Showing posts with label Daging Sapi. Show all posts
Showing posts with label Daging Sapi. Show all posts

04 April 2013

Ghormeh Sabzi (Rebusan Daging Kambing, Sayuran dan Kacang Merah a la Persia)


Ghormeh sabzi merupakan masakan yang sangat terkenal di Iran, bahkan sering disebut sebagai masakan nasional negara tersebut. Ghormeh dalam bahasa Persia berarti rebusan daging (stewed) dan sabzi berarti sayuran (herbs). Dari namanya sudah bisa ditebak ghormeh sabzi adalah rebusan daging dengan sayur-sayuran. Daging yang digunakan umumnya domba (lamb) dan daging sapi sementara dedaunan hijau yang sering dipakai adalah parsley (masih satu keluarga dengan seledri), daun bawang, cilantro (daun ketumbar) dan bayam. Selain kedua bahan tersebut ghormeh sabzi juga menggunakan kacang merah sebagai bahan utamanya. 

Walau memiliki bumbu yang terbilang sederhana namun ghormeh sabzi mampu menghasilkan cita rasa yang kaya dan unik, kemungkinan karena proses perebusan secara perlahan dengan menggunakan api yang sangat kecil hingga daging menjadi sangat lunak dan bumbu meresap,  serta pengaruh kuat dari beberapa bumbu rempah yang khas. Ini semua mampu menghasilkan cita rasa masakan yang spektakuler. Poin pentingnya, sejak Said, teman Iran saya mengundang saya untuk mencicipi masakan nasional khas negaranya ini maka saya pun menjadi tergila-gila dengan rebusan daging plus sayuran dan kacang merah yang simple but delicious ini! ^_^

Sayuran kering (dried herbs/sabzi)

02 April 2013

Cheesy Macaroni Schotel: Jangan dicoba jika anda sedang diet


Bagi sebagian orang membuat macaroni schotel merupakan pekerjaan mudah, namun tidak bagi saya. Entah kenapa schotel yang saya buat hasilnya belum pernah memuaskan. Bagi saya, schotel yang mantap adalah yang memiliki kriteria lembut, teksturnya agak basah, empuk dengan rasa susu dan keju yang kuat. Namun percobaan saya membuat makanan ini selalu berakhir dengan schotel yang keras, kering dan rasanya pun tidak nendang sama sekali. Bahkan Meta, sahabat saya yang tidak hobi memasak mampu membuat macaroni schotel yang laziz dengan semua kelebihan yang ada di schotel yang saya impikan. Ketika saya bertanya resepnya, jawabannya hanya membuat saya melongo, "Hah, masa enak sih Ndang? Bikinnya ya cuman cemplung sana sini, kasih susu cair, keju, sama telor. Trus masak di microwave". Ehem, takarannya? "Wah, berapa ya? Lupa, asal saja, hihihi". Resep seperti ini yang sering kali membuat kepala saya puyeng. Berapa takaran cemplung sana dan sini yang dimaksud? Mungkin hanya Meta, supir bajaj dan Tuhan yang tahu. ^_^


05 March 2013

Kimchi Jjigae - Sup Kimchi dengan Daging Sapi


Banyak cara menuju Roma, banyak cara pula untuk memanfaatkan kimchi yang telah berhasil kita buat selain dengan menyantapnya begitu saja yaitu dengan mengolahnya menjadi aneka masakan lainnya. Beberapa waktu yang lalu saya membuat satu wadah besar kimchi sawi putih - untuk resep kimchi anda bisa klik di postingan saya sebelumnya disini dan disini - kini rasa kimchi yang saya buat mulai terasa asam akibat proses fermentasi yang terjadi dan sepertinya waktu yang tepat untuk membuat sup kimchi yang lezat ini. Nama jjigae mengacu pada masakan sejenis sup dengan kuah yang banyak dimana berbagai jenis bahan bisa dimasukkan ke dalamnya, jika menggunakan kimchi maka namanya menjadi kimchi jjigae. Bahan lainnya yang umum ditambahkan ke dalam sup ini adalah daun bawang, bawang bombay, tahu, daging dan seafood. Umumnya, daging dan seafood dimasak dalam sup terpisah. Untuk membuat kimchi jjigae ini dibutuhkan kimchi yang telah memiliki umur simpan yang lama karena selain memiliki rasa dan aroma yang lebih kuah juga memiliki kandungan bakteri baik yang lebih banyak. 


