Showing posts with label Tumisan. Show all posts
Showing posts with label Tumisan. Show all posts

16 May 2013

Tumis Pedas Pare & Udang


Bagi sebagian orang, menyantap pare yang terasa pahit ini memang memerlukan perjuangan, tapi bagi mereka yang ketagihan dengan rasa pahit getirnya yang khas maka justru rasa inilah yang dicari. Walau saya bukan termasuk pecinta rasa pahit terutama di jamu dan minuman seperti kopi namun rasa pahit pare justru membuat saya tergila-gila. Apalagi jika buah berbintil-bintil aneh ini ditumis dengan udang dengan cabai rawit segunung, hmm digado begitu saja sedap apalagi jika disantap dengan nasi panas, bisa habis berpiring-piring. 

Sebenarnya rasa pahit buah pare bisa dikurangi dengan mendiamkannya di dalam larutan garam sejenak hingga sebagian kandungan air dalam pare berkurang, harapannya sebagian zat pemberi rasa pahit pun terbuang. Selain itu, garam juga mampu membuat tekstur pare menjadi lebih lemas sehingga bumbu mudah meresap masuk ke dalamnya. Bagi anda yang hingga saat ini masih memasukkan buah ini sebagai daftar terlarang buah dan sayuran yang layak dikonsumsi mungkin harus memikirkannya kembali karena ternyata si pahit yang buruk rupa ini banyak sekali  manfaatnya. Tidak percaya? Yuk lanjut. ^_^  


14 September 2012

Tumis Bok Choi, Jamur dan Bawang Putih


 the journey of a thousand miles begins with one step 
~Lao Tzu~


Jeda ngeblog hampir dua bulan? Fuiih, sepertinya cukup sudah saya bermalas-malasan. Sejuta alasan bisa saya sebutkan untuk menutupi 'alasan' yang sebenarnya. Alasan yang membuat Just Try & Taste tidak memiliki postingan baru sejak Juli 2012. Mulai dari kesibukan kantor yang memang meningkat beberapa bulan ini hingga masalah pribadi yang menyita waktu dan tenaga. Namun di  antara semuanya,  saya akui, rasa malas saya lah yang sebenarnya menjadi biang keroknya. Karena jika saja, jika saja saya bersedia meluangkan waktu dua jam sehari, fokus di depan laptop maka blog pun bisa ter-update minimal dua kali seminggu. 


14 March 2012

Tumis Bunga Caisim, Jamur Merang & Teri: Bunga lezat di atas meja makan anda


Weekend minggu lalu memang luar biasa hectic bagi saya, mulai dari pagi hingga sore hari seakan aktifitas tak ada putusnya, semua melibatkan kegiatan di luar rumah dan semua penting! Salah satunya adalah pergi ke penjahit yang direkomendasikan oleh teman saya di Pondok Labu. Hari minggu pagi, jalan Fatmawati lengang dan lancar jaya membuat metromini 610 yang saya tumpangi hanya membutuhkan waktu sekitar dua puluh menit saja untuk sampai di sana. Pondok Labu bukan merupakan daerah jelajahan dan tanpa bekal alamat si penjahit hanya mengandalkan nomor handphone Sofie, teman saya yang berjanji untuk menjemput, maka saya pun serasa alien di Bumi kala Sofie tak kunjung mengangkat panggilan saya. 

Jam masih menunjukkan pukul setengah sebelas dan rasanya rugi jika saya harus kembali lagi ke rumah sambil membawa tas besar berisi kain-kain yang akan dijahit. Akhirnya sambil menunggu Sofie, saya pun melangkahkan kaki ke supermarket Aneka Buana yang terlihat ramai dan padat. Nama yang tidak familiar dan tampilan yang tidak semegah Carefour atau Giant membuat pada awalnya saya sedikit meragukan isi supermarket ini. Namun ketika kaki saya berjalan menelusuri lorong demi lorong yang penuh dengan aneka barang, saya pun menjadi terkagum-kagum sendiri. Supermarket ini padat, lengkap dan murah meriah. Jauh lebih murah dibandingkan dengan supermarket lainnya yang biasa saya kunjungi. So, don't judge the book by the cover. ^_^


