17 Januari 2013

Homemade Cream Cheese: Mudah dan lebih murah!



'Jakarta di kepung banjir'! Kalimat ini menjadi tajuk berita di berbagai media, baik televisi mapun internet dan tentu saja menjadi pembahasan utama sms yang masuk ke HP Nokia jadul saya. Semua panik dan semua bingung, termasuk adik saya, Wiwin, yang bertanya melalui sms, "Bisa ngantor nggak hari ini? Jalan depan kantormu kan kerendem banjir". Waak? Masa sih? Saya bertanya-tanya sendiri sambil jempol mengetik cepat bertanya ke teman di kantor. Ehem, maklum saja hari ini saya tidak masuk ke kantor. ^_^

Sebenarnya sejak pagi saya telah bersiap-siap berangkat ke kantor, saya bahkan telah berdiri dengan manis di pinggir jalan bersama payung biru kusam yang bentuknya pun telah miring ke kiri dan ke kanan. Waktu itu jalanan luar biasa macet, hujan deras dan setelah tiga puluh menit saya menunggu, taksi tak kunjung ada. Saya pun menyerah, balik badan, pulang ke rumah dan menemukan rumah Pete bocor tepat di depan kamar saya. Lagi-lagi penyakit lama kambuh kembali. Sambil menggerutu dan sedikit memaki kontraktor rumah yang merenovasi atap tahun lalu, saya pun sibuk mengepel lantai dan menerapkan siaga satu, artinya kain pel selalu dalam jangkauan tangan. Tapi keputusan saya tidak masuk ke kantor hari ini sepertinya sangat tepat karena jam-jam berikutnya saya mendapatkan kabar Bundaran HI tenggelam lumayan tinggi. Jalur Sudirman adalah jalan utama saya ke kantor dan membayangkan kemacetan berjam-jam yang terjadi di sana membuat saya mensyukuri keputusan saya hari ini.




Walau banjir menjadi topik yang heboh terpaksa kita beralih ke topik lainnya yaitu homemade cream cheese. Sejak saya posting artikel cream cheese brownie beberapa waktu lalu, banyak sekali yang menanyakan ke saya bagaimana membuat cream cheese sendiri. Ini karena dalam postingan tersebut saya juga menceritakan perjuangan berat saya membuat keju mozarella yang berakhir menjadi cream cheese dengan bau yang aneh. Bagi anda yang penasaran dengan kisah saya yang mengharu biru ini, silahkan klik di link di sini ya. ^_^

Nah seperti yang saya tulis di artikel tersebut, sebenarnya kita bisa membuat cream cheese sendiri di rumah tanpa menggunakan zat penggumpal untuk keju (coagulant enzym) yang disebut dengan Rennet. Bahan yang anda perlukan adalah susu cair dan air jeruk lemon (bisa menggunakan air jeruk nipis) sebagai coagulant-nya. Keju yang anda hasilkan sebenarnya lebih tepat disebut dengan ricotta cheese, karena kurang creamy selayaknya cream cheese yang umum dijual di toko. Ricotta cheese umumnya dibuat dari whey (air saringan bekas pembuatan keju), karena itu kandungan lemaknya sudah jauh berkurang. Untuk membuatnya menjadi cream cheese yang lebih creamy dan lebih kaya akan rasa maka ditambahkan krim kental ke dalamnya. Jika anda ingin lebih creamy lagi rasa cream cheese yang dihasilkan maka komposisi krim kental bisa ditambahkan lebih banyak dari porsi yang saya sebutkan di resep di bawah.



Sebenarnya mengapa sih kita membuat cream cheese sendiri sementara di luaran banyak sekali dijual cream cheese dalam berbagai merk? Jawaban pertama tentu saja harganya. Harga sekotak cream cheese di supermarket dengan berat sekitar 200 gram cukup mahal, sedangkan untuk membuat cheesecake maka anda memerlukan banyak cream cheese sebagai bahan utamanya. Jika anda membuat cream cheese sendiri, bahan yang anda perlukan hanyalah susu cair dan air jeruk nipis, yang tentunya lebih terjangkau biayanya, yang anda perlukan berikutnya hanyalah sedikit usaha. 

Jawaban selanjutnya mengapa harus homemade cream cheese adalah sulitnya menemukan cream cheese di daerah tertentu, hmm.... misalnya saja Aceh. Saya katakan ini karena teman saya Chanti selalu mengeluhkan betapa sulitnya menemukan cream cheese di sana sehingga beliau harus meng-ordernya dari Jakarta, ini berarti ada ongkos kirim yang harus dipertimbangkan selain harga cream cheesenya sendiri yang tidak murah. Saya yakin di beberapa daerah lain di Indonesia juga mengalami hal yang sama, sulitnya menemukan cream cheese di supermarket.



Jenis keju seperti apa sih cream cheese itu? Cream cheese merupakan jenis keju dengan kandungan lemak yang sangat tinggi. Proses pembuatan secara tradisional melibatkan susu full cream (susu yang tidak dikurangi kadar lemaknya) dan krim kental. Cream cheese bukan jenis keju yang matang (jenis keju yang bisa diperam dalam waktu yang lama dan mengandung kultur keju) karena itu keju ini harus disantap dalam kondisi segar, hanya dalam beberapa hari saja alias memiliki masa kedaluarsa yang pendek.  Umumnya cream cheese disajikan sebagai olesan pada permukaan roti, crackers atau bagels, atau sebagai saus pencelup untuk kentang goreng. Keju ini juga bisa diolah ke dalam berbagai jenis makanan manis maupun asin (gurih) dan memiliki fungsi seperti susu, yogurt, krim dan mentega. Satu makanan pencuci mulut yang sangat terkenal dan menggunakan bahan ini adalah cheese cake.  

Okeh, saya akhiri penjelasan saya tentang cream cheese, mari kita langsung melihat proses pembuatannya ya.


Homemade Cream Cheese
Resep diadaptasikan dari web Sharmis Passions - How to make cream cheese (Homemade Cream Cheese)

Untuk 480 gram cream cheese

Bahan:
- 1300 ml susu segar (saya pakai merk Diamond fresh milk)
- 200 ml krim kental (resep asli tidak menggunakan krim kental)
- 2 sendok makan yogurt plain
- 4 sendok makan air jeruk lemon/jeruk nipis (saya menggunakan 1 butir jeruk lemon + 1 butir jeruk nipis)

Cara membuat:



Siapkan panci, masukkan susu cair dan krim kental ke dalamnya, aduk rata. Tambahkan air jeruk lemon/jeruk nipis. Aduk hingga rata. Rebus larutan susu menggunakan api sedang sambil diaduk-aduk hingga tampak susu menggumpal dan terpisah dari airnya. Angkat panci dari atas kompor. Matikan api

Note: Panaskan hingga susu benar-benar panas namun jaga jangan sampai susu mendidih. Aduk sesekali. Jika susu kurang panas maka gumpalan tidak akan terbentuk, pastikan hingga tampak gumpalan pekat diatas permukaan susu dan tampak susu mulai terpisah antara keju dan air yang bening kekuningan. .


Whey (air bekas menyaring cream cheese)

Siapkan wadah plastik berlubang, letakkan sehelai kain tipis yang biasa dipakai untuk membungkus tahu atau kain apapun asalkan berwarna putih dan sangat tipis. Tuangkan larutan susu yang telah menggumpal, saring gumpalan susu. Air bekas menyaring keju bisa anda manfaatkan untuk membuat sup atau jus, karena masih cukup bergizi.

Cuci gumpalan susu dengan air mengalir sambil diaduk-aduk dengan spatula agar rasa dan aroma lemon hilang. Lakukan sebanyak 2 atau 3 kali.

Salah seorang pembaca berkomentar mengenai masalah kebersihan air kran yang digunakan, nah saran saya cuci cream cheese dengan menggunakan air matang ya. 



Tiriskan gumpalan susu hingga airnya benar-benar habis. Masukkan ke dalam food processor atau blender atau mikser, tambahkan yogurt dan proses hingga halus. Pindahkan kembali ke kain, ikat ujung-ujung kain, gantung menggunakan seutas tali. Letakkan mangkuk di bawah kain berisi cream cheese untuk menampung air yang menetes.



Biarkan selama 5 - 6 jam di suhu ruang, kemudian tuangkan cream cheese ke wadah yang memiliki penutup. Simpan di kulkas maksimal hanya 1 minggu saja. Cream cheese siap anda gunakan untuk cheese cake atau frosting. Selamat mencoba! ^_^


Sources:
Web Sharmis Passions - How to make cream cheese (Homemade Cream Cheese)
Wikipedia - Cream cheese
Wikipedia - Ricotta cheese

   



251 komentar:

  1. Alhamdulillah, JTT dah posting resep cream cheese, dah percaya bgt deh sama resep2nya mbk Endang (aq dah coba bola tahu,cake coklat lapis keju,brownis kukus, sama donat kentang. Alhamdulillah semua sukses dan uwenak tenan hehehe..) Emang bnr mbak, di Jombang juga susaah cari cream cheese. Padahal dah ngincer Palmiers nya mbak Endang,hehe..(liat gambarnya kyk pie nya monde). Moga2 ada yg jual krim kental di sini. Btw, makasih resep2nya ya mbak. Ijin copas juga buat simpen sendiri kok. Lup U pul dech hehe..(Arma)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Arma, thanks sharingnya ya, waaak banyak juga yang dicoba ya hahhaha,semangat. Sebenarnya gak pakai krim kental juga gpp mba, tetap jadi, tapi memang kurang creamy seperti kalau pakai krim kental. Sukses selalu ya! ^_^

      Hapus
    2. maaf mbak, numpang nimbrung. mau nanya, masih newbie ttg krim2an. klo krim kentalnya diganti pakai krim bubuk(msl Haan)+air es bisa gak mbak? soalnya ditempat aku susah nyari krim cair.

