Showing posts with label Olahan Ikan. Show all posts
Showing posts with label Olahan Ikan. Show all posts

11 December 2013

Tod Man Pla - Spicy Fish Cake a la Thai


Hasil bersih-bersih freezer yang saya lakukan semalam membuat saya takjub sendiri, tanpa terduga saya menemukan segepok fillet ikan gindara yang membeku disana.  Saking seringnya saya menumpuk bahan makanan di freezer membuat saya terkadang terlupa, benda apa sajakah gerangan yang mendekam disana. Seingat saya, fillet ini diberikan oleh adik saya Wiwin sekitar sebulan yang lalu. Potongan daging ikan berwarna putih ini sedap untuk diolah menjadi aneka makanan tapi kali ini saya akan mewujudkan satu resep yang sudah lama saya idam-idamkan untuk dicoba, tod man pla. Makanan a la Thai ini terbuat dari daging ikan yang digiling hingga halus dan dicampurkan dengan aneka bumbu dan digoreng hingga matang. Sebenarnya mirip-mirip dengan otak-otak khas Tanjung Pinang yang pernah saya posting sebelumnya disini, yang membuatnya berbeda otak-otak dibungkus dengan daun kelapa atau daun pisang dan dipanggang sedangkan tod man pla proses memasaknya seperti perkedel. Namun untuk rasanya, kedua makanan ini super gurih, spicy dan sangat lezat.

11 March 2013

Homemade Bandeng Presto


Di pasar Blok A, dekat dengan rumah Pete, ada seorang ibu penjual ikan yang menjadi langganan favorit saya kala belanja ikan dan seafood di pasar. Koleksi ikannya sangat fresh, terjamin baik dan bervariasi. Kalau urusan seafood memang kondisi yang fresh menjadi syarat utama, dan koleksi dagangan si Ibu Yayuk ini memang terlihat jauh berbeda dengan pedagang ikan lainnya bahkan dibandingkan dengan supermarket sekalipun. Tak heran walau harganya sedikit lebih mahal namun peminatnya luar biasa banyak. Saya harus berangkat pagi-pagi sekali jika ingin mendapatkan aneka ikan yang lengkap sebelum diborong oleh yang lainnya. 

Selain ikan segar, si Ibu juga menjual bandeng presto bikinannya sendiri. Nah, bandeng prestonya ini laris manis sehingga datang di pukul tujuh pagi pun alamat pasti terlambat, semua bandeng presto sudah habis terjual. Tidak heran karena bandeng presto buatan Bu Yayuk mantap dan rasanya lezat. Rempah-rempah dan bumbunya  kuat terasa, menggunakan bahan-bahan yang fresh sehingga rasa ikan yang dihasilkan jauh berbeda dengan bandeng presto yang umum dijual. Kelebihan lainnya adalah bebas pengawet dan jika anda beruntung memperolehnya, ikan terkadang masih dalam kondisi yang hangat. Mantap!


15 February 2013

Homemade Sarden Ikan Bandeng dengan Panci Pressure Cooker


Sarden kalengan memang sedap. Rasanya yang khas berpadu dengan daging dan tulang ikan yang lembut, memang menjadikan sarden kalengan sebagai teman nasi panas yang sangat pas.  Selain itu makanan ini super cepat untuk disiapkan, hanya dengan menambahkan rajangan bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan jahe yang ditumis sebentar, dijamin semua penghuni rumah pasti doyan. Tidak heran waktu saya kecil, Ibu saya paling suka menyajikan makanan ini. Bagi kami penggemar ikan yang tadinya tinggal di Tanjung Pinang, Riau dan tiba-tiba harus pindah dan menetap di Paron, Ngawi, Jawa Timur, dimana ikan laut segar sangat sulit ditemukan, maka sarden kalengan menjadi pelepas rindu yang sempurna. 


08 October 2012

Siomay ala Si Abang


Walaupun saya sering sekali membuat siomay dan banyak yang mengakui rasanya laziz, tetap saja siomay yang diijual oleh abang siomay dengan menggunakan gerobak dan sering mangkal di sekitar kantor terasa paling nyaman di mulut. Siomay ala si abang terasa kenyal karena komposisi 'aci' atau tepung tapioka yang lebih banyak dibandingkan dengan yang umum saya gunakan, namun rasa kenyal inilah yang seringkali membuat ketagihan. 