26 February 2012

Bandeng Presto Masak Tauco dengan Cabai Merah Kering


Minggu yang luar biasa sibuk, dan semua seakan berjalan begitu cepat membuat saya sedikit terengah mengejarnya. Akibatnya blog menjadi jarang ter-update. Namun saya tetap dan akan tetap berusaha untuk melakukan regular posting dan menyisihkan waktu mencoba aneka masakan di dapur rumah Pete yang kondisinya saat ini seperti kandang pecah karena saya tak punya waktu dan tenaga untuk membersihkannya. Hmm, alasan yang dicari-cari sebenarnya, karena ketika waktu sedang agak luang saya justru memanfaatkannya hanya dengan berbaring di pulau kapuk sambil browsing tak tentu arah dan cekikikan chatting dengan beberapa teman. Benar-benar cara membunuh waktu yang sangat, sangat tidak bermanfaat dan please don't try this at home. ^_^


22 December 2011

Tumis Ayam, Bawang Bombay, dan Paprika


I like cooking. Really I do! Tapi terkadang saya enggan juga berlama-lama menghabiskan waktu di dapur untuk memasak, apalagi jika ada pekerjaan lain yang lebih menyenangkan seperti misalnya membaca e-book sampai kepala terasa puyeng? Atau browsing internet di atas tempat tidur sampai mata terasa buram? Anyway busway, memasak saya anggap menjadi aktifitas menyenangkan jika sedang: Mempraktekkan resep baru yang unik dan menantang; Pamer ketika ada anggota keluarga yang datang; Request dari teman-teman kantor. Selebihnya saya akui dilakukan karena terpaksa. 

Seperti kemarin, ketika perut terasa lapar dan menjerit minta diisi sementara tidak ada satupun makanan layak santap yang tersedia di dapur, akhirnya dengan berat hati saya pun membuka kulkas, meracik bahan dan meramu satu masakan sederhana yang kira-kira hanya membutuhkan waktu 15 - 20 menit untuk memasaknya. Dalam kondisi seperti ini saya bersyukur dikelilingi dengan aneka bumbu bubuk atau cair praktis siap tuang yang menjadikan aktivitas memasak menjadi lebih mudah dan super cepat. ^_^

21 December 2011

Tumis Kangkung Belacan


Tumis kangkung belacan ini sebenarnya agak sedikit enggan untuk saya tampilkan di JTT karena proses pembuatannya yang sangat mudah. Namun setelah dipikir dan  ditimbang akhirnya saya memutuskan untuk membaginya dengan yang lain karena tumis ini sangat lezat sekali dan mungkin bisa menjadi variasi masakan kangkung buat anda di rumah. Resep tumis kangkung ini menggunakan belacan alias terasi di dalam bumbunya. Bagi anda yang sering makan di resto kaki lima terutama yang menyajikan seafood pasti sering menemukan menu tumis kangkung seperti ini. Bagi saya kangkung yang dimasak dengan terasi rasanya memang lebih nendang dibandingkan dengan tumis yang biasanya. Resepnya apalagi kalau bukan dari uji coba sendiri. Sayangnya saya memasaknya terlalu lama sehingga si kangkung menjadi mati dua kali. Sayuran yang lembut seperti kangkung dan bayam memang paling lezat jika dimasak setengah matang kala batang dan daunnya masih terasa crispy dan segar.


01 December 2011

Bandeng Masak Tauco


Ikan goreng yang dimasak tauco seperti ini merupakan salah satu lauk favorit di keluarga kami. Tidak pernah membuat bosan walaupun berulang kali dimasak dan sering kali menjadi alternatif lauk penyelamat kala kehabisan ide menu masakan di rumah. Rasa dan aroma tauco yang khas memang jarang gagal untuk membangkitkan nafsu makan. Tidak perlu bersusah payah menggunakan aneka bumbu yang sulit, cukup dimasak dengan bumbu tumisan yang simple seperti yang saya tampilkan kali ini telah cukup membuat anda menambah nasi di piring hingga berulang kali. Untuk ikannya sendiri bisa disesuaikan dengan selera anda, jenis ikan apapun oke, namun biasanya saya menggunakan ikan bandeng, selar, kembung atau tongkol yang digoreng terlebih dahulu hingga matang kecoklatan. Tak perlu ditanyakan, rasa bandeng masak tauco ini sungguh luar biasa. ^_^

