03 Juli 2015

Resep Kue Kering Sagu Keju


Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah

Membuat kue kering sagu keju ternyata gampang-gampang susah, ketika tahun lalu saya mencobanya hasilnya berakhir super bantat, keras dan mirip dengan cireng dipanggang. Gara-garanya selain terburu-buru sehingga tidak membaca instruksi dengan seksama, saya juga menggunakan resep abal-abal tak jelas yang banyak bersliweran di internet. Apalagi saat itu sedang dalam kondisi berpuasa sehingga kue yang baru saja keluar dari oven tidak bisa dicicipi.  

Saat  waktu berbuka tiba, tak sabar saya pun segera mencobanya dan betapa kecewanya saya menemukan kue yang seharusnya garing, ringan dan lumer dimulut ini terasa keras dengan suara bergemertak kala dikunyah. Hm, jika saja saya tahu sagu keju ini akan berubah menjadi cireng keju panggang maka saya memilih untuk membuang sisa adonan ke tempat sampah dibandingkan memanggang sisa adonannya dan membuat tagihan listrik di rumah Pete menjadi melonjak lebay.  Tobat!

Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah
Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah

Hal utama yang saya pelajari dari pengalaman tahun lalu adalah jangan menggunakan tepung tapioka, tetapi gunakanlah tepung sagu yang benar-benar terbuat dari sagu. Seperti yang kita ketahui bersama, tepung tapioka terbuat dari pati singkong sedangkan tepung sagu terbuat dari batang pohon sagu. Masyarakat kita mengenal dan menyebut kedua tepung ini dengan nama kanji. Nah seringkali di pasaran kita menemukan satu produk tepung bernama Sagu Tani namun ketika diperhatikan dengan seksama di belakang kemasannya maka tercantum bahwa tepung tersebut terbuat dari tapioka. Saat itu saya berpikir semua merk Sagu Tani terbuat dari sagu, bahkan ketika di pasar Blok A saya meminta tepung sagu maka si penjual akan memberikan saya tepung tapioka dengan merk Sagu Tani tersebut. Padahal walau sama-sama memberikan efek lengket dan biasa dipakai dalam pembuatan pempek, cilok atau cireng namun kedua tepung ini akan memberikan efek berbeda di sagu keju yang kita buat.

Lantas apa efeknya jika menggunakan tepung tapioka saat membuat kue sagu keju ini? Berdasarkan pengalaman, kue yang saya buat berakhir keras, tidak renyah dan tidak lumer di mulut sebagaimana kue sagu keju umumnya. Saya bahkan telah lupa apa yang terjadi dengan dua stoples besar sagu keju abal--abal yang saya buat tahun lalu. Nah agar kali ini tidak salah jalan lagi maka saya kemudian membeli tepung sagu di toko bahan kue terpercaya. Jadi bagi anda yang hendak mencoba kue kering ini di rumah, pastikan agar anda membaca kemasan dengan baik agar benar-benar tepung sagu lah yang anda gunakan dan bukan tepung tapioka.

Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah
Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah

Faktor lainnya yang membuat sagu keju saya berakhir gagal total adalah rasa kurang sabar, sepertinya sifat ini sangat minus di dalam diri saya. Sebelum dimasukkan ke dalam adonan maka tepung sagu disangrai terlebih dahulu dengan daun pandan agar aromanya menjadi wangi. Nah tepung yang telah disangrai ini kemudian harus didiamkan hingga benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam adonan mentega yang telah dikocok. Karena tepung tak kunjung dingin dan kaki ini pun telah pegal harus berulangkali ke dapur mengeceknya, maka ketika kondisinya masih agak hangat buru-buru saya masukkan ke dalam adonan mentega, akibatnya sebagian mentega pun menjadi lumer. Walau firasat telah mengatakan kue tidak akan berakhir sukses namun saya tetap nekat melanjutkannya. Olala oh ternyata tepung tapioka panas yang bercampur dengan mentega leleh menghasilkan tekstur yang liat dan membuat saya teringat dengan adonan cireng. Itulah sebabnya mengapa saya menyebut kue sagu keju yang saya buat tahun lalu sebagai cireng keju panggang. ^_^

Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah
Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah

Secara keseluruhan sebenarnya membuat kue sagu keju ini sangat mudah, asalkan kita mengikuti dengan seksama takaran dan step yang diberikan. Kali ini saya menggunakan resep dari Bapak Yongki Gunawan, beliau terkenal handal menghasilkan resep-resep cake dan kue yang sedap. Agar hasilnya maksimal maka sebaiknya menggunakan keju Edam tua yang berwarna sedikit orange atau kuning tua. Keju Edam yang telah tua ini memiliki tekstur keras sehingga terasa renyah ketika kue telah matang, selain itu juga akan memberikan rasa dan aroma yang lebih kuat. Tidak ada keju Edam? Tentu saja kita tetap bisa menggunakan keju cheddar biasa. 

Bahan lain yang dimasukkan ke dalam adonan adalah emplex. Emplex merupakan bahan tambahan pangan emulsifier yang bersifat kompleks dan tersusun dari protein dan pati. Fungsinya untuk meningkatkan kekuatan adonan dan memperpanjang masa simpan produk yang dipanggang. Selain itu emplex juga membantu aerasi dan menstabilkan emulsi. Bahan ini biasanya digunakan di dalam cake dan roti dengan tujuan untuk membuat adonan menjadi lembut dan tidak terlalu lengket. Perannya di dalam kue kering adalah untuk membuat kue menjadi lebih garing, renyah, namun dengan remah yang lembut, sekaligus membuat kue kering memiliki masa simpan lebih lama. Bahan tambahan pangan ini bisa dibeli di toko bahan kue, biasanya dengan nama emplex atau salah satu contoh merknya adalah Rexa Cookies. Bentuk emplex berupa bubuk putih seperti baking powder dan baking soda, serta bisa dibeli dalam kemasan kecil dengan harga yang terjangkau. Susah mencarinya? Skip saja dari resep, karena kue tetap lezat tanpanya. 

