Belum bosan kan dengan artikel saya tentang bakso? Kali ini saya akan mengajak anda untuk mencoba membuat bakso daging ayam. Sebagaimana tantangan membuat bakso lainnya maka kali ini pun sama, bakso harus kenyal, elastis dan padat. Membuat bakso yang sesuai harapan sepertinya menjadi petualangan saya tanpa akhir, entah telah berapa kali saya membuat bakso, hasilnya belum memuaskan. Namun saya telah cukup berbesar hati ketika dengan sedikit perjuangan berhasil membuat bakso ikan yang laziz. Resep dan proses pembuatannya anda bisa klik dipostingan saya Membuat Bakso Ikan: Homemade Fish Balls.
Sebenarnya saat membuat bakso daging ayam ini saya juga sekaligus membuat bakso dari daging sapi. Again? Yep, rasa penasaran saya masih tinggi untuk mencoba menaklukkan bakso yang satu ini. Beberapa kali mencoba membuatnya hasilnya masih mengecewakan, entah bakso berakhir bantat atau bakso dengan permukaan berbintil hingga bakso terasa alot seperti karet ketika di kunyah. Dan eksperimen bakso daging sapi kali ini pun tidak terlalu memuaskan, walau cukup elastis dan lezat, namun tampilannya alamak, sama sekali tidak layak untuk tampil di blog. Karena itu saya tunda untuk mempostingnya. ^_^
Anyway busway, saya kali ini tidak akan membahas mengenai bakso daging sapi yang semi gagal, melainkan bakso daging ayam yang sukses. Bakso dari daging ayam ini benar-benar sedap bahkan tidak terasa ayamnya sama sekali, kenyal, mulus dan elastis, sebagaimana harapan saya. Tipsnya ternyata pada proses pembuatannya, seperti saat membuat bakso ikan, adonan saya banting hingga kalis dan mulus, baru kemudian direbus dengan teknik yang berbeda dengan biasanya saya merebus bakso. Ternyata cara ini membuat bakso menjadi elastis tanpa memerlukan tambahan obat bakso sama sekali.
Nah, karena saya telah cukup berpengalaman dengan adegan banting-membanting di pembuatan bakso ikan sebelumnya maka kali ini proses ini menjadi terbilang mudah. Tidak perlu membantingnya di meja, kawan. Anda cukup melakukannya di mangkuk yang memiliki lebar cukup besar, cara ini tentu saja membuat meja anda tetap bersih dan air bantingan daging ayam terhambat untuk berloncatan kemana-mana.Seperti biasa celupkan tangan anda di air es agar adonan tidak lengket di tangan. Banting adonan kira-kira 10 hingga 12 kali bantingan, hingga adonan terlihat halus dan elastis ketika di sentuh dengan ujung jari.
Walau saya memprosesnya menggunakan food processor, namun bagi anda yang tidak memilikinya maka anda bisa menggunakan daging ayam cincang biasa. Aduk rata daging dengan larutan bumbu dan aduk rata, kemudian banting adonan hingga smooth dan elastis. Kemudian rebus bakso menggunakan teknik yang saya jelaskan di bawah. Panaskan air hingga mendidih kemudian angkat panci dan masukkan bulatan adonan ke dalam air panas, tidak memerlukan waktu lama bakso akan mengapung. Jika telah terkumpul banyak baru rebus semua bakso menggunakan api yang kecil hingga hanya muncul letupan-letupan imut saja. Jangan merebusnya dengan api besar hingga air bergolak mendidih. Cara ini terbukti ampuh membuat bakso kenyal seperti yang diidamkan.
Selain daging ayam, anda tentu juga bisa menggunakan daging sapi dengan proses dan takaran yang sama dengan daging ayam. Saran saya jika anda menggunakan daging sapi maka gunakan daging yang bebas urat dan lemak, daging yang seperti ini akan menghasilkan adonan yang halus sehingga bakso anda mampu berbentuk bola yang mulus.
