Saya pergi ke Australia, bersama kakak saya, Mbak Wulan, suami dan putra semata wayangnya, dan adik bungsu saya, Dimas. Tujuan kami adalah Sidney dan Gold Coast. Saya pernah menuliskan proses mengajukan visa Aussie pada postingan disini, mungkin anda berminat untuk mendapatkan informasi seputarnya. Kami tiba di Sidney mendekati acara tahun baru, dan perayaan kembang api di negara bagian New South Wales ini terkenal di seantero Aussie dan belahan bumi lainnya, jadi kakak saya mengincar untuk bisa menyaksikannya dengan mata kepala secara langsung. Sepertinya, mungkin perayaan kembang api ini satu-satunya acara di Sidney yang membuat dia bersemangat untuk datang ke kota ini. Saya sendiri sejak dulu tak begitu suka, tak begitu tertarik, tak begitu semangat, menyaksikan pertunjukan kembang api. Apa menariknya mendengar letusan disusul pecahan warna-warni api di langit? Okeh sebut saya 'katrok', 'ndeso', dan lain sebagainya, tapi swear, kembang api sespektakuler apapun tidak bisa membangkitkan minat saya.
Tampilkan postingan dengan label Buah Kering. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buah Kering. Tampilkan semua postingan
14 Desember 2020
Resep Light Fruitcake & Kisah Kembang Api di Aussie
Label:
Buah Kering,
Cake
29 April 2020
Resep Choco Chips Raisin Cookies
Capek juga dengan kulkas yang penuh berjejal-jejal aneka bahan yang tidak jelas, dua minggu lalu saya duduk mendeprok didepannya dan mulai melakukan sortir. Hasil bongkar-bongkar, saya menemukan banyak bahan kering seperti kismis, biji bunga matahari, kelapa serut atau coconut flakes dan buah kering lainnya. Seingat saya dulu semua itu dibeli gara-gara keranjingan mengudap muesli. Kendala utama food blogger adalah harus selalu siap dengan aneka bahan makanan ditangan, sehingga sewaktu-waktu diperlukan saat satu resep hendak dieksekusi maka bahan tersebut telah ada. Saya punya dua kulkas, satu ukuran besar dan satu lagi agak kecil, keduanya sama-sama dua pintu sehingga kapasitas freezer lumayan besar. Kedua kulkas ini sudah full sesak, bahkan isinya sudah tidak lagi terorganisir rapi. Terkadang saya lupa memberi label bungkusan plastik makanan beku, ketika telah membatu saya kebingungan sendiri dengan isinya. Pernah saya mengira bungkusan plastik berisi kaldu ayam, ketika diceburkan ke kuah sup ternyata putih telur. Untung masih bisa dimakan. 😄
29 Agustus 2019
Resep Gluten Free Oatmeal Cookies (Tanpa Tepung)
Keluar dari MRT di Blok A hati saya menjadi girang melihat mendung tebal menggelayut di wilayah selatan. Hujan yang saya nanti-nanti sepertinya akan segera turun, dan kali ini bakalan super deras. Asap dan debu tebal yang menaungi langit Jakarta pasti akan sedikit tersapu jika hujan mendera. Pepohonan menjadi lebih shiny dan rumput ditepian jalan akan mulai menghijau kembali. Hal lain yang lebih penting adalah malam ini saya tak perlu menyirami tanaman di pekarangan, air akan lebih hemat.
