Showing posts with label Sup. Show all posts
Showing posts with label Sup. Show all posts

18 February 2014

Sup Ayam Asam Pedas - Chinese Hot and Sour Chicken Soup


Ada ratusan cara mengolah sup ayam, aneka resep sup pun beredar baik di internet maupun di buku-buku masakan. Mulai gaya Western atau Asia, semua tentu saja memiliki ciri khas masing-masing. Saya sendiri sudah sering menampilkan resep sup ayam di JTT karena hidangan berkuah praktis dengan rasa segar ini merupakan makanan kegemaran saya. Biasanya saya membuatnya dalam jumlah banyak, menggunakan satu ekor ayam utuh dengan tambahan aneka sayuran seperti wortel, jamur, jagung manis, buncis, kubis atau kapri manis dengan banyak rajangan daun bawang di dalamnya. 

Sup lantas saya masukkan ke kulkas dan disantap untuk beberapa hari dengan memanaskannya sebentar di microwave, walau biasanya sih hanya dalam dua hari saja sepanci sup habis saya sikat sendiri. Jadi bisa anda bayangkan hari-hari saya mulai dari makan pagi dan makan malam penuh dengannya. Untungnya saya bukan tipe yang rewel dan cerewet soal makanan, anda mungkin bergidik jika harus menyantap makanan yang sama secara estafet seperti ini, namun bagi saya nyaman-nyaman saja di lidah. Nah buat anda yang malas jika harus memasak sayur dan lauk secara terpisah mungkin varian sup gaya Chinese ini bisa menjadi pilihan. Rasanya pedas, sedikit asam dan segar. Supaya lebih kenyang anda bisa juga menambahkan beberapa butir kentang di dalamnya. Mudah dan super praktis. ^_^


29 October 2013

Red Bean Stew - Sup Kental Kacang Merah dengan Wortel


Ah, Jakarta sudah memasuki musim penghujan. Saat ini hampir setiap sore kala jam pulang kantor hujan turun dengan deras, membuat perjalanan pulang ke rumah semakin berat karena kondisi macet dan kendaraan yang susah. Bagi saya sendiri, hujan membuat kegiatan jalan kaki saya menjadi terhambat. Biasanya setiap hari, rute jalan kaki saya dari kantor menuju Jalan Jend. Sudirman selama 30 menit dan kemudian dilanjutkan dengan bus Trans J hingga Blok M, dari Blok M saya akan berjalan kaki lagi hingga sampai di depan rumah dan itu menempuh waktu 30 menit lagi. Jadi total exercise saya setiap hari berjalan kaki adalah 1 jam. Menurut saya ini cukup lumayan, dibandingkan hanya duduk manis diam di dalam angkutan umum. Berjalan cepat selama 1 jam setidaknya bisa membakar sekitar 200 kalori dan membuat tubuh saya lebih aktif bergerak. 

Namun kalau kondisi becek seperti ini, memang membuat rasa malas menyerang. Kondisi jalan basah dan licin membuat saya menjadi was-was juga walau sudah ditopang dengan sepatu yang mendukung. Nah kemarin sore hujan mengguyur tepat ketika jam pulang kantor, membuat saya akhirnya 'nangkring' di kantor lebih lama. Suhu dingin dan perut lapar, tepat sekali jika ditemani dengan semangkuk stew kacang merah yang memang telah saya siapkan dari rumah untuk bekal makan di sore hari. Lezat, bergizi tinggi dan mengenyangkan. Mantap!

