19 July 2011

Cake Kukus Lapis Coklat Keju


Tidak ada yang lebih klop untuk dikolaborasi selain coklat dan keju. Rasa manis, asin dan gurihnya merupakan perpaduan yang sangat pas dalam sepotong cake lapis kukus yang lembut. Hmm.. Resep ini telah lama saya incar hanya saja baru tadi malam saya berkesempatan untuk membuatnya. Beberapa hari ini kondisi kantor saya memang cukup hectic karena relokasi kantor pusat dari daerah Kuningan ke samping Mall Ambasador. Yup, tepat! Kami pindah ke area termacet yang dihindari oleh hampir semua penduduk Jakarta. Dua kali hari Sabtu berturut-turut saya habiskan di kantor membuat saya tidak sempat untuk menyalurkan hobi memasak, keinginan menggebu tetapi apa daya tenaga tak ada. Namun tadi malam, dalam upaya untuk merilekskan diri, maka sayapun menghabiskan waktu berkutak-kutik di dapur dan hasilnya tidak mengecewakan saudara-saudara. Cake ini sedap! ^_^



Beberapa teman kantor yang mendapat kesempatan mencicipinya tadi pagi telah bertanya resepnya ke saya, dan saya memberikan jaminan resepnya sangat mudah dan anti gagal. Saya melakukan modifikasi pada jumlah telur, mungkin hanya sedikit mempengaruhi rasa. Resep aslinya menggunakan 5 butir kuning telur dan 3 butir putih telur, nah saya sedikit anti menggunakan telur yang dipisahkan kuning dan putihnya dan dipakai dalam jumlah berbeda seperti ini, karena mubazir. Mau saya kemanakan sisa dua butir putih telur lainnya? Karena itu saya merubahnya menjadi 4 butir telur dan saya tambahkan 1/2 sendok teh cake emulsifier agar cake lembut dan berpori halus. Not bad at all.


Sebagaimana cake kukus lainnya, cake ini lembut, halus, legit dan rasa manisnya ternetralisir oleh asinnya keju sehingga tidak membuat cepat eneg. Tampilannya pun menjadi mirip-mirip seperti lapis Surabaya ya hanya saja dengan biaya yang lebih murah. Lapis Surabaya mengandalkan pemakaian kuning telur yang sangat banyak untuk menghasilkan cake yang lembut, hampir tanpa pori dan sangat legit. 

Okeh, saya hentikan ocehan saya, mari kita langsung ke TKP saja yuk.

Berikut resepnya.  


Cake Kukus Lapis Coklat Keju
Resep diadaptasikan dari buku Cake Lapis Panggang dan Kukus ala Cake Shop Favorit oleh Yeni Ismayani - Cake Kukus Lapis Coklat Keju

Untuk 1  loyang cake ukuran 23 x 10 x 8 cm

Bahan:
- 4 butir telur (resep asli 5 kuning telur dan 3 putih telur)

- 1/2 sendok teh cake emulsifier (saya menggunakan Starkis), resep asli tidak pakai
- 125 gram gula pasir
- 60 gram tepung terigu
- 15 gram tepung maizena
- 3 lembar keju lembaran (saya pakai merk Kraft single)

Bahan I, lelehkan dengan cara di tim:
- 35 gram margarine
- 50 gram coklat blok


Bahan II:
- 35 gram margarin dilelehkan
- 50 gram keju cheddar parut

Cara membuat:
Siapkan loyang, saya menggunakan loyang persegi panjang ukuran kira-kira 23 x 10 x 8 cm. Olesi dengan mentega hingga rata dan taburi dengan tepung pada permukaanya. Sisihkan.


Siapkan mangkuk mikser, masukkan telur, gula pasir dan starkis, kocok dengan speed rendah agar tercampur kemudian naikkan menjadi kecepatan tinggi dan kocok hingga mengembang dan kental. Matikan mikser.

Masukkan tepung terigu dan tepung maizena, aduk menggunakan spatula dengan cara dilipat sehingga tercampur rata.



Masukkan bahan I ke dalam panci kecil atau mangkuk alumunium, letakkan panci/mangkuk diatas panci/pan lebar yang diisi dengan air, kita akan melelehkan coklat dan margarine dengan cara di tim. Panaskan panci, aduk-aduk coklat dan margarine selama dipanaskan, jika air telah mendidih, matikan saja api kompor dan teruskan mengaduk hingga semua bahan leleh. Dinginkan sebentar.

Bagi adonan cake menjadi dua bagian, biarkan 1/2 bagian di dalam mangkuk mikser dan tuangkan 1/2 bagian lainnya di mangkuk berisi coklat tim. Aduk adonan cake dan coklat hingga rata.