Satu dan dua tetes rintik hujan mulai jatuh diatas hidung dan bibir, sambil ngos-ngosan menyeret kaki karena setengah berlari, saya berusaha menjangkau pagar rumah secepat mungkin. Angin menderu kencang membawa aroma lembab khas hujan akan datang, suhu mulai turun beberapa derajat Celcius dan terasa sejuk. Tiba didalam rumah saya menantikan rintik kencangnya menghajar atap belakang, tapi telah satu jam berlalu hujan yang dinantikan tak kunjung terjun ke bumi. Hingga tengah malam dan akhirnya pagi pun tiba dilalui tanpa ada air yang jatuh dari langit. Hari ini langit terang benderang, cerah tanpa mendung, hanya kabut putih polusi menyelimuti seperti hari-hari sebelumnya. Teman kantor saya yang tinggal didaerah Jakarta Utara hari ini bercerita, "Hua, hujan tadi malam deres banget ya," saya hanya bisa melengos mendengarnya. 😄
Satu dan dua tetes rintik hujan mulai jatuh diatas hidung dan bibir, sambil ngos-ngosan menyeret kaki karena setengah berlari, saya berusaha menjangkau pagar rumah secepat mungkin. Angin menderu kencang membawa aroma lembab khas hujan akan datang, suhu mulai turun beberapa derajat Celcius dan terasa sejuk. Tiba didalam rumah saya menantikan rintik kencangnya menghajar atap belakang, tapi telah satu jam berlalu hujan yang dinantikan tak kunjung terjun ke bumi. Hingga tengah malam dan akhirnya pagi pun tiba dilalui tanpa ada air yang jatuh dari langit. Hari ini langit terang benderang, cerah tanpa mendung, hanya kabut putih polusi menyelimuti seperti hari-hari sebelumnya. Teman kantor saya yang tinggal didaerah Jakarta Utara hari ini bercerita, "Hua, hujan tadi malam deres banget ya," saya hanya bisa melengos mendengarnya. 😄
02 Mei 2019
Resep Homemade Granola
Adik saya, Tedy dan keluarganya, minggu lalu kembali ke Jakarta dari Batam, bersama Ibu dan kakak saya, Mbak Wulan dan putra semata wayangnya, Ellan. Masih menggunakan dua buah kruk, dan kaki kirinya yang patah sama sekali tidak boleh menginjak lantai. Hasil kontrol terakhir sebelum ke Jakarta, dokter mengatakan kondisi pasca operasinya bagus. Kami tahu proses penyembuhan kali ini akan lama, dan semua berdoa semoga Tedy diberikan kelancaran hingga tulang yang patah bisa menyambung kembali dengan baik. Walau adik saya telah mahir menggunakan kruk namun tetap saja mobilitasnya terbatas, bahkan untuk urusan sepele seperti membuka pintu dengan dua kruk dijepit dikiri dan kanan ketiak, harus dilakukan dengan susah payah.
Karena bocah-bocah kecil sedang berkumpul semua di Jakarta, kami lantas beramai-ramai pergi ke stasiun MRT di Blok M khusus untuk menjajal kereta yang sudah satu bulan ini beroperasi. Ellan bahkan sudah mengirim WA ke saya untuk ditemani naik kereta sejak pertama kali MRT launching. Rombongan besar kami terdiri dari enam orang dewasa dan tiga orang bocah. Menggunakan dua buah mobil dari rumah Wiwin di Mampang kami meluncur ke Blok M.
Label:
Buah Kering,
Homemade,
Kacang-Kacangan,
Oatmeal
01 April 2019
Resep Cranberry Scones JTT
MRT mulai bisa dipergunakan untuk publik bulan ini, rekan-rekan saya dikantor heboh membicarakannya. Dua minggu yang lalu, kereta sudah bisa dipergunakan, gratis. Tapi penumpang harus mendaftar terlebih dahulu secara online. Beberapa teman kantor bahkan nekat menjajalnya saat jam makan siang. Saya malas mendaftar online, dan memilih menunggu ketika dibuka untuk umum seperti saat ini. Beroperasinya MRT tentu saja membuat saya happy. Bagaimana tidak? Stasiun kereta ini ada di depan pasar Blok A, artinya jaraknya super dekat dari rumah. Jika berjalan kaki mungkin hanya sekitar 10 menit saja, seperti ketika hendak pergi ke pasar. Jalur MRT yang membentang dari Lebak Bulus hingga Dukuh Atas ini membuat saya bisa mencapai jalan Sudirman hanya dalam satu kali angkutan umum saja, untuk lanjut ke kantor saya bisa menaiki bis Trans Jakarta atau angkot yang banyak bersliweran di jalan Dr. Satrio. Intinya, jika selama ini saya harus menaiki 3 kali angkutan umum untuk bisa ke kantor maka kini hanya cukup 2 kali saja.
