19 July 2011

Cake Kukus Lapis Coklat Keju


Tidak ada yang lebih klop untuk dikolaborasi selain coklat dan keju. Rasa manis, asin dan gurihnya merupakan perpaduan yang sangat pas dalam sepotong cake lapis kukus yang lembut. Hmm.. Resep ini telah lama saya incar hanya saja baru tadi malam saya berkesempatan untuk membuatnya. Beberapa hari ini kondisi kantor saya memang cukup hectic karena relokasi kantor pusat dari daerah Kuningan ke samping Mall Ambasador. Yup, tepat! Kami pindah ke area termacet yang dihindari oleh hampir semua penduduk Jakarta. Dua kali hari Sabtu berturut-turut saya habiskan di kantor membuat saya tidak sempat untuk menyalurkan hobi memasak, keinginan menggebu tetapi apa daya tenaga tak ada. Namun tadi malam, dalam upaya untuk merilekskan diri, maka sayapun menghabiskan waktu berkutak-kutik di dapur dan hasilnya tidak mengecewakan saudara-saudara. Cake ini sedap! ^_^


Beberapa teman kantor yang mendapat kesempatan mencicipinya tadi pagi telah bertanya resepnya ke saya, dan saya memberikan jaminan resepnya sangat mudah dan anti gagal. Saya melakukan modifikasi pada jumlah telur, mungkin hanya sedikit mempengaruhi rasa. Resep aslinya menggunakan 5 butir kuning telur dan 3 butir putih telur, nah saya sedikit anti menggunakan telur yang dipisahkan kuning dan putihnya dan dipakai dalam jumlah berbeda seperti ini, karena mubazir. Mau saya kemanakan sisa dua butir putih telur lainnya? Karena itu saya merubahnya menjadi 4 butir telur dan saya tambahkan 1/2 sendok teh cake emulsifier agar cake lembut dan berpori halus. Not bad at all.


Sebagaimana cake kukus lainnya, cake ini lembut, halus, legit dan rasa manisnya ternetralisir oleh asinnya keju sehingga tidak membuat cepat eneg. Tampilannya pun menjadi mirip-mirip seperti lapis Surabaya ya hanya saja dengan biaya yang lebih murah. Lapis Surabaya mengandalkan pemakaian kuning telur yang sangat banyak untuk menghasilkan cake yang lembut, hampir tanpa pori dan sangat legit. 

Okeh, saya hentikan ocehan saya, mari kita langsung ke TKP saja yuk.

Berikut resepnya.  


Cake Kukus Lapis Coklat Keju
Resep diadaptasikan dari buku Cake Lapis Panggang dan Kukus ala Cake Shop Favorit oleh Yeni Ismayani - Cake Kukus Lapis Coklat Keju

Untuk 1  loyang cake ukuran 23 x 10 x 8 cm

Bahan:
- 4 butir telur (resep asli 5 kuning telur dan 3 putih telur)

- 1/2 sendok teh cake emulsifier (saya menggunakan Starkis), resep asli tidak pakai
- 125 gram gula pasir
- 60 gram tepung terigu
- 15 gram tepung maizena
- 3 lembar keju lembaran (saya pakai merk Kraft single)

Bahan I, lelehkan dengan cara di tim:
- 35 gram margarine
- 50 gram coklat blok


Bahan II:
- 35 gram margarin dilelehkan
- 50 gram keju cheddar parut

Cara membuat:
Siapkan loyang, saya menggunakan loyang persegi panjang ukuran kira-kira 23 x 10 x 8 cm. Olesi dengan mentega hingga rata dan taburi dengan tepung pada permukaanya. Sisihkan.


Siapkan mangkuk mikser, masukkan telur, gula pasir dan starkis, kocok dengan speed rendah agar tercampur kemudian naikkan menjadi kecepatan tinggi dan kocok hingga mengembang dan kental. Matikan mikser.

Masukkan tepung terigu dan tepung maizena, aduk menggunakan spatula dengan cara dilipat sehingga tercampur rata.


Masukkan bahan I ke dalam panci kecil atau mangkuk alumunium, letakkan panci/mangkuk diatas panci/pan lebar yang diisi dengan air, kita akan melelehkan coklat dan margarine dengan cara di tim. Panaskan panci, aduk-aduk coklat dan margarine selama dipanaskan, jika air telah mendidih, matikan saja api kompor dan teruskan mengaduk hingga semua bahan leleh. Dinginkan sebentar.

Bagi adonan cake menjadi dua bagian, biarkan 1/2 bagian di dalam mangkuk mikser dan tuangkan 1/2 bagian lainnya di mangkuk berisi coklat tim. Aduk adonan cake dan coklat hingga rata.

Cairkan margarine (bahan II) di panci kecil lainnya, panaskan sebentar saja jangan sampai margarine pecah (terpisah antara minyak dan bahan dasarnya), tuangkan margarine cair ke 1/2 bagian cake yang masih ada di mangkuk mikser. Tambahkan keju parut dan aduk rata. Margarine cair suka mengendap di dasar adonan karena itu pastikan agar spatula menyentuh di dasar wadah saat mengaduknya.