Finally, saya cukup puas dengan sagu keju yang saya buat. Selain itu dengan takaran di bawah yang saya ikuti sesuai aslinya (kecuali santan yang saya buat menjadi 100 ml sedangkan resep asli adalah 80 ml), saya mendapatkan banyak sekali sagu keju dengan cita rasa sedap dan renyah.

Berikut resep dan prosesnya ya. 

Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah

Resep Kue Kering Sagu Keju
Resep diadaptasikan dari buku 55 Resep Kue Kering Favorit by Yongki Gunawan 

Untuk sekitar 150 buah kue sagu keju atau lebih tergantung besar kue yang anda buat 

Tertarik dengan resep kue kering lainnya? Silahkan klik link di bawah ini:

Bahan I:
- 620 gram tepung sagu (bisa menggunkan tepung tapioka atau tepung garut (ararut/arrowroot/tepung gasol)
- 5 lembar daun pandan, potong sepanjang 10 cm
- 20 gram susu bubuk full cream merk apapun
- 200 gram keju edam parut atau keju cheddar lainnya

Bahan II:
- 200 gram mentega Wijsman atau merk mentega lainnya (Anchor, Orchid, Hollman, Elle n Vire)
- 100 gram margarine Blue Band (resep asli menggunakan 50 gram Hollman butter dan 50 gram margarine)
- 270 gram gula bubuk (proses gula pasir dengan blender hingga halus)
- 1 sendok teh vanilla ekstrak atau 1/2 sendok teh vanilla essence atau 1/4 sendok teh vanili bubuk
- 1/4 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh emplex (Rexa Cookies), optional **)
- 100 ml santan kental instan (saya pakai Kara), resep asli 80 ml

Bahan III:
- 3 butir kuning telur

Bahan IV (saya tidak pakai):
- kacang mete cincang
- keju parut untuk taburan diatas kue

**) Emplex adalah bahan tambahan pangan berjenis emulsifier, berbentuk bubuk putih dan berfungsi untuk merenyahkan kue dan membuat kue memiliki masa simpan lebih lama

Cara membuat:
Siapkan tepung sagu, pastikan anda menggunakan tepung sagu dan bukan tepung tapioka. Tuangkan tepung ke wajan, beri daun pandan dan sangrai dengan api kecil sambil diaduk-aduk hingga daun pandan menjadi kering. Angkat dan dinginkan hingga tepung benar-benar dingin. Buang daun pandannya, jika daun pandan hancur menjadi serpihan maka ayak tepung yang digunakan. 

Note: tepung lama dingin, karena itu masukkan ke chiller untuk mempercepatnya.

Siapkan oven, panaskan disuhu 150'C. Letakkan rak pemanggang di tengah jika oven anda tinggi, jika oven anda pendek maka letakkan rak di bagian paling bawah dan double loyang yang digunakan agar bagian dasar kue tidak mudah gosong. Alasi permukaan loyang dengan kertas baking, sisihkan.

Note: Jika menggunakan oven listrik maka set oven dengan api atas dan bawah.  Jika menggunakan oven gas maka gunakan api bagian bawah saja. 


Siapkan mangkuk mikser, masukkan semua bahan II, kocok dengan mikser hingga pucat dan mengembang. Masukkan bahan III dan lanjutkan mengocok dengan mikser hingga pucat dan mengembang. Matikan mikser. Proses pengocokan masing-masing tahapan sekitar 5 menit dengan hand mixer.

Note: jika kondisi pucat dan mengembang di proses susah untuk tercapai maka kocok hingga adonan menjadi lembut saja.

Masukkan bahan I, aduk dengan spatula hingga rata. Tuangkan adonan ke dalam plastik segitiga yang telah diberi spuit bentuk bintang atau bunga diujungnya. Gunting ujung plastik dan dorong spuit agar sebagian keluar plastik.

Semprotkan adonan dengan bentuk melingkar dan berakhir di tengah, atau semprotkan dengan bentuk sesuka anda. Tidak perlu beri jarak yang berjauhan karena kue tidak mengembang.

Resep kue kering sagu keju renyah dan mudah

Panggang di oven selama 25 menit atau hingga berwarna coklat kuning keemasan. Keluarkan dari oven dan biarkan hingga kue benar-benar dingin di rak kawat. Masukkan stoples kedap udara. Yummy! 

Source:
Buku 55 Resep Kue Kering Favorit by Yongki Gunawan

TESTIMONI PEMBACA

Yeny LovAby:
Tahun lalu bikin kue sagu keju hasilnya mengecewakan.. udah dibentuk cantik2.. eh stelah masup oven jadi beleber...
Kapok? Hehehe... enggak! Justru penasaran, knafa inih... pan udin sesuwai resep hik, hik.... πŸ˜‚ (lebay dah kumat!)
Kali ini nyobain resep mb endangJusttryandtaste Blogspotot lagiiii... (ngefans pokoke) dan hasilnya cantik poll, rasanya manis (takaran gula aku kurangi dikit) , gurih, enak dan renyah..
Mantab!