15 June 2012

Sup soun dengan bakso & perkedel ikan buatan sendiri


Berhasil membuat bakso ikan dan perkedel ikannya? Hmm, saatnya semua itu kita santap bersama kuah sup dengan bumbu sederhana yang laziz. Jika anda tertarik untuk mencoba  membuat homemade bakso ikan dan perkedel ikan (fishcakes) seperti yang saya buat maka silahkan klik  link disini dan disini. Saran saya jika anda telah berhasil membuat pasta ikannya maka buatlah menjadi bakso dan perkedel sekaligus. Anda tidak akan kecewa dengan hasilnya. Kedua makanan tersebut bisa anda olah menjadi sup dengan tambahan soun, bihun atau mie telor, atau sebagai campuran mie dan nasi goreng, mantap juga untuk diolah menjadi bahan cap cay. 

13 June 2012

Membuat perkedel ikan yang spongy & springy : Homemade Fishcake


Beberapa waktu yang lalu saya telah menulis artikel bagaimana membuat bakso ikan sendiri di rumah, bagi anda yang tertarik untuk membacanya silahkan klik link di sini. Nah kunci utama membuat bakso ikan yang kenyal, spongy dan springy adalah pada proses pembuatan fish paste atau pasta ikan. Walau sangat mudah namun prosesnya terbilang cukup merepotkan karena adonan ikan yang telah tercampur dengan bumbu dan bahan lainnya harus anda banting-banting di talenan hingga kalis. Proses ini terbilang ampuh karena serat-serat daging ikan menjadi menyatu, smooth dan shiny. Hasilnya ketika direbus maka bakso pun memiliki tekstur berongga dan kenyal. Makanan buatan sendiri tentu saja lebih sehat dan lebih terjamin kualitas bahan-bahan yang digunakan dan bakso ikan buatan sendiri ini sudah tentu tanpa obat bakso atau tambahan bahan kimia lainnya namun mampu memiliki tekstur yang kenyal sebagaimana bakso yang dijual di supermarket atau pasar.


11 June 2012

Membuat Bakso Ikan: Homemade Fish Balls


Bagaimana rasanya bakso ikan buatan sendiri dengan kandungan hampir 95% ikan? Oh, so yummy! Ini baru bakso ikan namanya, bukan hanya rasa ikan-nyabegitu kuat terasa namun teksturnya juga kenyal dan spongy. Tentu saja sangat jauh, jauh lebih lezat dibandingkan dengan bakso ikan yang dijual di pasaran. Menurut saya, bakso yang di jual di supermarket atau pasar memang terasa kenyal dan berbau amis khas ikan namun cita rasa ikannya sendiri hampir tidak terasa. Proses pembuatan bakso ikan ini sebenarnya sangat mudah hanya tentu saja memerlukan sedikit usaha untuk mendapatkan tekstur kenyal seperti sponge. Tetapi jerih payah anda bergelimang amis daging ikan akan terbayar ketika si bakso matang dan masuk ke mulut anda. Sedap! Well, bagaimanapun juga makanan sehat dan bebas bahan kimia memang memerlukan sedikit perjuangan. Sehat itu mahal Jenderal. ^_^


06 March 2012

Bu Jan, makanan khas Bangka yang yummy!


Jika anda merasa camilan yang saya sajikan ini terlihat kurang menarik maka percayalah hasilnya seharusnya tidak seperti ini. Lisa, nara sumber terpercaya saya jika berhubungan dengan makanan khas Bangka, mengirimkan foto bu jan yang dibuatnya, dan makanan tersebut tampak cantik dan menggiurkan. Jauh, jauh sekali tampilannya dengan gorengan hasil utak-atik saya di dapur kemarin. Namun jika kemudian anda lantas mempertanyakan rasanya? Eits, tunggu dulu! Karena saya yakin bu jan yang ini tidak akan kalah rasanya dengan yang dibuat oleh teman baik saya tersebut. ^_^

Bagi anda yang penasaran dengan makanan bernama bu jan, berarti anda sama seperti saya kala Lisa memberikan resepnya untuk saya coba. Gorengan, walau saya hindari mati-matian, merupakan makanan kesukaan saya apalagi jika terbuat dari talas dan serpihan daging ikan. Hmm, saya tidak akan melewatkan tantangan untuk mencoba dan mencicipi rasanya. Dan, yeah, sudah seperti saya duga, makanan ini sangat lezat apalagi jika di cocol dengan sausnya yang terasa manis, asam, pedas dan asin. Mantap!


