Pisang, sepertinya jika diolah menjadi roti atau kue maka seakan tidak lepas dari coklat dan keju. Tidak heran, karena perpaduan ketiga bahan ini memang menghasilan rasa yang pas dan lezat sehingga penggemarnya pun melimpah. Tengok saja roti bakar pisang coklat keju atau roti manis isi pisang coklat atau pisang keju atau pisang coklat keju. Nah, begitupun cake kukus yang ini. Resep aslinya sebenarnya hanya cake pisang dengan tambahan coklat meses saja, tetapi supaya lebih dari biasa dan rasanya lebih mantap maka saya menggunakan keju parut sebagai tambahannya. Untuk coklat mesesnya saya ganti dengan pasta coklat, anda bisa juga menggantinya dengan coklat bubuk. Hasilnya adalah cake yang lezat dan gurih dengan rasa keju dan coklat yang mantap.

Untuk cake kukus ini pilih pisang yang lembut dan manis, misalnya pisang ambon, barangan, cavendish, raja kuning atau pisang emas. Haluskan menggunakan garpu, tidak perlu diblender. Karena daging pisang yang lunak dan lembut tidak merusak tekstur kue sama sekali. Saya membagi adonan menjadi dua, satu bagian saya campur dengan pasta coklat dan bagian lainnya saya beri keju parut. Untuk penataannya di loyang, semakin anda kreatif maka kue yang dihasilkan akan semakin cantik. Mungkin anda bisa mencoba membuat motif layer atau motif marmer atau jika kreatifitas anda nol dan no have idea seperti saya, maka motif acak adul ini bisa menjadi pilihan :)
Sebagaimana pernah saya tulis sebelumnya di cake kukus postingan yang lalu, beberapa poin penting untuk membuat cake kukus yang sukses antara lain:
- Pastikan baking powder anda fresh dan berkualitas (tidak perlu memaksakan diri untuk menggunakan baking powder yang anda sendiri tidak pasti masa kedaluarsanya). Percayalah, baking powder ini menentukan peran yang sangat penting agar kue anda mengembang dengan baik. Jadi jangan menyepelekannya.
- Suhu telur yang digunakan adalah suhu kamar/ruang, jika telur ayam yang akan anda gunakan baru saja keluar dari kulkas maka biarkan dulu agar suhunya normal. Atau jika mau cara cepat seperti saya, biasanya saya rendam telur dengan air hangat sebentar. Suhu telur yang dingin (baru saja keluar dari kulkas) akan membuat telur tidak maksimal mengembang ketika dikocok.
- Kocok gula dan telur hingga mengembang dan berwarna putih, tahapan ini biasa disebut ribbon stage. Pada kondisi ini adonan telur terlihat kental dan ketika spatula kita gerakkan membentuk angka delapan pada permukaan kocokan telur maka angka tersebut akan terbentuk sejenak untuk kemudian menghilang.
- Masukkan tepung dan adonan pisang secara bertahap sedikit demi sedikit, biasanya saya akan bagi menjadi tiga tahapan, dan memastikan setiap tahapan tercampur rata sebelum ditambahkan tahapan berikutnya. Kemudian adonan saya aduk seperlunya saja, tidak berlebihan, karena ketika tepung telah tercampur dengan cairan maka akan membentuk gluten, semakin banyak mengaduk maka gluten akan semakin mengeras. Cake menjadi bantat.
- Panaskan dandang sebelum cake dikukus, ini agar suhu dandang stabil. Gunakan api sedang. Tutup permukaan dandang dengan kain lap bersih yang mampu menyerap uap air. Jangan membuka penutup dandang selama cake dikukus dalam waktu 45 - 50 menit. Karena proses yang cukup lama ini maka pastikan air dalam kukusan mencukupi.
Yuk, kita langsung buat saja.