Showing posts with label Nasi dan Lontong. Show all posts
Showing posts with label Nasi dan Lontong. Show all posts

28 October 2014

Puding Nasi - Dessert dingin, yummy dan mudah dibuat!


Anda masih ingat dengan novel anak-anak Lima Sekawan karangan Enid Blyton? Novel ini menjadi buku wajib dan kesayangan saya kala masih SD hingga membuat saya terobesesi untuk mengoleksi hampir semua serinya waktu itu. Terus terang serial Lima Sekawan atau The Famous Five ini lah yang menjadi awal saya mengenal aneka makanan a la Western seperti sandwich, pie, aneka selai buah-buahan, ginger ale, homemade lemonade, ham, bacon, dan masih banyak jenis makanan lainnya yang sering disantap oleh Julian, Dick, George, Anne dan tentu saja Timmy dalam piknik mereka. Tentu saja pada saat itu, yang bisa saya lakukan hanyalah menebak dan mengira-ngira sendiri  bentuk dan rasa makanan tersebut sambil menelan air liur kala membaca baris demi baris kalimat di novel. Sialnya Lima Sekawan sangat hobi makan terbukti dengan banyaknya cerita tentang piknik dan makanan disetiap serialnya, dan Enid Blyton sangat jago merangkai bait demi bait kata untuk menggambarkan betapa menggiurkannya santapan yang terhidang di meja. 


11 February 2014

Bolhar : Ngebul di dahar ^_^


Beberapa waktu yang lalu ketika teman saya Ani merayakan ultahnya di kantor, kami cukup surprised kala sepanci besar hidangan daging berkuah mirip sup digotong oleh dua orang office boy masuk ke dalam kantor. Di belakang mereka berdua tampak teman saya ini menenteng se-tas plastik besar lontong dan kerupuk yang terlihat cukup berat. Wajahnya yang memerah dengan nafas yang sedikit ngos-ngosan membuat kami semua tahu perjalanan membawa aneka makanan ini bukan pekerjaan enteng. Sejak pagi, kami semua - para kuli kantoran yang selalu kelaparan dan mendambakan makanan gratisan - telah siap sedia berjajar rapi di lorong arah masuk kantor menyambut Ani.  

Sejujurnya kami telah siap sedia sejak dua hari sebelumnya kala Asep berteriak mengingatkan, "Hoi, jangan lupa ya teman-teman, Ani dua hari lagi ulang tahun"! Teriakan itu langsung disambut cepat karena radar kami langsung tanggap menangkap makanan gratis yang akan tiba. "Bawa makanan yang enak ya, nggak usah repot-repot masuk kalau nggak enak", atau "Jangan bawa tumis oncom leunca pakai nasi, mending pulang saja kalau bawa itu." Ani hanya tersenyum-senyum antara stress dan pusing memikirkan menu apa yang akan disajikan. Ketika bolhar terhidang di depan mata dan mulai diserbu maka kami pun bersama-sama mengucapkan, "Selamat ultah ya Ni, by the way bolharnya enak bener! Besok ultah lagi ya"! ^_^


20 January 2014

Sholeh-Zard - Puding Nasi Saffron a la Persia


Jika anda merupakan pembaca setia JTT dan sering mengikuti artikel saya sejak awal, maka anda tentu pernah beberapa kali membaca postingan saya tentang masakan Persia. Beberapa resep seperti ghormeh sabzi alias rebusan daging kambing dengan kacang merah dan sayuran; ayam saffron - ayam yang dimasak dengan saffron, bumbu khas Timur Tengah - pernah saya tampilkan disini. Semua resep masakan Persia yang saya bagikan ke anda merupakan sumbangan dari teman Iran saya, Said. Beliau mengajarkan saya beberapa resep masakan Persia sementara saya pun dengan antusias mengenalkan masakan Indonesia kepadanya. Satu hal yang saya pelajari selama sesi tukar menukar ilmu kuliner ini adalah masakan Persia sangat mudah di buat. Jika dibandingkan dengan masakan tanah air yang kaya bumbu dan rempah maka masakan a la Iran jauh, jauh lebih sederhana. 


28 August 2013

Nasi Ayam: Simple dan lezat!


