13 November 2012

Yuk Membuat Yogurt Sendiri: Simple Homemade Yogurt!


Walau yogurt termasuk makanan yang saya gemari namun saya belum pernah memberanikan diri untuk mencoba membuatnya sendiri. Bukan berarti keinginan itu tidak ada, tetapi karena sepengetahuan saya untuk membuat yogurt maka diperlukan alat yang khusus (yogurt maker). Setelah saya membaca banyak informasi mengenai yogurt dengan lebih detail, saya jadi sedikit lebih tahu mengenai cara pembuatannya tanpa menggunakan yogurt maker, asalkan kita mampu menjaga kondisi yang dinginkan si bakteri yogurt maka kita bisa membuatnya sendiri. Alat yang saya gunakan adalah perabotan dapur yang saya yakin pasti anda miliki juga di rumah, dan ternyata membuat yogurt tidaklah sesulit bayangan saya semula. ^_^



Poin utama dalam pembuatan yogurt adalah melakukan fermentasi susu dengan menambahkan kultur bakteri (yogurt cultures) ke dalam susu cair. Untuk keperluan tersebut saya menggunakan susu kotak kemasan full cream dan tanpa rasa. Banyak ragam merk susu  yang bisa anda gunakan, pilih yang sesuai dengan selera anda. Gunakan susu rendah lemak jika menginginkan  yogurt yang low fat. Sedangkan untuk kultur bakteri sebagai starter-nya, saya menggunakan yogurt plain, merk Biokul. Gunakan yang benar-benar plain, alias tanpa rasa, pemanis ataupun warna. Supermarket besar menyediakannya di bagian dairy product, pilih merk yang sesuai dengan selera anda. Susu yang telah diinkubasi dengan kultur bakteri ini lantas didiamkan selama minimal 7 - 12 jam dalam kondisi hangat, agar bakteri bekerja dengan baik dan terjadi fermentasi. Dalam proses fermentasi ini bakteri yogurt - umumnya jenis Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus dan  Streptococcus salivarius subsp. thermophilus akan menyantap gula (laktosa) yang terdapat di dalam susu, akibatnya susu menjadi kental dan menggumpal, asam laktat pun dihasilkan dari proses tersebut. Nah, asam laktat inilah yang akan memberikan rasa khas yang tajam pada yogurt dan melindungi susu agar tidak rusak. 


Hasil akhir dari proses ini adalah produk berbahan dasar susu yang creamy, lembut, dengan bau dan rasa tajam yang unik, serta mengandung jutaan kultur bakteri yang diperlukan dalam proses pencernaan. Lebih jauh lagi, asam laktat akan membuat mereka yang tidak tahan terhadap laktosa menjadi bisa menikmati produk yang terbuat dari susu. Okeh, sekarang berapa lama waktu yang diperlukan untuk fermentasi? Tujuh jam di dalam suhu yang hangat merupakan waktu yang cukup untuk menghasilkan yogurt yang cukup kental dengan rasa yang tajam. Semakin lama proses fermentasi dibiarkan berlanjut, maka yogurt akan semakin kental dan rasanya pun akan semakin asam. Jadi untuk percobaan pertama kali, disarankan untuk membuat lama fermentasi hanya tujuh jam saja, setelah itu bisa disesuaikan dengan selera rasa anda. Yogurt lantas disimpan di dalam kulkas dan bisa tahan hingga satu bulan lamanya. Untuk pembuatan selanjutnya anda bisa menggunakan yogurt buatan sendiri ini sebagai kultur bakteri atau starter.


Okeh, sekarang peralatan apa yang anda perlukan? Tidak perlu memperbaharui semua perabotan anda di dapur hanya untuk membuat yogurt. Gunakan atau tepatnya berdayakan apa yang ada di rumah anda. Pertama-tama anda harus memiliki stoples dengan penutup, bisa menggunakan stoples yang terbuat dari plastik atau kaca. Jika anda membuat yogurt maka banyaknya yogurt yang anda hasilkan sama dengan jumlah takaran susu yang anda gunakan, jadi siapkan stoples yang bisa menampung jumlah susu yang ada. Lantas bagaimana caranya agar kondisi yogurt tetap hangat selama proses fermentasi? Saya membungkus wadah berisi susu dengan handuk yang tebal, kemudian saya masukkan kedalam tumpukan cucian kering yang belum di setrika. Bisa juga dengan memasukkannya ke dalam tumpukan pakaian di dalam lemari pakaian atau masukkan ke kardus berisi handuk tebal dan letakkan di tempat yang terhangat di dalam rumah anda. Karena saya membuatnya di malam hari maka saya biarkan hingga keesokan harinya.

