Pages

19 Oktober 2014

Sayap Ayam Panggang Bumbu Daun Ketumbar dan Bawang


Bosan dengan olahan chicken wings yang itu-itu saja? Maksud saya olahan chicken wings a la Fiesta yang sepertinya menjadi ide utama yang terlintas ketika anda hendak mengolah sayap ayam. Well siapa sih yang tidak doyan dengan sayap ayam berbumbu manis, pedas, asin yang membuat kita seakan tak bisa berhenti menggasaknya setelah gigitan pertama? Bahkan sepiring besar olahan sayap ayam ini mampu saya sikat sendiri dan enggan berbagi dengan lainnya. Nah kali ini ketika melihat sayap ayam segar di supermarket saya pun tergoda untuk memasukkannya ke dalam keranjang belanja, namun eits nanti dulu, sayap-sayap ini tidak akan berakhir menjadi chicken wings a la Fiesta atau chicken wings a la Pizza Hut karena satu resep yang sudah sangat lama ingin saya coba telah menanti. Sayap ayam yang dibalur dengan bumbu marinade terbuat dari daun ketumbar dan bawang putih serta dipanggang hingga matang kecoklatan ternyata menjadi alternatif maknyus lainnya yang layak dicoba. ^_^


Daun ketumbar dengan aroma yang segar ini merupakan salah satu bumbu rempah favorit saya. Beberapa link resep berbahan daun ketumbar yang pernah saya posting di JTT saya sertakan di bawah untuk menunjukkan betapa saya maniak dengan rempah daun yang satu ini. Dimasak dengan hidangan berkuah seperti tom yam dan sup ayam asam pedas. Sedap. Dicincang kasar dan dibalurkan bersama bumbu lainnya dalam masakan ayam a la Meksiko. Mantap. Atau diblender bersama bawang putih yang banyak dan menjadi bumbu marinade untuk sayap ayam panggang seperti yang saya posting kali ini. Nendang! Aroma dan rasa daun ketumbar yang khas, berpadu dengan bawang putih serta sedikit rasa pedas yang disumbangkan oleh cabai hijau membuat sayap ayam ini menjadi hidangan yang unik sekaligus menjadi resep yang masuk ke dalam daftar masakan untuk selalu dicoba di rumah. Nah bagi anda yang mungkin penasaran ingin merasakan perpaduan daun ketumbar dan bawang putih mungkin resep yang saya berikan kali ini layak untuk diuji coba. Sebagaimana olahan chicken wings lainnya maka yang inipun sepertinya akan 'amblas' tak bersisa sebagai camilan sebelum sempat menjadi lauk bersama nasi hangat.

Sup Ayam Asam Pedas a la Thai (Tom Yam Gai)
Chicken Fajitas
Homemade Tomato Salsa


Bagi anda yang mungkin belum terlalu familier dengan daun ketumbar maka mungkin sedikit informasi yang saya berikan ini bisa memberikan secercah pencerahan. Daun ketumbar atau cilantro dalam bahasa Spanyol atau coriander leaves atau Chinese parsley atau wansui merupakan daun dari pokok ketumbar. Anda tentu tahu ketumbar bukan? Bumbu rempah berbentuk biji kecoklatan kecil yang sering digunakan dalam masakan di negara-negara Asia Selatan, Asia Tenggara, Mediterania, TexMex, Amerika, India, China, Portugis dan Scandinavia . Pohon ketumbar ini bukan saja terkenal akan biji-bijinya yang harum dan kaya akan manfaat namun juga daunnya yang memiliki aroma kuat yang akan membuat anda jatuh cinta dengannya atau justru membencinya setengah mati. Nah daunnya yang hijau muda dan memiliki bentuk mirip seledri ini ternyata kaya akan manfaat karena mengandung banyak antioksidan dan phytonutrients. 

