Showing posts with label Homemade. Show all posts
Showing posts with label Homemade. Show all posts

29 September 2014

Keripik Ikan & Udang Ekstra Pedas


Anda pernah mencicipi snack super pedas dalam kemasan yang terbuat dari singkong? Makanan ringan ini luar biasa terkenal di Bandung yang kemudian menyebar ke beberapa kota lainnya. Awalnya pr0duknya hanya terbatas pada keripik singkong namun sering dengan perkembangan kini muncul juga jenis lainnya seperti seblak dan gurilem. Dua keripik yang saya sebutkan terakhir  hampir mirip seperti kerupuk ikan berukuran kecil, tebal, sedikit keras dengan rasa gurih. Keunikan keripik-keripik ini adalah pada rasanya yang pedas dengan tingkat level pedas yang beragam. Rasa pedas ini disebabkan karena keripik diguyur dengan serbuk cabai kering bercampur garam yang takarannya disesuaikan dengan level pedas yang tertera di kemasan.  

Nah satu hal yang membuat saya agak mengerem untuk mengudapnya karena rasanya yang sangat asin bagi selera saya. Jadi minggu lalu saya pun iseng membuatnya sendiri di rumah, kali ini tingkat rasa asin dan pedasnya sesuai dengan yang saya inginkan plus rasanya lebih renyah, tidak keras dengan rasa gurih ikan dan udang yang kuat. 



24 September 2014

Homemade Acar Cabai


Beruntunglah bagi kita yang hidup diiklim tropis dimana matahari dan hujan begitu melimpah serta cuaca yang sangat mendukung sepanjang tahun sehingga hasil pertanian setiap waktu selalu mudah ditemukan di pasar. Namun bagi mereka yang hidup di negara empat musim dimana beberapa hasil pertanian hanya bisa ditemukan hanya pada musim tertentu maka mengawetkan bahan makanan menjadi solusi praktis untuk bisa menikmati sayur atau buah sewaktu-waktu. Tidak heran jika kemudian begitu mudahnya kita menemukan wadah-wadah berisi awetan sayuran dan buah-buahan dalam rendaman garam, gula atau vinegar (cuka) di supermarket disana. 

Bagi kita yang hidup di Indonesia, tentu saja mengawetkan makanan seperti buah dan sayuran mungkin tidak pernah terlintas di dalam pikiran. Mengapa harus diawetkan, jika versi segarnya dengan mudah kita temukan di pasar dengan harga yang terjangkau?  Belum lagi makanan awetan tentunya kurang sehat apalagi jika kemudian ditambahkan aneka bahan pengawet atau pewarna di dalamnya. Namun ketika saya berlibur ke Eropa beberapa bulan yang lalu, saya menemukan bahwa acar cabai dalam botol ternyata sangat lezat rasanya dan bahkan mantap untuk menemani sandwich sosis  atau sebagai topping pizza. Jadi kali ini tidak ada salahnya jika kita mencoba membuatnya sendiri di rumah bukan? ^_^


12 May 2014

Bakso Daging Sapi Spesial - Versi lebih mudah dan tak kalah mental!


Entah mengapa membuat bakso sapi yang kenyal dan mental selalu menjadi tantangan tersendiri. Walau beberapa waktu yang lalu saya telah berhasil membuat bakso sapi dengan tekstur dan rasa sesuai keinginan namun tatkala menemukan resep lainnya yang lebih mudah dengan hasil yang tak kalah mantap maka tangan ini pun gatal untuk segera mengeksekusinya. Weekend kemarin saat saya mengunjungi adik saya, Wiwin, saya pun mencoba resep bakso dari buku resep blender Mitzui yang saya peroleh kala mengikuti cooking demo beberapa minggu yang lalu. Terus terang saya telah memiliki blender Mitzui selama hampir dua tahun lamanya dan setiap pagi selalu membuat smoothie buah dan sayuran darinya. Namun selama ini resep baksonya tidak membuat hati saya tergerak untuk mencobanya karena berpikir resep bakso yang saya miliki toh sudah cukup sukses bagi ukuran saya.  

