15 Agustus 2019

Resep Red Velvet Hokkaido Cheese Tart


Resep Red Velvet Hokkaido Cheese Tart JTT

Sudah lama saya tidak membuat kue, cake, atau makanan sejenis lainnya, alasan utama karena saya ogah ribet. Membuat kue walau hanya sekedar muffin yang adonannya cukup diaduk tetap meninggalkan segambreng perabotan kotor. Sementara mencuci piring dan beres-beres saat ini masuk list terbawah dalam daftar kegiatan rumah yang harus saya kerjakan setiap hari. Apalagi sejak rumah menjadi kinclong karena aksi bersih-bersih saya beberapa waktu yang lalu, sebisa mungkin saya berusaha mengurangi aktifitas memasak atau kegiatan lainnya yang membuat lantai butek kembali.

Saya teringat dengan cerita Ibu tentang saudaranya di Pinang yang tidak suka makan dan tidak hobi memasak. Dapur dan rumahnya begitu bersih. Piring dan kompor jarang dipergunakan, ketika lapar mereka hanya membeli seporsi atau dua porsi makanan dari warung, secukupnya saja untuk dimakan berdua.  Tidak ada stok makanan atau camilan dirumah, freezer bahkan hanya berisikan es batu saja karena anti menyimpan makanan beku disana. Jika keinginan memasak datang, saudara Ibu saya tersebut hanya membeli beberapa ekor ikan dan sedikit sayuran segar untuk habis dimakan hari itu. Tidak ada makanan sisa, tidak ada makanan terbuang, dan tidak ada makanan berlebih. Sabun cuci piring dan air menjadi sangat hemat, dan bagian terpenting adalah tubuh mereka yang tetap langsing sejak dulu hingga kini. 


Resep Red Velvet Hokkaido Cheese Tart JTT


14 Agustus 2019

Resep Nasi Kabsa



Begitu banyak ragam nasi berempah, namun umumnya kita hanya mengenal nasi lokal dari Betawi yaitu kebuli, nasi Arab seperti kabsa  atau mandi serta nasi India yaitu biryani. Kuliner Arab dan India memang cukup mempengaruhi variasi kuliner lokal dan cocok dengan lidah masyarakat kita sehingga sangat populer. Nasi kebuli tentu saja tidak asing di lidah kita, banyak restoran yang menjual jenis nasi ini. Kebuli merupakan nasi a la Betawi yang mendapatkan pengaruh kuat dari kuliner Arab. Di bilangan Mampang, didekat rumah adik saya, Wiwin, kami biasanya membeli nasi kebuli Ibu Hanna. Resto nasi kebuli ini sangat sederhana tampilannya namun sebenarnya cukup populer. Nasinya lumayan enak dan daging kambingnya juga empuk. 

Tapi ketika mencicipi nasi mandi di restoran Arab, Abunawas di Kemang, saya akui yang satu ini mantap surantap. Nasinya begitu gurih dan kaya bumbu tapi tidak terlalu over powering. Potongan dagingnya begitu empuk, gurih dan juicy. Berhubung karena restoran ini tidak terlalu jauh dari rumah maka menjadi tujuan utama jika demam akan masakan Arab mendera. Di Batam, dimana banyak restoran yang menyajikan masakan India, kakak saya punya satu restoran langganan yang menjual nasi Biryani. Penjualnya adalah orang India asli yang telah lama menetap di Batam dan membuka restoran yang laris manis. Terus terang saya tidak suka dengan rasa nasinya, ada satu rempah aneh yang saya susah mendeteksinya yang membuat perut mual dan terasa 'eneg'. Walau daging kambingnya juicy dan empuk, namun kelebihan tersebut sirna karena nasinya yang terasa aneh di lidah.

Resep Nasi Kabsa JTT


13 Agustus 2019

Resep Bolu Sakura Karamel & Pembayaran Elektronik


Resep Bolu Sakura Karamel JTT

Transjakarta, yang menjadi salah satu transportasi andalan saya selain angkutan no. 44, tiba di halte diseberang mall Ambassador sore itu. Penumpang berebutan naik, termasuk saya. Bis Transjakarta tipe ini meminta kita langsung menempelkan kartu e-money di mesin yang tertempel pada tiang di dekat pintu untuk pembayarannya, sementara bis Transjakarta tipe umumnya memiliki petugas yang akan berkeliling membawa mesin EDC untuk memproses pembayaran. Seorang bapak berusia paruh baya menyodorkan uang receh tiga ribu lima ratus rupiah ke petugas yang berdiri didekat pintu, "Wah maaf Pak, bis ini tidak menerima pembayaran tunai, hanya bisa pakai kartu elektronik" tolak petugas dengan sopan. "Lho bagaimana saya bayarnya? Saya nggak punya kartu" kata si Bapak kebingungan. "Bapak bisa pakai kartu penumpang lain, nanti tinggal bayar cash saja ke penumpang itu," jelas si petugas Transjakarta.  Saya menyodorkan kartu saya ke petugas, "Pakai kartu saya saja Mas, nggak usah diganti uangnya," ujar saya, tapi si Bapak memilih kartu yang disodorkan seorang cowok  yang berdiri disebelahnya. 

