Showing posts with label Buah. Show all posts
Showing posts with label Buah. Show all posts

11 June 2014

Ayam Kuluyuk a la Just Try & Taste


Saya masih ingat pertama kali menyantap masakan bernama ayam kuluyuk sekitar 13 tahun yang lalu di sebuah restoran bernama Duta yang terletak di Ngawi. Kala itu saya masih seorang pengangguran yang baru saja menyelesaikan kuliah di Jogya. Sementara sambil menentukan masa depan yang terasa suram, saya pun nangkring di rumah orang tua di Paron selama beberapa waktu lamanya. Saya masih ingat saat itu betapa lugu dan 'culun'nya wajah saya yang dihiasi dengan puluhan jerawat di jidat dan pipi. Pakaian andalan saya adalah celana jeans yang kebesaran dua nomo dan T-Shirt lusuh.  Plus rambut yang selalu diikat buntut kuda maka makin lengkaplah penderitaan saya menyandang status pengangguran baru. 

Di suatu siang yang cerah tiba-tiba seorang teman masa kecil melintas di depan rumah dan begitu melihat saya yang sedang menyapu halaman langsung menghentikan mobilnya. "Wah Ndang, lama tak bersua nih. Setiap kali lewat depan rumah mu selalu sunyi senyap. Hampir  tak pikir kamu ini pembantu rumah yang baru lho," sapanya sambil cengengesan tak jelas. Walau dalam hati sumpah serapah berhamburan namun bibir saya tetap menampilkan senyum lebar a la Pepsodent. Entah karena terpesona dengan senyum saya atau terpana dengan wajah berminyak saya yang memelas maka tiba-tiba si tengil ini pun menawarkan santap siang gratis bersama. Tawaran ini tentu saja tidak saya lewatkan begitu saja, kapan lagi bisa memperbaiki gizi secara cuma-cuma bukan? ^_^


02 June 2014

Khoresh Fesenjaan - Uniknya Masakan Ayam a la Persia dengan Kacang Walnut dan Puree Buah Delima


Sebagai warga negara yang baik selayaknya jutaan penduduk Indonesia lainnya, maka saya mencintai tanah air ini. Bumi yang subur dengan alam yang indah, seni dan budaya yang unik dan beraneka ragam, serta tentu saja cita rasa masakan masing-masing daerah yang tidak bisa dibandingkan satu sama lainnya karena semua memiliki ciri khas tersendiri. Uniknya, masing-masing masakan tersebut bisa sangat berbeda dalam hal rasa dan tampilan mengikuti daerah dan kebudayaan masyarakat setempat. Sebagai orang Indonesia lahir-batin maka saya berpendapat masakan Indonesia merupakan masakan terlezat di dunia. Tidak ada yang bisa mengalahkan cita rasanya. Selezat apapun pasta a la Italia atau bulgogi a la Korea maka menurut saya masih jauh lebih sedap mie goreng Jawa dan rendang Padang. 

Lantas mengapa masakan Indonesia tidak terlalu populer di mancanegara selayaknya masakan Thailand, Korea, India atau Persia? Menurut saya banyak faktor yang terlibat disana, salah satunya mungkin karena promosi keluar yang kurang gencar dan salah lainnya adalah masakan Indonesia menggunakan banyak rempah dan bumbu yang terkadang membuat gentar para pemula yang hendak mencoba belajar membuatnya. Bahkan bagi orang Indonesia sekalipun. ^_^

Puree buah delima (pomegranate paste)
Kacang Walnut

28 April 2014

Manisan Belimbing Wuluh - Cara Segar Menyiasati Buahnya yang Super Asam!