Namun ketika staff Mitzui memperagakan proses pembuatannya yang simple - tentu saja dengan menggunakan blender Mitzui - hati saya pun tergerak untuk mencoba resepnya. Hasilnya luar biasa saudara-saudara! Bakso terasa kenyal, keras dengan cita rasa yang lezat. Nah bagi anda yang ingin juga mencobanya di rumah, tidak perlu khawatir, saya tidak menggunakan blender Mitzui untuk membuatnya melainkan dengan chopper imut dari Phillips yang saya yakin lebih banyak dimiliki oleh pembaca JTT. Tertarik? Yuk lanjut!

Homemade Bakso Daging Sapi - Percayalah kali ini mental!
 

07 May 2014

Homemade Kaldu Daging - Sedikit repot, tapi berharga untuk dicoba!


Walau banyak merk kaldu instan bersliweran di pasaran namun membuat kaldu homemade anda sendiri ternyata pengalaman berharga untuk dilakukan. Selain rasanya jauh, jauh lebih sedap juga yang homemade tentunya bebas bahan kimia, pengawet dan fresh langsung dari panci di atas kompor anda. Nah beberapa waktu yang lalu saya begitu terobsesi untuk membuat kuah kaldu nendang yang bisa saya pakai untuk aneka hidangan berkuah seperti bakso, sup wonton, dan mie ramen. Poin penting utama agar hidangan a la Japanese dan Chinese menjadi super duper lezat adalah kuah kaldunya yang 'kudu ngaldu banget'. Biasanya, pengalaman yang lalu-lalu,  kuah cukup saya peroleh dari rebusan daging sapi plus kaldu instan bubuk. Hasilnya adalah rasa kuah yang tidak terlalu nendang dan setelah menyantapnya masih menyisakan rasa tidak puas di lidah. Minggu lalu demi resep mie ramen yang ingin dieksekusi saya pun mengubek-ubek aneka literatur mencari cara bagaimana membuat homemade kaldu yang sedap. Walau membutuhkan waktu dan kesabaran namun hasilnya mantap, dan saya pun sudah tak sabar untuk mencobanya di next resep mie ramen yang akan saya eksekusi. 


08 October 2013

Yuk Siapkan Bumbu Halus Sendiri!

Cabai kering halus

Saya suka segala sesuatu yang praktis, terutama saat proses memasak. Apalagi dengan waktu yang sempit di pagi hari sebelum berangkat ke kantor atau malam hari sepulang kerja dimana badan ini sudah lelah namun masih harus dituntut untuk menyediakan sepiring makan malam yang sehat dan lezat. Bumbu halus atau cair merupakan solusi cerdas untuk masalah ini. Biasanya selama ini saya selalu membeli bumbu halus siap pakai yang banyak tersedia di supermarket. Mulai dari jahe, jintan, ketumbar, cengkeh, cabai, merica dan lainnya. Namun bulan lalu kala saya berkunjung ke rumah adik saya Wiwin, saya melihat di rak kabinet dapurnya berjajar aneka bumbu yang telah dihaluskan dalam stoples berbagai warna dan ukuran. 

Ketumbar

Ketika saya tanyakan ke Wiwin, ternyata Yuk Kati, asisten rumah tangga Wiwin yang membuat dan mempersiapkan sendiri bumbu-bumbu tersebut.  "Lebih fresh dan asli tanpa bahan campuran, jadi pakai sedikit saja sudah terasa", kata adik saya menjelaskan. Wah kenapa ide ini tidak terpikirkan oleh saya sebelumnya ya? Walau bumbu halus seperti ini tidak mahal harganya namun tentu saja akan jauh lebih murah jika membuatnya sendiri dan satu hal yang penting, buatan sendiri lebih higienis, fresh dan tanpa bahan campuran. Hari itu juga ketika sampai di rumah, saya langsung ke dapur dan menghaluskan semua butiran bumbu menjadi bubuk. ^_^

21 May 2013

Homemade Selai Kacang


Betapa mudahnya membuat selai kacang! Itu yang terbersit di dalam benak saya kala sebotol selai kacang yang lezat nangkring di meja dapur saya. Sambil mengagumi hasil karya sendiri (terkadang memang susah mencegah sifat narsis ini keluar) kepala saya pun dipenuhi dengan aneka makanan yang ingin saya ciptakan dari sebotol selai yang saya buat weekend kemarin. Sebenarnya semua itu bermula dari resep es krim pisang super mudah yang saya temukan di sebuah web luar dimana bahan utamanya menggunakan selai kacang.


