Pages

28 April 2015

Homemade Tortilla - Lembut, Empuk dan Mudah Digulung


Membuat tortilla wrap atau kulit tortilla seperti ini bukan hal baru bagi saya, namun beberapa kali mencobanya dari aneka resep tortilla yang bersliweran di internet hasilnya kurang memuaskan. Terakhir kali saya membuatnya dengan tepung gandum utuh, walaupun berhasil digunakan untuk menggulung tumisan daging cincang dan saus salsa namun lembaran roti yang kurang lebar dan kurang luwes ketika ditekuk membuatnya sulit untuk menampung isi yang banyak. Obsesi saya akan tortilla yang lemas, empuk, dan mudah digulung tanpa membuatnya menjadi sobek tentu saja tidak pernah berakhir, namun hendak mencobanya sekali lagi saya masih berpikir ulang tiga kali. 

Membuat tortilla walau mudah namun cukup mengeluarkan tenaga terutama di bagian menggiling adonan hingga tipis. Akan mengesalkan sekali rasanya ketika semua jerih payah itu sudah dilakukan hasilnya adalah tortilla super keras yang tidak bisa digunakan. Karena itu untuk sementara saya pun melupakannya hingga akhirnya tertarik dengan aneka makanan Meksiko yang memang rasanya terkenal yummy. Salah satunya adalah enchiladas. Makanan ini terbuat dari tortilla yang telah diisi dengan suwiran daging ayam atau daging sapi berbumbu, digulung dan ditata di sebuah loyang kemudian disiram dengan saus keju dan dipanggang. Demi si enchiladas saya pun lantas bereksperimen kembali membuat tortilla dan kali ini hasilnya super duper mantap. ^_^


Sebenarnya jika enggan merepotkan diri maka ada satu cara mudah membuat enchiladas atau taco atau burrito yaitu dengan membeli kulit tortilla yang sudah jadi. Supermarket besar menjualnya, dan merk yang biasanya sering saya temukan di pasaran adalah Rositas. Saya pernah menggunakannya di salah satu resep yang saya posting di JTT yaitu di Burrito Isi Daging Cincang, anda bisa membuka artikelnya pada link disini. Lembaran tortilla yang sudah jadi ini memang memiliki kelebihan yaitu lebar, lembut dan mudah dilipat serta memiliki ukuran yang seragam. Sayangnya ada satu kekurangannya yaitu harganya yang tobat mahalnya. Hanya untuk 10 lembar tortilla saya harus merogoh kocek sekitar lima puluh ribu rupiah. 

Enggan untuk membelinya namun sering kali terbentur dengan keinginan untuk bereksperimen dengan aneka masakan Meksiko yang terlihat menggugah selera maka saya pun lantas mencoba membuatnya sendiri. The best kulit tortilla tentu saja harus lebar, tipis, lembut, empuk, mudah ditekuk dan digulung tanpa membuatnya pecah. Untuk itu maka diperlukan adonan yang luwes, empuk dan cukup elastis ketika digilas. Selama ini ketika membuat tortilla, adonan tepung yang saya buat selalu terasa keras ketika digilas, membuat pekerjaan menipiskan adonan pun menjadi olah raga yang berat. 


Selain masalah adonan, kesalahan lainnya adalah pada proses pemanggangan. Biasanya saya cenderung memanggang adonan yang telah ditipiskan di teflon hingga tampak permukaannya sedikit kecoklatan. Ternyata ini adalah kesalahan fatal yang saya lakukan. Memanggangnya terlalu lama akan membuat adonan menjadi terlalu kering akibatnya tortilla menjadi kaku dan tidak bisa digunakan untuk membungkus. Untuk resep adonan kali ini, belajar dari kesalahan dalam proses pembuatan sebelumnya, saya lantas membuatnya dengan air yang cukup banyak sehingga teksturnya menjadi lembek. Sedikit minyak juga ditambahkan agar adonan lembab dan tidak mudah kering kala dipanggang. Hasilnya memang adonan yang sedikit lembek namun dengan bantuan taburan tepung terigu di permukaan meja kerja maka adonan mudah ditipiskan tanpa mengeluarkan banyak tenaga. 

