Showing posts with label Tahu dan Tempe. Show all posts
Showing posts with label Tahu dan Tempe. Show all posts

24 March 2011

Martabak Tahu - Daging Cincang


Ide martabak tahu ini sebenarnya saya contek dari minimarket di depan kantor saya yang saban pagi selalu menjual martabak tahu hangat. Panganan ini laris manis diserbu karyawan kantor yang belum sempat sarapan pagi atau malas sarapan dengan menu berat. Sebenarnya tidak bisa murni dibilang martabak karena kulit martabak tahu ini terbuat dari kulit risoles/lumpia siap pakai yang banyak dijual di pasar tradisional, kemudian diisi dengan tahu putih yang dihaluskan dan ditambahkan dengan irisan daun bawang. Walaupun sederhana, makanan ini rasanya lezat dan mengenyangkan karena isinya yang padat dan ukurannya yang cukup jumbo. 

07 March 2011

Pepes Batang Talas & Tempe


Saya pernah posting mengenai resep dari talas Bogor (Colocasia giganteum Hook.) sebelumnya, jika anda berminat anda bisa klik di sini dan disini. Saat itu saya membuat cake  dan schotel dari umbi talas Bogor yang saya beli dari perjalanan Puncak  menuju Jakarta. Umbi talas Bogor yang dijual biasanya masih dilengkapi dengan batang mudanya, di Jawa batang talas ini disebut dengan lompong yang artinya kosong, karena memang batang talas penuh dengan rongga-rongga udara di tengahnya. 

Batang talas lezat untuk diolah menjadi aneka masakan sementara daunnya terkenal untuk dibuat menjadi buntil - masakan ini terbuat dari daun talas atau daun singkong yang dikepal hingga berbentuk bulat, pada bagian tengahnya diisi dengan kelapa parut dan ikan teri. Buntalan daun ini kemudian diikat  erat dengan seutas tali dan dimasak dengan santan kental berbumbu. Masakan ini mudah kita temui di daerah Solo dan Jogya.

Batang talas (lompong)

05 January 2011

Sambal Tempe


Sederhana, mudah, murah, lezat, bergizi.  Lima kata itu mungkin tepat untuk menggambarkan sambal tempe. Lauk yang sangat nikmat untuk menemani sepiring nasi putih yang hangat. Kelezatan tempe memang tidak ada duanya, rasanya yang unik dan juga flexible untuk diolah menjadi aneka makanan yang enak menjadikannya lauk favorit saya dan sebagian besar masyarakat kita.

Dulu, nenek saya di kampung sering sekali membuat sambal ini, bumbunya sangat simple hanya cabai dan  bawang putih yang di ulek dengan potongan tempe yang telah diinapkan semalaman. Walaupun begitu, nenek dan orang-orang di desa umumnya sudah mensyukuri karunia tersebut dan makan dengan lahap.  Tidak ada ayam, tidak ada daging. Kedua jenis lauk tersebut hanya disajikan saat ada perayaan hari besar atau selamatan saja. Dalam kondisi yang serba penuh keterbatasan, hal yang sederhana mampu dinikmati dengan maksimal. Walaupun saya akui rasa sambal tempe sama sekali tidak sederhana, lauk ini laziz dan mantap :)

Tipsnya adalah gunakan tempe yang masih fresh, bumbui dengan garam dan bawang putih kemudian goreng hingga coklat keemasan. Beberapa ada yang suka tempe yang sudah diinapkan beberapa hari atau semangit karena baunya lebih khas. Sambal tempe ini enaknya juga dibuat sesaat waktu akan dimakan kala tempe masih baru keluar dari penggorengan dan bumbu yang digunakan masih segar karena baru di ulek. Sedap!

Yuk kita buat.

28 December 2010

Rujak Petis


Rujak petis di kampung halaman saya, desa Paron, Ngawi cukup terkenal. Makanan ini memang berasal dari daerah Jawa Timur dan masih bersaudara dengan rujak cingur. Bumbu yang digunakan untuk keduanya sama, yang membedakan hanya rujak  petis tidak menggunakan cingur/kikil sapi. Komposisi utama rujak petis adalah kangkung rebus, potongan tahu dan tempe goreng, kemudian semua bahan ini di campur dengan bumbu kacang tanah yang diberi petis. Nikmat dan segar sekali. Bisa juga menambahkan potongan nanas atau kedondong untuk cita rasa asem-asem segar seperti yang biasa ditambahkan di rujak cingur. 

25 December 2010

Tempe Penyet


Tempe, makanan asli Indonesia. Di negara kita hampir seluruh penduduknya mengkonsumsi makanan ini. Lezat, bergizi dan mudah diolah menjadi ratusan resep sedap yang menggiurkan. Karena gizi dan kelezatannya lah, kini tempe tidak hanya dinikmati oleh masyarakat kita tetapi telah mendunia dan menjadi salah satu menu utama vegetarian. Tempe juga merupakan makanan favorit saya, hampir setiap hari saya menyantapnya. Makan rasanya menjadi tidak lengkap jika tidak ada lauk ini. Paling mantap jika pas hari libur, pagi hari menonton acara di tivi sambil ditemani sepiring tempe goreng panas yang asin dan gurih plus segenggam cabe rawit. Wuihh sedap! Tempe goreng nikmatnya selagi panas ketika baru keluar dari penggorengan. Bahkan keponakan saya pun, si krucil-krucil menggemarinya. 