Label:
Buah Kering,
Kue dan Cookies
01 Maret 2019
Resep Oat Brittle
Di waktu-waktu tertentu, makanan di kantor luber banyaknya, misal kala Lebaran, Natal atau perayaan Imlek. Mereka yang merayakan, setelah liburan akan membawa aneka camilan ke kantor sebagai oleh-oleh. Bulan lalu, rekan saya, Mbak Mirah, yang merayakan Tahun Baru China, juga membawa kue-kue khas Imlek plus setoples kacang panggang. Bersanding dengan aneka kue kering, lapis legit dan kue sedap lainnya, tak ada satupun yang bersedia menyentuh si kacang hingga beberapa hari lamanya makanan itu masih utuh didalam wadahnya. Kacang bukanlah camilan favorit saya juga, tapi kali ini saya teringat dengan satu resep yang hendak dieksekusi, oat brittle. Sebenarnya ide awalnya karena ingin memanfaatkan sekilo oatmeal instant yang dibeli beberapa bulan lalu yang hingga kini masih utuh di laci kantor. Oatmeal memang selalu tersedia di kantor sebagai makanan cadangan kala perut lapar disiang hari atau terkadang sebagai pengganti nasi. Nah bahan lainnya adalah kacang-kacangan, dan kacang tanah adalah alternatif termurah. Dari pada harus mengeluarkan uang membeli kacang di supermarket lebih baik dimanfaatkan saja kacang yang 'tak laku' di kantor bukan?
15 November 2017
Resep Oatmeal Raisin Cookies
Lama tidak membuat kue kering oatmeal dengan kismis, minggu lalu stoples kosong di rumah akhirnya terisi kembali dengan kue-kue tersebut. Kebetulan semua bahan tersedia, sebungkus oatmeal instan yang telah lama tergeletak di meja dapur akhirnya bisa dimanfaatkan. Terus terang saya mulai bosan mengisi sarapan pagi dengan bubur oat, walau sebenarnya mengudap cookies manis juga bukan aktifitas yang menyehatkan, jadi untuk resep ini saya menambahkan banyak oat dan kismis. Teksturnya agak chewy di dalam, sedikit crispy dipermukaannya namun rasanya sungguh lezat. Hampir mirip dengan oat cookies-nya Quaker, namun yang ini saya jamin lebih enak rasanya.
Saya cukup surprised kala menemukan cookies justru terasa lebih sedap ketika telah berada didalam stoples disuhu ruang selama 1 minggu lamanya. Kondisinya tidak bisa dikatakan melempem, tidak juga crispy dan garing sebagaimana kue kering umumya. Tapi tekstur seperti inilah yang paling saya suka. Selain itu kolaborasi antara oat yang memiliki rasa khas dan kismis terasa sangat pas. Akibatnya sepulang kantor, dua atau tiga kue lantas saya comot dan menjadi pengganjal perut di malam hari. Tobat!
Label:
Buah Kering,
Kue dan Cookies,
Oatmeal
05 Mei 2017
Homemade Crunchy Granola: Renyah, Lezat, Sehat
Berserat tinggi, kaya biji-bijian, crunchy dan lezat adalah beberapa kata yang tepat untuk mendeskripsikan granola. Sudah lama saya hendak membuatnya, tepatnya sejak menyadari bahwa saya memiliki semua bahan-bahan penyusunnya. Rolled oat alias oat utuh, biji bunga matahari, kacang almond mentah, biji wijen, kismis dan madu. Biji bunga matahari dan rolled oat-nya bahkan sudah saya miliki sejak tahun lalu dan masih aman dalam kondisi baik di dalam chiller kulkas. Sedangkan kacang almond baru saja saya beli di sebuah toko online bernama House of Organix di Lazada.
Toko ini menjadi andalan saya untuk membeli aneka bahan makanan organik dan biji-bijian, harganya lebih terjangkau dibandingkan toko sejenis lainnya dan kualitasnya pun oke. Selain itu House of Organix selalu mengirim pesanan tepat waktu. Saya sama sekali tidak memiliki hubungan dengan toko tersebut dan tidak mendapatkan kredit apapun dengan mengulasnya disini, tapi hey, jika sebuah toko pantas mendapatkan apresiasi karena kinerja dan kualitas barangnya yang oke, mengapa kita tidak merekomendasikannya bukan? ^_^
Label:
Buah Kering,
Homemade,
Kacang-Kacangan,
Oatmeal
27 Januari 2015
Fruitcake a la Nigel Slater
"Bu, kulkasnya penuh. Sayur dan buahnya nggak bisa masuk," laporan Heni beberapa waktu yang lalu membuat saya pun menggaruk-garukkan kepala yang tidak gatal. Wah kulkas itu memang telah lama menjadi pe-er yang harus segera saya bereskan, namun kemalasan lah yang membuatnya tertunda dan tertunda hingga akhirnya minggu lalu Heni pun mengingatkan. Menatap sayur dan buah segar hasil belanja di Pasar Blok A yang bergeletakan di meja dapur membuat saya akhirnya duduk 'mendeprok' di depan kulkas dan mulai mengelurkan isinya yang bertumpukan tidak keruan.
