22 December 2010

Cake Coklat Kukus (Steamed Moist Chocolate Cake)


Saya kadang terheran-heran sendiri dengan resep-resep cake dalam negeri yang suka sekali menggunakan telur berbelas bahkan berpuluh butir. Lebih takjub lagi kalau menemukan resep yang salah satu bahannya menyebutkan: 12 butir telur dan 6 kuning telur. Tobat! Lantas sisa 6 putih telur lainnya mau diapakan yak? Atau resep kue lapis legit yang menggunakan 90 butir telur. 90 butir! Hampir 6 kilo telur sendiri digunakan untuk satu loyang kue. Kolesterol tinggi dan boros! Akhirnya sayapun menghindari cake-cake yang seperti itu, selain berat diongkos juga kurang tantangan, dengan telur sebanyak itu cakenya pasti lezat. Bagi saya,  akan menjadi satu kebanggaan tersendiri jika berhasil membuat cake dengan bahan yang minim tetapi dengan rasa yang sedap (alasan yang dicari-cari padahal sebenarnya ngirit menjadi fokus utama). Yah, yang penting hobi memasak masih bisa jalan terus tanpa berat di kocek. ^_^


Berbeda dengan resep cake dari luar yang sering saya gunakan sebagai bahan referensi. Rata-rata resep cakenya menggunakan telur dengan jumlah yang 'sedikit'. Kecuali mungkin untuk resep Angel Chiffon Cake yang memang memerlukan putih telur dalam jumlah yang banyak.   

Okeh, saya hentikan sesi curhat saya yang mungkin membuat anda bosan. Mari kita bahas Cake Coklat Kukus, cake ini merupakan contoh salah satu dari banyak cake yang menggunakan bahan murah meriah tetapi dengan hasil akhir yang mantap. Dan bagi anda yang alergi dalam panggang memanggang seperti teman kantor saya, Meta. Cake ini layak untuk dicoba. Tekstur cakenya begitu moist dan lembut, rasanya juga lezat sehingga sulit dipercaya kue ini keluar dari dandang kukusan. 

Membuatnya juga sangat mudah dan relatif cepat. So, kali ini singkirkan mikser dan oven anda ya, kita tidak membutuhkannya. Berikut tipsnya: 
  1. Gunakan baking powder yang berkualitas dan masih fresh, jika baking powder anda telah mendekati kadaluarsa atau telah lama anda simpan dan tidak jelas tanggal masa berlakunya jangan digunakan.  Saran saya, gunakan baking powder double acting. Untuk tahu seperti apa BP double acting silahkan klik di Mengenal Baking Powder, Baking Soda, Cream of Tartar, Cake Emulsifier dan Ragi Roti yang pernah saya posting sebelumnya. Semoga anda menjadi tercerahkan. ^_^
  2. Panaskan dandang hingga benar-benar airnya mendidih sebelum loyang kue kita masukkan supaya panas dandang kukusan stabil.
  3. Isi air di dandang kukusan hingga hampir menyentuh kawat saringan, kukus cake selama 40 menit tanpa dibuka-buka dengan api sedang hingga kue matang. Membuka dandang bahkan hanya untuk sekedar mengintip karya anda akan menyebabkan panas di dalam dandang berkurang sehingga kue tidak mekar. 
  4. Baca artikel Tips Sukses Mengukus Cake yang pernah saya sharing sebelumnya. 
Note JTT:
Karena banyaknya comment yang masuk ke Cake Coklat Kukus dan telah mencapai 250 lebih komentar, dan karena keterbatasan Blogspot dalam memuat komentar di satu posting maka komentar baru yang masuk tidak bisa ditayangkan.

Saya mohon maaf bagi para pembaca JTT yang telah mengirimkan komentar namun tidak kunjung muncul di artikel ini, dengan berat hati saya tidak bisa membalas pertanyaan yang masuk. Anda bisa mengajukan pertanyaan melalui email ke justtryandtaste@gmail.com untuk menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan pembuatan cake coklat kukus ini.  

Berikut resep dan cara pembuatannya. 


Cake Coklat Kukus (Steamed Moist Chocolate Cake)
Resep diadaptasikan dari The Lazy Chef, Steamed Moist Chocolate Cake

Untuk 1buah cake loyang tulban (bolong di tengah) diameter 20 cm, tinggi sekitar 15 cm

Resep cake kukus lainnya:   Cake Kukus Lapis Coklat Keju
Cake kukus tanpa mikser : Cake Kukus Pisang Zebra Hijau dan Coklat

Bahan cake:
- 170 gram mentega/margarine
- 150 gram gula halus (blender gula pasir hingga menjadi tepung)
- 200 ml susu cair(anda bisa pakai susu kotak UHT, susu kental manis atau susu bubuk yang dicairkan dengan air. Yang penting susu berbentuk cair, coklat atau putih semua bisa)
- 2 butir telur ayam, kocok lepas dengan menggunakan garpu
- 110 gram tepung terigu protein rendah atau serba guna (mis. Segitiga Biru atau Kunci Biru)
- 50 - 60 gram coklat bubuk, gunakan kualitas yang baik agar cake berwarna gelap dengan rasa nendang dan tidak pahit. Saya pakai merk Bensdorp.
- 1/4 sendok teh baking soda (resep asli 1/2 sendok teh), jika tidak pakai BS ganti dengan 1/4 sendok teh baking powder
- 1 sendok teh baking powder (resep asli 1/2 sendok teh), sebaiknya gunakan BP double acting, kondisi masih fresh agar bekerja dengan baik dan cek masa kedaluarsanya
- 1 sendok teh vanilla ekstrak atau 1/4  sendok teh vanili bubuk

Bahan topping untuk pelapis permukaan cake (optional)
- 150 gram coklat blok putih
- 30 gram mentega
- 50 ml susu cair
- coklat messes untuk taburan

Cara membuat:
Siapkan loyang yang berlubang tengahnya, saya menggunakan loyang chiffon dengan garis tengah 25 cm. Anda bisa menggunakan loyang loaf. Olesi mentega agak banyak dan taburi tepung terigu hingga merata. Pastikan seluruh permukaan loyang tertutupi tepung.

Dalam panci kecil, campur gula, mentega, susu dan vanila. Panaskan dengan api kecil hingga gula dan mentega larut, aduk-aduk Tidak perlu sampai mendidih, jika mentega dan gula telah meleleh segera angkat. Biarkan supaya agak sedikit mendingin.

Ayak bahan kering: tepung terigu, coklat bubuk, baking soda dan baking powder di dalam mangkuk. Sisihkan.


Jika larutan mentega gula sudah agak hangat tandanya jari tangan anda terasa nyaman ketika dicelupkan ke dalamnya, masukkan kocokan telur ke dalamnya. Jangan masukkan telur ketika mentega dan gula masih panas karena telur ayam bisa menjadi berserabut. Aduk rata.

Masukkan larutan telur, mentega dan gula sedikit demi sedikit ke tepung sambil diaduk-aduk pelan. Jangan mengaduk adonan kuat-kuat dan aduk hanya sebentar (seperlunya saja) yang penting sebagian besar tepung telah basah dan bercampur larutan. Jika masih ada tepung  yang menggumpal dengan ukuran sebesar kacang tanah (bukan sebesar biji salak ya) biarkan saja.  Adonan yang terbentuk agak cair dan ketika di sendokkan akan mengalir jatuh dengan mudah.


Tuangkan adonan ke dalam loyang dan masukkan ke dalam dandang yang telah dipanaskan sebelumnya. Tutup permukaan dandang dengan kain bersih yang menyerap air kemudian baru ditutup dengan penutup dandang. 


Kukus selama 45 menit dengan api sedang dan jangan membuka penutup dandang selama cake dikukus. Angkat kue dan biarkan agar mendingin sebelum dilepaskan dari loyang. Biarkan cake dingin sempurna di rak kawat. 


Sambil menunggu cake dingin, kita buat toppingnya.

Masukkan coklat blok, mentega dan susu cair ke dalam panci. Panaskan hingga semua bahan meleleh. Angkat. Aduk-aduk coklat hingga menjadi cairan kental.

Pastikan cake benar-benar dingin sebelum diolesi topping. Letakkan alas di bawah rak kawat, siram cake dengan lapisan topping hingga semua permukaannya tertutup topping. Sendoki bahan topping yang meleleh turun dan siramkan kembali ke permukaan yang toppingnya belum merata.  Taburi dengan coklat messes ke seluruh permukaan topping. 


Diamkan cake agar topping mengeras atau masukkan ke kulkas + 10 menit. Potong-potong cake dengan pisau tajam dan cake siap disajikan.  

Source:
The Lazy Chef, Steamed Moist Chocolate Cake

270 comments:

  1. Cocok sekali.. ini kue yang saya cari,.. no oven, no mixer, and only 2 eggs

    ibu endang emang luar biasssaa... :)

    ReplyDelete
  2. Sesuai permintaan Ibu Meta, akhirnya ketemu juga kue yang murah meriah dan mudah... apalagi kan?? Monggo dicoba :)

    ReplyDelete
  3. Gw juga pengen bikin, ah .. Ndang, blognya ruaaarrr biasaaaa ... :D

    ReplyDelete
  4. Hehe, thanks Jeng Tyas, senang ada temen mampir ke blog ini. Yah, mulai dari yang gampang-gampang dulu ya, ntar lama-lama juga kite pinter :)

    ReplyDelete
  5. saya lagi bikin. 30menit lagi, matang.. hohoho *sumringah* :)

    ReplyDelete
  6. Hai Mba Dewi, bagaimana cakenya? Berhasilkah? Saya sangat senang jika ada yang mencoba resep JTT dan mengabarkan hasilnya, entah sukses atau gagal supaya bisa dievaluasi bersama ^_^. Thanks telah mengunjungi JTT.

    ReplyDelete
  7. salam kenal ya mba.. saya suka resepnya mudah dan gak ribet juga pemakaian telurnya sedikit cuma saya mau tanya kalo gak pake baking powder dan baking soda bisa gak? kalo gak pake pengaruhnya apa?

    ReplyDelete
  8. Halo Jeng Karina, salam kenal juga ya. Baking powder dan baking soda adalah merupakan bahan yang digunakan untuk menambah volume dan mengembangkan adonan cake/roti cara kerjanya adalah ketika bahan ini bertemu dengan cairan/adonan maka akan terbentuk gas di dalam adonan. Kita bisa skip penggunaannya jika kita menggunakan telur dalam jumlah yang banyak dan telur kita kocok hingga mengembang dan pekat tujuannya untuk memasukkan udara sebanyak-banyaknya ke dalam adonan. Karena kita tidak ingin menggunakan banyak telur dan alasan kepraktisan maka bahan pengembang kue seperti baking powder, baking soda dan emulsifier kita perlukan disini. Saya akan posting artikel mengenai bahan pengembang kue ini ya supaya penjelasannya lebih lengkap. Thanks telah berkunjung di JTT ^_^

    ReplyDelete
  9. Hallo Bu, salam kenal, saya Nevi..
    Saya senang sekali bisa melihat resep cake ini krn saya memang sedang mencari resep kue yg no oven, no mixer, ga mahal..
    Saya pemula bgt, baru mo belajar bikin kue.. Semoga saya bisa sukses membuatnya..
    Oh ya Bu, kebetulan saya tidak punya penimbang bahan, apa ada alat lain yg bs jd pengukur takaran bahan ya?
    Terima kasih utk informasinya..