 

    



139 komentar:

  1. halo mbak Endang.. sy berminat sekali ingin ikut coba buat kue sagu. Cuma sy msh sedikit bingung membaca tutorialnya. Untuk bahan I, kalau melihat komposisi bahan2 yg digunakan, sy jd ragu apakah kalau dimixer bisa putih dan mengembang seperti yg diinstruksikan? mohon pencerahannya.. thanksss..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba nova, mikser saja sampai lembut ya, gak papa kok,

      Hapus
    2. Hallo mbk endang,sy sdh coba,jadi Dan enak lembut di mulut,sy gak nemu tepung sagu ..jadi pake sagu tani(ada tulisannya terbuat dari singkong pilihan)

      Hapus
  2. Mba Endang... Properti nya baru, yah..?? Keren banget.. Minggu depan nyoba resep ini kayaknya oke, mumpung udah mulai cuti...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Emilia, nggak mba, properti lama wakakka, dah sering muncul difoto. silahkan dicoba mba, moga sukses yaa

      Hapus
  3. Halo mbak endang..sy salah stu pembaca setia jtt nih. :D
    Mbak sy ingin tanya..sy penah membuat kue ini tapi kue yg sebelumnya berbentuk bunga atau kerang ini saat kluar dri oven bentuknya jadi bulat (meleleh). Kira" apa yg salah ya? :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba riantri, thanks ya sudah menjadi pembaca setia jtt.

      meleleh kemungkinan karena hanya pakai butter saja dan gak di mix dengan margarine ya, atau mungkin mengocok mentega/margarine kelamaan, itu juga bs bikin kue meleber

      Hapus
  4. Asik2.. jd tambah gatel pngen coba macem2.. wkkwkwk
    Tar cari toples dlu ah baru coba..
    Oia mba, selai nanasnya sukses.. hohoho
    Cm sempat ada insiden kecil, baru matang kan panas, eh krn aq buru2 mau pergi jd aq masukin kulkas biar cepat dingin, nah tp lupa ditutup mbaa..
    Hiks.. jadi aja keras, cm percobaan dibikin nastar sih fine2 aja.. pas manisnya duet sm resep nanas lumer dimulut, cuma olesannya aq pake ovex, agak lengket gitu :( next time pk kuning telur aja deh..
    Trus besoknya selainya lama2 jd keras tuh mba gegara insiden itu, cm aq angetin aja pk air sedikit, dan lembek padat lg deh.. yeayy ^^
    Mamaku doyan bgt nastarnya, smpe kmarin pas puasa ngiler sm nastar mulu wkwkkw ampir dimakan mba, untung inget klo lg puasa :D
    Dan klo diinget2, buatanku kali ini jauh lebih maknyus dr yg pernah dibikin mama :)
    Lha koq malah jd nyambung k nastar ya.. wakakka
    Thanks ya mba..

    Bella

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Bella, thanks yaa sharingya ya, iya banyak yang kasus juga selai jadi keras kebanyakan gula ya, bisa dilembutkan lagi dengan menambahkan air hangat dikit2.

      olesannya pakai kuning telur + minyak goreng dikit saja biar mengkilap. memang enakkkkk banget ini nastar, pengen bikin juga soalnya beli gak namppol heheheh

      Hapus
  5. Mbak Endang,sedikit koreksi ya di proses pembuatannya...kalau saya baca sepertinya Mbak kebalik menuliskan step by step nya...
    Mungkin bahan II dulu yang di kocok hingga lembut,kemudian tambahkan bahan III setelah nya baru bahan I dimasukkan ke campuran bahan II dan III nya ya Mbak???
    Btw,makasih banget buat resep2 kue keringnya...
    -Diar-

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba diar, waah iya thanks koreksinya yaa, sudah saya betulkan, soalnya saya merubah cara di buku supaya mudah di dipraktekkan eh malah lupa urutan prosesnya hiiks

      Hapus
    2. Mbak,mau tanya...kalau misal cuman bikin setengah resep aja boleh kan pake 2 kuning telur yg agak kecil?Boleh tau merk sagu yang Mbak Endang pake g?
      Oh ya Mbak,gara2 resep nastar Mbak Endang saya jadi kena jatah bikin nastar buat lebaran kalie ini...soalnya resepnya endeusss bgt...ga tanggung2 10kg nastar Mbak (kurang lebih 20x resep nastar normal)...wkwkwkwkwk
      Big Hug buat Mbak Endang...ditunggu resep lidah kucingnya...hehehehehe
      -Diar-

      Hapus
  6. Hola, mbak En. Dec thn lalu request ke mama bikinin sagu keju eh tau2 skrg nongol di JTT...sukak ! #lg mikir kpn bs eksekusi :p
    Oya, sy agak bingung nih bacany, di prolog pake tepung sagu tani hasilny gak sesuai krn bhnny tapioka tp di resep ttp pk tepung sagu tani, apa krn pake emplex jd gpp pk tpg sagu tani ? Thanks - Na

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Mba Na, si sagu tani ini merk dagang ya, kayanya dia mengeluarkan jenis tepung sagu dan tepung tapioka, cari yang sagu ya, atau gunakan merk lain asalkan itu tepung sagu gak papa.

      Hapus
  7. wah, Mbak Endang sudah mulai mengisi toples. saya di rumah juga lagi nyicil ceritanya buat toples di rumah dan sebagian dibawa mudik ke mertua. hehe, tapi, yang di rumah semua nyaris separuh ( untung yang buat mertua toplesnya langsung di lakban). Baru bikin dua resep, nastar ( kue paling ribet sedunia buat saya), dan blueberry tumbleprint ( sekalian, karena adonan dasarnya sama).
    Pingin coba kue ini tapi takut gagal, g bisa nyemprotnya..., kayaknya nyoba dikit aja deh, buat di rumah, ( pengalih nastar...)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba inge, wakakak, belum mba, saya belum bikin nastar, bayangin buletnya kecil2 lemes saya, saya bilang adik saya kita bikin ukuran jumbo saja ya biar cepet, dia gak mau wkakakka

      hari ini mau bikin lidah kucing, ehhhh listriknya mati huaaa

      Hapus
    2. Mba endang mau dong resep lidah kucingnya. Aku pernah buat tp susah di lepas dr loyang. Lengket di loyang lidah kucingnya. Pdhl udh aku oles margarine loyangnya. Akhirnya aku oles tebal2 yg ada lidah kucingnya jd asin. Hiks...