Tertarik untuk membuatnya? Yuk langsung saja kita serbu baksonya ^_^
Untuk + 40 buah bakso
Bahan bakso:
- 500 gram daging ayam, saya menggunakan bagian dada
- 125 ml air es
- 1 sendok makan kecap ikan
- 1 sendok teh garam, tambahkan jika kurang asin
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 1/2 sendok makan minyak goreng
- 2 sendok makan tepung maizena
- 1 1/4 sendok teh baking powder
- 1/2 sendok teh baking soda
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional)
Lainnya:
- Air es untuk merendam bakso
Bahan kuah:
- 2 liter air kaldu dari air rebusan bakso plus tulang-tulang ayam
- 2 sendok teh kaldu bubuk
- 5 siung bawang putih, haluskan
- 2 sendok makan kecap ikan
- 1 sendok teh merica bubuk
- 2 sendok teh garam
- 2 batang daun bawang
- bawang merah goreng sebagai taburan
- minyak untuk menumis
Cara membuat:
Siapkan daging ayam, anda bisa menggunakan bagian daging ayam di dada atau paha, saya memilih untuk menggunakan bagian dada karena mudah memisahkan tulang dan dagingnya. Potong-potong kubus dan masukkan ke food processor. Proses hingga halus.
Jika daging telah halus, tambahkan 5 sendok air es ke dalam gilingan daging. Tambahkan air es sesendok demi sesendok. Terus proses hingga cincangan daging membentuk gumpalan. Matikan food processor. Tuangkan daging ke dalam mangkuk besar.
Jika anda melakukan cara manual, maka gunakan daging ayam cincang. Tambahkan air es sesendok demi sesendok sambil daging diaduk dengan spatula hingga serat-serat daging terlepas dan terpisah.
Siapkan mangkuk kecil, masukkan sisa air es, kecap ikan, garam, gula, kaldu bubuk, baking powder, baking soda, merica, minyak goreng dan tepung maizena ke dalam mangkuk. Aduk hingga rata.
Tuangkan larutan tepung ke permukaan adonan daging, aduk perlahan dan biarkan cairan terserap. Kemudian aduk hingga benar-benar merata.
Siapkan mangkuk berisi air es. Basahi tangan anda, ambil adonan kemudian bantingkan ke mangkuk, lakukan hal ini sekitar 10 kali atau hingga gumpalan adonan terlihat smooth, shiny dan elastis. Ketika disentuh terasa kenyal. Jika tangan anda lengket saat membanting adonan maka segera celupkan ke dalam air es. Fungsi banting-membanting ini adalah untuk memastikan serat daging terlepas dan tidak saling menggumpal serta untuk membuat adonan menjadi kompak.
Tutup permukaan mangkuk dengan plastik, masukkan adonan ke dalam freezer selama 30 menit. Freezer ya bukan chiller (rak bawah).
Jika telah 30 menit, maka siapkan panci, isi air dan rebus hingga mendidih. Matikan kompor.
Keluarkan adonan dari freezer, ambil 1 sendok makan adonan dan dengan bantuan sendok lainnya bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan diameter 1 1/2 cm. Masukkan adonan yang telah berbentuk bulat ke air panas. Lakukan hingga semua adonan habis.
Adonan yang masuk ke air panas akan mengapung sendiri. Ketika panci telah terlihat penuh oleh adonan, hidupkan kembali kompor dan rebus menggunakan api kecil. Jaga jangan sampai air mendidih hingga bergolak, air hanya dididihkan hingga mengeluarkan letupan-letupan kecil saja bukan benar-benar mendidih. Masak hingga semua bakso mengapung, aduk bakso dengan sendok pengaduk dan masak hingga matang.
Test kematangan dengan mengambil sebutir bakso dan belah, jika bagian tengahnya masih berwarna pink rebus kembali hingga matang.