Hasil saya melakukan eksplorasi membuka tumpukan bahan kue di kulkas dan laci mencari sekantung selai kacang (yang biasanya selalu siap tersedia di dapur) berakhir dengan kekecewaan. Akhirnya saya pun memutuskan membuatnya sendiri. Kebetulan saya masih memiliki sisa kacang tanah kupas dan dengan resep yang saya temukan di buku blender Mitzui sepertinya tidak ada yang susah untuk mewujudkannya. Tapi sebelum kita lanjut dengan proses dan resepnya, ijinkan saya sejenak menjilati perabot dan jemari  tangan yang belepotan selai ini ya, karena rasanya alamak lezatnya. ^_^

Yuk dijilat hingga tandas! ^_^

20 May 2013

Kaki Naga Udang - Shrimp & Chicken Drumstick


Seorang pembaca JTT meninggalkan komentar yang meminta saya untuk mem-posting resep kaki naga. Hmm, terus terang saya belum pernah membuatnya. Mencoba browsing di web luar, saya tidak menemukan resep yang benar-benar tepat. Terus terang istilah kaki naga sendiri saya ragukan apakah cukup dikenal di luar negeri atau tidak, namun disini makanan ini cukup digemari. Rasanya sebenarnya mirip-mirip dengan nugget, yang membedakan hanyalah bentuknya yang bulat lonjong dan dilengkapi dengan tusukan bambu pendek di salah satu sisinya. Agak bingung juga mengapa namanya kaki naga dan apakah naga memiliki kaki yang yang seperti ini. Karena yang jelas kalau melihat kaki naga buatan saya yang montok dan jumbo, saya rasa naga pun akan menolak jika kakinya dipakai sebagai nama makanan yang saya praktekkan minggu lalu tersebut. Anyway kenapa saya harus meributkan urusan nama karena bagian yang terpenting adalah makanan ini lezat dan mudah untuk dibuat. Yuk kita lihat bersama. ^_^


17 May 2013

Homemade Egg Tofu: Mudahnya membuat tahu telur a la Jepang!


Tahu Jepang atau biasa disebut dengan tahu telur atau egg tofu memang makanan yang sangat lezat. Rasanya yang gurih, super lembut dan terasa sekali telurnya membuat saya sering kali lebih memilihnya dibandingkan tahu putih biasa. Apalagi untuk jenis masakan Chinese food seperti sapo tahu atau tumis jamur shiitake atau broccoli maka jenis tahu ini lebih memberikan rasa gurih dan sedap dimasakan dibandingkan rekannya yang terasa tawar. Sayangnya harga tahu telur dengan kualitas yang bagus - artinya memiliki rasa yang sedap dan cukup kenyal - tidak murah. Saya harus merogoh kocek sebanyak minimal tujuh ribu rupiah untuk sebungkus tahu yang jika dimasak mungkin hanya bisa disantap berdua atau 'bersatu' dalam sekejap. Sama sekali tidak memuaskan! 

Apakah bisa dibuat sendiri? Yep, bisa! Ternyata membuat tahu telur sendiri sangat mudah dan cepat prosesnya. Tidak memerlukan banyak tetek bengek yang memusingkan kepala, asalkan anda tahu tipsnya maka tahu telur lezat, selezat buatan pabrik namun yang ini jelas lebih fresh dan bebas pengawet dalam sekejap bisa hadir di meja makan anda. Anda juga bisa menyantapnya hingga puas dan bereksperimen dengan aneka masakan bersamanya. Tunggu apa lagi? Langsung ke dapur untuk mencoba! Eits jangan dulu, baca dulu pengalaman saya membuatnya ya karena mungkin anda akan mendapatkan satu atau dua tips di dalamnya. ^_^


01 May 2013

Homemade Mayonnaise: Easy, Creamy & Super Delicious!


