Tampilkan postingan dengan label Tangzhong Starter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tangzhong Starter. Tampilkan semua postingan

25 Januari 2017

Resep Roti Tawar Tangzhong Tutti Frutti


Resep Roti Tawar Tangzhong dengan Sukanat

Asyiknya membuat roti sendiri di rumah adalah kita bisa memasukkan bahan apapun yang sesuai dengan selera kita atau bahan yang tersedia di dapur kala itu. Adonan roti merupakan produk yang sangat fleksibel untuk dibentuk, diisi atau dipermak menjadi aneka variasi makanan dan dimatangkan dengan teknik memasak yang bervariasi pula, sebut saja kukus, goreng atau panggang. Nah, dalam rangka memaksimalkan dan menghabiskan aneka bahan kue, sisa project buku Homemade Baking bulan lalu, maka sekantung sukade alias tutti frutti alias cincangan buah kering yang masih nangkring di kulkas, saya masukkan ke dalam adonan roti tawar seperti resep yang saya hadirkan kali ini. 

Roti tawar merupakan jenis roti yang jarang saya buat karena pengalaman selama ini hasil roti kurang lembut, kurang elastis dan kurang lemas sebagaimana roti tawar yang banyak dijual dipasaran. Apalagi sejak roti tawar a la Lotte Mart yang sering disebut dengan 'roti apartemen' saking panjangnya, dibandrol dengan harga lumayan murah, dan memiliki rasa milky yang sedap dengan tekstur lembut. Roti ini favorit teman-teman kantor dan sering kami beli untuk disantap beramai-ramai bersama ice cream di kantor. Kalau melihat dari aspek ekonomis dan kepraktisan maka membeli roti tawar seperti ini memang solusi mudah, namun jika ditilik dari sisi bahan-bahan yang lebih terjamin bagi kesehatan kita (tanpa pengembang, pemutih atau bahan artfisial lainnya yang biasanya digunakan untuk meningkatkan tampilan makanan), maka membuatnya sendiri merupakan langkah yang sebenarnya sama sekali tidak sulit.

Resep Roti Tawar Tangzhong dengan Sukanat
Resep Roti Tawar Tangzhong dengan Sukanat


12 Oktober 2011

Obsesi Roti 12: Roti Gulung Kismis


Obsesi Roti 12: Roti Gulung Kismis

Ketika anda telah mampu membuat roti sendiri dengan hasil yang cukup baik (cukup baik = lembut, nyaman di kunyah, tidak membuat gigi retak dan tulang rahang bergeser, mampu ditelan tanpa harus digelontor seember air, dan tetap segar hingga keesokan harinya) maka dosa besar rasanya jika harus membelinya di bakery atau toko roti yang luar biasa banyaknya bertebaran di Jakarta, apalagi di Mall Ambasador yang bersebelahan dengan kantor saya. Berbagai tawaran toko roti untuk menarik pelanggan mulai dari buy 1 get 1, buy 3 get 1 free, gebyar diskon 25%, atau alternatif cash back dari provider kartu kredit, berkibar-kibar di depan mata. Bukan berarti saya tidak tertarik namun sayang rasanya jika saya harus mengeluarkan kocek untuk sepotong roti kismis, coklat atau keju dengan harga tujuh ribu sekian rupiah, karena jika membuatnya sendiri saya bisa mendapatkan berpotong-potong roti dengan biaya yang murah. 

Seperti siang ini ketika saya mengantar Meta ke sebuah bakery yang menawarkan diskon anniversary 25%, saya tidak berminat sedikitpun untuk ikut-ikutan mengambil nampan dan menumpuk roti setinggi-tingginya seperti pelanggan lainnya. Tapi dalam hati saya berjanji, sepulang kantor saya akan membuat roti sendiri dengan rasa yang tak kalah sedapnya dan bisa saya santap sepuas-puasnya.

Obsesi Roti 12: Roti Gulung Kismis
Obsesi Roti 12: Roti Gulung Kismis


31 Juli 2011

Obsesi Roti 8: Roti Gandum Isi Daging Cincang dan Keju


Obsesi Roti 8: Roti Gandum Isi Daging Cincang dan Keju JTT

Obsesi roti ke-8 yang saya posting ini adalah roti gandum isi daging cincang dan keju yang rasanya mantap! Apalagi ketika roti baru saja keluar dari dalam oven, disobek ketika masih setengah panas dan keju meleleh membasahi daging cincang yang terdapat di dalamnya. Seantero rumah menguarkan bau harum roti, keju dan daging yang terpanggang. Hmm, air liur pun langsung menetes dan mulut tak sabar untuk segera merasakan gigitan yang pertama. Surga! Rotinya sendiri dengan penuh semangat saya buat di bulan lalu, hanya saja mood saya baru sekarang tergerak untuk menuliskan resep dan cara membuatnya. Resep roti memang umumnya simple namun menjelaskan prosesnya yang membutuhkan banyak sekali kata-kata untuk dirangkai ^_^. 

Obsesi Roti 8: Roti Gandum Isi Daging Cincang dan Keju JTT
Obsesi Roti 8: Roti Gandum Isi Daging Cincang dan Keju JTT


26 Juni 2011

Obsesi Roti 3: Hokkaido Milky Loaf - Roti Lembut ala Jepang


Obsesi Roti 3: Hokkaido Milky Loaf - Roti Lembut ala Jepang

I did it! Itu yang pertama kali saya teriakkan di dalam kepala saya ketika roti lembut ini saya sobek dan masukkan ke mulut. Akhirnya berhasil juga saya membuat roti yang lembut, halus dan lezat selayaknya roti yang dijual di bakery dan membuatnya pun sama sekali tidak sulit. Karena di rumah kebetulan sedang banyak penghuninya, maka sayapun dengan sombongnya membandingkannya dengan roti dari Eaton yang tadi malam dibawa adik ipar saya, Azy, ke rumah Pete. Sama lembutnya, bedanya roti yang saya buat tidak memakai isi di dalamnya. Namun point yang paling penting, Hokkaido Milky Loaf ini tidak menggunakan bahan pelembut roti selayaknya roti yang memiliki tekstur halus seperti ini, cukup dengan merubah teknik pembuatannya yang menurut saya cukup unik. Anda penasaran ingin tahu bagaimana? Yuk, terus ikuti artikel ini ^_^.

Obsesi Roti 3: Hokkaido Milky Loaf - Roti Lembut ala Jepang
Tangzhong starter
Obsesi Roti 3: Hokkaido Milky Loaf - Roti Lembut ala Jepang


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...