26 February 2013

Shepherd's Pie a la Gordon Ramsay


Shepherd's pie? Hmm, makanan apa pula itu? Mungkin bagi sebagian besar telinga kita nama makanan ini terdengar asing, namun sebenarnya pie ini cukup sering kita temukan di Indonesia. Biasanya kita menyebutnya dengan nama pastel tutup. Sedikit tercerahkan? Atau masih tetap bingung? Nah, kalau berbicara tentang pastel tutup maka makanan yang satu ini melibatkan daging cincang yang ditumis bersama sayuran dan bumbu rempah, kemudian dimasukkan ke dalam wadah tahan panas. Selanjutnya permukaan tumisan daging ditutup dengan kentang tumbuk dan dipanggang hingga coklat keemasan. Rasanya tasty! Apalagi di dalamnya telah terkandung protein dan karbohidrat sekaligus, sehingga membuat shepherd's pie bukan saja menyehatkan tetapi juga membuat perut kenyang. Nyamm! ^_^


07 February 2013

Homemade Bakso Daging Sapi: Percayalah, kali ini mental!


Bakso daging sapi yang kenyal, elastis, empuk, springy, bouncy, tanpa bahan kimia berbahaya, tanpa obat bakso, tanpa pengawet dan seterusnya, dan seterusnya adalah impian semua penggila bakso seperti saya. Tapi cukup sulit rasanya kita bisa menemukan bakso impian seperti itu di jual di luaran, meskipun mengklaim tidak menggunakan bahan tambahan yang dikenal dengan nama 'obat bakso' namun sudah menjadi rahasia umum bahwa bakso yang kenyal, elastis dan renyah umumnya dihasilkan dengan menambahkan food additive. Nah food additive ini yang terkadang kita tidak tahu terbuat dari apa, beberapa menyebutkan dengan nama boraks, ada yang menyebutkan STP, yang lainnya lagi amoniak. Semuanya merupakan bahan kimia yang jarang kita pergunakan sehingga pengetahuan kita pun minim mengenainya. Umumnya bahan tambahan pangan pengenyal untuk bakso selalu disebut sebagai 'obat bakso'. Walaupun tidak jelas bahan seperti apa yang disebut dengan 'obat bakso', dan tentunya tidak semua bakso di luaran menggunakannya, namun tidak ada salahnya jika kita sedikit waspada. 


21 January 2013

Nasi Biryani Daging Sapi



Sudah lama sekali saya mengincar beras basmati, beras terkenal  dari India ini memiliki bulir yang panjang dengan aroma pandan yang harum. Satu hal yang membedakan basmati dengan jenis beras lainnya adalah beras ini tidak lengket sama sekali kala telah menjadi nasi, alias tercerai berai satu sama lain namun tetap mempertahankan kepulenan dan kelegitannya. Umumnya beras basmati digunakan untuk membuat nasi biryani a la India atau nasi kebuli a la Indonesia, nasi pilaf (pilau) atau kheer (puding nasi a la India). Sayangnya beras ini alamak mahalnya sehingga saya tidak pernah tertarik untuk membelinya. Beras lainnya yang memiliki tampilan dan rasa yang mirip dengan basmati adalah jasmine dari Thailand, hanya saja buliran jasmine berukuran lebih kecil dibandingkan basmati yang panjang langsing. 


