Beberapa kali membuat nastar hasilnya tidak terlalu maksimal, kurang lembut dan taste-nya juga agak mengecewakan. Saat lebaran yang lalu saya tekadkan hati untuk membuat nastar dengan taste seenak yang dibuat si PandOr. Terlalu pede? Mungkin saja, tetapi dengan resep yang tepat dan bahan-bahan berkualitas ternyata jadi juga nastar yang lezat 'hampir' seenak nastar dari toko kue incaran. Kali ini saya mencoba resep dari blog-nya Yenni's Cake, di artikelnya saya juga mendapatkan tips-tips bermanfaat untuk membuat nastar yang yummy. Selain itu tips oke lainnya saya dapatkan dari website CakeFever, salah satu website favorit saya. Anda bisa membuka artikel mengenai nastarnya disini dan disini.
- Tidak mengocok mentega/butter terlalu lama, karena nastar bukan jenis kue yang harus mengembang berlebihan.
- Aduklah adonan dengan menggunakan spatula dan tidak langsung menggunakan tangan, panas tubuh kita akan membuat butter/mentega menjadi mencair.
- Terlalu sering menyentuh adonan saat proses mencetaknya akan membuat kue menjadi keras.
- Agar ukuran kue sama, adonan selai dibentuk bola-bola terlebih dahulu, sisihkan. Kemudian gilas adonan kue hingga ketebalannya sesuai dengan yang diinginkan dan cetak dengan gelas. Buat satu kue dulu sebagai contoh dan jadikan contoh tersebut untuk mengerjakan semua adonan.
- Gunakan gula halus dan bukan gula pasir. Haluskan gula dengan menggunakan blender hingga menjadi tepung.
- Keluarkan kue sedikit demi sedikit saat mencetak, simpan sisa adonan di dalam kulkas dengan menggunakan plastik wrap agar mentega tidak meleleh.
- Jangan memanggang adonan dengan suhu terlalu tinggi. Set oven di suhu 150'C - 160'C.
- Kulit nastar tidak boleh terlalu tipis atau isian selai jangan terlalu besar.
- Untuk mengoles permukaan kue, saya menggunakan bubuk pengoles merk Ovex yang saya beli di toko bahan kue. Bubuk ini ketika diencerkan dengan air akan mengental sama seperti kuning telur. Anda bisa menggunakan kuning telur yang dicampur madu.
- Pertama, panggang kue hingga setengah matang, dan permukaan agak kering kemudian keluarkan dan olesi permukaannya dengan pengoles dan panggang kembali hingga nastar matang.
- Gunakan butter/mentega yang berkualitas baik karena mentega ini sangat menentukan rasa si kue. Anda tidak akan menyesal dengan hasilnya walaupun harus mengeluarkan ongkos sedikit lebih banyak. Saya menggunakan merk Orchid atau Wysman.
- Pembaca JTT ada yang menyarankan untuk menambahkan kuning telur rebus ke dalam adonan agar nastar renyah dan garing, saya belum mencoba tips ini.
Ini resepnya ya.
Bahan:
- 150 gram mentega
- 100 gram margarine
- 90 gram gula halus
- 3 butir kuning telur
- 50 gram susu bubuk
- 350 gram tepung terigu protein rendah (saya pakai Bogasari Kunci Biru)
- 1 sendok teh vanilli ekstrak
Olesan:
- 2 butir kuning telur
- 1/2 sendok teh madu
- 1 sendok teh air
- 1 sendok teh minyak goreng
Atau menggunakan pengoles instan, saya menggunakan Ovex.
Selai nanas:
- 1 buah nanas palembang, kupas, parut atau blender
- 200 gram gula pasir
- 2 batang kayu manis
- 3 butir cengkeh
Cara Membuat Selai:
Untuk proses lebih detail silahkan klik di link Membuat Selai & Tart Nanas.









saya pernah mendapatkan resep dari tetangga, utk mendapatkan nastar yg renyah dan lumer dgn menggunakan kuning telur yang di rebus terlebih dahulu, saya udah nyoba dan memang bener hasilnya beda...
ReplyDeleteHalo Mba Frida, wah ide yang unik itu, boleh saya minta resepnya untuk di share? Ataukah sama resepnya hanya saja ditambahkan kuning telur rebus? Takaran kuning telur rebusnya berapa ya? Thanks sebelumnya.
DeleteHalo mbak...saya mau tny,kl kulit nastar nya retak itu karena apa ya? thx
ReplyDeleteHalo sesuai artikel yang saya tulis di atas biasanya retak karena:
Delete1. Memanggang adonan dengan suhu terlalu tinggi. Jadi set oven di suhu 150'C - 160'C.
2. Kulit nastar terlalu tipis atau isian selai terlalu besar.
3. Menggunakan gula pasir dan bukan gula bubuk
semoga membantu.
kalu dijual 500grnya berapa ya mba...aku minta resep yang gak pake wisman tapi enak ada engga..kalu dicitayem...mahal2 gak jalan mba...aku mau jual yang harga 35ribu per 500grm...