      Hapus
    3. Halo Mba Nia, saya belum pernah coba pakai krim bubuk ya, setahu saya untuk whipping cream ya. Jadi gak yakin juga hasilnya apakah akan oke atau nggak

      Hapus
    4. hehe, saya sudah coba mbak, tp memang gagal. susunya pecah mbak. tidak terdapat gumpalan. untung bikinnya cuma sedikit. lain kali mau coba buat lagi :)
      thanks ya mbak sudah sharing caranya.

      Hapus
    5. hai Mba Nia, memang susah2 gampang membuat cream cheese sendiri, ^_^

      Hapus
  2. tengkyu berat resepna mbak, kl beli cream cheese asli jauh TBK nya d'banding bhn2 yg home made ini, xD

    BalasHapus
  3. Hallo Mba....., thanks u postingan cream cheese nya.
    Rin mau nyoba........, hmmm,gumpalan susu nya dicuci diair mengalir maksudnya pake air kran yg mentah? kan kualitas air di Jakarta ini ga semua ok gitu?
    Terus untuk penyimpanan cream cheese selama seminggu wadah nya boleh pake plastik atau kaca?
    he he he nanya nya kebanyakan ya? ok, salam, Rin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Non Rin, wakakak saya asal saja nycinya pakai air kran, lupa masalah hygienis. Yup, sebaiknya cuci pakai air matang ya. Bisa simpan di plastik atau kaca, tidak masalah kok. ^_^

      Hapus
  4. Mba Endaang ^^, terpesona lagi ama resepnya, ihhihihi, walaupun di jepun gampang nemuin cream cheese, tp bentar lg aku balik indonesia setelah beberapa tahun tinggal di jepun, dan nemuin resep ini bahagia banget hehe, soalnya suka bikin kue berbahan cream cheese.

    mba mau nanya, krim kental itu whipping cream?

    iya emang lebih murah home made pastinya, bisa dapetin dua kali lebih banyak dengan harga yang sama. di indonesia berapaan cream cheese ukuran 200 gram mba? disini kalau yang philadelphia 400 yen. jd sekitar 45000 rupiah kalau kurs sekarang. mahal juga yah :)) makanya kalau udah bikin kue, makannya eman2 hahaahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi, hi, Mba Anggia. japanese cheese cakenya tuhhhh nggak kuat, saya maniak banget sama tuh cake. Yep, krim kental itu whippng cream, cari yang double cream/heavy krim mba, supaya rasanya lebih creamy.

      Disini merk cream cheese termrah itu Yummy, harganya sekitar 40 rbuan ukuran 200 gram, cuman lebih cair, kurang padat. Saya kadang beli merk Philadelphia, bentuk batangan, padat seperti mentega keras, sayangnya ukurannya minimal 1 kilo, saya suka mumet ngabisinnya hahhahha. Suka saya sayang2 juga Mba, trus pas saya ingat dah kedaluarsa wakakkaka. Gimana Jepun Mba? Jakarta buanjir parah nehhhh hihihi

      Hapus
  5. jepun dingiiiin, ngga suka hahahahaha, aslinya orang khatulistiwa yah begini, paling ga suka lah winter mah, salju cuma enak diliat bentar, lama2 juga malas hahaha...

    tau ga mba, blog mba ini selalu aku buka tiap buka komp, tiap pagi, ngecek apalagi yah menu mba endang hahahah, soalnya doyan masak jg, apalagi masakan tradisional. ngeliat berita di tipi kok sekarang serem gt jajanan2 yah, jd mikir harus bisa bikin kalau duah balik indo. resep mba yang udah aku buat itu bakso ayam, nugget, sama bakso ikan. mau belajaar bikin kueh2 kukus, soalnya suka yang moist cake, tapi aku ga ada kukusaaan, wahahahahaha, mau beli udah males, udah mau balik jd males nambah barang. nanti di indo dicobaaaa ^^..

    mba endang dl pernah di jepun? soalnya kayaknya suka yah masakan jepun. saya aslinya orang riau mba, tp bukan tanjung pinang hehehe..

    ini aku ngelantur kemana2 :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adik saya, Tedy, pernah di Jepun Mba, 2 tahun dan dia gak betah wakakkak, makanannya gak cocok dan dingin banget gak bisa ngapa2in. Dari Indo bawa royco, saus sambal dan bumbu2 sekoper penuh wakakka, sampai 2 tahun juga gak habis, dibawa balik lagi dah kedaluarsa.

      Saya sebenarnya gak maniak banget sama makanan jepang, kecuali sushi. Kalau makan mie kuahnya juga saya kasih garam sama saus sambel banyak2, gak ada taste jepangnya lagi dah waakakak.Korean food lebih masuk di lidah, ada rasa asam, manis, asin dan pedasnya.

      Yep, setuju, kalau dipikir2 jaman sekarang makanan di luar susah cari yang bener. Saya ngeri banget Mba, secara disini banyak yang menghalalkan segala cara buat jualan. Makanya coba bikin2 sendiri, sukur2 enak, kalau gak enak yah namanya juga usaha wakkaakka.

      Kukusan beli disini saja, murah dan berbagai model ada, hehhehhe.

      Hapus
    2. ya kan mbaa, aku jg ngeri dong sekali kali nonton reportase investigasi itu, wadaaau untung suka masak, cuma ga tau deh nanti sampe indo jangan2 tergiur aja ama jajanan si abang2 , habis tiada duanya hahaha..

      mba ingat aku pernah nanya ttg food processor kan yah? iya itu lg mikir mau bawa dari sini apa ngga, tp sepertinya beli di indo aja yah, semua2 udah ada juga yah, termasuk oven, mba pakai oven apa? yang listrik maksud saya hehe, kata teman, udah dapat kok harga sejutaan yang microwave oven listrik standar, bener ga mba? lain kali kita obrolin soal alat masak ya hehehehe, dari sini mau bawa segala2 nya coba hahaha

      Hapus
    3. Yep, reportase investigasi itu bikin takut beli makanan dimana2. Food processor disini memang merknya gak sebanyak di luar, dapet Phillips juga hasil nguplek2 kemana2 dan Phillips harganya masih reasonable, waktu itu beli sekitar 1,2 jta, 1,5 tahun lalu.

      Nah kalau oven, aku kurang pengalaman soalnya oven listri sekrang ini dikasih adik, merk Sico, wattnya gedhe banget, tapi memag stabil. Ada pembaca yang membeli merk oxone, harga sekitar 1 jutaan, katanya sih oke ya. Kalau di jepang ada yang bagus dan nyaman bawa saja wkakaakakakk

      Hapus
  6. mbak'e..
    ini link blognya mbak juga..
    gemes liat gambarnya..
    ada tulisan just try and taste tapi ga dikasih link nya..
    hhmm..
    http://blogcookblog.blogspot.com/2011/07/cara-membuat-batagor-step-by-step.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Sefri, waaahh thanks atas infonya ya. Parah juga copy pastenya gak kira2,sampai titik koma wakakakka. Pusing liatnya, sampai speechless gak tahu mesti bilang apa hahhahah. makasih ya Mba, terharu banget, banyak yang baik memberikan info ke saya. Sukses selalu ya! ^_^

      Hapus
    2. hahah udah jatuh cinta soalnya sama blog nya mbak endang, jadi gemes aja gitu liatnya..
      *aq baca komenku ngaco tanda bacanya, saking gemesnya..mestinya gini..
      ini link blognya mbak juga..??
      heheh..

      Hapus
    3. hahaha, nimbrung yah, waduh itu kurang profesional, masih ada watermark nama blog mba endang dong di potonya, uhuhuhuhuh...

