Pages

27 November 2010

Resep Sambal Goreng Hati-Kentang

Resep Sambal Goreng Hati-Kentang JTT


Sambal goreng hati memang sedap tak heran selalu disajikan sebagai salah satu menu pelengkap kala ada acara baik untuk selamatan atau jamuan makan lainnya. Kombinasi hati, kentang dan bumbu yang kental membuat hidangan satu ini menjadi favorit juga kala lebaran.

Kali ini bukan dalam rangka lebaran atau karena ada jamuan makan maka saya memasak sambal goreng hati. Tapi dikarenakan di freezer saya ada beberapa bongkah hati sapi dan juga kentang di meja dapur. Pagi-pagi saya sempatkan menyingsingkan lengan baju untuk membuat masakan ini. Lezat di makan dengan nasi hangat untuk sarapan pagi. Berat!

Hati sapinya saya rebus dahulu kemudian potong dadu dan saya goreng sebentar agar agak sedikit kering. Demikian juga dengan kentangnya. Memasaknya mudah dan rasanya lezat. Tidak perlu menunggu lebaran atau selamatan untuk menikmati hidangan ini. Yuk kita masak saja sekarang.

Resep Sambal Goreng Hati-Kentang JTT

Sambal Goreng Hati-Kentang
Resep hasil modifikasi sendiri

Bahan:
250 gram hati sapi, rebus potong dadu dan goreng setengah kering
3 butir kentang ukuran sedang, kupas, potong dadu dan goreng setengah kering.

Bumbu halus:
- 5 buah cabai merah
- 4 buah cabai rawit
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 sendok teh ketumbar
- 1 ruas kunyit
- 1 batang serai, ambil putihnya
- 1 ruas jahe
- 4 butir kemiri

Bumbu lainnya:
- 3 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 2 ruas lengkuas, pipihkan
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 100 ml santan kental
- 1 sendok makan gula jawa
- 1 sendok teh garam
- 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara Membuat:
Panaskan wajan, tumis bumbu halus hingga matang dan harum. Masukkan lengkuas, daun jeruk, daun salam. Aduk-aduk hingga daun bumbu layu.

Masukkan santan kental, masak hingga santan mendidih. Terus aduk hingga santan agak menyusut. Masukkan hati sapi dan kentang. Tambahkan kaldu bubuk, garam, gula. Aduk dan cicipi rasanya. Masak hingga santan habis. Matikan api. Angkat.

Sajikan dengan nasi putih atau nasi uduk hangat.

34 komentar:

  1. Kalau hati sapi diganti hati ayam bisa?

    BalasHapus
  2. Itu serainya dihaluskan/blender juga kah mba? Makasih resepnyaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, yep saya suka menghaluskan serai sekaligus, tetapi bisa juga hanya dimemarkan saja ya

      Hapus
  3. Hai, mbak, kemarin saya coba resep ini pakai ati ampla, karena sy pikir bakaln lbh enak klo digoreng ati amplany, y ud saya goreng, ga tau nya agak keras, mbak, hahaha. next klo mw bikin lg, rebus aja dhe. Makasih ya resepnya, suami ak bilang enak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Loria, hati tidak boleh dimasak terlalu lama, jadi keras ya heheh

      Hapus
  4. Kalau mau pakai udang gimana mba? Di goreng dulu gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak digoreng mba, udang langsung ditumis bersama bumbunya ya

      Hapus
  5. Sudah saya masak berkali kali resep ini, karena sangking wuenaknya..... subhanallaah...

    Salam hormat
    Wati - Malang

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mb Wati sharingnya, senang sekali resepnya disuka, sukses yaaa

      Hapus
  6. Mbak Endang, kentang 3 butir itu kira2 berapa ons ya mbak? Utk pertama kalinya mau belajar bikin sambal goreng sdiri krn thn ini tdk mudik..oh ya, basic question mbak, kalau utk masakan spt ini, takaran sdt sdm-nya pake sendok ukur atau sendok rumah tangga biasa? maaf banyak tanya..selamat idul fitri ya mbak, maaf lahir batin..trima kasih mbak sdh banyak berbagi ilmu..smg Allah mberi kmudahan dlm tiap urusan mbak endang..aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayanya sekitar 1/2 kg ya mba. Untuk masakan saya pakai sendok biasa ya, tapi coba dikurangi sedikit saja dari resep, karena sendok biasa suka beda2.

      selamat idul fitri juga ya mba, mohon maaf lajir dan batin ya. sukses selalu!

