12 Juli 2011

Sup Ayam, Jagung Manis, Asparagus dan Jamur Kancing



Sup, merupakan hidangan hangat yang berisi berbagai macam bahan seperti daging dan sayuran yang dimasak dalam kuah kaldu, air atau cairan lainnya. Ciri khas sup panas (hot soups) adalah dengan merebus aneka bahan makanan bersama cairan dalam satu panci hingga taste masing-masing bahan keluar dan membentuk kuah kaldu (broth). Secara tradisional, sup terbagi menjadi dua jenis yaitu sup kental dan sup bening. Dalam acara makan malam (dinner) sup kerapkali disejajarkan dengan makanan kecil, atau hidangan pembuka (appetizer)

Kuliner Prancis yang telah dikenal luas mengenal dua jenis sup bening yaitu bouillon dan consomme. Untuk sup kental yang membedakannya adalah dari bahan pengental yang digunakan: puree adalah sup sayuran yang dikentalkan oleh pati/tepung; bisques adalah sup yang terbuat dari bubur keluarga udang-udangan seperti lobster, udang, kepiting beserta sayuran yang dikentalkan dengan krim; krim sup merupakan jenis sup yang dikentalkan oleh saus bechamel; sedangkan veloutes adalah jenis sup yang dikentalkan oleh telur, mentega dan krim. Bahan makanan lainnya yang juga umum digunakan untuk mengentalkan sup adalah beras, lentil, tepung dan biji-bijian.


Tahukah anda bahwa sup telah dikenal sejak 9.000 tahun yang lampau, sekitar 6.000 BC? Tepatnya ketika wadah tahan air untuk pertama kalinya mulai dipergunakan oleh masyarakat, sehingga teknik memasak dengan cara merebus makanan dan cairan - kemungkinan dengan menggunakan wadah dari tanah liat atau kulit binatang - mulai dikembangkan. Asal kata sup sendiri (Inggris: soup) setelah ditelusuri ternyata cukup panjang, kata ini berasal dari bahasa Perancis soupe (kaldu), yang dibentuk dari bahasa Vulgar Latin, suppa (roti yang dicelupkan ke dalam kaldu) yang sumbernya berasal dari bahasa Jerman, sop, sepotong roti yang dicelupkan ke dalam kuah atau kaldu daging yang kental.

Okeh, rasanya informasi mengenai sup yang saya cuplik dari Wikipedia di atas telah cukup panjang, kembali lagi ke resep sup yang saya posting kali ini. Sup ayam, jagung manis, asparagus dan jamur ini seringkali saya temukan dalam suatu jamuan makan terutama yang ala buffet. Sup ini juga merupakan jenis sup yang paling saya sukai dan tidak pernah cukup memuaskan saya hanya dengan satu mangkuk saja. Jadi jika ada yang mengatakan sup adalah hidangan pembuka dan disantap dalam porsi kecil, maka saya justru menganggapnya sebagai 'bagian' dari hidangan utama yang tentu saja bersanding dengan hidangan-hidangan 'utama' lainnya ^_^. Bahan-bahan yang segar tentu saja akan memberikan hasil yang terbaik jika kita akan membuat sup ini namun jika sulit ditemukan dan ingin yang lebih praktis, maka bisa menerapkan cara saya yaitu menggunakan bahan kalengan.


Sup ini mudah dibuat dan tidak akan menghabiskan waktu anda terlalu banyak. Poin pentingnya adalah jangan mengaduk telur secara berlebihan terutama saat kocokan telur dimasukkan ke dalam rebusan sup untuk menciptakan serabut-serabut telur. Begitu telur dimasukkan, diamkan sejenak untuk memberikan waktu bagi telur mengeras, kira-kira 10 detik. Kemudian dengan menggunakan sendok kayu aduk sup perlahan saja dengan putaran yang lambat hingga kemudian serabut terbentuk dan mengapung di permukaan. Terlalu cepat dan kuat mengaduk akan membuat telur hancur dan tidak terbentuk serabut sehingga tampilan sup anda menjadi kurang cantik, dan rasanyapun menjadi eneg.

Berikut resepnya ya.