      Hapus
    3. hai mba Silvia, saya weekend kemarin dah coba dan sukses hasilnya, nanti saya share resepnya. Memang loyang kudu dioles margarine dan taburi tepung mba, kalau cuman margarine akan lengket ya.

      Hapus
  8. Mbak endang saya punya keju edan merk lokal beli setahun lalu apakah kira2 masih bisa dipake gak ya... jadi kepikiran pengwn bikin sagu keju lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Tri, bisa ya, selama keju disimpan dengan baik, tidak berjamur dan pahit oke2 saja kok

      Hapus
  9. Hai Mba...
    Suwun yaaaa...Resep ini yg udah aku tunggu2 dari bulan2 lalu.

    Eva

    BalasHapus
  10. halo mb en, boleh tanya ya pakai sagunya merk apa dan beli dimana ? suwun

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Lulu, saya beli di toko bahan kue dekat rumah, kiloan gak ada merknya mba, kemarin minggu saya kesana lagi udah habis stocknya. Saya dapat info di FB kalau pakai tepung tapioka premium merk sagu tani katanya hasilnya oke juga Mba. Jadi mungkin bs dicoba ya

      Hapus
  11. Mbak Endang, memang kalo pake tepung tapioka efeknya apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengalaman saya agak keras ya, tapi mungkin karena tapioka saya kurang oke. ada yang sharing di fanpage JTT kalau pakai tapioka premium merk Sagu Tani atau Pak Tani katanya hasilnya tetap oke ya

      Hapus
  12. Aaah senengnya resep requestan kemarin nongol juga..
    Makasih mba endang ... 😊

    Dwi .. Samarinda

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Dwi, thanks ya mba, moga suka yaaa, hehehhe

      Hapus
  13. Sy sdh coba pake tapioka tp cap tani yg gambar pak tani yg lg pegang cangkul kalau g salah dan tulisannya warna hijau.. rasax enaak... tiap lebaran kue ini harus ada d meja kami hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Andriany, thanks sharingnya ya, sangat berguna untuk pembaca lainnya.

      Hapus
  14. mbak mau tanya..
    itu santan kental instan nya kan 100 ml..itu lgsg pake kara sejumlah 100 ml atau kara nya 50 ml aja lalu ditambah air sampai jadi 100 ml (50:50 sama air)??
    trus santannya apa dimasak sebentar dulu mbak biar mateng?
    makasih mbak sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Nana, langsung pakai 100 ml dari kemasan, jangan diencerkan ya. Saya nggak masak santannya mba, tetapi kalau mau dimasak silahkan ya, mungkin bisa tambah gurih rasanya ya, pastikan santan benar2 dingin ketika masuk ke adonan ya

      Hapus
  15. Mbak, mau nanya. Kl buat 1/2 resep pakai telurnya brp? Dan kalau ga pake mentega apakah bs pakai margarine saja? Brp ya takarannya utk setengah resep? Terimakasih mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Maya, pakai 2 kuning telur saja, dan bs ganti margarine. Setengah resep maka semua bahan tingal dibagi 2 saja mba.

      Hapus
  16. Hi...Mba endang salam kenal,aq rega dr Bandung senang ny pas nemu blog INI
    pas menghadapi lebaran sembari ngabuburit aq eksekusi bbrp resep mulai dr kastengel,sagu keju,nastar,putri salju & choco crunch
    walahhhh...hasilny enak Dan mantaf,krn aq mengikuti smua resep Dan Cara membuat dg teliti step by step
    Cm satu yg rada kecewa sagu kejuny bewarna coklat,pd proses sangrai klamaan tp its ok mslh rasa tetep enak.
    Thx a lot Mba endang....di tunggu resep2 yg lainnya ya....smoga Mba endang sll sehat biar bs terus berkarya aminnn....

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Rega, salam kenal ya, thanks sharingnya, senang sekali resep JTT disuka. Wah banyak juga yang dieksekusi saat lebaran kemarin, mantap dah hehhehe.

      sukses selalu juga buat mba dan keluarga yaa, salam

      Hapus
  17. Mbak..kalau mencampur bahan nua pakai food processor bisa tidak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau sagu keju diatas bisa ya, karena pakai tepung sagu, tetapi kalau pakai terigu sebaiknya tidak menggunakan food processor, khawatirnya over mixing dan akan bantat

      Hapus
  18. Hari Sabtu bikin lidah kucing dan sagu keju. . .
    Waktu keluar dari oven masih renyah, tapi satu hari setelahnya agak kurang renyah, mungkin ada yang tutup stoplesnya kurang bener mba. . .
    Tapi rasanya enak. . .
    Makasi yaa mba resepnya. .:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mba Risa, simpan dalam toples sangat rapat kalau perlu masukkan chiller kulkas ya, kue akan tetap garing. Kue ini memang mudah melempem

      Hapus
  19. Hi mba salam kenal .. seneng nemu blog mba Endang jd kepengen bkin kue trus.. bkin sagu keju chiffon cake bolu kukus resep dr JTT smua berhasil loh.. mau tanya mba biasa kue sagu keju dan kawan2 tahan berapa lama di toples ya? Makasi banyak ya mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Merry, salam kenal dan thanks y sudah memyukai JTT. Kue kering homemade harus ditutup sangat rapat di toples dan tahan smpai 2 minggu ya.