Cairkan margarine (bahan II) di panci kecil lainnya, panaskan sebentar saja jangan sampai margarine pecah (terpisah antara minyak dan bahan dasarnya), tuangkan margarine cair ke 1/2 bagian cake yang masih ada di mangkuk mikser. Tambahkan keju parut dan aduk rata. Margarine cair suka mengendap di dasar adonan karena itu pastikan agar spatula menyentuh di dasar wadah saat mengaduknya.

Siapkan kukusan, beri air agak banyak dan panaskan hingga mendidih. Tuangkan adonan keju ke loyang yang telah disiapkan, masukkan loyang ke dalam kukusan. Tutup permukaan kukusan dengan kain bersih yang menyerap air. Tutup rapat. Masak cake selama 20 menit dengan api sedang, hingga matang. Keluarkan dari kukusan.



Menggunakan gelas yang diolesi dengan mentega, ratakan permukaan cake tata keju lembaran diatasnya, kemudian tuangkan adonan coklat ratakan. Cek apakah air dalam dandang kukusan masih cukup, jika kurang tambahkan lagi dan panaskan lebih dulu sebelum digunakan untuk mengukus cake. 



Masukkan loyang dalam kukusan, tutup permukaan kukusan dengan kain bersih, tutup rapat. Kukus kembali cake selama 20 menit. Keluarkan dan dinginkan sebentar sebelum cake dibalik untuk dikeluarkan dari loyang. Jika cake terlalu lengket, sisiri tepi loyang dengan pisau agar mudah untuk dilepaskan.

Balikkan cake di piring datar, potong-potong sesuai selera dan cake siap disajikan.  

It's so yummy! 

Source: 
Buku Cake Lapis Panggang dan Kukus ala Cake Shop Favorit oleh Yeni Ismayani - Cake Kukus Lapis Coklat Keju

41 comments:

  1. Mba & mas, ijin copas ya resepnya..kayanya enak bgt, pengen nyoba. trims y..lam kenal

    ReplyDelete
  2. Halo Mba, salam kenal juga. Silahkan di coba resepnya ^_^

    ReplyDelete
  3. haloo mbk...mau tnya donk dairy cream itu apa ya???tks

    ReplyDelete
  4. Hai, dairy adalah produk olahan dari susu hewan seperti susu kental manis, susu bubuk, keju atau krim kental. Dairy cream adalah krim yang terbuat dari olahan susu yang bisa berasal dari hewan (sapi atau kambing) atau tumbuhan. Biasanya dipasaran kita mengenal jenis krim kental/heavy cream,atau krim kocok yang terdapat dalam tabung semprot atau light cream/krim yang lebih ringan/encer. Krim yang berasal dari olahan susu hewan memiliki rasa dan aroma yang lebih sedap. Jika ingin membelinya datang saja ke supermarket di bagian dairy product, biasanya dipajang bersama dengan keju, yogurt atau susu cair. Semoga membantu ya.

    ReplyDelete
  5. mbak, apa kabar? aku sudah cb resep mbak yang ini, tapi kenapa lengket bawahnya ya? jadi sisi2nya si oke tidak lengket, tapi pas dibalik dari cetakan tidak mau lepas..hiks..akhirnya sedikit aku paksa, yach hasilnya tidak halus, pecah pecah gitu karena ada yang nempel di cetakan...dan untuk menutupi kecacatannya, aku 'bajuin' aja kuenya pake keju parut, hehehe...mohon pencerahan ya mbak

    ReplyDelete
  6. Hai, salam kenal ya. Wah saya juga bingung kenapa seperti itu ya? Hmm, loyang sudah dioles mentega dan tepung secara merata kan? Mengukusnya juga harus benar-benar matang, sehingga cake terlepas sendiri dr loyang. Ketika cake keluar dari loyang jangan terlalu lama mendiamkannya di dalam loyang. Cake akan menjadi lembab dan menempel. Jadi ketika uap panas mulai berkurang, balikkan cake ke piring atau rak kawat. Tapi biasanya masalahnya ini karena olesan mentega dan tepungnya kurang banyak, alternatif lainnya pakai kertas minyak/baking saja didasar loyang, oles kertas dengan mentega baru adonan dituangkan. Dijamin cake gak akan lengket lagi. Selamat mencoba ya dan thanks atas sharingnya ^_^

    ReplyDelete
  7. klo nggak suka keju, ada alternatif lain nggak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, hmmm kalau tidak suka keju mungkin bisa diganti tape atau pisang saja kali ya. Atau gunakan resep cake kukus lainnya saja yang minus keju, gampang kan ^_^