    ReplyDelete
  10. Halo Nevi, salam kenal ya. Wak, panggil saja Endang ya hehehe. Hmm, untuk takaran resep agar memberikan hasil maksimal memang sebaiknya diukur ya. Alat ukurnya memang tidak harus timbangan (metric), tetapi bisa menggunakan gelas ukur atau cup. Coba cari saja gelas ukur plastik yang banyak dijual di pasar atau supermarket, harganya sangat murah kok. Gelas tersebut dilengkapi dengan garis-garis batas dan bisa digunakan untuk mengukur dalam gram atau mililiter, sehingga bisa dipakai untuk bahan padat (tepung, gula, mentega) atau cairan (minyak, air). Sebenarnya bisa juga menggunakan gelas belimbing ya, secara gelas ini dimana-mana standar besarnya. Hanya saja saya belum pernah menimbang berat tepung, gula atau mentega dalam 1 gelas belimbing. Next saya akan coba tulis artikel mengenai alat ukur dan alternatif penggantinya. Thanks atas pertanyaannya ya. Good question! ^_^

    ReplyDelete
  11. Saya sudah coba, saya cetak pake cetakan cupcake, murid2 saya suka apalagi saya, hasilnya lembut dan enak. Trimakasih ya resepnya :-)

    ReplyDelete
  12. Halo Mba Firda,
    Sama-sama Mba, thanks atas sharing commentnya. Iya, saya kalau buat cake ini juga ludes dalam sekejap ^_^

    ReplyDelete
  13. Salam kenal mba endang,.. ^_^
    Xixixixix, saya masih pemulaaa bgt dalam bidang masak masakan,.. Baru nemu blog seperti ini yg menyediakan resep masakan mudah,.. ^_^
    Terima kasih yaahhh, izin share jugaa,..

    ReplyDelete
  14. Halo Jeng Anna,
    Salam kenal juga yah, sama dong kita, pemula heheh. Tapi walau pemula kalau terus belajar lama-lama pasti jadi expert ya. Terus mencoba ya. Sukses! ^_^

    ReplyDelete
  15. Salam kenal ya mbak, akhirnya ku temukan juga blog yg kasih resep kue yg simple n ngirit hihihi... maklum mbak saya pemula yg ngotot kalo mau bikin kue tapi koceknya dikit.
    Mau tanya nih mbak, maksud dari susu cair full cream itu apa susu bubuk dicampur air ato susu cair full cream instan n kalo campuran susu bubuk dgn air brp perbandingannya?
    Terima kasih ya mbak sebelumnya.

    ReplyDelete
  16. Halo, salam kenal juga.
    Maksud susu cair full cream adalah susu cair yang tidak dikurangi kadar lemaknya ya, walaupun sebenarnya bisa juga menggunakan susu cair rendah lemak atau menggunakan susu bubuk yang dicairkan dengan air. Saya biasanya melarutkan 3 sendok makan susu bubuk dengan 200 ml air, tidak masalah berapa sendok susu bubuk yang akan dicampurkan asalkan didapatkan 200 ml susu cair sesuai resep. Semoga membantu ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pake air biasa or air hangat mbk....q jg msh pemula nich

      Delete
  17. mba saya ngefans abis sama resep2 di blog ini. pas banget ama saya yang doyan praktis n hemat tapi pastinya lezat *ibu2 gt loh xixixi*

    ReplyDelete
  18. Halo Mba, wah kita sama berarti wkwkwkw, suka masak, tapi sedikit waktu dan gak mau yang ribet dan mahal, bener gak? Tapi hasilnya harus enak, hmm cocok banget sama saya. Makanya saya berusaha coba resep yang 4 M: Mudah, Murah, Meriah, Mantap. Kalau mau coba cake kukus coklat ini, pastikan pakai baking powder yang bagus Mba. Coba pakai Hercules, harganya yang kaleng kecil berat sekitar 100 gram Rp. 8 ribuan. Dijamin, kalau pakai ini walau bukan ahli masak pasti kue akan mengembang. Teman kantor saya banyak yang sudah saya kenalkan dengan bkg powder ini dan semua sukses! Belinya di toko bahan kue. Selamat mencoba ya. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal mbak endang...saya rini,eike juga suka berkunjung ke blog jtt loooh.selain resepnya gampang,enak,juga mbak endang lucu.saya suka ketawa sendiri kalo mbaca kalimat2 mbak endang...jadi ga ngantuk hehehe...oh iya mbak....resepnya bukan cuma 4M dong tapi 5M: Mudah, Murah, Meriah, Mantap, Maknyuuusss hehehehe

      Delete
    2. Halo Mba Rini, wah senang membaca komentarnya hehehhe. betul juga 5 M ya hahhaha, sayangnya susah mencari resep 5 M hiiks. Kalau nemu, serasa nemu harta karun. Sukses selalu ya dan semoga tetap senang berkunjung di JTT ^_^

      Delete
    3. aku udah coba resepnya mbak....hasilnya bagus,mengembang,empuk..tapi menurutku sih kurang manis.emang sih kalo udah dikasih topping jadi pas manisnya.cuma karena kemarin gak punya coklat blok,akhirnya saya olesin susu kental manis n meyses hmmm jadi manis deh....gak nyangka ya mbak cuma pake 2 telor bisa bagus,aku pakainya baking powder hercules curah,yang kalengan udah habis hehehe...btw mbak endang kan hobi masak n makan lah tapi kok langsing gitu ya...hehehe.salam sukses.rini

      Delete
    4. Halo Mba Rini.

      Yep, banyak yang mengatakan kue kurang manis, mungkin karena faktor coklat bubuk yang bnayk juga. Kue menjadi pas manisnya kalau pakai topping. Pakai susu kental manis pasti lezat rasanya heheheh, itu pertolongan saat desperate yang sangat sukses. Yep, BP hercules membuat cake bisa ngembang.

      Wakakak, saya bolak balik diet selalu gagal Mba, susahhhhh. Hobi masak dan hobi makan, gak ada yang bisa langsing dengan 2 hobi itu. Thanks Mba Rini atas sharingnya. Sukses selalu juga ya ^_^

      Delete
  19. haloo mba..wah aku baru tau ternyata ada cake tanpa oven tanpa mixer! yipiii.. dulu pengen bikin brownies kukus (krn blm punya oven) eh tp ternyata harus pake mixer. skrg pengen cobain resep inii.. pertanyaan basic/silly ya mba,hehe..kenapa pake rak kawat yah? emulsifier itu apa dan merk apa yg oke? bedanya baking powder and soda kue or baking soda itu apa? makasiih mba :)

    ReplyDelete
  20. Halo Mba Ossy, salam kenal ya.
    Hehehe thanks atas pertanyaannya, saya paling suka kalau ada yang mau bertanya. Tidak ada pertanyaan yang silly Mba, semua pertanyaan benar yang jawabnya yang takutnya salah hahaha.
    Sebelumnya mungkin Mba Ossy perlu baca artikel saya mengenai baking powder, baking soda, dan emulsifier. Mba bisa klik di bagian atas, di bawah judul, "tips dan informasi", saya mengulas cukup detail mengenai bahan-bahan tersebut. Semoga bisa sedikit membuka wawasan.
    Sebenarnya tidak harus menggunakan rak kawat, rak kawat berfungsi agar cake yang panas beruap bisa dingin sempurna tanpa meninggalkan kelembaban/basah di bagian dasar. Tanpa rak kawat pun tetap oke kok.
    Saran saya untuk mencoba cake2 seperti ini (tanpa mikser) pakai baking powder yang bagus Mba, saya biasa pakai merk Hercules. Jika mba di Jakarta, bisa membelinya di toko bahan kue seperti Titan, toko Anie, atau toko loyang. Harganya 1 kaleng ukuran 100 gram hanya 8000. Tidak mahal hanya tidak semua toko kue atau supermarket menjualnya. Beberapa teman yang mencoba dengan baking powder lainnya (yang biasa di supermarket) hasilnya gagal. Untuk emulsifier, saya menggunakan merk yang umum seperti kupu2 (kuning) atau starkis (putih). Tidak ada masalah dengan emulsifier, tanpa emulsifier pun tidak masalah. Baking soda bisa di skip dari resep. Jadi yang paling utama adalah baking powdernya ya.

    Semoga jawaban saya cukup membantu Mba Ossy untuk mulai mencoba.
    Salam,

    ReplyDelete
  21. salam kenal mbak,saya barusan nyoba resep diatas dan alhamdulillah berhasil. seneng rasanya, ini pertama kalinya bikin cake bisa berhasil biasanya...bantat hehe. thanks resepnya.

    ReplyDelete
  22. Halo Mba Mutia, selamat ya sudah berhasil membuat cake dengan sukses. Senang banget bacanya ^_^

    ReplyDelete
  23. wah senangnya ktm resep seimple....bentar lg hubby ultah...mo bikinin kue ini ah. oh yah kl loyangnya pk loyang bulat bisa ga mbak???

    ReplyDelete
  24. Halo Mba Nani, bisa Mba, pakai loyang apa saja oke kok. Jangan lupa baking powdernya yang bagus ya, saran saya pakai yang double acting (contoh: hercules).

    ReplyDelete
  25. Salam kenal mbak, saya senang membaca resep -resep di blog JTT. semuanya keren.Dan sudah di coba beberapa resep hasilnya memuaskan. resep ini yang harus di coba juga.