Memasak nasi dengan ayam dalam satu panci memang terdengar aneh bagi masyarakat kita. Umumnya nasi dimasak terpisah apakah dengan menggunakan rice cooker ataukah di dandang kukusan, sedangkan ayam diolah dengan cara lainnya dalam aneka  resep ayam yang luar biasa banyak tersebar dalam khazanah kuliner tanah air.  Saat akan menyantapnya maka nasi dan ayam lantas diletakkan  di dalam piring dan disantap bersamaan. Tetapi jika waktu anda sangat terbatas namun anda dituntut untuk menghidangkan makanan yang mengenyangkan dan lezat maka nasi ayam yang saya posting kali ini layak anda coba. Membuatnya mudah, bumbunya pun sangatlah simple, namun rasanya mantap!


Nasi yang diolah dengan cara seperti ini umumnya disajikan di negara-negara Timur Tengah. Nah idenya sendiri saya peroleh dari masakan Persia yang menurut saya memiliki cita rasa lezat walau hanya menggunakan bumbu yang sangat sederhana. Dibandingkan dengan nasi a la India seperti nasi biryani yang menuntut anda menggunakan aneka macam rempah yang terkadang memusingkan kepala maka nasi a la Iran (Persia) jauh, jauh lebih sederhana dalam bumbu dan rempah yang digunakan. 

03 July 2013

Lontong Tahu Kecap: Nostalgia Tentang Paron


Menurut saya, tidak ada cara untuk menyantap lontong atau ketupat yang paling lezat selain dengan menyulapnya menjadi lontong tahu kecap yang super sedap dan segar ini. Potongan lontong yang ditaburi dengan tauge, rajangan kol, irisan tahu goreng dan guyuran kuah kecap yang pedas dengan sentuhan gurih kacang tanah di dalamnya memang menggoda iman. Saya bahkan berani menjamin anda akan melirik porsi berikutnya walau porsi pertama belum masuk ke dalam perut secara sempurna.   

Nah di Paron, kampung halaman saya, makanan ini dengan mudah bisa ditemukan di setiap pasar tradisional yang ada. Biasanya dijual pada pagi hari, bersama dengan nasi pecel atau soto. Setiap kali teringat dengan Paron, maka saya pasti teringat dengan makanan yang satu ini, seakan Paron hanya identik dengan lontong kecap. Bagaimana tidak? Bagi kebanyakan orang, maka masa kecil berarti bertabur dengan coklat dan kembang gula. Tapi bagi saya dan saudara maka masa kecil kami bertabur dengan nasi pecel, lontong kecap (kami menyebutnya tepo kecap di Paron) dan tempe goreng. Tidak heran hingga sekarang makanan-makanan ini masih menjadi favorit kami semua. ^_^



21 June 2013

Nasi Goreng Jamur (Shiitake, Tiram, Champignon, Enoki)


Masakan ini sebenarnya sudah lama dibuat, tetapi saya baru memiliki kesempatan untuk menampilkannya sekarang. Beberapa minggu lalu aneka jamur tiba-tiba membludak di All Fresh, salah satu toko buah yang menjadi langgangan saya di Mall Ambassador. Selain tampilannya yang masih fresh, harganya pun jauh lebih murah dibandingkan supermarket lainnya. Tidak membuang waktu saya langsung membeli beberapa pack aneka jamur yang tersedia di sana. Mulai dari shiitake yang berwarna kecoklatan dan berbau seperti jengkol, jamur tiram yang seputih salju, enoki yang kurus panjang dan jamur champignon yang bulat putih. Masing-masing saya masukkan ke dalam keranjang belanja, sambil isi kepala sibuk berpikir akan saya olah menjadi makanan apakah jamur-jamur ini.

Mengolah jamur bukan pekerjaan susah, rasanya yang lezat dan teksturnya yang lembut membuatnya pas digunakan untuk mempersedap aneka masakan. Biasanya saya menggunakannya untuk campuran sup atau tim ikan, atau paling 'mentok tembok gubrak' adalah dengan menumisnya. Tapi kali ini saya sangat tergoda untuk mencoba mencampur keempatnya dalam nasi merah dan menyulapnya menjadi nasi goreng jamur dengan bumbu sederhana. Rasanya hmm.... sungguh mantap!