Teringat dengan acara masak memasak di sebuah TV show, dimana disana sang Chef berbagi tips cara menyimpan bahan makanan di kulkas membuat saya pun terjengit. Betapa jauh berbedanya isi kulkas si Chef dengan kulkas di dapur saya! Saya bahkan tidak ingat bahan makanan apa sajakah yang tersimpan, dan sejak kapan bahan-bahan tersebut mendekam disana. Bertekad pe-er ini harus segera dibereskan, akhirnya hari Sabtu itu saya pergunakan untuk melakukan inventarisasi isi kulkas. Kebetulan saya memiliki banyak sekali wadah plastik bekas salad yang sering saya beli di All Fresh, jadi berdua dengan Heni maka saya melewatkan Sabtu kelabu itu dengan kegiatan bersih-bersih yang kemudian menghasilkan sebuah loyang cake buah yang lezat ini. Haa, bagaimana cara? Yuk lanjut! ^_^
Teringat dengan acara masak memasak di sebuah TV show, dimana disana sang Chef berbagi tips cara menyimpan bahan makanan di kulkas membuat saya pun terjengit. Betapa jauh berbedanya isi kulkas si Chef dengan kulkas di dapur saya! Saya bahkan tidak ingat bahan makanan apa sajakah yang tersimpan, dan sejak kapan bahan-bahan tersebut mendekam disana. Bertekad pe-er ini harus segera dibereskan, akhirnya hari Sabtu itu saya pergunakan untuk melakukan inventarisasi isi kulkas. Kebetulan saya memiliki banyak sekali wadah plastik bekas salad yang sering saya beli di All Fresh, jadi berdua dengan Heni maka saya melewatkan Sabtu kelabu itu dengan kegiatan bersih-bersih yang kemudian menghasilkan sebuah loyang cake buah yang lezat ini. Haa, bagaimana cara? Yuk lanjut! ^_^
Label:
Buah Kering,
Cake
25 Agustus 2014
Kue Kering Kismis dengan Choco Chips - Cookies dengan rasa nano-nano ^_^
Okeh, saya tahu jika Lebaran telah lama lewat. Lebaran yang selalu identik dengan kue kering telah berlalu dan saat itu saya bahkan tidak menampilkan resep kue kering sama sekali di JTT. Nah walau menurut anda momennya sudah basi namun saya tetap akan berbagi satu resep kue yang saya buat satu minggu sebelum Lebaran bersama adik saya, Wiwin. Saat itu kami berdua membuat beberapa jenis kue kering yang karena keterbatasan waktu dan tenaga tidak sempat saya tulis dan posting disini. Selama dua hari, Sabtu dan Minggu, saya dan Wiwin pontang-panting mengejar waktu yang terbatas untuk memanggang bertoples-toples kue kering supaya bisa dibagikan ke kerabat dan teman saat hari yang fitri tiba. Sebagian besar hasil karya kami dibawa ke rumah kakak saya, Wulan, di Batam, karena tahun ini keluarga saya melewati Lebaran disana.
Nah salah satu kue kering yang selalu banyak peminatnya selain nastar adalah kue yang saya posting ini. Selain mudah dibuat dengan bahan yang juga mudah diperoleh, adonan kue ini juga fleksible untuk anda modifikasi isinya dan 'simsalabim', merubahnya menjadi jenis kue kering lainnya. Anda bisa menambahkan kacang-kacangan cincang, buah kering seperti kismis, kurma, atau cranberry, atau choco crunch dan corn flakes. Uniknya semakin banyak campuran isi yang anda masukkan maka kue akan semakin garing dan renyah. ^_^
Label:
Buah Kering,
Kue dan Cookies,
Kue Kering
23 Desember 2013
Semangkuk Sereal dan Buah: Cara mudah menikmati sarapan sedap
Jika anda bosan mengeluarkan pan dan menyalakan kompor untuk menyiapkan sarapan di pagi hari maka resep praktis kali ini mungkin bisa anda coba dirumah. Super duper mudah, fresh, bergizi dan rasanya pun lezat! Peralatan yang anda perlukan hanyalah talenan, pisau tajam dan waktu selama 10 menit untuk mempersiapkannya. Nah makanan tersebut apalagi kalau bukan semangkuk sereal dengan potongan buah segar, buah kering dan siraman susu segar yang dingin. Menyantapnya semangkuk penuh pun tidak akan membuat anda merasa berdosa walaupun perut terasa sesak kekenyangan.