Sebelum saya berceloteh panjang kali lebar mengenai homemade mayonnaise yang kali ini saya posting, ijinkan saya untuk mengucapkan selamat Hari Buruh sedunia! Semoga kedepannya masa depan buruh di Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera. Berbicara mengenai seputar Hari Buruh yang jatuh pada tanggal 1 Mei tepatnya pada hari ini dan cukup menyita perhatian sejak beberapa hari yang lalu karena adanya ancaman demo buruh besar-besaran di Jakarta dan kota lain di Indonesia. Khususnya di Jakarta, karena saya bermukim di kota ini, rasa was-was yang dirasakan para pekerja kantoran adalah jalanan yang menjadi super macet. Tanpa demo saja, kemacetan di Jakarta sudah cukup menguras emosi apalagi ditambah dengan ribuan orang yang turun ke jalan.

Untuk menghindari kemacetan di jalan Sudirman yang konon katanya akan dipenuhi oleh para pendemo, saya pun berencana untuk berangkat ke kantor pagi-pagi sekali. Namun sialnya, terlambat tidur tadi malam akibat membuat mayonnaise, membuat saya terbangun ketika hari menjelang siang. Akibatnya saya pun terpontang-panting ria mengejar waktu dengan iringan doa semoga para pendemo belum membuat kemacetan di jalan. Sambil menyambar sekantung sampah yang akan saya buang di pasar Blok A, saya pun berlari menuju ke jalan menunggu taksi yang untungnya kali ini cepat saya dapatkan. Tapi apa yang terjadi ketika taksi mencapai jalan Sudirman? Prediksi saya salah saudara-saudara, jalanan kosong dan lancar jaya! Sepertinya kebanyakan orang memiliki pemikiran yang sama dengan saya dan menghindari jalan protokol. Saya beruntung pagi ini tapi bagaimana dengan sore sepulang kerja? Ahh, mari kita pikirkan nanti saja. ^_^


16 April 2013

Homemade Mie Telur: Buatlah saat anda ingin menyiksa diri ^_^


Jika anda menganggap melakukan exercise di gym terlalu membosankan, atau terlalu mahal (bagi saya), maka mungkin resep yang satu ini bisa menjadi alternatif untuk mengencangkan lengan yang kendur, bahkan mungkin membuat perut menjadi singset dan berotot jika dilakukan sambil melatih pernafasan juga. Yep, membuat mie telur sendiri di rumah memungkinkan semua hal di atas terjadi jika dilakukan dengan rutin, tentunya. ^_^

Bagi kebanyakan orang di Indonesia, tindakan ini mungkin dikategorikan kegiatan yang membuang-buang waktu, menghabiskan energi dan tentu saja membuat capek saja. Dengan banyaknya aneka mie telur made in pabrik yang dijual di supermarket dan toko kelontong di pasar, maka membuat mie sendiri sepertinya sulit terlintas di benak, kecuali mungkin bagi mereka yang iseng, suka bereksperimen di dapur dan suka menyiksa diri seperti saya, atau bagi mereka yang memang ingin menghidangkan makanan sehat, bergizi, dan bebas pengawet bagi keluarga di rumah. Untuk alasan tersebut maka homemade mie telur yang kenyal dan gurih ini layak untuk anda coba. ^_^ 


11 March 2013

Homemade Bandeng Presto


Di pasar Blok A, dekat dengan rumah Pete, ada seorang ibu penjual ikan yang menjadi langganan favorit saya kala belanja ikan dan seafood di pasar. Koleksi ikannya sangat fresh, terjamin baik dan bervariasi. Kalau urusan seafood memang kondisi yang fresh menjadi syarat utama, dan koleksi dagangan si Ibu Yayuk ini memang terlihat jauh berbeda dengan pedagang ikan lainnya bahkan dibandingkan dengan supermarket sekalipun. Tak heran walau harganya sedikit lebih mahal namun peminatnya luar biasa banyak. Saya harus berangkat pagi-pagi sekali jika ingin mendapatkan aneka ikan yang lengkap sebelum diborong oleh yang lainnya. 