Daun Dill
Oregano Bubuk


20 September 2013

Sup Ayam Asam Pedas a la Thai (Tom Yum Gai)


Memang tidak afdol rasanya jika menyantap masakan Thailand tanpa aroma daun rempah seperti serai, daun jeruk purut dan daun ketumbar yang kuat. Untuk dua rempah di depan yang saya sebutkan memang tidak pernah saya lupakan jika membuat tom yum atau kari Thai di rumah, namun daun ketumbar sering saya skip karena enggan membelinya. Harga daun ketumbar menurut saya tidak murah dan seringkali ikatan yang dijual di supermarket sangat jumbo sehingga akan banyak yang terbuang jika saya nekat membelinya. Namun kemarin ketika iseng melihat-lihat sayuran segar di sebuah supermarket, saya melihat untaian daun ketumbar dengan ikatan yang lebih kecil, harganya pun nyaman bagi kantung saya. Jadi tanpa pikir panjang saya masukkan dua ikat daun ke dalam kantung belanja. Perkara masakan apa yang akan saya bubuhkan dengan daun yang beraroma unik ini akan saya pikirkan nanti. Namun ada dua resep yang sebenarnya telah lama menari-nari di dalam benak saya untuk dicoba, sup ayam asam pedas dan kari merah a la Thai. Hmm, sepertinya akan menjadi petualangan kuliner berikutnya yang menakjubkan. Lebay dot com! ^_^ 


10 June 2013

Sup Krim Ayam Jagung


Makanan apa yang mengenyangkan, lezat, segar, sangat mudah dibuat dengan kalori yang cukup redah? Bagi saya deskripsi tersebut mengacu ke sup, makanan sejuta umat yang siapapun pasti mengenalnya. Begitu mudahnya dibuat sehingga seringkali  menjadikannya pilihan pertama bagi mereka yang ingin mulai belajar memasak. Setidaknya itu yang saya lakukan dulu, ketika pertama kali belajar membuatnya. Hmm, kira-kira ketika saya masih berusia sebelas tahun, masih duduk di SD dan sangat bersemangat bermain masak-masakan yang bukan hanya sekedar iris-iris dan rajang-rajang aneka dedaunan yang jelas-jelas tidak bisa dimakan, tetapi benar-benar memasak di atas api dengan aneka bumbu dan bahan.


Kala bosan bermain 'pasaran' yang itu-itu saja, bersama teman masa kecil kami akhirnya mencoba membuat tungku kecil-kecilan dari batu bata, menggunakan panci terjelek yang dimiliki Ibu saya dan mulai mencoba memasak sayur betulan. Percobaan pertama adalah sup kubis, kemudian dilanjutkan dengan sayur asem. Seru juga menyantap masakan hasil buatan sendiri yang di masak di alam bebas - tepatnya di kerimbunan kebun pisang nenek saya di belakang rumah - cekikian ketika masakan terasa luar biasa asin atau luar biasa pedas karena segunung merica yang dimasukkan. Namun apapun bentuknya, saat itu semua terasa lezat rasanya. ^_^

26 April 2013

Sup Ikan Tongkol


Bagi anda yang mengikuti perjalanan Just Try & Taste pasti akan mengerti betapa maniaknya saya dengan ikan dan segala macam olahan darinya. Tak terhitung banyaknya resep ikan yang saya tampilkan dan memang dari sekian banyaknya resep tersebut maka hidangan berkuah lebih banyak mendominasi, contohnya seperti sup ikan yang kali ini saya posting. Nah untuk resep kali ini saya menggunakan ikan tongkol sebagai bahan utamanya. Berbeda dengan jenis ikan laut lainnya dan bahkan tuna maka ikan tongkol memiliki daging yang lebih keras dan akan semakin keras jika diolah dengan cara digoreng. Karena itu resep favorit saya untuk mengolah hasil laut yang satu ini adalah dengan cara membuatnya menjadi abon seperti resep di sini, atau pampis, anda bisa klik resepnya di sini

Terus terang saya belum pernah tertarik untuk menceburkan potongan daging ikan tongkol ke dalam kuah yang asam dan pedas. Hingga beberapa minggu lalu, ketika keinginan untuk menyantap semangkuk sup ikan kumat sementara isi freezer menipis, maka ikan tongkol pun akhirnya menjadi sasaran. Namun ternyata keputusan saya tidak terlalu salah, sup ikan tongkol ini lezat rasanya. ^_^ 


08 January 2013

Sup Seafood dan Sayuran: Lezat, segar, bergizi!