26 February 2012

Bandeng Presto Masak Tauco dengan Cabai Merah Kering


Minggu yang luar biasa sibuk, dan semua seakan berjalan begitu cepat membuat saya sedikit terengah mengejarnya. Akibatnya blog menjadi jarang ter-update. Namun saya tetap dan akan tetap berusaha untuk melakukan regular posting dan menyisihkan waktu mencoba aneka masakan di dapur rumah Pete yang kondisinya saat ini seperti kandang pecah karena saya tak punya waktu dan tenaga untuk membersihkannya. Hmm, alasan yang dicari-cari sebenarnya, karena ketika waktu sedang agak luang saya justru memanfaatkannya hanya dengan berbaring di pulau kapuk sambil browsing tak tentu arah dan cekikikan chatting dengan beberapa teman. Benar-benar cara membunuh waktu yang sangat, sangat tidak bermanfaat dan please don't try this at home. ^_^


08 September 2011

Lezat dan Lembutnya Lasagna Tuna, Nanas & Kacang Polong


Sebenarnya saya bukan termasuk penggemar berat hidangan Italia, taste-nya yang cheesy dan creamy, memang cepat sekali membuat eneg dan bosan. Namun ada kalanya ketika tiba-tiba rasa ingin mencicipi sepotong lasagna atau menyantap sepiring pasta muncul maka tak peduli dengan waktu entah subuh atau tengah malam, saya pun akan terjun ke dapur dan beraksi membuatnya. Nah, lasagna tuna yang lezat dan terlihat melty ini saya buat ketika sedang iseng membuka-buka majalah Femina dan menemukan iklan saus Del Monte yang menampilkan resep lasagna. Gambarnya sangat menggiurkan. Tanpa membuang-buang waktu lagi, walaupun saat itu telah pukul 10 malam, saya berangkat ke dapur, mengutak-atik isi kulkas dan  mengotori perabot dapur untuk membuat lasagna tuna yang ternyata rasanya sama sekali tidak mengecewakan. Lezat!


05 August 2011

Bihun Pedas dengan Otak-Otak Goreng Siram Sambal Kacang


Buka puasa sepertinya paling sedap jika makan-makanan yang tidak terlalu berat, selain supaya perut tidak kaget juga karena banyak makanan lain yang harus dicoba sehingga space lambung harus digunakan semaksimal mungkin. Bihun goreng dengan bumbu cabai rawit yang disiram dengan sambal kacang serta dilengkapi dengan potongan otak-otak ikan di atasnya menjadi pilihan bagi saya untuk berbuka puasa kemarin. Umumnya bihun goreng menggunakan bumbu seperti halnya mie goreng lainnya yaitu merica dan bawang putih yang dihaluskan, tapi Ibu saya biasanya memasak bihun goreng versi cabai rawit dan rasanya tak kalah lezatnya. Di keluarga kami menyantap bihun tanpa siraman saus kacang rasanya tak lengkap dan kebetulan saya masih memiliki sambal kacang yang dibawa Ibu saya dari Ngawi, ditambah dengan otak-otak ikan yang mudah sekali membuatnya, maka jadilah hidangan yang sangat lezat. 

18 July 2011

Cireng Isi Tuna Pedas


Cireng alias aci digoreng, bahasa Sunda untuk tepung kanji digoreng, merupakan makanan ringan khas daerah Priangan, Jawa Barat. Umumnya makanan yang terbuat dari bahan yang sangat sederhana ini dijual oleh pedagang gorengan di pinggir jalan dan dikonsumsi oleh anak-anak sekolah. Namun seiring dengan perkembangan serta modifikasi bentuk dan bahan bakunya, terciptalah cireng dengan aneka isi yang lezat dan mulai banyak dikonsumsi bukan hanya di daerah Priangan tetapi telah meluas ke daerah lainnya. Di Bandung, kota yang kreatif dalam urusan modifikasi dan inovasi kulinernya, banyak penjual yang menjajakan cireng aneka isi dengan rasa yang sangat sedap dan laris manis diserbu selain batagor, siomay, mie ceker atau brownies kukus khas Bandung yang terkenal. Di Jakarta sendiri umumnya cireng yang dijual oleh abang-abang penjual gorengan di gerobak pikulan atau sepeda adalah cireng biasa, yaitu tanpa isi dalamnya. Makanan ini digoreng kering, berwarna putih dan terbuat dari tepung tapioka, tepung terigu serta bumbu-bumbu lainnya, rasanya gurih dan kenyal. Sedap menjadi camilan di sore hari kala hujan gerimis. Mantap!