Untuk proses pemanggangan, kali ini teflon saya panaskan dengan api yang kecil dan adonan yang sudah ditipiskan hanya saya panggang sebentar saja. Hanya untuk membuat permukaannya tampak sedikit kekuningan. Karena adonan sangat tipis maka kedua sisi tidak membutuhkan waktu lama untuk matang. Kali ini hasilnya adalah tortilla yang luwes dan lemas untuk digulung. 


Bagi anda yang mungkin asing dengan tortilla maka penjelasan berikut ini mungkin bisa sedikit membantu. Tortilla (atau biasanya disebut dengan tortilla gandum untuk membedakannya dengan tortilla lainnya), merupakan sejenis roti pipih/tipis yang lembut dan terbuat dari tepung gandum. Awalnya tortilla sebenarnya terbuat dari jagung (corn tortilla), namun sejak kedatangan bangsa Eropa ke Amerika dimana gandum juga turut diperkenalkan maka  inovasi pun dilakukan. Tortilla sendiri telah menjadi makanan pokok bangsa Meksiko sejak masa pre-Columbian, dimana tortilla dibuat dari jagung yang telah mendapatkan perlakukan khusus sebelumnya. Tortilla jagung dan tortilla gandum memiliki perbedaan pada teksturnya, versi jagungnya biasanya lebih tebal dan lebih berat, sedangkan versi gandumnya memiliki tekstur yang tidak mudah sobek karena kandungan glutennya yang tinggi, dan ukurannya pun beragam tergantung kegunaanya. 

Tortilla biasanya disantap bersama dengan daging, kentang tumbuk, keju, dan bahan-bahan lainnya untuk membuat makanan bernama taco, quesadilla, dan burrito. Karena ukurannya yang lebar, besar dan lemas kala digulung atau ditekuk maka tortilla tepung gandum merupakan jenis tortilla terbaik untuk membuat burrito, makanan yang aslinya berasal dari Meksiko utara. Burrito merupakan jenis makanan Meksiko dan Tex-Mex yang terbuat dari torttilla gandum yang digulung berbentuk silinder untuk membungkus isinya yang terdiri atas nasi, kacang-kacangan, daging, keju, sayuran dan aneka bahan lainnya.


Kembali ke resep tortilla yang kali ini saya hadirkan. Seperti yang saya sebutkan diatas, anda bisa menggunakan roti tipis ini untuk aneka makanan Meksiko seperti taco, quesadilla, enchiladas, burrito atau bahkan pizza. Saya pernah memposting mengenai membuat pizza dari roti pita, karena pada dasarnya pita dan tortilla merupakan jenis roti tipis yang sama maka kulit tortilla ini bisa anda gunakan untuk menggantikannya. Anda bisa klik resep Express Pizza dengan Roti Pita disini. Untuk masakan lezat lainnya yaitu quesadillas, saya memasukkan resepnya di buku ketiga saya yang sebentar lagi akan terbit, namun suatu saat pasti akan share juga di JTT. Jadi ditunggu saja ya. ^_^

Berikut resep dan prosesnya ya.


Homemade Kulit Tortilla
Resep hasil modifikasi sendiri 

Untuk 8 lembar tortilla

Tertarik dengan makanan Meksiko lainnya? Silahkan klik link di bawah ini: 
Homemade Tomato Salsa
Burrito Isi Daging Cincang & Sayur
Chicken Fajitas 

Bahan kulit tortila:
- 200 gram tepung terigu serba guna
- ½ sendok teh garam
- ½ sendok teh baking powder
- 40 ml minyak sayur
- 125 ml air hangat

Cara membuat: 


Siapkan mangkuk, masukkan semua bahan kulit tortilla. Aduk dan uleni hingga lembut. Jika adonan agak lengket, tambahkan sedikit tepung saja, dan uleni hingga rata. Bagi adonan menjadi 8 bagian, masing-masing sekitar 40 gram. Bulatkan, tutup dengan kain bersih dan istirahatkan selama 15 menit.  