Mengapa ya saya suka sekali menimbun bahan makanan? Berulang kali pertanyaan itu berkecamuk di dalam kepala saya dan saya tahu pasti betapa jeleknya kebiasaan ini. Tak peduli kulkas di rumah kadang sulit ditutup pintunya tetap saja ketika berkunjung ke supermarket pasti ada saja yang saya tenteng saat pulang. Beruntungnya atau sialnya, kantor saya dijepit oleh dua buah mall besar yang keduanya memiliki supermarket besar juga, Carrefour dan Lotte Mart. Bisa ditebak, acara jalan-jalan kami penghuni kantor di daerah ini saat makan siang adalah berkeliaran di mall dan belanja. Kami menyebut istilah jalan-jalan ini dengan sebutan glamor. Tanggal tua tidak menghambat kami untuk ber-glamor ria, bukan untuk berbelanja tetapi untuk cek harga dan diskon, serta membandingkan harga mana yang lebih murah antara kedua supermarket yang saya sebut di atas. Memang kurang kerjaan, tapi kami semua sangat, sangat menikmatinya. ^_^ 


21 December 2012

Sup Asparagus dengan Bola-Bola Daging


Jika anda tinggal di sekitar Blok M, Panglima Polim dan sekitarnya, maka anda mungkin mengenal supermarket Papaya di jalan Melawai. Supermarket ini menjual bahan makanan khas negeri ginseng Korea dan Jepang. Sayuran, buah, ayam, daging dan seafood di sini sangat fresh, dan menurut saya lebih fresh dibandingkan supermarket besar lainnya. Bahkan untuk sayuran lokal selain lebih fresh harganya pun juga lebih murah. Papaya bukan merupakan supermarket besar, namun jika anda menyukai bumbu dan saus khas Jepang dan Korea maka disinilah tempat untuk mencarinya. Menurut beberapa informasi, lantai atas supermarket ini berisi peralatan dapur dan pernak-pernik bento khas Jepang yang dibandrol dengan harga seragam, sayangnya setiap kali kesana saya selalu lupa untuk naik ke lantai atas dan mengeceknya. Hmm, terus terang saya penasaran juga karena mungkin ada satu atau dua peralatan dapur yang lucu yang bisa saya bawa pulang untuk melengkapi koleksi di rumah.

 

17 December 2012

Chicken Pot Pie: Sup Ayam dalam Kulit Pie nan Renyah


Hujan deras, suhu dingin, rumah yang lengang dan sepi, lantai kinclong, perabotan rumah bebas debu, cucian harum yang tergantung rapi di jemuran dan dapur yang bersih. Benar-benar weekend impian buat saya. Bagi kebanyakan orang weekend berarti jalan-jalan keluar rumah menikmati keramaian mall, tempat wisata atau nongkrong di cafe yang cozy, bagi saya weekend yang nyaman adalah jika semua urusan tetek-bengek rumah dan segala kerepotannya ini telah selesai dan saya bisa duduk manis menikmatinya sambil browsing di depan laptop dengan ditemani segelas hot chocolate kegemaran. Atau, seperti kali ini sambil ditemani dengan semangkuk chicken pot pie panas yang baru saja keluar dari oven. Kemewahan sederhana untuk menikmati hari Minggu yang bergulir sangat cepat menuju ke keesokan harinya, dan saya ingin menikmatinya menit demi menit, detik demi detik, tak rela jika momen weekend yang indah ini segera berlalu. Yah, beginilah nasib kuli kantoran. ^_^



02 December 2012

Sup Ayam dengan Jagung Manis, Wortel, Kacang Polong dan Jamur Merang


Sudah lebih dari dua minggu ini setiap kali pulang kantor selalu disambut dengan hujan, jalanan becek dan macet yang sangat parah. Perjuangan berat untuk tiba di rumah membuat kondisi tubuh menjadi kurang fit. Jika sudah seperti ini maka makanan hangat berkuah yang menyehatkan selalu menjadi alternatif yang paling saya suka. Sup ayam selalu menjadi pilihan, aneka sayuran bisa saya tambahkan kesana, dan kalau malas lagi menyerang seperti ini maka sayuran dalam kaleng menjadi penyelamat. ^_^