"Kalau ada yang mau manisan belimbing wuluh, silahkan ambil di kulkas ya," itu adalah kata pengantar Mba Mirah, rekan kantor saya, kala menawarkan manisan tersebut minggu yang lalu. Kontan tawaran manisnya berbuah asam, kala komentar bermunculan, "Manisan belimbing wuluh mana ada enaknya Mba. Pasti asam"! Kata Yuni yang lokasi duduknya berseberangan. "Mba, kalau nawarin yang manusiawi kek. Pizza, atau comro warung sebelah juga nggak pa-pa. Lah ini belimbing wuluh"! Protes keras ini datang dari Ani yang ikut mendengar tawaran tersebut. "Enak kok, nggak asam. Yah asam-asam sedikit bikin mata melek siang-siang begini", jawab Mba Mirah sambil cengar-cengir. 

Saya yang duduk tiga kursi dari Mba Mirah ikut tertarik mendengarnya. Kebetulan pohon belimbing wuluh di depan rumah Pete sedang sarat dengan buah, namun hujan yang terkadang mengguyur Jakarta di siang bolong membuat niat saya untuk membuat asam sunti dari buah asam ini menjadi terhambat. Beberapa waktu yang lalu saya berhasil membuat asam sunti dari buah belimbing wuluh yang dijemur hingga kering. Prosesnya sangat mudah namun faktor cuaca sangat menunjang keberhasilannya. Asam sunti yang telah jadi ini tahan lama disimpan di dalam kulkas, dan mantap untuk digunakan sebagai penyedap masakan, khususnya untuk masakan yang berasal dari Aceh. Nah sudah sangat lama saya penasaran untuk mengolah belimbing wuluh menjadi manisan namun hingga saat kemarin belum menemukan resep yang benar-benar tepat. Jadi pucuk dicinta ulam pun tiba, tawaran Mba Mirah tidak saya sia-siakan. ^_^

Yuk Mengenal Asam Sunti & Proses Pembuatannya
Asam Keueng Aceh



25 March 2014

Sorbet Strawberry & Cerita Tentang Anyer


Di kantor saya sedang gencar membicarakan acara jalan-jalan bersama. Karena modal pas-pasan maka target kami pun tidak 'neko-neko' cukup ke pantai Anyer saja. Rencananya kami, bertiga puluh orang, akan pergi pada tanggal 29 Maret yang jatuh pada hari Sabtu. Aneka permainan pun mulai di persiapkan jauh-jauh hari termasuk juga bekal makanan yang akan dibawa. Sebenarnya jalan-jalan bersama bukan hal yang asing di kantor saya, telah beberapa kali kami lakukan sendiri dengan mengumpulkan uang secara swadaya serta menggunakan mobil teman yang bisa dipinjam. Tahun lalu, pantai Anyer juga pernah menjadi tujuan wisata kami sebelumnya dan meningggalkan cerita lucu yang sampai sekarang masih menjadi bahan lelucon seru bagi kami semua.




18 March 2014

Smoothie Terung Belanda dengan Yogurt


Ibu saya penggemar berat smoothie terung Belanda, setiap kali berkunjung ke Jakarta selalu buah ini yang dicarinya selain jambu biji merah. Sayangnya terung Belanda relatif jarang tersedia setiap waktu, buah ini musiman, namun sepertinya akhir-akhir ini cukup banyak di pasaran. Setidaknya ini yang terjadi di Jakarta. Sebenarnya sudah sangat lama saya tidak pernah membuat smoothie dari buah yang jika di luar negeri disebut dengan tamarillo ini, alasannya rasanya yang asam membutuhkan banyak gula untuk membuat smoothie nyaman di lidah, dan jika dicampur dengan buah lainnya seperti pisang, apel, melon dan buah-buah lain dalam smoothie 'campur aduk' yang biasa saya buat, buah ini menjadi kehilangan rasanya yang khas. Beberapa kali mencoba ramuan smoothie tutti fruity dengan terung Belanda sebagai salah satu komponennya, berakhir mengecewakan. Berbeda dengan mangga yang memiliki rasa yang kuat dan aroma harum yang khas, sehingga memberi karakter pada smoothie maka terung Belanda seakan tenggelam dalam gelimangan buah lainnya sehingga cara terbaik untuk menikmatinya adalah dengan menampilkannya secara ekslusif.  