Taburi permukaan meja dan kayu penggilas dengan sedikit tepung, letakkan satu bola adonan tortila.  Gilas perlahan hingga melebar dan berbentuk bulat dengan diameter sekitar 18 – 20 cm. Pastikan permukaan meja anda ditaburi tepung dengan baik agar adonan tidak lengket. 

Tips untuk membuat adonan berbentuk bulat:
Gilas bulatan adonan ditengah hingga pipih bulat, kemudian pegang adonan dengan tangan kiri sementara tangan kanan menggilas adonan dengan ujung kayu penggilas. Putar-putarkan adonan dengan tangan kiri agar semua sisinya tergilas dengan baik. Gunakan bagian ujung kayu saja untuk menggilas dan taburi meja dengan tepung agar adonan mudah diputarkan.  


Panaskan penggorengan datar anti lengket dengan api kecil saja. Panggang adonan kulit tortila yang telah digilas tipis hingga permukaannya tampak mengeluarkan gelembung udara. Balikkan, tekan permukaannya dengan spatula dan panggang sisi lainnya beberapa detik saja dan angkat. Bungkus rapat tortila dengan kain bersih agar tetap lembab. Lakukan hingga semua bulatan adonan habis. 

Note: Jangan berlebihan saat memanggang hingga permukannya menjadi kecoklatan. Asalkan telah  muncul gelembung udara di permukaan adonan segera balikkan dan masak sisi sebelahnya sekitar 10 detik saja. Terlalu lama memanggang akan membuat kulit kering, tidak lemas dan pecah saat kita gulung. 

Selalu bungkus adonan tortilla dan tortilla yang telah dipanggang dengan dengan kain, jangan terkena udara langsung agar tortilla tetap lembab dan lemas. 

Untuk menyimpannya, anda bisa membekukan tortilla di freezer hingga 1 bulan lamanya. Caranya letakkan potongan kertas baking di setiap lembaran tortilla, masukkan ke plastik, ikat rapat dan bekukan. Ketika akan menggunakannya kembali, keluarkan tortilla dari plastik, bungkus rapat dengan kain bersih dan microwave selama 30 detik hingga lemas. Atau diamkan di dalam bungkusan kain hingga lemas di suhu ruang.

Sources:
Wikipedia - Tortilla
Wikipedia - Burrito 

107 komentar:

  1. Bener banget mba Endang, saya pernah coba buat tortilla juga, sampe sisa beberapa lembar adonan terakhir baru ngeh, gak bole manggang smpe dikit kecoklatan karena hasilnya akan menjadi kerupuk tortilla - garing. hehehe..
    Pengen coba resep tortilla yg ini..
    heheheheh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Vika, waakak kita senasib, memang dulu2 suka manggang sampe coklat2 gitu padahal kalau beli warnanya juga masih putih loh, tetep saja gak ngeh wakakka

      Hapus
  2. assalamualaikum...mbak nguleni nya smpe kalis elastis seperti bikin adonan roti g?
    dewi-subang

    BalasHapus
    Balasan
    1. walaikumsalam mba dewi, nggak ya mba, asalkan sudah tercampur dengan baik dan terasa lemas, cukup kok. bs pakai mikser heavy duty juga ya

      Hapus
  3. Mau nyobaaa aaaaah, ternyata bahannya cukup simple ya mba, resepnya ok banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba sandra, yep mudah banget kok, dan hasilnya maknyus hehehe

      Hapus
  4. Mbak endang aku menanti resep enchiladasnya...😃 membayangkan saus keju yg disiram kayaknya enak...😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe, yep ditunggu saja ya mba chenti, akan diposting kok

      Hapus
  5. mbak endang, pake ragi instan g mbak? atau cukup pake baking powder? trims mbak..