Selain ikan segar, si Ibu juga menjual bandeng presto bikinannya sendiri. Nah, bandeng prestonya ini laris manis sehingga datang di pukul tujuh pagi pun alamat pasti terlambat, semua bandeng presto sudah habis terjual. Tidak heran karena bandeng presto buatan Bu Yayuk mantap dan rasanya lezat. Rempah-rempah dan bumbunya  kuat terasa, menggunakan bahan-bahan yang fresh sehingga rasa ikan yang dihasilkan jauh berbeda dengan bandeng presto yang umum dijual. Kelebihan lainnya adalah bebas pengawet dan jika anda beruntung memperolehnya, ikan terkadang masih dalam kondisi yang hangat. Mantap!


19 February 2013

Homemade Mie Beras dan Ayam Kuah Jahe


Musim hujan di Jakarta sepertinya akan panjang dan lama, memasuki minggu ketiga di bulan Februari ini pun sepertinya hujan deras masih saja terus mengguyur. Hujan-hujan seperti ini membuat saya enggan pergi keluar rumah. Contohnya seperti week-end kemarin, selama dua hari menjelang pukul dua siang dipastikan cuaca mulai mendung dan kemudian hujan super deras mengguyur dari langit. Terperangkap di dalam rumah selama dua hari membuat saya akhirnya mengisi waktu dengan membersihkan rumah dan mencuci setumpuk pakaian. Ketika lapar melanda yang saya inginkan hanyalah hidangan berkuah yang gurih dan sedap. Hmm, bagaimana jika mie rebus dengan cabai yang banyak? Tapi mie instan merupakan bahan yang langka di rumah Pete, dan sebagai informasi sudah lebih dari dua tahun saya tidak pernah menjamah mie ini karena setiap kali menyantapnya maka maag akut saya pasti kumat. Ide pun terlintas untuk membuat mie sendiri saja? Karena tidak ada sebutir telur pun di kulkas sebagai bahan utama membuat homemade mie telur, saya pun lantas bereksperimen membuat mie dari tepung beras. Yeah, hasilnya memang tidak terlalu maksimal namun setidaknya rasanya cukup lezat dan mengenyangkan. ^_^


15 February 2013

Homemade Sarden Ikan Bandeng dengan Panci Pressure Cooker


Sarden kalengan memang sedap. Rasanya yang khas berpadu dengan daging dan tulang ikan yang lembut, memang menjadikan sarden kalengan sebagai teman nasi panas yang sangat pas.  Selain itu makanan ini super cepat untuk disiapkan, hanya dengan menambahkan rajangan bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan jahe yang ditumis sebentar, dijamin semua penghuni rumah pasti doyan. Tidak heran waktu saya kecil, Ibu saya paling suka menyajikan makanan ini. Bagi kami penggemar ikan yang tadinya tinggal di Tanjung Pinang, Riau dan tiba-tiba harus pindah dan menetap di Paron, Ngawi, Jawa Timur, dimana ikan laut segar sangat sulit ditemukan, maka sarden kalengan menjadi pelepas rindu yang sempurna. 


07 February 2013

Homemade Bakso Daging Sapi: Percayalah, kali ini mental!


Bakso daging sapi yang kenyal, elastis, empuk, springy, bouncy, tanpa bahan kimia berbahaya, tanpa obat bakso, tanpa pengawet dan seterusnya, dan seterusnya adalah impian semua penggila bakso seperti saya. Tapi cukup sulit rasanya kita bisa menemukan bakso impian seperti itu di jual di luaran, meskipun mengklaim tidak menggunakan bahan tambahan yang dikenal dengan nama 'obat bakso' namun sudah menjadi rahasia umum bahwa bakso yang kenyal, elastis dan renyah umumnya dihasilkan dengan menambahkan food additive. Nah food additive ini yang terkadang kita tidak tahu terbuat dari apa, beberapa menyebutkan dengan nama boraks, ada yang menyebutkan STP, yang lainnya lagi amoniak. Semuanya merupakan bahan kimia yang jarang kita pergunakan sehingga pengetahuan kita pun minim mengenainya. Umumnya bahan tambahan pangan pengenyal untuk bakso selalu disebut sebagai 'obat bakso'. Walaupun tidak jelas bahan seperti apa yang disebut dengan 'obat bakso', dan tentunya tidak semua bakso di luaran menggunakannya, namun tidak ada salahnya jika kita sedikit waspada. 


