Showing posts with label Sayuran. Show all posts
Showing posts with label Sayuran. Show all posts

16 May 2013

Tumis Pedas Pare & Udang


Bagi sebagian orang, menyantap pare yang terasa pahit ini memang memerlukan perjuangan, tapi bagi mereka yang ketagihan dengan rasa pahit getirnya yang khas maka justru rasa inilah yang dicari. Walau saya bukan termasuk pecinta rasa pahit terutama di jamu dan minuman seperti kopi namun rasa pahit pare justru membuat saya tergila-gila. Apalagi jika buah berbintil-bintil aneh ini ditumis dengan udang dengan cabai rawit segunung, hmm digado begitu saja sedap apalagi jika disantap dengan nasi panas, bisa habis berpiring-piring. 

Sebenarnya rasa pahit buah pare bisa dikurangi dengan mendiamkannya di dalam larutan garam sejenak hingga sebagian kandungan air dalam pare berkurang, harapannya sebagian zat pemberi rasa pahit pun terbuang. Selain itu, garam juga mampu membuat tekstur pare menjadi lebih lemas sehingga bumbu mudah meresap masuk ke dalamnya. Bagi anda yang hingga saat ini masih memasukkan buah ini sebagai daftar terlarang buah dan sayuran yang layak dikonsumsi mungkin harus memikirkannya kembali karena ternyata si pahit yang buruk rupa ini banyak sekali  manfaatnya. Tidak percaya? Yuk lanjut. ^_^  


13 May 2013

Steak Ayam, Salad Sayuran & Kentang Rebus


Seorang rekan kantor bertanya ke saya minggu lalu, "Gimana sih Ndang caranya bikin steak ayam? Suamiku maniak banget nih sama makanan ini". Nah gara-gara pertanyaan tersebut sepiring steak ayam dilengkapi salad terbayang-bayang di benak dan membuat air liur saya pun hampir menetes. Jumat lalu sepulang kantor saya meluncur sejenak di supermarket untuk membeli bahan-bahannya. Membuat steak sendiri sangatlah mudah dan tidak merogoh kocek anda terlalu dalam dibandingkan jika menyantapnya di resto dan selagi harga daging sapi membumbung tinggi maka sementara waktu lupakan sejenak untuk menyantap steak daging sapi dan mulai beralihlah ke daging unggas. Namun jangan khawatir steak ayam yang dibumbui dengan saus yang agak ekstra ini terasa sangat lezat. Tidak punya alat pembakarnya? Cukup gunakan saja pan datar anti lengket seperti yang saya lakukan kali ini. Membuatnya mudah, cepat dan rasanya super yummy!


07 May 2013

Pizza Tuna


Ada ribuan cara untuk mengolah ikan menjadi aneka makanan, sama banyaknya juga seperti membuat aneka topping pizza menjadi bervariasi. Nah bagaimana jika kedua hal tersebut kita kombinasikan menjadi satu? Hmm, ternyata rasanya sangat lezat! Bermula dari tuna goreng sisa bekal ke kantor di hari Jumat lalu, saya pun kemudian menggunakannya sebagai topping pizza. Bersama parutan keju, irisan tomat dan daun bawang, seloyang pizza dengan crust (roti) yang tipis pun menjadi santap siang saya di weekend kemarin. Lama tidak menyantapnya, beberapa iris langsung ludes masuk ke perut hanya dalam sepuluh menit pertama. Yummy!


30 April 2013

Russian Salad (Olivier)


Beberapa pembaca JTT pernah menanyakan ke saya mengenai resep salad dengan dressing mayonnaise yang melimpah, sebagaimana salad yang sering kita temui di acara jamuan makan yang menyajikan menu internasional atau di restoran seperti Pizza HUT misalnya. Potongan buah segar atau sayuran baik segar maupun rebus berpadu dengan aneka protein seperti potongan ikan tuna dan ayam panggang dengan siraman saus putih mayonaise yang melimpah.  Nah salad dengan dressing seperti ini dinamakan Russian salad atau olivier salad. Sesuai dengan namanya maka salad ini merupakan jenis hidangan salad tradisional yang berasal dari Rusia dan populer di negara-negara Eropa, Iran, Pakistan dan Israel. Umumnya olivier salad terbuat dari potongan tomat, aneka sayuran, telur rebus dan terkadang daging ham dengan dressing yang terbuat dari mayonnaise. Hmm, yummy!