Resep Bolu Sakura Karamel JTT
Resep Bolu Sakura Karamel JTT

12 Agustus 2019

Resep Inside Out Sushi dengan Abon


Resep Upside Down Sushi dengan Abon JTT

Malam hari berjalan di supermarket Cold Storage di Takashimaya Department Store di Singapura, mata saya melotot melihat jajaran sushi yang di sale hingga 70%. Bayangkan, aneka macam sushi dan sashimi nan cantik terlihat masih fresh dalam packaging mika dibandrol dengan harga yang jika dikurskan hanya dua puluh ribu hingga empat puluh ribu rupiah saja. Isinya lumayan banyak dalam satu paknya. Untuk mengetes rasanya, saya hanya membeli dua bungkus saja dan langsung menyesal kemudian. Sushinya terasa lezat dan bahan-bahannya juga fresh. Saya berjanji, besok akan kembali kesana lagi dan membeli lebih banyak. 

Rencana kemudian dieksekusi menjadi aksi, keesokan harinya dipukul delapan malam, saya kembali lagi ke Takashimaya. Kali ini saya begitu kalap dan langsung memasukkan 6 pak sushi dan sashimi ke dalam keranjang belanja, berjalan riang kembali ke hotel yang terletak tak jauh dari area itu dengan hati puas.  Setiba di hotel, belanjaan segera dibuka dan digelar diatas lantai. Saya duduk bersila dan mulai berpesta sushi sendirian. Potong demi potong masuk ke dalam mulut. Aneka sashimi dengan topping salmon, cumi-cumi, udang, tobiko, dan unagi disikat hingga ludes. Masuk kebungkusan sushi ke empat saya mulai merasakan hal yang aneh.  Aroma salmon dan aneka seafood yang tadinya baik-baik saja kini mulai tercium amis di hidung. Rasa mual perlahan dan pasti merambati perut hingga naik ke kerongkongan. Akhirnya saya ngibrit lari sekencang-kencangnya ke toilet, muntah dengan sukses. 

Resep Upside Down Sushi dengan Abon JTT
Resep Upside Down Sushi dengan Abon JTT


08 Agustus 2019

Resep Ayam Kampung Goreng Bumbu Kuning dengan Sambal Cabai Ijo


Resep Ayam Kampung Goreng Bumbu Kuning dengan Sambal Ijo

"Dasar angin-anginan," saya masih ingat kata-kata yang diucapkan Ibu dulu ketika saya masih kecil karena minat yang berubah-ubah bagaikan angin. Ketika sedang tergila-gila dengan sepeda maka benda roda dua itu akan dipakai menjelajah hingga kepelosok kampung setiap hari, tak peduli terik ataupun hujan. Ketika sedang maniak dengan permainan monopoli maka seakan tak ada yang lebih berarti didunia ini selain bermain monopoli setiap hari, lupakan pe-er dan pelajaran sekolah. Tapi saat semua euforia itu usai maka boro-boro sepeda atau monopoli disentuh, dilirik sekalipun juga tidak. Saya terkadang sebal dengan sifat 'larger than life' ini, karena terkadang aspek rasional terabaikan, memacu diri untuk meraih apa yang sedang diidamkan walau tenaga dan modal tidak mencukupi. 

Nah kali ini saya sedang tergila-gila dengan olah raga, satu minat yang saya sendiri takjub bagaimana mungkin rasa suka itu bisa muncul. Olah raga adalah kegiatan yang saya benci sejak kecil. Pelajaran olah raga menjadi nightmare setiap minggunya, apalagi jika aktifitas olah raganya adalah bola voli. Setiap kali bola datang menderu, maka bukannya saya berusaha untuk menyambutnya dengan tangan tapi justru kabur melarikan diri. Semua rekan dikelas sebal jika saya masuk kedalam regu mereka, sementara tim lawan justru riang gembira karena bola pasti akan diarahkan ke saya terus menerus.

Resep Ayam Kampung Goreng Bumbu Kuning dengan Sambal Ijo
Resep Ayam Kampung Goreng Bumbu Kuning dengan Sambal Ijo


07 Agustus 2019

Resep Acar Cabai Gendot dan Jalapeno


Resep Acar Cabai JTT

Weekend  yang super heboh, dimulai dengan gempa di hari Jumat, dilanjutkan dengan mati listrik di hari Minggu. Tobat dah! Di hari Jumat itu, saya pulang cepat dari kantor karena ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dibereskan. Perut lapar memaksa saya untuk mengeluarkan beberapa chicken wings dari kulkas dan menceburkannya ke dalam minyak panas. Sambil menunggu ayam berubah matang dan crispy, saya mengisi waktu dengan menonton video di You Tube. Saat sedang asyik di depan laptop itulah saya merasakan kursi bergetar dan bergerak, terkaget-kaget saya menoleh ke arah pintu kamar dan menemukan daun pintu berayun kesana kemari. Otak saya langsung berteriak, "Gempa!" Sejak akhir-akhir ini gempa sering mendera di daerah Jawa Barat walau dalam skala kecil, membuat saya lebih alert akan bencana ini. Isu gempa megatrust yang semakin santer membuat saya banyak membaca informasi ini di net.  Saya lantas berdiri dari kursi dan sempat terhuyung-huyung merasakan pusing kala bumi tempat kaki berpijak bergoyang cukup keras dibandingkan gempa sebelumnya yang pernah saya alami, padahal dalam posisi dilantai dasar, bukan sedang berada didalam gedung kantor di lantai 21.

Resep Acar Cabai JTT

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...