      Hapus
  20. Hay mb salam kenal, aq tinny...
    Mb klo emplex na aq skip kira2 hasil na gpp ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba tinny, salam kenal ya, skip saja ya mba, gak masalah kok

      Hapus
  21. Hai mb endang..salam kenal ya, sy salah satu penggemar rahasia mb endang. Oya mb, sy pnh coba bikin pk tapioka enak banget kok mb, memprul gak keras. Mungkin kerasnya krn sagunya msh panas.
    Btw, sy suka resep2nya mb endang..sdh ada bbrp yg sy praktekkan n suka hasilnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Erik, salam kenal juga ya, Thanks sharingnya ya, senang resepnya disuka. Yep kemungkinan waktu itu gara2 saya pakai sagu yang masih panas, jadi menteganya meleleh dan berubah jadi lem wakakkak

      thanks ya, sukses selalu!

      Hapus
  22. mba , boleh nanya pas saya sangrai kok tepung sagux jadi bergerendil ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. coab disaring dulu tepungnya baru disangrai mba

      Hapus
  23. Mba endang, ini pertama kalinya aku coba bikin kue sendiri. Hihi aku mau nanya, kalau gak pakai mentega jadi aku pakai margarine aja take an nya jadi 300gr atau brp ya? Di tunggu mba balasan nya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nadya, bisa pakai margarine atau mentega saja, yang penting total lemak 300 gram ya

      Hapus
  24. Kakak Endaang :)

    Panggilnya kakak aja ya? Iya deh.

    Mau lapor (telat sih ini), kue kering keju sagunya sukses hehehee. Padahal aku belum pernah bikin kue kering, dan udah parno aja bakalan keras karena ternyata tepungnya tapioka T.T

    Ternyata hasilnya enyyaaak. Nenek aku aja sampe muji katanya lebih enak buatanku dari beliau HEHE. Makasih ya kak :*

    -Regia, Bogor

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Non Regia, thanks sharingnya ya, senang resepnya disuka. Sukses selalu yaa!

      Hapus
  25. Mbak Endang,
    Sagunya boleh di sangrai 1 hari sebelumnya? Soalnya kalau nunggu dinngin bisa lama bikinnya :p

    Thanks,
    Yeli

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa ya Mba Yeli, yang penting tepung kondisinya garing dan tidk lembab ya

      Hapus
  26. Assalamu'alaykum mbak Endang, Salam kenal mbak, saya salah satu silent reader jtt nih, uda bbrp bulan terakhir ini sering wara-wiri tanpa meninggalkan jejak hehe #wahsepertinyasayaperludijitak hehe
    Nah minggu kmrn sukses eksekusi resep ini, bisa dibilang cukup berhasil, tp saya smpt bingung pas nyangrai tpg sagunya itu brp lama ato apa tanda sagunya uda tersangrai dg baik? Oia saya nyangrai sagunya sehari sebelumnya dan nunggu dinginnya Subhanallah lamanyaaaaa, menguji kesabaran sekalii hehehe. Eniwey busway makasi lho mbak resep2nya rata2 sukses sekali coba
    Wassalamu'alaykum
    Hana - Jogja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mba Hana, slam kenal juga ya. Sangrai seperlunya saja mba, tujuannya hanya supaya wangi pandan dan garing (tidk lemban). Memang perjuangn menunggu tepung dingin, tapi kudu sampai benar2 dingin ya, kalau nggak kuenya jadi lem hehehhe

      Hapus
  27. Hi mba endang. Sy sudah coba resepnya nih. Uenakkk skali sesuai sama apa yg sy pengen. Lebih enak daripada beli lg hihi. Lumer dimulut manteb deh. Bole sy tanya mba memang adonannsusah disemprot ya mba? Apa sy yg salah ya? Dan bila sy pingin tambah gula bubuk nya apa bole mba? Krna sy suka manis mnrt sy krg manis sedikit. Anywy thanks banget ya resep nya. Jd pingin test resep2 yg lain nih hehehe

    Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, thanks sharingnya ya, yep memang agak susah disemprot adonannya ya. Tambah gula bubuk oke2 saja ya.

      Hapus
  28. Mba, cerita nya uda ngetes nih...step by step di ikutin...tapi di oven berakhir meleleh dan ga berbentuk...sedihhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. waak, coba masukkan ke kulkas dulu adonan yang sudah disemprot di loyang supaya agak keras.

      Hapus
  29. Hai mba Endang salam kenal...tks sd boleh berselancar di JTT.
    btw mba untuk resep sagu keju...untuk susu dan keju edam masuk di step mana ya...tq sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Melliya, salam kenal juga ya. Keju dan susu bubuk itu masuk ke dalam bahan 1 ya, coba dicek prosesnya dengan lebih teliti dibagian mana bahan I masuk mba, sudah ada kok disana ya.

      Hapus
  30. Mba Endang mau tanya.. 200 gr keju nya itu ditimbang dulu sebelum diparut atau sesudah diparut ya? Krn timbangan sebelum diparut dan sesudah bentuk parutan jumlahnya beda..

    BalasHapus
  31. Mba, apakah wajib menggunakan mikser unt mengocok mentega?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ya Mba Sari, bs pakai kocokan spiral dan dikocok manual ya

      Hapus
  32. Mba Endang, mau tanya... mungkin sedikit OOT dari resep, hehee
    kebetulan saya bekerja di tempat terapi untuk anak2 autis, dan kami juga menyediakan makanan diet untuk anak autis yang CFGF (casein free gluten free). kami nyetok dari salsat produsen makanan khusus d jogja. beberapa juga saya pernah coba makanannya, salah satunya ada kue sagu (kalau saya lihat mirip dengan kue semprit sagu). di komposisi tertera bahannya: tepung sagu, santan, gula stevia.

    berhubung dari produsen tersebut tidak berkenan membocorkan cara membuat kue nya, saya mau tanya pendapat mba endang, hehe krna sya hobi masak kue juga dan silent reader di blog JTT.
    kira2 bisa ga ya hanya dengan 3 bahan itu (tanpa telur, tanpa lemak/minyak/margarin), kue nya bisa di spuit cantik? dan teksturnya juga renyah kering.
    sya pernah coba eksperimen dengan takaran bahan sesukanya, hehe hasilnya jadi adonan yang liat, setelah di oven, bagian luarnya kering, tetapi dalamnya basah dan sepertinya tidak memungkinkan kering walau di oven lebih lama.
    menurut mba gmna?

    hehe maap panjaaaaang banget crita dan pertanyaannya :)

    _Fian_

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Fian, gluten free dan casein free untuk cookies saya belum pernah coba pakai tepung tapioka, tapi oke dengan tepung maizena, hanya saja saya masih pakai telur ya.
      Ini resepnya:
      http://www.justtryandtaste.com/2013/02/biskuit-maizena-lezat-gluten-free.html

      menurut saya, adonan cookies tanpa telur dan mentega akan susah dispuit karena teksturnya kasar, keras dan cenderung remah ya.

