26 Agustus 2019

Resep Nugget Ayam Oatmeal


Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Mendapat undangan kawinan bagi saya adalah hal yang meresahkan. Bukan karena sebal ditanya dengan pertanyaan, "Kapan menyusul?" Sejak usia semakin menua, tidak ada lagi yang berminat mengajukan pertanyaan ini ke saya, tapi karena bingung dengan pakaian yang harus dikenakan. Saya bukanlah orang yang senang mengoleksi pakaian resmi seperti gaun, kebaya atau baju pesta lainnya, tidak juga memiliki tas imut cantik atau clutch lucu yang serasi ditenteng kala acara resmi seperti kawinan, atau sandal dan sepatu shiny pelengkap busana. Saya tidak memiliki benda-benda itu karena jarang digunakan, terlalu gerah dipakai dan sama sekali tidak praktis, serta terlalu girly untuk selera saya yang macho. 

Jadi ketika undangan kawinan mendarat di meja, dan itu sudah berkali-kali terjadi, saya memilih menarik selembar amplop, mengisinya dengan uang sumbangan dan menitipkannya ke teman yang datang. Untungnya beberapa rekan kantor sangat rajin datang ke acara kawinan, bahkan walau jaraknya jauh sekalipun. Jadi acara menitip amplop ini tidak pernah mengalami kendala dan saya selalu memiliki alasan, "Aduh rumah aku jauh banget dari lokasi." Alasan ini memang tidak dibuat-buat, rata-rata teman-teman kantor memiliki rumah di daerah Jakarta Timur dan Utara yang jaraknya lumayan jauh dari rumah saya di Jakarta Selatan.

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT
Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Tapi Minggu lalu saya mendapat undangan perkawinan dari rekan kantor yang duduk tidak jauh dari meja kerja saya. Acara pernikahannya diselenggarakan di Wisma Bhayangkari, jaraknya cukup dekat dari rumah. Walau ingin rasanya saya mengeluarkan alasan penolakan seperti ada acara keluarga dan lain sebagainya, namun hati ini tak enak juga. Akhirnya saya putuskan untuk datang. Ketika kata janji akan datang itu terucap ke teman yag menyodorkan undangan, saya langsung menyesalinya. Datang ke kondangan, berarti harus berpikir mengenai pakaian yang akan dikenakan, sepatu atau sandal dan tas kecil atau clutch. Saya berusaha mengingat-ingat koleksi di lemari pakaian dan rak sepatu, sepertinya tidak ada yang cocok buat menghadiri pesta perkawinan di gedung. 

Resepsi pernikahannya jatuh pada hari Minggu jam sebelas siang. Pukul sembilan pagi sehabis mandi, saya mendeprok didepan lemari pakaian dan sepatu, membongkar apapun yang bisa ditemukan. Akhirnya saya menarik selembar baju brokat biru yang dibeli beberapa tahun yang lalu, ketika dicoba masih masuk ke dalam badan yang melar. Tak punya celana hitam bagus yang pas buat menemani si brokat, terpaksa celana jeans hitam dikeluarkan dari lemari. Masalahnya adalah hendak diletakkan dimana uang, kartu, dan handphone? Wiwin, adik saya, pernah memberikan sebuah clutch hitam bertahun nan lampau, tapi hingga basah kuyup jidat bermandikan keringat, benda itu tak jua ditemukan. Saya menyerah dan akhirnya hanya membawa sebuah dompet panjang kulit berwarna hitam yang muat buat menampung beberapa kartu dan sebuah hape android. 