Said, teman Iran saya, sebagaimana dengan masyarakat Iran dan Timur Tengah lainnya sangat tergila-gila dengan beras basmati. Baginya beras a la Indonesia terlalu lengket, kurang pulen dan kurang pas menemani aneka gravy a la Persia yang kental. Sempat shock melihat harga beras basmati yang super mahal di supermarket dan akhirnya girang alang kepalang ketika menemukan jasmine Thailand yang menurutnya mirip-mirip dengan basmati namun dengan harga yang lebih murah, Said memborong dua karung beras dan memasukkannya ke dalam troli belanja. Saya yang tidak terlalu maniak dengan nasi dan tidak pernah sibuk membedakan rasa berbagai macam beras hanya melongo bengong, dan hampir terjungkal ketika Said berkata dengan menggebu-gebu, "Lain kali kalau ke supermarket lagi, dimanapun berada, tolong cek harga beras jasmine dan beli lagi, di sini hanya ada 2 karung." Tobat butuh berapa karung lagi? ^_^



21 December 2012

Sup Asparagus dengan Bola-Bola Daging


Jika anda tinggal di sekitar Blok M, Panglima Polim dan sekitarnya, maka anda mungkin mengenal supermarket Papaya di jalan Melawai. Supermarket ini menjual bahan makanan khas negeri ginseng Korea dan Jepang. Sayuran, buah, ayam, daging dan seafood di sini sangat fresh, dan menurut saya lebih fresh dibandingkan supermarket besar lainnya. Bahkan untuk sayuran lokal selain lebih fresh harganya pun juga lebih murah. Papaya bukan merupakan supermarket besar, namun jika anda menyukai bumbu dan saus khas Jepang dan Korea maka disinilah tempat untuk mencarinya. Menurut beberapa informasi, lantai atas supermarket ini berisi peralatan dapur dan pernak-pernik bento khas Jepang yang dibandrol dengan harga seragam, sayangnya setiap kali kesana saya selalu lupa untuk naik ke lantai atas dan mengeceknya. Hmm, terus terang saya penasaran juga karena mungkin ada satu atau dua peralatan dapur yang lucu yang bisa saya bawa pulang untuk melengkapi koleksi di rumah.

 

30 November 2012

Obsesi Roti 26: Homemade Hot Dog Bun & Chili Hot Dog


Masih ingat dengan resep chili yang pernah saya posting sebelumnya? Jika anda lupa atau belum membacanya maka silahkan klik link disini. Nah, chili lezat ini selain mantap disantap dengan nasi atau pasta, ternyata juga merupakan komponen penting di dalam pembuatan chili dog. Chili dog adalah hot dog yang disajikan dengan topping chili (umumnya adalah chili con carne yang terbuat dari daging cincang tanpa tambahan kacang merah atau bahan lainnya), dengan bahan pelengkap lainnya seperti keju, bawang bombay dan saus mustard. 

Yep, okay, cukup jelas dengan chili dog, tapi.... seperti apa sih makanan bernama hot dog? Hot dog adalah makanan yang terbuat dari irisan roti panjang berisi sosis di dalamnya. Bedanya dengan hamburger adalah roti hamburger berbentuk bulat dan berisi daging cincang yang dipadatkan dan dibentuk menyerupai piringan pipih, biasanya disebut dengan patty. Bahan pelengkap untuk hamburger berupa irisan bawang bombay, tomat dan daun selada, dilengkapi dengan saus mayonaise, saus tomat, sambal dan mustard.


19 November 2012

Chili dengan Daging Sapi, Buncis, Jagung dan Kacang Merah


Chili con carne (chili yang mengandung daging) atau biasa dikenal dengan sebutan 'chili' saja merupakan sejenis stew (sup dengan takaran air yang sedikit) yang mengandung bubuk cabai, daging, tomat, dan seringkali juga kacang merah. Versi tradisional makanan ini terbuat dari bubuk cabai, bawang putih, bawang bombay, dan cumin (jinten), bersama dengan potongan atau cincangan daging sapi. Variasi dari sisi daerah maupun individu yang membuatnya, memungkinkan terjadinya perbedaan dari jenis daging  ataupun bahan-bahan lain yang digunakan. Resep yang bervariasi ini mendorong timbulnya argumentasi di antara para penggemar chili, yang menyebabkan chili seringkali dijadikan masakan yang sering diperlombakan. Chili juga umum digunakan sebagai salah satu bahan di beberapa makanan lainnya seperti chili dog, chili burger, atau chili dengan keju dan kentang goreng.


