Pages

20 November 2010

Resep Pasta dengan Jamur, Smoked Beef & Saus Putih

Resep Pasta dengan Jamur, Smoked Beef & Saus Putih JTT

Spaghetti, fettuccine, penne, ravioli dan keluarga pasta lainnya  memiliki banyak sekali penggemar. Tedy merupakan salah satu fans beratnya. Kalau tidak ingat, makanan italia ini memiliki kalori tinggi per-porsinya, sayapun tidak segan-segan untuk sering-sering menggasaknya. Rasanya memang mamamia lezattos!   Jenis pasta yang sering saya makan di restoran adalah spaghetti dan fettuccine. Spaghetti bolognese dengan daging cincang dan saus tomat atau fettuccine dengan saus putih dan irisan daging asap/smoked beef. Nah, untuk fettuccine mushroom menurut saya yang paling enak ada di Pancious Pancake House. Sausnya kental, very cheesy dengan cita rasa yang pas. Cocok dengan lidah jawa ini yang maunya serba 'medhok'.

Ubek sana sini dan buka-buka kumpulan resep serta koleksi buku masakan, ternyata tidaklah sulit untuk membuat seporsi fettuccine mushroom kegemaran. Variasi resepnya memang banyak sekali jadi saya melakukan beberapa modifikasi hingga sesuai dengan selera. Acuan yang saya gunakan adalah buku Beyond Pasta.

Resepnya mudah dan proses memasaknya cepat sekali. Kekurangan buku masakan terbitan luar terutama Amerika hanya pada penggunaan skala pengukurannya saja. Mereka terbiasa dengan cups dan lbs sementara kita terbiasa menggunakan metric sehingga harus dikonversikan terlebih dahulu.

Rasanya? Well, modifikasi sana sini untuk disesuaikan dengan taste saya, akhirnya seporsi Fettuccine With Mushroom, Smoked Beef & White Sauce terhidang di meja. Bagi saya sih tidak kalah dengan Fettuccine Mushroom-nya Pancious Pancake House. Malam-malam menyantap pasta? Ehem, besok saya akan minta Mba Jum untuk memasak sayur bayam kuah bening saja. Sepanci! ^_^

Kunci memasak pasta menurut buku Beyond Pasta adalah saat merebusnya. Pasta harus direbus hingga al dente (al-DEN-tay) secara harfiah artinya "to the tooth", kondisi pasta yang pas matangnya ketika digigit.  Pasta sebaiknya masih cukup firm, ketika digigit agak keras tetapi lembut. Ah, susah juga menterjemahkan al dente ke dalam bahasa Indonesia :). Lebih mudah dimengerti dalam versi bahasa inggrisnya: the pasta should be a bit firm, offering some resistance to the tooth, but tender.  Jika anda tidak memiliki heavy cream atau krim kental - karena biasanya hanya supermarket besar atau toko khusus bahan kue saja yang menyediakan - maka anda bisa menggantikannya dengan krim yang terbuat dari susu dan mentega. 

Untuk mendapatkan 1 cup of heavy cream setara dengan 240 ml heavy cream bisa diperoleh dengan mencampur 75 gram mentega dan 180 ml susu. Mentega terlebih dahulu dipanaskan kemudian dimasukkan ke dalam susu dan aduk rata. Ini digunakan sebagai pengganti krim pada saus putih. Jika susu yang anda gunakan adalah susu low fat maka tambahkan 1 sendok makan tepung terigu untuk mengentalkannya. Untuk lengkapnya bisa di klik disini

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Pasta dengan Jamur, Smoked Beef & Saus Putih JTT

Pasta dengan Jamur, Smoked Beef & Saus 
Resep diadaptasikan dari buku Beyond Pasta

Untuk 2 porsi

Bahan:
- 100 ml heavy cooking cream (krim kental untuk memasak, bisa digantikan juga dengan whipping cream cair)
- 100 gram keju parmesan/keju cheddar parut
- 200 gram fettuccine kering atau jenis pasta lainnya
- 100 gram jamur kancing kalengan, iris tipis (bisa menggunakan jamur merang atau champignon)
- 2 lembar smoked beef, potong kotak, bisa digantikan dengan sosis sapi

