Pages

10 November 2011

Resep Kwetiaw Kuah Ikan

Resep Kwetiaw Kuah Ikan

Seperti yang saya janjikan sebelumnya mengenai kwetiaw kuah ikan yang saya santap bersama Tedy di hari Minggu kemarin, maka di next postingan kali ini saya tampilkan si kwetiaw kuah tersebut. Resepnya terinspirasi dari pantiaw kuah dari Bangka & Belitung yang terkenal sedap dan gurih dengan rasa ikan yang kental. Walaupun belum pernah merasakan masakan ini secara langsung tetapi membaca literatur dan ulasan tentangnya membuat saya bisa membayangkan betapa sedapnya pantiaw rebus ini. Kuahnya yang terbuat dari daging ikan yang dihaluskan beserta bumbu-bumbu yang ternyata cukup simple menjadikan saya meluangkan waktu 30 menit di dapur untuk memasak versi kwetiaw-nya. Hidangan mie dengan kuah ikan yang segar? Hmm, terus-terang saya tak kuasa menolaknya. 

Resep Kwetiaw Kuah Ikan
Resep Kwetiaw Kuah Ikan

Pantiaw kuah yang sebenarnya tentu saja tidak menggunakan kwetiaw sebagai bahannya, tetapi menggunakan adonan tepung beras dan tepung sagu yang dikukus dalam bentuk lapisan tipis kemudian diiris sehingga berbentuk seperti kwetiaw, tampilan masakan ini mirip dengan burgo Palembang atau lakso. Pantiaw kemudian disajikan bersama dengan tauge, kuah ikan yang sedap dan taburan serpihan daging ikan di atasnya. Nah, karena membaca proses pembuatan pantiaw yang cukup ribet maka saya lantas melakukan modifikasi dengan memanfaatkan kwetiaw yang telah lama tersimpan di rak dapur, tauge-nya karena saya lupa membelinya maka saya menggantikannya dengan rajangan tipis kol. Walaupun namanya tentu saja tidak bisa lagi disebut sebagai pantiaw namun kwetiaw kuah ikan ini sangat lezat dan segar. Resepnya saya ambil dari buku Masakan Daerah Bangka Belitung oleh Miftah Sanaji, selain resep pantiaw rebus ini tentunya masih banyak lagi resep aneka masakan Bangka Belitung lainnya yang sebagian besar melibatkan ikan dan seafood seperti cumi-cumi dan kepiting. 

Resep Kwetiaw Kuah Ikan

Kuah pantiaw merupakan poin penting pada masakan ini, rasa ikannya harus kuat, karena itu menggunakan kuah rebusan kaldu ikan biasa saja tidaklah cukup. Ikan harus kita rebus dan haluskan kemudian dimasukkan ke dalam kuah berbumbu, sehingga serpihan-serpihan ikan memperkaya cita rasa kuah membuat kita ketagihan untuk mencicipinya lagi. Satu hal yang saya sukai dari hidangan Bangka-Belitung selain karena variasi masakan dari ikannya juga karena penggunaan bumbu yang tidak terlalu rumit, sederhana namun mampu menonjolkan cita rasa yang kuat karena mengandalkan penggunaan ikan/seafood yang masih segar sehingga memberikan cita rasa terbaiknya. Berkunjung ke pasar tradisional sepagi mungkin merupakan cara yang terbaik yang bisa saya lakukan untuk mendapatkan hasil laut tersegar yang bisa saya peroleh di Jakarta. Ahh, Bangka-Belitung, sepertinya suatu saat saya harus berkunjung langsung ke pulau Laskar Pelangi ini. ^_^

Untuk resep dari Bangka lainnya saya pernah tampilkan di Lempah Kuning Khas Bangka, anda bisa klik disini untuk mendapatkan resep dan cara pembuatannya.

Berikut resepnya ya.