Siapkan mangkuk berisi air dan es batu, tiriskan bakso dengan saringan kawat, sisihkan airnya untuk kuah. Masukkan bakso ke dalam air berisi es dan rendam hingga dingin. Bakso siap untuk diolah sesuai keperluan atau masukkan ke dalam wadah rapat dan bekukan di freezer.
Membuat kuah:
Siapkan wajan, beri 1 sendok makan minyak. Masukkan bawang putih dan tumis hingga harum dan matang. Angkat.
Siapkan panci berisi air rebusan bakso, tambahkan tulang belulang ayam (jika ada). Tambahkan tumisan bawang putih, kecap ikan, merica bubuk dan kaldu bubuk. Rebus hingga mendidih, masukkan bakso dan daun bawang. Masak hingga matang. Cicipi rasanya. Angkat.
Siapkan mangkuk, tuangkan bakso dan taburi dengan bawang goreng jika suka. Santap dengan saus sambal dan cabai rawit. Yummy!
Source:
















hadooooh ngileerrr.mbak itu adonanx tpung maizenax cm 2 sdm.ayamkan udah basah blum lagi ditambah air.dengan dibanting2 aja saya takjub adonanx bisa nyatu.kok bisa mbak ya jadi gak berair?
ReplyDeleteHalo Jeng, iya cuman 2 sendok makan saja, plus air, memang agak lembek tapi saat masuk ke air panas jadi keras. ayo dicoba hehhehe
Deletembak.. air es itu maksud nya air dingin dr kulkas atau es di biarin mencair ya? hehehehe... tQ..
ReplyDeletenovi.. ^^
Halo Mba Novi, paling bagus jika es batu kita masukkan ke air dari kulkas hingga air menjadi sangat dingin. Fungsi es batu untuk membuat suhu dingin air tetap terjaga.
Deletemba aku ga punya food processor, kalo pake blender gmn? soale ga pede kalo nyincang sendiri hehehe
ReplyDeleteYep,bisa pake blender saja kok Jeng hehhe
Deletembak, baking soda nya bs dganti baking powder yg double acting itu ga ya? soalnya drumah skrg cmn ada baking powder hercules krn liat resep2 mbak endang terus :)... hehehe...
ReplyDeleteHalo Mba, baking soda fungsinya agar bakso kenyal dan keras, saya rasa nggak bisa digantikan dengan baking powder ya, karena komposisi dan tujuannya berbeda. Kalau untuk membuat cake/cookies maka baking soda bisa diganti dengan baking powder tapi untuk bakso sepertinya nggak.
Deletehallo mba, saya udah cobain bakso ayam nya, mantap walaupun tanpa baking soda ^^...
ReplyDeleteoh iya mau tanya dong, beli food processor dimana yah kalau di indonesia? soalnya kalau bawa dr jepun, voltasenya hanya 110 V, agak malas kalau harus pakai trafo ^^
makasih banyak sebelumnya, ada tips ga mba buat beli food processor di indo?
Halo Mba Anggia, saya pakai food processor merk Phillips. Saya beli waktu itu harganya sekitar 1,5 juta. Soalnya saya sudah cari tidak ada food processor merk yang lain lagi, artinya cuman ada Phillips di Indo wakakka. Adik saya beli blender Phillips, nah dia juga beli sekalian mangkuk food processor kecil yang sepaket dengan blendernya, harganya lebih murah, sekitar 500 rb kalau nggak salah (untuk mangkuk food processor saja). Lumayan juga garis tengah sekitar 13 cm, dan kemampuan sama seperti food processor yang besar. Moga membantu ya.