Bahan dan bumbu saus putih:
- 1 sendok makan mentega/margarine
- 1 siung bawang putih, cincang halus 
- 1/2 sendok makan tepung terigu protein sedang
- 150 - 200 ml susu cair
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh merica hitam tumbuk kasar
- seujung kuku pala bubuk
- seujung kuku kayu manis bubuk
- seujung kuku cengkeh bubuk
- 1 sendok teh gula pasir
- 1/2 sendok teh Italian seasonings atau mixed herbs (campuran daun rempah kering: rosemary, oregano, basil, thyme, bisa dibeli di supermarket)
- sedikit keju parut untuk taburan

Cara Membuat:
Siapkan wajan, panaskan mentega hingga meleleh. Tumis bawang putih hingga harum dengan api kecil agar bawang tidak cepat gosong. Masukkan daging asap/smoked beef, aduk-aduk hingga smoked beef agak kering.  Tambahkan tepung terigu, aduk cepat hingga terigu berubah warna menjadi kuning coklat keemasan. 

Masukkan 1/4 bagian susu cair, aduk cepat hingga mengental, tambahkan lagi susu cair sedikit demi sedikit hingga saus tidak terlalu kental dan tepung terigu larut. Aduk cepat dengan gerakan kuat untuk mencegah terigu menggumpal.  Banyaknya susu tergantung kekentalan saus yang anda inginkan, jika terlalu kental tambahkan porsi susu cair. Jika terlalu encer tambahkan sedikit tepung.

Masukkan krim dan keju parut. Aduk hingga keju lumer dan saus mendidih. Tetap gunakan api kecil saat memasak. Masukkan jamur, aduk terus. 

Tambahkan semua bumbu rempah.  Aduk rata. Kemudian masukkan garam dan gula pasir. Aduk dan cicipi rasanya. Matikan api. Sisihkan. 

Didihkan 1 liter air, masukkan fettuccine. Masak hingga al dente. Angkat, sisihkan. Tidak perlu memasukkan minyak ke dalam air rebusan atau di fettuccine yang telah matang. Fettuccine tidak akan menggumpal dan lengket.

Siapkan piring saji, tata fettuccine diatasnya. Siram dengan saus dan taburi dengan keju parut. Super yummy!

TESTIMONI PEMBACA

Endrawati Saleh
Okkay, krena papa Wahyudi Bakri pulang telat lagi, mama pun malas masak macam2, makan malam kali ini one dish meal "fettucini saus putih" buat bocah2, berhubung bahan2 gak lengkap, jamur n beef diganti bakso sapi homemade by nenek. resep asli pastinya by Justtryandtaste Blogspot http://www.justtryandtaste.com/2010/11/fettuccine-with-mushroom-smoked-beef.html?m=1



Hastha Widyasari
Malam sabtuan kita....
Di rumah saja...
Tanpa macet tentu saja😍
Masak bareng pasukan krucils yg udah bukan krucils lagi...😁
Karena anak laki2 pun harus bisa masak... ya kan kakak..
Jadilah makanan kesukaan mereka....
Cepat & mudah... resep hasil nyontek dari blog favorit saya ...Justtryandtaste Blogspot... makasih mba....


38 komentar:

  1. sis,makasih resepnya bener2 resep anti gagal + mudah dibuat *jempol*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, thanks atas komentarnya ya ^_^. Sukses selalu!

      Hapus
  2. krim kental itu terbuat dari apa ya sis? ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari susu Mba, bisa dicari di bagian dairy food section di supermarket.

      Hapus
    2. krim kental yang dimaksud apakah sama dengan whipping cream cair ?

      Hapus
    3. cooking cream ya mba, tetapi juga bisa pakai whipping cream cair ya.

      Hapus
  3. Alo mbak....