18 October 2011

Iga Bawal Jepang Siram Sambal Tumis


Gara-gara satu minggu terakhir ini saya sering kali makan fast n junk food di luar kantor,  dan pulang kantor dalam kondisi 3 L: Lemah, Letih, Lesu sehingga tidak bernafsu memasak, membuat menu makan saya benar-benar minus ikan. Bagi saya, seminggu tidak makan ikan benar-benar penderitaan, setiap kali membayangkan daging ikan yang lembut dan gurih membuat air liur menetes-netes. Stok ikan beku di kulkaspun menipis, karena telah lama saya tidak berkunjung ke pasar Blok A untuk berbelanja ikan segar di penjual ikan langganan. Didorong rasa ingin makan ikan yang membumbung tinggi, maka hari Minggu kemarin, saya pun membongkar-bongkar freezer karena teringat masih punya satu pak iga bawal Jepang yang saya beli di Carefour. Saya menemukan iga bawal Jepang ini di counter makanan beku, dan karena harganya cukup terjangkau serta saya masih terbayang-bayang dengan kelezatan bawal bintang di resto Beluga akhirnya si iga bawal Jepang inipun masuk ke dalam keranjang belanja.  

14 September 2011

Tumis Cumi Asin & Tempe


Salah satu hal yang membuat saya kangen dengan Paron, sang kampung halaman, adalah tempenya. Kabupaten kecil ini selayaknya kabupaten lainnya di Ngawi memang terkenal akan produksi tempenya yang lezat. Umumnya toko-toko jajanan di Ngawi pasti menjual tempe yang telah diolah menjadi aneka keripik tempe yang renyah dan gurih. Berbeda dengan tempe di Jakarta yang berongga dan kempes, tempe produksi Paron padat dengan bulir kedelai yang utuh dan terasa pulen. Selama liburan disana, hampir setiap hari Ibu saya pasti menyajikan sepiring tempe goreng di rumah dan tak bosan-bosannya saya menyantapnya.


30 July 2011

Tumis Bunga Genjer dengan Tempe & Teri

Mencoba aneka resep unik dari mancanegara memang seru dan mengasyikkan, selain menambah wawasan dan pengetahuan mengenai ragam jenis makanan dari luar dan menghindari kebosanan akan masakan yang itu-itu saja, juga membiasakan indra pengecap kita untuk merasakan aneka rasa masakan, just in case ketika tiba-tiba dalam suatu kesempatan kita dihidangkan dengan makanan yang kurang familier maka lidah dan perut kita tidak terkaget-kaget lagi menerimanya. Tentu saja selama makanan yang terhidang halal. Walaupun begitu tetap saja saya akui makanan negeri sendiri tidak ada duanya, baik dari segi rasa, keunikan dan kesederhanaan bahan dan bumbunya. Seperti resep yang saya posting kali ini, dimana lagi anda bisa merasakan olahan bunga genjer yang lezat selain di bumi Pertiwi?

Bunga Genjer

04 July 2011

Tumis Oncom Leunca ala My Mom


Oncom merupakan makanan yang cukup populer terutama di daerah Jawa Barat, dan di Jakarta makanan ini mudah kita jumpai di pasar-pasar tradisional dengan harga yang sangat murah. Oncom sendiri merupakan produk fermentasi yang melibatkan beberapa jenis jamur/kapang, jadi hampir sama seperti proses fermentasi pada tempe. Perbedaannya adalah jika pada oncom kapang dibiarkan hingga menghasilkan spora sedangkan di tempe, kapang baru pada tahap membentuk hifa (belum menghasilkan spora). Ada dua jenis oncom yaitu oncom merah dan oncom hitam. Oncom merah dihasilkan dari kapang oncom (Neurospora sitophilla atau N. intermedia), sedangkan oncom hitam dihasilkan dari kapang tempe (Rhizopus oligosporus).

Oncom, jenis merah

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...