      Hapus
    4. Iya, makanya saya bingung Mba, mau kasih komen kok ya gimana, akhirnya ya sudahlah hihihi, hitung2 promosi di blog lain wakakak

      Hapus
  7. asik deh ada contekan homemade cream cheese. Kalo longgar insya Allah mau bikin juga. Thank you mb Endaaang... *hug*

    BalasHapus
  8. waah...senang banget mbak Endang posting homemade creamcheese. Di Payakumbuh Sumbar juga gak pernah ada yang jualan creamcheese, mbak. Thanks banget resepnya mbak... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, yep memang cream cheese rada2 susah ya, di Jakarta juga merknya terbatas. Moga resepnya berkenan ya. ^_^

      Hapus
  9. Pengen nanya jadinya brp gram itu Cream Cheese nya mbak dari 1300ml susu full cream ? :D penasaran mau buat cheesecake tp cream cheesenya muahal disni, dan merk nya cuma itu2 aja.. -_-"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadinya sekitar 480 gram Mba, sudah saya cantumkan di resep juga. Yep, cream cheese homemade lebih murah dan mudah sekali membuatnya ^_^

      Hapus
  10. mbaaak, resepnya dahsyat, gampang bener deh! aq udah berhasil bikin creamcheesenya, yang langsung aq olah jadi cheesecake :D
    kapan2 kalo udah sempet aq posting di blog, ntar aq backlink ke JTT yaa! makasih mbak Endang! salam cup muah!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Non, waaaah mantap senang mendengarnya, ayoooo dong di posting di blog, pengen lihat cheesecakenya hahahha. Cream cheese saya masih dikulkas belum sempat dibikin macam2 hiiks. Thanks sharingnya ya ^_^

      Hapus
  11. harus pake yoghurt ya mba Endang ? kalo ngga pake gimana ? nyarinya harus ke Banjarmasin, setidaknya 4 jam perjalanan darat baru nyampe ( maaf jadi curcol ^^ )

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh di skip yogurtnya kok Mba, nggak apa2 ^_^

      Hapus
  12. sekalian minta izin mba, aku sdh sering copas resep mba , karena teman2 sering tanya gitu, berhubung modalku dikit akhirnya sering copas dari sini, tapi insya Allah selalu aku lampirkan sumber dan link ke sini, boleh kan ya ^^

    maaf m karena minta izinnya baru sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Ummu, silahkan di copy resepnya, mohon untuk mememberikan link back kesini ya. Semoga resep2nya bermanfaat untuk lainnya. Sukses selalu ya ^_^

      Hapus
  13. Mau nanya nih, Mbak... Di Jakarta beli food processor di toko mana yaa? Cz q nitip suami yang kerja di Jakarta, eh.. dianya gak bs nemuin tokonya tuh... Di kota kecil seperti Kediri susah bgt nyarinya, Mbak. Sampai penasaran nih... hehehe... (Peni)

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Peni, saya beli di Metro di Plaza Senayan, biasanya produk Phillips dijual di mall2 yang cukup besar Mba, dibagian peralatan rumah tangga. Di glodok dan mangga dua juga ada kok, bisa googling food processor phillips, saya pernah lihat ada dijual di toko di mangga dua. Di jakarta juga terbatas toko yang menjual dan selama ini saya cuman nemu yang merk phillips hehehe. Moga ketemu ya Mba ^_^

      Hapus
  14. Ok... makasih yaa, mbak...^.^

    BalasHapus
  15. laporrr..
    udah nyobain bikin....udah diposting jg diblog saya, nah sekarang tinggal merenung..kira2 mau diapakan cream cheesenya hehe...

    makasih resepnya mbak^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia Mba Ayu, sama.... saya juga merenung dibuat apa yaaaaaaa. Akhirnya malah basi loh hahahha, hati2 cream cheese ini gak tahan lama

      Hapus
  16. mbak saya mau tanya
    1. kalau tidak pakai krim kental jumlah keju yang jadi bisa lebih kecil ya ?? soalnya saya coba hasilnya sedikit sekali
    2. apakah harus campuran dari lemon + jeruk nipis
    3. berapa lama waktunya hingga seluruh susu menggumpal (terpisah dari air susunya ??) dan apakah warna air sisa (whey) harus kuning ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, berikut jawaban saya:
      1. Tidak pakai krim kental tidak apa2, tapi tentu saja hasilnya tidak akan sebanyak jika menggunakan krim kental. Jika krim dikurangi maka susu harus ditambah
      2. tidak. bisa pilih salah satu
      3. sekitar 30 menit, tetapi waktu bisa berbeda2. Jadi saya lebih menekannkan untuk melihat perbedaan cairan saja. Kalau gumpalan tampak terpisah dari air yang bening maka keju telah jadi. Warna air kekuningan dan bening. Jika masih putih berarti masih mengandung susu.

      Hapus
  17. mbak aku mo tanya
    1. apakah komposisinya harus 1 jeruk nipis + 1 jeruk lemon ?? bila ngak pakai itu berpengaruh ??
    2. harus pakai cream kental mbal ?? bila ngak apakah hasil dari cream cheese nya sedikit ?? dan apakah bisa diganti dg whiped cream bubuk (merk haan)
    3. waktu sampai menggumpal seluruhnya (sampai air berwarna kekuningan) itu berapa lama ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, berikut jawaban saya:
      1. Tidak, bisa pakai salah satu atau keduanya
      2. tentu saja hasilnya akan sedikit, karena krim kental sebenarnya kepala susu, jadi susu dengan kandungan cairan yang lebih sedikit dibandngkan susu cair biasa. Jika krim kental hilang maka jumlah susu harus tambah. Saya belum pernah menggunakan krim kental bubuk, jadi saya tidak berani memberikan saran.
      3. sekitar 30 menit, tetapi waktu bisa berbeda2. Jadi saya lebih menekannkan untuk melihat perbedaan cairan saja. Kalau gumpalan tampak terpisah dari air yang bening maka keju telah jadi. Warna air kekuningan dan bening. Jika masih putih berarti masih mengandung susu.
      Moga membantu ya.

      Hapus
  18. hallo mbak...

    saya pernah baca, tp belum pernah praktek, cheese cake dengan yogurt sbg pengganti cream cheese nya. silakan kalo mau, saya kasih linknya...
    http://myhomediaryinturkey.blogspot.com/2011/11/yogurt-cheesecake.html

    ada juga nih
    http://myhomediaryinturkey.blogspot.com/2011/11/yogurt-cheese-souffle.html

    selamat berkarya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba, saya sudah pernah coba resep cheese cake dengan yogurt hasilnya kurang oke dan rasanya rada gak karu2an wakkaka. Belum berniat coba lagi. Tapi thanks atas linknya ya. Kapan2 saya coba ^_^

      Hapus
    2. wah, gak enak ya? saya liat fotonya kayaknya enak. untung belum praktek hehehe...

      Hapus
    3. Rasa yogurtnya gak mau ilang Mba, jadi asem2 aneh begitu hehehehhe

      Hapus
  19. mbak...mau tny susu cair nya hrs pakai yg fresh milk ya? or bisa jg pakai susu ultra yg full cream? thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya belum pernah mencoba menggunakan susu ultra Mba, mungkin bisa. Saya anjurkan fresh milk dan menambahkan krim kental agar hasil cream cheese lebih banyak.

      Hapus
  20. mbak endanggggggggggg....
    terimakasih banyakkkkk....
    nemu postingan ini seperti nemu harta karun mb..
    sumpah ini sangat bermanfaat banget...aku tinggal di dumai.
    ng pernah nemu krimcis..
    terima kasih lagi deh.... #salam peluk cium dr kota dumai

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Mimie, hasilnya akan lebih banyak kalau pakai krim kental Mba dibandingkan hanya pakai susu cair saja ya. Peluk cium juga dari Jakarta ya! Moga sukses ya! ^_^

      Hapus
  21. Halo mbak endang, saya mau tanya, beli kain saringan yg putih tipis itu dimana ya? Apakah ada toko khusus? Maaf kalau OOT yah.. ^_^
    Makasi sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba, saya beli di toko kain di Pasar, bilang saja kain belacu/kain saringan tahu yang tipis, biasanya dipakai buat dalaman rok ya hehehhe

      Hapus
  22. Thank's mba atas resep cc nya...mohon postingin resep mozzarela cheese

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mozarela cheese perlu enzym Rennet untuk menggumpalkan susu dan membuat tekstur chewynya, enzym itu yang susah dan gak ada disini.

      Hapus
  23. Mbak Endang,sayajadi penasaran pengen ikutan bikin. hehehehehe....Kira-kira kalau dibandingkan dengan cara pintas melarutkan keju dan susu dengan cara dihangatkan lebihekonomis mana ya? Kemudian,jika tidakadayoghurt bagaimana?terimakasiiihhh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Afifah, saya belum pernah coba pakai cara keju dilarutkan dengan susu, menurut saya akan lebih ekonomis cara Mba ya, karena kan modalnya jadi gak banyak hehehhe. Yogurtnya bisa diskip kok Mba. ^_^

      Hapus
  24. mBak Endang, nanya (lagi) dong :D Apakah tau, cream cheese ini bisa dibuat dgn Fresh Milk dan Yoghurt yg Skim Fat? Memang sih, produk2 susu yg Skim Fat rasanya amburadul alias hambar kalau dibanding yg Full Cream :D Tx sebelumnyaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Sandra, bisa kok dibuat dari susu segar perahan langsung dan yogurt low fat. Tapi kalau krim kental di skip hasil cream cheesenya gak sebanyak kalau pakai ya Jeng.

      Hapus
  25. Mbak endang... tertarik nyoba resep krimcis nya.. mau nanya mbak.. krim kental tuh apa ya? Dimasa bisa beli krim kental ini? Thx mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, krim kental atau biasa disebut dengan whipping cream, terbuat dari kepala susu jadi kondisinya lebih kental dari susu cair biasa. Bisanya dipakai untuk melezatkan masakan dan kue atau jika dikocok sampai kental biasa dipakai untuk olesan di cake.

      Bisa dibeli di supermarket di bagian dairy food, bisanya dalam lemari pendingin dan jadi satu dengan mentega, yogurt atau keju.

      Hapus
  26. maaf aku mau nanyaa, homemade cream cheese ini bisa dipake buat cream cheese frosting ga ya? soalnya saya sering buat, tapi hasilnya selalu cair tidak padat seperti frosting yg sebenarnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Karina, saya belum pernah coba untuk dijadikan frosting, seharusnya bisa ya, karena teksturnya lebih padat dibandigkan cream cheese Yummy. Saran saya kalau mau lebih keras, campur pakai kocokan krim kental, krim kentalnya pakai yang non dairy cream, hasil kocokannya lebih tahan lama.