Saya menggunakan merk yogurt ini sebagai starter
Dan menggunakan merk susu ini sebagai bahan utamanya

Okeh, apakah anda sudah bisa mengambil garis besar cara pembuatan yogurt yang saya tuliskan di atas? Belum? Kalau begitu anda harus melanjutkan membaca ringkasan di bawah ini: 
  1. Panaskan susu cair yang anda gunakan untuk membuat yogurt hingga muncul busa atau gelembung kecil, jangan sampai mendidih. Jika anda memiliki termometer khusus untuk memasak maka suhu susu berkisar di 80'C. Fungsi pemanasan ini adalah untuk menghilangkan kontaminasi bakteri lainnya yang tidak kita inginkan selain itu juga untuk mempersiapkan protein susu pada kondisi yang sesuai bagi bakteri yogurt untuk berkembang biak. Jika anda ingin yogurt yang manis dan beraroma vanilla maka tambahkan vanilla ekstrak, madu atau sirup maple pada proses ini.
  2. Sterilisasi wadah yang akan digunakan dengan merebus atau merendamnya di dalam air mendidih.  
  3. Dinginkan susu hingga mencapai suhu sekitar 43'C, jika anda tidak memiliki termometer seperti saya maka untuk mengetahuinya cukup celupkan ujung jari anda ke dalam susu. Jika terasa hangat tanpa membuat jari anda melepuh maka suhu telah tercapai. Jadi hati-hati saat proses ini, jangan sampai jari anda menjadi korban atau jangan sampai juga susu terlalu dingin. ^_^
  4. Tambahkan kultur bakteri yogurt ke susu. Gunakan plain yogurt yang banyak di jual di supermarket sebagai starter-nya. Starter harus pekat dan kental menandakan bakteri masih aktif. Jangan menggunakan yogurt yang telah dicampuri aneka bahan dan rasa atau yogurt cair sebagai starter. 
  5. Susu yang telah diinkubasi bakteri harus disimpan dalam tempat hangat yang terjaga suhunya. Dalam proses ini bakteri akan melakukan proses fermentasi, biarkan minimal selama delapan jam. Jika setelah 8 jam yogurt masih encer, diamkan kembali di tempat hangat selama 5 - 8 jam. Jangan terburu-buru untuk memasukkannya ke dalam kulkas. Kultur yogurt mungkin memerlukan waktu lama untuk membentuk koloni.
  6. Simpan yogurt yang telah jadi di dalam kulkas, letakkan di bagian terdingin disana dan biarkan selama semalam.   
  7. Yogurt hasil buatan sendiri ini bisa menjadi kultur untuk yogurt selanjutnya yang anda buat jadi anda tidak perlu lagi membeli yogurt untuk membuat yogurt ^_^. Tentu saja setelah 3 -4 kali menjadi starter maka bakteri akan melemah sehingga kurang oke sebagai starter, untuk itu anda memerlukan yogurt baru lagi sebagai biangnya. Terus terang bagian yang ini saya belum membuktikannya sendiri, saya rasa saya akan mencobanya dengan yogurt yang telah saya buat. 
Okeh, lantas apa yang bisa anda lakukan dengan yogurt yang telah anda buat? Banyak! Dimakan begitu saja, lezat! Atau, anda juga bisa mencampurnya dengan potongan buah dan buah-buahan kering, lantas siram dengan madu, nikmat dan sehat untuk sarapan di pagi hari atau camilan di malam hari. Memprosesnya dengan pisang, mangga, jambu biji merah atau buah lain untuk membuat smoothie yang super yummy, resep klik disini dan disini atau disini. Bahan pembuatan cake, muffin atau roti, resep disini dan disini dan disini. Atau membuat yogurt cheeese! Nah, yogurt cheese ini bisa anda gunakan untuk membuat cheesecake yang sedap. Untuk proses pembuatan yogurt cheese dan cheesecake tunggu postingan selanjutnya ya. ^_^

Sekarang kita lihat resep dan proses pembuatan secara lengkap di bawah ya.


Homemade Yogurt
Resep diadaptasikan dari web Blog Make Your Own Yogurt - How to Make Yogurt

Untuk 600 ml yogurt

Bahan:
- 600 ml susu full cream (saya menggunakan merk Diamond)
- 2 sendok makan susu bubuk full cream, saya pakai merk Dancow full cream (optional)
- 3 sendok makan plain yogurt sebagai starter (saya pakai merk Biokul plain)

Cara membuat:


Keluarkan yogurt plain yang anda peroleh dari supermarket dari dalam kulkas, biarkan agar berada di suhu ruang minimal 1 jam.


Rebus wadah yang akan anda gunakan membuat yogurt di dalam air mendidih selama 2 -3 menit. Angkat dan biarkan mendingin. 


Siapkan panci kecil, masukkan susu cair full cream dan susu bubuk, aduk rata hingga susu bubuk larut. Jika anda akan membuat yogurt dengan kandungan lemak rendah maka gunakan susu cair rendah lemak dan hilangkan penggunaan susu bubuk. Yogurt yang terbuat dari susu rendah lemak umumnya kurang padat dan creamy. 

Masak susu dengan api kecil sambil diaduk-aduk hingga mulai muncul gelembung-gelembung kecil dan busa. Jaga jangan sampai susu mendidih. Jika telah muncul gelembung kecil segera matikan kompor dan biarkan susu mendingin. 