27 February 2014

Cake Nangka Kukus & Beratnya Perjuangan ke Kantor ^_^


Januari dan Februari 2014 ini merupakan bulan dimana saya mencetak record absen dan telat datang ke kantor terbanyak dalam sejarah saya bekerja. Hujan yang terus menerus mengguyur Jakarta dan sering sekali jatuh di pagi hari membuat perjalanan ke kantor menjadi perjuangan yang sangat berat. Kendala utama bukan karena harus berbasah-basah ria di bawah payung imut yang terkadang bocor, tetapi karena taksi yang alamak sulit sekali untuk ditemukan kalau kondisi sudah seperti ini. Semua supir taksi sepertinya 'ngumpet' entah kemana, mungkin memilih menepi sejenak dibandingkan harus melawan kemacetan yang semakin menjadi ketika hujan tiba. 

Awalnya kantor saya tidak bereaksi dengan budaya telat dan cuti mendadak yang sering dilayangkan oleh pekerja pemalas seperti saya, namun dua minggu lalu tiba-tiba sebuah email muncul di inbox semua karyawan. Pengumuman tepatnya teguran dari divisi HR akhirnya datang juga, semua staff wajib hadir di kantor pada pukul delapan pagi dan jika terlambat lebih dari dua jam maka cuti karyawan akan dipotong setengah hari. Tobat! Bisa habis juga lama-lama jatah cuti kalau seperti ini, pikir saya setengah kesal dan setengah sadar diri kalau apa yang saya lakukan salah. Ya iyalah, perusahaan mana sih yang mau setengah karyawannya cuti atau terlambat setiap kali hujan mengguyur Jakarta? Jadi walau dengan berat hati dan berat kaki, setiap pagi saya pun berjuang di bawah derasnya hujan untuk berangkat ke kantor. Ah beginilah nasib kuli kantoran di belantara Ibu Kota. ^_^


23 December 2013

Semangkuk Sereal dan Buah: Cara mudah menikmati sarapan sedap


Jika anda bosan mengeluarkan pan dan menyalakan kompor untuk menyiapkan sarapan di pagi hari maka resep praktis kali ini mungkin bisa anda coba dirumah. Super duper mudah, fresh, bergizi dan rasanya pun lezat! Peralatan yang anda perlukan hanyalah talenan, pisau tajam dan waktu selama 10 menit untuk mempersiapkannya. Nah makanan tersebut apalagi kalau bukan semangkuk sereal dengan potongan buah segar, buah kering dan siraman susu segar yang dingin. Menyantapnya semangkuk penuh pun tidak akan membuat anda merasa berdosa walaupun perut terasa sesak kekenyangan.  

Rasanya sudah bukan masanya lagi sarapan harus diisi dengan bubur ayam atau lontong sayur yang berat, apalagi bagi pekerja kantoran seperti saya yang seharian aktifitasnya hanya duduk dan menggerakkan dua buah jari di keyboard. Sedikit sekali kalori yang terbakar dalam aktifitas tersebut, sisa sarapan akan berubah menjadi lemak yang menumpuk di perut dan paha. Memperbanyak asupan buah di pagi hari menjadi alternatif saya untuk mengisi perut dengan kenyang tanpa khawatir  kalorinya yang tinggi. Setiap hari variasi buahnya bisa disesuaikan dengan selera, namun pepaya, mangga dan pisang menjadi favorit saya karena rasanya yang manis dan pas bersanding dengan sereal dan susu