DeleteHalo Mba Anggia, sorrryyy komentar dan pertanyaannya ke delete wakakka, maklum ini blogger gaptek banget. Mau klik publish malah klik remove. Ini jenis food processor yang saya beli: http://www.uhsonline.co.uk/products/Philips-1000W-Food-Processor.html
DeleteKalau di luar saya rasa banyak merk bagus2 ya kaya Cuisinart. Atau Phillips dengan tipe lainnya. Saya suka ngiler kalau lihat2 Amazon wakakak. Susahnya di Indo, food processor kurang banyak peminat, jadinya merk yang dijual jga terbatas.
oh oke okeh ^^ hiihih
ReplyDeleteyang ini mba yang saya liat di philips indonesia, 500 W
http://www.philips.co.id/c/food_processors_su2_id_consumer/309927/cat/
kalau yang mba kasih, barnagnya dari UK, 1000 W booo hihiihhi
Eits, iya maksud saya yang versi Indo-nya wakakak, saya asal cari saja, penampakan mirip hahah
DeleteResep hasil modifikasi dari resep yg ada untuk semua jenis daging. Daging 1kg. Tapioka 1ons. Gandum 2ons. putih telur 4btr. Gulapasir 4sdkmakan. Minyak sayur 4sdkmakan. Baking powder 2sdkteh. Soda 4sdkteh. Air es 8sdkkuah. Garam 1sdkmakan full. Royco rp.350 1runtai. (Tambahan kalau mau perkuat rasa bawang putih 4siung lada 4sdkteh) semua bahan campur jadi satu lalu diblender sampai halus, kecuali garam royco tapioka dan gamdum. Setelah diblender baru tambahkan tapioka lalu garam serta royco sampai rata terakhir masukan gamdum campur sampai rata. Biarkan 30 menit sampai andonan mengeras, siapkan 1mangkok air es sedikit demi sedikit campur ke andonan sampai melembut bisa dibuat bulatan dgn mudah (ingat air es jangan sekaligus dimasukan bisa hancur andonan). Didihkan air sampai mendidih langsung buat bulatan masukan bakso sampai mengambang ke atas.
ReplyDeleteWaduh, mantep banget nih, makasih ya Mas, jadi terharu hiks. Saya selalu gagal bikin bakso sapi, saya mau coba resepnya, moga2 sukses berat. Thanks sekali lagi ya! Sukses selalu. ^_^
DeleteMaaf ya ada salah untuk soda seharusnya 2sdkteh.
DeleteSip & thanks, saya mau coba hehehhe. Doakan berhasil, wakakkaka
DeleteBegini lho, mbaK! Aku sejatinya kan jualan bakso, berhubung daging sapi mahal. Aku mau pake ayam, terus terang tiap mencoba, ya....hasilnya tak enak dilihat mata. Begitu loding di mbah google, aku lihat postingnya mbak. Oke, besok aku coba dan minta doa restunya he he he he...! Maturnuwun, pareng rumiyiñ
ReplyDeleteHalo Mas Sam Aji, yep bakso ayam memang bahan2 lebih murah dan hasilnya enak kok, gak kalah dengan yang dari daging sapi. Moga sukses ya ^_^
Deleteuntuk penjual bakso sekarang daging sapi lagi Mahal. bisa menggunakan daging ikan tumbuk Di campur dgn daging sapi. dgn perbandingan 6bagian sapi 4bagian ikan tumbuk. rasanya masih seperti bakso daging Dan masih halal.
ReplyDeleteSip, thanks ya Mas atas sharing dan informasinya. Sangat berguna sekali buat semuanya yang ingin berhasil membuat bakso sapi. ^_^
Deleteadonannya itu dibanting ke dalam mangkuk berisi air es? Apa gak muncrat2 air esnya kena bantingan adonannya? Atau dibanting kemangkuk yg gak da airnya?
ReplyDeleteDi banting ke mangkuk yang gak ada airnya ya.