    ReplyDelete
  26. Halo,salam kenal juga dan makasih atas komennya. Coklat cake kukus ini gampang banget Mba buatnya, dan ada tips dari Mba Laurentia topingnya pakai coklat blok yang dicairkan dan dikasih stroberi. Keknya enak banget. Mba bisa baca di FB JTT ya ^_^

    ReplyDelete
  27. haloo mbak Endang..aku kmrn cobain resep ini. namun hasil cake-nya bantat. huahaha.. tp enak kan jd kaya brownies. cuma rasanya agak pait coklat. mba Endang coklat bubuk pake merk apa yaa? trus aku udah pake baking powder Hercules. apa gara2 soda kuenya yg kurang oke yaa? hihi.. trus bikin saus coklat putihnya, hasil akhirnya gak mengental. apa kebanyakan kasih susu yaa? sakjane mentega itu yg dipake blueband ato butter yaa? kebanyakan nanya nih hihihi. makasiih mbak :)

    ReplyDelete
  28. Haloow Mba Ossy, haduh kenapa bisa bantat ya Jeng? Kalau sudah pakai baking powder double acting biasanya pasti berhasil. Kalo Mba Ossy nggak mau pakai baking soda, maka tambahkan saja takaran baking powdernya. Semua tahapan sudah sesuai kan ya? Kalau bahan kering sudah ketemu bahan basah jangan mengaduk terlalu lama. Kukusan harus panas dulu ya, sampai airnya mendidih baru adonan masuk. Trus selama mengukus tidak boleh membuka penutup kukusan. Saya pakai Bensdorp Mba, ini coklat bubuk kiloan yang saya beli di Titan, toko bahan kue. Bisa pakai Van Houten yang lebih dijual bebas. Ayoo dicoba lagi Mba, jangan putus asa ^_^

    ReplyDelete
  29. kmrn aku pake bubuk coklat van houten. dandang udh mendidih, gak buka tutup (apa api kurang besar?) ngaduk adonan gak boleh lama ya? aku masukin larutan mentega 1 sendok sayur gitu, satu-satu.1sendok,aduk.1sendok,aduk. apa gara2 itu yaa? trus topping knp ya mbak gak mo ngental?hihi. oia,susu 200ml itu bentuk cair, atau air 200ml pake 3sdm susu bubuk? krn klo 200ml air+3sdm susu bubuk=susu cari 200ml++ :D makasih yaa mbak mau sharing2 :)

    ReplyDelete
  30. Halo Mba Ossy, pertama mungkin takaran baking powdernya kurang. Disini saya menakar menggunakan sendok ukur khusus untuk menakar bahan2. Jika Mba Ossy menggunakan sendok teh biasa untuk mengukur maka takarannya harus lebih diperbanyak. Sebagai perbandingan sendok takar 1 sendok teh itu setara dengan 1 sendok makan Indonesia. Sendok teh atau sendok makan skala internasional memiliki ukuran yang lebih besar. Kedua coba masukkan saja larutan mentega dalam tiga tahapan saja jadi tidak perlu dimasukkan sesendok demi sesendok ke tepung. Aduk seperlunya hanya agar tercampur saja. Memang masih agak menggumpal seperti gambar tapi biarkan saja. Ketiga: 200 ml itu susu cair, jika Mba Ossy pakai susu bubuk yang dicairkan maka masukkan dulu susu bubuk ke gelas ukur baru tambahkan air hingga batas 200 ml tercapai jadi nggak 200 ml ++. Topingnya menggunakan coklat blok leleh, mentega dan susu cair, jika tidak mau kental, skip saja susu cairnya. Pakai saja coklat blok + mentega lelehkan dengan cara tim. Wadah di letakkan diatas panci berisi air mendidih. Aduk-aduk hanya sampai leleh saja, siramkan ke atas kue. Semoga membantu ya ^_^

    ReplyDelete
  31. Sama-sama Mba Ossy, dan semoga berhasil ya kalo next nyoba lagi hehehhe

    ReplyDelete
  32. Hi mbak,salam kenal.akhirnya saya bisa menemukan resep kue sederhana untuk pemula. Harus saya coba nih. Kalo boleh saya punya pertanyaan nih mbak, mentega yg dimaksud itu mentega tawar atau blueband ya mbak? Terus kalau saya cetak pakai certakan cupcake lebih baik pakai cetakan kertas atau xetakan aluminium ya? Dan berapa penuh sih isinya? Maaf banyak bertanya, maklum masih sangat pemula hehhehe... Terima kasih infonya ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Serly, salam kenal ya. Lemak yang digunakan bisa mentega dan atau margarine, tawar atau asin tidak ada masalah. Cetakan muffin baik cup atau alumunium bisa digunakan semuanya. Isinya 3/4 penuh, jadi sisakan saja sekitar 1 1/2 - 2 cm dari ketinggian kertas. Yang paling penting adalah gunakan double acting baking powder, jangan over mixing, dan perhatikan petunjuk pengukusan dengan seksama. Saya jamin, kalau semua itu diperhatikan maka pasti akan berhasil. Thanks atas komennya dan selamat mencoba ya! Sukses ^_^

      Delete
  33. salam kenal mbak,
    aq penggemar baru neeh,,,
    smua resep2x bikin ngiler,
    tp yg aq maw tanyain klo baking powderx merk kupu2 boleh g? soalnya aq d timika n g ada yg jual merk hercules.
    trus beda baking soda ama soda kue apa?
    tx bua+ infox

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Yanti, salam kenal juga ya. Hmm, baking powder single acting seperti merk kupu2 saya terus terang tidak merekomendasikannya untuk cake ini, karena adonan cake tidak dimikser sama sekali. Saya sudah mencoba menggunakannya pada resep ini dan berakhir bantat. Jika ingin tetap menggunakan single acting BP, mungkin sebaiknya Mba Yanti coba resep cake kukus lainnya yang melibatkan proses pengocokan dengan mikser agar cake mengembang. Baking soda dan soda kue sama ya Mba. Thanks atas komentarnya ya. Sukses selalu!

      Delete
  34. Mba Endang, aku soba resp ini dan hasil nya bantet :P pdhl udah pake hercules :P setlah diusut2 mgkn krn dandang kurang panas.. biasanya dandang itu dipanaskan dari kapan ya mba? dari mulai mempersiapkan bahan kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, membuat cake ini kunci utamanya adalah jangan mengaduk berlebihan, biarkan gumpalan2 kecil. Kedua teknik mengukus harus benar, gunakan dandang panas yang airnya mendidih ya. Kalau air dandang sudah mendidih berarti siap digunakan, jangan buka kukusan hingga kue matang. jadi lebih lama lebih baik.

      Delete
  35. Mba Endang, terimakasih sudah menambah ilmu kuliner di kepalaku. misteri tentang baking powder vs baking soda juga telah terjawab. yang aku tambah salut adalah mba endang menjawab semua komen yang masuk. keren banget (jarang banget Blogger yang begini). cantik, smart dan baik hati. i love you deh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mas Mukhtar, salam kenal dan terima kasih atas komentarnya. Ilmu saya masih cetek, belajar pontang panting sana sini dan input dari teman-teman yang membaca seperti Mas Mukhtar sangat saya perlukan. Blog ini kek jadi medan perang buat belajar dan mencoba hahaaha. Tetap semangat! Sukses ya ^_^

      Delete
  36. Hai mbak...lam kenal y... saya kiki dari Medan..kemarin aku nyobain cake ini, secara cake ini gak pake mikser n oven. Honestly..inilah pertamakalinya aku coba buat cake..dan buatnya pun jam 23.00 sambil nunggu suami pulang kerja malam (lagian kalo gagal bisa langsung dibuang biar orang serumah gak da yg tau.hi..hi)..Alhamdulillah..biarpun baking sodanya gak double acting (nyari di supermarket gak ketemu) cake mengembang sukses (lagi hoki kallee..)jadilah si cake santapan pagi yg membuat kagum seisi rumah..Tq mbak endang..I love You Full...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Kiki, salam kenal juga ya. Wow,selamat ya bisa berhasil bikin cake ini dengan baking powder biasa, saya malah bantat Mba hahahha. Sipp, bukan hoki Mba tapi emang jago bikinnya heheh. Sukses selalu dan salam untuk keluarga di Medan ya. ^_^

      Delete
  37. Mba' Endang,
    Aku buat cake ini seminggu yang lalu, dan dalam hitungan beberapa abis ludes dimakan adik-adikku. Dan enak katanya. Terima kasih untuk ilmunya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo salam kenal dan thanks atas sharingnya. Wah senang mendengarnya hehehhe. Kue kukus coklat yang satu ini memang saya sarankan untuk dicoba oleh pemula karena mudah, enak dan murmer. Sekali berhasil membuat motivasi dan semangat memasak jadi meningkat hahahah. Sukses ya.

      Delete
  38. Halo mba endang,,, salam kenal...
    aq erni dri berau, kaltim.
    sblmnya, aq udah coba buat resep dri mba "cake kukus lapis keju", "brownies kukus ketan hitam", alhamdulillah kdua2nya sukses mba... soal rasa g usah ditanya lg,,, pstinya smuannya enakkkk... spa dulu yg punya resep,,, mba endang... :-)
    kalo hri ini aq nyobain 2 resep lg dri mba... "cake coklat kukus(steamed moist chocolate cake), "cake coklat kukus pisang keju, cuman bahan2nya banyak yg aq skip mba... krna bahan2 kue aq drmh,,, adanya cmn itu... hehehe...
    untuk "cake coklat kukusnya" kuenya lmbut, ngembang, pdhl aqnya udh nekat pkai BP yg ada drmh,,, BP yg biasa, bkn hercules,,, dagdigdug sich mba,,, tp stlah aq buka dandang kukusan,,, trnyata kuenya cantik,,, hehehe..., coklat bubuknya aq pakai coklat bubuk bungkusn yg biasa,,, bukn coklat kiloan yg sprt mba pakai,,, trus aq jg ga pakai toping coklat putih,,, aq cmn pakai gula halus yg aq ayak kekue...
    untuk resep kue yg ke 2 "cake coklat kukus pisang keju" pisangnya aq pakai pisang msak hijau, krna dirmh prsdiaan keju ga da, jd aq skip aja dgn pasta pandan, cman kue aja mba,,, aq ga pakai apapun untuk mmprcntk kue,,, soal rasa,,, enak sich... tp aq yakin msh enakan lg kalo pakai keju,,, tp gpa2lh... yg pntg hri ini udh prktekin dgn sukses... :-), untuk yg slnjtnya... ga pake skip2 lg dech... hehehe #penasarandgnrasa.com#
    maaf y mba aq trlalu banyak bercuap2,,,
    thanks bgt mba resep2nya... jgn prnh bosan y... membaca kmntr2 dri org sprti aq mba... love you... :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non Erni, salam kenal ya. Hahaha, saya senang banget dapat komentar sharing pengalamannya mencoba resep JTT. Hmm, mantap! Senang banget dengarnya semua berakhir sukses. Jangan kuatir Mba, saya juga suka eksperiment menggunakan bahan ala kadarnya di rumah, asal cemplung2 saja, yang penting rasanya tetap enak kok. Wah mengenai BP, saya salut loh, gak pake double acting tapi pada sukses karena terus terang saya pasti gagal hahah. Thanks ya dan jangan sungkan2 sharing disini, pasti saya balas kok hehehe.