Dari kiri ke kanan: Shiitake, Tiram, Enoki, Champignon

19 June 2013

Chicken Katsu Don a la JTT


Ingin makan makanan Jepang yang yummy? Tidak usah jauh-jauh pergi ke restoran atau 'warjep' alias warung Jepang pinggir jalan, anda cukup jalan saja ke dapur dan membuatnya sendiri. Bahannya mudah dan rasanya tidak kalah mantap dengan buatan chef a la resto. Bahkan buatan sendiri akan terasa lebih sedap di lidah keluarga karena dibuat dengan penuh perhatian, kasih sayang, cinta dan tentu saja terjaga kebersihan dan kesegaran bahannya. Terdengar berlebihan tetapi sebenarnya tidak. Memasak bukan lah hal yang sangat sulit, karena yang anda perlukan hanyalah niat dan sedikit usaha untuk mewujudkannya. Percayalah begitu anda menemukan momen betapa indahnya meluangkan waktu saat menyiapkan makanan di dapur, saya jamin anda akan ketagihan untuk melakukan, dan mengulanginya lagi. Setidaknya itu yang saya rasakan. ^_^


12 June 2013

Nasi Bakmoy


Nasi bakmoy, dari namanya kita sudah bisa menebak makanan ini mendapatkan pengaruh kuliner Chinese. Menurut Wikipedia, asal makanan ini dari Jawa Tengah. Tidak banyak literatur yang meyebutkan mengenai kuliner yang satu ini, hanya disebutkan masakan ini terdiri atas nasi yang ditaburi dengan potongan tahu goreng, ayam dan telur rebus yang disiram dengan kuah kaldu ayam yang dibumbui dengan kecap manis. Walaupun penampilannya terlihat ribet, ternyata membuat nasi bakmoy sangat mudah. Jadi jangan terburu-buru untuk enggan mencobanya. Memang cukup banyak pernak-pernik yang harus anda persiapkan, seperti nasi, tumisan ayam dan tahu, gorengan udang (saya ganti dengan ayam), dan kuah. Tapi semua perlengkapan nasi bakmoy tersebut tidak memerlukan bumbu yang sulit dan mudah untuk dipersiapkan. Untuk rasanya, hmm.... segar dan mantap! ^_^


06 March 2013

Ayam Percik & Nasi Lemak


Sudah lama sekali saya mengidam-idamkan untuk membuat masakan ini. Hmm, kalimat pembukaan klasik yang sepertinya selalu nongol di awal postingan setiap blog seputar resep masakan. Tapi memang ini kenyataan yang sebenarnya, sudah sejak lama saya memang menginginkan memasak ayam percik, hanya saja selalu teralihkan oleh resep lainnya tergantung dengan mood saya pada waktu  itu. Hingga pada hari Jumat minggu lalu, saya menyaksikan tayangan masak-memasak dari chef Adrian Richardson di Asian Food Channel. Sang chef menampilkan hidangan ini - air liur sayapun menjadi menetes, mata menatap layar tanpa kedip dan resolusi pun dicetuskan. Hari Sabtu saya harus membuat ayam percik a la saya tentunya. ^_^


Bumbu dapur

21 January 2013

Nasi Biryani Daging Sapi



Sudah lama sekali saya mengincar beras basmati, beras terkenal  dari India ini memiliki bulir yang panjang dengan aroma pandan yang harum. Satu hal yang membedakan basmati dengan jenis beras lainnya adalah beras ini tidak lengket sama sekali kala telah menjadi nasi, alias tercerai berai satu sama lain namun tetap mempertahankan kepulenan dan kelegitannya. Umumnya beras basmati digunakan untuk membuat nasi biryani a la India atau nasi kebuli a la Indonesia, nasi pilaf (pilau) atau kheer (puding nasi a la India). Sayangnya beras ini alamak mahalnya sehingga saya tidak pernah tertarik untuk membelinya. Beras lainnya yang memiliki tampilan dan rasa yang mirip dengan basmati adalah jasmine dari Thailand, hanya saja buliran jasmine berukuran lebih kecil dibandingkan basmati yang panjang langsing. 