      Hapus
  27. Salam kenal mba endang.. brusan sy bkin cheese creamnya, tp gak brhasil alias gatot :( prtnyaannya,
    1. Apa hasilnya jdi beda krna sya pake susu murni bkan spt resep
    2. Apa kah pngaruh krim kental yg sy pke bubuk whipped cream (dkocok trlbih dhulu) dab bkannya cair spt di resep
    3. Jeruk nipisnya sya pake 4. Lemonnya ak skip

    Klo nungguin atasnya smpi pekat, emang iya tp pekat hnya diatasnya ajaa, krna pda saat sy aduk, pekat bgian atasnya nyampur lg sma air susunya..gk prsis spt pic yg diatas gk brgrendil2 gtu.
    Trus klo sya msaknya dng api sedang gk smpi 20menit udh mndidih mba,.... aduuh jd bnguuung... gmna atuuh helllp akyu mba endaang... mo beli jadi, maharanii jodikhan alias mahaaaal skalii.... hihihi jd curcool daah aaaah..... tlg di koreksi yk mba yu, salahku dmana yak kira2..... tararengkyuuu.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mba, untuk cream cheese ini komentar sajya ya:

      1. Sebenarnya pakai susu cair murni nggak papa, tidak harus susu kemasan seperti yang saya pakai.
      2. Krim kental untuk membuat cream cheese lebih creamy, pekat dan banyak. Tanpa krim kental sebenarnya bisa, tapi namanya cottage cheese bukan cream cheese, tekstur sama cuman gak terlalu creamy rasanya. Kalau hanya susu saja tanpa krim kental maka hasil cream cheese hanya sedikit ya. Saya belum pernah menggunakan whip cream bubuk, saya rasa tidak sebagus krim kental biasa.
      3. Jeruk nipis fungsinya untuk menggumpalkan susu, seharusnya kalau pakai 4 hasilnya akan menggumpal banget ya. Memasak susu nggak harus sampai mendidih, ketika muncul banyak gelembung maka susu sudah siap. Selebihnya semua sudah saya cantumkan di atas. Harus tetap dicoba hehhehe

      Hapus
  28. Hallo ...mba endang ..aku mau nanya ni..kalo resep mozarella cheese yang homemade gimana ya..mba ? terima kasih sebelumnya. salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Naya, hehehhe saya sudah 5 kali coba bikin mozarella dan semuanya gagal, belum berani mencoba lagi. rada2 susah keju ini dibuat.

      Hapus
  29. mbak . kalo beli krim kental itu dimana ya ? dan merk nya apa . saya kesulitan dalam mendapatkan krim kental

    BalasHapus
    Balasan
    1. Supermarket besar di bagian dairy food, atau di toko bahan kue. merk umum roselle, elle n vire, president.

      Hapus
    2. Mba....
      saya belum pernah cicip creamcheese...(blushing) hihi...wong deso...
      kira kira yang homemade ini sama ga ya rasanya? Ada yang pesan RedVelvet ke saya, sementara disini susah nyari creamcheese dan krim kental...
      kemarin saya coba pakai susu diamond kemasan biru, tanpa tambahan krim.
      Tidak terlihat gumpalan seperti di foto. Hanya butiran2 kecil. Tapi setelah saya saring, jadinya mirip seperti yang mba buat.
      air sisa penyaringan jernih kekuningan...
      Bisa disimpan berapa lama ya mba?
      Saya keoikiran nyari susu murni untuk trial berikutnya :D.
      Thank you Mba buat share resepnya..

      Hapus
    3. Hai Mba Evi, menurut saya dan bebrp yang sudah mencoba homemade creamcheese, rasanya sama ya dengan yang dijual di luaran. Memang kalau pakai susu kotak kemasan tanpa tambahan krim kental hasilnya gak akan banyak. Cream cheese gak tahan lama Mba, 3-4 hari di chiller ya.

      Hapus
  30. mba, saya udah coba bikin creame cheese nya di percobaan pertama sampai hasil menyusut, cairan tetep putih tapi kayanya creame cheese nya dah dapet rasanya juga oke di percobaan yang kedua hasil akhirnya semua menggumpal gak ada cairan sama sekali rasanya gak oke seperti di yang pertama, kenapa ya?
    btw, saya dah cobain banyak sekali reserp yang mba posting, hasilnya oke semua terutama kaki naga ma nugget nya, thanks ya.. baru sekarang nih kebingungan padahal lagi pengen banget creamcheese cake..tolong ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, mungkin tahapan dan bahan yang dipakai kurang maksimal ya. Untuk resep ini saya sarankan gunakan susu segar dan krim kental agar hasilnya lebih oke. Bisa karena suhu susu saat dipanaskan kurang pas, banyak faktor Mba.

      Hapus
  31. mba, aku mau nanya nih... kalau yoghurt boleh di skip, jadi sebenarnya fungsi si yoghurt itu untuk apa ya? secara aku ngga suka yoghurt...hehehee..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertnya untuk mebuat cream cheese lebih kental dan pekat ya, yogurtnya hanya sedikit jadi rasanya nggak ngaruh kok ^_^

      Hapus
    2. Thanks atas pencerahannya ya mba... lg beli bahan2nya nih... sampe rmh mau langsung coba bikin....hhmmmmm..

      Hapus
  32. mba yu.. kalo krim kental setelah kemasan terbuka baiknya disimpan di kulkas atau di frezer ya? tahan berapa lama ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Simpan di chiller ya bukan freezer, gak tahan lama Mba, paling banter 1 minggu ya. cepat berjamur jadi harus segera digunakan.

      Hapus
  33. mba endang..mksh y postingan cc nya. aq dah bkn dan alhamdulillah sukses walopun g pk yoghurt soal'a g ada
    tp hsl'a ttp enak. mba mhn postingan utk homemade sour cream dong soal'aq pgn bgt bkn chesse cake nih...mksh y.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah senang resepnya berhasil dicoba. Untuk sourcream belum pernah coba, karena selama ini bikin cheese cake pakai cream cheese saja cukup kok, heheheh

      Hapus
  34. makasih banyak y resepnya ...ijin y share ...

    BalasHapus
  35. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  36. mb' creamnya itu krim apa ya mb'??

    BalasHapus
    Balasan
    1. krim kental, cooking cream atau whipping cream, bisa dibeli di supermarket besar dibagian dairy food ya.

      Hapus
  37. Mau coba sharing pngalaman yah
    Dulu pernah bikin sour cream u/ cheese cake caranya lbh mudah lg dari ini...

    Susu cair + air jeruk nipis
    (Tidak perlu dimasak)

    Diamkan sebentar,lalu aduk2 hingga mengental,,,
    Selamat mencoba,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai thanks sharingnya ya.

      Sepengetahun saya cara susu + jeruk nipis itu untuk membuat buttermilk, dan sudah sering saya praktekkan untuk membuat pancake atau resep2 yang memerlukan buttermilk di dalamnya. Terkadang saya menggunakan krim kental+jeruk nipis untuk hasil yang super kental, mirip cream cheese jika membuat scones/biscuit.

      Untuk cheese cake, saya rasa perlu menggunakan cream cheese agar cake bisa mengeras dengan baik dan jika menggunakan sour cream di resep cheese cake biasanya yang memliki kekentalan yang tinggi. Jika dibandingkan dengan buttermilk, dalam 100 gram sour cream asli memiliki 100% fat sedangkan buttermilk hanya 20% saja. Ini juga yang menyebabkan mengapa buttermilk pun kurang bisa digunakan untuk proses pembuatan cheese cake.

      Ini hanya berdasarkan pengalaman ya, tapi mungkin Mba punya pengalaman beda dan resep cheese cake hanya dengan sour cream ya, akan senang hati jika disharing disini.

      thanks ya. sukses selalu. salam.

      Hapus
    2. Owh bkn mbak,kan td di atas ada yg nanya sour cream,,,,,
      Itu jg aku slh ngetik,,, hehehe

      Sour cream : Whip cream + air jeruk nipis,,,,

      Hapus
    3. Yep, whip cream dan air jeruk nipis memang bisa jadi sangat kental seperti sour cream. ^_^

      Hapus
  38. mb endang.... krim kentalny merk apa n kemasan brp ml ??? makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya pakai roselle saya beli kemasan 1 liter wakakkak

      Hapus
  39. Mbaa ini aq lagiii.. Hari ini aq baru coba buat home mxe cream cheese nya, aq g pake cream kental cm pake susu cair aj, trs pake 2 lemon dan yogurt, dan cream cheese nya berhasil, dapat sekitar 320 gr, dan langsung 150 gr nya juga langsung aq buatin prol tape cheese cake, sisa nya di simpan di kulkas.. Thanks mba endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow mantapppp, senang membacanya MBa hehheheh, saya paling mumet sama cream cheese mau saya apakan yaaaa. thanks sharingnya ya

      Hapus
  40. Mbak endang, cara bikin cottage cheese gmn ya?? Di medan susah bener nyarinya.. Hikssss

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cottage cheese sama seperti cream cheese hanya saja gak pakai krim kental ya.