Baik biji maupun daunnya mengandung sejumlah minyak esensial yang membuat rempah ini sering digunakan untuk pengobatan. Selain itu daun cilantro juga kaya akan vitamin A, C, dan K serta beberapa jenis vitamin B, kasium dan potassium.  Daun ketumbar telah lama diyakini memiliki kemampuan antibiotik, anti-kanker, anti mikroba, anti peradangan dan dalam jumlah tertentu bisa digunakan untuk menekan kandungan gula dalam darah, selain memiliki kemampuan menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kemampuan penglihatan. Tentu saja masih banyak manfaat lainnya yang disumbangkan oleh daun ketumbar yang bisa anda baca di link yang saya sertakan pada sumber di bawah. 


Kembali ke sayap ayam berbumbu ini. Nah resep ini sudah sangat lama ingin saya coba namun sempat ragu karena tidak yakin apakah sayap ayam akan matang sempurna saat dipanggang. Terpikir untuk mengungkep ayam terlebih dahulu sebelum mengoleskannya dengan bumbu marinade dan memanggangnya, namun khawatir dengan bumbu yang tidak akan meresap dengan baik akhirnya saya memutuskan untuk nekat mengikuti instruksi resep aslinya. Hasilnya sama sekali tidak mengecewakan, waktu selama satu jam memanggang membuat sayap ayam berlumur bumbu kental ini mampu matang hingga ke dalam serat dagingnya tanpa menjadikannya kering. Jadi sayap ayam masih terasa moist dan juicy namun garing di luar.

Untuk prosesnya sendiri sangat mudah. Semua bahan bumbu cukup di blender menjadi satu - saya menggunakan gelas blender dry mill - hingga halus. Sayap ayam lantas direndam bersama bumbu minimal selama satu jam, lebih lama tentu saja akan membuat bumbu meresap lebih baik. Sayap bersama bumbu lantas ditata di atas loyang, saya melapisi permukaan loyang dengan kertas baking. Sisa bumbu juga saya oleskan ke permukaan ayam dan walau sepertinya bumbu tampak terlihat melimpah namun setelah pemanggangan bumbu akan kering mengempis. Selama proses pemanggangan ayam tentu saja perlu dibalik ketika satu sisi sudah terlihat kecoklatan untuk membuat semua permukaannya kering dan matang dengan baik. 


Bagi anda yang kesulitan menemukan daun ketumbar di supermarket di sekitar rumah, sayangnya tidak ada daun rempah pengganti yang sesuai untuk resep ini. Namun mungkin jika anda tertarik untuk membuat sayap ayam berlumur bumbu hijau beraroma bawang maka mungkin anda bisa mengganti daun ketumbar dengan daun bawang dalam porsi yang banyak. Walau saya sendiri belum pernah mencobanya namun ide tersebut juga terdengar lezat. Untuk rasa yang lebih pedas maka mungkin porsi cabai hijau perlu anda tambahkan. Walau resep aslinya tidak menggunakan cabai sama sekali namun ternyata sedikit rasa pedas membuat masakan ini menjadi lebih nendang.

Berikut resep dan prosesnya ya. 



Sayap Ayam Bumbu Daun Ketumbar dan Bawang
Resep diadaptasikan dari blog The Delectable Feast - Cilantro Garlic Chicken Wings

Untuk 12 buah sayap ayam

Tertarik dengan resep berbahan sayap ayam lainnya? Silahkan klik link di bawah ini:
Sayap Ayam Manis Pedas a la Korea

Sayap Ayam Manis & Renyah
Sayap Ayam Isi

Bahan:
- 12 buah sayap ayam, cuci bersih
- 1 ikat daun ketumbar, sekitar 3 - 4 pohon kecil. Potong kasar
- 8 siung bawang putih
- 4 siung bawang merah

- 1 batang daun bawang, rajang kasar
- 2 buah cabai hijau besar, rajang kasar
- 1 sendok teh merica bubuk 
- 2 sendok teh garam
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 100 ml minyak goreng

Cara membuat:


Siapkan sayap ayam, remas-remas dengan 1 sendok makan garam dan 1 sendok makan cuka.  Diamkan selama 30 menit, cuci bersih.