17 April 2013

Mie Goreng a la Shanghai


Weekend lalu saat sedang asyik membunuh waktu di rumah dan bingung menentukan makanan apa yang akan saya siapkan di hari itu,  saya pun iseng membuka-buka aneka buku resep masakan dan browsing resep di berbagai website. Kegiatan ini membuat saya akhirnya terdampar di sebuah gambar sepiring mie goreng yang terlihat lezat dan mantap. Namanya Shanghai fried noodles atau mie goreng a la Shanghai. Mie ini terbuat dari mie telur yang berukuran besar dan dimasak dengan campuran aneka sayuran, seafood dan potongan daging ayam dengan bumbu yang melimpah membuat tampilannya tampak menggoda. Keunikan mie goreng a la Shanghai adalah pada saus bumbunya yang lebih kompleks dan cita rasanya yang berbaur antara asin dan manis. Walau daftar bumbunya terlihat panjang namun sebenarnya membuat mie versi ini sangatlah mudah. 


04 April 2013

Ghormeh Sabzi (Rebusan Daging Kambing, Sayuran dan Kacang Merah a la Persia)


Ghormeh sabzi merupakan masakan yang sangat terkenal di Iran, bahkan sering disebut sebagai masakan nasional negara tersebut. Ghormeh dalam bahasa Persia berarti rebusan daging (stewed) dan sabzi berarti sayuran (herbs). Dari namanya sudah bisa ditebak ghormeh sabzi adalah rebusan daging dengan sayur-sayuran. Daging yang digunakan umumnya domba (lamb) dan daging sapi sementara dedaunan hijau yang sering dipakai adalah parsley (masih satu keluarga dengan seledri), daun bawang, cilantro (daun ketumbar) dan bayam. Selain kedua bahan tersebut ghormeh sabzi juga menggunakan kacang merah sebagai bahan utamanya. 

Walau memiliki bumbu yang terbilang sederhana namun ghormeh sabzi mampu menghasilkan cita rasa yang kaya dan unik, kemungkinan karena proses perebusan secara perlahan dengan menggunakan api yang sangat kecil hingga daging menjadi sangat lunak dan bumbu meresap,  serta pengaruh kuat dari beberapa bumbu rempah yang khas. Ini semua mampu menghasilkan cita rasa masakan yang spektakuler. Poin pentingnya, sejak Said, teman Iran saya mengundang saya untuk mencicipi masakan nasional khas negaranya ini maka saya pun menjadi tergila-gila dengan rebusan daging plus sayuran dan kacang merah yang simple but delicious ini! ^_^

Sayuran kering (dried herbs/sabzi)

05 March 2013

Kimchi Jjigae - Sup Kimchi dengan Daging Sapi


Banyak cara menuju Roma, banyak cara pula untuk memanfaatkan kimchi yang telah berhasil kita buat selain dengan menyantapnya begitu saja yaitu dengan mengolahnya menjadi aneka masakan lainnya. Beberapa waktu yang lalu saya membuat satu wadah besar kimchi sawi putih - untuk resep kimchi anda bisa klik di postingan saya sebelumnya disini dan disini - kini rasa kimchi yang saya buat mulai terasa asam akibat proses fermentasi yang terjadi dan sepertinya waktu yang tepat untuk membuat sup kimchi yang lezat ini. Nama jjigae mengacu pada masakan sejenis sup dengan kuah yang banyak dimana berbagai jenis bahan bisa dimasukkan ke dalamnya, jika menggunakan kimchi maka namanya menjadi kimchi jjigae. Bahan lainnya yang umum ditambahkan ke dalam sup ini adalah daun bawang, bawang bombay, tahu, daging dan seafood. Umumnya, daging dan seafood dimasak dalam sup terpisah. Untuk membuat kimchi jjigae ini dibutuhkan kimchi yang telah memiliki umur simpan yang lama karena selain memiliki rasa dan aroma yang lebih kuah juga memiliki kandungan bakteri baik yang lebih banyak. 


