Hari ini saya membuktikan bahwa ternyata tidak sulit lho membuatnya. Hasilnya juga bisa disandingkan dengan stick keju yang dijual di supermarket atau toko jajanan lainnya. Selain itu dengan modal yang kecil saya berhasil membuat satu stoples besar stick keju. Benar-benar memuaskan.
Resepnya saya modifikasi dari Natural Cooking Club. Membuatnya juga mudah dan cepat.
Bahan:
- 300 gram tepung terigu serba guna
- 200 gram tepung sagu
- 150 gram keju cheddar parut (resep asli 100 gram)
- 2 sendok teh garam (resep asli 1 sendok teh)
- 4 butir telur
- 30 gram mentega
Cara Membuat:
Dalam mangkuk besar campur tepung terigu, tepung sagu dan garam hingga rata.
Buat lubang di tengah tepung, masukkan telur kemudian aduk dan uleni hingga menjadi butiran-butiran.
Masukkan keju parut, uleni hingga rata. Cairkan mentega, selagi panas siram mentega ke dalam adonan tepung. Aduk dan uleni hingga adonan kalis. Jika adonan masih pecah-pecah dan bertepung jangan khawatir, terus saja uleni hingga semua bahan tercampur dan adonan menjadi kalis.
Cetak adonan dengan menggunkan cetakan pasta karena lebih cepat. Atau anda juga bisa mengambil sedikit adonan kemudian menggilasnya dengan penggilas atau botol dan potong-potong memanjang.
Goreng cheese stick dengan api kecil supaya kue matang sempurna dan hasilnya cantik. Angkat, dinginkan dan masukkan ke dalam stoples kedap udara.
Cheese stick siap untuk dijadikan camilan.
Hmm, lezat!




Blogmu sungguh inspiratif dan bikin pengen cepet2 weekend biar bisa dicobain di dapur rumah :). Mba untuk resep ini bila tepung sagu diganti dengan tepung tapioka apakah bisa? Lagi adanya tepung tapioka. Terima kasih...
ReplyDeletePhoenix
Dear Phoenix, thanks ya, berarti sama seperti saya maunya weekend mulu supaya bisa praktek bikin ini dan itu hahaha. Yup, bisa diganti tapioka ya. Selamat mencoba! ^_^
DeleteKetika membaca dan melihat cantiknya warna ungu di edisi ubi jalar, saya jadi ingat sama eskrim rasa taro yang dibawakan teman oleh2 dari Filipina. Mungkin bisa dijadikan next project untuk mba Endang,hehehe....
ReplyDeleteRasanya enak banget... Lembut, creamy dan berasa banget taro, berasa banget susu. Terutama kalo dibanding eskrim rasa coklat/strawberry yang lebih berasa artificial flavornya.
Just an idea for u ;)
Phoenix
Hai Phoenix, yup, saya sebenarnya kepengin banyak mencoba memberdayakan talas/taro ke berbagai macam olahan. Saya pernah minum jus taro dan rasanya mantap. Sayangnya talas di Indonesia kurang memiliki warna ungu ya.
DeleteUmbi berwarna ungu lainnya yang juga biasa digunakan di cuisine adalah Yam, di US ketela rambat ungu juga disebut Yam. Sedangkan Yam di Asia dan Afrika adalah sejenis tanaman merambat keluarga Diocoreaceae. Ada 3 warna Yam: ungu, putih dan kuning. Yam terkenal di Philipines, disebut 'ube' dan sering digunakan untuk berbagai dessert termasuk es krim.
Thanks untuk sharingnya ya, nanti saya coba untuk lihat resep2 ubi untuk es krim, mungkin ada yang sesuai. ^_^
mb,beli pemotong mie dimana ya?
DeleteSaya beli alat pemotong pasta ini di supermarket D-Best, Fatmawati, tapi sekarang sudah tutup diganti Lotte Mart. Setahu saya di Mangga dua dan Glodok ada, di toko yang menjual perabotan dapur. di Mall Ambasador lantai food court sepertinya juga ada. Atau coba google saja, kayanya banyak yang jualan online, harganya antara 150 - 200 rb.
DeleteAssalamu'alaikum..pagii.....untuk sekian kalinya nyoba resep dari mbak...dan hasilnya....enak..enak..enak..enak...resep ini di buat untuk cemilan anak saya usia 10 bulan & buat keponakan. Alhamdulillah hasilnya kejunya brasa banget, lembut dalamnya, 'kranci' di luarnya...oia mbak pas ngegorengnya knp minyaknya jadi pada berbusa ya ? mbak gitu jg gak ? oia..request dari ibu saya di rumah biar agak keras kita harus ngurangin telor, atau mentega ya mbak..? makasih...
ReplyDeleteAssalamualaikum Mba Fitri, wah senang mendengar ada yang suka dengan resep cheese sticknya. Saya maniak bener sama makanan ini Mba, sayang bikinnya capek makannya sekejap wakakak. Iya Mba, kendala yang bikin kesal memang minyak keluar busa, ini karena kandungan telurnya. Hahah saya juga sampai bingung waktu menggorengnya. Betul Mba, biar agak keras kurangi mentega dan telurnya ya. Salam buat Ibunda di rumah ya.
Deletehu..'uhh..buatnya lumayan nguras energi, makannya tinggal lep..lep..lep.. :D :D oke deh mbak nanti di coba klo di kurangin telur sama mentega...sip insya Allah di sampein salamnya... ^_^
Delete