      Hapus
    2. mba klo krim kentalnya di ganti yg Krimer Kental Manis Dairy Champ bisa g mba. di denpasar saya g nemu yg roselle.
      tolong balas ya mba. :)

      Hapus
    3. Hai Mba Desi, krim kental dan krimer kental manis berbeda ya, krim kental itu kepala susu tanpa gula didalammya, sedangkan krimer kental manis sudah mengandung gula dan sebenarnya kandungan krimnya gak sebanyak krim kental. Pakai krim kental elle n vire oke juga kok, nggak harus roselle

      Hapus
    4. Hai mba Desi, untuk mencari krim kental merk Roselle di DPS bisa dicari di UD FENNY alamatnya di jalan kartini (deket kampung jawa dan RSUD Wangaya), harganya sekitar 44k, maaf kalau promosi

      Hapus
  41. halo mb endang, sy newbie dan langsung jatuh cinta dg blognya :) mb kalau susunya pakai susu sapi segar bisa ga? makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Oly, yep bisa pakai susu segar ya. Thanks sharingnya, senang JTT disuka ^_^

      Hapus
  42. haloo mba endang, salut bgt deh sama mba endang resep2nya kreatif bgt, boleh nyoba resepnya ya mba? oh ya mba punya resep cara membuat krim kental sendiri, kadang agak susah juga nyarinya, mungkin klo buat sendiri bisa lebih ekonomis, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, homemade krim kental saya belum pernah coba Mba, Tapi berikut resepnya kalau mau coba: 177 ml susu cair+ 100 gram mentega/butter (dcairkan dulu), proses dengan blender hingga tercampur baik, jangan lama2 diblender nanti akan menjadi krim kocok. asal sudah tercampur segera hentikan. Simpan di wadah rapat di kulkas. Kalau mau dijadikan krim kocok/whipped cream harus disimpan selama 24 jam di kulkas.

      moga membantu ya.

      Hapus
    2. Hello mba Endang, ikutan nimbrung ya di thread ini. hehe. kalo bikin cream cheese pakai krim kental homamade resep mba Endang bisa ga mba?
      Makasiih yaa (nur)

      Hapus
    3. hai mba nur, nggak kayanya ya mba, karena konsistensi krim kentalnya berbeda dengan yang asli ya. Krim kental homemade itu hanya untuk cooking misal untuk sup atau pengental di masakan.

      Hapus
  43. Saya coba membuat kok tidak bisa menggumpal ya mbak ? apa kurang jeruk nya , trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, mungkin kurang jeruk atau susunya ya Mba, kudu pakai full cream dan kalau bisa tambahkan krim kental supaya kandungan krimnya lebih banyak

      Hapus
  44. dear mbak Endang, kain tipis beli dimana mbak ? & jenis bahannya apa ya mbak. Tq, Melyta

    BalasHapus
  45. salam kenal mba endang, mba krim kentalnya bisa diganti sama yang lain gak? karena di cilacap gak ada? ato bisa diganti dengan whipped cream bubuk? caranya bagaimana? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Rike, saya belum pernah coba pakai krim bubuk, jadi tidak bisa memberikan saran, setahu saya whipped cream bubuk harus diencerkan dengan air ya baru dikocok, mungkin setelah krim diencerkan bisa dicampurkan ke dalam susu. sebenarnya tanpa krim kental juga bisa hanya cream cheese hasilnya kurang banyak dan kurang creamy rasanya.

      Hapus
  46. hai mbak endang, salam kenal. mbak, kalo krim kental aku ganti sama kocokan telur+gula ga papa? terus, kalo aku pake susu murni yang fresh ga papa nih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Zahra, salam kenal ya. Krim kental tidak bisa diganti degan telur+gula karena beda fungsi. Krim kental itu kepala susu ya, jadi susu yang sangat kental sekali karena kadar airnya sebagian sudah dikurangi. Skip saja krimnya, gunakan susu saja. Susu murni fresh gpp ya.

      Hapus
  47. Thank you Mba Endang... sabar bgt deh balas semua komen dan pertanyaan...Jadi banyak yang terbantu...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Mba Evi, moga resepya bisa dicoba dengan sukses ya ^_^

      Hapus
  48. Balasan
    1. Di semua supermarket besar ada kok, merknya macem2, biokul, chimmory, yummy.

      Hapus
  49. Halo mbak Endang, saya dieem-diem baru jadi silent readernya aja nih,, hehehe,, terima kasih banyak, postingannya sangat membantu skalii, nambah koleksi makanan,, hehehe..

    Mau tanya, sisa whey cream cheese-nya dipakai lagi atau diapain mbak? terimakasii.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Vicky, thanks ya sudah jadi silent rider JTT , senang sekali resep2nya bisa banyak membantu. untuk whey bisa dipakai macem2, campuran sup bisa, atau gunakan dalam cake/kue untuk menggantikan takaran air di bahan. buat bubur kacang ijo juga oke, banyak cara untuk memanfaatkannya kok ^_^

      Hapus
  50. Salam kenal Mbak Endang...
    Sy niat m nyoba bikin CC ini,tp kmr sy beli whipping creamnya tnyt yg non dairy..main ambil aja. Nah skr bs ga itu whipcream nya dipake buat bikin CC?. Takarannya sama aja ato gmn ya?
    Trims berat ya Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba Via, bisa pakai whipping cream yg non dairy kok, takarannya sama saja ya.

      Hapus
    2. Alhamdulillah..ga jd sia2 deh tu Whipcream hehe..nuhun pisan Mbak :)

      Hapus
    3. Halo Mba, kenalkan saya Via. Tempo hr sy pernah nanya ttg home made CC ini. Saya mau laporan nih, "Berhasil..berhasil!!!" *lompat2 ala dora*

      Hari ini sy dah praktekin homemade krimcis nya,alhamdulillah ( cuma ) jd 700gr. Sy sengaja bikin 2 resep soalnya mo pk buat bikin cheesecake. Tp yg jd pertanyaan :

      1. Knp hasil dr 2 resep td cm jd 700gr ya? Pdhal smua takaran bhn sdh sesuai dgn resep..,apa krn sy pk non dairy whipcream ya?

      2. Kl sy bikin cheesecake dgn krimcis yg cm 700gr kira2 hasil cake nya akan sama dgn cake yg pk 1kg krimcis ga y?. Takutnya rasanya krg ngeju ato g setinggi yg 1 kg. Maklum nih mba, perdana bikin cheesecake..pengennya ga ngecewain yg makan.

      Mohon pencerahannya ya mba.. :). Terimakasih

      Hapus
    4. halo Mba Via, salam kenal ya, sepertinya emailnya sudah saya balas yaaa. berikut jawaban saya:
      1. mungkin karena menggunakan dairy whipcream sehingga hasilnya gak banyak
      2. usahakan menggunakan porsi yang sama dengan resep jika membuat cheesecake, kue ini rada2 complicated juga ya. jadi saya biasanya gak modif2 lagi, kalau mau dikurangi maka takaran lainnya juga dikurangi yaaaa hehehe

      Hapus
    5. Iya mbak sdh sy trima imelnya. Trm ksh bny atas jwbn2nya. Kedpnnya kl bikin krimcis sy cb pk dairy whipkrim deh. Dan utk cheesecake nya sy msh galau utk pemilihan resepnya,jd sy pk krimcisnya (campur whipkrim) utk frosting blackforest aja dl. Alhamdulillah enak jdnya..keponakan blg "ko rasa keju ya?"

      Hapus
  51. mbaaa, nyari kain tipis gitu dmn ya?? itu namanya kain apa sih? mau bikin cuma ga punya kainnyaaa....help me...

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai kain saringan tahu Mba, kalau beli tahu di pasar kan suka ada kain pembungkusnya ya, nah itu bs dipakai. atau di pasar tanya saja kain super tipis buat dalaman rok ya.

      Hapus
  52. bu endanng klo gak pke yhogourt gpp kan?...

    BalasHapus
  53. Hai mba endang, rasanya uda lama banget ga liat2 resep di jtt, padahal baru minggu lalu terakhir liatnya.. :p

    Seneng banget ternyata mba endang poating resep ini, saya mau bikin red velvet cupcake tp baru sadar ga ada cream cheese, baru bs ke TBK minggu depan, rasanya ga sabar nunggu sampe minggu depan.. hehehe.. uda penasaran mau coba bikin resep ini.. makasi banyak mba buat resepnya... :)

    Saya sekalian mau tanya mba, kalo ga pakai yoghurt pas terakhir tetep di blender apa ga mba?

    Oiya mba, yang terakhir ini ga penting sih, cm saya kagum banget blog mba endang diliput di vemale.com.. jd pas saya cari resep cream cheese di google, salah satunya keluar artikel dari vemale, linknya: http://m.vemale.com/kuliner/resep-makanan/48759-tips-hemat-bikin-sendiri-cream-cheese-di-rumah-anda.html

    Mantap banget deh mba endang, emang blogger favorit saya ^^ sukser terus ya mba endang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Nia, blender fugsinya untuk membuat cream cheese smooth dan halus, jadi proses itu tetap dilakukan ya.

      thanks linknya ya, saya sudah cek juga Mba. hehehhe

      sukses juga buat mba nia ya.

      Hapus
  54. mbaaaa... adikku yg beli bahan2nya... tapi koq aku ragu ya bahannya.. kayak salah gitu dr susu n krim kentalnya.. hiks.. krimkentalnya kayak kemasan keju, susu merk diamondnya yg low fat.. (gak ngerti ttg dairy food)..>.<

    BalasHapus
  55. mba... kmrn titip adekku beli bahannya.. dia beliin krim kental merk elle n vire itu emg padet kayak keju ya mbak? trus diamondnya beli yg low fat.. >.< salah gak mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba bina, krim kental elle n vire bentuknya cair seperti susu kental manis,. kalau padat seperti keju sepertinya yang dibeli mentega (butter) ya. sebaiknya jangan beli susu low fat karena hasilnya jadi sedikit, pakai susu full cream ya mba.