Siapkan kukusan, beri air agak banyak dan panaskan hingga mendidih. Tuangkan adonan keju ke loyang yang telah disiapkan, masukkan loyang ke dalam kukusan. Tutup permukaan kukusan dengan kain bersih yang menyerap air. Tutup rapat. Masak cake selama 20 menit dengan api sedang, hingga matang. Keluarkan dari kukusan.


Menggunakan gelas yang diolesi dengan mentega, ratakan permukaan cake tata keju lembaran diatasnya, kemudian tuangkan adonan coklat ratakan. Cek apakah air dalam dandang kukusan masih cukup, jika kurang tambahkan lagi dan panaskan lebih dulu sebelum digunakan untuk mengukus cake. 


Masukkan loyang dalam kukusan, tutup permukaan kukusan dengan kain bersih, tutup rapat. Kukus kembali cake selama 20 menit. Keluarkan dan dinginkan sebentar sebelum cake dibalik untuk dikeluarkan dari loyang. Jika cake terlalu lengket, sisiri tepi loyang dengan pisau agar mudah untuk dilepaskan.

Balikkan cake di piring datar, potong-potong sesuai selera dan cake siap disajikan.  

It's so yummy! 

Source: 
Buku Cake Lapis Panggang dan Kukus ala Cake Shop Favorit oleh Yeni Ismayani - Cake Kukus Lapis Coklat Keju

119 comments:

  1. Mba & mas, ijin copas ya resepnya..kayanya enak bgt, pengen nyoba. trims y..lam kenal

    ReplyDelete
  2. Halo Mba, salam kenal juga. Silahkan di coba resepnya ^_^

    ReplyDelete
  3. haloo mbk...mau tnya donk dairy cream itu apa ya???tks

    ReplyDelete
  4. Hai, dairy adalah produk olahan dari susu hewan seperti susu kental manis, susu bubuk, keju atau krim kental. Dairy cream adalah krim yang terbuat dari olahan susu yang bisa berasal dari hewan (sapi atau kambing) atau tumbuhan. Biasanya dipasaran kita mengenal jenis krim kental/heavy cream,atau krim kocok yang terdapat dalam tabung semprot atau light cream/krim yang lebih ringan/encer. Krim yang berasal dari olahan susu hewan memiliki rasa dan aroma yang lebih sedap. Jika ingin membelinya datang saja ke supermarket di bagian dairy product, biasanya dipajang bersama dengan keju, yogurt atau susu cair. Semoga membantu ya.

    ReplyDelete
  5. mbak, apa kabar? aku sudah cb resep mbak yang ini, tapi kenapa lengket bawahnya ya? jadi sisi2nya si oke tidak lengket, tapi pas dibalik dari cetakan tidak mau lepas..hiks..akhirnya sedikit aku paksa, yach hasilnya tidak halus, pecah pecah gitu karena ada yang nempel di cetakan...dan untuk menutupi kecacatannya, aku 'bajuin' aja kuenya pake keju parut, hehehe...mohon pencerahan ya mbak

    ReplyDelete
  6. Hai, salam kenal ya. Wah saya juga bingung kenapa seperti itu ya? Hmm, loyang sudah dioles mentega dan tepung secara merata kan? Mengukusnya juga harus benar-benar matang, sehingga cake terlepas sendiri dr loyang. Ketika cake keluar dari loyang jangan terlalu lama mendiamkannya di dalam loyang. Cake akan menjadi lembab dan menempel. Jadi ketika uap panas mulai berkurang, balikkan cake ke piring atau rak kawat. Tapi biasanya masalahnya ini karena olesan mentega dan tepungnya kurang banyak, alternatif lainnya pakai kertas minyak/baking saja didasar loyang, oles kertas dengan mentega baru adonan dituangkan. Dijamin cake gak akan lengket lagi. Selamat mencoba ya dan thanks atas sharingnya ^_^

    ReplyDelete
  7. klo nggak suka keju, ada alternatif lain nggak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, hmmm kalau tidak suka keju mungkin bisa diganti tape atau pisang saja kali ya. Atau gunakan resep cake kukus lainnya saja yang minus keju, gampang kan ^_^

      Delete
  8. Makasih banget y mba resepnya...
    aq udah coba resep ini mba...
    waw... bener2 enak mba,,,
    kuenya lembut, empuk, rasanya ga buat eneg...
    bener ya kata mba... kue ini anti GAGAL...
    boleh kan mba... kalo aq praktekin resep2 mba yg lain...???
    sukses trus y mba... dan jgn bosan2 berbagi resepnya y... :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal dan thanks atas komentarnya ya. Wah seneng deh ada yang suka dengan resepnya. Silahkan Mba kalau mau dicoba resep2 lainnya. Sukses ya ^_^

      Delete
  9. Mbak, saya barusan coba resep yg ini. Bolunya enak dan teksturnya lembut. Cuma emulsifier sy ganti pake ovalet dan sy tambahkan sdkt pasta coklat utk menambah warnanya. Loyangnya sy pake loyang bundar krn kuatir tdk muat di loyang loaf panjang sy yg berbentuk trapesium. Alhasil kuenya jd pendek 2,5 cm. Keju lembarannya yg rasa bbq chicken, krn stok tggl itu. Enak sih menurutku tp kt suamiku aneh, kejunya bau jigong hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakak, itu modifikasi paling dahsyat abad ini Mba, cake coklat pakai keju rasa bbq chicken. Tapi memang tidak ada rotan akarpun jadi ya, jangan karena tidak ada 1 atau 2 bahan di rumah menghambat kreatifitas. Yup, emulsifier kadang2 saya pakai ovalet juga. Thanks atas sharingnya ya heheh ^_^