Saya meletakkan panci berisi susu diatas baskom berisi air es, cara ini membuat proses pendinginan bisa lebih cepat. Tapi jika anda cukup sabar menunggu susu menjadi hangat maka skip saja cara ini. Nah, jika susu telah cukup hangat, test dengan memasukkan ujung jari ke dalamnya, jika ujung jari anda terasa nyaman maka suhu susu telah cukup. Jaga jangan sampai susu menjadi dingin. Sekarang kita siap mencampurnya dengan kultur bakteri.


Ambil 3 sendok makan yogurt plain yang anda dapatkan dari supermarket, masukkan ke dalam wadah yang telah anda persiapkan untuk membuat yogurt. Tuangkan sekitar 200 ml susu cair hangat ke dalamnya, aduk perlahan. Jangan mengaduk kuat-kuat hingga yogurt menjadi halus, aduk perlahan, perlakukan kultur dengan lembut. Tambahkan lagi 200 ml susu cair dan aduk dengan lembut. Terakhir masukkan sisa susu cair, aduk hingga rata. 

Note: Proses pengadukan anda dikatakan benar jika masih ada butiran-butiran yogurt tersisa di dasar wadah.


Tutup wadah rapat-rapat. Bungkus dengan handuk tebal dan simpan di dalam tumpukan kain atau dalam pakaian di lemari baju anda. Atau bungkus dengan handuk dan letakkan di tempat terhangat dalam rumah anda. Biarkan selama minimal 7 jam. 

Saran saya buatlah di malam hari sebelum tidur, jadi ketika bangun keesokan paginya yogurt anda telah jadi. Yogurt yang terlalu lama di suhu ruang akan terus melanjutkan proses fermentasinya dan akan mempengaruhi rasa, yogurt menjadi lebih asam rasanya.


Masukkan yogurt ke dalam kulkas, letakkan di bagian terdingin di kulkas. Bagian paling belakang kulkas merupakan tempat terdingin (bukan freezer ya). Biarkan selama 1 malam, keesokan harinya yogurt telah siap disantap. 

Mudah kan? Anda akan takjub dengan yogurt buatan anda sendiri.

Sources:
Wikipedia - Yogurt
Blog Make Your Own Yogurt - How to Make Yogurt
Blog Frantically Simple - Making Yogurt at Home
Blog Passionate Homemaking - Four Secrets to Thick, Creamy Yogurt Every Time
Blog The Stone Soup - What you should NEVER do when making yoghurt at home + coconut yoghurt recipe


 

102 comments:

  1. ide dan resep-resep mbk selalu menarik, :)
    ijin share y mbk.

    ReplyDelete
  2. kaya mertua saya nih, bikin yoghurt sendiri. tp kayaknya ga dibungkus handuk. saya lihat, cuman ditaruh di meja aja. tp saya tidak tahu hasil akhirnya spt apa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep Mba Heti, temen saya juga bilang taruh saja di meja dapur, asal suhu hangat pasti jadi. Tapi ini yogurt pertama saya, jadi rada-rada paranoid hahahah.

      Delete
    2. disimpan suhu 37 derajat celcius itu hasil nya paling baik,karena pada saat suhu itu bakteri tumbuh cepat.paling baik bisa didekatkan dgn lampu atau ditutup dgn handuk.jgn lupa diinkubasi 3-9 jam. ^^

      Delete
    3. Halo, makasih sharenya ya. Betul banget tips dan sarannya. ^_^

      Delete
  3. pengen cobaa, jd bakterinya dari plain yogurt aja yah mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep Mba Anggia, pakai yang benar-benar plain dan cek masa waktunya ya, jangan yang sudah mepet mau kedaluarsa.

      Delete
  4. mbaaaa...yogurtnya klo gak dimasukin kulkas dulu apa bisa langsung dimakan yaa?apa klo gak dimasukin kulkas hasilnya jadi kurang bagus/jadi lebih asam gitu?ditunggu jawabannya segera yaaa?hheee...makasih mbaa.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, bisa langsung dimakan. Dimasukkan ke kulkas dulu supaya yogurt lebih kental.

      Delete
  5. Mba aku ud coba 2 Kali,tapi hasilnya tidak sebagus punya mba,yourgt aku encer sekali mba,Kenya yah mba langkah n caranya sudah saya Ikuti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak faktor dalam pembuatan yogurt salah satu yang penting adalah starternya, yogurt yang dipakai sebagai biang harus yang masih fresh (cari masa kedaluarsanya yang masih jauh), dan benar2 plain artinya gak pakai pemanis/perasa. Faktor lainnya adalah suhu dan proses pembuatan yang sesuai. Kalau itu semua oke, pasti jadi kok.