Rasanya sudah bukan masanya lagi sarapan harus diisi dengan bubur ayam atau lontong sayur yang berat, apalagi bagi pekerja kantoran seperti saya yang seharian aktifitasnya hanya duduk dan menggerakkan dua buah jari di keyboard. Sedikit sekali kalori yang terbakar dalam aktifitas tersebut, sisa sarapan akan berubah menjadi lemak yang menumpuk di perut dan paha. Memperbanyak asupan buah di pagi hari menjadi alternatif saya untuk mengisi perut dengan kenyang tanpa khawatir kalorinya yang tinggi. Setiap hari variasi buahnya bisa disesuaikan dengan selera, namun pepaya, mangga dan pisang menjadi favorit saya karena rasanya yang manis dan pas bersanding dengan sereal dan susu.
Rasanya sudah bukan masanya lagi sarapan harus diisi dengan bubur ayam atau lontong sayur yang berat, apalagi bagi pekerja kantoran seperti saya yang seharian aktifitasnya hanya duduk dan menggerakkan dua buah jari di keyboard. Sedikit sekali kalori yang terbakar dalam aktifitas tersebut, sisa sarapan akan berubah menjadi lemak yang menumpuk di perut dan paha. Memperbanyak asupan buah di pagi hari menjadi alternatif saya untuk mengisi perut dengan kenyang tanpa khawatir kalorinya yang tinggi. Setiap hari variasi buahnya bisa disesuaikan dengan selera, namun pepaya, mangga dan pisang menjadi favorit saya karena rasanya yang manis dan pas bersanding dengan sereal dan susu.
Label:
Buah,
Buah Kering
22 Oktober 2013
Gluten Free Oatmeal, Choco Chips, Almond & Raisin Cookies
Demam OCD melanda, yang ini bukan Obsessive-Compulsive Dissorder tetapi Obsessive Corbuzier's Diet. Bukan saja di televisi ramai membicarakan mengenai diet a la Deddy Corbuzier ini tetapi di kantor saya pun demikian. Nah, saya pun harus mengakui bahwa saya adalah salah satu yang terkena demamnya. Sudah satu bulan ini saya menjalankannya dan lumayan juga, sekitar 4 kilo lemak (atau air?) hilang dari tubuh saya, membuat saya berjingkrak girang kala jarum timbangan mulai menunjukkan angka di bawah 60 kg. Sejak usia merangkak naik (selalu faktor usia disalahkan!) berat saya tidak pernah beranjak dari angka 60-an, paling sering bertengger di angka 65 kg dan itu sudah termasuk kategori overweight kalau dilihat dari Body Mass Index (BMI).
Melihat tubuh saya yang 'sedikit' mengecil, teman-teman di kantor pun menjadi ribut dan mulai menerapkan OCD juga. Awalnya tidak mudah, apalagi bagi saya yang selalu rutin sarapan, peminum coklat susu di pagi hari dan ngemil di malam hari. Satu minggu pertama kepala terasa berdenyut dan otak saya hanya penuh dengan aneka makanan yang akan saya sikat di siang hari. Tapi setelah seminggu terlewati dan merasa celana yang dulu sesak mulai terasa sedikit longgar, semangat pun tumbuh dan proses dilalui dengan mudah. Tiga minggu lewat mulailah saya rajin update foto profile di WhatsApp dan meminta Wiwin dan Tedy, dua adik saya yang juga overweight untuk melihat tampilan saya saat ini sambil dengan pe-de melancarkan motivasi. Mereka pun menjadi heboh dan meminta saya mengirimkan e-book OCD yang bisa di-download gratis di internet. Setelah satu minggu e-book saya kirimkan, saya pun iseng telp ke Wiwin, "Gimana progressnya? Turun berapa kilo"? tanya saya penasaran. "Huaa, aku nggak sanggup! Berat! Tiap hari lihat tahu goreng di meja aku sikat dan kepalaku cuman penuh dengan tahu goreng dan cabai rawit. Enak banget!". Untuk memulai program diet apapun memang nomor satu yang kita perlukan hanyalah niat. ^_^
08 Mei 2012
Resep Granola Bars: The power of food!