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Dari sekian banyak kotak-kotak sepatu dan sandal didalam lemari, saya hanya menemukan sebuah sandal Bata tebal dengan tali manik-manik. Sandal ini sebenarnya lebih cocok menjadi sandal jalan dan main, tapi ini adalah satu-satunya sandal nyaman yang bisa dipakai berjalan tanpa kaki menjadi lecet. Bagi saya yang suka berjalan super cepat, maka alas kaki yang nyaman menduduki posisi paling penting dari sekian perlengkapan busana. Saya lebih memilih menggunakan sandal jepit dibandingkan dengan sebuah sepatu mahal berhak 4 centi yang cantik.  Agar tampilan tidak monoton dan plain saya tambahkan sebuah giwang mutiara dan sebuah kalung mutiara panjang. Lima belas menit terakhir sebelum berangkat saya sempatkan diri mempermak rambut menggunakan catok agar terbentuk ikal-ikal jadul diujungnya.  Tampilan akhir tidaklah spektakuler tapi setidaknya sedikit lebih berbeda dibandingkan dandanan saat hendak ke pasar Blok A. 

Jika sudah seperti ini saya teringat dengan novel-novel romantis jaman dulu karangan Maria A. Sardjono atau Marga T. yang sering saya baca saat masih di SMA. Betapa indahnya membayangkan si tokoh utama cewek sibuk berdandan dan mempersiapkan diri kala hendak bertemu dengan si tokoh utama cowok. Semua terbaca begitu sempurna, begitu smooth bagikan krim kocok, menggunakan kalimat-kalimat pengandaian seperti, pakaian indah yang membalut tubuh langsingnya, ikal-ikal rambut panjangnya yang jatuh gemulai di punggung, bibir lembutnya yang dipulas lipstik senada, pipi mulusnya yang merona merah, dan seterusnya, dan seterusnya. Seingat saya, saya tak pernah mengalami hal seperti ini jika berurusan dengan penampilan. Saya selalu mengalami gagal kostum, rambut awut-awutan, sepatu yang kesempitan atau justru putus talinya seperti ketika persiapan foto studio beberapa tahun lalu, dan wajah yang penuh keringat dan berminyak. Kemampuan make up-pun sangat sangat terbatas, bahkan kemarin lipstik merah menyala yang nekat saya pakai ternyata belepotan hingga ke dagu dan atas bibir. Saya baru menyadarinya kala melihat muka di cermin di mal kala acara kawinan sudah lama berlalu. Tobat!

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Kembali ke resep nugget kali ini. Dulu ketika nugget masih menjadi makanan yang hanya dijual di supermarket maka membuatnya sendiri terkesan ekslusif. Tidak banyak Ibu-Ibu atau kaum wanita mengeksekusinya sendiri dirumah. Jikalau ada maka teksturnya keras dan rasanya tidak terlalu istimewa. Tapi kini sepertinya membuat nugget sendiri sudah menjadi hal yang biasa, bahkan cenderung dipilih karena lebih sehat, rasanya lebih sedap dan tentu saja jauh lebih murah. Bayangkan saja dengan satu kilogram dada ayam yang hanya lima pluluh lima ribu rupiah plus bahan-bahan lain yang tak terlalu mahal, bisa menghasilkan berloyang-loyang nugget.  

Saya pernah memposting resep nugget, dulu ketika awal ngeblog, dan hingga kini resep tersebut menjadi andalan, resep bisa diklik pada link disiniBahkan banyak yang telah memberikan testimoni kelezatannya dan menjadi lahan bisnis. Saya turut happy membacanya. Nah pada resep tersebut saya menggunakan tepung panir untuk membuat teksturnya padat, tapi sebenarnya tepung panir bisa digantikan dengan tepung oatmeal. 

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT
Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Banyak yang mencoba resep nugget ini dan banyak yang mengeluh teksturnya agak lembek dibandingkan dengan nugget yang dijual diluaran. Lembeknya nugget biasanya karena jenis fillet ayam yang dipakai, dada ayam lebih kesar dan keras dibandingkan dengan paha ayam yang lebih banyak lemaknya. Kondisi fillet yang basah juga akan membuat adonan lebih lembek dibandingkan fillet yang ditiriskan hingga air cuciannya benar-benar habis. Jika adonan terasa lembek ketika semua bahan telah dicampurkan maka tambahkan beberapa sendok makan oatmeal atau tepung panir untuk menyerap kelebihan cairan didalam adonan. Semakin banyak tepung oatmeal maka tekstur nugget menjadi lebih keras, biasanya kalau nugget buatan pabrik menambahkan cornmeal, sejenis tepung jagung berwarna kekuningan yang teksturnya kasar.