      Delete
  10. pagi mbak Endang, aku mau coba resep ini ah, kayaknya kok enak banget ya...tapi ada pertanyaan nich mbak, apakah keju parutnya bisa diganti dengan cream cheese dan perlu berapa gramkah untuk cream cheese-nya? lalu apakah cream cheese perlu dicairkan bersama dengan margarin? mohon info ya mbak, makasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, keju parut bisa diganti cream cheese, cream cheese bisa di larutkan dengan mentega seperti di resep brownies keju pandan ya. Untuk takarannya saya kira 50 gram oke ya. Hehehe, harus trial error ya karena saya belum pernah coba buat menggunakan cream cheese. Thanks ya.

      Delete
  11. terima kasih mbak, nanti aku coba ah, hasilnya nanti aku konfirmasi ya :)

    ReplyDelete
  12. mbak, sy ud coba buat cake ini. tp kok yg kejunya pas mo dituang lapisan coklatnya nyusut gt ya? jadinya yg keju n yg cokelat ga numpuk, tp yg keju dpagari gt sama adonan yg coklat. rasanya sih teutep uenakkk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ana, maaf yang saya baru balas pesannya, pas saya buka2 resep ini saya lihat ada komentar yang belum saya jawab dan itu udah lama banget wakakaka. Coba saat ngukus pakai api kecil saja Mba, jangan api besar. Ada saran dari teman-teman, api yang besar saat ngukus membuat cake menjadi menyusut, permukaan retak dan bergelombang. Atau paling mudah pada saat akan disajikan bagian pinggir-pinggir cake diiris supaya lapisan coklatnya hilang hehehe. Moga membantu ya.

      Delete
  13. hallo mk endang.
    Td siang fina udh praktekin.
    Krn tdk ada keju lembaran akhirnya gk sy kasih,tp wow hasilnya maknyus n sukses berat.
    Sy bwa ketmpat krj laris manis.
    Makasih mbk endang ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Fina, thanks atas sharingnya ya. Sip, gak pakai keju lembaran gpp kok, kalau mau pakai saja keju parut sebagai pengganti. Wah senang membaca kuenya laris manis hehehe

      Delete
  14. bikin laper
    tp penasaran nhee pngen coba,
    izin numpang pinajm resep nya.
    mkasih bnyak tas info nya n sukses slalu

    ReplyDelete
  15. Kemarin saya coba resep ini. Pertama kali dan sukses, mbak. Untuk bagian tengahnya, saya pakai keju cepat leleh yg saya iris agak tipis, krn stok tinggal sedikit, jadi dihabiskan sekalian. Sedang keju parutnya tetep pakai cheddar. Krn starkis tidak ada di toko bahan kue langganan, penjualnya menyarankan ryoto, yg katanya lebih bagus dari ovalet. Ya, sdh, saya nurut aja. Rasa nggak kalah sama lapis Surabaya atau spiku, tapi irit biaya. Two thumbs untuk mbak Endang! Selain resep ini saya juga coba Castella tapi gagal, mbak. Hiks..hiks.. Saya akan posting terpisah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, thanks atas sharingnya ya, hiks ikutan sedih dengan castellanya, memang rada2 susah membuat castella, walau bahan mudah dan cara gampang banyak yang gagal membuatnya, terus terang saya juga bingung wakakkak. Sukses selalu ya! ^_^

      Delete
  16. O ya, saya lupa tanya sebelumnya. Permukaan kue kuning perlu diratakan dengan gelas sebelum keju ditata di atasnya supaya apa ya mbak? Dan apakah permukaan kue coklat tidak perlu diratakan juga? Satu pertanyaan lagi nih. Wkt saya kasih 1 potong ke teman kantor saya, dia berkomentar enak, lembut tapi yg kuning agak bau telur. Menurut saya sih tidak. Kalau misalnya saya kasih sedikit vanili, apakah akan merusak rasa keju?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non, permukaan cake yang kuning diratakan karena cake ketika dikukus cenderung bergelombang sehingga kurang cantik kalau langsung diberikan lapisan coklat diatasnya. Jadi saya ratakan pakai gelas wakakka, kalau nggak mau repot nggak usah duratakan gak papa kok, ini hanya masalah estetika. Untuk menghilangkan bau amis telur bisa ditambahkan vanili bubuk, atau vanila ekstrak atau vanila essense. Nggak akan mempengaruhi rasa kejunya kok ^_^

      Delete
  17. Sip! Pasti bikin lagi! Sekali lagi terima kasih.

