17 Juni 2019

Resep Ayam Sisit Kemangi


Resep Ayam Sisit Kemangi JTT

Libur Lebaran yang panjang ternyata tidak mengurangi dahaga saya akan hasrat berlibur yang memang telah menggebu-gebu sejak beberapa bulan terakhir ini. Rasa jenuh akan aktifitas rutin sehari-hari yang itu dan itu lagi membuat dada saya seakan hendak meledak dilanda rasa bosan. Ada keinginan untuk merasa bebas, free melakukan apapun yang saya suka, mengeksplorasi belahan dunia lain atau daerah lain yang bukan hanya sekedar kantor, rumah dan mall di sekitar, atau bertualang melupakan, meninggalkan semua ini. Sungguh, saya mulai muak dengan gaya hidup saat ini. Walau saya cukup handal bekerja di belakang meja alias pekerjaan kantoran, namun bukan ini sebenarnya jiwa saya.

Sejujurnya, saya tidak terlalu suka pekerjaan yang mengikuti rules dan aturan tertentu. Tidak suka juga diatur dan harus tunduk pada perintah orang lain alias boss. Jiwa saya selalu ingin terbang bebas, sebebas burung-burung camar yang melayang-layang ditepian pantai, melanglang buana melihat tepian pantai lainnya. Terkadang rasa bosan itu membuat saya berkeliaran sendiri seperti orang gila di mall, hanya melihat-lihat barang yang dijajakan, atau seringkali duduk disalah satu kafe, asyik dengan khayalan dan dunia sendiri. Banyak teman yang bisa dikontak untuk diajak kongkow, tapi terkadang saya suka dengan kesendirian ini karena teman seringkali tak mengerti dengan jalan pikiran yang kacau di kepala saya.

Resep Ayam Sisit Kemangi JTT
Resep Ayam Sisit Kemangi JTT


15 Juni 2019

Resep Pho Bo (Pho Daging Sapi)


Resep Pho Bo (Pho Daging Sapi) JTT

Saya suka dengan hidangan berkuah dari Vietnam bernama pho bo ini sejak mencicipinya pertama kali sekitar sembilan tahun yang lalu. Kala itu seorang rekan mengajak bersantap malam di sebuah resto pho di daerah Pondok Indah. Jujur, walau banyak resto pho bertebaran di Jakarta karena hidangan ini cukup populer di Indonesia, namun saya belum pernah tertarik untuk mencobanya. Satu resto pho yang membuka banyak cabang di Jakarta dan beberapa kota besar lain di negara kita adalah Pho 24, dan menurut saya masih masuk dlaam list resto pho dengan kuah yang lezat. Sayangnya saat ini saya merasa dedaunan rempah yang diberikan sebagai condiment sangat sedikit dibandingkan dulu.

Minggu lalu saya diajak Sintya, teman baik sekian tahun lamanya dan teman kongkow kala keinginan bersosialisasi dengan manusia lain muncul, mengajak saya mencicipi pho Madame Mai di Lotte Avenue. Walau beberapa kali sering melongok ke resto ini kala berkeliling di food court mall tersebut namun baru minggu lalu saya duduk didalam resto dan mencicipi semangkuk pho bo-nya. Walau bisa dibilang rasanya sedap, namun menurut saya kuah pho di Madame Mai tidak segurih Pho 24, tapi di resto ini kita bisa mengambil sebanyak-banyaknya aneka daun rempah disini. Bagi manusia pemakan dedaunan maniak seperti saya, fasilitas yang diberikan tentu saja disambut gembira. 😄

Resep Pho Bo (Pho Daging Sapi) JTT
Daun Ketumbar
Resep Pho Bo (Pho Daging Sapi) JTT
Daun Mint


12 Juni 2019

Resep Jangan Lombok


Resep Jangan Lombok JTT

Tempe dan tahu, dua protein lauk yang menjadi staple food di Jawa sejak jaman baheula dan kini bahkan semakin ngetrend sejak veganisme bergaung dimana-mana. Dulu ketika masih tinggal di Tanjung Pinang, seingat saya kedua lauk ini tak pernah muncul di meja makan. Ibu saya tidak pernah menyajikannya. Melimpahnya hasil laut seperti ikan dan seafood lainnya dengan harga yang sangat terjangkau membuat dua olahan kedelai ini tak pernah masuk kedalam list menu sehari-hari. Tapi setelah kami pindah ke Paron, Jawa Timur, maka tempe dan tahu seakan tak pernah absen. Harganya yang murah sebenarnya menjadi alasan utama mengapa kedua lauk ini menjadi pilihan utama ibu rumah tangga yang ingin tetap bisa menghadirkan makanan sehat dengan rasa lezat. Selain itu, makanan ini juga sangat fleksibel diolah menjadi beragam jenis masakan.

Walau kini tempe dan tahu perannya bergeser bukan sebagai lauk utama lagi melainkan hanya sebagai snack atau side dish, tapi dulu kedua makanan ini adalah lauk utama di rumah kami. Nenek saya, Mbah Wedhok, setiap hari akan menyediakan tempe atau tahu goreng, sayur asem atau sayur sop dan secobek sambal terasi atau sambal tomat. Sesekali makanan ini akan terasa luar biasa sedap, bahkan hingga kini masih sering saya cari, tapi tidak jika disantap setiap hari. Membuka tudung saji dan bertemu tempe goreng adalah pengalaman yang sama sekali tidak mengesankan. Kecuali jika saat itu perut benar-benar didera rasa lapar yang luar biasa. 😂


Resep Jangan Lombok JTT
Resep Jangan Lombok JTT


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...