Sup ayam mungkin merupakan makanan yang paling universal, hampir semua negara memilikinya. Walaupun teknik dan bumbunya bisa berbeda-beda namun memiliki benang merah yang sama yaitu ayam direbus dalam cairan, bisa susu atau air biasa. Makanan ini memiliki reputasi sebagai makanan yang membantu penyembuhan penyakit flu dan sering dianggap sebagai comfort food, yaitu jenis makanan yang membuat badan terasa nyaman. Kelebihan lainnya adalah selain membuat perut menjadi kenyang, sup ayam juga juga memiliki kalori yang relatif rendah. 


15 June 2012

Sup soun dengan bakso & perkedel ikan buatan sendiri


Berhasil membuat bakso ikan dan perkedel ikannya? Hmm, saatnya semua itu kita santap bersama kuah sup dengan bumbu sederhana yang laziz. Jika anda tertarik untuk mencoba  membuat homemade bakso ikan dan perkedel ikan (fishcakes) seperti yang saya buat maka silahkan klik  link disini dan disini. Saran saya jika anda telah berhasil membuat pasta ikannya maka buatlah menjadi bakso dan perkedel sekaligus. Anda tidak akan kecewa dengan hasilnya. Kedua makanan tersebut bisa anda olah menjadi sup dengan tambahan soun, bihun atau mie telor, atau sebagai campuran mie dan nasi goreng, mantap juga untuk diolah menjadi bahan cap cay. 

17 March 2012

Sup Kepala Salmon: Bagian terlezat salmon ada di kepalanya!


Aktivitas yang saat ini sering sekali saya lakukan ketika berkunjung ke counter ikan segar di supermarket adalah mengecek apakah kepala salmon tersedia disana. Ini gara-gara sejak teman saya Novi, memberikan informasi bahwa kepala salmon selain harganya lebih murah dibandingkan fillet dagingnya, rasanya juga sangat lezat dengan kandungan lemak ikan yang tinggi. Awalnya saya tidak percaya, apalagi saya sering sekali melihat kepala salmon yang ter-packing rapi di counter bahan basah minim sekali peminatnya. Tapi kata-kata Novi yang begitu meyakinkan membuat saya pun kembali berpikir dua kali untuk berani mencobanya. Nah, minggu lalu sepulang kantor saya pun iseng mampir ke Carefour di sebelah kantor dan olala pucuk dicinta ulam pun tiba, di counter tampak dua pack kepala salmon beserta beberapa bagian badannya. Langsung saja keduanya masuk ke dalam keranjang belanja saya. ^_^


27 October 2011

Sup Tuna Asam Pedas dengan Nanas


Bagi saya, bulan Oktober ini memang benar-benar bulan yang penuh dengan kesibukan, bahkan di hari Sabtu-Minggu pun yang notabene merupakan hari merdeka dan bersantai ria ternyata tak lepas dari kegiatan kantor yang mati-matian saya lupakan jika sedang liburan. Kesibukan ini semakin diperparah dengan jalanan di sepanjang Sudirman menuju Blok M yang macet berat karena pemerintah DKI sedang mengerjakan proyek pembuatan saluran air yang menghabiskan separuh space di jalur lambat. Pagi hari saat berangkat dan sore hari kala pulang menjadi sedikit bencana karena jalur cepat pun terkena imbas mobil-mobil yang sedang berderet antri hendak menuju ke jalur lambat. Ditambah hujan yang mengguyur lebat, sempurnalah hari-hari warga Jakarta. Yah, beginilah nasib menjadi kuli di Jakarta. Eits, saya tidak mengeluh, sama sekali tidak berniat untuk itu, saya hanya ingin berbagi secuil curhat dan segentong uneg-uneg yang seakan tidak pernah ada habisnya ^_^