      Delete
  39. makasih y mba endang... udah di jawab...
    tenang aja,,, ntar kalo aq praktekin resep JTT lg aq pasti cerita lg ke mba... :-)
    oya mba mau nanya nich,,, caranya buat kue cake karamel atau kue sarang semut gmn y mba? udah prnah 3 kali nyoba, resep dr org yg brbeda2... tp tetap aja gagal,,, ujung2nya terbuang jg,,,:-(
    mba pernah posting resep kue tu di JTT g mba...? pnsaran bgt nich mba,,, kpngen buat yg sukkkkssseeesss......... hehehe
    Erni, Kaltim.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh belum pernah coba resep kue sarang semut hahha. Ntar saya cari infonya ya Mba Erni, moga2 dapat yang oke ya. Sukses selalu dan thanks atas komen dan sharingnya. ^_^

      Delete
  40. Mbak Endang.. Kalo misalnya aku kocok si telur pake mikser sampe ngembang, bisakah BP dan BS-nya di skip saja? Menurut mbak gimana? Thankyou :*

    -Hanif-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya bisa ya, cuman harus dicoba juga karena saya belum pernah melakukannya hehehe

      Delete
  41. mba mu tanya kalo coklat bubuknya diganti pke coklat blok,butuh brapa gram ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya belum pernah coba diganti coklat blok, tapi saya rasa 100 gram oke ya. ^_^ mesti trial dan error

      Delete
  42. mb endang.. mw nanya nich.. klo susu bubuk di ganti susu kental manis dicairkan mpe 200 ml bisa g? thanx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Andre, yeppp bisa banget, dari SKM atau bubuk bisa asalkan dicairkan hingga sejumlah cairan yang diperlukan. Sukses ya ^_^

      Delete
  43. hai mba endang salam kenal...Seneng banget bisa mampir ke blog nya mba ini....saya baru bgt dan pas bgt nemuin resep ini,,bahannya murah dan mudah banget di dapet.ga pake,oven,mixer,dLL...super simple dech..he.sudah ga sabar pengen nyobain nich,weekend besok,,,update terus resepnya ya mbak.....Oya klo sudah praktek besok pasti akan saya posting di sini=
    my blog...> itsnaynee.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non Isna, salam kenal dan thanks atas komentarnya ya. Yep, silahkan di coba resepnya, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan contact saya di email atau FB Just Try & Taste, Insya Allah pasti saya balas. Jangan takut jadi pemula, yang penting tetap belajar dan berusaha pasti lama-lama jago juga. Sukses ya! ^_^

      Delete
    2. salam kenal mb aku sudah kecantol ama blog ini bener bener membantu pemula spt aku,cake ini dah aku coba hmmmm yummmy anak dan suami sangat suka dan rencananya bakal dijual nih.

      Delete
    3. Thanks atas komentarnya ya Mba, senang bisa membantu dan moga sukses ya jualannya ^_^

      Delete
  44. i like very much to your post... so simple to make a cake.. always success for you... ~_^ <3

    diana zie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Diana, thanks for your comment. I hope you can make this cake also. Success for you too ^_^

      Delete
  45. Hallo mbak, aku pengen bikin cakenya, sebelumnya aku mau tanya:
    - bisa gak gula halusnya diganti gula pasir, berapa takarannya?
    - kenapa pake tepung yg proteinnya rendah mbak? kalo aku ganti pake tepung yang sedang seperti segitiga biru bisa gak ya?

    salam
    -mahirah-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Mahirah, bisa pakai gula pasir hanya saja karena cake ini tidak dimikser ada kemungkinan gula tidak bisa larut sehingga di cake akan terasa kasar. Talaran gula sama ya Mba, 110 gram. Tepungnya bisa pakai yang protein sedang kok. Selamat mencoba ^_^

      Delete
    2. Tadi siang udah aku coba lho resepnya. Rasanya enak dan gampang buatnya, cuma rasanya agak pahit, mungkin karena aku gak pake coklat bubuk bensdrop kali ya, aku pakenya VH, padahal gulanya udah aku banyakin.
      Ohya, sedikit sharing, tadi aku akhirnya bikin pake segitiga biru dan gulanya pake gula pasir dgn takaran 150 g, dengan cara dilarutkan dengan grup campuran mentega, susu, sampai tuh gula bener2 larut.
      Abis, pengen cepet2 nyoba sih, jadi pake bahan seadanya :)

      salam
      -mahirah-

      Delete
    3. Halo Jeng, its okay, ini baru bercobaan pertama kan? Dan hebat langsung berakhir sukses hehhehe. Next time takaran coklat mungkin bisa dikurangi jika tidak menggunakan Bensdorp. Thanks ya.

      Delete
  46. hai mbak endang..maaf ya tanya tanya lagi... klo blue band itu mentega atau margarin ya? klo mba sendiri cake ini pakenya mentega merk apa? saya bingung googling2 juga udah,blue band ada yang bilang margarin,ada yang bilang mentega juga.yang ada saya malah tambah bingung...hehehe,,,lebih baik tanya sama pakarnya aja dech...hihi... mohon info dan ilmunya ya mba....... thanks a loT......^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Jeng, heheh jangan bingung yuk kita bahas, tapi psssttt saya nggak pakar disini, suerrr. Blue band, Palmboom, Simas itu jenis margarine, bukan mentega ya. Kemasan mentega biasanya mencantumkan kata2 Butter atau mentega, dan harganya lumayan mahal. Aroma butter juga lebih harum. Cake yang ini saya pakai mentega kiloan, beli di Titan toko bahan kue, secara yang kalengan mahal, pakai margarine juga gpp kok. Saran saya, butter sebaiknya dipakai untuk kue kering saja seperti nastar, rasanya jadi nampol banget dan melted di mulut. Kalau cake pakai margarine saja hehehhe, walau rasa gak pernah boong. Udah gak bingung lagi kan ya ^_^

      Delete
  47. makasih mbak,,,,udah dong sekarang,ga bingungan lagi......hehe....ikutan beli mentega yang kiloan aja dech,,,hehe,,,,siap2 hunting bahan nich mbak,maklum lah ya...masih pemula jadinya sering "mbingungi"...hihi...
    makasih lho mbak,dengan sabar dan telaten mau jawab petanyaan saya.Blogger baik hati ya seperti ini...hehe.....
    I luph u puLL dah pokoknye............ga sabar nyobain resep2 disini lagi...
    Oya mbak,agak oot dikit aku kemaren nyobain ayam bacem resep mbak yang mantap itu,,,saya bikin sekilo,dan langsung amblas tak bersisa....makin disayang dech sama keluarga........
    thank u so much mbak,,,,,hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Nany, hahahha senang mendengarnaya. Sipp, thanks ya sharingnya. Wah ayam bacemnya gak sempat di lempar ke rumah dah habis ya hehehhe. I luph u pull too deh

      Delete
  48. Assalamualaikum mba Endaaang...
    makasih banyak mba... berawal dari searching resep donat kentang, akhirnya nemu blognya mba Endang dan ketagihan karna sukses donat kentang, akhir akhir ini ini saya jadi sibuk bikin cake dari blog nya mba Endang, dari donat, brownis, marmer, coklat steam,... rasanya mantabs banget mba.

    Btw mba Endang tetep semangat nulis ya, soalnya emang berguna banget blog ini terutama untuk pemula seperti saya. Step- stepnya jelas, sampai yang detail pun dipaparkan. Yang detail ini yang hampir ga saya temukan di resep lain mba...
    Naaah berhubung, beberapa minggu ini terlalu semangat bikin cake, dibela belain pulang kerja langsung ritual di dapur, hehehe, akhirnya persediaan bahan menipis nih mba, akhirnya stop dulu bikin kue karna susu cair tinggal dikit.
    Naah kalo di resep mba Endang minta susu cair, bisa ga ya mba diganti dengan susu bubuk fullcream atau susu kental manis yang diencerin dan berapa takarannya ya mba?
    Udah ga sabar bikin cake lagi ni mba, cuma belum sempat belanja.
    Mudah mudahan mba Endang berkenan menjawab di waktu senggang. Makasih banyak sebelumnya mba Endang...

    Farika

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Farika, wah thanks atas sharing dan komentarnya ya Mba, senang akhirnya blog ini bisa membantu dan berguna untuk yang lain. Yep dengan dukungan Mba Farika, mudah2an saya bisa terus menulis dan sharing resep ya heheheh. Untuk susu cair, bisa diganti dengan susu kental manis dan susu bubuk, takarannya sebenarnya terserah Mba Farika, asalkan kekentalannya cukup seperti susu cair biasa. Saya biasanya pakai 2 sendok makan susu bubuk untuk 200 ml air, mau lebih enak lagi berarti tambah lagi susunya heheh, terus tinggal takar sesuai kebutuhan. Selamat berpraktek bikin kue lagi ya Mba, sukses selalu ^_^

      Delete
  49. mbak endang tanya lagi dunk...................
    kasih tau merk coklat bubuk & coklat blok(dark cooking chocolate),coklat blok putih yang kualitasnya bagus dan enak,ga pahit dan ga asem apa sich?????beli di Giant ada g?makasih ya....
    do'akan aku sukses bikin ini.....hehehe.tengkyu mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Neny, kalau coklat blok putih atau biasa, saya pakai merk Coleta, so far sih baik2 saja. Pernah pakai Delfi juga oke. Coklat bubuk suka beli kiloan merk Bensdorp, di Titan, rasanya enak gak pahit dan coklat banget. Kalau kehabisan stock pakai Delfi saja hehehe, so far baik2 saja, atau lidah saya yang bermasalah ya hahahha.

      Delete
  50. waa.mbak endang cepet bgt bls komennya.......seneng dech... ini aku udah beli bahannya mbak, aku beli coklat bubuk Bensdorp,dark compound chocolate COLATTA,tapi baking powdernya ga beli yg hercules,tapi yg double acting kemasan tokonya......berharap semoga tetep berhasil....aamiin...
    Oya,mbak itu mengukusnya pake dandang biasa ga papa kan ya? trus kain penutupnya klo pake serbet gmn mbak?apa bisa nyerep air ya?
    plis....do'akan saya sukses ya mbak,ini perjuangan pertama saya untuk bikin cake kukus coklat,sumpah baru pertama ini saya berani nyobain mbak,klo nggak karena "teracuni"dgn resep2 yang ada di blog mbak ini,apalagi yang mbaurekso sangat baik hati.......pasti saya udah mutung(putus asa) duluan mbak...(hehehe,,,,bahasanya ga kuat)
    maap lho mbak,saya jadi wartawan tetap blog ini,,,terlalu banyak pertanyaan...semoga ga bosen yambak...hehehe...makasih mbak endang cantik........Luph U puLL.....^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, okeh Mba Neny, semangatnya mantap habis. Oh ya, merk collata, sip saya juga pakai itu kok, untuk baking powder as long as dia double acting, just fine. Yep, kukus pakai dandang biasa saja, saya juga pakai dandang kok, tutup dengan serbet, bisa nyerep air kok. Isi air kukusan maksimal ya sampai batas air kukusan, soalnya ngukusnya selama 1 jam, gak lucu kan kalo air habis di tengah jalan sementara kue belum matang. Kukus pakai api sedang saja dan jangan buka selama dikukus. Ikuti instruksi seksama dan pasti berhasil kok hehehe. Sukses ya! ^_^

      Delete
  51. mbak endang, cakeku br selesai. hebat deh petunjuk dblog ini detil n lengkap bgt, lgs jadi, pdhal sy sm skli blm prnh buat cake. mo mnt nanya, cake sy agak pahit, apa mgkn krn coklat bubuknya ya? sy pk bendico, tp ga cukup jd dtambahin VH. hehehe... anyway, thx mbak endang buat resepnya.
    mbak endang punya resep steak gt ga? hehehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Jeng, hehhe, selamat ya senang mendengarnya. Ini juga cake pertama saya yang langsung sukses kok jadi saya tahu banget gimana girangnya hahaha. Pahit? Saya rasa kualitas coklatnya Mba, kalo coklatnya oke gak pahit kok, atau kurangi saja takaran coklat bubuknya.