28 February 2013

Membuat Kim-Chi versi 2: Versi yang lebih sehat dengan pir dan apel


Walau seringkali dapur dan rumah Pete menjadi beraroma kimchi yang keras dan terkadang membuat kepala saya menjadi puyeng, namun tetap saja saya selalu ingin mengudap makanan sehat nan segar yang berasal dari Korea ini. Telah berkali-kali saya membuat kimchi sendiri di rumah dengan menggunakan resep yang sama dari web Maangchi dan so far menurut saya rasanya lezat dan pas dengan selera saya, sayangnya kadar gula yang digunakan juga banyak. Jadi pada minggu lalu, saat mulut saya begitu inginnya menikmati makanan ini sedangkan untuk menyantapnya di resto Korea terasa berat, sayapun berusaha memodifikasi resep kimchi menjadi lebih sehat dengan mengurangi kadar gula yang digunakan. Sebagai pengganti gula di resep, saya menggunakan pir dan apel yang diblender halus. Hmm, kimchi versi ini tentunya lebih segar, sehat dan lezat. 

Untuk mewujudkannya, sepulang kantor saya pun singgah sebentar di supermarket khusus makanan Korea & Jepang bernama Papaya yang tidak jauh dari rumah Pete. Dua buah sawi putih ukuran besar, dua buah lobak putih, se-pack cabai hijau Jepang yang tidak pedas rasanya, ikatan kucai dan daun bawang, sebotol kecap ikan serta tidak lupa sebungkus bubuk cabai Korea masuk ke dalam keranjang belanja. Alhasil, hingga pukul sebelas malam saya pun terkantuk-kantuk berkutat di dapur membuat kimchi idaman. ^_^


08 January 2013

Sup Seafood dan Sayuran: Lezat, segar, bergizi!


Mengapa ya saya suka sekali menimbun bahan makanan? Berulang kali pertanyaan itu berkecamuk di dalam kepala saya dan saya tahu pasti betapa jeleknya kebiasaan ini. Tak peduli kulkas di rumah kadang sulit ditutup pintunya tetap saja ketika berkunjung ke supermarket pasti ada saja yang saya tenteng saat pulang. Beruntungnya atau sialnya, kantor saya dijepit oleh dua buah mall besar yang keduanya memiliki supermarket besar juga, Carrefour dan Lotte Mart. Bisa ditebak, acara jalan-jalan kami penghuni kantor di daerah ini saat makan siang adalah berkeliaran di mall dan belanja. Kami menyebut istilah jalan-jalan ini dengan sebutan glamor. Tanggal tua tidak menghambat kami untuk ber-glamor ria, bukan untuk berbelanja tetapi untuk cek harga dan diskon, serta membandingkan harga mana yang lebih murah antara kedua supermarket yang saya sebut di atas. Memang kurang kerjaan, tapi kami semua sangat, sangat menikmatinya. ^_^ 


21 December 2012

Sup Asparagus dengan Bola-Bola Daging


Jika anda tinggal di sekitar Blok M, Panglima Polim dan sekitarnya, maka anda mungkin mengenal supermarket Papaya di jalan Melawai. Supermarket ini menjual bahan makanan khas negeri ginseng Korea dan Jepang. Sayuran, buah, ayam, daging dan seafood di sini sangat fresh, dan menurut saya lebih fresh dibandingkan supermarket besar lainnya. Bahkan untuk sayuran lokal selain lebih fresh harganya pun juga lebih murah. Papaya bukan merupakan supermarket besar, namun jika anda menyukai bumbu dan saus khas Jepang dan Korea maka disinilah tempat untuk mencarinya. Menurut beberapa informasi, lantai atas supermarket ini berisi peralatan dapur dan pernak-pernik bento khas Jepang yang dibandrol dengan harga seragam, sayangnya setiap kali kesana saya selalu lupa untuk naik ke lantai atas dan mengeceknya. Hmm, terus terang saya penasaran juga karena mungkin ada satu atau dua peralatan dapur yang lucu yang bisa saya bawa pulang untuk melengkapi koleksi di rumah.