17 January 2013

Homemade Cream Cheese: Mudah dan lebih murah!


'Jakarta di kepung banjir'! Kalimat ini menjadi tajuk berita di berbagai media, baik televisi mapun internet dan tentu saja menjadi pembahasan utama sms yang masuk ke HP Nokia jadul saya. Semua panik dan semua bingung, termasuk adik saya, Wiwin, yang bertanya melalui sms, "Bisa ngantor nggak hari ini? Jalan depan kantormu kan kerendem banjir". Waak? Masa sih? Saya bertanya-tanya sendiri sambil jempol mengetik cepat bertanya ke teman di kantor. Ehem, maklum saja hari ini saya tidak masuk ke kantor. ^_^

Sebenarnya sejak pagi saya telah bersiap-siap berangkat ke kantor, saya bahkan telah berdiri dengan manis di pinggir jalan bersama payung biru kusam yang bentuknya pun telah miring ke kiri dan ke kanan. Waktu itu jalanan luar biasa macet, hujan deras dan setelah tiga puluh menit saya menunggu, taksi tak kunjung ada. Saya pun menyerah, balik badan, pulang ke rumah dan menemukan rumah Pete bocor tepat di depan kamar saya. Lagi-lagi penyakit lama kambuh kembali. Sambil menggerutu dan sedikit memaki kontraktor rumah yang merenovasi atap tahun lalu, saya pun sibuk mengepel lantai dan menerapkan siaga satu, artinya kain pel selalu dalam jangkauan tangan. Tapi keputusan saya tidak masuk ke kantor hari ini sepertinya sangat tepat karena jam-jam berikutnya saya mendapatkan kabar Bundaran HI tenggelam lumayan tinggi. Jalur Sudirman adalah jalan utama saya ke kantor dan membayangkan kemacetan berjam-jam yang terjadi di sana membuat saya mensyukuri keputusan saya hari ini.




10 December 2012

Yuk Membuat Selai Jeruk Sendiri: Homemade Orange Marmalade


Minggu lalu, saya dan beberapa rekan kantor mengikuti meeting di salah satu kantor instansi pemerintah, suguhan yang diberikan adalah dua piring besar anggur merah tanpa biji dan jeruk mandarin ukuran kecil yang terlihat segar dengan warna kuning menyala. Sebelum tuan rumah mempersilahkan, dua piring anggur telah berpindah ke perut kami dengan cepat sementara tidak ada satupun yang menyentuh si jeruk. Nah daripada 'mubazir' 6 butir jeruk mandarin lantas saya masukkan ke dalam tas dan berhari-hari terdampar di dapur hingga weekend pun tiba. Mengisi waktu, saya pun menyulap jeruk gratisan ini menjadi selai marmalade yang yummy. Marmalade atau selai jeruk merupakan selai favorit saya, rasanya yang manis, asam dan terkadang sedikit getir mengingatkan pada hidup yang penuh dengan cerita manis, asam dan pahit. Ahh... ^_^


13 November 2012

Yuk Membuat Yogurt Sendiri: Simple Homemade Yogurt!


Walau yogurt termasuk makanan yang saya gemari namun saya belum pernah memberanikan diri untuk mencoba membuatnya sendiri. Bukan berarti keinginan itu tidak ada, tetapi karena sepengetahuan saya untuk membuat yogurt maka diperlukan alat yang khusus (yogurt maker). Setelah saya membaca banyak informasi mengenai yogurt dengan lebih detail, saya jadi sedikit lebih tahu mengenai cara pembuatannya tanpa menggunakan yogurt maker, asalkan kita mampu menjaga kondisi yang dinginkan si bakteri yogurt maka kita bisa membuatnya sendiri. Alat yang saya gunakan adalah perabotan dapur yang saya yakin pasti anda miliki juga di rumah, dan ternyata membuat yogurt tidaklah sesulit bayangan saya semula. ^_^



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...