21 October 2013

Sorbet Alpukat - Jeruk Nipis


Apakah anda merasakan suhu udara yang sangat panas akhir-akhir ini? Jika ya berarti kita sehati dan sejiwa. Suhu yang tinggi dan biasanya diikuti dengan hujan super deras sepertinya akan menjadi tanda-tanda masuknya musim penghujan. Kalau sudah berbicara tentang musim hujan maka perasaan saya pun menjadi was-was, gara-garanya apalagi kalau bukan rumah Pete yang selalu bocor ketika musim hujan tiba. Ini lagu lama, dan selalu saya ulang sejak sekitar 3 tahun yang lalu, tepatnya sejak awal mula saya menulis JTT dan sampai sekarang penyakitnya masih sama. Okeh lupakan sejenak tentang musim hujan yang belum tiba, kita kembali dengan cuaca panas dan santapan segar yang mantap untuk mendinginkan tenggorokan dan perut. Sorbet! Bukan sembarang sorbet, yang satu ini menurut saya lebih sehat karena terbuat dari alpukat dan jeruk nipis. Kolaborasi yang membuat anda mengernyitkan kening dan hidung karena terdengar aneh? Percayalah, rasanya sungguh-sungguh mantap! ^_^


17 October 2013

Green Smoothie: Yuk Kita Bersihkan Perut ^_^


Bagaimana dengan perayaan Idul Kurbannya kemarin? Saya yakin meriah dan penuh dengan daging sapi dan kambing yang melimpah, karena itulah yang dikabarkan Ibu saya ketika saya menelpon beliau kemarin. "Gimana Ma, dapat daging banyak? Dimasak apa saja"? Tanya saya. "Wah, dapat daging sapi banyak. Ini mau dimasak rendang dan sebagian diungkep", dua masakan andalan Ibu saya yang pernah saya ceritakan di salah satu postingan sebelumnya. "Mantep! Tapi jangan banyak-banyak makan daging merah ya", pesan saya di telpon. "Nggak,  ini sebagian buat lauk Dimas, sebagian lagi mau disedekahkan ke tetangga sekitar rumah. Sekarang dimasak dulu nanti tinggal dibungkus sama nasi dan lauk lainnya, masih banyak orang di sekitar kita yang jarang sekali makan daging". Nah kalau yang satu ini memang khas Ibu saya, makanan jarang sekali melimpah di rumah karena Ibu dengan cekatan akan membungkusnya dan membagi-bagikannya ke tetangga sekitar. Kebetulan rumah Ibu saya di Paron berseberangan letaknya dengan pasar tradisional dan beliau memiliki banyak sekali kenalan disana. "Wah semua jadi ikutan pesta dong ya", komentar saya. "Iya, itulah indahnya berbagi kan Nduk"? Jawaban Ibu membuat saya tersenyum haru. 


05 September 2013

Kiwi - Strawberry Yogurt Popsicle - Es Lolipop Kiwi, Yogurt & Stroberi


Sudah dua hari ini gas di rumah Pete habis. Agen gas langganan di dekat rumah yang biasanya selalu stand by setiap kali saya membutuhkan gas dan air mineral galon tidak menjawab panggilan telepon dan ujungnya saya menemukan toko mereka tutup, mungkin sejak sebelum Lebaran. Hasil gerilya saya ke beberapa penjual gas juga berakhir mengecewakan, "Gas lagi susah didapat Mba". Akhirnya selama dua hari ini saya pun mengandalkan rice cooker untuk merebus makanan. Untungnya stok sambel pecel masih segunung di kulkas jadi saya bisa menyantap bayam atau kangkung rebus dengan guyuran sambel pecel yang sedap. Kalau dalam kondisi seperti ini, saya pun bersyukur juga terlahir dengan selera seperti kambing yang doyan dengan rerumputan hijau apapun. ^_^


20 July 2013

Kiwi Sorbet: Tanpa mesin pembuat ice cream


Makanlah buah yang sedang musim sebanyak-banyaknya. Nasehat ini sepertinya tepat untuk mensiasati harga buah-buahan yang kian hari kian merangkak naik. Walau sebenarnya kalau mau jujur, barang apa sih yang tidak naik di negeri ini? Tapi khusus untuk buah-buahan harganya beberapa bulan belakangan ini memang mengkhawatirkan, terutama buah impor yang biasanya murah, seperti apel Fuji dan jeruk Mandarin. Bukan berarti saya tidak mendukung upaya pemerintah untuk menaikkan pamor buah lokal dan mendongkrak taraf hidup petani, namun sepertinya buah lokal masih belum mampu untuk mensuplai permintaan pasar yang tinggi. Ujung-ujungnya buah lokal justru lebih mahal dibandingkan versi impornya. 