 

14 December 2012

Membuat Tahu Isi Super Pedas


Beberapa waktu yang lalu seorang teman membawa sekantung tahu goreng ke kantor, tampilannya memang sedikit lebih besar dibandingkan dengan tahu umumnya. Dalam kondisi masih panas, kulitnya yang terlihat crispy dan garing memang menggoda iman, langsung saja kami semua menyerbu ketika si empunya memberikan komando silahkan dicipi. Gigitan pertama semua terdiam, kunyahan berikutnya beberapa teman langsung menyambar gelas minum sementara yang lainnya berteriak dan melotot, "Gila, pedes banget!". Ah ternyata tahu goreng dengan isi sayuran dan daging ini adalah tahu isi spesial bernama Hot Jeletot yang memang kondang super pedas. Teman saya yang membawa tahu hanya cengar-cengir dan menjawab, "Emang enak! Siap-siap sakit perut ya". Walau pedas tetap saja tahu ludes di lahap, dengan bibir bengkak dan merah serta lidah yang mati rasa, saya akui tahu isi super pedas ini memang lezat. ^_^


11 December 2012

Rujak Kangkung


Pertama kali saya merasakan makanan ini sekitar 15 tahun yang lalu saat awal-awal saya tinggal  di Jakarta. Seorang teman mengajak saya untuk menginap di rumah salah satu sepupunya dan saat makan siang tiba kami disuguhi dengan sepiring besar kangkung rebus beserta sambal rujak. Pertama kali mendengar dan melihatnya saya terheran-heran, setahu saya yang namanya rujak umumnya disantap dengan buah-buahan, yah okeh rujak cingur atau rujak petis a la Jawa Timuran juga menggunakan bahan sayuran di dalamnya hanya saja bumbunya sedikit berbeda dan mengandung petis. Namun rujak kangkung ini benar-benar kangkung yang disantap dengan sambal rujak buah. Walau terdengar aneh namun tidak membuat saya ragu untuk mengambil seporsi kangkung dengan kucuran sambal gula merah nan pedas di atasnya. Rasanya? Hmm, laziz!


05 December 2012

Nugget Ayam dengan Wortel: It's Homemade!


Sudah lama sekali teman kantor saya, Tri, request resep nugget ayam ke saya. Request itupun akhirnya hanya sekedar permintaan, terlupakan, terabaikan atau tepatnya saya lupakan karena nugget bukan merupakan salah satu makanan favorit saya. Walau saya telah mendapatkan bayangan kira-kira bahan seperti apa yang akan digunakan dan bagaimana proses pembuatannya, namun meluangkan waktu di dapur untuk mencobanya terasa berat sekali. Ujung-ujungnya saya justru mendapatkan laporan dari Tri bahwa dia telah berhasil membuat nugget ayam sendiri, mengikuti salah satu resep di buku masakan yang dibelinya.  

Namun itu cerita lalu. Cerita yang sekarang adalah ketika saya menemukan resep chicken nugget yang satu ini, sontak keinginan untuk mencobanya pun muncul. Bukan karena tiba-tiba nugget menjadi makanan yang saya idamkan, tetapi karena bahan yang digunakan agak sedikit berbeda dengan resep nugget umumnya yang pernah saya baca dan dengar. Saya pun penasaran dengan rasanya. Ternyata keputusan saya sama sekali tidak salah, chicken nugget ini rasanya sangat lezat bahkan menurut saya lebih enak dibandingkan dengan yang dijual di pasaran. Selain itu, kelebihan lainnya adalah buatan sendiri jelas lebih sehat dan higienis. Ahh, yang homemade memang lebih mantap!