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Nugget Ayam dengan Wortel
Resep diadaptasikan dari blog Vivian Pang Kitchen - Chicken Nuggets 

Untuk 32 potong

Tertarik dengan resep olahan ayam lainnya? Silahkan klik link   dibawah ini:
Ayam Goreng Spicy
Homemade Keecho
Karaage

Bahan & bumbu adonan:
- 1/2 batang wortel, kupas, potong kasar
- 500 gram fillet dada ayam, potong kasar
- 1/2 buah bawang bombay, rajang kasar
- 4 siung bawang putih
- 2 butir telur
- 1 sendok teh merica bubuk
- 1 sendok makan minyak wijen
- 2 sendok makan kecap ikan, optional
- 1 sendok makan saus tiram
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 1 1/2 sendok teh garam
- 1 sendok teh kaldu jamur / kaldu bubuk
- 2 sendok makan tepung tapioka
- 5 sendok makan mayonnaise
- 5 - 6 sendok makan quick cooking oatmeal
- 1 batang daun bawang, rajang sehalus mungkin (optional)
- 1 batang daun seledri, cincang halus (optional)

Untuk pelapis nugget:
- 2 butir telur, kocok lepas
- quick cooking oat

Cara membuat:

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Siapkan loyang, pastikan ukuran loyang pas dengan dandang kukusan yang dimiliki, karena nantinya adonan akan dikukus. Alasi permukaan loyang dengan kertas minyak/kertas baking. Sisihkan.

Siapkan fillet dada ayam, potong dadu, jika sudah dicuci bersih, tiriskan hingga airnya benar-benar habis agar adonan tidak basah. Siapkan wortel, cincang kasar dengan chopper, sisihkan. 

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Masukkan fillet ayam, bawang bombay, bawang putih, telur, tepung tapioka, merica garam, kaldu bubuk, dan gula. Proses alat hingga adonan menjadi smooth. Tuangkan adonan ke mangkuk, tambahkan semua bahan adonan lainnya. Aduk rata.

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Goreng secuil adonan untuk mencicipi rasanya, sesuaikan gula dan garam. Tuangkan adonan ke dalam loyang yang telah disiapkan, ratakan permukaannya dengan punggung sendok hingga smooth. Kukus adonan selama 25 - 30 menit hingga benar-benar matang. Adonan yang kurang matang akan lembek dan sulit dipotong.

Resep Nugget Ayam Oatmeal JTT

Keluarkan adonan dari dalam kukusan, biarkan hingga benar-benat dingin. Lepaskan adonan dari loyang, buang kertas minyak yang melekat. Olesi pisau dengan minyak goreng ketika akan memotong adonan agar tidak lengket. Potong-potong adonan sesuai bentuk yang diinginkan.

Gulingkan potongan nugget ke dalam kocokan telur, kemudian lumuri permukaannya dengan oatmeal, tekan-tekan agar oatmeal menempel dengan baik diseluruh permukaan nugget. Sampai pada tahap ini nuggget bisa dibekukan atau goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga permukaan nugget menjadi coklat keemasan. Angkat dan tiriskan. Sajikan



4 komentar:

  1. Ya Allah Mbak.....saya banget itu ^_^
    Saya kalo dpt undangan pernikahan jg mati gaya persis spt yg dialami Mb. Endang wkwkwkwk

    BalasHapus
  2. Mba endang, sy tdk punya food processor, apakah bisa pakai ayam giling ya ?

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...