      Delete
  52. salam kenal mba endang.. aq baru mau nyoba nih resepnya. jd pengen setelah baca coment2nya. mudah2an berhasil..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Mba Icha, siiipp, silahkan dicoba heheh. Thanks ya.

      Delete
  53. Aduh jadi kepingin nyobain bikin nih....tar sekalian buat buka puasa moga aja berhasil...makasih loh mbak info resep2ny.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Tri, siipp silahkan dicoba dan moga sukses ya. Met puasa juga.

      Delete
  54. hi mbak endang, saya sukaaaa sekali dgn blog ini, krn punya moto yg sama "g pake telor banyak" hehehe. trus setiap penjelasan resepnya sllu diksh liat foto step by stepnya jd buat sy yg pemula tmbh pede waktu praktekin klo udh dijalur yg bener cara buatnya. dannn, brownies kukus pertama saya dari resepnya mbak "brownies kukus pisang coklat" sukses beratttt dan langsung saya jadikan produk buat dijual dkantor suami. alhasil, skrg saya jualan brownies kukus deh. Makasih ya mbakkk :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Laura, sippp senang mendengarnya. Waak, dagangannya laku keras kayanya nih, haha, sipp jadi tambah2 penghasilan ya Jeng. Thanks komentarnya, sukses selalu!

      Delete
  55. hihihi lumayan mbak,jadi buat saya yg dulu pernah kerja trus jd ibu RT, ga mati gaya krn punya penghasilan sendiri heheehe. mbak ada yg mau aku tanya nih, untuk pengocokan telur ama gula apa hanya cukup menggunakan mxer dgn speed rendah? yg penting adonan mengembang berjejak atau ampe kaku? krn saya pernah buat ampe kaku kocokan telur n gula kok jatuhnya jd kek cake kukus y??? krn kan mbak blg sebisa mgkn brownies jgn terlalu bnyk dimixer. intinya yg membedakan brownies itu dgn cake lain krn penggunaan coklat ama mentega/minyak yg banyak y mbak?

    trus slain brownies yg semakin lama rasanya semakin enak sehingga cocok dijual, saya pengen jual roti goreng kari daging resepnya mbak endang hehehe,tahan brp lama y mbak?

    kasih resep buat fondant jg dung mbak,soalnya klo beli mahalll..

    makasih mbak endang, kebanyakan nanya ya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Laura, waak cita-cita saya juga di rumah saja neh buka usaha wakakka. Cuman bingung memulai dari mana. Untuk cake ini dan jenis brownies memang mikser hanya untuk mencampurka adonan saja agar tercampur baik, makanya menggunkaan speed rendah. Brownies memiliki tekstur yang padat dan semi bantat, biasanya nggak pakai BP dan tidak perlu dimikser bahan-bahannya, kalau cake cenderung kembang karena udara dimasukkan sebanyak-banyaknya dalam adonan melalui kocokan telur dan BP. Jadi yang membedaka cake dam browies adalah proses pembuatan dan bahan pengembangnya ya Mba, bukan dari mentega atau coklatnya hehehe. Karena ada jenis brownies tanpa coklat.

      Roti goreng isi kari itu hanya tahan 2 hari Mba dalam wadah tertutup rapat. Saya takut sama isinya yang bisa basi karena menggunakan tumisan daging sapi.

      Resep fondant ya, saya belum pernah buat hahah. Saya jarang bikin kue2 pakai fondant, nanti kalau ada ya Mba Laura. Thanks ya.

      Delete
    2. Hallo mbk Endang, slam kenal yah, aku pengunjung br di blog ini, dari awal sy sdh senang dgn blog ini, krn mbk selalu balas & menanggapi semua koment yg masuk. jd friendly sekali, btw aku sebenarnya udah pernah "janji" utk tdk coba2 lagi yg namanya resep cake dikukus, krn aku sdh pernah kepahitan dgn membuat roti kukus yg telah aku coba hingga 3 kali dan semua hasil akhirnya adalah "gatot" GAGAL TOTAL, ill feel dech..tp setelah berkunjung di blog ini. aku jd tergoda utk mencoba cake ini, selain murmer bahannya jg cara prakteknya gak ribet (kalo dilihat, gak tahu dech kalo praktek sendiri).jadi lupa sama "janji" deh..hehehe

      Delete
    3. Halo, salam kenal juga, hahah, iyah sama kaya saya kalau udah gagal (gak sampai 3 kali Mba) langsung nyerah dan gak mau nyoba lagi. Tapi saya udah 3 kali coba buat bakso daging sampai sekarang masih ngeyel bikin terus walau gatooot mulu heheh. Kalau mau coba cake ini tolong di baca komen2 diatas Mba, karena ada beberapa pertanyaan dan jawaban yang bisa cukup membantu. Cake ini simple dan sangat mudah tetapi gunakan bahan2 yang saya sarankan diatas agar sukses. Selamat mencoba ya! Jangan menyerah hahah

      Delete
  56. salam kenal mba, kalo resep ini utk anak usia 16 bulan sudah bisa kah?dan kalo tidak pake topping apa akan mengurangi rasa cake nya? soal nya anak saya kurang suka yg manis2, makasih ya mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, saya rasa bisa untuk anak 16 bulan, tanpa toppping cake ini tetap enak kok ^_^

      Delete
  57. mbk mw nnya nih, knp ya wktu aq cmpur dn pnaskan gula, mntega, susu, & vanili..
    gulany jdi menggumpall??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Panaskan hanya agar mentega dan gule lumer saja, bukan sampai mendidih ya, jadi jangan lama2 memanaskannya.

      Delete
  58. mbak, ini klo susu cairnya dganti susu evaporated kira2 bisa ga ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mba, bisa juga pakai susu kental manis/susu bubuk yang dicairkan dengan air.

      Delete
  59. mba endang, mau nanya nih.. kalo loyangnya pake yang ukuran 20x20 bisa ngga yaa mba?? oya, resep ini untung berapa potong kue mba?? kalo buat 30 orang kira" pake berapa resep yaa??
    mohon jawabannya ya mba, maaf mengganggu.. terimakasih sebelumnya, Zulfiana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Zulfiana, yep bisa kok kalau mau pakai loyang 20x20 cm. Cake ini bisa untuk sekitar 20 potong, jadi kalau 30 orang harus 2 resep ya Mba.

      Delete
    2. kalo pake loyang 20x20 juga pake 1 resep aja atau perlu nambah jadi 2 resep mba??

      Delete
  60. Mba,salam kenal,sy rini dari bdg,sy udah nyobain bikin cake ini...Alhamdulillah berhasil..hehehe..ga nyangka,ternyata bisa bikin cake jg ya..dan cakenya sy kirim ke nenek sy sbg hantaran lebaran,toko kue kan msh pada tutup mba...thanks ya resepnya,simple tp hasilnya dahsyat...banyakin resep yg gampang2 ya mba,trus bahannya yg ga ribet dan murah....sekali lg thanks bgt ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Rini, salam kenal ya. Senang sekali mendengar cakenya sukses. Sip, saya akan coba cari resep2 sejenis. Hehehe, semangat ya! ^_^

      Delete
  61. Dear Mbak Endang, thanks for sharing the recipe. Aku udah coba bikin...rasanya moist bangetttsss. Thank yach Mbak. Aku minta ijin nge-link recipe Mbak ke blog ku yach.... Sukses terus yach Mbak. Cheers,Retno.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Retno, thanks a lot ya Mba atas komentarnya. Silahkan di link ke blognya, senang bisa sharing resep juga ^_^

      Delete
  62. halo Mbak Endang :)
    saya Ashley dari Bandung
    saya sudah nyoba buat resep ini. suami sukaaaa sekali. tapi bahan coklat bubuknya saya ganti pake kopi bubuk (nescafe instan) krn kebetulan suami saya gak bisa makan coklat. dia sensitif & gampang kena radang tenggorokan klo makan coklat.

    hasilnya mantap juga loh hehehe....
    hari ini mau bikin lagi.
    thx yah utk resep praktis & mumernya ;)
    sesuai deh sama mottonya: 4M!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non Ashley, salam kenal ya. Waakkk, jadi hepi baca komentarnya, hehehe suami Mba sama seperti keponankan saya, sensitif and alergi dengan coklat. But, ide dengan kopi mantap banget saya pengen coba juga next time. Sukses ya ^_^

      Delete
  63. salam kenal mb endang..aq sering loh ngintip2 blog ini tapi baru resep ini yang aq coba..kebetulan kemaren my lil son milad n lagi malesss banget bikin kue..berhubung krucil nanya mulu kpn mo bikin BDC buat dia,browsing nyari esep yg murmer bin enak eh nyangkut disini deeh..tfs ya mb endang,,beneran moist loh..pdhal biasanya bikin BDC pake brokuk n kl dah masuk kulkas rada2 padet alias keras gitu..tp ni kue seharian didalem kulkas masih moist aja tuh...top deh..aq link ya cz kyknya bakalan sering2 nyontek resep disini hihihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, wah senang banget krucil suka kuenya ya. Sip, silahkan di link resepnya Jeng. Moga suka resep lainnya juga ^_^

      Delete
  64. Mbaak, aku udah nyobain nih kuenya. Alhamdulillah jadi :D
    Mau tanya nih sekarang, misal aku mau buat lebih banyak bisa kan resepnya tak kalikan dua langsung?
    Terus kalo coklat bubuknya diganti pakai compund coklat gimana ya? Seberapa banyak kira-kira mb?
    Maap tanyanya banyak, newbie nih :D
    Terima kasih sebelumnya yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Anis, makasih atas sharingnya ya. Yep, resep diatas tinggal dikalikan dua saja kalau mau lebih banyak. Coklat bubuk bisa diganti dengan coklat blok hanya saja saya belum pernah coba, mungkin bisa dicoba 100 gram coklat blok yang dilelehkan. Sukses selalu ya ^_^

      Delete
  65. Alhamdulillah...sukses juga untuk resep yang satu ini...yeaaayyy berhasil....tapi pas buat pertama kali kurang manis banget, mmg tipenya pemanis kali ya :) setelah buat untuk yang kedua kali agak dilebihin gulanya jadi tambah enak..enakk.enakkk...makasih mbak resepnya...
    (mudah, murah, enak)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Fitri, sippp senang mendengarnya hehehe. Thanks atas sahringnya ya ^_^

      Delete
  66. halo mba endang,,,alhamdulilah sukses jg utk pertama kaliny bikin kue kukus dah gt moist lg cuma kurang manis yach mba tp hslny ok n abz sekejap,oya mba klo dikasih keju parut didlmny kueny ngembang jg ga mba? thx yach mba resep2ny jd ga pusing bikin cemilan anak n suami,,,trs berkreasi yach mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Diana, senang mendengar kuenya berakhir sukses. Yep, menurut beberapa yang sudah coba rasanya memang kurang manis, jadi next kalau mau buat bisa ditambahkan saja gulanya mungkin menjadi 150 atau 200 gram. Bisa tambah keju parut Mba, sekitar 50 gram saya rasa cukup. Thanks atas sharingnya ya.

      Delete
  67. oya mba thx bgt masukanny,ntar klo dah aku coba pk kejuparut sgr dilaporkan hslny ke mba endang,,,sukses sllu yach mba endang :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke Mba Diana, thanks juga atas sharingnya. Sukses selalu untuk Mba dan keluarga ya.