      Hapus
  7. Mb Endang yang baik... kenapa bumbunya sedikit berbeda dengan sambal goreng hati saja? Misal saya ingin masak sambal goreng pepaya muda, pakai resep yang mana? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Dhita, basicnya sama saja ya, kadng saya skip 1 atau 2 bumbu karena tergantung persediaan didapur, boleh pakai yang manapun ya mba.

      Hapus
  8. mb endang, bawangnya di iris atau di blender halus ya?mau coba di sajikan pakai nasi uduk/nasi kuning, resep untuk nasi uduk / nasi kuningnya belum ada postingannya ya mba?thks buat resep2nya yg maknyus,ngomong2 kpn buku edisi terbaruna launching

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, sesuai dengan instruksi resep, bumbu halus, berarti dihaluskan ya mba. Nasi uduk/kuning belum ada ya, buku terbaru terbit masih dua bulan kedepan mungkin ya mba.

      Hapus
  9. Hai mba.. mau tanya.. untuk hatinya direbus pake air biasa aja ya mba? Ga pake ditambah air asam.. thanks mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi mba Indra, pakai sambal goreng hati resep baru saja, ada tambahan buat rebus hati; - 1 kg hati sapi, rebus bersama: 5 lembar daun salam, 3 lembar daun jeruk, 2 ruas jahe dan 1 batang serai dimemarkan

      ini linknya:
      http://www.justtryandtaste.com/2013/09/sambal-goreng-hati.html

      Hapus
  10. Mba endang punya resep keripik kentang balado ga ya?yg bwt lauk tmn nasi itu...ibu ku nanyain resep itu scra klo bikin trus simpan ditoples ga pernah renyah lagi psti Ada tips n tricknya biar renyah trus..klo Ada mohon dishare ya Mba endang...hehe...sblmnya makasih bnyk atas responnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ada resep yang diberikan pembaca JTT, tapi saya belum punya waktu buat coba, kalau sudah saya coba da sukses akan saya sharing mba.

      Hapus
  11. Ok ditunggu ya Mba endang makasih lhoo...oiya makasih jg atas kedermawanannya membagi resep masakan dan kue2...jd inspirasi bgt..

    BalasHapus
  12. mba endang, salam kenal saya farah, saya suka sekali dengan resep sambel goreng hati, tapi selalu ketika menggoreng kentang tidak bisa kering luar dalam, bisa dibagi tips untuk menggoreng kentang biar kering sperti sambel goreng ala catering mba? hehehe,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Mba Farah, kalau saya sih pakai minyak banyak dan memang harus agak lama mba, bs juga pakai direndam dulu di air kapur sirih paling tdk 2 jam, atau Ibu saya suka taruh garam kotak yang keras itu ke minyak gorengnya, katanya bs bikin kentang lebih kesat dan kering, saya belum coba cara ibu syaa ini

      Hapus
    2. oke makasih mba endang untuk tipsnya, nanti pulang kuliah mau langsung eksekusi, doakan berhasil ya mbak heheheheh

      Hapus
  13. Mba Endang.. kalo pake santan instan takarannya berapa ml ya? Terimakasih :)

    BalasHapus
  14. Satu lagi resepnya mbak Endang yang udah kueksekusi. Enak sambal gorengnya mbak. Cuma bahannya diganti pake ati ampela, trus kaldu bubuknya di skip, dibanyakin gulgarnya. Saking seringnya pake resep mbak Endang, tiap kali masak enak pasti si suami nanya, 'pake resep mbak Endang lagi?', hahaha. Soalnya kalo eksperimen sendiri ato pake resep lain kurang jos masakanku katanya. Makasih banyak ya mbak, sukses selalu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Yemima sharingnya yaa, senang resepnya disuka. Selera kita berati sama yaa hahahha. sukses selalu!

      Hapus
  15. Mba Endang, mo nanya dong. Kalo bumbu yg dihaluskan di blender gt apa ditambah air lagi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Cecilia, kalau bumbu ditumis, saya biasanya gak pakai air, caranya bumbu dirajang tipis, masuk blender sedikit2 dan proses. Pakai gelas blender dry mill yang buat bumbu, dan proses bertahap. Kalau bumbu yang gak perlu tumis, saya tambah air biar cepat hahhaha. Kalau kepaksa dan perlu waktu cepat, bumbu saya kasih air dikit supaya mesin mudah berputar, nanti ditumis pakai minyak agak banyak dan agak lama.

      Hapus
  16. Waspada. Resep bahaya yang bikin makan nasi sebakul. Wkwkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul bangeet, ini kesukaan keponakan saya, bs makan berkali2 kalau dimasakin ini hehehe

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^