Resep Kwetiaw Kuah Ikan


Kwetiaw Kuah Ikan
Resep diadaptasikan dari buku Masakan Daerah Bangka Belitung oleh Miftah Sanaji - Pantiaw Kuah Bangka

Bahan:
- 370 gram kwetiaw basah
- 1 ekor ikan tongkol, berat sekitar 510 gram bisa menggunakan ikan laut lainnya seperti tengiri, tuna atau kembung
- 3 lembar daun kol, rajang halus (atau tauge)
- 2 batang daun bawang iris halus
- 2 liter air

Bumbu, haluskan:
- 5 butir bawang merah
- 3 butir bawang putih
- 5 buah cabai merah keriting
- 1 sendok teh merica butiran
- 2 ruas jahe

Bumbu lainnya: 
- 1/2  sendok makan  garam, tambahkan jika kurang asin
- 1 sendok makan gula pasir
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 1 sendok makan minyak untuk menumis

Taburan ikan:
- Ikan tongkol yang dihaluskan dan disangrai hingga kering

Pelengkap:
- Sambal cabai rawit merah: 10 butir cabai rawit merah dihaluskan dan encerkan dengan kuah kaldu.
- Kucuran air jeruk nipis
- Irisan tomat, jika suka
Cara membuat:

Resep Kwetiaw Kuah Ikan

Siapkan panci, masukkan air dan daging ikan, rebus hingga ikan matang, angkat ikan dari air rebusan. Sisihkan airnya. Lepaskan ikan dari tulang dan cabik-cabik daging ikan menggunakan jari tangan hingga menjadi serpihan kecil dan halus. Anda juga bisa menghaluskan daging ikan menggunakan cobek atau ulekan. 

Ambil setengah porsi daging ikan dan masukkan kembali ke dalam rebusan kaldu. Sisihkan sisanya. 

Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu halus hingga wangi dan bumbu matang, tuangkan bumbu di dalam kuah kaldu. Masak hingga kuah mendidih, masukkan garam, gula dan kaldu bubuk. Cicipi rasanya. Angkat.

Resep Kwetiaw Kuah Ikan

Gunakan wajan bekas menumis bumbu, sangrai 1/2 bagian ikan lainnya hingga menjadi setengah kering. Angkat dan sisihkan.

Resep Kwetiaw Kuah Ikan

Taruh kwetiaw di mangkuk secukupnya, siram dengan kuah ikan, taburi dengan kol dan daun bawang. Hidangkan panas-panas dengan sambal cabai rawit, kucuran air jeruk nipis dan tomat iris. Mantap! 

Source:
Buku Masakan Daerah Bangka Belitung oleh Miftah Sanaji - Pantiaw Kuah Bangka

10 komentar:

  1. Besok masak apha lagi yaaaach kak Endang ini !!! (hmmmmm.....)

    BalasHapus
  2. Alow mbak, salam kenal ya...aq suka bgt baca resep2nya. Unik2 sih...
    Oiya utk resep diatas, klo ikannya dganti ikan gurame ato ikan nila bs ga ya? Soalnya tmptku ni jauh bgt Dr laut, jd nanti takut ikannya udah ga fresh lg Hëέhëέhëέ. Makasih mbak
    Imunk-mtw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Imunk, salam kenal juga ya. Untuk resep diatas sebenarnya lebih enak pakai ikan laut, karena ikan air tawar biasanya ada aroma2 unik ya heehhe, tapi tetap bisa kok ^_^

      Hapus
  3. aq udah coba resepnya mbak, kebetulan ada ikan tongkol segar dpasar hr ini. sedap bgt aroma kuahnya, makasih byk ya mbak udah berbagi resep....
    imunk-mtw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Imunk, yep pakai tongkol rasanya maknyuss, hehehe

      Hapus
  4. mba, ini buat berapa porsi ya?

    BalasHapus
  5. Dari sejak lama pengen banget eksekusi menu ini. . .
    Tapi, gak tau kenapa tiap ke dapur kok jadi berubah lagi yang dieksekusinya. . .
    Nah, kemarin karena pengen banget, akhirnya dieksekusi juga. .
    Enak dan murah meriah mba :D
    Makasi yaa mba resepnya. . :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Risa, yep resep ini saya suka banget, suka bikin juga karena segar dan mudah banget dibuat hehhehe

      thanks sharingnya yaa

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^