      Hapus
  56. Mba krim kental setelah di buka tahan berapa hari di kulkas di ttup serapat2 ya kalo krim kental boleh di taro di fliser gak .yg di maksugmenggumpal tu kaya gelembung2 di bagian pingir ya aja.yogurt ya tu yg ada rasa ya gak apa2 soal gak tau yg bener2 yogurt kaya gimana tau ya yg ada rasa ya kalo pake jeruk nipis semua bisa gak

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Windy, krim kental bisa disimpan di freezer ya. Masukkan wadah tupperware saja, atau wadah bekas yogurt, kalau mau pakai tinggal disendokkan seperlunya.

      menggumpal itu susunya seperti mengeras dan beku di atas mba, speeri gambar ya.
      yogurt tanpa rasa biasanya dikemasanya ditulis yogurt plain ya

      Hapus
  57. Mba 1. klo krim kntalnya aku gnti sm susu kntal manis boleh gak?
    2.klo bs dgnti tkarannya gmna?
    3. trus mksd "Simpan di kulkas maksimal hanya 1 minggu saja"= apkh crimchis.y bru siap dpkai stlh 1 mggu atau crimchisnya cm bs tahan dikulkas slm 1 mggu?
    mohon jwbnnya yah mba
    fami

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Fami, berikut pertanyaan saya ya.
      1. tidak bisa digantikan dengan susu kental manis (SKM) ya, krim kental dan SKM beda kandungannya.
      2. Cream cheese tidak tahan lama di kulkas, terutama yang homemade. Jadi maksimal hanya bisa disimpan 1 minggu saja di kulkas.

      Hapus
  58. Mbak Endang, resep-resepnya ok banget. Senengnya nemu blog ini....kalo saya butuh resep, blog mbak Endang ini yang saya buka. Mantep deh... terus posting ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Elnina, thanks sharingnya ya Mba, senang sekali resep2nya disuka ^_^

      Hapus
  59. Mbak Endang makasih untuk resep2nya yang enak2, dengan penjelasan yang begitu baik.. saya udh coba pudding pisang ma agar2 kelapanya.. benar2 enak.. ini mau coba buat home made cream cheesenya lagi.. saya mau tanya nih Mbak, semisal cream cheesenya sukses, trus di olah misal jadi kue atau makanan.. umur kue dan makanan nya ngikutin umur si cream cheese yang seminggu? trus sempat liat resep cake cream cheese yang no bake, umurnya ikutin si cream cheese juga ya Mbak? maaf kalau pertanyaan saya agak membingungkan.. Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kue/cake yang pakai cream cheese (homemade atau bukan) hanya tahan 3-4 hari di chiller ya mba, umumnya kue/cake memang usianya segitu ya apalagi kalau pakai cream cheese.

      Hapus
  60. Mba Endang emang sesuatuuu...banget, sabar jawab semua komen2 di webnya. mba kalau pakai susu diamond full cream yg kemasannya full biru bisa tidak ya, atau HARUS pakai susu segar seperti di atas? kalau saya tidak pakai cream kental dan yogurt, dgn cara apa saya harus membuat cream cheese tsb creamy jika akan dibuat mjd tiramisu. terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba prita, bisa pakai susu diamond full cream ya. kalau gak pakai krim kental hasil creamcheesenya sangat sedikit sekali karena lemaknya kurang ya.

      Hapus
  61. salam mba endang yg cantik..

    mau nanya,klo homemade sour cream itu heavy cream (susu+butter)+jeruk nipis kan yah?
    nah klo homemade creamcheese.susu+heavy cream+jeruk nipis. klo pake heavy cream homemade yg spt sy tulis diatas bisa gak ya?
    Dan klo gak pakai heavy cream namanya jd apa cottage cheese?
    klo bikin cheese cake pake sourcream kira2 berhasil gak ya mbak?
    pertanyaan trakhir,maaf kbanyakan nih pertanyaan sy mbak..
    sy suka bikin susu lowfat campur jeruk nipis,tadinya mau dibikin jadi buttermilk,tp entah knapa kok malah menggumpal terpisah 2 bagian kayak bikin cream cheese ini. itu knapa ya mbak? buttermilk itu harusnya menggumpal trpisah 2 bagian gitu gak sih? klo iya,pakai yg bagiana atasnya aja atau bawahnya(air) jg? waktu mau bikin buttermilk itu suhu susunya anget mbak.. pengaruh suhu susunya atau jeruk nipisnya kbanyakan.. bingung deh bikin buttermilk gagal mulu.. kayaknya yg sy bikin malah jd cream chesse yah,tinggal diperes.. heheheh

    Terimakasih banyak mba endang... skali lg maaf kbanyakan pertanyaan... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, yep homemade sour cream bisa dibuat sendiri instan dengan cara diatas. Biasanya kalau heavy cream yang dikasih jeruk nipis teksturnya akan menggumpal dan tidak terpisah antara cairan dan lemak. Ini pengalaman saya pernah mencampurkan heavy cream dengan jeruk nipis.

      saya belum pernah membuat heavy cream sendiri (susu +butter) walau dri baca2 d internet kita bisa membuat heavy cream sendri dengan cara mencapurkan susu cair dan mentega. Jadi saya tidak bisa memberikan jawaban apakah hasilnya akan sama kalau menggunakan heavy cream buatan sendiri.

      Yep, cottage cheese kadar lemaknya lebih rendah dibandingkan dengan cream cheese, biasanya diperolah dari air bekas pengolahan keju (whey) dimana sebagian besar lemak telah dirubah menjadi keju. Bisa dibuat dari susu cair plus air jeruk tanpa tambahan heavy cream. Sayangnya hasil jadi cottage cheese tidak akan terlalu banyak karena kandungan lemak yang sedikit di susu cair dibandingkan heavy milk, apalagi kalau menggunakan susu low fat hasilnya akan lebih sedikit lagi.

      cheesecake bisa menggunakan sour cream, tapi saya kurang tahu apakah bisa dibuat dengan menggunakan sour cream homemade (heavy cream + jeruk nipis), karea sour cream yang dijual di supermarket teksturnya lebih padat mirip cream cheese.

      sebaiknya membuat homemade cream cheese atau buttermilk tidak menggunakan susu low fat. Hasilya kurang maksimal, kurang kental dan kalau digunakan untuk membuat cream cheese maka volumenya menjadi kurang banyak.

      homemade buttermilk sebenarnya berbeda tekstur dengan buttermilk sebenarnya. Namanya substitute bukan berarti akan sama persis tekstur dan bentuknya dengan aslinya. Buttermilk asli teksturnya kental dan asam karena mengalami proses fermentasi dari whey (air susu sisa pembuatan keju). Biasanya kalau kita membuat homemade buttermilk sendiri teksturnya memang akan menggumpal2 dan tidak sekental buttermilk asli. Untuk membuat pancake, saya biasanya pakai semua bagian walau hasilnya bergumpal2 dan terpisah

      moga membantu ya Mba

      Hapus
  62. mbk mau tny,
    1. Yogurt plain bs diganti dgn yogurt rasa2 tdk?dsni saya cari2 gk nemu.
    2. Klo mw buat krim kntal bs pkek roombutter gk?
    3. Proses blender bs di ganti mixer?
    Mksh bnyk sblmnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba:

      1. skip saja yogurtnya ya, tidak perlu diganti dengan yogurt dengan aneka rasa.
      2. homemade cream kental bisa dibuat dari susu + butter (mentega), mungkin roombutter ini maksudnya butter ya.
      3. blender untuk membuat teksturnya halus, saya rasa bisa pakai mikser ya

      Hapus
  63. Bikin homemade cream cheese ini apa bisa di-skip yogurt nya mbak? Heny

    BalasHapus
  64. mbak endang...mau nanya krim kental itu whipping cream atau thick cream..makasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, cream kental bisa whipping cream bisa juga heavy cream ya. Keduanya bisa digunakan.

      Hapus
  65. hai mbak endang,, wah boleh dicoba nih resepnya, soalnya suka banged bikin cake trus dikasi cream cheese frosting... tapi btw kalo dijadiin ccf tahannya apa bisa lebih dari seminggu? takutnya ccf nya dah basi, sedangkan cakenya masih bagus dan bisa dimakan.. apalagi kalo makan cake suka keluar masuk kulkas dan belum tentu cake nya bisa langsung habis dalam 1-2hari... gmn tuh mbak? mohon pencerahannya... terimakasih... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Yulia, homemade creamcheese gak tahan lama ya, saran saya hanya sekitar 3 -4 hari saja. lebih dari itu kemungkinan akan basi.