    ReplyDelete
  18. Salam kenal dan terima kasih ya sebab berbagi ilmu yang ada. Saya telah mencoba resep cake kukus lapis keju nya. memang sangat sedap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, salam kenal juga ya. Thanks atas sharingnya ya, moga suka resep lainnya ^_^

      Delete
  19. Hola sista, saya baru aja jadi fansnya nieh... Duhh suka banget semua resep di sini, bahannya gampang di cari, kayak mudah dan irit jg peralatan yg simpel... Mbak, post juga dong resep red velvet kukus dan cup cake kukusnya... Aku jg suka resep kue yg lain. T.O.P deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Jeng, thanks ya, moga suka dan betah di blog JTT. Yep, sudah berangan2 mau bikin red velvet cuman kok belum kesampaian hahhaha, pe-ernya banyak. Ditunggu saja ya. Thanks atas sharingnya ^_^

      Delete
  20. Mba gak perlu pke baking powder ya? Apa tetap bs ngembang:) mksh

    ReplyDelete
  21. halo mba endang. . . sy suka dgn kue rasa coklat dan keju ^_^ jd pengen cb tp sy blm biasa buat kue. berapa lama kocok telur agar mengembang dan kental?
    thanks b4
    ummi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ummi, rada2 susah kalau pakai waktu karena saya nggak pernah lihat jam kalau mengocok, beda mikser beda lamanya mengocok Mba. Jadi dikira2 saja, kalau adonan sudah kental, berwarna putih dan kembang berarti sudah cukup mba.

      Delete
  22. hai mb endang,slm kenal ya...nyari2 resep,ehh..ketemu blog ini,izin nyontek resepnya ya mb...do'akan sy semoga berhasil ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, salam kenal juga ya. Silahkan dicontek resepnya, semoga suka ya ^_^

      Delete
  23. haloo mbak, salam kenal... mbak, resep ini enak banget.. aku yg pemula bener2 bisa.. ini bener2 anti gagal... orang2 rumah suka semua ^^
    blognya bner2 brguna mbaak.. aku yg pemula ini googling resep2 gampang, akhirnya nemu blognya mbak...

    mau tanya ni mbak, kalo misalnya itu keju parutnya aku tambahin jadi 80gram trus coklatnya ditambahin juga jadi 80 gram, apa tepungnya n menteganya juga harus ditambah mbak?? aku pnginnya buat lagi yg rasa coklat n kejunya itu lebih nendang..

    oke mbak, makasi yaaa... resep2 lainnya aku contek juga yaa..
    salam sukses :)

    cici ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Mba Cici, thanks sharingnya ya Mba, bisa ditambahkan coklat dan keju lagi kok, gak perlu rubah komposisi lainnya. Silahkan dicontek resep lainnya, moga suka ^_^

      Delete
  24. halo sis, saya mau tanya tepung terigu yang digunakan jenis apa ya? apakah protein rendah atau serbaguna?
    saya sudah coba cake coklat kukusnya.. anak saya senang sekali. saya ingin coba yang ini.

    trima kasih
    susan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Susan, pakai saja tepung terigu serba guna ya Mba.

      Delete
  25. Replies
    1. Hai Mba Indah, silahkan Mba, moga suka resep2nya ya.

      Delete
  26. maaf mbk mau nanya..masih baru mau belajar hehe
    itu yang bagian putih selama di kukus, yang bagian coklat nya gpp di biarin nganggur? ada yang bilang, kalau pake mentega cair itu harus segera di proses agar mentega tidak mengendap..

    thx :)

    Rani

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Rani, silahkan kalau mau tanya Mba, kalau saya bisa jawab pasti saya bantu. ^_^

      Kalau mau adonan antri, pakai BP double acting ya Mba, kalau pakai single saya gak yakin akan tetap kembang. Resep diatas hasilnya oke2 saja hehehhe. Kalau pakai mentega cair, ngaduknya memang harus diperhtikan benar2 mentega tercampur rata. Memang ada kemungkinan mentega sedikit mengendap.

      Delete
    2. maaf mbk, BP double acting itu apa ya? hehehe
      maaf baru nyemplung ke dunia per kue an ;)

      Delete
    3. Halo Mba, coba baca postingan artikel saya sebelumnya mengenai ini ya, ini linknya:http://www.justtryandtaste.com/2011/06/mengenal-baking-powder-baking-soda.html

      Delete
    4. oooo :)
      makasih mbak pencerahan nya..
      kalau di resep di atas, itu pake starkis.. mbk, adonan yang coklat nya ngantri juga ya? tapi aman2 aja?
      atau mbk tambahkan BP double acting nya?
      maaf mbk, nanya mulu hehe

      Delete
    5. Yep,aman saja kok walau gak pakai BP double acting. Pasatikan telur dan gula dikocok hingga benar2 kembang ya.

      Delete
    6. siip ;)
      makasih ya mbk..
      jangan bosan ngajarin ya hehe

      Delete
  27. Halo Mba Endang,
    Aku 2x praktek cake ini. Teksturnya lembut dan rasanya mantap. Cuma takaran gulanya aku kurangi jd 100gr n terigu jd 85gr. Trus aku pakenya ovalet n aku tambahin baking powder.Sebenernya pengaruhnya kalo ditambahin baking powder apa sih mba? Secara di resep kan ga pake n aku jg kocok gula+telur pake mixer.
    Nah, di praktek yg ke-2, ak ga pake keju lembaran karena stok habis. Hehehehe... Rasanya sih enak, tp ttp lebih enak yg pake keju lembaran ya mba..
    Aku tunggu resep cake berikutnya... Senang sekali bs back to the kitchen setelah sekian tahun vakum.. Thank you... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Wulan, kalau adonan sudah dikocok hingga kembang saya rasa BP bisa skip ya, lagipula adonan sudah menggunakan starkis/ovalet yang berfungsi melembutkan dan mengembangkan jadi gak perlu pakai BP lagi.

