11 December 2010

Purple Mini Cake dari Ubi Jalar


Aslinya resep kue ini menggunakan labu kuning sebagai bahan dasarnya tetapi karena ubi jalar ungu sisa donat masih banyak difreezer - resepnya pernah saya posting di Donat Ungu dari Ubi Jalar -  akhirnya saya modifikasikan si ubi sebagai penggantinya. Hasilnya oke lho! Kuenya mengembang dan moist, lembut di mulut. Rasa ubi jalarnya juga hampir tak terasa.

Anda bisa menggunakan ubi jalar kuning atau putih selain warna ungu yang saya gunakan kali ini. Sebelum digunakan ubi jalarnya bisa anda kukus atau panggang di oven terlebih dahulu hingga empuk dan matang. Ubi kemudian dilumat hingga halus dan siap digunakan. Sisa ubi bisa masuk ke freezer untuk penggunaan berikutnya, atau... masuk ke mulut. Terserah anda :)  

Seharusnya hasil jadinya adalah cake karena dipanggang dalam loyang cake. Tetapi untuk kali ini saya coba memanfaatkan loyang muffin yang tidak pernah saya pergunakan karena diameter ukurannya yang terlalu besar. Jadilah mini cake. Untuk campurannya, di resep aslinya cake ini menggunakan cream cheese, berhubung saya tidak punya cream cheese dan di kulkas masih ada sisa mascarpon cheese yang hampir kadaluarsa, akhirnya saya pakai untuk mengisi mini cake ini. Tetap lezat kok.

Jika anda tertarik untuk berkreasi dengan ubi jalar, ini resepnya.



Purple Mini Cake dari Ubi Jalar
Resep diadaptasikan dari Quick Bread, Roti Cake Cepat Saji, Cake Labu Kuning

Untuk 1 loyang loaf atau 12 cake mini menggunakan loyang muffin diameter + 9 cm 

Bahan:
- 50 gram kacang mete cincang, panggang + 5  menit dalam oven hingga kecoklatan dan harum.
- 200 gr tepung terigu serba guna (saya menggunakan Bogasari Kunci Biru)
- 1 sendok teh baking powder double acting, pastikan fresh
- 1/4 sendok teh garam halus
- 1 sendok teh kayu manis bubuk
- 1/4 sendok teh pala bubuk
- 1/4 sendok teh cengkeh bubuk
- 2 butir telur ayam, suhu kamar
- 200 gram gula pasir
- 113 gram mentega, suhu kamar
- 150 - 200 gr ubi jalar, kukus dan haluskan
- 60 ml air
- 1 sendok teh vanili ekstrak

Bahan Isi:
- 113 gram, cream cheese. Saya menggunakan mascarpone cheese. Suhu kamar.
- 50 gram gula pasir
- 1 butir telur
- 1 sendok makan tepung terigu serba guna

Cara membuat:
Panaskan oven, set di suhu 180' C. Letakkan rak di tengah. Siapkan loyang loaf, olesi mentega dan alasi dengan baking sheet. Atau jika menggunakan loyang muffin seperti saya, olesi permukaan loyang dengan mentega dan beri tepung terigu hingga permukaan cetakan tertutup. Ketuk-ketuk untuk membuang sisa tepung yang berlebihan.



Isi: Masukkan cream cheese ke dalam mangkuk, dengan menggunakan hand mixer/mixer tangan  kocok dengan kecepatan rendah hingga lembut, kira-kira 2 menit. Masukkan gula pasir, kocok terus. Masukkan telur, kocok sebentar. Matikan mixer. Masukkan tepung terigu, dengan spatula aduk adonan seperlunya hingga rata. Sisihkan.

Dalam mangkuk besar, campur bahan-bahan kering (tepung terigu, baking powder, garam, kayu manis, pala dan cengkeh bubuk), aduk rata. Sisihkan.

Dalam mangkuk mixer, kocok telur dengan kecepatan tinggi hingga lembut dan mengembang, masukkan gula pasir dan mentega. Kocok hingga tercampur rata. Matikan mixer. Masukkan ubi jalar halus, vanili ekstrak, dan kacang mete. Aduk rata dengan menggunakan spatula. Masukkan campuran terigu ke dalam adonan ubi jalar. Aduk seperlunya hanya agar tercampur rata.


Masukkan 1 sendok makan adonan ubi ke dalam cetakan muffin, ratakan. Kemudian masukkan 1 sendok makan adonan cream cheese dan tutup adonan cream cheese dengan 1 sendok makan adonan ubi. Lakukan hingga semua cetakan terisi. 


Panggang dalam oven selama 55 - 56 menit, hingga cake matang. Atau jika ditusuk dengan lidi pada bagian tengah kue, tidak ada adonan yang menempel di lidi. Angkat. 

Dinginkan kue hingga benar-benar dingin, baru kemudian lepas kue dari cetakan.

Siap untuk disantap. Enjoy!


2 comments:

  1. Bisa dikukus nggak mbak? (hehehe...maksa nih, soalnya pengin nyoba bikin tapi gak punya oven) Btw,resep2 mbak Endang tipe saya banget (nggak punya modal tapi maunya makan enaaakkkk...) Makasih buanget ya mbak!! Q tunggu resep2 terbarunya, terutama yang kukus (gak punya oven dotcom) hehehe... Thanks.. (Arma)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Arma, yep bisa dikukus, skip saja penggunaan adonan isi ya, karena membuat cake menjadi rapuh. Thanks sharingnya ya ^_^

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...