      Delete
  8. Makasih banget y mba resepnya...
    aq udah coba resep ini mba...
    waw... bener2 enak mba,,,
    kuenya lembut, empuk, rasanya ga buat eneg...
    bener ya kata mba... kue ini anti GAGAL...
    boleh kan mba... kalo aq praktekin resep2 mba yg lain...???
    sukses trus y mba... dan jgn bosan2 berbagi resepnya y... :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal dan thanks atas komentarnya ya. Wah seneng deh ada yang suka dengan resepnya. Silahkan Mba kalau mau dicoba resep2 lainnya. Sukses ya ^_^

      Delete
  9. Mbak, saya barusan coba resep yg ini. Bolunya enak dan teksturnya lembut. Cuma emulsifier sy ganti pake ovalet dan sy tambahkan sdkt pasta coklat utk menambah warnanya. Loyangnya sy pake loyang bundar krn kuatir tdk muat di loyang loaf panjang sy yg berbentuk trapesium. Alhasil kuenya jd pendek 2,5 cm. Keju lembarannya yg rasa bbq chicken, krn stok tggl itu. Enak sih menurutku tp kt suamiku aneh, kejunya bau jigong hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakak, itu modifikasi paling dahsyat abad ini Mba, cake coklat pakai keju rasa bbq chicken. Tapi memang tidak ada rotan akarpun jadi ya, jangan karena tidak ada 1 atau 2 bahan di rumah menghambat kreatifitas. Yup, emulsifier kadang2 saya pakai ovalet juga. Thanks atas sharingnya ya heheh ^_^

      Delete
  10. pagi mbak Endang, aku mau coba resep ini ah, kayaknya kok enak banget ya...tapi ada pertanyaan nich mbak, apakah keju parutnya bisa diganti dengan cream cheese dan perlu berapa gramkah untuk cream cheese-nya? lalu apakah cream cheese perlu dicairkan bersama dengan margarin? mohon info ya mbak, makasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, keju parut bisa diganti cream cheese, cream cheese bisa di larutkan dengan mentega seperti di resep brownies keju pandan ya. Untuk takarannya saya kira 50 gram oke ya. Hehehe, harus trial error ya karena saya belum pernah coba buat menggunakan cream cheese. Thanks ya.

      Delete
  11. terima kasih mbak, nanti aku coba ah, hasilnya nanti aku konfirmasi ya :)

    ReplyDelete
  12. mbak, sy ud coba buat cake ini. tp kok yg kejunya pas mo dituang lapisan coklatnya nyusut gt ya? jadinya yg keju n yg cokelat ga numpuk, tp yg keju dpagari gt sama adonan yg coklat. rasanya sih teutep uenakkk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ana, maaf yang saya baru balas pesannya, pas saya buka2 resep ini saya lihat ada komentar yang belum saya jawab dan itu udah lama banget wakakaka. Coba saat ngukus pakai api kecil saja Mba, jangan api besar. Ada saran dari teman-teman, api yang besar saat ngukus membuat cake menjadi menyusut, permukaan retak dan bergelombang. Atau paling mudah pada saat akan disajikan bagian pinggir-pinggir cake diiris supaya lapisan coklatnya hilang hehehe. Moga membantu ya.

      Delete
  13. hallo mk endang.
    Td siang fina udh praktekin.
    Krn tdk ada keju lembaran akhirnya gk sy kasih,tp wow hasilnya maknyus n sukses berat.
    Sy bwa ketmpat krj laris manis.
    Makasih mbk endang ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Fina, thanks atas sharingnya ya. Sip, gak pakai keju lembaran gpp kok, kalau mau pakai saja keju parut sebagai pengganti. Wah senang membaca kuenya laris manis hehehe

      Delete
  14. bikin laper
    tp penasaran nhee pngen coba,
    izin numpang pinajm resep nya.
    mkasih bnyak tas info nya n sukses slalu

    ReplyDelete
  15. Kemarin saya coba resep ini. Pertama kali dan sukses, mbak. Untuk bagian tengahnya, saya pakai keju cepat leleh yg saya iris agak tipis, krn stok tinggal sedikit, jadi dihabiskan sekalian. Sedang keju parutnya tetep pakai cheddar. Krn starkis tidak ada di toko bahan kue langganan, penjualnya menyarankan ryoto, yg katanya lebih bagus dari ovalet. Ya, sdh, saya nurut aja. Rasa nggak kalah sama lapis Surabaya atau spiku, tapi irit biaya. Two thumbs untuk mbak Endang! Selain resep ini saya juga coba Castella tapi gagal, mbak. Hiks..hiks.. Saya akan posting terpisah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, thanks atas sharingnya ya, hiks ikutan sedih dengan castellanya, memang rada2 susah membuat castella, walau bahan mudah dan cara gampang banyak yang gagal membuatnya, terus terang saya juga bingung wakakkak. Sukses selalu ya! ^_^