13 December 2010

Asem Gurih, Tahu Gejrot Belimbing Wuluh



Siang-siang panas-panas, selain rujak dan es kelapa muda ada satu lagi makanan yang masuk ketegori ringan dan bergizi. Tahu gejrot! Buat yang perutnya masih setengah kenyang tetapi mulutnya kepengin ngemil, nah kenapa tidak mencoba yang ini saja sambil menunggu sesi makan berat selanjutnya.

Tahu gejrot ini banyak dijumpai di Jakarta dan dijual dengan menggunakan pikulan atau gerobak mini. Biasanya si abang penjualnya  selain menjual tahu gejrot juga menjual tahu goreng sumedang. Karena memang bahan utama si tahu gejrot adalah tahu goreng yang yang digoreng dengan minyak banyak sehingga menggelembung dan kempos di dalam.

Komposisi utamanya adalah potongan-potongan tahu goreng yang diiris kasar kemudian disiram dengan kuah gula merah yang diberi asam jawa. Bumbunya biasanya adalah cabai rawit hijau dan bawang merah yang diulek kasar di cobek tanah liat. Rasanya manis, asam  dan pedas bercampur dengan gurihnya tahu. Hmm, bikin ketagihan!


05 December 2010

Tahu Guling


Makanan bernama tahu memang lezat serta sangat flexible untuk diolah menjadi aneka makanan. Tak terhitung berapa resep yang bisa dikaryakan dari bahan makanan yang satu ini. Misalnya saja tahu guling dari Tegal, tahu Slawi, tahu pong Sumedang yang lezat, tahu telur Surabaya, tahu bakso yang pernah saya posting sebelumnya dan tentunya masih banyak lagi. Cara memasaknya pun juga bisa beraneka ragam, di goreng, ditumis, dibakar atau dipepes, semua yummy!

Selain lezat dan mudah pengolahannya tahu juga memiliki gizi yang sangat tinggi serta mudah dicerna. Memiliki kalori dan lemak yang rendah serta kandungan zat besi yang tinggi, cocok untuk yang sedang mati-matian berdiet seperti saya dan Tedy. Karena itu pula maka tahu memiliki peran penting dalam menu vegetarian (Wikipedia).

Tahu guling yang saya akan bagi resepnya kali ini sangat simple dan ringan. Rasanya juga segar karena ada taburan tauge diatasnya selain itu perasan air jeruk nipis di saus kecapnya memberikan cita rasa asam dan manis beradu dengan tahu yang gurih.  Diresep aslinya kacang goreng hanya sebagai taburan, disini saya modifikasi,  kacang gorengnya dihaluskan dan dijadikan sebagai campuran saus. Rasanya lebih mantap!

14 November 2010

Tahu Bakso Sehat Berkuah


Kalau makan tahu bakso, saya jadi ingat dengan Jogya. Dulu waktu masih kuliah disana, tiap hari Minggu saya sempatkan mampir ke pasar tradisional di dekat kos-kosan. Pedagang kue-kue kecil di pasar sering menjual tahu bakso. Tahu goreng berbentuk segitiga yang didalamnya diisi dengan adonan seperti bakso. Rasanya gurih dan lezat, paling enak dimakan dengan cabai rawit yang pedas.

Penganan ini bukan jenis makanan baru, kadang-kadang kalau kita ke penjual bakso, abang baksonya ada juga yang menyediakan jenis bakso berselimut tahu ini. 

Tahu bakso merupakan salah satu makanan favorit keluarga kami, ide membuatnya bermula dari teman satu kos adik saya di Jogya yang orangtuanya adalah juragan daging sapi. Setiap kali mudik ke kampung halaman selalu kembali dengan satu kotak tahu bakso. Nah, tahu bakso yang dibawa teman adik saya ini tentu saja istimewa dan rasanya jauh lebih 'nyampleng' dibandingkan dengan yang dijual di pasar. Segitiga tahunya berukuran besar, komposisi daging dalam adonan baksonya sangat terasa, ditambah dengan bumbu-bumbu rempah yang harum. Hanya dalam hitungan detik, satu kotak tahu berisi kira-kira 25 potong amblas tak bersisa.

Tepo/Lontong Tahu Kecap


Pagi ini asisten kami Mba Jum memasak Tepo Kecap untuk menu sarapan pagi. Serasa nostalgia rasanya, pagi-pagi menyantap tepo kecap yang super laziz. Di kampung halaman saya, Ngawi - Jawa Timur tepatnya di desa Paron. Tepo Kecap  atau biasa kita kenal dengan lontong kecap adalah makanan yang sangat populer dan biasa dijual oleh mbok-mbok di pasar bersaing dengan penjual nasi pecel dan bubur sumsum. Kami biasanya menyantapnya sebagai menu sarapan di pagi hari. Sebagaimana lontong kecap lainnya, maka tepo didominasi oleh irisan tepo/lontong, potongan tahu goreng, rajangan halus kol, tauge dan siraman kuah yang manis asam segar ditaburi dengan kacang tanah yang digoreng. Irisan tomat merah dan sedikit cuka di kuahnya memberikan rasa asem-asem segar yang berpadu dengan manisnya kecap dan gurihnya kacang. Plus aroma seledri yang menggugah selera. Hmm, jadi kangen dengan tepo kecap di Paron.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...