17 November 2012

Yuk Membuat Ayam Kodok!


Libur empat hari! Betapa indahnya dunia. Membayangkan empat hari yang tenang. Yang bisa saya habiskan untuk tidur hingga siang hari; Berkunjung ke rumah Wiwin, adik saya, dan bermain dengan keponakan-keponakan yang lucu; Jalan-jalan ke mall tanpa terhadang kemacetan karena Jakarta menjadi lengang, sebagian besar penghuninya hijrah ke Bandung dan luar kota lainnya. Hmm, apalagi ya... Oh ya, tentu saja mempraktekkan beberapa resep yang sudah lama diidamkan. Ahh, andai setiap hari bisa seperti ini. ^_^


Salah satu resep yang sudah lama saya inginkan untuk dicoba tetapi sulit terlaksana adalah ayam kodok. Sulit terlaksana bukan karena membuatnya susah, tetapi karena saya memerlukan partner untuk melakukan sesi foto step by step saat saya melakukan operasi besar-besaran pada ayam. Nah, berhubung saya sedang bermain ke rumah Wiwin, saya bisa berdayakan Septi, asisten rumah adik saya sebagai fotografer kagetan. Walau hasil gambar kurang maksimal namun setidaknya cukup jelas untuk menunjukkan kepada anda, para pembaca JTT, bagaimana membuat ayam kodok. Ternyata tidaklah sulit, yang anda butuhkan hanya 'sedikit' ketelatenan dan kesabaran, namun percayalah hasilnya luar biasa maksimal. Yuk, lanjut....

17 October 2012

Yuk Memasak Masakan Iran: Tumis Daging Sapi dengan Daun Seledri


Pertama kali saat teman saya, Said, yang asli Iran namun berkebangsaan Swedia menyatakan hendak mempraktekkan salah satu masakan khas dari negara Ibunya, saya bersorak riang. Kapan lagi saya bisa mendapatkan kesempatan melihat dan mencicipi langsung masakan ala Persia bukan? Jadi, beberapa waktu yang lalu dengan antusias saya pun menemaninya berbelanja bahan-bahan di Carefour. Namun ketika teman saya ini meraih segepok besar batang seledri, sayapun mengerutkan kening, dan tatkala dia meraih segepok daun seledri berikutnya maka kerutan di kening saya pun semakin dalam

Cukup dengan menatap mimik muka saya yang penuh tanda tanya besar dan luber dengan keraguan telah membuat Said tahu apa yang bergejolak di kepala saya. "Tenang, masakan ini umum dihidangkan oleh keluarga di Iran, tumis daging dengan seledri". Hmm, penjelasannya sama sekali tidak meyakinkan saya. Di Indonesia, daun seledri umumnya dipakai hanya sebagai pengharum masakan, itupun dalam porsi yang sedikit, namun melihat Said memasukkan dua ikat besar seledri ke dalam keranjang belanja membuat saya yakin kali ini si seledri akan menjadi salah satu bahan utama mendampingi sang daging sapi.  Anda penasaran? Yuk lanjut... ^_^


16 October 2012

Membuat Sup Konro


Weekend kemarin iseng-iseng saya pergi ke rumah adik saya di Mampang Prapatan, ternyata pilihan saya untuk berkunjung di malam Minggu itu sangat tepat karena adik saya beserta keluarga berencana untuk makan malam di salah satu restoran sate padang yang terletak di dekat jalan Tendean. "Loh lantas apa hubungannya antara sate padang dengan judul membuat sup konro di atas?". Eits banyak hubungannya. Nah, si penjual sate padang yang laris manis ini membuka bisnisnya di depan sebuah warung sup konro Makassar Daeng Naba. Saya yang sudah terlanjur ngiler dengan iga besar dalam rendaman kuah sup yang gurih langsung memesan sup konro. Ketika pesanan tiba, kami pun serempak menceburkan sendok masing-masing di mangkuk berisi sup untuk mencicipinya beramai-ramai. ^_^


