Pages

23 Mei 2011

Resep Sayur Bening Daun Katuk

Resep Sayur Bening Daun Katuk JTT

Katuk, tanaman yang banyak tumbuh di pagar-pagar rumah penduduk dan seringkali di jual di pasar tradisional ini, dikenal memiliki banyak manfaat. Khasiat yang paling sering kita dengar adalah daunnya untuk memperlancar ASI (Air Susu Ibu) kaum ibu yang sedang menyusui. Padahal selain fungsi tersebut daun katuk ternyata juga banyak mengandung protein, serat, vitamin K, pro vitamin A (beta-karotena), B & C. Daun katuk juga mengandung mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, fosfor dan besi. Warna hijaunya yang gelap dikarenakan katuk banyak mengandung klorofil. (Wikipedia)

Resep Sayur Bening Daun Katuk JTT
Daun Katuk

Daun katuk merupakan salah satu sayuran favorit saya, apalagi jika dimasak bening seperti ini. Resep ini dari Ibu saya dan sejak saya kecil - ketika kami sekeluarga masih tinggal di Tanjung Pinang dimana sayur katuk ini melimpah ruah disana - telah menjadi sayuran favorit keluarga hingga sekarang. Rasa kuahnya segar dan sengaja dibuat minim bumbu untuk menonjolkan cita rasa daun katuk yang khas. Setahu saya hanya jenis sayur ini lah yang paling pas untuk mengolah daun katuk, dimasak lainnya atau menggunakan bumbu yang terlalu banyak dan beragam justru tidak keluar rasa spesial daunnya. Sejak dulu resep ini selalu saya andalkan jika memasak daun katuk. 

Resep Sayur Bening Daun Katuk JTT

Sayangnya di Jakarta, daun ini agak sulit ditemukan di pasar, jikapun ada harganya cukup tinggi. Biasanya jika sedang ada di pasar maka sayapun memborong sebanyak-banyaknya ^_^.  Jika anda berminat berikut resepnya ya.

Resep Sayur Bening Daun Katuk JTT

Sayur Bening Daun Katuk
Resep dari Ibu saya 

Untuk 3 porsi

Bahan:
- 3 ikat daun katuk, ambil daun yang masih muda dan tidak terlalu keras
- 500 - 600 ml air 

Bumbu:
- 4 butir bawang merah, iris halus
- 1  sendok makan gula pasir
- 1/4 sendok makan garam, tambahkan jika kurang asin

Cara membuat:

Resep Sayur Bening Daun Katuk JTT
Resep Sayur Bening Daun Katuk JTT

Rebus air bersama bawang merah hingga mendidih, masukkan daun katuk, garam dan gula. Masak hingga daun empuk dan matang. Cicipi rasanya dan angkat.

Resep Sayur Bening Daun Katuk JTT

Sayur bening siap dihidangkan dengan nasi putih. Seger banget lho!

Source:
Wikipedia - Katuk

10 komentar:

  1. Siang ini aku buatkan sayur bening katuk untuk anak perempuanku yang masih menyusui bayinya....

    Wah, senangnya begitu mencicipi rasa sayur ini! Wuenaaakkk lho. Nggak nyangka deh, mengingat bumbunya sederhana bangets. Thanks yaa.
    Semoga Allah SWT membalas budi baikmu. Amien.

    Indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Ibu Indah, terima kasih atas komentar Ibu disini, semoga putrinya lancar menyusui bayinya yang pasti cute habis ^_^. Salam manis.

      Hapus
  2. Ini salah satu sayur favoritku loh, rasanya segarrrr... ^_^
    Thank for sharing ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Rina, sama, saya juga maniak banget sama sayur ini, sayang kadang susah ditemukan di pasar. ^_^

      Hapus
  3. aku juga suka banget sama bening katuk ini mba, hehe biasa boleh nyomot katuk dari kebun tetangga :p emang segerrr pdhl bumbu minimalis bgt, dan biasanya aku tambahin jagung manis :D
    susi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Susi, ini sayur sejak saya kecil sampai sekarang masih favorit hehehe. bebas pestisida lagi ya. Yep pakai jagung manis mantap juga.

      Hapus
  4. wah kok aku baru baca ini sekarang ya?hehe...wah..emang segerrrr banget mbak dibikin sayur bening.kalo saya bumbunya ditambahin temu kunci...selain itu di lodeh dan bobor juga enak hehe dasar doyan makan....w aktu dulu hamil aku mulai nanem pohon katuk...begitu anak2ku lahir...pohonnya udah layak panen, jadi aman deh selalu punya stok seger daun katuk (maklum aku kayak kelinci, mbrojol lahirin anak terus hehehe)...trims ya mbak selalu share resep yang gampang, bahan maupun caranya. sukses selalu....love u! rini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Rini, saya juga lagi pengen nanem ini pohon katuk cuman susah bener cari bibitnya di jakarta. Ntar kalau di pasar ada yang oke saya tancepi juga dah di depan rumah hahahah. Thanks sharingya ya mbaaa

      Hapus
  5. Langsung di rebus gitu nggak langu kan yaaa 😃

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^