Bakwan jagung merupakan salah satu gorengan favorit keluarga kami, rasanya yang manis, asin, pedas, dan gurih memang membuat lidah bergoyang dan susah berhenti ketika sedang mengudapnya. Untuk bakwan jagung kali ini berbeda dengan bakwan jagung yang sering dijumpai di rumah makan Manado. Bakwan jagung di resto Manado biasanya berbentuk pipih, lebar dan permukaannya dihiasi oleh butiran jagung yang berwarna kuning keemasan. Sedangkan yang kali ini saya posting mirip-mirip dengan bakwan jagung jawa.
Saya menggunakan jagung manis, selain karena lebih lembut dengan rasa manis yang lezat juga kandungan karbohidratnya tidak setinggi jagung biasa. Maklum saja, kalori makanan bergoreng sudah tinggi apalagi jika ditambah dengan bahan bakunya yang berat. Wuiih, bisa-bisa hanya ngiler memandangnya saja.
Biasanya resep bakwan jagung menggunakan merica, kali ini saya akan menggunakan cabai rawit merah untuk membumbuinya. Rasanya manis, asin dan pedas. Anda tidak perlu lagi melalap cabai rawit saat memakannya, sebagai lauk nasipun mantap.
Supaya bakwan tampil menarik, saya mencetaknya dengan cetakan bentuk bintang yang biasa dipergunakan untuk menggoreng telur mata sapi. Bakwan jagungpun tampil cantik dan menarik.
Ini lho resepnya.
Bakwan Jagung Cabai Merah
Resep diadaptasikan dari Ibu saya
Untuk 15 buah
Bahan:
- 500 gram jagung manis, haluskan
- 4 sendok makan tepung terigu
- 1 butir telur
- 1 batang daun bawang
- minyak untuk menggoreng
- minyak untuk menggoreng
Bumbu Halus:
- 5 buah cabai rawit
- 2 buah cabai merah
- 2 siung bawang putih
- 4 siung bawang merah
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- garam secukupnya
Cara Membuat:
Campurkan jagung halus, tepung, bumbu halus dan telur menjadi satu. Aduk hingga rata.
Campurkan jagung halus, tepung, bumbu halus dan telur menjadi satu. Aduk hingga rata.
Panaskan minyak di wajan, masukkan cetakan telur mata sapi ke minyak panas. Tuangkan satu sendok adonan ratakan ke seluruh permukaan cetakan.
Goreng hingga agak kering dan lepaskan cetakan dengan hati-hati agar bentuknya tidak rusak. Angkat cetakan dan teruskan menggoreng hingga matang.
Angkat dan tiriskan. Yummy!



0 komentar:
Post a Comment
Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.
Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^
Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.
Saya berusaha memberikan yang terbaik untuk membalas komentar, pertanyaan maupun sharing yang anda berikan. Walaupun saya sama sekali bukan ahli dibidang ini namun saya akan berusaha untuk mencari alternatif solusi berdasarkan pengalaman pribadi maupun dari sumber lainnya untuk menjawab pertanyaan yang masuk. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ternyata saran atau solusi yang saya berikan justru membuat eksperimen anda menjadi gagal.
Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com
Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^
Salam sukses!!