    BalasHapus
  6. Siap di eksekusi long wken ini .. Makasih sharingnya ya mbak .. Sekalian saya pesan buku masaknya yg ke 3 .. Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba yeni, thanks yaa, waah bukunya belum launching ya mba, mungkin mei yaa, ntar saya woro2 di blog ya

      Hapus
    2. Baik mbak .. Ditgu yaa .. Aku ketgln buku ke 2 , apa msh ada stock ?

      Hapus
    3. sayangnya udah habis ya mba yeni, hiiksss

      Hapus
  7. mbaak, aku pernah buat yg seperti ini dan bisa dibbilang sukses ga kaku.. tp kata suamiku ttp enakan yg beli hahaha..krn msh berasa tepung bgt kalo bikin sendiri, huh jd males bikin lg, patah hati hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba talitha, kayanya kalau homemade lebih baik dipakai untuk masakan lainnya seperti enchiladas, atau chilaquiles, karena dimasak lagi jadi rasa tepungnya gak berasa hehehheh

      Hapus
  8. tanggal 5 Mei ini "national enchilada day" loh mbak En, so, diposting pas tanggal 5 aja (modus biar dapet resep enchilada) :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi semoga besok Mba Endang posting resepnya ya :D
      #eh kok saya yg jawab :P

      Hapus
    2. Hahhaha, nice try, okeee ditunggu saja yaa

      Hapus
  9. mbak Endang..wajannya ga usah dioles minyak ya? trus,apakah panas2 abis diangkat langsung ditutup/dibungkus kain? maafkan pertanyaan tolol ini mbak...xixixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep betul mba, wajan nggak usah dioles minyk ya, dan panas2 langsung dibungkus dengan kain supaya lembab

      Hapus
  10. Mbak Endang, kalau bikin tortilla nya pake tepung cornmeal atau polenta bisa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mas edwin, saya rasa bisa ya, dan akan membuat tortillanya kekuningan

      Hapus
  11. hai mba, senang skali pas saya buka JTT ini lalu lihat postingan resep kulit tortila. kebetulan saya jg suka skali makanan meksiko, gara2 setiap ke food truck festival, saya selalu ke truck makanan meksiko hahaha ^^

    penasaran mau coba resepnya, liburan saya siap eksekusi.

    thx mba resepnya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba Raisa, thanks yaaa, semoga suka dengan resepnya ya

      Hapus
  12. Haii mbak endang, ini klo kami bilang kyk prata gt mbak, ibu sy sering buat terus maemny di cocol pke kari ayam ato kuah rendang atopun sarden enaaakkk binggow mbk, hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba hermin, yep mirip prata hanya saja tortilla lebih tipis, flat dan nggak flaky dan berlapis seperti prata ya. tapi basicnya sama ya, termasuk jenis flatbread

      Hapus
  13. Benneran lembut rotinya...
    Enak...
    Manthap buat mba Endang selaluuu....

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba meidy, thanks sharingnya ya, senang sekali rotinya disuka hehehhe

      Hapus
  14. Hi Mbak Endang, saya pernah nyoba bikin kulit tortila. cuma setelah dingin jadinya keras sekali. mungkin ada tipsnya biar nggak keras waktu dingin ?
    beda dengan roti canai/maryam, walau dingin tapi masih lembut.

    Terima kasih

    Terima kasih

    Paijo





    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mas paijo, semua tipsnya sudah saya masukkan ke artikel diatas ya, silahkan dibaca ya mas. walau sama2 flat bread adonan tortilla lebih minim lemak dibanding roti canai karena itu teksturnya berbeda ya

      Hapus
    2. ok, bisa masuk daftar menu percobaan resep ini.

      punya resep kari ayam/kambing untuk teman makan roti canai g ?