02 October 2011

Sup Senerek: Sup Kacang Merah dengan Daging Sapi & Wortel ala Magelang


Jika anda memiliki kacang merah di rumah apa yang pertama kali terpikir untuk diolah dari bahan makanan yang sehat tersebut? Yup! Anda sama dengan saya dan mungkin dengan ribuan orang lainnya, semua pasti setuju jika saya katakan sup dan es kacang merah. Dua makanan ini memiliki banyak penggemar karena rasanya yang lezat dengan kandungan gizi kacang merah yang tinggi. Seperti kata pepatah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui maka begitu pula ketika saya memasak kacang merah ini. Karena saya menggunakan kacang merah kering dan membutuhkan waktu lama untuk merebusnya hingga empuk maka saya pun tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, saya langsung mengkreasikan si kacang merah rebus menjadi sup senerek dan es kacang merah yang lezat. Hmm, Sabtu ini menjadi Hari Kacang Merah bagi saya ^_^.


24 August 2011

Sup Segar Ikan Gurame dan Sawi Asin


Buka puasa weekend kemarin memang luar biasa, luar biasa kenyang maksud saya ^_^. Walaupun saya dan Tedy telah berbuka puasa dengan menyantap iga bakar dan sup konro di resto Haji Mamink, Tebet, namun sampai di rumah ketika memasak untuk sahur saya masih menyikat satu mangkuk sup ikan gurame dan sawi asin yang segar dan lezat ini. Rencananya si sup akan dimakan pada saat sahur karena kebetulan saya masih punya separuh ikan gurame beku di freezer. Tetapi ketika masakan telah matang, baunya harum menguar, rasa kuah yang gurih dan potongan sawi asin yang menggoda membuat saya benar-benar tidak bisa menahan diri. Awalnya hanya semangkuk kecil sup ikan yang saya santap, namun kala trip kedua kali ke dapur saya pun mengambil porsi kedua menggunakan piring besar. Alhasil, perut saya benar-benar membengkak kekenyangan, hati didera rasa berdosa serta tentu saja penyesalan, karena saya harus memasak lauk untuk sahur... lagi ^_^


27 July 2011

Sup Daging & Kentang dengan Aroma Bawang


Bawang, dari semua rempah dan bumbu masakan, bumbu yang satu ini menempati urutan teratas rempah-rempah favorit saya selain cabai tentunya. Apakah itu bawang putih, bawang merah, bawang bombay, hingga daun bawang, semuanya saya suka dan biasanya selalu saya gunakan dalam jumlah cukup banyak di dalam masakan, terutama tentu saja bawang putih dan daun bawang. Aroma dan rasanya yang khas membuat masakan menjadi harum dan membangkitkan selera, serta mantap untuk jenis masakan berkuah seperti sup contohnya. Masyarakat kita mengenal tanaman dari genus Allium dan famili Amaryllidaceae ini dengan nama bawang, untuk membedakannya biasanya kita melihat dari warna dan ukurannya. Berkulit putih kita sebut bawang putih, yang merah kita katakan bawang merah, sedangkan yang gendut dan jumbo kita sebut bawang bombay. Jika hanya menghasilkan daun saja kita namakan dengan daun bawang. ^_^


22 July 2011

Sup Pedas Sawi Putih dengan Daging Sapi



Pedas, segar, gurih. Tiga hal yang saya suka dari semangkuk hidangan berkuah nan panas yang disebut sup. Jika sedang kumat malas memasak maka hidangan seperti inilah yang menjadi alternatif saya. Tidak ada yang lebih praktis dari ini, bayangkan saja, lauk dan sayur dalam satu belanga? Saya bahkan telah mengembangkan keahlian menciptakan masakan setipe dengan aneka lauk dan sayur yang bisa dikombinasikan dan dimodifikasi. Mulai dari ikan, seafood, ayam, tahu-tempe dan kali ini daging. Rasanya lezat lho. Bumbunya mirip-mirip dengan sayur asam Jawa, berbeda dengan sayur asam Jakarta yang bumbunya dihaluskan sehingga kuahnya berwarna merah membara, maka sayur asam khas Jawa bumbunya cukup diiris saja sehingga tercipta rasa yang lebih ringan.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...