      Hapus
  33. Mba kalo pake butter susu untuk ukurannya jadi berapa ya mba ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. butter itu sama dengan mentega ya mba, jadi pakai takaran sesuai mentega di resep

      Hapus
  34. setor lagi Mba, karena baru pertama kali buat kuker sagu keju ini, maka saya coba 1/2 resep dulu.
    1. tp.sagu merk alini
    2. margarine blueband (tanpa butter)
    3. keju cheddar kraft (tanpa edam)
    4. oven 20 menit
    deg-degan...jadi ga ya? jeng-jeng, hasilnya endesssss, ngejuuuuu, enaakkkkk, lumerrrr. Alhamdulillah Mba, jadi juga dan disuruh ibuku bikin 1 kg. Ga pede, soalny hasil nye-puitnya ga kayak Mba Endang punya belum konsisten besar dan bentuknya. anyway, makasih banyak Mba Endang sukses terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba andiyani sharingnya ya, selamat yaa kuenya berhasil hehehhe. Kalau besar kecil waktu spuit bikin pola saja di kertas baking bulatan sebesar koin, polanya diletakkan di bawah kertas bakinf.

      Hapus
    2. jumat lalu sy buat batch ke2 dan mengikuti saran Mba dgn bikin pola dan berhasil, kue nya cantik" dan sdh meluncur k rmh ibuku. thanks tips nya ya Mba. kalo kita nyetok tp.sagu yg sudah disangrai dalam jumlah yang cukup banyak lalu disimpan di wadah plastik tertutup, apa kualitasnya ok? lumer atau tidaknya kue ini tergantung apa ya Mba? maaf, jadi banyak nanya...moga ga bosen ya Mba...sukses terus buat Mba Endang

      Hapus
    3. yep, bs stock tepung di chiller mba, asal gak kena udara kulkas ok ya. Kualitas dan jenis lemak (mentega/margarine) yang digunakan memperngaruhi rasanya mba

      Hapus
  35. Mba mau tanya lagi ... kalo tepung sagunya tdk di sangrai apakah tetap renyah ... soalnya males juga ya kalo di sangrai .... hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. akan lebih renyah jika disangrai mba, kalau mau di skip silahkan ya

      Hapus
  36. Mbak maaf mau tanya,kalo santan diganto susu cair kira-kira bisa nggaknya, soalnya saya alergi santan hehe

    BalasHapus
  37. Mba Endang makasih ya resepnya, banyak yg suka malah byk yg order. Kmren ak bikin tanpa emplex . Yg mau ak tanyakan, apakah emplex bisa dipake utk nastar dan kue kering lainnya mba, soalnya saya baru mau coba pake emplex supaya kue keringnya tahan lama. Mohon infonya ya mba . Thanks (sifa)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi mba sifa, setahu saya emplex bisa dipakai untuk aneka kue kering, saya sendiri belum pernah coba ya.

      Hapus
  38. mba Endang hasil adonan saya kok jdi seperti adonan untuk nastar/kastengel, padat gitu mba. jdi adonan gak bisa di spuit dan disemprot. akhirnya adonan saya cetak seperti kue putri salju. sedih banget ini, eksekusi saya tdk berhasil ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. aneh ya, justru adonannya lembek menurut sya. tambah santan sedikit2 kalau adonan terlalu keras sampai mudah dispuit

      Hapus
  39. Mba endang slm kenal sy fitri.. Mw tnya kalo spuit suka molos/keluar dr plastik y gmn yaa? Udh sy dobel tp ttp aja molos...gmn cara y supaya ga keluar dr pelastik y? Makasih sblm y

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Fitri, susah mba, saya juga bolak balik ganti plastik dan double hehhehe. Kayanya memang kudu pakai spuit khusus yang kantungnya bukan dari plastik segitiga ya

      Hapus
  40. Mba Endang,
    Qlo adonan melebar tdk sekokoh saat dispuit didlm oven knp ya? Pengocokan 2mnt kira2 msh over ga? Trus qlo sy mau buat versi klasik tanpa keju, apa takaran adonan ttp sesuai resep ato ada yg dikurangin?
    Makasih mba responnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi mb, coba tambah tepung sagunya sedikit supaya gak terlalu meleber, hanya saja kendalanya agak susah dispuit. Keju skip ganti dengan sedikit tepung hanya agar adonan tdk lembek saja.