    Pernah bikin ini.... Sosisnya ӚҞƯ pake brutswurst... Biar ada rasa asapnya... Krim kental ӚҞƯ ganti pake susu cair ultra ajah... N ӚҞƯ tambah pake bawang bombay... Trus ӚҞƯ tambahin saus spagetti del monte pas mau makann.... Nikmat ( ‾̴̴͡͡ ε •‾̴̴͡͡ʃƪ)

    Pokoknya resepnya juara banget deh... Makasih mbak °\(^▿^)/°

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo, wah brustwurst memang lebih nendang rasanya, saya juga sukaaaa banget heheh. Thanks atas sharingnya ya ^_^

      Hapus
  4. Halo mbak....saya ini hampir ngga pernah masak tapi berhubung sekarang udah nikah dan tinggal di apartment sendiri saya jadi mau coba2 masak sendiri terus pas lagi cari2 resep sederhana dengan bumbu2 sederhana (maklum kadang saya nggak tau harus cari bahannya dimana) saya ketemu blog mbak....


    mau nanya ni mba....itu kaldu bubuk, pala bubuk, cengkeh bubuk bisa dicari di carrefour/giant kah? atau ada merknya? trims sblmnya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, salam kenal ya.

      untuk kaldu bubuk saya pakai merk umum kaya roy**co, pala, cengkeh, kayu manis dan segala macam bumbu bubuk saya beli di supermarket, coba tengok di area bagian bumbu dapur instan/bubuk mba, disana banyak banget aneka merk dan jenisnya, termasuk juga saus seperti saus tiram, miyak wijen, kecap inggris, soy sauce.

      kalau mau masak praktis dan sedap saya biasanya mengandalkan pada bumbu bubuk dan saus botolan ini hehhehe. Sering jalan2 saja di supermarket area bumbu, lama2 jadi expert wakkakak

      Hapus
  5. Mbak,ga ada krim kental nih,klo ganti susu perbandingannya gimana?trus keju parut yg dimasak itu hrus pake yg quick melt yah?soalnya klo cheddar lama ancurnya

    Makasih lho mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai susu cair saja mba, gak perlu rubah lainnya, sama saja ya, tetap enak kok. Pakai quick melt atau cheddar tetap oke ya.

      Hapus
  6. Mba, makasi ya rsepnya. Selama ini sering bikin creamy fettucine. Tp kata suami rasanya blm ada yg pas dilidah. Pas pake rsep ini katanya oke dan pas banget. Btw resepnya aku modif dikit. Parmesan cheese nya aku cuma pake 3 sdm, all spice nya diganti oregano doang berhubung di rmh adanya cm itu, ngga pake cengkeh berhubung ngga doyan, sama ngga pake bayleaf. Oiya kaldu bubuknya aku pake kaldu jamur totole, menurut aku sih ini lebih cocok utk masakan2 western dibandingin roy*co atau m*sako.
    Next bakal coba resep2 lainnya dari sini hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Pramesti, thanks ya sharingnya, senang sekali resepya disuka, sukses yaa

      Hapus
  7. Mba endang saya mau rencana bikin spaghetti dlm jumlah byk untuk dibikin bento ultah anak, biar nnt spaghetti nya ga lengket2 gmn yah? Kan pasti dibikin dr siang utk acara malam.. makasih sebelumnya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. dikucuri dengan minyak goreng atau minyak zaitun ya mba, dan aduk dengan minyak sampai rata

      Hapus
  8. Halo Mba Endang, salam kenal ya :)

    Saya suka banget saus carbonara mba, tapi selama ini kalo bikin sendiri selalu gagal. Bahkan pake resepnya mba Endang ini, padahal kalo nyobain resep2 mba pasti berhasil. Sausnya jadi kental banget mba. Kalo diaduk dengan fettucininya jadi lengket :(

    Kira2 kesalahan saya apa ya mba?
    Tadi sudah pake api kecil. Kejunya pake keju cheddar..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Hulya, salam kenal juga ya.

      saus kental krn kurng susu cair mba, tambahkan saja susu cair sampai kekentalan yang diinginkan. kalau sudah mendingin saus juga lebih kental, sya biasanya panaskan sebentar dan tambah susu cair.