      Delete
  16. O ya, saya lupa tanya sebelumnya. Permukaan kue kuning perlu diratakan dengan gelas sebelum keju ditata di atasnya supaya apa ya mbak? Dan apakah permukaan kue coklat tidak perlu diratakan juga? Satu pertanyaan lagi nih. Wkt saya kasih 1 potong ke teman kantor saya, dia berkomentar enak, lembut tapi yg kuning agak bau telur. Menurut saya sih tidak. Kalau misalnya saya kasih sedikit vanili, apakah akan merusak rasa keju?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Non, permukaan cake yang kuning diratakan karena cake ketika dikukus cenderung bergelombang sehingga kurang cantik kalau langsung diberikan lapisan coklat diatasnya. Jadi saya ratakan pakai gelas wakakka, kalau nggak mau repot nggak usah duratakan gak papa kok, ini hanya masalah estetika. Untuk menghilangkan bau amis telur bisa ditambahkan vanili bubuk, atau vanila ekstrak atau vanila essense. Nggak akan mempengaruhi rasa kejunya kok ^_^

      Delete
  17. Sip! Pasti bikin lagi! Sekali lagi terima kasih.

    ReplyDelete
  18. Salam kenal dan terima kasih ya sebab berbagi ilmu yang ada. Saya telah mencoba resep cake kukus lapis keju nya. memang sangat sedap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, salam kenal juga ya. Thanks atas sharingnya ya, moga suka resep lainnya ^_^

      Delete
  19. Hola sista, saya baru aja jadi fansnya nieh... Duhh suka banget semua resep di sini, bahannya gampang di cari, kayak mudah dan irit jg peralatan yg simpel... Mbak, post juga dong resep red velvet kukus dan cup cake kukusnya... Aku jg suka resep kue yg lain. T.O.P deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Jeng, thanks ya, moga suka dan betah di blog JTT. Yep, sudah berangan2 mau bikin red velvet cuman kok belum kesampaian hahhaha, pe-ernya banyak. Ditunggu saja ya. Thanks atas sharingnya ^_^

      Delete
  20. Mba gak perlu pke baking powder ya? Apa tetap bs ngembang:) mksh

    ReplyDelete
  21. halo mba endang. . . sy suka dgn kue rasa coklat dan keju ^_^ jd pengen cb tp sy blm biasa buat kue. berapa lama kocok telur agar mengembang dan kental?
    thanks b4
    ummi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Ummi, rada2 susah kalau pakai waktu karena saya nggak pernah lihat jam kalau mengocok, beda mikser beda lamanya mengocok Mba. Jadi dikira2 saja, kalau adonan sudah kental, berwarna putih dan kembang berarti sudah cukup mba.

      Delete
  22. hai mb endang,slm kenal ya...nyari2 resep,ehh..ketemu blog ini,izin nyontek resepnya ya mb...do'akan sy semoga berhasil ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, salam kenal juga ya. Silahkan dicontek resepnya, semoga suka ya ^_^

      Delete
  23. haloo mbak, salam kenal... mbak, resep ini enak banget.. aku yg pemula bener2 bisa.. ini bener2 anti gagal... orang2 rumah suka semua ^^
    blognya bner2 brguna mbaak.. aku yg pemula ini googling resep2 gampang, akhirnya nemu blognya mbak...

    mau tanya ni mbak, kalo misalnya itu keju parutnya aku tambahin jadi 80gram trus coklatnya ditambahin juga jadi 80 gram, apa tepungnya n menteganya juga harus ditambah mbak?? aku pnginnya buat lagi yg rasa coklat n kejunya itu lebih nendang..

    oke mbak, makasi yaaa... resep2 lainnya aku contek juga yaa..
    salam sukses :)

    cici ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Mba Cici, thanks sharingnya ya Mba, bisa ditambahkan coklat dan keju lagi kok, gak perlu rubah komposisi lainnya. Silahkan dicontek resep lainnya, moga suka ^_^

      Delete
  24. halo sis, saya mau tanya tepung terigu yang digunakan jenis apa ya? apakah protein rendah atau serbaguna?
    saya sudah coba cake coklat kukusnya.. anak saya senang sekali. saya ingin coba yang ini.

    trima kasih
    susan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Susan, pakai saja tepung terigu serba guna ya Mba.

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya berusaha memberikan yang terbaik untuk membalas komentar, pertanyaan maupun sharing yang anda berikan. Walaupun saya sama sekali bukan ahli dibidang ini namun saya akan berusaha untuk mencari alternatif solusi berdasarkan pengalaman pribadi maupun dari sumber lainnya untuk menjawab pertanyaan yang masuk. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ternyata saran atau solusi yang saya berikan justru membuat eksperimen anda menjadi gagal.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di justtryandtaste@gmail.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Salam sukses!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...