Sup Ayam, Jagung Manis, Asparagus dan Jamur Kancing
Resep hasil modifikasi sendiri 

Bahan:
- 1 potong fillet dada ayam, berat + 100 gram, potong dadu
- 1 kaleng jagung manis, bisa menggunakan jagung beku
- 1 kaleng asparagus, tiriskan, cuci dengan air mengalir dan potong sepanjang 2 cm
- 1 kaleng jamur kancing, atau jamur merang, tiriskan dan cuci di air mengalir. Belah menjadi 4 bagian
- 1 -1/4 liter air
- 1/2 sendok makan tepung maizena, cairkan dengan 3 sendok makan air
- 2 butir telur, kocok lepas
- 2 batang daun bawang, rajang halus

Bumbu:
- 1 buah bawang bombay, cincang halus
- 4 butir bawang putih, cincang halus
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/4 sendok teh pala bubuk
- 1/4 sendok teh cengkeh bubuk
- 1/4 sendok teh kayu manis bubuk
- 1/2 sendok makan garam
- 1 sendok teh kaldu bubuk (optional

Cara membuat:


Anda sering kesulitan merajang bawang bombay? Berikut tipsnya agar cepat dalam merajangnya sehingga air mata tidak terlalu banyak tercurah di dapur.  

Kupas kulit luar bawang bombay, belah membujur menjadi dua bagian, letakkan bagian irisan di bawah. Dengan menggunakan pisau tajam, iris bagian tengah bawang, jangan sampai putus, kemudian kerat-kerat bawang membujur dimulai dari bagian atas bawang kebawah. Baru iris-iris bawang melintang. Dengan cara ini bawang bombay akan terpotong-potong menjadi ukuran kecil. Bingung dengan penjelasan saya? Semoga foto yang saya tampilkan cukup mewakili.

Membuat sup:


Panaskan wajan atau panci untuk memasak sup, beri 1 sendok makan minyak sayur, tumis  bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan terbentuk karamel (berwarna kecoklatan). Kondisi bawang yang seperti ini akan menghasilkan kuah yang sedap dan harum. Masukkan potongan daging ayam, aduk-aduk hingga ayam berubah warna. Masukkan air dan masak hingga mendidih dan ayam matang.


Masukkan semua sayur kalengan, garam, merica, lada, pala, cengkeh, dan kaldu bubuk. Aduk rata. Masak hingga kuah mendidih. Tuangkan kocokan telur, diamkan sejenak selama 10 detik, kemudian aduk kuah menggunakan spatula atau sendok kayu secara perlahan dengan putaran lambat hingga telur membentuk serabut yang mengapung di permukaan. Masak hingga matang, tuangkan cairan tepung maizena dan daun bawang, aduk hingga mendidih dan kental. Cicipi rasanya dan angkat.

Sup ayam plus sayuran yang lezat ini siap dihidangkan dan paling nikmat dimakan selagi panas. Yummy!

Source:
Wikipedia - Soup




11 komentar:

  1. hallo,

    jadi kepingin nyoba. kebetulan di freezer ada byk asparagus beku. bulan lalu sale disini krn sedang musim panen. penjelasannya lengkap sekali. tks ya...oh ya, kalau maizenanya diganti terigu aja, boleh gak ya ????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Widiya, thanks ya. Yup bisa diganti tepung terigu kok ^_^. Wah, sayang disni asparagus mahaaallll banget, padahal saya maniak banget tuh hehehe.

      Hapus
  2. sep mantab atas info a...

    BalasHapus
  3. Cocok nih lagi winter.. mau di coba ah buat buka puasa sore ini.

    Thanks mba Endang resepnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Endang, sipp silahkan dicoba, memang enaknya disantap pas cuaca sejuk yaaa

      Hapus
  4. Trims resepnya.kalo tepung maizena diganti cream,bisa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tepung maizena hanya sebagai pengental ya, kalau mau skip juga gak papa. Kalau mau tambah krim atau susu cair saya rasa bisa2 saja ya.

      Hapus
  5. makasih bgt tulisannya, sangat membantu,, disini q jarang makan sup asparagus kecuali di kawinan,, huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, saya juga seringnya pakai asparagus kalengan hehhehe karena asparagus segar mahal booo

      Hapus
  6. Hi mba, kalau tdk ada yg bubuk, bisa pakai pala & cengkeh & kayu manis yg masih butiran/utuh, nga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep bisa ya, pakai saja 1/4 butir pala parut, 4 cengkeh dan 1 batang kayu manis utuh ya

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...