Tentu saja masih banyak buah lokal dengan harga terjangkau seperti pepaya dan pisang. Tapi betapa membosankannya jika setiap hari kita hanya dijejali dengan kedua buah tersebut. Apalagi semakin bervariasi buah dan sayur yang kita santap maka akan semakin bervariasi pula asupan vitamin dan mineral yang masuk ke tubuh. Jadi tidak heran ketika toko buah di samping kantor saya tiba-tiba melakukan obral murah buah kiwi - mantapnya lagi ini jenis kiwi manis yang terasa seperti madu - maka kami, para karyawan kantoran yang setiap hari rajin berkunjung untuk mengecek harga kontan memborong sebanyak-banyaknya. ^_^


17 July 2013

Puding Almond dengan Vla Nanas, Kiwi & Stroberi


Buka puasa ditemani dengan puding yang lembut, dingin dan manis memang terdengar seperti buka puasa impian. Namun bagi pekerja kantoran seperti saya, yang berbuka puasa harus dilakukan di jalan, berdesakan di dalam metromini atau Trans Jakarta bersama penumpang lainnya maka paling banter sekotak teh dan sepotong kue menjadi pembatal puasa ketika adzan Maghrib tiba. Namun kemarin, kala jam istirahat siang saya melakukan kunjungan rutin ke supermarket di sebelah kantor dan melewati jajaran agar-agar sachet dengan aneka merk yang banyak dijual disana, saya pun jadi 'ngiler' membayangkan puding sejuk nan manis mengguyur kerongkongan yang kering. Kebetulan di laci dapur rumah Pete, saya masih memiliki sekaleng cocktail nanas yang masa kedaluarsanya mungkin mulai memprihatinkan. Hmm, puding dengan cocktail nanas sepertinya menjadi pilihan yang mantap malam ini, tak peduli saya baru bisa menyantapnya saat jam telah menunjukkan pukul sepuluh malam. ^_^



19 April 2013

Apple Hand Pies versi Panggang


Oke, pie apple ini mungkin tidak serenyah seperti pie-pie lainnya yang pernah saya buat dan tampilkan di blog. Hmm, misalnya saja resep strawberry pie ini, atau chicken pot pie yang ini atau pie mangga ini. Namun percayalah, kekurangrenyahan ini bukan karena resep yang kurang maknyus, melainkan proses yang saya lakukan kurang tepat dan ujungnya menghasilkan pie yang kurang nendang. Wokeh semua serba kurang, termasuk juga kurang skill, dan kurang membaca resep dengan seksama (sepertinya juga harus saya akui). Bagaimana dengan kurang memahami resep dengan baik? Oh yeah itu juga! Eits, tunggu dulu, jangan buru-buru meraih sandal atau sepatu yang bergeletakan di sekitar anda untuk dilemparkan ke saya. Swear, saya tidak bermaksud berkelit dengan menulis aneka ragam alasan untuk menutupi kenyataan bahwa pie ini memang kurang renyah! ^_^


20 February 2013

Acar Buah


Di belakang kantor saya, tepatnya di belakang gedung mall Kuningan City, ada sebuah warung soto yang cukup mantap. Aneka soto ayam, daging, babat dengan kuah bening atau bersantan bisa anda pilih. Harganya termasuk nyaman di kantong dan porsinya pun cukup mengenyangkan bahkan bagi si doyan makan sekalipun. Saat jam makan siang tiba, semua kursi terisi penuh sehingga kita harus datang sedikit lebih pagi agar bisa mendapat tempat yang nyaman. Satu hal yang paling saya suka, selain kuahnya yang terasa kuat kaldunya, adalah acar timun yang segar dan sambal rawit yang super pedas selalu luber tersedia. Jika makan siang disana, saya biasanya selalu menambahkan bersendok-sendok acar ke dalam mangkuk soto dan piring nasi karena membuat soto terasa lebih segar, dan.... tentu saja juga membuat porsi soto menjadi lebih banyak. Benar-benar tidak mau rugi sedikitpun.^_^


19 December 2012

Mini Strawberry Pies: Tiga buah pie saya masih kurang. Kalau anda?