Ngemil, kegiatan yang paling sulit saya hindari di sela jam makan berat berikutnya tiba. Entah kenapa, tidak afdol rasanya jika bekerja di belakang meja dan laptop tanpa disertai dengan kunyahan di mulut. Apapun itu yang dikunyah. Dasarnya orang Indonesia, camilan yang paling disukai pasti yang berbentuk kering, garing, renyah dan menimbulkan suara kriuk yang meriah kala bersentuhan dengan gigi. Kerupuk, keripik, kacang garing, rempeyek atau makanan kecil lain yang gurih dan banyak, banyak mengandung MSG. Hmm, sebenarnya ini tidak baik tapi sulit merubah kebiasaan sejak lahir, upppsss maksud saya sejak tumbuh gigi. ^_^
Cara menanggulangi kebiasaan ngemil paling mudah adalah dengan jangan menyediakan makanan kecil apapun di rumah termasuk mie instan. Karena pengalaman sebagai anak kos, mie instan bisa berubah menjadi camilan juga. Mie kering dalam bungkusnya tinggal di hancurkan dan bumbu pun ditaburkan ke dalamnya. Trala, jadilah snack teman nonton tivi yang pas. Taktik lainnya adalah dengan hanya menyediakan bahan mentah di rumah sehingga memerlukan perjuangan untuk mengubahnya menjadi makanan layak kudap. Tapi olala dasarnya memang bawaan ngemil, bahkan kentang yang diam manis tergolek di bawah meja dapur pun bisa menjadi camilan dalam sekejap. Tinggal kupas, potong dan rendam di air garam, goreng sebentar dan dalam waktu 10 menit saya telah memiliki semangkuk kentang goreng yang yummy untuk dicocol dengan saus. Mengerikan memang! ^_^
24 Maret 2012
Resep Cake Zukini (Zucchini) dengan Kacang Tanah Cincang, Chocolate Chips dan Kismis
Resep kue, cake atau roti dari luar negeri saya akui terus terang memang memiliki variasi yang banyak dan unik terutama dalam memanfaatkan sayur dan buah-buahan sebagai salah satu bahannya. Kreatifitas mereka yang tak terbatas dalam mengolah labu kuning, ubi jalar, wortel, broccoli, apel, pisang, alpukat maupun buah-buahan yang dikeringkan seringkali membuat saya terkagum-kagum. Salah satunya adalah resep cake zukini yang kali ini saya bagi ke anda. Ternyata memanfaatkan salah satu keluarga labu-labuan ini sebagai bahan cake menghasilkan tekstur cake yang cukup moist dan lembut.
Seperti halnya cake sayuran lainnya maka zukini di cake ini sama sekali tidak terasa sama sekali. Dengan campuran kacang tanah tumbuk, choco chips dan kismis maka kue ini terasa gurih, manis dengan asam kismis yang yummy. Walau saya akui cake ini tidak semantap cake pisang atau ubi jalar yang pernah saya coba karena teksturnya yang lebih remah dan kurang padat namun resep yang satu ini cukup layak untuk anda coba dan menjadi variasi cake di rumah. ^_^
Label:
Buah Kering,
Cake,
Cake Tanpa Mikser,
Kacang-Kacangan,
Sayuran
20 Maret 2012
Obsesi Roti 17: Pumpkin Cinnamon Raisin Rolls - Roti Gulung Labu Kuning dengan Kismis dan Kayu Manis
Jangan pernah tertidur saat anda memanggang roti! Seharusnya instruksi ini menjadi yang paling pertama kali di sebutkan pada semua instruksi resep roti yang pernah dibuat. Karena sangat penting sekali, bagi saya tentunya. Mengapa saya nekat mengatakan hal ini? Berdasarkan beberapa kali pengalaman membuat roti, faktor ketiduran saat memangganglah yang membuat roti yang saya buat berakhir gagal. Puncaknya adalah ketika tadi malam kala saya berhasil mengumpulkan semangat membuat roti gulung labu kuning yang telah lama saya impikan. Jam telah menunjukkan pukul 11 malam saat seloyang adonan roti gulung masuk ke oven dengan suhu 190'C. Mata yang setengah mengantuk dan badan yang pegal-pegal karena di siang harinya saya berenang selama dua jam membuat tubuh ini terasa lezat sekali kala di rebahkan ke atas kasur yang cozy. Alhasil saya pun tertidur dengan sukses dan terperanjat di pukul 12 malam kala hidung mencium sesuatu yang terbakar dahsyat. OMG! My pumpkin rolls!