      Hapus
    3. saya ada kari ayam kayanya, coba googling saja mas, 'kari ayam JTT'

      Hapus
  15. mba kalau tepungnya disangrai dulu kira2 bisa mengurangi rasa tepung mentah di tortilla nya enggak ya? thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba saskia, mungkin bisa ya mba, saya belum pernah coba, tetapi kayanya idenya bisa tuhhhh

      Hapus
  16. mbak kok rotiku tidak ada gelembungnya ya ketika dipanggang..apakah bp harus yang double acting?? mohon pencerahan ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba rani, saya memng pakai double acting, tetapi kalau bp single actingnya aktif harusnya baik2 saja ketika digunakan ya mba.

      Hapus
  17. Keren banget ... ngga hanya resepnya saja, tapi ada tips & triknya juga ... tengkyu mbak Endang. Suatu hari pasti akan saya praktekkan ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Enni, senang sekali resepnya disuka, sukses yaaa

      Hapus
  18. Hai mba endang kalau tortillanya diisi dmgan sambal balado dan sosis apakah enak? Dan sbaiknya sosisnya di goreng atau bakar ya? Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah saya belum pernah coba ya mba, tapi mungkin oke2 saja sih ya, sosis boleh goreng atau bakar ya

      Hapus
  19. Hai mba endang.. tortilla sya wrnanya taj scantik tortillla mba endang. Hiks.. faktor apa ya mba? Apa karna saya pakai margarine?
    Oiya mba jka ingin dsimpan di frezer tortillanya sudah dipanggang blumm ya? Sya simpannya tortilla yg blum di panggang. Mohon bantuannya .. thanks ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Safira, saran saya pakai minyak sayur supaya hasilnya lembut ya, untuk warna saya rasa pakai minyak atau margarin tetap kuning hasilnya

      Hapus
    2. Thanks mba. Jika ingin disimpan di freezer sudah dlam kondisi matang atau mentah ya? Thanks

      Hapus
    3. saya simpan dalam kondisi matang mba, bungkus rapat ketika akan dipakai saya bungkus kain bersih dan micro beberapa detik saja, terlalu lama akan kering

      Hapus
    4. Jka gaada micro gimana ya mbak ???? huhu .. kmaren sudah bkin dan sya simpan dlam kondisi mentah.

      Hapus
    5. Waduh, coba keluarkan dari freezer, biarkan lemas dan panggang sebentar di teflon mba. Moga hasilnya masih tetap lembut ya

      Hapus
  20. mba endang fungsi BP nya supaya apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. supaya mau puffy ketika di panggag mba, jadi gak bantet ya

      Hapus
  21. mba kalau minyak sayurnya di ganti minyak goreng memangnya bisa ?

    BalasHapus
  22. Halo mb endang. Kalau minyak sayur diganti olive oil bisa kaah? Pengen sekali nyobaa :)

    BalasHapus
  23. Mba endang, kulit tortilla yg ini bisa untuk wrapping kebab kah?makasih sebelumnya..

    BalasHapus
  24. Mba endang klo pke susu cair bisa ga trus hasilny apa lbh lembut?

    BalasHapus
  25. Pagi mba endang, maaf ini untuk kain serbet yg digunakan basah atau kering ?
    Jika penggunaan kain serbet diganti dgn plastik werrp bisa ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. sya pakai kain kering ya mba, bs pakai kain lembab atau plastik wrap juga oke ya, yang penting gak kena udara terbuka karena akan cepat kering nanti

      Hapus
  26. Terima kasih walaupun g lengkap ikut resep anda sy bisa buat dengan acuan resep anda. Bukanya apa tp memang g ada bahan. Minyak sayur sy ganti blueb***, garam g ada, baking powder sy ganti ragi dan emulsi. Dan jadinya sama dengan roti kebab.
    terima kasih tanpa baca artikel anda, yg menjadi dasar resep mungkin g jadi tortila, hehe.
    Ma'af kalo merusak artikel anda

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks sharingnya ya, senang resepnya disuka walau berubah total ya hehhehe

      Hapus
  27. terima kasih resepnya mbak
    segera dicoba!