      Delete
    2. Ow terima kasih MBA info ya,pasti Akan saya coba lagi mba masih penasaran nih,,hehehe btw resep2 di blog MBA enyak2 saya sudah membuktikannya..tq

      Delete
  6. makasih infonya mbak. Ak uda coba buat, sesuai petunjuk mbak tp yogurtny jd kayak terbelah dlm wadah. Yogurtnya ada yg mengapung dan ada yg mengendap dlm wadah, tp di antara yg mengapung dan yg mengendap tu cairan bening agak kekuning2an. Apa emg kayak gitu mbak? N bener aman dkonsumsi g ya? Apa perlu dipisahin dulu mbak yogurt ma cairan beningny tu? Sorry mbak jd bnyk tanya nih coz br bljr, thx b4 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal.Hasil yogurt harusnya tidak terpisah antara cairan dan yogurtnya. Walau tidak terlalu kental tetapi menyatu. Sepertinya kultur yogurtnya kurang kuat ya jadi nggak sempurna membentuk yogurt. Yogurt aman dipakai kok jangan khawatir. Air bening kekuningan itu jangan dibuang, dicampur saja dengan yogurtnya karena sangat menyehatkan. Kalau mau lebih kental, yogurt bisa disaring dengan kain tahu/kain tipis, tapi kalau untuk membuat smoothie sebaiknya nggak usah disaring gpp.

      Delete
  7. saya sedang cari resep ini krn anak2 suka.. resep disini sangat jelas, ijin share ke blog pribadi sy untuk bahan ingatan, link blog mb tetap sy cantumkan :D tq :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan Mba Ummi, moga suka dengan resep2nya, dan thanks atas bakc linknya ya.

      Delete
  8. mbak endang aq da coba sesuai petunjuk.....tp hasilnya kok nggak kayak postingan mbak (bentuknya mirip pasta) punyaku jadinya hanya cukup kental aja mirip kentalnya SKM...kira-kira knapa ya mbak?apa sdah bisa dkatakan berhasil apa tidak mbak? makasih sbelumnya.....salam kenal luluk ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Luluk, banyak faktor kenapa yogurt kurang berhasil. Kultur yogurt yang kurang oke, suhu ruang yang kurang hangat dan proses perebusan susu. Yang paling penting adalh kultur yogurt sebagai biang yang digunakan dan suhu ruang yang hangat. Kalau hasilnya masih encer coba tambahkan kultur yogurt lebih banyak dari takaran diatas, karena kadang2 yogurt yang dijual diluar bakterinya sudah lemah.

      Delete
  9. Halo mba Endang yg selalu top menginspirasi^^,, pas nih mau buat yoghurt sendiri,,, duh senengnya komplit step2nya..pertanyaaannya kl pengen nambahin gula spy agak manis dan perasa (essence), sy tambahkan waktu langkah yg dimana ya mba?? tengkiu

    RENI

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Reni, tambahkan saat merebus susu ya. Saran saya kalau kultur yogurt yang dibeli dr supermarket kurang fresh alias sudaj dibuat lama, sebaiknya takaran yogurt yang menjadi biangnya ditambah supaya yogurt kental. kalau yogurt masih encer setelah diinapkan, diamkan lagi saja di tempat hangat, mungkin perlu waktu lebih lama, jangan buru2 dimasukkan ke kulkas. Moga sukses ya.

      Delete
  10. ternyata sederahana ya cara membuat yougurt..
    trims infonya

    ReplyDelete
  11. kalau mau buat yang ada rasa buahnya dicampur saat sudah jadi yogurt apa saat proses pembuatannya di masukkan buah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, saran saya setelah yogurt jadi baru dicamour buah ya.

      Delete
  12. halo mba Endang, seminggu yang lalu saya juga nyobain buat yoghurt pake resep mba Endang ini :D
    masalahnya saya sanksi buatan saya ini berhasil jadi yoghurt atau susu basi -__-
    teksturnya kental kayak jelly, ada cairan kekuningan mengapung, dan baunya asam..saat dirasakan asam dan ada rasa amis susu yg sangaaatt samaar hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, wahhh saya jadi ragu kalau kondisinya seperti yang ditulis: jelly dan cairan mengapung. Yogurt yang saya buat kental, tidak sekental pabrik, tidak ada cairan kuning dan tidak berbau amis. Membuat yogurt saaaaangat mudah, saya sudah berpuluh2 kali ((yep berupuluh2 kali) membuatnya, susunya bahkan pakai macam2, susu ultra kotak juga oke. Susunya saat dipanaskan harus mendekati mendidih tapi jangan sampai mendidih ya. Dan saat kultur yogurt masuk kondisi hangat kuku, test dengan ujung jari, kalau nyaman masukkan.

      Saya bahkan hanya tutup pakai tutup panci dan serbet taruh di dapur dan besok jadi. Saya bikin malam dan yogurt benar2 jadi saat sore keesokan harinya.

      Delete
    2. oh mungkin tekniknya belum tepat ya mba, oke lain kali harus lebih berhati-hati...hehe
      terima kasih, selamat berkarya terus mba Endang :D

      Delete
  13. mbak mo tanya seumpama aq pake susu cair segar gt bs g ya?krn deket rumah ada yg punya sapi perah tp skala rumahan,susunya hrs mendidih jg g?

    ReplyDelete
  14. Halo Mba Endang,
    Saya baru aja coba resep ini. Setelah didiamkan diselimuti handuk 9 jam, yoghurtnya sudah jadi, kental dan menyatu. :)
    Tetapi karena saya cicipi kurang asam, sy diamkan lagi 1 jam. Hasilnya setelah sy buka, colek, cicipi dan diamkan, malah jadi terpisah (ada cairan kuning & endapan spt tahu). :(
    Hahaha... Entah apa jadinya ini, tp sy tetap lanjutkan masukan ke kulkas buat nanti cb dimakan... :D #gamaurugi
    Anyway, terima kasih buat artikel2 dan tips2 nya mba...