Said, teman Iran saya, sebagaimana dengan masyarakat Iran dan Timur Tengah lainnya sangat tergila-gila dengan beras basmati. Baginya beras a la Indonesia terlalu lengket, kurang pulen dan kurang pas menemani aneka gravy a la Persia yang kental. Sempat shock melihat harga beras basmati yang super mahal di supermarket dan akhirnya girang alang kepalang ketika menemukan jasmine Thailand yang menurutnya mirip-mirip dengan basmati namun dengan harga yang lebih murah, Said memborong dua karung beras dan memasukkannya ke dalam troli belanja. Saya yang tidak terlalu maniak dengan nasi dan tidak pernah sibuk membedakan rasa berbagai macam beras hanya melongo bengong, dan hampir terjungkal ketika Said berkata dengan menggebu-gebu, "Lain kali kalau ke supermarket lagi, dimanapun berada, tolong cek harga beras jasmine dan beli lagi, di sini hanya ada 2 karung." Tobat butuh berapa karung lagi? ^_^



28 July 2012

Nasi Kebuli Ayam Goreng Versi Rice Cooker


Gara-gara YM dari teman saya Tyas beberapa hari yang lalu saat saya sedang disibukkan dengan pekerjaan di kantor, membuat kepala saya terus terbayang-bayang dengan nasi lezat yang satu ini. Nasi kebuli. Pesan pendek Tyas hanya menanyakan apakah saya pernah membuat nasi kebuli. Sepertinya, teman saya ini akan mengadakan acara berbuka puasa di rumahnya dan nasi kebuli tampaknya menjadi menu andalan yang hendak dipamerkan. Terlepas dari request Tyas, nasi kebuli memang salah satu jenis masakan yang belum pernah saya coba dan salah satu makanan yang memang saya tertarik untuk membuatnya. Jadilah kemarin sore sepulang kantor saya pun mampir ke supermarket membeli bahan-bahan nasi kebuli. Umumnya nasi ini menggunakan daging kambing sebagai salah satu bahannya namun kali ini saya menggunakan daging ayam yang lebih murah meriah. Resepnya saya contek dari majalah Femina yang saya baca kala  ber-creambath ria di salon langganan beberapa bulan yang lalu. Lho masih ingat? Ehem, resepnya saya catat di handphone saya. ^_^


17 June 2012

Nasi Tim Ayam: Seriously Delicious!


Siapa bilang nasi tim ayam hanya untuk yang sedang sakit? Hmm, bagi yang sedang sehat pun sah-sah saja menyantap nasi tim seperti yang saya lakukan weekend ini. Proses pembuatannya sebenarnya terbilang mudah hanya saja saran saya, persiapkan terlebih dahulu semua bahan yang anda perlukan, perhatikan setiap tahapannya sehingga saat anda beraksi memproses semua bahan di atas kompor, semua berjalan smooth dan cepat. Selain itu jangan langsung menyerah membaca resep dan proses pembuatannya yang saya tuliskan di bawah, walau terlihat banyak namun sebenarnya bahan-bahan yang digunakan sangat sederhana. 


21 October 2011

Nasi Panggang Isi Tuna, Kacang Polong, Jamur, dan Keju


Mungkin makanan ini mengingatkan anda dengan schotel atau casserole atau entah apa pun itu namanya, namun yang jelas makanan ini benar-benar hasil modifikasi desperate yang saya lakukan pekan lalu di dapur. Ahh, terkadang saya memang terlalu kurang kerjaan (saya tidak pede menyebutnya dengan kreatif), ketika orang lain mengambil jalan praktis untuk memberdayakan suatu bahan maka saya justru akan mencari jalan yang menyusahkan hanya karena tiba-tiba sekerlip ide muncul di salah satu sisi otak saya dan semangat sayapun menyala untuk mewujudkannya. Walaupun badan letih, walaupun pikiran stress, walaupun bau keringat dan belum mandi karena baru pulang dari kantor, dan mungkin... walaupun tiba-tiba ada bom meletus di depan rumah Pete, ide tersebut tetap harus terwujud. Terkadang saya senang dengan semangat ngoyo ini namun seringkali saya sebal sendiri, karena so exhausting!