    BalasHapus
  28. Mbk mau tanya ngaduknya boleh pake mixer biasa gak??? Terus dikasih gula bisa gak?? Pengen nyoba

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai mikser hasilnya akan lebih baik dan kalis ya, gula sih boleh2 saja, tapi umumnya tortilla rasanya hambar atau asin ya

      Hapus
  29. Mbakkk, kalo tepung terigunya diganti tepung kanji bisa tidak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Herlina, saya belum pernah coba pakai tepung kanji ya, resep diatas adalah perjuangan otak atik aneka resep sampai akhirnya ketemu komposisi bahan yng pas

      Hapus
  30. Wah mantap ni....walopun blm coba

    Kalo misal tepung gandumnya di campur tepung jagung dengan perbandingan 50-50 gimana ya mba?

    Mba Endang..saya ada pertanyaan ni...
    kalo di internet banyak yang udah di modifikasi untuk bahannya..kaya ada olive oil..fat oil..butter... dll.

    mau tanya dong klo misal resep original Mexico nya kaya apa ya mba?
    saya pengen coba yg beneran sesuai sama aslinya ni

    suwun


    Adhi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mas Adhi, saya kurang tahu ya, belum pernah coba pakai tepung jagung. Resep asli tortila menggunan cornmeal ya, atau tepung jagung kasar.

      Hapus
  31. mbak,a cuman punyaq minyak goreng,ndak apa ya?thanks

    BalasHapus
  32. Hai mba Endang, seneng bgt dgn resep2 nya mba, sdh sering coba resep2nya n selalu berhasil, mkasih. Oia mba, saya mau coba roti canai, klo mau pakai kari, pake resep yg mana enaknya mba?? Soalnya ada bberapa resep kari ayam yg saya lht.. tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba Elly, thanks sharingnya ya, senang resep2nya disuka. Pakai kari ayam yang ini mba:
      http://www.justtryandtaste.com/2011/03/kari-ayam-dan-nanas.html

      yang ini benar2 kari ya

      Hapus
  33. Aaaak. Ternyata ada resep roti tortilla disini. Bahan pun ada. Gak Sabar tuk eksekusi. Terima kasih Mb Endang dgn blog jtt Mb ini.. <3. -rin-

    BalasHapus
  34. Mbak Endaaaang.... Eksekusi saya gatot. 😭😭😭 Pertama wkt mengadon, sy pake airnya cuma 75ml aja krn adonan dah lengket jd sy stop airnya. Kedua wkt menggilas adonan, ga bisa 'jelas' bentuknya. Ketiga, wkt dpanggang gelembung kecil2 sekali dan ada bagian yg transparan dan ada juga yg ngga. Rasanya sih enak tapi sewaktu dlipat agak pecah walo ga sampe sobek mbak. Sedihnyaaaa..... 😢😢

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba istirahatkan adonannya lebih lama mba, sekitar 30 menit, supaya lebih rileks. Saya sudah buat resep ini berkali2 dan oke2 saja, bahkan jadi kulit pangsit yang sedap

      Hapus
  35. Hai mbk endang yg cantik,, aq lenggemar kebab, dan roti canai, udah pernah buat tp keras bo'. Jadi nya gk bisa lembut, liat resep mbk, jadi tergugah untuk coba buat lagi. Thnks ya mbakcantik.

    BalasHapus
  36. Mba Endang, airnya diganti susu UHT bisa kan ya? mau coba resepnya ini, makasih Mba Endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Endang, bs ya mba, pakai susu hangat akan membuat adonan lebih lemas

      Hapus
  37. Mbak aku dah coba buat, air saya ganti dengan susu hangat,air agak saya banyakin hasilnya gurih, lemes dan tidak kaku...dibuat kulit kebab dg isian daging asap, mentimun sawi putih dan tomat tidak lupa mayonese sambel tomat...yummy sekeluarga pada suka, trims mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hali Mba Ndah, waah makasih sharignya ya, jadi tips next kalau saya mau coba lagi. Sukses yaaa