Label:
Buah Kering,
Labu Kuning,
Obsesi Roti,
Roti
27 Desember 2011
Resep Muffin Kismis dan Kurma
Saat ini saya punya satu aktifitas yang sedang saya coba untuk pertahankan mati-matian: Berjalan kaki dari kantor hingga Jalan Sudirman saat pulang. Sebenarnya kegiatan ini berawal dari macetnya Jl. Dr. Satrio akhir-akhir ini sehingga beberapa kali saya sulit mendapatkan angkot atau taksi sehingga ujung-ujungnya saya harus berjalan kaki dari kantor yang terletak di sebelah Mall Ambassador hingga Jalan Sudirman. Awalnya tentu saja saya merasa kesal dan mengomel-ngomel sendiri dalam hati. Mengutuki kemacetan dan meratapi kaki yang terasa pegal-pegal dan kram. Kemudian agar hidup saya menjadi lebih nyaman maka saya pun mulai memotivasi diri bahwa berjalan kaki itu sehat. Walaupun tentu saja saya sama sekali tidak ikhlas melakukannya dan tiba di rumah dalam kondisi kehabisan tenaga.^_^
Label:
Buah Kering,
Kue dan Cookies,
Muffins,
Whole Wheat
09 Agustus 2011
Resep Cherry Icebox Cookies
Icebox cookies adalah jenis kue kering yang dibuat dari adonan yang dimasukkan ke dalam lemari pendingin terlebih dahulu atau dibekukan. Tujuannya adalah untuk membuat adonan menjadi kaku sehingga memudahkan kita mengirisnya menjadi potongan-potongan kue yang tipis. Ada banyak cara untuk membuat icebox cookies seperti misalnya pinwheel cookies (adonan ditipiskan, diisi dengan selai buah dan kacang-kacangan untuk kemudian digulung dan dibekukan, selanjutnya adonan dipotong melintang tipis) atau checkerboard cookies, sesuai namanya maka kue kering ini memiliki pola seperti papan catur. Untuk membuatnya biasanya adonan dibagi menjadi dua bagian satu diberi pewarna coklat dan bagian lainnya dibiarkan alami. Masing-masing adonan kemudian dibagi menjadi beberapa bagian, dibentuk memanjang dan disatukan. Setelah didinginkan hingga mengeras, adonan kemudian diiris melintang sehingga pola papan catur terbentuk.
Label:
Buah Kering,
Kue dan Cookies,
Kue Kering
28 Juli 2011
Resep Klapertart Tidak Dipanggang
Pertama kali merasakan klapertart, dan itu sudah lama sekali, seingat saya adalah ketika ada teman sekantor yang baru saja kembali dari tugas di Manado. Samuel, teman saya ini, membawa satu loyang klappertaart dengan diameter sekitar 23 cm, dan dalam sekejap mata si kue lezat ini habis, ludes disikat beramai-ramai. Rasanya sungguh sedap. Tekstur kue yang seperti puding ini begitu lembut, lumer di mulut dengan rasa yang manis, ditambah dengan lembaran-lembaran lembut daging kelapa muda dan kacang kenari yang gurih dan ditutup dengan semriwing rhum. Ahh, saya langsung mengklaim, tidak ada hidangan selezat klappertaart! Mungkin ambrosia, makanan para dewa dalam mitology Yunani seperti ini rasanya, pikir saya saat itu. Sayangnya waktu itu di Jakarta makanan ini sulit ditemui, sehingga kami pasti akan berlomba-lomba memesan jika kebetulan ada teman yang pergi ke Manado, kota si Klappertaart ini berasal.
![]() |
| Kelapa muda yang lembut dan manis |
Label:
Buah Kering,
Kue dan Cookies,
Kue Tradisional
Langganan:
Postingan (Atom)
















































