Pages

12 Agustus 2020

Resep Hot Chocolate Super Lezat

Resep Hot Chocolate Super Lezat JTT

Saya selalu bermimpi menguasai minimal lima bahasa, seperti Jason Bourne. Ketika bertemu dengan orang dari negara lain, langsung switch ke bahasa setempat. At least, bahasa Inggris, Perancis, Italia, Rusia, Spanyol, dan Jerman. Tapi mempelajari bahasa tidak ada dalam bakat terpendam saya. Apalagi dengan kapasitas otak yang pas-pasan, dan tak ada sedikitpun DNA hyperpolyglot dalam sel-sel saya, maka  mempelajari bahasa terasa super susah. Belajar bahasa Inggris sejak SMP, usia 13 tahun, hingga kini bahasa inipun masih tidak terlalu fasih. Logat Jawa medhok saya mengacaukan lidah ini untuk mengalir indah mengucapkan kata. Terkadang malu sendiri mendengarnya, terutama jika iseng merekam kata-kata kala membaca teks bahasa Inggris. Tapi so far tidak terlalu bermasalah, paling tidak saya bisa terlibat dalam percakapan non formal dalam bahasa Inggris, cukup lancar membaca literatur bahasa Inggris, menonton video berbahasa Inggris tanpa teks, atau menulis sebuah surat standar dengan kata-kata yang tidak terlalu variatif dalam bahasa Inggris. Tidak terlalu memalukan, hanya masih jauh dari harapan.

Resep Hot Chocolate Super Lezat JTT

Tapi rasa penasaran saya akan satu resep dari negara lain yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris terus membara. Saya suka menemukan resep-resep unik, entah itu dari cooking video atau website dalam bahasa selain Inggris, yang membuat saya tertarik untuk bisa mengucapkannya dengan benar, terutama dari negara Perancis, Italia dan Spanyol. Ketiga negara ini memiliki varian resep yang sangat menarik dan looks good, dan tentunya semua juga tahu jika masakan Prancis dan Italia termasuk salah dua negara dengan masakan terlezat didunia. Belum lagi, banyak chef profesional yang teknik memasaknya berkiblat pada dua negara tersebut. Oke, oke, tentu saja semuanya bisa diterjemahkan melalui google translate, saya sering melakukannya jika menemukan resep masakan selain bahasa Inggris. Hanya tetap saja ada keinginan untuk sedikit-sedikit tahu tiga atau sepuluh kata dalam bahasa tersebut.

Nah demi hal tersebut, jadilah beberapa waktu belakangan ini saya mulai melihat video belajar bahasa Perancis dan Spanyol. Bahasa Spanyol saya suka karena terdengar unik di telinga, belum lagi ini adalah salah satu negara yang ingin saya kunjungi jika one day ada kesempatan untuk traveling ke Eropa lagi. Saya lantas mulai subscribe beberapa channel You Tube dari native speaker Perancis dan Spanyol, dan menonton videonya setiap hari sebelum tidur. Target saya minimal lima belas menit sehari menyempatkan waktu melihat, mendengar dan mempraktekkan cara mengucapkan kata dan kalimatnya. Bahasa Spanyol masih bisa saya ikuti karena tulisan dan pengucapan tidak terlalu jauh berbeda, tapi bahasa Perancis ada pada dimensi yang berbeda, dimensi yang saya susah menjangkaunya. 

Resep Hot Chocolate Super Lezat JTT

Beberapa minggu saya berusaha mempelajari bahasa Perancis dan vocabulary saya hanya sebatas, bonjour, je ma'pelle, merci, comment ça va dan à bientôt, selebihnya saya menyerah. Lidah saya terselip-selip, kepala terasa panas dan penuh, bahkan menghafalkan angka 1 sampai 10 saja susahnya setengah mati. Baru saya mengerti, hari itu, detik itu, jika belajar bahasa Perancis memang susah! Saya masih tetap nekat meluangkan waktu lima belas menit sehari mengikuti setiap program belajar bahasa Prancis di channel yang saya subscribed, hanya tak terlalu menggebu-gebu lagi. Kini saya lebih memilih jika menemukan kata dalam bahasa Perancis pada satu resep, saya ketikkan di google translate dan klik speaker untuk mendengarkan pronunciation-nya. Yah paling tidak ketika mengucapkan nama satu makanan Perancis seperti croissant atau coux au craquelin, tidak ngaco-ngaco amat terdengarnya. 😊 

Menuju ke resep ini. Hot chocolate ala Paris tak ada duanya, ketika berkunjung kesana bertahun nan lampau saya sempat mencicipinya disebuah kafe, dan menyesal tak sekalian mencoba croissantnya yang legendaris. Resep ini saya peroleh dari website resep berbahasa Perancis bernama Chef Cuisto, coklat panasnya terlihat super menarik. Sebenarnya saya sering membuat coklat panas dengan resep mirip dengan yang saya contek ini, hanya memang tidak terlalu lengkap bahannya. Versi ini memang lebih nendang! Minuman coklat ini bisa disantap panas atau dingin, keduanya sama enaknya. Saya suka versi panas, ketika cuaca sejuk karena hujan mengguyur Jakarta akhir-akhir ini. Saat malam hari, ditemani sebuah novel bagus, musik jazz instrumental yang lembut dan segelas chocolat chaud, ah imajinasi seakan terbang ke sebuah kafe di Paris yang cozy

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Hot Chocolate Super Lezat JTT

Hot Chocolate Super Enak
Resep diadaptasikan dari web Chef Cuisto - Chocolat Chaud Super Bon

Untuk 4 porsi

Bahan A:
- 250 ml susu cair full cream
- 25 gram coklat bubuk
- 50 gram gula pasir
- 1 sendok teh vanilla extract
- seujung kuku garam

Bahan B:
- 500 ml susu cair full cream
- 80 gram milk chocolate compound, potong dadu (coklat masak batangan ) atau chocolate chips
- 100 ml heavy whipping cream, bisa diganti cooking cream

Topping:
- 100 ml heavy whipping cream, kocok kaku

Cara membuat:

Resep Hot Chocolate Super Lezat JTT

Dalam mangkuk/gelas, masukkan bahan A, aduk hingga gula larut, sisihkan.

Siapkan panci, masukkan bahan B, masak dengan api kecil sambil diaduk-aduk hingga coklat meleleh dan tercampur dengan susu. 

Tuangkan bahan A ke bahan B, aduk perlahan dan masak selama 2 menit dengan api kecil. Angkat, tuang susu ke gelas saji. Beri topping krim kocok diatasnya, sajikan panas. Atau dinginkan dan masukkan ke kulkas, sajikan dingin. Super bon!

4 komentar:

  1. Dear Mba Endang
    Heavy whipping cream itu sama ga dengan whipcream cair

    BalasHapus
  2. Mba endang mau tanyaa.. Klo heavy whipping cream bisa diganti whipped cream bubuk yg dicairkan ga? Atau mungkin bisa diganti susu cair sehingga takaran susu cair ditambah? Matur suwun sebelumnya mba endang

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum...mba endang semoga dalam keadaan sehat ya...saya sangat menikmati berkunjung ke blog ini...semoga menjadi amal baik buat mbak endang...InsyaAllah mau saya praktekkan buat minuman anak-anak saya dirumah...sepertinya mereka akan menyukainya...kalau boleh tau ,mbak endang menggunakan coklat bubuk dan coklat batang merk apa?

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^