      Hapus
  38. Mbak biar tidak capek pas proses pipihin adonan, bisa pake spatula kayu ato plastik,dengan cara ditarik-tarik keluar sampai adonan dg ketebalan yg diinginkan, lumayan tidak byk keluar tenaga asal adonan lemes dan tdk kaku....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mba Ndah info dan tipsnya yaa, sangat bermafaat. Sukses yaaa

      Hapus
  39. Mbaaaa,aku udh nyoba bkin ini.tpi gatot 😭😭😭😭
    Apalg pas giling adonannya.
    Super duper lengket. Padahal sudah saya kasih tepung 😭
    Gmna y mba? Bsa ksih tips gtu?

    Terima ksh seblmny mba. Saya pnggemr bert smua resep2 mba. Enak sekali dan pas. Sukses terus!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba henni, coba cek komentar diatas mba, ada yng ganti air pakai susu hangat. Mungkin itu bs dicoba ya, saya bingung kok bs lengket, kalau semua proses dan bahan diikuti seksama adonan sama sekali gak lengket ya

      Hapus
  40. Mb endang adonannyag di beri telur kh

    BalasHapus
  41. Misi mba numpang tanya, klo untuk taco shell biar melengkung gitu caranya gimana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kulit tortila yang lunak digantung dirak kawat kek jemuran dan dpanggang sampai garing di oven.

      Hapus
  42. duh ... nyesel saya baca. jadi pengen buat juga :D. the best tortilas ... thnks resepnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak yang sudah coba dan sukses, kuncinya di pemanggangan, gak boleh terlalu lama

      Hapus
  43. mba, izin share resepnya yaa. udah aq cobain, dan enaaaakkk. makasih resepnya

    BalasHapus
  44. Mba, mau tanya, di tuliskan begini "Ketika akan menggunakannya kembali, keluarkan tortilla dari plastik, bungkus rapat dengan kain bersih dan microwave selama 30 detik hingga lemas"

    Pertanyaan nya bungkus rapat dengan kain bersih dan microwave, jadi adonannya di microwave dengan posisi terbungkus kain kah?

    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, bungkus kain bersih supaya tortilla gak langsung kena panas micro, soalnya kalau kelamaan dikit saja cepat kering dan pecah. Micro hanya untuk membuatnya lemas dan hangat saja

      Hapus
  45. Maaf mau tanya apakah adonan yg blm habis dicetak bisa dimasukan ke dalam kulkas atau freezer untuk kembali digunakan besoknya? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Rika, kalau cuman 2 hari bs masuk ke chiller dan keesookan harinya bs dicetak

      Hapus
  46. Halo mbak.

    Mau nanya mana yang lebih baik jika pakai tepung protein sedang atau protein tinggi?

    Trus sy lihat tortila di lapak2 kebab itu warnanya putih, tidak kekuningan. Tipsnya bagaimana ya..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. umumnya protein sedang. kalau putih warnanya saya kurang tahu mungkin jenis tepung yang digunakan. Tortilla sih kalau di meksiko dibuat dari masa harina (tepung jagung) warnanya justru kekuningan

      Hapus
  47. Hai mbak.., klo dimasukin kulkas bisa ga mba???. Misalny klo kita bikinny agak banyak terus dimasukin kulkas. Klo mau di masak baru di panggang.. Kira2 bisa ga mba??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adonan bs disimpan dikulkas hingga 3 hari dalam wadah tertutup mba. Tapi kalau bentuknya sudah digilas kemungkinan cenderunf kering kalau kelamaan dikulkas

      Hapus
  48. Mbak bahan2/resep tepung tidak cepat lembek tanpa dipanggang setelah ditipiskan ada mbak?
    Trimakasih

    BalasHapus
  49. Mba saya new follower mba di instagram, punya youtube channel g mba

    BalasHapus
  50. Hallo mb endang mau tanya resep tortilla kentang bgmn ya? Makasii..

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^