      Silahkan dicoba resep lainnya ya Mba, moga suka ya hehehehhe

      Delete
  28. hai mbak..ijin copas resepnya ya..mau nyoba ne..tks ya

    ReplyDelete
  29. kalau resep ini buat cake yang dipanggang bisa ngga Mba?
    pake brp derajat n brp menit ya?
    apa masukin adonan kuning dulu lalu dikuarin untuk tambahkan adonan coklat nya ya?
    makasih^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, bisa dipanggang. Suhu 170'C, pakai api atas kayanya ya supaya bawah gak gosong ketika adonan kedua masuk. Waktunya selama 25-30 menit atau test dengan tusuk lidi ya. Matangkan adonan kuning dulu baru masukkan adonan cokatnya ya. Saya belum pernah nyoba juga nih wakakkaka

      Delete
    2. berarti adonan kuning dipanggang 20 menit lalu dikeluarkan untung ditumpuki adonan coklat dan dipanggang lagi 20 menit ya?
      thx

      Delete
    3. Yep, betul, kalau mau versi panggangya ya. Pastikan adonan kuning sudah matang saat menambahkan adonan coklat.

      Delete
  30. halo mbak aku anik, salam kenal ^_^
    aku sudah nyobain resep ini, tp keju doang tanpa coklat..
    hasilnya enyaaaaakkkk...
    suka sama blognya mbak, inspiratif banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Anik, salam kenal juga ya. thanks sharingnya ya, moga suka resep2 lainnya. Sukses selalu Mba ^_^

      Delete
  31. halo mbak.. kalau misalnya emulsifier di-skip ganti BP bisa nda ? takarannya brp? apa kalau diganti BP jumlah telurnya bisa dikurangi?
    kalo coklat blok diganti coklat bubuk bisa nda? takarannya brp?
    makasih^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, pakai saja 1 sendok teh BP. Kalau skip emulsi, jumlah teluer sbaiknya malah jangan dikurangi, emulsifier fungsinya untuk melembutkan agar gak banyak2 pakai telur.

      pakai coklat blok bisa, pakai saja sekitar 10 gram Mba.

      Delete
  32. Halow mbak endang, saya sudah praktek resep ini..lembut n enak..tp apa emang hasilny ga tinggi ya mbak?menurut saya pendek ky brownis hihi..trims..yani-jember.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba yani, yeppp, cake ini hasilnya gak tinggi. banyak resep2 ny. liem yang hasilnya gak tinggi tapi lembut. hmm, resepnya di double saja Mba ^_^

      Delete
  33. Huaaaa... kk :'(
    aku udh buat kuenya... eh tepungnya amlah kebanyakan... aku kasih tepungnya 160gr O.o
    u,u jdinya bantat *plakk

    eh... tp udh kubuat ulang... jdi udh bener :D kuenya enank :D

    mksih resepnya kk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo non, kunci membuat cake, roti, cookies adalah di takaran bahan2nya, harus tepat dan untuk pemula sebaiknya jangan diganti2 dulu bahannya. sayang kan gara2 salah masuk tepung kue jadi bantat hahahha.

      sip, kegagalan itu pelajaran berharga loh. thanks ya sharingnya ^_^

      Delete
  34. Mba Endang, ini Motik. Tadi udah semangat untuk buat kue ini soalnya anakku yg sulung lagi radang tenggorokan jadi maunya makan yg lembut2 (dan katanya cake ini lembut)eh...baru dasar kalau aku ndak ada emulsifier....apakah bisa di skip atau diganti dgn hal lainnya?....Terimakasih yah Mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Motik, skip saja emulsi nya, resep aslinya gak pakai sih. Kalau rada was2 takut gatot, coba kasih BP 1/2 sdt saja. Pastikan adonan dikocok hingga kembang ya MBa. Moga cepat sembuh si sulung ya.

      Delete
    2. Lapor Mba, kemarin (akhirnya) saya coba buat kue ini, karna dandangnya mini (kami sedang di rantau soalnya jadi semua serba mini). Jadi adonannya saya bagi sebagian untuk dikukus dan sebagian untuk dipanggang....yg kukus hasilnya lembut sekali (dan langsung habis) sedangkan yg panggang bagian cokelat jadi basah (padahal sudah ditambah 5 menit waktunya). Kira2 kenapa yah Mba? dan si sulung masih sakit nih :( sudah masuk hari ke-6....Motik

      Delete
    3. Hai Mba, saya bellum pernah coba dipanggang, selalu kukus. Mungkin kurang lama manggangnya ya? Moga si sulung cepat sembuh ya Mba.