    Nat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Nat, wah kok bisa muncul endapan ya, saya juga biasanya bikin saya panjangin waktunya diluar. Bikin malam hari baru saya masukkan ke kulkas malam harinya lagi, hasilnya baik2 saja.

      Moga2 gak pa pa ya Mba hehehhe

      Delete
  15. Terimakasih infonya mbak, haha saya nyoba di rumah dan ini masih belum tau gimana jadinya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Rizky, saya harapkan sukses ya, saya sendiri suka bingung kok banyak yang gagal ya, padahal saya udah buat ini puluhan kali dan tidak pernah gagal wakakkaka

      Delete
  16. salam kenal .. mau tanya mbk,kalo yoghurt udah jadi trus baru di campur sama jus buah apa kualitasnya masih bagus soalnya rencana ini mau tk ajuin ke program kreatifitas mahasiswa dgn penambahan jus buah dan apa harus bhan dasar dari susu??? makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai,salam kenal. Kalau ditambahkan jus buah saya belum pernah coba, biasnya saya pakai potongan buah segar, kering atau kaleng. Sebaiknya ditambahkan ketika yogurt sudah jadi, karena kalau ditambahkan sebelum yogurt jadi sempurna takutnya kadar asam dr buah membuat susu menggumpal.

      Delete
  17. Sore mbak endang, saya suka nih liat2 blog nya mbak endang..
    Saya juga pernah bikin yogurth pake susu sapi segar..perlu 3x percobaan untuk berhasil..memang banyak faktor yang mempengaruhi proses termasuk kemungkinan terkontaminasinya yogurth yg kita buat dengan mikroorganisme yang lain..terutama dari mulut kita..
    Makasih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Dwi, thanks sharingya ya, yep memang benar banyak sekali faktorya yang mempengaruhi yogurt yang kita buat. karena itu peralatan juga harus bersih ya, thanks ya! ^_^

      Delete
  18. Mbak, saya tertarik coba resep homemade cream cheese, tp mau buat homemade yogurt dulu. Ttg tempat terhangat, kalau ditaruh di atas kulkas, bisa? Terima kasih.
    Sisca - Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Sisca, yep taruh di atas kulkas bisa kok atau dalam lemari pakaian, dibuntal dnegan kain2 handuk. Atau taruh didapur tutup dengan kain2 bekas, oke juga, so far saya sih sekarang cuman taruh di meja dapur saja, bungkus pancinya dengan kain, hasilnya oke2 saja hehehhe

      Delete
    2. Kalau ditaruh dlm lemari pakaian, resiko mbak. Saya kemarin beli kemasan paling kecil yt 100ml punya Biokul juga, tapi tertulis yoghurt rasa plain begitu saja, tanpa "natural set". Dan kalau saya lihat komposisinya kemasan 100ml ini kadar gulanya 3g, sedangkan yg natural set yoghurt 500ml kadar gulanya jauh lebih sedikit, kalau tdk salah 1g. Saya jadi ragu untuk mencobanya. Apa sebaiknya beli yg natural set yoghurt? Tapi 500ml hiks..hiks... Terima kasih.
      Sisca - Surabaya

      Delete
    3. Maaf, mbak Endang. Yg kemasan 100ml kadar gula 5g, sedang yg 500ml kadar gula 1g/100ml. Terima kasih.
      Sisca - Surabaya

      Delete
    4. sip Mba Sisca, makasih infonya ya Mba, sangat helpful sekali ^_^. Sukses selalu ya!

      Delete
  19. pagi mba endang.. mau lapor.. yogurt homemadenya sukses.. tq resepnya ya..
    ga perlu bolak-balik ke supermarket lg buat beli yogurt.. ahay..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaawww, mantap. baru kali ini ada yang komentar bilang yogurtnya sukses, wakkaka, saya sampai bingung sendiri. Sip, thanks ya Non! sukses ya.

      Delete
  20. Mbak endang thanks resepnya udah aku coba nih. Yogurtnya sukses, kekentalannya pas..tapi setelah 2 hari aku simpan di kulkas kok jd berair ya. Aku ilangin airnya kok besoknya muncul lagi. Ini apanya yg salah ya mbak. Soal rasa sih masih oke. berapa lama ya tahannya si yogurt berair ini?? Trus Sebaiknya natural yogurt plain disimpan di freezer atau bagian bawah ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, homemade memang cenderung lebih encer karena kultur bakteri yang kita pakai kurang kuat, kalau pabrik mereka pakai kultur segar sehingga hasilnya lebih kental. encer gak masalah kok mba, masih tetap tahan sampai 1 minggu lamanya di kulkas, kalau mau kental disaring saja yogurtnya pakai kain saringan tahu.

      simpan di chiller (bagian bawah) ya bukan freezer.