      Delete
  68. hi mba endang.. salam kenal ya dari aku.
    oya, smlm aku coba bikin kue ini. alhamdulillah sukses..
    thx 4 resep2 simpel nya. aku sukaaa bgtz!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ayu, sip thanks atas sharingnya. Senang membacanya heheh

      Delete
  69. Yani lagi mbak,

    aku lupa share kalo aku udah coba resep ini beberapa minggu yg lalu, ternyata bener enak, moist lagi, aku gak pake toping udah enak kok. saking enaknya pas libur kerja aku bikin lagi siangnya, hmmm..nyoklat banget, lupa deh sama diet-nya..wkwkwkw. gpp lah yah..gak tiap hari kan.. (ngeless deh..)
    aku pake coklat bubuknya yg pekat & enak. aku lupa merk-nya (tp ada kok catatannya). tks sdh share resep praktis & ekonomis ini. next posting lagi yg praktis2 kayak gini ya mbak.wkwkwkwk (ngarep.com)

    ReplyDelete
  70. Halo Mba Yani, sip, thanks atas sharingnya ya. Memang makin mantap kalo pakai coklat bubuk kualitas yang bagus, saya suka pakai Bensdorp, sayangnya hanya dijual ditoko bahan kue. Susah Mba mengatur diet kalau hobi masak wakakak

    ReplyDelete
  71. mbak endang hwaaaaa love love love banget ma blog ini...pokoknya tiada hari tanpa baca postingan mbak, apa lagi di sesi pembukaan di tiap postingan, ceritanya unik2 n lucu.....

    dari semua cake, benernya cake ini yg paling aq "ragukan" hehe...tapi baca coment yg begitu buanyakkk akhirnya penasaran juga....jadi tadi sore pulang dr skul penat pusing ma anak2 yg bandeeellllll jadilah sy masuk dapur n nyoba resep ini, siapa tau stress hilang dengan makan cake coklat hehe.....

    g lama bikinnya, simple, gampang, bahannya murah meriah tapi hasinya sulit dipercaya...likeeee banget, suami blang rasanya g kalah ma cake lain yg harus dimixer lamaaaa dengan telur yg banyakkk.pokonya cake ini muantaaapppp mbak.makasih banyak ya mbak...semoga ga bosan posting resep2 nya hehe karna selalu ada silent reader kaya sy ini hehe

    oh iya dari coment di atas pada blang kurang manis yah, tp klo punya q koq manis n nyoklat banget y mbak, apa karna topingnya aq pake DCC y hehe maklum d kulkas g da coklat putih, jadi seadanya aja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, waak seneng bisa sukses cakenya, memang cake coklat ini paling mudah,murah dan enak. Lumayan buat camilan keluarga dan buat gaya2an kalau bisa buat cake waakakk. Padahal bikinnya gampang banget ya. Senang saya membaca keluarga suka. Sukses selalu ya ^_^

      Delete
  72. mbaaaaak..... cake ku sukses lagi,i love u bener2 full, emang gue harus bilang wow buat anda..cuman aku missunderstanding soal susu cair 200ml, kukasih susu kental manis 200 ml, lueeeeegi ne mbak, hahaha, kata buk sum yg bantu2 dirumah...emang punya pabrik gula ya non..thx ya, aku harus coba lagi deh yg lain resep2 anda, semoga mbak tambah..tambah...tambah sukses...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non, wah mantap, senang mendengarnya. Iya, jadi manis banget kalau pakai susu kental manis, bisa2 diabetes Non wakakka. Thanks sharingnya ya, ayo coba lagi yang lain. Sukses ya.

      Delete
  73. halo mba endang...
    saya sudah coba cake ini, tapi kok atasnya mekar ya???? kira2 apanya yang salah ya mba? walopun begitu, rasanya tetep uenak dan empuuk bgt. keluarga saya suka semua.
    tolong kasi pencerahannya ya mba.... thx

    ana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ana, ternyata cake kukus pecah dan mekar di bagian atas karena api terlalu besar, saya juga baru tahu belakangan ini hehehe. Makanya kalau bikin bolu kukus api harus besar supaya pecah tengah ya, nah kalau bikin cake coklat seperti ini api sedang saja non. Thanks sharingnya ya.

      Delete
    2. makasi mba penjelasannya.. lain kali di coba pake api kecil.

      Delete
  74. Mbak endang,slm kenal...sy baru aja bikin cake ini dan hasilnya kok telurnya mngendap ya mbak.jd spt ada 2 lapis,lapisan telur n cakenya.kira2 pnyebabnya apa mbak?oia,telur dimasukkan ke larutan mentega-gula-susu wakt udh bener2 adem apa hangat?trims mbak...
    Slm,ita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ita, telur dimasukkan kalau mentega+gula+susu udah cukup adem, jadi saya biasanya test dengan memasukkan jari ke cairan mentega kalau jari terasa nyaman ya berarti telur bisa masuk. Kalau telur mengendap hingga berbentuk gumpalan berarti larutan mentega masih panas, tunggu sampai dingin saja baru masukkan telur. Cake ini sangat mudah, semua bahan cukup dicampur dan diaduk dan seharusnya telur nggak mengendap ya.

      Delete
  75. aku udah coba :D enakkkkkk - aku pake 60 gr coklat bubuk sesuai resep asli + pasta vanilla mauritius , gula ganti dengan tropicana slim , next project - mau ganti pake tepung gandum + minyak jagung :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wess, mantep hahaha, thanks sharingnya ya. Keknya cake coklatnya lebih nendang nehhhh

      Delete
  76. makasih resepp&sarannya, sis.. aku baru nyoba.. rasanya mantep banget.. langsung buat rebutan adik2ku..^^,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip, senang mendengarnya ^_^. Thanks sharingnya ya

      Delete
  77. aslkm mbk endang..
    Alhamdulillah thankyu sooo much..Cake kukusku almost perfect,weenak lembuuut tp msh bertekstur spt bronis A**da sayang dikit blm nemu coklat bendorp/sejenisnya jd agak pahit dikit..
    Salam
    *SelaluSemangatMemasak*
    -nuril-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Jeng Nuril, yep kualitas coklat bubuknya ngaruh banget memang, kalau kuramg oke cenderung pahit dan warnanya gak mau gelap. Sip, moga lain kali hasilnya perfect ya. Thanks sharingnya. ^_^

      Delete
  78. mbak mo tanya cake ini dibilang bantet atau tidak cakenya kaya apa ya..barusan bikin menurutku sih ga bantet tp kata tanteku bantet, maklum mbak baru kali ini bikin cake karna liat commentnya jd tertarik tuk buat....mkasih mbak..lam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, cake dengan proses yang hanya diaduk2 saja seperti ini memang cenderung memiliki tekstur yang padat, seperti muffin contohnya. Muffin padat tapi kita nggak bilang bantat kan? Mungkin tantenya selalu membayangkan cake yang kembang dan spongy, nah untuk cake seperti itu prosesnya nggak bisa hanya diaduk2 seperti ini, tapi adonan harus dikocok hingga kembang dan kental. Mungkin next time harus ganti resep ke cake yang dikocok kembang dengan mikser supaya tantenya bisa membedakan. Thanks sharingnya ya. Sukses selalu! ^_^

      Delete
  79. Hy, saya pernah membuat cake dengan cara steam seperti ini. tapi hasil jadinya padat dan kurang lembut. pada saat itu sy pake pengembang kue nya jenis emulsifier SP. berpengaruh tdk ya? mohon share nya, trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Grace, cake coklat kukus diatas adonannya hanya diaduk2 saja, bukan dimikser, karena itu sangat mengandalkan pada baking powder yang digunakan untuk membuatnya mengembang. Cake coklat ini memang teksturnya lebih padat, namun menurut saya cukup moist ya. Kalau Mba pakai emulsifier maka sebaiknya gunakan resep dimana telur, gula dan emulsifier dikocok hingga kembang, banyak resep cake kukus di blog ini yang menggunakan emulsifier, menurut saya hasilnya lembut dan moist kok. Resep2 cake kukus Ny. Liem juga oke, teksturnya lembut dan moist. Menurut saya yang menentukan lembut dan moistnya cake bukan karena faktor steam dan SPP, tapi karena jumlah kuning telur dan jenis mentega yang digunakan.

      Delete
  80. Hai Mba endang kalo susu cairnya rasa coklat. Bisa Ndak ya? Mau nyoba juga.
    luluk

    ReplyDelete
  81. hi, salam kenal y :), saya yg komen di bolu kutukan yg berkali-kali gagal hehehe.... saya suka resep yang ini simple dan enak. saya sering buat bolu ini. dan saya suka coba resep-resep mba yang lain :)...thx y. walau gk bisa masak tapi sekali coba resep-resep mba yang gk cuma resep tapi dikasih tau bagaimana cara2nya dan picsnya jadi semangat belajar :)

    Tintin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Tintin, salam kenal juga dan thanks sharingnya ya. Bolu kukus saya belum coba lagi hahhaha, agak jeper juga. Saya yalkin Mba Tintin bukan gak bisa masak, tapi hanya kurang jam terbang saja, dengan semangat seperti sekarang bentar lagi pasti jago dah bikin kue. Sukses selalu ya ^_^

      Delete
  82. Halo Mba.. salam kenal ya..

    pas banget nemu blog ini buat orang yang baru mau belajar masak seperti saya hehe..
    kemarin saya nyoba & sukses loh :D makasih banyak ya Mba buat resep & tips2nya.. jangan2 selama ini Mama saya kalo bikin kue kadang sukses kadang gatot itu karna baking powdernya ya.. kemarin beli yg double acting merk hercules supaya sukses.. oh ya Mba, kalo coklat bubuknya diganti dengan keju parut kira2 jadi ga ya? pengen bikin lagi, abis gampang, enak, ga banyak peralatan yang perlu dicuci abis bikinnya hihi..