      Delete
  35. Bismillah. Lapor boss -eh mb'Endang oye- barusan praktek ni resep, pake loyang 20x20, jadiny rendah y mb', 2cm lebih dikit, teksturnya sih gak bantat n rasanya teteep enaaak, lgsg ludes disantap anggota genk (swmi + 2 anak dara). Adsolusi gimana agar adonan nya tinggi semampai, tanpa hrs ganti loyang yg pendek? Oya mb', sy pake SP. Byk ilmu kuliner yg sy dpt dsini, jazakillah khoirn y mb', salam hangat dr kami sklrga. Yulita/um Shofa-pontianak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Yulita, salam kenal ya. Untuk cake ini memang jadinya gak mengembang lebay ya, memag dari resep awalnya seperti ini wakakkak. Kalau mau ya di double ya resepnya jadi bikin 2 resep, baru deh hasilnya lebih tinggi untuk loyang Mba. Keknya memang kalau cake bagusnya tinggi semampai ya, heheheh. Pakai SP oke2 saja kok, sama saja dengan emulsifier lainnya.

      Sip, moga suka dengan resep lainnya ya Mba, Sukses selalu ya! ^_^

      Delete
  36. mbaa.. saya udah coba resep yang ini enaak lembut, berhubung gak ada stok cokelat dark, cuma ada cokelat pink, yaudah di pake seadaanya aja dan hasilnya bagian yang di campur coklat pink itu jadi kemanisan terus agak bantet dikit deh..wekekekee.. untung yang bagian adonan keju gak ikutan bantet.

    nah terus kejunya gak punya kraft lembaran, saya ganti ama keju parut kraft, pas kuenya di makan ternyata keju tengahnya gak mencair, jadi kaya berasa brindil2 dalem kue, akibat kesoktauan imajinasi saya ganti2 resep bhahahaaa...

    oia mba kalo buat kue pake oven manual yang biasa itu gimana caranya menentukan panas 170'? ama waktu pemanggangannya? belum ada uangnya soalnya buat beli oven listrik mba.. yaah curcol deh.. makasi ya mba.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Marico, gak papa saya juga suka begitu kok, modifikasi resep disesuaikan dengan kondisi dapur. Kalau yang ada bisa dimanfaatkan mengapa keluar duit buat beli yg lain kan hehhehe. Toh yang makan kita sendri yaaaa.

      Kalau pakai loyang tangkring biasa memang ngatur suhu rada2 susah, kudu pakai perasaan. Coba panaskan dulu oven pakai api sedang, Saat kue dipanggang perhatikan kalau terlalu cepat kecoklatan kecilkan api kompor supaya suhu oven turun. Harus sering dipakai, itu kuncinya, jadi tahu trick2nya hehhehe.

      Sukses ya! ^_^

      Delete
  37. Mbak Endang, kue kukusku bantet.. kok bisa ya? padahal ngocok telurnya sdh sampe kaku.. trus pake ovalet.. kukusan sudah panas.. rasanya sih enak, hihihi, tapi kalo ngembang pasti lebih jos..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kenapa yaaa, bingung dot com hahaha, mungkin karena terlalu kaku ya telurnya? kocok sampai kembang kental putih saja. tapi ini bari perkiraan. ayo coba lagi ^_^

      Delete
    2. Siap! kemarin udah bikin brownis kukus cokelat, ntar me posting di situ ajaa.. makasih banyak ya Mbak Endang..

      Delete
  38. Enaaakkkk.. bikinnya minngu lalu tpi baru comment skrg. Salam kenal ya mba endang. Bikin cake ini gegara buat bekel raina 17m di daycarenya. Kata raina "nda, nak" aka bunda, enak, horeeeee. Resep ke 2 yg aq coba pancakes, ludeeesss.. hahaha.. thanks y mba. Jatuh cinta ma jtt nih aq. Hehehe.. tisha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Tisha, salam kenal juga ya, wah senang sekali si kecil suka cake nya, nggemesin banget hehhehe. thanks sharingnya ya Mba, sukses selalu.

      Delete
  39. halo mba endang,
    saya sudah coba resep ini dan hasilnya enak banget mba, anak2 dan suami suka banget. oh ya mba, saya baru2 ini coba modif resepnya. lapisan keju diganti dengan coklat strowberry (dikurangi dikit biar tidak terlalu manis dan diberi pasta sedikit) dan margarin diganti dengan minyak sayur. untuk lapisannya saya taburi mesis. tapi mba, kalo hasil kue saya baik dengan resep dari mba ataupun yang saya modif kok hasilnya kurang padat ya? seperti ada bekas gelembung2 udara, apa kurang lama kocok telurnya? mohon masukkannya mba. . .terima kasih sebelumnya

    offin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Offin, thanks sharingnya ya Mba. Wah bingung juga saya, apa mungkin margarine yang diganti dengan minyak membuat gelembung muncul ya? Margarine lebih padat. Saya rasa bukan faktor telur ya.