      Delete
  21. salam :)
    kemarin bikin pake resep ini, tapi aku pake 200ml Ultramilk full cream sama 3/4 sdm yogurt biokul plain
    dihangatin 8 jam kok ga begitu kental ya? Apa kurang lama? Atau karena ga pake susu bubuk?
    Thanks ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep, tambahan susu bubuk akan mmebuat yogurt lebih kental walau banyak faktor mengapa yogurt buatan sendiri tidak bisa sekental pabrik. Faktor saat pembuatan, sterilitas, dan kultus bakteri yang diguanakan sangat berpengaruh.

      Delete
  22. mbak, mau nanya ni agak lewat dr bahasa yaa maap, ini loh kalo yogurt buat masker, bikinnya sama kayak gini jg yaa ? ato lgsg pake aja ga perlu dicampur susu boleh ? maaci ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yogurt buat masker dibuat dari yogurt yang sudah jadi, saya biasanya bikin 1 sendok makan yogurt + 1/2 sendok makan madu, aduk rata dan dioleskan ke muka, diamkan 30 menit.

      Delete
  23. Hai mbak, yoghurt q berhasil ^^
    Tapi kog kurang asam ya? Saya buat 2xResep ini hasilnya kental namun kurang asam saja.. mengapa bgtu ya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Diana, mungkin kurang lama dibiarkan disuhu ruang ya, kalau kurang asam atau kental, tambahkan waktunya diluar kulkas, jangan buru2 masuk kulkas.

      Delete
  24. Hai Mba Endang, aq uda cb buat... Sptnya si berhasil krn yogurt kental tp mmg bgt yha baunya agk asam gt tp rasanya si enak cm kurang asam :( trus tawar.. Hehehe pas bkin pake gula bsa gak biar yogurtna jdna manis asam kyk yogurt di jco ato sour sally hehhehehehehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba, kasih gula saja susunya sebelum diinkubasikan yogurt supaya manis ya. gak masalah kok. kalau mau lebih asam diamkan agak lama di suhu ruangnya jangan buru2 masuk kulkas. tapi keknya lama2 di kulkas juga jadi asam kok hehhehe

      Delete
    2. Ok mba percobaan kdua nanti saya tmbahkan gula hehehe.. yogurt kmrn sudah habis.. o ya mba starter yg kmrn beli masi ada, itu klo uda terbuka tahan sampe berapa lama yha mba?

      Delete
    3. selama belum kedaluarsa masih oke dipakai kok Mba, cek saja tanggalnya di kemasan ya.

      Delete
  25. yoghurt saya sukses, thanks mbak :D
    oh ya mbak, untuk gulanya setelah yoghurt jadi mau dicampurkan mending dijadikan caramel atau dibiarkan serbuk ya?
    dhana-sby

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Dhana, selamat atas yogurtnya ya hehehhe. saya biasanya pakai madu untuk pemanisnya dan hanya saya berikan saat yogurt akan disantap saja, sisa yogurt saya biarkan original. kalau mau tambah gula, pakai gula bubuk atau karamel keduanya bisa ya.

      Delete
  26. malem mbak Endang, mbak pas bagian mencapur susu dengan yoghurt tadi kayaknya aq terlalu bersemangat ngaduknya deh, sampai lupa sama "Note: Proses pengadukan anda dikatakan benar jika masih ada butiran-butiran yogurt tersisa di dasar wadah"
    yoghurt staternya langsung tercampur rata sama susunya dan ga kebentuk butiran-butiran, kira-kira sukses ga ya?

    -dwi/bekasi-

    ReplyDelete
  27. Mbak endang, yoghurt rendah lemak ku sukses!! Senengnyaa..sempet kepikiran masalah ngaduknya karena yoghurt stater ga sempat disisain butiran-butiran.
    Aq inkubasi yoghurt nya 12 jam lebih mbak, kentalnya pas dan skrg aq campur sama nutrisar* bubuk jadi yoghurtnya rasa jeruk, rasanya persis kaya yg dijual dipasaran hehee
    Makasih resepnya ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Dwi, wahh ikutan lunjak2 karena senang mendengarnya hehehheh. Minggu lalu saya buat juga pakai susu low fat, hasilya agak encer huahahha, kayanya starter saya kurang oke.
      Thanks sharingnya ya ^_^

      Delete
  28. di indomaret atau alfamart ada gak?bibit yoghurt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan bibit yogurt ya, tetapi yogurt yang sudah jadi yang kita gunakan sebagai starter. Bibit yogurt lebih kuat dan banyak kandungan bakterinya dibanding yogurt biasa. Sepertinya indo dan alfa gak punya yogurt ya

      Delete
  29. mbak endang, fyi ada yg jual bibit yogurt di depok, 5gr 100rb,,

    https://m.facebook.com/triescheese?refid=18

    #bukanmarketingnyalho :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Sefri, thanks infonya ya, yep saya pernah juga buka blognya, saya waktu itu tanya tentang enzym untuk keju,gak dijawab hiikssss.