DeleteMba, mw ty, d'bahan bakso disebutkan ada 1/2 sendok makan minyak goreng. Itu dmasukkan pas kpn? thx
ReplyDeletehalo Mba Mila, yep minyak goreng dimasukkan langsung dalam adonan baksonya bersamaan dengan kecap asin dan bumbu lainnya ya. Sori kelupaan tulis di resep. Thanks ya ^_^
Deletesaya sudah mencoba resep tsb,tp ada yg kurang sempurna karna baksonya ketika direbus tambah gedhe hampir 2X ukuran waktu nyetaknya. Apa itu bukan karna dicampuri baking powder dan baking soda? Jadinya baksonya gak padat.
ReplyDeleteHalo, apakah sudah diikuti resep dan proses diatas dengan seksama? Adonan harus dimasukkan ke freezer sebelum direbus. Saat perebusan air dijaga tidak boleh mendidih. Bakso memang mengembang besar saat di rebus namun akan mengecil dan padat saat di rendam dalam air es. Baking powder dan baking soda berfungsi untuk mengenyalkan adonan bukan membuatnya mengembangkannya.
Deletehaloo mb endang.. maksi bwt resepnya yah. rasanya enak bgtt.. tapi kenapa bakso yg saya bikin setelah matang bisa menciut ya?? pdhl wktu ngerebus nya jadi hmpi 3 kali lipat gtu. Pa karena yg saya pakai cm baking powder aja kali ya ga pake baking soda juga?? mklm males keluar lagi buat belinya. heee.. makasi mb..^_^
ReplyDeleteHalo Mba Indah, saat dingin bakso memag menciut tapi ketika akan dimasak dan terkena air mendidih akan melar lagi kok. Saya rasa bukan karena baking soda, baking soda untuk mengenyalkan bakso Mba. ^_^
DeleteNanya lgi sekali ya mb, beda fungsi penggunaan baking powder dan baking soda itu apa ya?? maap banyak nanya, makasi yaaah... ^_^
ReplyDeleteBaking soda dan baking pwder bersifat alkaline (pH 9), fungsinya di bakso adalah untuk menaikkan pH adonan bakso menjadi tinggi. Daging/protein bersifat asam (pH rendah). pH yang tinggi di bakso membuatnya menjadi kencal dan elastis sekaligus membuat permukaannya menjadi mengkilap dan smooth. Terlalu tinggi ph akan membuat bakso terlalu mengekerut dan kehilangan rasa dagingnya karena itu digunakan jga baking powder yang mengandung baking soda tetappi dalam takaran yang tidak terlalu tinggi.
Deletembak, aq dah cb jg bikin bakso ayamnya, hasilny memuaskan sekali, kenyal & enak. hy sj garam q tambah krn kl ngikuti resep masiy krg berasa. aq pk baking poder tp bakso ny g' pk menciut lg kq stl mengembang, mgk pnyebab menciut krn klebihan bp, krn kbanyakan org memakai sendok teh biasa utk menakarny tp g' jls peres ato munjung, sbaikny pk sendok takar khusus, lbh pas uk.nya..tp peres yaa, mba CMIIW
ReplyDeleteHalo Mba Fila, yep, sebaiknya kalau meggunakan takaran cup atau sendok memang menakar yang benar adalah peres ya bukan munjung ya. Jadi setiap kali mengambil bahan selalu gunakan ujung jari untuk meratakan bahan agar permukaannya rata sendok/rata cup. Sukses ya ^_^
DeleteHalo mbak...
ReplyDeleteaku udah coba bakso ayamnya......
hasilnya sipppppppppppp pake bangetttt!!!
oh ya mbak...kl adonan ini digoreng bisa gak ya???hehehehhehe....
posting resep bakso goreng donk mbak...thx
Halo Mba Santi, wah belum pernah coba versi gorengnya Mba, mungkin harus direbus matang dulu baru kemudian digoreng ya hehehe
Deleteiyei... senng bgt baca postingan ini. lg galau nih hobby makan tp ragu sama jajanan diluar. sexara sya hamil n msh ounya balita yg jg doyan ngemil. sering2 curhat hasil.eksperimennya ya.