04 December 2012

Tahu Gulung Isi Sosis


Ketika minggu lalu saya dan beberapa rekan melakukan survey lokasi outbound di Lembang, saya pun tak melewatkan kesempatan tersebut untuk mampir sebentar ke toko tahu Tauhid yang dipromosikan oleh salah satu pihak event organizer outbound yang akan kami gunakan. Menurutnya, datang ke Lembang tanpa membeli tahu Tauhid seakan kedatangan tanpa kesan. Okeh, walaupun diburu-buru oleh waktu yang sangat sempit kami pun sidak sejenak ke toko penjual tahu yang katanya jika hari libur bisa antri sangat panjang. Dua kotak tahu kuning mentah pun masuk ke dalam tas plastik beserta dengan sebungkus susu kedelai yang masih hangat. Sementara teman kantor saya yang lain membeli tahu goreng yang letak warungnya terpisah, untuk kami santap di jalan. 

Memang tidak mengewakan sama sekali, tahu Tauhid jelas berbeda dengan tahu yang umum dijual di Jakarta. Tekstur tahu ini lembut sekali di bagian dalamnya dan tanpa rasa asam atau bau khas tahu. Sekantung tahu goreng berisi 25 buah tahu pun habis kami sikat beramai-ramai walau masih dalam kondisi sangat panas. 

Toko tahu Tauhid

02 December 2012

Sup Ayam dengan Jagung Manis, Wortel, Kacang Polong dan Jamur Merang


Sudah lebih dari dua minggu ini setiap kali pulang kantor selalu disambut dengan hujan, jalanan becek dan macet yang sangat parah. Perjuangan berat untuk tiba di rumah membuat kondisi tubuh menjadi kurang fit. Jika sudah seperti ini maka makanan hangat berkuah yang menyehatkan selalu menjadi alternatif yang paling saya suka. Sup ayam selalu menjadi pilihan, aneka sayuran bisa saya tambahkan kesana, dan kalau malas lagi menyerang seperti ini maka sayuran dalam kaleng menjadi penyelamat. ^_^

Sup ayam mungkin merupakan makanan yang paling universal, hampir semua negara memilikinya. Walaupun teknik dan bumbunya bisa berbeda-beda namun memiliki benang merah yang sama yaitu ayam direbus dalam cairan, bisa susu atau air biasa. Makanan ini memiliki reputasi sebagai makanan yang membantu penyembuhan penyakit flu dan sering dianggap sebagai comfort food, yaitu jenis makanan yang membuat badan terasa nyaman. Kelebihan lainnya adalah selain membuat perut menjadi kenyang, sup ayam juga juga memiliki kalori yang relatif rendah. 


19 November 2012

Chili dengan Daging Sapi, Buncis, Jagung dan Kacang Merah


Chili con carne (chili yang mengandung daging) atau biasa dikenal dengan sebutan 'chili' saja merupakan sejenis stew (sup dengan takaran air yang sedikit) yang mengandung bubuk cabai, daging, tomat, dan seringkali juga kacang merah. Versi tradisional makanan ini terbuat dari bubuk cabai, bawang putih, bawang bombay, dan cumin (jinten), bersama dengan potongan atau cincangan daging sapi. Variasi dari sisi daerah maupun individu yang membuatnya, memungkinkan terjadinya perbedaan dari jenis daging  ataupun bahan-bahan lain yang digunakan. Resep yang bervariasi ini mendorong timbulnya argumentasi di antara para penggemar chili, yang menyebabkan chili seringkali dijadikan masakan yang sering diperlombakan. Chili juga umum digunakan sebagai salah satu bahan di beberapa makanan lainnya seperti chili dog, chili burger, atau chili dengan keju dan kentang goreng.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...