      Hapus
  66. Mbak Endang, creamcheese saya berhasiiilll!!!! Sampe hiteris jingkrak-jingkrak saya dibuatnya. Saya membuat creamcheese dari 1 lt susu dan 200 cc cream. Hasilny 320gr. Kalo dari segi uang yang dikeluarkan ini lebih mahal daripada beli jadi yang 200gr itu. Tapi hitungan cost per gram lumayan juga, hanya perlu rp 200/gr atau sekitar rp 40.000 saja. Tidak terlalu jauh atau mungkin malah sama dengan yang siap pakai. Tapi sunggu ini sangat membantu terutama untuk saya yang sering terserang kelangkaan bahan-bahan kue 'aneh' ini.
    Saya membuatnya dari fresh milk Diamond, sama dengan Mbak. Saya penasaran kalau dari UHT seperti Ultra bisa atau tidak (nanti akan dicoba). Tapi kalau di resep aslinya UHT tidak disarankan.Anyway, Terimakasiiiiihhhh buanyak buat Mbak Endang yang sudah share. Pas banget dengan momen kelangkaan krimcis di Banjarmasin (*keringetan keliling semua spm di Banjarmasin Banjarbaru dan tiada satupun yang jual krimcis). Semoga jadi amal jariyah. Terimakasih sekali lagi ya Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Afifah, waah saya ikutan jingkrak2 hehehhehe. Senangnya! Thanks sharingnya ya. Memang sebenarnya cream cheese pabrik harganya lebih murah dibandigkan kita buat sendiri, hanya terkadang di daerah tertentu cream cheese suka langka dan seringkali tidak ada. hehehe

      Hapus
    2. Mbak, saya share di blog ya. Saya link back ke lamannya Mbak Endang. Sekali lagi terimakasih banyak...

      Hapus
  67. Haiii mbak endang..cuman mw ngetik I luv your recipes hehehe..resep2nya teope begete ciamikk cetar membahana pula hehehe...aq uda pernah nyoba2 resepnya mbak endang, alhamdulillah berhasil..thanks ya mbakkk...I lup yu pulll deh mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, thanks ya! Sangat senang sekali resep2 JTT disuka, sukses selalu untuk mba ya. ^_^

      Hapus
  68. Halo mba salam kenal,aku udah baca resepnya mba cara buat cream cheese disitu kan ada bahan yogurt plain,apa yogurt plain itu bisa diganti dg sour cream ngga mba,masalahnya ada resep yg saya baca NEW YORK CHEESE CAKE pake sour cream bisa diganti dg yogurt plain mungkin karna tingkat keasamannya sama,aku tunggu jawabannya ya mba karna di kulkas masih ada stok sour cream,makasih sebelumnya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk homemade cream cheese, yogurtnya bisa diskip ya, atau kalau mau pakai sour cream juga boleh. Untuk new york cheesecake biasanya ada campuran cream cheese dan sour cream ya.

      Hapus
  69. Malam, Mbak. Salam kenal dari Zahra di Cirebon. ^_^

    Mbak, seneeengg banget ketemu blog Mbak. Ilmu baru yang luar biasa baru saja saya dapatkan. Sebelumnya, tak pernah terbayangkan bisa membuat cream cheese sendiri di rumah.

    Karenanya, ketika baru saja saya selesai membuatnya dan sukses pada percobaan pertama, saya bahagiaaa banget. Makasih banget, ya, Mbak. (y)
    Awalnya saya ragu dan curiga akan gagal. Sore tadi saya membeli susu ULTRA yang UHT ukuran 1 liter dan soft cream di TBK. Sialnya, saya yang sudah bertekad harus nyoba resep ini malam ini juga, lupa kalau saya nggak punya simpanan jeruk nipis. Karena nekat, saya pakai cuka masak yg ada di dapur. Pas baru mengaduk susu, saya sempat lemas karena nggak ada gumpalan susu sama sekali sampai 15 menit berlalu dan susu susah sangat panas. Akhirnya saya tuangkan aja ke atas kain dan mengaduknya pelan-pelan. Eeeh, kaget campur senang karena tiba-tiba gumpalannya muncul dan menyerupai adonan kental yang cukup banyak! Wuaaa, senangnyaaa! Prosesnya saya lanjutkan sampai akhir, dan kini sedang meniriskan airnya sampai subuh nanti. Hihihi.
    Walaupun sukses, tapi next aku mau pakai jeruk lemon aja sesuai resep Mbak, ah. ^_^

    Makasih sekali lagi, Mbak. Pengalaman ini luar biasa banget. Oh ya, enaknya dibikin apa ya, Mbak, creamcheese-nya? Saya dapat 450 gram cream cheese nih dari 1 liter susu ULTRA UHT dan 250 gram soft cream.

    Ada yang ketinggalan. Rasanya? Enaaaaaak banget! Gurih, dan hanya sedikit rasa manis dan asam. Luar biasa pokoknya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Mba Zahra, thanks sharingnya ya, waahh senang sekali membaca trial membuat cream cheesenya sukses berat. wakakka

      gumpalan belum muncul mungkin karena cukanya belum bereaksi dan panasnya belum pas ya. memang pengalama membuat cream cheese sendiri kalau berhasil akan menjadi [engalaman yang membuat jingkrak2 happy hehehhe

      pakai cuka masak, jeruk nipis atau lemon bisa ya, yang penting larutan asam.

      btw, saya sudah baca komentarnya di Red velvet cake yang juga berhasil dengan yummy! Duh senangnya hehheheh

      Hapus
  70. hai mbak endang. aku lagi coba buat ice cream. tapi menggunakan whipping cream non dairy. aku lihat hasilnya kok gak membeku ya? apa aku salah menggunakan jenis whipping cream atau gimana? sebenarnya jenis whipping cream yang bagus untuk pembuatan ice cream itu apa? thanks mbak endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya saya pakai whipped cream yang dairy, kocok hingga kaku dan ketika dibekukan di freezer kerasnya luar biasa. Sebaiknya untuk es krim pakai yang dairy cream ya, kadar lemaknya lebih banyak dan lebih keras ketika dibekukan.

      Hapus
  71. kalau cara membuat krim kental ada ga ya mbak? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. krim kental dibuat dari susu plus mentega/butter,

      180 ml susu cair + 75 gram butter dilelehkan, kocok denga mikser hingga rata. Krim kental ini tidak bisa dikocok menjadi whipping cream, jadi hanya digunakan untuk resep yang menggunakan heavy cream/krim kental.

      Hapus
  72. Mbak, mau tanya dong
    1. Jenis kain yg recommend utk menyaring apa? Maksudnya biar jelas waktu beli di toko kain nanti, hehe
    2. Setelah digantung 5-6 jam di suhu ruang, bisa langsung dikonsumsi, atau harus disimpan di kulkas dulu selama 1 minggu baru bisa dikonsumsi? Saya agak bingung di proses terakhir ini

    Mohon oenjelasannya.thx mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba berikut jawaban saya ya:
      1. Kain kasa/kain saringan tahu/kain mori/kain sifon super tipis, bisa dipakai untuk menyaring.
      2, bisa langsung dikonsumsi saat itu juga. Disimpan dikulkas maksimal hanya 1 minggu setelah itu akan kedaluarsa.

      Hapus
  73. Hai mba endang.
    Maaf kalo saya mau nanya hal yg sama sprti prtanyaan viewers yg lain. Tpi saya mohon pnjelasan & pncerahan yg lebih cucok ��.
    Kbetulan saya di daerah yg agak minim dgn jenis dan bahan2 kue yg *aneh2 hehehe,
    Nah di kulkas saya punya haan whipedcream bubuk, menurut mba kalo bubukWC nya saya tmbahin air es trus d kocok sbentar sampai kental aja gak sampai jadi cream gitu, kira-kira bisa gak yah sukses CC sya? Soalnya saya juga gak akan pake yogurt plain..

    Oh ya.. blog mba ini sangat membantu saya,krna selain diuraikan dgn jelas cara2nya, mba juga lengkapi dgn gambar2 yg sangat jelas, lebih wouw lagi mba gak pernah lelah menjawab setiap coment dri viewer.
    Makasih banyak yaa mba, smoga ilmu cooking mba makin cucookkk.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Nola, saya terus terang belum pernah pakai whippedcream bubuk ya baik untuk frosting, cake atau untuk membuat homemade cream cheese jadi sayang sekali saya tidak bisa meberikan jawaban, saya mencoba cari literatur tentang ini sayangnya tidak ada yang menggunakan jenis bubuk. Maaf ya.

      thanks sudah sharing disni dan menyukai jTT. Sukses selalu

      Hapus
  74. hai mba endang... aku tuh pemula banget.. wajarlah masih remaja gini jadi pada ga tau tuh bahan ini dan itu. langsung aja ya mba kira kira aku bisa dapetin yogurt plain dimana ya mba? dengernya juga baru skarang hehe...
    sama itu tuh krim kental hehe... kira kira nantinya si cream cheese ini bisa aku pake buat bikin tiramisu sama red velvet kukus resepnya mba endang ga? atau gimana mba?
    salam... gina

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba gina,

      Yogurt plain tersedia di supermarket di bagian keju, susu cair atau produk dairy lainnya ya. Lihat saja kemasannya biasanya ada tulisan plain yogurt, bukan yang ada perasanya. Krim kental juga biasanya ada dibagian tersebut ya, kemasannya tulisannya heavy cream.

      cream cheese diatas bisa dipakai untuk resep2 yang menggunaka cream cheese, karena sama ya.