08 July 2011

Membuat Batagor: Bakso Tahu Goreng


"Ke Bandung? Jangan lupa beli Batagor ya", pesan itu yang sering kali kita dengar diucapkan oleh seseorang jika ada keluarga atau rekan hendak pergi ke Bandung, setidaknya itu yang saya alami selama ini. Bahkan baru-baru ini saja, Wiwin, adik saya yang hendak berangkat berlibur ke Bandung sudah bertanya ke saya, "Mau titip apa? Batagor ya?". Seakan-akan Bandung identik dengan batagor, padahal tentu saja masih banyak sekali makanan lezat yang bisa dicicipi disana. Namun memang tidak bisa dipungkiri, batagor Bandung memang super lezat dan nendang, sekali mencicipinya maka seakan sudah tercetak di dalam otak kita bahwa nanti jika ke Bandung lagi maka batagor menjadi makanan utama yang wajib dituju. 


01 July 2011

Membuat Pempek Kapal Selam


Entah telah berapa kali saya gagal membuat jenis pempek yang satu ini, sepertinya tak terhitung jumlahnya dan hanya rasa penasaran jualah yang membuat saya keras kepala untuk tetap terus mencobanya. Pikir saya, segala sesuatu jika kita lakukan berulang kali dengan aneka uji coba dan teknik yang terus disempurnakan, pada akhirnya akan berhasil juga. Walaupun tentu saja sambil mulut saya mengomel-ngomel melihat adonan yang menjadi tidak keruan bentuknya ^_^. 

Ketika menyantap sepiring pempek kapal selam di resto, tidak terpikir oleh saya bahwa ternyata cukup sulit juga untuk memasukkan telur mentah ke tengah adonan pempek. Berkali-kali telur mengalir keluar atau bagian tepi adonan yang tidak mau dikatupkan sehingga akhirnya dengan terpaksa saya mencampurkan adonan pempek beserta telur yang berhamburan menjadi satu dan menguleninya kembali. Adonan pun menjadi lembek dan lengket sehingga tidak bisa dibentuk, ujung-ujungnya tepung sagu pun kembali saya tuangkan. Hasil akhirnya adalah pempek dengan rasa tepung dan tekstur seperti karet yang alot-nya minta ampun.

12 June 2011

Otak-Otak Tahu & Ikan Bandeng dengan Saus Kacang


Ide otak-otak tahu dan ikan bandeng ini tercetus ketika saya melongok kulkas dan menemukan 5 buah tahu kuning yang telah menginap beberapa hari di kulkas. Saya sedang tidak bernafsu makan tahu goreng jadi dengan sedikit modifikasi bersama ikan bandeng di freezer, saya pun memutuskan untuk bereksperimen sedikit sambil memanfaatkan kulit kembang tahu yang masih ada. Semua bahan saya haluskan dengan food processor beserta bumbu-bumbu racikan, kemudian saya bungkus dengan kulit kembang tahu dan dikukus. Trala, jadilah otak-otak tahu ikan bandeng yang lezat. Untuk saus kacangnya saya memanfaatkan sambal pecel yang dibawa oleh Ibu saya dari Ngawi. Hmm, sambal pecel Ngawi terkenal lezatnya lho, next saya berencana untuk membagi resep sambal pecel  ala Ibu saya di sini.


05 June 2011

Pempek Pistel, Pempek Isi Tumis Pepaya Muda


Anda pernah mencicipi pempek pistel atau pempek pastel sebelumnya? Nah jika belum maka anda sama seperti saya. Rasa-rasanya agak aneh bukan jika pempek - yang mirip-mirip pempek kapal selam ini - yang biasanya  berisi telur tiba-tiba berisi tumisan daging pepaya muda? Karena penasaran maka Sabtu kemarin saya pun membuatnya sendiri, karena pempek pistel atau pastel jarang dijual, umumnya pempek yang saya kenal di Jakarta adalah pempek lenjer, pempek kapal selam, pempek kulit dan adaan. Bahkan ketika ke Palembang pun saya belum sempat mencicipi pempek jenis ini. Ternyata lezat juga lho dan yang terpenting membuatnya juga mudah. Bahkan jika ada adonan pempek yang berlebihan maka bisa anda pulung memanjang menjadi pempek lenjer sedangkan tumisan pepaya yang tersisa bisa anda jadikan sayur untuk menemani nasi panas di rumah. Sedap!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...