ReplyDeleteHalo Mba, thanks sharingnya ya, sip silahkan dicoba ya. Moga suka ^_^
DeleteMb Endang, terimakasiiiiiiih banget banget... liburan ini sy coba bakso ayam dan bakpao ayam pedesnya, dari jam 7-12 berkutat di dapur, alhamdulillaah... gak sia2, yg tdnya diniatin buat stok di kulkas tp malah ludes dlm sehari. Aduh smbil ngetik ini lidah sy craving bakpao pedes lg :p
ReplyDeleteMakasih ya Mbak, ini blognya ngebantu bgt para pejuang dapur amatiran yg suka mati gaya. Next obsession, sbnarnya mau nyari menu sayur enak buat unyil2, tp td keburu kecantol pempek dos dan tahu bakso hehe...
Sip Mba, thanks sharingnya ya. Silahkan dicoba resep2 lainnya ya, moga suka ^_^
Deletembak, setelah saya coba resep bakso ayamnya, sangat yummy, mbak:) jadi semangat mau coba resep2 lain di blog ini:)
ReplyDeleteHai Mba Monita, sip silahkan dicoba resep lainnya, moga suka ya ^_^
DeleteMkasih mbak, resepnya sangat nikmat dan lezayy, yummy. Numpang post di blog pribadi ya :D
ReplyDeleteSip, jangan lupa link back ya ^_^
Deletekalo gk pake baking soda (cuma pake baking powder) gimana mba? apa tekstur dan rasa ttp sama?
ReplyDelete#lina
Hai Mba Lina, saya rasa teksturnya tidak akan terlalu kenyal ya.
Deletembak kecap ikannya diganti kecap asin bisa nggak?
ReplyDeletetrimakasih...
Skip saja kecap ikannya ya, hati2 dengan kecap asin karena kadar garamnya terlalu tinggi, takarannya jangan terlalu banyak. Gak pakai gpp Mba.
Deletemba endang yg cantik.......kalau setau saya pembuatan adonan bakso itu kan pakai tepung tapioka[aci] btul apa ga ya??? coz liat di resep mba endang ga pake campuran tepung aci....bsa kasih pencerahan mba....thxz...
ReplyDeleteResep lainnya mungkin pakai ya, tapi yang ini memang nggak pakai ^_^
DeleteMba dicara memasak ditulis tuang larutan tepung ke permukaan adonan daging.....itu larutan tepung apa ya mba?soalnya kan kl dibaca resepnya cm pakai tepung maizena 2 sendok makan dan sudh disebutkan sebelumnya dimasukan bersama baking soda,merica dll dr resep?pgn buat bakso ayam jg nih mba :-)
ReplyDeleteSalam
Mia
Hai MBa Mia, maksudnya larutan tepung maizena dan kawan-kaeannya itu ya, karena maizenanya kan harus dicampur bahan2 lain, diaduk baru dituang ke daging.
DeleteHihi...maaf mba ak kurang cermat baca step by stepnya.udh ak praktekin mba buat bakso ayamnya dan berhasil,enak dan tekturnya lembut jd anakku yg umur 16bln bs ikut makan.tp dibbrp bakso yg dihasilkan msh kerasa spt makan daging ayam suir gt mba...apa krn kurang dibanting2 ya?trs kl mau bkin aga lbh kenyal bs ditambahin tepung ga ya mba?ditambahin tepung terigu or maizena ya mba?pgn bkin bakso yg kenyal2 kaya yg dijual2 abang tukang bakso tp versi yg lbh sehat :-)
ReplyDeleteSalam
Mia
Hai Mba Mia, sepertinya adonannya kurang halus gilingannya sehingga serat ayamnya masih ada, harus digiligkan sampai benar2 halus seperti pasta, atau kalau pakai daging ayam giling harus diuleni dan dibanting sampai serat2 daging halus. Bakso kenyal umumnya pakai bahan kimia pengenyal ya. Saran saya giling daging ayam sampai sehalus mungkin.
Delete