      Hapus
  75. hai mba.. aduh maaf banget nih aku ga ngerti. si cream cheese itu dapet rasa cheesenya dari mana? trus klo susu sama cream kental dipanasin bakalan ngegumpal kya gtu ya mba? hmmm aku pengen nyobain banget mba tapi takut hehe soalnya ilmunya masih jauh nih.
    salam zahra

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Zahra, terus terang saya yang bingung mau jawabnya. Cream cheese itu cheese ya mba, jadi termasuk kategori keju, ini versi homemadenya, bukan berarti pabrik buatnya berbeda, pabrik membuat cream cheese dengan proses yang kurang lebih sama. Keju sendiri itu dibuat dari susu dengan proses mirip diatas hasilnya bisa aneka variasi jenis keju tergantung kandungan lemak dan proses penyimpanannya juga.

      yep, menggumpal ya mba, sesuai foto2 diatas.

      Hapus
  76. Halo mba. Mau nanya nih. Kalo cream cheese nya dibuat pake keju+susu aja enak ga ya? Soalnya aku sempet dapet resep begitu dari temen. Thankyou ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, saya sendiri belum pernah buat cream cheese dengan keju dan susu ya, cream cheese yang saya buat seperti resep diatas dan ini adalah resep yang sebenarnya jika kita akan membuat cream cheese.

      Hapus
  77. makasih resepnya mba enadang...usaha pertama berhasil. rasanya lebih creamy meski tekstur lembutnya ga seperti cream cheese yg di toko. tapi tetep enak ko :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, coba di masukkan ke food pro mba, proses sebentar, hasilnya akan lembut.

      Hapus
  78. Ini krimcis home made ke-2 saya mba En. Pake resep mba. Pertama sukses, ga pake lama buatnya, ga pake kemringet.... Sampe saya mikir, koq bisa ya org laen gagal...... Yg harini.... Meh buyar... Hehehe kemringet ga karuan, koq ga jadi ya krimcis nya, cara dan bahan sama loh sama yg pertama, cm beda merk aja yg dipake, dah gt yg pertama pk lemon, ini pk jeruk nipis aja.... Malang tanggung, inget lembaran rupiah yg dikuarin, akhirnya , mgkn krg jeruk nipisnya kali pikir saya, lari ke pasar beli seperempat kg, masukin semua.... Ttp ga terpisah whey nya.... Yg dulu lgsg keliatan misah loh. Ini butiran krimcis lbh halus. Akhirmya nekad saya saring juga.... Ada juga tnyata gumpalannya.... Malh whey nya cm dikit.... Jadi juga koq..... Meskipun whey nya fa kliatan misah di awal..... Hehe untung jadi.... Mo bikin rvc yongki nya mb En. Klo ga jd, bisa blue trs bikin kue nya.... Thx mba

    Lina. Sby

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba lina, waak untung masih ada dikit yang bs selamat ya, kadang bikin ini memang untung2an juga. padahal dah pakai deg2an dan kemringetan hahahah. moga rvc -nya sukses yaaa

      Hapus
    2. Hehe kmaren ga dikit loh mba. Dpt 388 gram loh.... Mayan..... Kemringet wkwkwkwk..... Rvc nya mantep mbak En...... Tengkiu bingits share nya ya...... Ini sbenernya rvc mo bagi ke temen kantor suami, tp skrg jd bimbang, pgn di makan sendiri aja hahahaha abis blm pernah makan rvc, baru nyoba dikit, emang rada aneh rasanya ga biasa, kecut2 nya.... Tp koq bikin penasaran terus ya...... Wkwkwkwk. ....
      Lina - sby

      Hapus
    3. wah itu hampir 400 gram, mayan banyak dah. senang rvc-mya sukses dicoba, saya biasanya kalau ada acara spesial di rumah dan mau pakai cake selalu pakai resep rvc soalnya memang nendang rasanya. thanks sharingnya yaaa

      Hapus
  79. Mba endang kok aku buat pakai api sedeng kok tapi mendidih trs ga nggumpal2.. Gmna itu:'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. tambahkan air jeruk nipisnya mba, kemungkinan kurang ya

      Hapus
  80. Mbaaaaa kebetulan banget deh nemu ini :") terimakasih sudah menjadi pelipur lara bagi kami pengidam cream cheese-yang mana kadang gak kebeli karena mahals-
    mba, susunya sebelum dimasak, harus room temperature dulu atau boleh dingin ? terima kasih, maaf kalau pertanyaannya agak silly.

    mau eksekusiii ini biar bisa bikin cream cheese frosting :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Pami, thanks ya, moga sukses membuatnya ya. susunya bs dingin atau room temp ya. Oke2 saja, yang penting jangan pakai api besar saat merebus, dan jaga jangan sampai susu mendidih, kalau gak menggumpal tambahkan sedikit demi sedikit porsi jeruk nipis sampai terbentuk gumpalan,

      banyak yang sudah coba dan kasih komentar diatas ya mba, jadi mungkin bs menambah pede utuk coba hehehhe

      Hapus
    2. Mbaaa aku baru aja buat ini tadi malem, nemu resepnya aja udah excite banget kan. Pas langsung bikin deg degan takut gagal. Apalagi pas rebus susunya, nyampur air jeruk kok gak gumpal2,padahal udah panas bgt sampe shimmering (api udah kecil) kok gak gumpal2, udh tambah2 air jerukny kok susah. Tapi tiba-tiba, pas udh mulai desperate susunya mungkin udah panas banget ku tambahin lagi jeruk nipis langsung banyak bgt gumpalannyaa.

      Jadi boleh kan ya , kumasukin air jeruk ya setelah susunya panas dulu ? (Soalnya awalnya dr dingin udh kucampur dlua )

      Btw, pas bagian di blender, itu emang konsitensinya udah kaya krim kan ya mba ? Yang aku kaya krim gitu.
      Trs pas digantung 5-6jam itu airnya emg dikit ya ? Hehe

      Tapiii btw, hasilnya bagus mbaaaa. Lembuut, msh agak sedikit asem asem lemon tipis gitu , dan emang gak manis kan ya ? Hehehe
      Ku buat dri resep original (yg website aslinya) dari 1 liter susu, 1 sendok yogurt, 1/4cup cream (pas diblend nya)
      Lumayan dapet 150gram creamcheese.
      No more store bought !

      Thank yooou mbaaaa

      Hapus
    3. Halo mba Pami, waak memang susah2 gampang membuatnya, saya sendiri sebelum mulai banyak baca2 dulu mengenai homemade creamcheese dan bahan2 sudah saya persiapkan baik2 wkakakka, takut gagal biaya mahal heheh

      memang rasanya gak manis ya, sedikit asam karena jeruk, kalau sudah ditambah gula akan hilang rasa asamnya.

      thanks sharingnya yaa

      Hapus
  81. mba. krim kental nya wajib di pake ya? susah carinya, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, yeppp kalau mau hasilnya banyak maka krim kental sangat berpengaruh. Bisa diskip tapi krim chese yang dihasilka dikit. mungkin bs baca komen2 diatas, banyak yang sharing kok

      Hapus
  82. Mba. Cari krim kental dimana ya heheh
    Tey

    BalasHapus
    Balasan
    1. supermarket besar di bagian dairy food atau toko bahan kue banyak kok

      Hapus
  83. bravo mba resepnya, kapan2 nyoba ah... jadi inget dulu beli susu segar di puncak, pas smp rumah dipanasin malah nggumpal jadi keju akhirnya dilanjutkan bikin kroket keju :D. oya resep itu jadinya brp gr cream cheese?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip, silahkan dicba ya mba moga sukses dan suka ya.

      480 gram cream c ya, sudah tercantum di resep

      Hapus
  84. Hallo mba endang. Aduh aku seneng banget liat postingannya dari mba endang. Cuma JTT loh food blogger favorite aku.
    Oh iya mba mah tanya, kalo buat frosting atau isian setelah jadi creamcheese harua di tambah whipped cream lagi ga?Soalnya kemaren2 aku beli mochi cheesecake, isiannya tuh melting banget. Mohon infonya ya mba endang. Btw, bikin resep mochi dong. Makasih ya mba endang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba Dwima, thanks sharingnya ya mba, senang sekali JTT disuka dan menjadi favorit hehehhe

      untuk frosting, variasinya beragam ya, ada yang menabahkan krim kental seperti resep ini:

      http://www.justtryandtaste.com/2013/03/red-velvet-cake-versi-kukus-yang-ini.html

      ada yang nggak seperti resep ini:
      http://www.justtryandtaste.com/2013/02/red-velvet-cupcakes-dengan-cream-cheese.html

      keduanya menurut saya enak ya wkakakak.

      mochi saya adanya yang biasa saja mba
      http://www.justtryandtaste.com/2011/07/membuat-kue-mochi.html

      Hapus
  85. Halo mbak, terimakasih resepnya. Saya udh coba pake homemade cream cheese. Kmrn rencana mau buat cheese cake. Tp rasanya cream tawar. Kalau cream cheese yang asli memang tawar ya mbak. Makasih infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba ika, thanks sharingnya ya.

      yep cream cheese terasa tawar sedikit asam ya, karena itu selalu ditambahkan gula jika digunakan dalam baking

      Hapus
  86. Mbaaa,,,.,mo nangissss bikin ini...2x coba 2x sukses gagalnyaaaa.....susu nya pecah terus......putus asa rasanyaaaaaa..... Udah panas kok ga misah2 yaa...waktu percobaan pertama susu pecah aku pake buat macaroni schotel....yg kali ini ga tau mau diapain ... Mgkn mau coba dibikin cream cheese pake keju cheddar ... Smoga rasa jeruknya ga kerasa Ahahaha......

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...