Kami akui rasa kuah supnya cukup gurih dan sedap, hingga Fatih, keponakan saya, langsung menghampiri si Yuk Kati, asisten rumah adik saya dan bertanya "Yuk, bisa bikin ini kan? Besok bikin ya". Yuk Kati langsung menatap saya dengan tatapan berisi pesan SOS singkat, "Bumbunya apa Mbak?".  Wokeh, jadilah keesokan harinya kami mempraktekkan membuat sup konro ala Makassar yang direquest Fatih. Resepnya diambil dari buku Kitab Masakan Kumpulan Resep Sepanjang Masa.

Kluwek

20 September 2012

Burrito Isi Daging Cincang & Sayur: Yuk Mencicipi Makanan Meksiko!


Burrito atau taco de harina merupakan salah satu jenis makanan Meksiko. Makanan ini terbuat dari selapis tipis tortilla yang dilipat seperti silinder untuk membungkus rapat bagian isinya. Tortilla sendiri terbuat dari tepung jagung atau terkadang tepung terigu yang berbentuk lempengan tipis nan lebar hampir mirip seperti kulit pembungkus lumpia atau risoles hanya saja tortilla sedikit lebih tebal, lebar, liat dan berwarna putih. Saat akan digunakan untuk membungkus, tortilla biasanya dipanggang atau dipanaskan di wajan datar/microwave terlebih dahulu untuk membuatnya lebih lembut dan lunak sehingga mudah untuk dilipat tanpa membuatnya menjadi robek. 

Tortilla untuk pembuatan burrito

16 September 2012

Kari Daging & Sayuran: Bahan seadanya untuk hidangan istimewa


Bagaimana jika suatu hari anda ingin sekali menyantap semangkuk kari panas tetapi bahan-bahan di dapur yang anda miliki hanya seadanya? Dan membayangkan banyaknya bumbu kari yang harus diracik dan dihaluskan mampu membuat semangat anda terbang? Modifikasi! Yep, modifikasilah yang saya lakukan kala demam kari melanda namun isi kulkas terbatas. Berbekal sebotol bumbu kari, bumbu-bumbu yang dirajang dan dicincang halus, sepotong daging sapi yang membeku di freezer, sebuah terung, dua buah wortel, tiga buah kentang yang telah lama tergolek layu dan sebatang daun bawang. Tidak memakan waktu lama maka kari daging plus sayuran ala saya pun telah siap terhidang untuk menemani makan siang di minggu yang luar biasa cerah ini. Yummy!


19 June 2012

Lumpia/Egg Roll Crispy Isi Daging Sapi, Wortel & Tauge


Beberapa waktu yang lalu kantor saya mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh sebuah majalah di Pacific Place, tepatnya di ballroom Hotel Ritz Carlton. Acara pameran berlangsung selama dua hari, dan selama waktu tersebut tentu saja (bagi saya) merupakan acara untuk menggemukkan badan karena sebagai salah satu penjaga stand maka saya pun bisa menikmati makan siang dan coffee break ala Ritz. Makanan yang tersedia melimpah ruah dan diolah dengan aneka masakan yang sebenarnya ala Asia hanya saja terasa hambar di lidah Asia saya. Namun dari sekian masakan yang saya bahkan telah lupa dengan jenisnya, ada satu kudapan yang saya akui lezat. Egg rolls alias lumpia-nya! Berbentuk imut dengan isi yang sangat padat dengan taste yang gurih dan pas di lidah membuat saya cepat-cepat memenuhi piring kecil di tangan dengan lima buah egg roll. Ketika Rudi, rekan kantor saya mendelik melihatnya, saya pun dengan enteng berkelit, "Maklum, nggak sempat sarapan di rumah". ^_^


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...