      Delete
  40. terima kasih banget mbak... resepnya ciamik banget benar2 anti gagal

    ReplyDelete
  41. Halo mba endang.. kenalin sy ambar. Seneng banget nemuin JTT.. cocok banget buat sy yang baru belajar bikin kue. Sy dah coba barusan.. hasilnya bagus dan enak. Cuma sy modif dikit mba telornya cuma 3 butir (krna trauma kue bantet kmaren2). Trus gula pake gula halus yg biasa buat bedakin donat.. trus lapisan tengahnya karena ga ada keju lembaran sy pake keju cheddar yg diiris tipis. Tapi tetep yummmmy... trims mba.. oya bikin soto kudus dong mba.. ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Ambar, salam kenal ya. thanks sharingnya ya, senang sekali membaca cakenya sukses dicoba. Soto kudus ya, saya memang belum pernah coba, ditunggu saja yaaa hehehhe

      Delete
  42. Mbak endang, saya uda coba resep ini saya ikuti semua tiap step..dan hasilnya taraaa....yg coklat mah enak pas nyuuusss...tapi kenapa ya mbak kok yg keju bantat, salah dimananya ya mbak? Apa karena saat saya nyampur adonan yg keju kondisi margarin masih panas?(itu ngaruh ga sih)
    Tolong dibantu, penasaran...masih mau coba lagi...help me... thanks b4 ya mbak endang :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, yep, margarine jangan dicampur saat panas, dinginkan dulu hingga agak hangat, test dengan ujung jari kalau jari kita terasa nyaman baru bisa dipakai ya. Moga sukses di next trial hehehe

      Delete
  43. Mbak endang maknyozz resepnya berhasil! Berhasil *gayadora* hehe.. biasanya aku bikin bolu selalu gatot alias gagal total. Tapi hari ini berhasil! Lembut rasa maknyosss Cuma suami bilang nanti kejunya tambahan lagi biar keras banget. ;) tq ya mba endang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, thanks sharingnya ya, wah ikutan senang cakenya sukses, gampang kok buat cake asalkan bahannya benar, takaran tepat dan instruksi diikuti dengan seksama. Mantap deh heheheh

      Delete
  44. tanteee, kenalin, aku devi. masih kuliah, dan di kos-an gak ada mixer buat bikin telurnya jadi ngembang huhu ;( ada cara lain tan biar telurnya tetep ngembang tanpa mixer? makasiii tante cantiiikk :)

    btw, gapapa kan aku panggil tante? ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh panggil Mba saja ya, saya belum tua2 banget kok wakakak, keponakan saya yang panggil saya tante paling gede baru berumur 9 tahun.

      untuk membuat telur mengembang bisa dilakukan dengan dua cara, mixer dan manual, dikocok pakai kocokan spiral sampai kembang ya.

      Delete
  45. hi Mbak Endang...salam kenal ya, blog Mbak endang ini inspiring banget, aku jadi seneng masak gara-gara sering buka blognya Mbak Endang ini...makasih ya mbak .......
    setelah tertunda-tunda berkali, semalam aku berhasil mempraktekkan resep ini, tapi hasilnya agak bantat :)...mungkin karena emulsifiernya ketinggalan pas nge mix telor dan gulanya hehehehe maklum baru pertama kali pake mixer, karena biasanya itu bagian suamiku mbak yang pegang mixer wkwkwkwkwk, baru taunya pas diingetkan suamiku kok ovalet nya masih di atas meja? akhirnya buka primbonnya Mbak Endang lagi....oawalaaah iya ternyata yang di mix itu telor, gula dan emulsifier hahahaha......gpp besok dicoba lagi...cemunguuttt
    makasih ya Mbak Endang atas resep-resep nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, thanks sharing ya, kalau gak mau pakai emulsi bisa pakai BP double acting ya, supaya terjamin mekarnya hehheheh. Sipp! Moga next time sukses ya! ^_^

      Delete
  46. Mbak endang, kalo coklatnya digantikan keju aja bisa ga ya mbk? Diparut gt mbak.. Kalo bs kira2 diganti brapa gr kejunya ya mbk? Ada bhan lain yg harus diganti gak ya mbk?Trus wkt kukusnya, kira berubah ga ya mbk? Duh maaf ya mbk, pertanyaannya rombongan gni.. :) oya mbk, aku bru coba ayam goreng madu versi mbk... Duh, rasanya enak bgt.... Kalo ga inget timbngan, tiap hari pgn nya masak itu... :) makasih mbk endang... -shenan-

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba shenan, maksudnya mau buat cake dengan rasa keju semua ya? skip saja bagian coklatnya (bahan 1), kemudian bahan 2 dibuat double dan campur dengan adonan dasarnya. waktu kukusnya lebih lama ya, sekitar 50 menit. kalau mau lebih ngeju bisa tambahkan keju parut lebih banyak dr resep, semua tergantung selera yaa, tambah 50 gram oke kok.

      Delete
  47. Mba, cake kukusnya kira2 tahan di suhu ruang (ga masuk kulkas) brp lama ya? Kl 2 hari cakenya maih bgs ga? Thanks mba

    ReplyDelete
  48. Mba endang, kalau adonan putih dan coklatnya aku kukus bersamaan di loyang terpisah dan setelah matang diolesi selai diantaranya, bisa kan y? Lama kukusnya tetap 20 mnt?
    -ema-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Ema, bisa2 saja Mba, yep masing2 adonan sekitar 20 menit ya,

      Delete
  49. Mba.. lam kenal.. beberapa kali nyoba resep dari blognya mba endang. Alhamdulillah berhasil.. Naah klo untuk cake yang dikukus2 ini kenapa ya biasanya bagian atasnya cakenya itu bergelombang2 jadi gak enak dipandang, tapi yaa untung rasanya lumayan. Apa karena ketetesan air dari tutup dandang ya? oya saya mo coba ni cake keju coklat ini tapi mo dimodif pake ubi jalar. Mudah2an berhasil ya mba..
    - susi -