      Delete
  30. Mbak...ini resep bikin yogurt yang anti gagal. Saya udah coba belasan (atau puluhan) kali dan gak pernah gagal sejak pertama coba. Top dah Mbak Endang hihihi. Mbak, punya resep frozen yogurt anti gagal, tanpa ice cream maker gak? :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Shane, thanks sharingnya ya. yep saya juga sudah buat puluhan kali dan selalu sukses hehhehe. belum pernah coba frozen yogurt Mba, udah pernah cari2 resepnya cuman memang belum sempat dipraktekkan hehhe

      Delete
  31. Mba endannggg.....
    Aku berhasil buat yogurtnyaaa!!!!
    Seneng nya....
    Aku tinggal di puncak yg berhawa dingin...jadi ga bs ditaro gitu aja pas didiamkan...
    Trus aku kepikiran taro di belakang kulkas yg anget...
    Eh jadiii...hihihihi
    Yeyeyeyee secara disini beli yogurt jauh kemana2...
    ♥♍ǝķªşîĥ♥(ʃƪ´⌣`) ya mba...resep2nya mba sukses bikin aku “betah” di dapur...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, waaah mantep, gak semua sukses bikin yogurt sendiri hehehheh. Jadi sekarang dah gak perlu beli yogurt lagi yaaa. Thanks sharingnya ^_^

      Delete
  32. hallo mb..aku pingin nyoba nih mb tp dikit aja dulu takutnya gagal hehehe klo misalkan susu cair pake 200ml susu bubuk plus starternya takarannya brp ya mb..maklum mb parno dulu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, pakai starter 2 sendok makan gpp, susu bubuk 1 sendok makan. Makin banyak starter baisanya makin besar peluang berhasilnya heheeh

      Delete
    2. mb endang aku udh buat susu cair pake ultra 250ml susu bubuk 1sndk starter 2sdk jadinya sih lumayan kental tp baunya kok kyk susu basi yah tp ga bgt kuat bgt baunya trs ga asam rasanya kira2 yogurtku gagal yah mb
      mama axl sby

      Delete
    3. Halo Mba, hmm, bau yogurt kan memang rada2 kaya susu basi ya tapi rasanya harus asam. Kalau kurang kental biasanya karena starter kurang kuat. Mungkkin starternya kurang aktif dan saya sebenarnya tidak menganjurkan menggunakan susu ultra kotak sebaiknya pakai susu segar kotak atau susu segar asli.

      Delete
    4. lho aku pake susu ultramilk yg full cream mb bukannya sama kayak mb endang tp beda merk sih mgkn starternya kurang kuat mb yah aku mau.cb lg mb hiks hiks

      Delete
    5. Steahu saya ultra gak ada yang fresh milk ya Mba, yang saya pakai susu kotak fresh milk, kalau di supermarket diletakkan di dalam lemari pendingin karena bisa basi kalau suhunya gak sesuai walau kotak belum dibuka. Kalau ultra biasa kan gak harus masuk kulkas kalau kotak masih tersegel. Susu ini dipabriknya tidak dipanaskan berlebihan sebagaimana susu pasteurisasi lainnya. Sehingga gak semua bakteri mati. Merk yang saya tahu untuk fresh milk hanya diamond dan green field. Sebaiknya pakai yang ini ya.

      Delete
    6. ooo gtu mb aku kira sama mb hehe makasih mb infonya aku mau.cb lg mb moga2 sukses
      semangatttttt...

      Delete
  33. mba endang saya udah nyoba buat yoghurt, tapi gak sekental punya mbaa... kalau kata adik saya sih susu kental manis... tapi saya suka kok rasanya biasanya aku campur ama sereal kalo sarapan,,
    salam kenal
    Novi =)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non Novi, kalau starter yang dipakai kurang aktif bakterinya maka hasil yogurt kurang kental. Pastikan starter yogurt masa kedaluarsa masih lama, fresh dan masukkan agak banyakan saja supaya hasil yogurtnya lebih kental ya. thanks sharingnya ya

      Delete
  34. mbak ijin share, siswa saya kepingin sekali membuat yogurt, terimaksih banyak

    ReplyDelete
  35. Kok yoghurt yg saya buat tidak terlalu asam ? Padahal udh didiamkan selama kira2 20 jam

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin starternya kurang aktif ya, banyak banget faktor yang mempengaruhi pembuatan yogurt

      Delete
  36. mba... aku ngikutin seperti yang di resep, tapi akhirnya yogurtnya jadinya cair gitu mba.
    emang cair yaa?

    thanks yaa mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. starternya saya rasa kurang aktif mba, tapi memang kalau pakai starter dari supermarket suka cair yoigurtnya, seharusnya memang beli biang yogurt khusus.