      Hapus
  9. Jadi udah spaghetti matang baru di aduk2 dengan minyak mba? Atau air rebusannya dipakein minyak? Ada yg kasih saran waktu spaghetti matang dikucuri air dingin katanya itu gmn yah mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, spaghetti matang baru ditambah minyak sekitar 1 sdm dan diaduk. saya tidak pernah mencuci spaghetti yang sudah direbus karena akan membuat rsanya hambar. Selain itu menambah sedikit air rebusan spaghetti waktu diaduk dengan saus juga akan membuat pasta tidak lengket

      Hapus
  10. Halo, mbak salam kenal :)
    Makasih banyak resepnya, saya suka banget spaghetti carbonara dan lagi pengen buat sendiri. Alhamdulillah ketemu resepnya di blog ini dan langsung ujicoba, walaupun bahan-bahan dari resepnya seadanya yang ada dirumah tapi rasanya enak kaya di tempat biasa beli.

    O'ya mbak, untuk pengganti krim kentalnya bisa diaplikasikan ke semua resep makanan yang pada bahannya ada krim kental atau hanya untuk spaghetti saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Tya, salam kenal juga ya, thanks sharingnya, senang resepnya disuka.

      untuk cream kental disini adalah jenis cooking cream ya mb, jadi bs dipakai untuk masakan2 yang memakai cooking cream, tetapi krim ini tdk bs untuk frosting atau krim yang bs dikocok hingga mengembang, untuk keperluan itu digunakan heavy whipping cream atau whipped cream ya

      Hapus
  11. Hallo mbak endang... salam kenal yak... hari ini critanya habis dari.kondangan trus si kecil suka banget sama menu fettucini saos putih nya... browsing2 nemu niy resep, mo praktek tapi ragu sama bahan2 keringnya.. kaya lada hitam, pala bubuk dan bumbu2 italinya.. kira2 merek apa yg rasa dan kualitaanya bagus... mohon sharingnya ya mbak endang yg baik.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, salam kenal ya

      untuk merk sebenarnya saya gak terlalu maniak sama merk tertentu ya, lada hitam saya pakai butiran dan dihancurkan sendiri, pala sya pakai butiran dan saya parut fresh dengan parutan keju lngsung ketika akan dipakai, Italian seasoning saya pakai McCormick krn lebih harum dan kualitasnya lbh ok

      Hapus
  12. Hi mba endang. Aku suka resep2nya. Sesekali kalo libur kerja suka coba masak pakai resep mba. Rasanya oke bgttt.
    Btw ga ada niatan buat bikin cooking vlog nih mba? Ditunggu lho ;-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks ya Mba Tri sharingnya, senang resep JTT disuka ya. Vlog belum ada waktu mba, hiks

      Hapus
  13. Hai mb Endang...barusan sarapan pake resep ini. Alhamdulillah anak2 suka sp pada minta buat bekel ke sekolah. Makasih ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Uciek sharingnya ya, senang resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  14. mbak..saus putih bisa di freezerkan ga ya..n kalo bisa dibekukan bisa tahan berapa lama ya

    BalasHapus
  15. Resep ini bahaya banget, bikin anak-anak di rumah minta nambah terus. Suami juga ikut lahap dan bilang rasanya ga kalah sama yang biasa kami beli di salah satu resto langganan. Yang paling bahaya karena bundanya nyaris ga kebagian saking larisnya hidangan ini :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhahaha, syaa juga suka banget ini Mba, kalau bikin langsung banyak sekalian simpan di chiller, kek gak bosan2 makannya. Thanks sharingnya yaa

      Hapus
  16. thanks mba Endang resepnya.. jadi referensi saya untuk menu bakul. resep mba Endang cucok dengan selera customer ku :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Rahmi sharingnya ya, senang resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  17. Baru aja praktek, tp tanpa pala & cengkeh. Alhamdulillah enaaaak..
    Makasih ya mba endang resep2nya.
    Dari jaman gadis sampe anak 3 selalu pakai resepnya. 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks sharingnya Mba, senang resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  18. Udh 2020..10 tahun dri resep ini diposting masih membantu pembacanya. Terimakasih banyak mba Endang ilmi dan dan resepnya.Insyaallah jd pahala jariyah mba Endang ya aaammiinn

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^