07 August 2011

Nasi Pindang


Jika dilihat dari tampilannya mungkin anda akan terkecoh dan mengira masakan ini adalah rawon. Warnanya yang kehitaman memang dikarenakan menggunakan salah satu bumbu yang sama dengan rawon yaitu kluwek. Perbedaannya dengan rawon adalah kuah nasi pindang menggunakan santan dan saat disajikan dilengkapi dengan daun melinjo dan bukan tauge. Untuk resep rawon yang lezat, anda bisa klik diresep yang pernah saya tampilkan sebelumnya di Rawon Ngawi Nendang' ala My Mom dan jika anda belum pernah menggunakan kluwek dalam masakan mungkin sebaiknya anda baca dulu tips dari saya untuk memilih kluwek yang baik, anda bisa klik tipsnya di postingan saya sebelumnya di Kluwek: Tentang, Tips Memilih dan Menggunakannya.

27 June 2011

Nasi Goreng Pelangi


Berganti pola makan dengan menyantap beras merah memang berat, walau maksud hati ingin mengikuti gaya hidup sehat tapi dasarnya lidah saya yang maniak sekali dengan nasi putih, tetap saja rasanya makan tidak berasa puas tanpanya. Tapi bukan berarti saya lantas menyerah, nasi goreng pelangi dengan aneka warna sayuran ini saya buat untuk makan malam Dimas, adik saya, yang sedang berkunjung ke Jakarta dalam rangka liburan. Sungguh, saya hanya mencicipinya sebanyak dua sendok! Ehem, dua sendok sayur tepatnya ^_^. Ini karena nasi goreng berwarna-warni ini sangat lezat sehingga saya tak kuasa menolaknya.


23 June 2011

Sapo Sayur & Nasi Beras Merah


Sapo salah satu jenis hidangan berkuah yang lezat, kaya akan bumbu dan rasa serta sangat mudah dibuat. Keunikan makanan ini adalah cara menghidangkannya yang menggunakan mangkuk hotplate yang dipanaskan terlebih dahulu di atas api kemudian aneka bahan makanan dan masakan dituangkan ke dalamnya hingga berdesis dan uap mengepul keluar. Hmm, sedap! Mangkuk tahan panas yang umumnya terbuat dari clay atau tanah liat ini mampu menahan panas cukup lama sehingga masakan tetap hangat selama disantap.


15 May 2011

Mudahnya Membuat Sushi Sendiri Di Rumah: Sushi Isi Telur Goreng, Daging Asap, Ketimun, Wortel & Jamur


Kuliner Jepang sering kali membuat saya takjub dan kagum, bukan akan bumbu dan tastenya - karena terus terang kurang sesuai dengan lidah saya - kekaguman saya lebih pada bagaimana makanan tersebut ditampilkan dengan sangat menarik hati dan rapi. Bukan rahasia lagi jika menyajikan makanan dengan baik sangat penting di Jepang. 

Sebagai contohnya adalah bento. Bento merupakan bekal makan siang yang dipersiapkan dengan hati-hati oleh para ibu atau wanita di rumah untuk suami, putra-putri atau diri mereka sendiri. Umumnya bento berisi nasi, ikan/daging, acar dan sayuran masak yang dikemas dalam sebuah kotak. Bahkan di Jepang, diselenggarakan kontes menata bento, dimana biasanya aneka ragam style bento ditampilkan seperti kyaraben atau karakter bento, bento yang didekorasi mengikuti tokoh animasi terkenal di Jepang atau oekakiben, picture bento, yang ini bento didekorasi sehingga mirip seperti manusia, binatang atau tumbuhan.

01 May 2011

Nasi Ayam Hainan Dengan Jamur Shiitake


Saya memang sudah berniat untuk membuat nasi ayam hainan, minggu ini. Awalnya saya begitu yakin resepnya pasti ada di buku Kitab Masakan Kumpulan Resep Sepanjang Masa, jadi dengan penuh percaya diri saya tidak berusaha mencari tahu lebih jauh ke website. Tetapi ternyata setelah bahan-bahan ready di dapur dan waktu setengah jam telah saya habiskan menelusuri resep demi resep di buku setebal batako ini, tidak ada satu pun kata hainan atau mirip-mirip hainan saya temukan. 


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...