      Delete
  37. mba resepnya udah di coba, kebetulan ini tugas sekolah bikin bioteknologi
    saya mau nanya, saya ngelakuinnya 2 percobaan yg A stelah d proses saya simpan di kardus dgn d balut anduk dan memakai lampu hasilnya yogurtnya jd kental dan ada endapan di atasnyanya, itu memamang wajar ngga mba? lalu yg di gunainnya yg cairannya aja atau di kocok?
    nah d kotak B setelah saya proses, saya simpan d kotak dan di balut selimut hasilnya yogurtny encer dan ada endapan juga d ata permukannya, apakah itu wajar juga? lalu proses selanjutny apa yg harus saya lakukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba amalia, membuat homemade yogurt itu banyak hal yang harus diperhatikan yang terutama adalah aktif tidaknya starter yang digunakan, suhu saat memasak susu dan suhu saat mendiamkan susu. semuanya itu mempengaruhi kental atau encernya yogurt. menurut saya hasil kedua yigurt yang dibuat bisa digunakan. kalau ada endapannya diatas, buang saja. yogurt bisa dipakai kok.

      Delete
    2. oh bgtu mba,pantas saja. Terima kasih jawabannya :)
      tp mba td pas d skolah kata guru saya pd yogurt yg encer katanya blum jadi. tapi yogurt yg encer itu sebelumnya udah d masukin ke kulkas, klo misalnya di balut lg dgn handuk bisa? atau nantinya bisa jadi basi klo d balut lg dengan handuk?

      Delete
    3. Halo, bisa yogurt belum jadi atau memang starter gak aktif. Kalau starter gak aktif walau lama disuhu ruang gak akan kental. Wah saya belum pernah coba, kalau sudah masuk kulkas dikleuarkan lagi. kenapa gak coba dalam porsi kecil saja Mba?

      Delete
  38. Mbak endangggg, aku sdh bikin yogurtnya dan suksessss, seneng bangetssss walaupun agak cair dikit mnrt aku tapi berhasil! Andai aku bisa tunjukkan ke my master mbak endang. Asli seneng bangets mbak krn aku alergi susu sapi tapi kalau turunannya nggak, jadi yogurt bisa jadi solusi asupan susu utk ku. Love you so much mbak. God bless you ya. Imel

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Imel, selamat yaaa wakakk ikutan senang kalau ada yang berhasil bikin yogurt. membuatnya yogurt sebenarnya gak susah, cuman kadang memang yang homemade kurang keras seperti beli karena kita pakai starter yogurt supermarket yang mungkin agak lemah bakterinya ya. tapi so far menurut saya sih cukup oke buat smoothie atau jus.

      Delete
    2. Yups bener mbak, sy campur ke buah untuk sarapan pagi. Seger n sehat. :-)
      Smp hr kedua yoghurtnya lebih kental dr hr sebelumnya n lbh enak n sama sekali gak berair. Resep mbak endang emang top.

      Delete
    3. bener mba imel, kemarin baru buat juga 2 liter susu. awalnya agak berair setelah 2 hari dalam kulkas jadi padat ya, dan rasanya gakk kalah sama beli kok, saya pakai buat campuran smoothie terung belanda heheheh

      Delete
  39. hai mb kalo gak dikasih susu bubuk bisa gak sih ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Anita, pengalaman saya kalau starter yogurt gak oke, hasilnya kurang kental ya. Susu harus pakai susu full cream bukan susu low fat

      Delete
  40. mbak mau tanya, plain yoghurt biokul yang saya pakai yg encer (drink) tidak kental seperti yang mbak pakai, apa nanti hasilnya akan sama?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya kurang oke ya, walau mengandung bakteri yang sama tapi tidak kuat sebagai starter. Pakai yang yoghurt plain biasa bukan yang untuk drink Mba

      Delete
  41. Hai Mbak Q hari ini bikin Yoghurnya emoga berhail.. soalnya tadi susunya kayaknya masih aga pana pas di campur Yoghurtnya......T_T dan Aq juga bikin Bronis Pisang Coklast kukusnya... enyak........ hahahha Alhamdulilah ga jadi dodol...... ^_^ karena pake coklat bubuk Mrk VanHouten jadi agak terlalu pahit coklatnya... sebaikya dikurang atau coklat bubuk yg saya gunakan memang kurang enak...??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebaiknya susu tidak terlalu panas saat starter masuk, tes dengan jadi kelingking, kalau jari nyaman berarti bisa dimasukkan.

      kalau coklat bubuk pahit, kurangi saja takarannya ya Mba, tapi mungkin akan sedikit mempengaruhi warnanya.

      Delete
  42. Youghernya jadi biar ada Airnya sedikit tapi Youghernya lembut kaya Tofu... hahaa tapi Saya langung panas dingin ngerasainnya.. aya kira rasanya agak manis dan asam... ternyata... rasanya seperti Susu yg tawar dan agak asam mana saya denagn pedenya nyuap dengan sendok besar... hahhahaha.... memang rasaya seperti itu ya Mbak.... :) makasih ya mbak Resep2nya ngebantu banget,,,, Ayu N. Salam Kenal ya Mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Ayu, rasanya asam, kalau kurang asam berarti kurang lama fermentasi atau starter kurang kuat. Homemade yogurt perlu trial berulang untuk tahu hasil yang pas.

      Delete
  43. Mba kalo di saat pedinginan susu itu saya keburu mulai dingin,, bisa sukses tidak yogurt saya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya nggak bisa ya, kultur yogurt memerlukan suhu hangat yang tepat agar bs berkembang dengan baik, makanya susu harus dipanaskan

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...