Showing posts with label Daging Kambing. Show all posts
Showing posts with label Daging Kambing. Show all posts

10 December 2014

Empal Gentong a la Just Try & Taste


Entah resep apa yang akan saya eksekusi hingga membuat saya nekat membeli potongan fillet paha kambing di supermarket. Namun yang jelas ketika melihat potongan daging yang terlihat fresh dalam jumlah yang banyak di Carrefour di sebelah kantor, saya pun langsung memasukkannya ke dalam keranjang belanja seakan takut tiba-tiba pembeli lain akan memborongnya semua. Dasar rakus dan serakah, umpat saya kepada diri sendiri di dalam hati ketika akhirnya daging-daging itu teronggok di dalam freezer selama beberapa minggu lamanya. 

Sekarang akan diapakan semua daging kambing ini? Di kepala saya, daging kambing selalu identik dengan sate dan tongseng. Terbayang dengan sate kambing kiloan di warung sate bernama PSK di jalan Pondok Indah membuat air liur menetes juga, tekstur dagingnya luar biasa empuk hingga hanya dalam beberapa kunyahan saja telah lumer di lidah. Jangan membayangkan yang tidak-tidak kala membaca PSK ya, yang ini merupakan singkatan dari Penggemar Sate Kiloan. Nah masalahnya adalah saya sendiri tidak yakin dengan daging kambing yang saya beli. Membutuhkan kambing muda yang 'kinyis-kinyis' untuk menghasilkan sate seempuk PSK, sementara daging kambing di freezer saya kemungkinan teksturnya sealot sandal jepit.  Jadi tidak ada cara lain selain memasaknya dalam waktu yang lama dan lama dan lama, untuk memastikannya benar-benar empuk. ^_^

Aneka rempah-rempah untuk empal gentong
Jahe, daun jeruk purut, kayu manis, ketumbar, kapulaga, cengkeh dan kembang lawang

08 October 2014

Kebab Koobideh - Kebab daging kambing dan sapi cincang a la Persia


Bagi anda yang Muslim dan merayakan hari raya Idul Adha yang jatuh pada hari Minggu kemarin, maka saat ini pasti sedang sibuk mengolah daging kurban yang diperoleh. Kenapa saya bisa begitu yakinnya? Alasannya karena banyaknya pembaca JTT yang memberikan testimoni hasil trial mereka pada minggu ini dan rata-rata tidak jauh-jauh dari olahan daging, entah kambing atau sapi. Mulai dari sate tusuk, sate goreng, tongseng, kalio atau sate daging cincang merupakan resep-resep berbahan daging kambing atau sapi yang terdapat di dalam daftar resep JTT yang banyak dicoba pembaca. Hal yang menggembirakan bagi saya adalah mereka menyukai rasanya!

Nah satu lagi olahan daging kambing dan sapi yang sebenarnya sudah lama saya eksekusi namun baru sempat untuk menampilkannya sekarang adalah kebab koobideh yang saat ini saya hadirkan. Resepnya terilhami dari kebab koobideh a la Middle East yang pernah saya santap di Koln, Jerman dan Gothenberg, Swedia. Tidak terlalu sukses tetapi tetap mantap rasanya. ^_^



05 January 2012

Sate Daging Cincang


Awalnya sebenarnya saya bermaksud membuat sate buntel, sate yang terbuat dari daging kambing cincang dan dibungkus lemak ini memang sangat terkenal di Solo dan sekitarnya. Tapi apalah daya jika kemampuan dan teknik yang dimiliki sangat pas-pasan sedangkan tingkat kesulitan membuat sate buntel tergolong tinggi (menurut saya), yang terjadi bukanlah sate buntel seperti dalam impian tetapi seonggok daging cincang terbakar yang porak-poranda lepas dari tusukan dan tentu saja dari buntelannya (bungkusnya). Tobat!


22 November 2011

Gulai Daging Kambing


Salah satu hidangan dari Lebaran Haji kemarin yang baru kali ini sempat saya sajikan. Walau lebarannya sendiri telah lewat sekian lamanya namun resep gulai tak lekang oleh waktu, dan tentu saja untuk menikmati gulai lezat anda tak harus menunggu saat Lebaran tiba bukan? Membuat gulai memang terkadang menjadikan anda yang menginginkan masakan simple dan praktis enggan untuk memulainya. "Bumbunya banyak dan ribet", begitulah komentar yang seringkali diucapkan oleh teman saya, Meta. Memang bagi yang tak terbiasa dengan pernak-pernik  bumbu seperti jintan, kembang lawang/pekak, kayu manis, kapulaga atau bahkan klabet, sering mengernyitkan kening tatkala membaca resep yang menggunakan bahan tersebut. Boro-boro menggunakannya dalam masakan, mungkin melihat bentuknya pun belum pernah. Hmm, bagi saya tak ada salahnya kita sedikit tahu mengenai rempah-rempah yang unik ini dan mencoba memasukkannya ke dalam masakan. Saya yakin anda akan surprise dengan taste yang dihasilkan. Masakan menjadi terasa berbeda. ^_^

07 November 2011

Sate Goreng dengan Bawang Bombay


Melanjutkan aneka masakan dari daging kambing seperti yang pernah saya tuliskan sebelumnya di Sate Kambing Bumbu Ketumbar, kali ini saya mengajak anda untuk mengolahnya menjadi sate goreng. Tidak jelas mengapa makanan ini bernama sate karena jelas-jelas tampilan dan proses pembuatannya sama sekali tidak mencerminkan deskripsi sate yang umum kita kenal. Sate menurut Wikipedia adalah makanan  yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi) yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk dengan tusukan sate yang umumnya terbuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu/saus tergantung pada variasi jenis satenya. Nah, makanan bernama sate goreng ini proses pembuatannya berbeda dengan sate umumnya, daging yang telah dipotong kecil-kecil lantas dibumbui dan ditumis/digoreng dengan sedikit minyak dan disantap dengan pelengkap dan bumbu selayaknya sate umumnya. 


06 November 2011

Sate Kambing Bumbu Ketumbar


Pagi ini, sebagaimana lebaran Idul Adha sebelumnya, tidak ada yang spesial di rumah Pete. Seperti biasa, saya dan Tedy sholat Ied di masjid terdekat, pulang dan kemudian menjalankan hari Minggu ini sama seperti hari-hari Minggu lainnya. Beristirahat. Bedanya tahun ini, saya tidak menelpon Ibu saya di Paron karena beliau sedang di tanah suci menunaikan ibadah haji bersama Bulik saya yang tinggal di Depok. Biasanya melalui telepon kami akan berlebaran ria mengucapkan selamat dan salam, dan disusul dengan pertanyaan, "Masak apa Ma?". Walaupun seandainya Ibu saya tidak menjawabnya, saya sudah menebak menu yang dimasak beliau: soto dan rendang. Dua makanan favorit yang tidak pernah absen saat hari lebaran di rumah Paron. Berbeda dengan keluarga lainnya yang mungkin telah mempersiapkan aneka hidangan lebaran seperti ketupat & lontong sayur, rendang, opor dan segala pernak-perniknya, saya justru di dapur membuat semangkuk besar salad buah-sayur yang segar, dan sepanci kecil kwetiaw ikan yang resepnya menyusul akan saya tampilkan di JTT. Menyedihkan? Mungkin. Tapi bagi kami Lebaran Idul Adha memang tidak semeriah Idul Fitri, sehingga tidak ada masakan spesial yang kudu saya hidangkan. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...