    Indah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Indah, thanks atas sharingnya ya. Yep, baking powder berperan sangat penting untuk cake2 tanpa mikser seperti ini ya. Gunakan yang double acting. Coklat bubuk bisa diganti dengan keju parut kok. Sip, moga makin semangat uji cobaya ya, sukses selalu. ^_^

      Delete
  83. halo mbak endang,saya dah coba resepnya. pertama ngicipin agak kurang puas karena rasanya kurang merata.
    ada yang sedikit pahit.
    ternyata setelah saya taruh di kulkas, waah rasanya lebih ennnaaak disantap dingin2.
    thanks ya resepnya. donat polandia jg dah saya cobain. kata nya kayak dunkin. makin seneng deh ningkrong di blog ini
    luluk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallow Mba Luluk, memang kalau coklat bubuknya kurang oke rasanya agak pahit ya, jadi mungkin takarannya sedikit dikurangi. Wah saya belum pernah coba masukin kulkas, gud idea juga keknya hehhehe. Sip, thanks atas sharingnya ya Mba. Sukses selalu ^_^

      Delete
  84. Salam kenal mbak Endang :)
    brawal dr googling resep tnpa mixer tnpa oven...kok ya plek ketiplek,ktemu resep ni....sueneng bgt tak bs diungkapkan dng kata2...bnr2 blogger yg sgt brjasa bwt kmi para pmula....hehehe...
    akhirnya dng penuh tekad mmberanikn diri mncoba resep prtama,cake pisang zebra kukus...scr rasa bs dterima,tp pnampakannya kurang moist&lebih kenyal.evaluasi dr baca2 komen,trnyata ukuran bp kurang (blom tahu klo 1sdt takaran = 1 sdm lokal),trus adonannya aq uaduk2 trlalu lama,mungkin jdnya gluten trlanjur matang...hehehe...smpat ngedrop jg sih...
    dan akhirnya resep kdua krn pnasarn,aq coba cake coklat kukus ni....dan...tralalalaala...brhasil2....hore...bnr2 titik balik,jd smangat lg...mmg jaminan mbak trbukti...
    aq sampaikan SELAMAT bwt mbak Endang,krn hebat tlah mmbuat resep yg aplikatif&tdk mrepotkan.secara...kbanyakan resep rumit pool,pake bahasa2 langit...hehehe...terimaksih banyak ya mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Asri, Salam kenal juga ya. Ini blogger yang pemula juga soalnya, jadinya resepnya yang simple, kalau dikasih resep susah langsung mumet, soale takut gagal wakakkaka. Cuman bisa2 gak pinter2 ya Mba huahahah. Thanks atas sharingnya ya Mba, senang mendengar Mba Asri suka dengan resepnya. Sukses selalu dan salam utuk keluarga yaaa ^_^

      Delete
  85. Salam kenal mbak Endang,aq Asma' :)
    brawal gr googling resep kue tanpa mixer tanpa oven,akhirnya ktemu blog mbak.sueneng bgt lihat2 resepnya,sgt mnolong kami para pemula,so simple,tdk mnngunakan "bahasa langit"
    resep prtama yg aq coba cake kukus zebra pisang,hasilnya scra rasa enak sih...tp pnampakannya kurang moist&kurang mngembang.evaluasi dr komen2 dblog ni,trnyata terigunya trlalu lembab,kurang takaran bp&trlalu mngaduk.
    kmudian,krn pnasaran dng jaminan mbak "mudah,pasti jd meski pemula" untuk resep ni...jdnya aq branikan diri mncona dan.....tralalala....happy ending :) rasanya prtama kali masak kue brhasil...fantastis! brbunga2...bnr2 jd smangat! kuenya mengembang bagus,moist...bnr2 jaminannya tokcer! hehehe...
    klo biasanya mbak yg mngucapkan selamat bwt kami yg brhasil mncoba resep...skrang giliran sy mngucapkan SELAMAT bwt mbak...krn kberhasilan sbuah resep,aq pikir jk orang lain yg mncobanya jg bs sukses.apa gunanya resep "bahasa langit" dng bahan2 nyleneh jk tdk mudah dterapkan...SELAMAT mbak dah brhasil mnyebarkan virus simple&happy cooking :)
    terimakasih banyak
    oya saran...aq sih brharap ukuran2 timbangan bs dkonversi ke ukuran rumah tangga yg lebih aplikatif,krn tdk smua org punya timbangan/alat ukur standar.untuk resep ni aq nyoba pake konversi gram ke sdm dr rumus dsbuah buku,tp blom aq buktikan bnr2 sih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Asma, wah makasih sharingnya disini ya, saya terus terang happy banget kalau ada yang mencoba resep dan berhasil, soalnya saya suka bingung kalau ada yang gagal, penasaran gagalnya dimana ya? salahnya dimana ya? karena saya sudah berusaha menjelaskan semaksimal mungkin hehehhe. Untuk sarannya, semaksimal mungkin saya akan coba ya, soalnya kadang kalau udah masak saya lupa konversi ke ukuran lain. Thanks dan sukses selalu ya.

      Delete
  86. Mba Endang, salam kenal ya :D

    Saya mau tanya kalo mentega diganti margarin bisa ngga ? soalnya mentega harga mahal dan susah dapetinnya.
    Thanks
    Fanni


    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Fanni, yep bisa kok diganti margarine. Tetap oke rasanya. Saya kemarin baru coba bikin lagi, saya ubah sedikit resepnya. Gulanya saya pakai gula pasir biasa, saya masak dulu dengan air susu hingga gula lumer, trus saya masukkan margarine dan masak dengan api kecil hingga margarine leleh. Bisa dicoba ^_^

      Delete
  87. wah resepnya berhasil banget. Nilai PKK ku jadi bagus. Makasih tante resepnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Lia, wah senang mendengarnya. Makin sukses ya ^_^

      Delete
  88. soreee....
    Kabar gembira mba.... :) aku udah coba resepnya, susu cairnya aku bikin dari 2 saset susu enaak coklat, resepnya aku tambah susu dancow bubuk rasa coklat 40gr, untuk coklat bubuknya pake coklat bubuk biasa aja cap "Nonik" (20Gr) bahan yang lain takarannya tetap. Hasilnya oke loh warnanya coklat gelap dengan tekstur yg lembut dan moist banget... Te-o-Pe bgt dah resepnya. Menginspirasi sekaliiii
    Trims ya....
    Mita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Mita, wah sedap kedengarannya hahhahah. Saya juga minggu lalu baru bikin lagi setelaaaahhhh mungkin setahun gak pernah bikin cake ini hahaha. Saya suka takjub sendiri dengan hasilnya, mantep ya hahhahha. Thanks sharingnya Mba ^_^

      Delete
    2. hi mba endang. . .
      resepnya sudah dicoba dan hasilnya kue yg lezat. . .tp gagal di toping mba. ga mau kental coklatnya,apa yg slh ya? sy tetap siram topingnya tp kl mau mkn aja dan kl mnrt sy kl dimakan dingin lbh enak :)
      mba,kl loyangnya tdk sy ksh mentega dan terigu gmn? apakah akan lengket kuenya atau bs ga kl sy ganti dgn olesan minyak sayur?
      terima kasih untuk resep kue yg enak dan mudah
      - offin -

      Delete
    3. Halo Mba Offin, kurangin saja susu cairnya untuk toppingnya jadi 50 ml. Mungkin takaran susu cair yang membuat susah mengeras. Supaya topping cepat keras, masukkan cake ke kulkas, kondisi dingin membuat topping mengeras. Loyang harus dioles mnetega dan terigu, kalau tidak hasilnya akan lengket. Atau pakai kertas baking khusus untuk mengalas loyang. Olesan minyak sayur tetap membuat lengket ya.

      Delete
    4. makasih mba tipsnya, nti sy cb lagi ^_^

      Delete
  89. halo mba endang,
    kl pake cup kertas bs ga? kl bs,berapa lama kukusnya?
    terima kasih
    ummi

    ReplyDelete
  90. mba aku dah pernah nyoba cake ini dan sukses, makasiihhh
    klo misalnya dipanggang pake oven bisa ga ya mba?
    pengen bikin di cup dlm jml banyak tp kukusan terbatas
    makasih jawabannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dipanggang pakai oven Mba Elfi, hanya saja mungkin kurang moist hasilnya ya. Tapi bisa dicoba ^_^

      Delete
  91. Salam kenal Bu Endang.. saya uswah..saya udah coba bikin ternyata enak dan cukup moist..keren deh buat pemula seperti saya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Mba Uswah, sip, moga suka juga dengan resep lainnya ya ^_^

      Delete
  92. Salam kenal mba endang ....
    Saya mau tanya resep di atas pake gula halus yg bner2 halus/gula kastor apa gula halus yg jg sering disebut gula tepung ya ? maaf pemula,jd suka bingung .... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo salam kenal Mba Ai, gula halus biasa atau gula kastor/confectioner sugar, bisa dibuat dari gula pasir yang diblender hingga halus. Bukan icing sugar ya. ^_^

      Delete
  93. salam sayang mba endang,,,wahhhh senang sekali bikin cake ini berhasil,,mengembang 2 kali lipat..makasih banyak mba endang buat resepnyaa..i love u,, i'll twitpi the result,,maksihhh yaaa @widhiesergey

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam sayang juga Mba Widhie, senang mendengarnya hehhehe. Sukses selalu ya!

      Delete
  94. hi mba endang.hari ini aq eksekusi cake kukus ini.susu aq pke susu ultra coklat punya anak q.hasilnya moist n lembut sekali,walo gak terlalu ngembang.gampang buatnya,simpel bahannya tp soal rasa enak bgt.aq share resep n foto hasil bikinan q di fb dgn mencantumkan sumber dr blog JTT,mohon ijin ya mbak..trims mba sdh sharing resep2 yg mudah utk begginers spt aq

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, wah iya pakai UHT coklat pastinya lebih nendang, gud idea! Sip silahkan di share ya Mba, senang keluarga suka resepnya! Sukses selalu ya. ^_^

      Delete
  95. hallo mba endang mau tanya lagi, susu cair nya itu pake susu uht atau bisa pake susu bubuk trus dikasih air?klo bisa susunya berapa sendok mba?
    ^indah^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai UHT bisa atau pakai susu bubuk 2 sendok makan cairkan dengan air hingga 200 ml ya Mba.

      Delete
  96. Saya pake ultra coklat untuk susunya, coklat bubuknya diganti coklat pasta krn gk pny persediaan coklat bubuk,tp tepungnya saya tambah 50 jg sesuai takaran coklat bubuknya.telurnya saya kocok sp putih jd gk pk baking powder n baking soda lagi,(saya sebisa mungkin menghindar dr bahan2 tambahan gt, kl dh coba gk pk gk berhasil br yg kedua saya ksh deh) , hasilnya ngembang n lembut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap Mba Theresia, thankksss banget sharingnya, jadi pengen coba juga. Cake coklat gak pakai bahan pengembang. Hmm, pasti yummy! Sukses ya! ^_^

      Delete
  97. Mba.. Tadi sore saya bikin cake ini,rasanya yummy.. Cuma agak kemanisan,gara2nya baca salah satu commentnya katanya kurang manis, jadi saya tambahin gula halusnya (saya pakai gula pasir yg dihaluskan dengan blender)&karna ga sabaran.. Cakenya masih hangat pas saya siram dengan coklat putihnya,hasilnya ga mau nempel.. Hikss.. Tapi.. Ini resep emang ajib bin ajaib,murah meriah.. Thanks yaa mba endang.. :) dyna palangkaraya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, halo Mba Dyna, yep saya suka bingung dengan selera ya, ada yang bilang manissss banget ada yang bilang kurang manis wakkaka. Kalau menurut saya sih udah pas ya, hehehhe