      Hapus
  41. Hai mb, salam kenal aku Fitri, ak pembaca setia JTT dri jaman SMA mb :D, cuman dr dulu silent reader terus mb, aku suka banget resep2 JTT, easy, anti gagal, pas banget juga sama lidah aku
    ak udah eksekusi ini mb, dn hasilnyaaa, hmmmm pecah, lumer, belum sampai lebaan udah habis mb ^_^, thanks resepnya mb :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Fitri, salam kenal dan thanks ya sudah menjadi pembaca setia sejak lama hehhehe. Thanks sharingnya yaa, senang sekali resepnya disuka. Sukses selalu yaaa

      Hapus
  42. Hai mba..hasil setelah dioven kok ga garing itu kenapa ya? agak lembab dan kurang renyah. Dioven sampai warna kecoklatan. Pake oven tangkring.
    Tks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. umumnya kalau lembab berarti dipanggang kurang maksimal mba, saya pakai oven api atas bawah ya. coba double loyangnya supaya kue tidak cepat gosong tapi matang merata

      Hapus
  43. Spuitx pake yg ukuran brp mb? Dan ukuranx itu d hitung dr panjangx spuit itu kh? Hehe mohon pncerahanx, sy rencana mau bikin kue ini besok.. terimakasih sbelumx.. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba fitri, sayangnya saya kurang tahu ukuran spuit, yang jelas beli saja spuit kembang ukuran paling besar supaya adonan mudah disemprot. Adonanya keras dan padat, kalau lubang spuit kecil susah keluar.

      Hapus
  44. Hai mba.. alhamdulillah kemarin sukses bikinnya, kuenya lezat, crunchy dan ngeju bangeeet, semua pd suka.. tapi ada beberapa catatan neh mba:
    - karena tidak ketemu tepung sagu maka saya pakai tepung tapioka, dan kuenya renyah mba tidak keras sama sekali
    - ketika tepung sangrai tidak kunjung dingin sementara saya sudah nyaris gagal sabar maka tepung yang hangat itu saya masukin kulkas sebentar mba sampai dingin dan kayanya itu bikin kejunya bertahan dan crunchy pas matang, sedaaap banget mba
    ..so, thanks a lot ya mba, moga sehat dan terus semangat berkarya di bulan puasa..

    By. Mislawati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Misla, thanks sharingnya ya, yep pakai tapioka biasa bisa ya dan memang dimasukkan ke chiller akan membuat tepung cepat dingin. salam

      Hapus
  45. Alhamdulillah berhasil, baru aja selesai ga sabar pengen ucapin terima kasih buat mb Endang.. perdana buat kue kering n buat adonan sndiri dr resep ini.. perdana jg seumur2 buat kue bgni di rumah, alhamdulillah rasax enak (kebetulan sy lg di "libur"kan berpuasa) mskipun pakai tepung tapioka, dan kejux sy pakai setengah resep jd 100gr aja, takut keasinan, dugaan sy bener trnyata sudah asin pakai 100gr saja, itu pun sy lupa tmbahkan garam.. tergantung selera jg sih klo suka asin ya ga masalah hehe..bahan 2 & 3 sy kocok bersamaan hanya 5 menit soalx sy lupa kalau telurx terakhir jd sudh panik dluan kalo terlalu ngembang nnti malah ga jadi.. terus sy pakai spuit yg manual yg d dorong pakai jari, maklum tangan ndeso ga bs pakai plastik segitiga hahaha sekali lg terima kasih mb Endang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Fitri, thanks sharingnya ya, senang kuenya sukses dicoba, saya ikutan senang bacanya, karena pertama kali bs bikin kue kering saya juga meloncat2 girang wakakka

      Hapus
  46. Huwaaa akhirnya nemu jawaban kenapa kue saya juga bantet & ga renyah. Hiks, ternyata saya pakai tepung tapioka. Dan emang bener tukang bahan kue itu ngasihnya tepung tapioka padahal saya minta tepung sagu. Trims infonya. Ini adonannya masih ada, hiks...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Leyla, bs pakai tepung garut/ararut ya, banyak pembaca memakai tapioka dan hasilnya oke ya, jadi mungkin karena faktor lain yang membuat kue bantat

      Hapus
  47. Mbk Endang, aku uda eksekusi kue sagu keju buat lebaran. Kata mertua enak, kue sagu ini yg abis duluan di meja. Malah mertua minta resepnya. Sama kastengelnya juga uenakkkk keju banget mbk.
    Makasi banget mbk endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Elsa, thanks sharingnya ya mba, senang sekali resep kue keringnya dsuka, sukses yaaa

      Hapus
  48. Hi mba.. Aku udah coba buat 2x dan dua2 nya gagal :(
    Rasanya sih enak bgt garing renyah tapi bentuknya jd flat :( kenapa yaa?? Thank you, Bianca

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Bianca, mungkin kurang tepung, tambahkan dikit sampai tdk terlalu lembek banget

      Hapus
  49. Balasan
    1. banyak faktor mba, kenapa flat, sampai sekarang saya juga masih sering bikin flat, kemungkinan mengocok mentega terlalu berlebihan, coba cek komentar2 diatas mba.

      Hapus
  50. Mba Endang, aku mau nanya.. kalo tepung yg udah di sangrai, pakenya berapa gram ya mbak, kmrn itu cobain Resep ini, tp tepungnya disangrai dulu lupa ditimbang sesuai jumlah di Resep..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama saja mb, tdk terlalu berbeda jauh beratnya, hanya saja tambahkan tepung bertahap sampai tekstur adonan pas

      Hapus
    2. Oalah gitu ya mba, tiwas kmrn itu aku kurangi takarannya, pantes meleber jadinya, ngarepnya kaya yg di foto mba Endang itu, sebelum dipanggang cantik bentuknya, eh udah mateng jadi flat.. hahaha, tapi tetep enak dan cepet ludes.. maturnuwun ya mb endang, sharing ilmunya

      Hapus
    3. sip mba, moga next time lebih sukses yaa

      Hapus
  51. hai mba Endang, aku numpang nanya yah mba... kalau si terigu setelah disangrai dan di taruh didalam tupperware itu bisa tahan berapa lama yah mba? dadakkan art dirumah mau pulkam bulan ini, dan aku harus siap siap untuk pesanan kue natalan.. rasanya bener bener bingung deh.. apa aman yah terigu aku sangrai sekarang? dan kue baru aku olah pertengahan november? karena kue sudah mulain aku kirim sekitar tanggal 10 des.

    huhuhuhu maaff mengganggu yah mba Endang..

    terima kasih sebelumnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Angelina, sbnrnya intinya disangrai untuk membuat tepung harum pandan dan lebih kering ya. Tepung dalam kulkas bs tahan berbulan2 mba dan yep bisa diakalin dengan cara itu untuk stock ya.