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal mba susi, apinya kebesaran mba, jangan pakai api besar, pakai api kecil saja, kuenya akan mulus. sukses dengan kuenya ya

      Delete
  50. Dear Mba Endang, senang bgt deh nemu blog JTT. Kalo dulu belum ada internet kalo mau masak mesti buka buku resep atau kliping resep dr koran. Skrg tinggal buka JTT wesss....lengkap semua.
    Mau tanya mba, saya udah coba resep ini 2x, rasanya benar2 maknyuuss. Tp utk yg lapisan coklatnya pas udah dipotong keliatan ada rongga di tengah...jd bolong gitu mba. Kenapa ya mba? Kalo yg lapisan kejunya oke, lembut rasanya.
    Mohon petunjuknya ya mba. Makasih.
    Desy

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba desy, coba skip emulsifiernya mba, resep asli harusnya gak pakai, cake bisa ngembang karena dikocok dengan baik. yang saya buat juga berongga2 ya, mungkin karena faktor bahan pengembangnya.

      Delete
  51. Wah..kapan2 musti nyobaa neehh..hehee

    ReplyDelete
  52. mbak endang, boleh gak margarine nya di ganti minyak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Mba, bisa ya. ganti saja dengan minyak goreng biasa

      Delete
  53. Halo Mba Endang, mau laporan nih. Comment saya yg lalu ttg rongga di tengah kue yg coklat sudah dpt teratasi.
    Setelah saya cermati resepnya, dibaca berulang2 dan direnungkan ternyata api kompor yg saya pake utk ngukus terlalu besar mba.
    Sesudah itu adik saya nyoba lagi dgn api yg sedang dan hasilnya sempurna!!! Gak ada bolongnya di tengah.
    Yaah seperti murid kalo gak nyimak penjelasan gurunya kadang bisa gagal di test hehehe...
    Makasih resepnya mba... Terus berkarya..
    -desy-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Desy, yeppp api besar membuat cake berongga dan permukaan tidak rata. pakai api kecil saja kalau mengukus. thanks sharingnya yaaa hehehhe

      Delete
  54. Enaaaakkkkkk (titik)
    Hari ini aku eksekusi Cake Kukus Lapis Coklat Kejunya Tante Endang buat bawaan kerumah mertua (ceritanya malem mingguannya dirumah si Mamah Mertua) hihihi *Bangga bener bawanya hahaha
    Cake memang gak mengembang tinggi, tapi lembut banget, aku bikin double resep jadi muat di loyang tulban diameter 22cm (pas banget) :)
    Tapi...cake punyaku sampingnya ketutup cokelat semua (untungnya ketutup rata) jadi tampilan atas yang warna kuning, jadi lebih cantik sih (biar orang bingung gimana cara itu kuning ditengah, hihihi) padahal aslinya sih jadi gak sesuai gambar di resep hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Ayu, Yep cake ini memang gak terlalu mengembang tinggi ya, memang lebih oke kalau buat 2 atau 3 resep supaya mantap. Hahaha saya juga kalau buat bagian coklatnya suka masuk ke samping loyang akibatnya semua bagian ketutup adonan coklat, kayanya karena adonan cake pertama di kukus terlalu lama sehingga jadi menciut dan membuat rongga antara cake dan loyang.

      keknya acara ke Mamah Mertua seru bangettt yaa, dan pastinya happy karena bawa hantaran buatan sendiri hehehhe. Sukses ya, dan thanks sharingnya !^_^

      Delete
  55. Mbak...aku barusan coba praktekin resep ini dan sukses mbak hehehe tapi ada dikit rongga antara adonan coklat dengan keju slice nya...terima kasih udah share resep2nya mbak yah....next time aku mau coba praktekin resep mbak yang lainx...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba marina, thanks sharingnya ya, supaya gak ada rongga antar slice tekan dengan benda yang punya permukaan datar upaya nempel ya

      Delete
  56. simple,gmpang bgt,tp enaaaaaaaaaaaakkkk...... ^_^.tq mbak dh ksi bocoran resepna

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks ya Mba Sris, senang sekali resepnya disuka hehhehe

      Delete
  57. halo mbak... salam kenal sebelumnya mbak.. sy lia dr surabaya, penggemar setia blog mbak, sering bongkar2 blog liat2 resep hehehe..

    blog mbak bagus banget... sangat membantu apalg pake step2 bergambar.. kadang susah utk membayangkan kalo cuma dgn tulisan aja.. hehehe..

    ak uda nyoba resep yg ini mbak, cake kukus pertama yg ak buat, enakkkk... cuma ktnya suami kurang manis, hahahaha.. sama yg kuning aga bantet mungkin gara2 mentega cairnya panas2 ak langsung masukkin ke adonan..
    mau tanya, itu bagian atasnya memang bolong2 berpori2 gitu yah mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba lia, salam kenal juga ya. Bolong2 kemungkinan karena saya modifikasi dari resep aslinya yang menggunakan 5 kuning dan 3 putih telur sehingga teksturnya lebih smooth. Mungkin mba bisa coba resep aslinya ya untuk menghiindari berlubang2.

      sukses dan thanks sharingnya yaa

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...