      Delete
  98. bole juga nih...
    ijin copas y...? TQ b4

    ReplyDelete
  99. Wah enak bgt ne kue nya.. Kue brownies yah mbak ? Baru X ne saya buat kue kukus ŷƍ sekali buat lgsg sukses ! Ga bantet malah lembut ∂άϞ manis bgt ! Soalnya saya kurangi takaran cokelat bubuknya mbak.. Sekitar 40 gr lah kira2.. Gula bubuknya saya tambah 10gr aja lg.. Utk soda nya saya pake 1/2 sdt, ∂άϞ baking powdernya saya pake 1/2 sdt tp merek ŷƍ apa αϑαnya, ŷƍ αϑα dijual di supermarket/toko kue aja pgen beli ŷƍ merek herkules tp ga ada.. Anyway Hasilnya maknyus.. Bravo !
    Oia saya taruh dikulkas loh mbah biar topingnya cepat mengeras ! Saya ga punya cokelat putih jd saya pake coklat hitam / dcc.. :D
    Biasanya saya buat tuh slalu gagal klo tuk kukus.. Karena saya masih pemula.. Hahahai..
    Oia saya cow..
    Gpp kan cow buat cake ?
    Soalnya entah kenapa ∂άϞ sejak kapan saya pengen bgt ϐίsα buat cake ŷƍ lembut ∂άϞ enak !
    Terutama saya pgen buat kue buat ayah ∂άϞ ibu saya..
    Rasanya seneng bgt melihat mreka makan kue hasil buatan qta..
    Dulu sih buat kue ŷƍ dimixer ∂άϞ dipanggang.. Ribet bgt ! Emang lumayan enak tp ŷƍ ne jauh lebih enak ∂άϞ lebih lembut ∂άϞ lg lebih murah meriah ∂άϞ gampang bgt..
    Hihi..
    •°•♡ⓣⓗⓐⓝⓚⓢ bgt ♡•°• Ya mbak..
    Smoga sukses ∂άϞ sehat selalu ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Hai Hai, thanks sharingnya ya hehehe, saya jadi ingat adik cowok saya Tedy, suka juga eksperimen kutak katik bikin kue dan masakan di dapur, lumayan juga hasilnya wakakkak. Wah pasti senang ya cake kukusnya sukses, nah berrati bisa merambah ke cake2 yang lain, karena masih banyak kok yang rasanya enak, buatnya mudah dan murah meriah. Sukses juga ya dan jangan bosan mencoba resep lainya. Salam. ^_^

      Delete
  100. Hi mBak Endang, saya barusan aja selesai membuat cake ini. Sukses! Sukses menurut aku ya, hehehe. Cakenya moist banget dan enak. Cuma gak setinggi yg di photo di sini. Bahan-bahannya aku ikutin sama seperti di resep, cuma modifikasi di susu: pakai susu cair low fat, dan gula: pakai Gula Tebu Rendah Kalori merk Tropicana Slim. Lalu aku gak pakai toping, karena malas buatnya :P Tapi cake-nya sudah cukup manis karena sebenernya gula tebu rendah kalori itu pemakaiannya cukup setengah takaran biasa (tulisan di kemasannya), tapi aku tetap pakai 150gr sesuai resep. Tx utk resep dan tipsnya ya. Semoga makin sukses masaknya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Sandra, senang mendengarnya, cake yang super gampang kan ya. kadang suka takjub sendiri setiap kali membuatnya hehehhe. Thanks sharingnya ya.

      Delete
  101. Mbaa..moist enak mekar cantik banget. Bela2in habis anak tidur bikin ini. Tadi pulang kantor mampir toko bahan kue depan komplek. Baking powdernya boro2 Hercules, cuma ada merk Kupu. Dagdigdug juga nunggu matengnya takut ngga mekar, ternyata mekar. Saya ga pake topping jadi gulanya saya tambah 50gram, pas manisnya. Saya pake margarin Blue Band jadi ada jejak rasa gurih di cake nya karena margarin. Overall, enyaklah, dapet pujian dari suami hehe. Tergoda buat nyobain resep yang lain. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Astuti, hiks Mba selangkah lebih canggih dari saya bikin cake ini, saya kalau gak pakai si Hercules pasti bantet dah. Thanks sharingnya ya Mba! Moga suka resep2 lainnya.

      Delete
  102. akhirnya bisa juga eksekusi cake ini...setelah berbulan2 mantengin resepnya, sama sekali gda keberanian dan gda waktu buat praktekinnya. kemaren, pulang kerja langsung beli bahan2, plgnya langsung bikin.. dan SUKSES... unbelievable... ternyata aku bisa bikin kue yang enyaaaakkkk.. hahaha #lebay

    iya ni mba endang, saya nyari Hercules ga nemu juga. jadi pake yang kupu2. tapi lumayan juga c mekar. anak saya makannya sambil melet2.. enyaaakkk mi.. katanya.. ahhaha.... big thanks deh buat mba endang.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Wina, salutttt, saya suka takjub sama mereka yang sukses pakai BP single acting kaya kupu2, soalnya saya pasti gagaaalll hiiks. Thanks sharingnya yaa! Salam ^_^

      Delete
  103. hai mba Endang, mau nanya dong. saya kalo bikin kue kukus koq atasnya selalu bergelombang ya (ga berbentuk 1/2 lingkaran kayak punya mba Endang di atas). kira2 kenapa ya? udah pernah saya coba kecilkan apinya, ternyata masih sama. beli b.powder baru juga sama aja. tolong info ya mba. makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, ada banyak faktor kenapa cake bergelombang, nah di bawah ini beberapa tips menghindari cake bergelombang ya:
      1. Takarannya harus sesuai
      2. Saat adonan masuk loyang diketukkan agar permukaan cake rata
      3. Tutup kukusan harus dibungkus serbet, air yang menetes membuat cake bergelombang
      4. Ketika cake masuk air harus mendidih dan gunakan api kecil.
      5. Perhatikan apakah air dari dalam kukusan meloncat2 hingga masuk ke dalam loyang, seringkali cake gelombang diikuti permukaan yang basah.
      Moga membantu ya.

      Delete
  104. Mbak Endaaang :-) Aku udah buat cake ini 3x, tapi baru terpikir mau nanya. Boleh tidak ya, gula dicampur dengan tepung? Kan gula bahan kering, tapi kenapa ya - di resep ini gula dicampur dgn bahan basah? Maaf kalau so teuu :p Tx!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Sandra, dalam proses pembuatan cake, biasaynya gula pasir selalu dimasukkan ke dalam golongan bahan basah atau bahan yang diproses terpisah dari tepung. Saran saya jangan campur dengan tepung karena gula perlu waktu untuk mencair, karena itu biasanya dikocok tersediri dengan mentega atau telur supaya tidak mengkristal.

      Ketika tepung masuk, adonan tidak boleh diaduk lama, karena akan membuat cake bantat.Setiap proses pembuatan cake memang ada tujuan dan maksudnya Mba, jadi sebaiknya memang diikuti sesuai petunjuknya. Sukses buat Mba Sandra ya, moga jawaban saya membantu ^_^

      Delete
    2. Iyaaa, saya baru ingat: kalau di cake kukus gula dikocok dgn telur. Untung di awal udah blg dulu "maaf kalau sok teuu". Ternyata beneran sok teu alias salah, wkwkwkw!!
      Makasih ya mBak Endang!

      Delete
    3. Sip Mba Sandra, moga suka dengan resepnya ya ^_^

      Delete
  105. halo mba Endang, saya ucapkan terimakasih karena telah diijinkan mencontek resepnya hihi :D
    dua kali membuat cake ini saya ada sedikit masalah mba, tekstur cake sebenernya moist (banget), tapi teksturnya dari dasar hingga permukaan berbeda hehe
    0,5-1 cm paling dasar bertekstur jelly dengan telur yang sangat terasa (amis) dan manis, nah semakin keatas teksturnya moist tapi kurang manis..kalo dimakan barengan sebenarnya enak mba, hanya saja agak mengganggu kalo memakannya terpisah antara dasar dan permukaan hehe
    rasanya telur sama gulanya itu ngumpul di dasarnya saja mba..
    saya pakai loyang bundar tanpa corong di tengahnya dengan diameter 16 cm..
    mungkinkah memang ada yang salah sama teknik saya membuat atau bentuk loyang juga berpengaruh mba?
    resep sama teknik membuatnya sudah saya usahakan sama punya mba Endang :)
    matur nuwun sebelumnya mba :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Mba, hmm apakah menggunakan BP double acting juga? Cara sama tapi kalau bahan yang digunakan tidak sama maka hasilnya akan berbeda. Untuk cake diatas saran saya pakai BP double acting ya, coba baca2 komentar diatas ya Mba, banyak tips2 menarik untuk membuat cake ini.

      Untuk loyang, saya rasa nggak berpengaruh kok, bisa pakai loyang apa saja yang ada di rumah, pakai kertas cup juga oke.

      Thanks sharingnya ya Mba, moga lain kali kalau coba lagi lebih sukses ya ^_^

      Delete
    2. sebenarnya saya sendiri juga kurang tau soalnya kemarin beli BPnya (kata masnya Hercules juga) tapi kiloan,jatohnya jauh lebih murah soalnya hehehehe
      oke mba mungkin lain kali nyoba BP yang kemasan saja..
      Aamiin, trima kasih ya mba Endang :)
      sukses selalu resep-resepnya biar saya juga sukses nyonteknya hihi :D

      Delete
    3. Yep, memang ada BP double acting yang dijual eceran ya, kalau memang dijual sama toko bahan kue yang baik, biasanya memang betul2 double acting. Tapi kalau aman beli kalengan saja, kaleng kecilnya ada kok, harganya nggak mahal.

      Delete
  106. Halo mba, sy mau tanya kl kukusnya pake cetakan bolu kukus gt dan bahan ga lgsg habis dlm 1 kali kukus bisa bantet ga utk pengukusan yg ke 2? mudeng ga ama pertanyaan sy? makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Herliana, yep saya mudeng kok dengan pertanyaanya hehee. Asal pakai BP nya double acting nggak masalah, karena BP jenis ini mengembangnya dua kali, pertama saat terkena air kedua saat di panggang/kukus. Tapi kalau pakai single acting saya nggak sarankan, single acting mengembangnya terbatas, hanya saat terkena air saja.

      Delete
  107. Haiii mba endang ! Salam kenal dari saya Niar yang lagi hobby belajar bikin cake :)
    Mba, pertamaaa saya happy banget nemu blognya mba lusa kmr, karena kmr kebetulan 1tahun wedding anniversary saya&suami. Hehehe.. Kebetulan oven saya bru aja saya jual & masih nunggu oven yg baru dateng. Jadi lusa kmr cari2 resep cake yg kukus..tring! Lsg nemu resepnya mba ini...semangat 45 bikinnya.. Apalagi baca telurnya cuma 2 !!!! *girang luar biasa, pas kebetulan juga telur tinggal dikit dirumah* hihihi --> jadi curcol., hahaha
    Trimakasihhhhhh banyakkk ya mbaaa, suksessas ni bikin surprise suami pake coklat cake kukus nya! Bagusss banget hasilnya, moist, empukkk, and so pasti yummm! Karena kebetulan kukusanku kecil, jadi pake loyang bulet biasa, diameter 20cm. Sama pake loyang kecil bentuk hati2an.., hahaha *sok mau romantis gitu ceritanya*
    Pokoknya TOP banget ini resepnya mba.. Trimakasih mba uda share yaaaa... *hugsss*

    ReplyDelete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...