajak teman lama kami berdua, Rahma, yang entah mendapatkan wangsit dari mana tiba-tiba tahun ini mencetuskan resolusi untuk belajar memasak. Request utama mereka adalah siomay. Wokeh! Berbagi ilmu memang salah satu kegemaran saya, apalagi kepada mereka yang semangatnya menggebu-gebu dan rela bangun pagi-pagi sekali untuk bisa datang ke rumah Pete. Lagipula masakan yang mereka request tergolong mudah, dengan menggunakan food processor hanya butuh waktu 30 menit saja untuk membuatnya. ^_^


31 January 2012

Brownies BBW (Broccoli, Bit & Wortel) ala Jessica Seinfeld: Brownies Lezat yang Menipu!


Jika tidak menyaksikan sendiri proses pembuatannya, anda pasti tidak akan percaya jika brownies yang lembut, moist dan lezat ini terbuat dari broccoli, bit dan wortel sebagai bahan-bahannya. Karena tampilannya sama sekali tidak berbeda dengan brownies umumnya dan saat masuk ke mulut rasa sayuran yang terkandung di dalamnya sama sekali tidak terasa! Brownies ini benar-benar membohongi lidah kita. ^_^

Ide membuat brownies ini bermula dari komentar Lia Wahyu pada postingan saya berjudul Muffin Blueberry & Strawberry yang menantang saya untuk mencoba membuat brownies yang menggunakan puree broccoli dan wortel sebagai bahan-bahannya. Beliau mengatakan pernah melihatnya di salah satu acara Oprah Winfrey Show. Saat itu saya tergelak dan mengatakan belum pernah mendengar ide seperti itu.  Tapi ide tersebut sangat menarik dan membuat saya untuk berusaha mencari resepnya di internet. Pencarian berulangkali mengantarkan saya pada satu nama yaitu Jessica Seinfeld dan bukunya Deceptively Delicious. Ahh! Dan saya pun teringat pada acara Oprah Winfrey tersebut. Nama Seinfeld tentu saja tidak asing lagi, karena nama ini adalah nama sosok aktor terkenal dan juga judul sebuah serial komedi yang dulu sempat ditayangkan di salah satu televisi swasta, Seinfeld. Aktor utamanya, Jerry Seinfeld, adalah salah satu aktor favorit saya dan serial komedinya tersebut tidak pernah absen saya tonton. ^_^


09 October 2011

Resep Pembaca JTT: Brownies Lezat & Legit ala Chanti


Sejak membuat blog ini, saya yang selama ini kesulitan menemukan teman yang sama-sama hobi memasak tiba-tiba seperti mendapatkan durian runtuh. Ternyata, di luar sana banyak yang sama antusiasnya dengan saya untuk mencoba aneka resep kue dan masakan lainnya. Salah satunya adalah teman koresponden saya di Aceh, Chanti. Tidak pernah bertemu muka, hanya memandang foto masing-masing di FB, beberapa hari sekali kami berbagi berita dan cerita. Tidak melulu hanya mengenai resep dan mencoba resep baru, tetapi juga curhat mengenai kesibukan masing-masing - saya dengan kesibukan pekerjaan dan keruwetan hidup di Jakarta dan Chanti dengan cerita manisnya mengurus keluarga dan memasak aneka makanan lezat untuk suami dan dua buah hatinya yang lucu.  Ahh, sayang sekali kami dipisahkan oleh jarak yang amboi jauhnya, karena mungkin membutuhkan waktu 1 minggu lamanya untuk kami puas bercerita... andai dipertemukan.  ^_^


01 June 2011

Brownies Kukus Ketan Hitam


Brownies kukus ketan hitam ini mirip dengan cake kukus ketan hitam yang pernah saya posting sebelumnya di artikel, Cake Kukus Ketan Hitam: Si Hitam Manis Nan Sedap. Perbedaannya adalah resep brownies kukus ini saya ambil dari buku masak Ny. Liem dan ada sedikit perbedaan di bahan yang digunakan. Menurut saya, untuk rasa dan tekstur memang lebih padat dan mantap cake kukus ketan hitam sebelumnya yang resepnya saya comot dari  blog Lily's Wai Sek Hong. Brownies kukus ini teksturnya lebih remah dan berongga, adonannya pun saat dikocok mengembang dan kental sekali berbeda dengan cake kukus ketan hitam yang encer. Namun jika anda penghindar santan maka saya lebih merekomendasikan brownies kukus yang ini.


25 May 2011

Brownies Klasik


Ketika berkunjung ke salah satu institusi pemerintah dalam rangka training beberapa waktu yang lalu, saya dan rekan disuguhi dengan aneka kue lezat yang menggoda iman, salah satunya adalah potongan besar brownies yang dari tampilannya saya tahu pasti fudgy/legit sekali selayaknya brownies yang seharusnya. Sebuah merk bakery terkenal - yang berada di sekitar gedung tersebut - tercantum di kertas pembungkusnya. Ketika dipersilahkan untuk menikmati hidangan, maka brownies tampang fudgy ini langsung saya comot. Gigitan pertama, alis saya langsung naik. Hmm, so yummy! Kering di luar tapi lembab dan legit di dalam, sedikit liat dan rasa coklatnya nendang sekali. Ini brownies yang sempurna, pikir saya.


21 January 2011

Brownies Kukus Keju Pandan (Pandan Cheese Brownies)


Walaupun bernama brownies, kue ini tidak berwarna coklat selayaknya brownies lainnya, tetapi untuk tekstur sama seperti brownies. Padat dan legit.  Selain lezat, brownies pandan ini mudah untuk dibuat. Jadi tidak ada salahnya jika anda mencobanya dirumah jika bosan dengan brownies coklat tapi ingin merasakan cake yang padat dan legit. Kue-kue berwarna hijau dengan aroma pandan memang menggugah selera, entah kenapa warna hijau di makanan terutama untuk kue selalu membangkitkan nafsu makan. Nah bagi anda yang masih pemula dalam urusan kukus mengukus cake maka tips untuk mengukus pernah saya posting sebelumnya di Tips Sukses Mengukus Cake, silahkan anda klik disini untuk membacanya. Topping buttercream memang terlihat berat di kue jadi terserah dengan anda apakah akan menggunakannya atau tidak karena tanpa topping pun brownies ini tetap terasa lezat.



06 November 2010

Brownies: Simple, Lezat, Sekejap


"Waktu di Jepang, aku pernah coba bikin brownies pakai microwave", kata Tedy. Saya memandangnya setengah tidak percaya. "Sukses"?, tanya saya. "Jadinya bukan brownies, tapi cookies. Keras". Saya tertawa mendengar jawabannya. "Eh, tapi tetap enak kok. Jadi anggap saja aku berhasil bikin cookies tapi gagal bikin brownies", belanya. Yah, walaupun akhirnya brownies Tedy berakhir cookies saya tetap nekat untuk mencoba membuatnya. Adik saya dengan tinggi 189 cm dan berat 100 kg memang hobi makan tetapi bukan hobi masak. Jadi kalau sampai dia nekat membuat brownies pastinya resep kue yang satu ini tidak susah-susah amat dibuat.  

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...