Masukkan semua sisa bahan lainnya ke dalam gelas blender. Proses hingga halus. Tuangkan ke dalam mangkuk berisi sayap ayam. Aduk hingga rata dan semua bagian sayap tertutup dengan bumbu. Atau masukkan semua bahan ke dalam sebuah kantung plastik yang bersih, kocok hingga tercampur rata dan ikat ujung plastik. 

Diamkan minimal 1 jam, bisa juga direndam selama semalam untuk membuat bumbu lebih meresap.


Siapkan loyang datar, alasi dengan alumunium foil dan tutup permukaannya dengan kertas baking. Tata ayam di atas loyang, olesi sisa-sisa bumbu perendam di permukaan ayam.


Panggang dengan suhu 180'C selama 25 menit hingga satu sisi tampak kecoklatan dan kering. Balikkan dan panggang sisi sebelahnya selama 25 menit hingga sayap crispy dan matang. Angkat dan sajikan. Yummy!

Sources:
Wikipedia - Coriander

Juicing for Health - Health Benefits of Cilantro

9 komentar:

  1. Mbak kalau aku liat sayap jadi inget film upin ipin yg mailnya sering dagang 2 singit 2 singit 2 singit. Kira2 itu bumbunya apa ya ? Hehehe makasih mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. wakakka, saya gak pernah lihat ipin upin, swearrr, jadi saya nggak tahu juga ayamnya sepertinya apa, kayanya ayam goreng biasa ya

      Hapus
    2. Nah, saya yang sering nonton Upin & Ipin. Mail itu teman Upin & Ipin, dia jual ayam goreng dua potong seringgit. Menurut saya itu ayam goreng biasa.

      Hapus
    3. wah makasih ya, sharingnya heheh, yep setuju kayanya sih ayam goreng biasa

      Hapus
  2. Mbak, waduh aku penasaran bgt sm daun ketumbarmbak, aku sering nonton di afc pd masak pake daun itu, slm ini pikir itu seledri tp translatenya koq daun ketumbar, dan sering bgt daun ketumbar itu muncul, pgn bgt nyoba resep ini klo suatu saat ktm si daun ketumbar.makasi mbak infonya top bgt mengenai si daun ketumbar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, daun ketumbar rsanya cukup unik dan susah dicari penggantinya, karena itu biasanya kalau diskip suka merubh rasa masakan. Misal di tom yam peran daun ketumbar sangat penting hehheh.

      moga2 suatu saat bs berjumpa dengan si daun ketumbar yaaa

      Hapus
  3. Halo Mba Endang

    Apa kabar?
    Saya sudah coba masak hasilnya bumbunya enak bgt, tapi kurang nyerap ke dlm ayamnya. Gimana caranya biar nyerap ya mba? Pdahal aku sudah diemin semalaman. Saya tidak bakar di oven krn lagi rusak jd pake happy call, apa ngaruh rasa bumbunya jd ga nyerap ke dlm ayam? Kemudian ayam yg saya pake paha dan dada (kebetulan stok yg ada cuma itu.

    Tks n Rgds,
    Inge ||(^ .*)??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Inge, kabar saya baik ya mba, makasih yaaa.

      Agak susah dengan bumbu ini untuk benar2 menyerap, biasanya kalau pakai resep chicken wings lainnya saya akan ungkep ayamnya dengan bumbu sampai airnya kering, tapi saya belum pernah coba kalau dengan bumbu diatas ya mba, mungkin bisa dicoba ^_^

      Hapus
    2. Paha dan dada lebih tebal Mba, dibandingkan wings ya, jadi mungkin pakai fillet saja supaya lebih tipis dan bumbu masuk ke dalam

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^