      Hapus
  52. hai mb.menginspirasi skali resep2 nya...
    mau nanya mb.utk blueband nya apa boleh yg cake&cookies?atau wajib yg biasa sj?
    klo dimixer nya pke kcepatan sedang/tinggi mb?
    trima kasih (^.^)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mb Aprilia, boleh pakai blue band jenis apapaun atau magarine dan mentega merk apapun ya. Mikser saya biasnya pakai antara sedang dan tinggi, saya kembalikan ke mikser msing2 ya

      Hapus
  53. oh mb..ini kue fav. saya...diniatin bner bkinnya...kmren udah eksekusi kue ini dengan stgah resep...dan lagsung sukses,ngeprul,wangi,,,tp syang cma bisa pke api bwah,jd wrnanya gak bisa kecoklatan 😊 tp resep nya toop,,jd smangat coba yg lain😍😍😍tengkiyuu mb😘😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thnaks Mba Aprilia sharingnya ya, senang resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  54. Mba Endang, terima kasih ya untuk resep-resep makanannya. Saya baru pernah coba yg es pisang ijo&nasi lemak. Semua takarannya (termasuk modifikasi Mba Endang) bagus.
    Mau tanya tentang resep kue sagu keju ini. Kalau tidak ada daun pandan, boleh hanya tepung sagu saja yang disangrai?
    Untuk gula bubuk maksudnya bukan tepung gula ya, Mba?
    Maaf, kalau misalnya pertanyaan Saya sudah pernah ada di pertanyaan yg sebelumnya. Saya coba baca komentar Mba ttg pertanyaan orang-orang : panjang ke bawah euy. Ha ha ha, laris ya, Mba.
    Terima kasih edukasi untuk dapur kami.

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba sharingnya, untuk pertanyaanya:
      1. tdk perlu disangrai, sangrai jika memakai pandan supaya wangi pandan terserap ke tepung
      2. gula pasir biasa yang diblender.

      Hapus
  55. Malam mbak,aku punya tepung sagu tp tepung sagunya warna merah (lebih ke ping gitu)mgkin dr sagu merah,boleh ga mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Yodia, selama itu tepung sagu menurut saya bisa ya mba

      Hapus
  56. Hallo kak .
    Kebetulan saya tidak ada mixer. Apakah ngaruh jika saya kocok mentega,telur, gula, tanpa mixer ?

    BalasHapus
  57. Hai mba endang yg baik. Sy mau tanya ya, mikser adonan bahan II dst nya pake hand mikser kecepatan berapa ya mba? Kecepatan rendah sedang atau tinggi? Sy pake hand mikser philips. Makasih sebelumnya. By.ida.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba, kecepatan sedang atau tinggi tdk masalah ya, kalau pakai hand mikser sy suka pakai tinggi karena gak sabar hehehhe

      Hapus
  58. Mbak endang. Ak barusan bikin pake resep nya mbak endang. Tapi kenapa jadi beleber ya mbak? Jd besar2 semua kue nya :(( pdhl step2 nya semua udh di ikutin

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak faktor mba, bs karena mengocok terlalu lama, coba baca2 komentar diatas mba

      Hapus
  59. Halo mba endang... makasih bgt buat resepnya setelah trauma bbrapa x gagal akhirnya menemukan resep dan tips2 dr mba endang akhirnya berhasil puas bgtttt semua pd blg enak luar biasa resep ini. Makasih ya mba da mau share resep2 nya ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mb Novi sharingnya ya, sennag resepnya disuka, sukses yaa

      Hapus
  60. Halo mb endang sy penggemar baru masakan mb endang ni 😊 pengen bikin resep mb endang yg ini tp kdg suka masih bingung ,ngebedain mentega sm margarin ,mb endang maaf mau nanya nh mentega itu sm dg butter atau mentega itu ya mentega dan butter it ya butter ? Maaf ya mb mohon penjelasany kdg suka bingung disitu he makasih sebelumnya mb πŸ˜ŠπŸ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mb Indah, coba baca artikel saya mengenai itu disini ya:

      http://www.justtryandtaste.com/2015/04/cream-cheese-pound-cake-info-seputar.html

      Hapus
  61. kalo diganti tepung ganyong bisa ga ya mba kira-kira? lagi cari ide tepung ganyong enaknya diapain. Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. tepung ganyong alias arrow root atau ararut bisa dipakai untuk pengganti tepung sagu diatas mba, hasilnya malah lebih lumer menurut saya

      Hapus
  62. Assalamualaikum mbak, emplex itu apa ya? Kalau diskip apa ada pengaruh ke rasa atau tekstur kue? Terima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. skip saja gak papa mba, banyak yang gak pakai dan baik2 sja ya

      Hapus
  63. Mbak endang, santannya bisa diganti dengan susu cair atau skm gak? Kalo bisa diganti, takarannya gmna? Terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, bs pakai susu cair, takaran sesuai santan saja mba

      Hapus
  64. Assalamualaikum mb.. Salam kenal y.. Sy lg proses baking sagu keku nih sekarang, trs adonan basahnya berlebihan, sdgkn tepung sagunya habis.. Jd td, sy gak tuangin smw sagu nya ke adonan basah krn takut pasti tepungnya kurang.. Gmn sebaiknya sy nyimpen adonan basahnya ya ? Tks mb endang.. ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal.

      masukkan adonan ke wadah tertutup rapat dan simpan di kulkas mba, mash bisa dpakai hingga 3 hari

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...