Masih ingatkan dengan chicken pot pie yang pernah saya posting beberapa waktu yang lalu? Silahkan klik di link disini untuk menyegarkan ingatan anda kembali. Nah kulit pienya yang renyah dan gurih ini sangat fleksibel untuk digunakan dalam kreasi pie lainnya. Salah satunya adalah untuk disulap menjadi mini strawberry pie yang mamamia lezatos ini. Membuatnya sangat mudah namun jangan remehkan hasilnya, ketika telah matang saya yakin akan sulit bagi anda untuk berhenti menyantap potong demi potong pie gurih dengan isi strawberry yang asam dan manis. Benar-benar perpaduan yang luar biasa ciamik dalam mangkuk pie yang cantik dan renyah. Kelebihan lainnya adalah pie ini masih tetap terasa lezat walaupun anda santap untuk keesokan harinya tanpa perlu dipanaskan terbih dahulu di oven atau microwave. Tertarik untuk mencobanya? Yuk lanjut.... ^_^


12 December 2012

Pancake Coklat Choco Chips dengan Saus Strawberry


Terus terang saya akui saya sangat menikmati blogging. Menikmati setiap detail proses yang harus saya lakukan demi menghasilkan satu postingan untuk ditampilkan di blog. Mulai dari proses pemilihan resep; hunting bahan; meracik dan mengolahnya; menatanya; mengabadikan setiap momennya dalam gambar a la fotografer karbitan, terakhir menuliskannya dalam cerita ala kadar gaya saya yang saya sendiri akui seringkali membuat jenuh pembaca. Menikmatinya ya. Puas? Masih jauh sekali. Belum ada satu postingan pun yang membuat saya puas, semua terasa kurang pas. Namun rasa tidak puas itulah yang menjadi pemicu bagi saya untuk terus dan terus belajar, mengasah dan memperkaya skill dan pengetahuan yang sangat cethek ini untuk menjadi sedikit lebih baik. Di atas itu semua, bagi saya berbagi pengalaman memasak dan informasi seputarnya di dunia maya memang mendatangkan kepuasan tersendiri, terlebih jika mendapatkan kabar gembira  bahwa resep tersebut sukses dicoba oleh lainnya. Hmm, mungkin saya memang mengidap penyakit narsis tingkat akut. ^_^




10 December 2012

Yuk Membuat Selai Jeruk Sendiri: Homemade Orange Marmalade


Minggu lalu, saya dan beberapa rekan kantor mengikuti meeting di salah satu kantor instansi pemerintah, suguhan yang diberikan adalah dua piring besar anggur merah tanpa biji dan jeruk mandarin ukuran kecil yang terlihat segar dengan warna kuning menyala. Sebelum tuan rumah mempersilahkan, dua piring anggur telah berpindah ke perut kami dengan cepat sementara tidak ada satupun yang menyentuh si jeruk. Nah daripada 'mubazir' 6 butir jeruk mandarin lantas saya masukkan ke dalam tas dan berhari-hari terdampar di dapur hingga weekend pun tiba. Mengisi waktu, saya pun menyulap jeruk gratisan ini menjadi selai marmalade yang yummy. Marmalade atau selai jeruk merupakan selai favorit saya, rasanya yang manis, asam dan terkadang sedikit getir mengingatkan pada hidup yang penuh dengan cerita manis, asam dan pahit. Ahh... ^_^


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...