ReplyDeleteHalo, wahhh syaa nggak tahu harganya hahha, gak pernah jualan Jeng. Kalo bikin selalu buat hobi dan konsumsi pribadi saja. Memang kalau mau enak pakai butter yang bagus kualitasnya, kalau mau dijual lagi dengan harga terjangkau ya butternya di ganti dengan margarine. ^_^
Deletemba salam kenaal...aku jadi tertarik nih mau coba resep nya, aku ijin copas yaaa....oia itu adonan dicetak dengan gelas?gelas apa mba?thx
ReplyDeleteHalo silahkan di copas saja resepnya, moga berhasil ya. Saya pakai gelas belimbing supaya ukuran nastar sama. Bisa pakai cetakan lain sesuai dengan ukuran nastar yang diinginkan.
DeleteTerimakasih resep dan tipsnya. Mau tanya mbak, sebaiknya utk kulit nastar di cetak dengan ukuran diameter brp cm yah yg pas? Terimakasih
ReplyDeleteHalo Non, saya mencetaknya menggunakan mulut gelas belimbing ya.
DeleteLalu.. Untuk meng oven kastengeln/ nastar sebaiknya mnggunakan api bawah saja atau sekaligus api atas bwah? Krn kompor saya merk electrolux mode api atas bwah hanya bs di gunakan scra bergantian. ( bawah dahulu kemudian atas) thx
DeleteHmm, saya pakai oven listrik yang kedua api bisa dipakai, selama ini selalu pakai api atas bawah, baik untuk membuat cake, cookies atau roti. Untuk api yang gantian, mungkin pertama harus pakai api bawah ya untuk mematangkan bagian dasar kue baru kemudian ganti pakai api atas.
Deletesaya sudah coba nastarnya mbak...dan hasilnya mak nyuss...manisnya pas dan renyah, mantab pokoknya, 2 toples amblas dalam sekejap...
ReplyDeleteini resep ke 2 jtt yg saya coba, stlh sblmnya saya bikin brownies kukusnya yg juga sukses dan sekarang mjd kue favorit keluarga.
makasih banyak resep2nya mbak, keep posting simple n delicious recipes ya mbak...ditunggu selalu postingan barunya :)
Halo Mba Handa, sipp, senang mendengarnya dan waduh bentar lagi mau puasa neh dan lebaran kudu nyoba bikin nastar lagi hehehe. Thanks sharingnya ya. Sukses selalu ^_6
Deletembak endang, disitu tertulis ada margarine dan mentega, saya mau pakai blue band tapi bingung untuk mentega mesti pakai merek apa? bukankah mentega dan margarine itu sama saja. tolong dijelaskan mbak, thanks
ReplyDeleteHalo Mba Rimma, mentega terbuat dari susu hewan (sapi, kambing) sedangkan margarine terbuat dari tumbuhan (kelapa sawit). Karena itu aroma mentega lebih harum, rasa lebih nendang dan harganya lebih mahal heheh. Dalam penggunaan sama saja Mba, jadi mau mentega atau margarine keduanya bisa saling menggantikan, hanya saja rasa nggak pernah bohong. Mentega lebih enak!
DeleteTerima kasih resep dan tipsnya, mbak. Enak banget nastarnya. Walo ada kejadian putih telurnya kecemplung 1 gara2 kuning telurnya ikut pecah pas mecah telur :). Tp malah jadinya pas dg selera kami sekeluarga :)).
ReplyDeleteHalo Mba Diny, makasih komentarnya ya. Waduhh, Mba Diny ngeduluin saya nihhhh, saya baru saja mau bikin juga hahaha.
DeleteMbak endang....gimana resep nastar yg pake keju ya? lebih enak atau malah jadi kacau rasanya ya??? atau mabk endang ada resep nastar keju? boleh minta gak ya???
ReplyDeleteMbak Endang...resep nastar tadi kalo di tambah keju jadi gimana ya? seperti yg d iklan itu mbak....kalo ai resepnya ya mbak???da bag
ReplyDeleteHalo Jeng, memang ada jenis nastar keju, biasanya ditambahkan parutan keju cheddar parut di dalam adonannya. Coba nanti saya cari2 resepnya yang oke ya ^_^
Deletembk Endang, aku sdh coba resep nastarnya..dan aku praktikan sesuai resep, cuman mungkin krn menteganya kali ye..jd tampilan/bentuk kuenya gak karuan hahahha.kata keluargaku sih rasanya "lumayn oke" (haihh "lumayan")cuman ya itu mbk, kok bentuk si kue saat dipanggang jadi meluber gitu (bengkak jadi gak bulat). kenapa ya mbak, memang hrga mentega merk wysman/orchis sekitar berapa sih mbk kalo dipasaran, krn selama ini aku blm prnh coba. aku selalu pake mentega kilo-an itu.
Deletetks a lot,
Yani
Halo Mba Yani,
DeleteSaat proses pembuatan nastar sebaiknya adonan tersimpan di kulkas terus agar mentega yang terkandung nggak meleleh. Karena itu ambil adonan secukupnya saja untuk dibentuk, sisanya tetap simpan di kulkas. Intinya jangan biarkan adonan baik yang sudah dibentuk maupun yang belum dibentuk berada di suhu ruang. Kandungan mentega yang tinggi membuat nastar mudah meleleh dan saat dipanggang jadi membengkak.
Seharusnya mengunakan mentega/margarine apa saja oke2 saja dalam hal bentuknya, salam hal rasa baru berbeda. Jadi menurut saya prosesnya saja Mba yang diperbaiki.
Moga membantu ya.
Mbk Endang, aku udah coba lagi nastarnya pake butter Orchid, dan adonan aku keep dulu di kulkas, memang benar mbk, lidah gak bisa bohong, rasanya "yummy" baru kali ini aku merasa puas banget, dan hasil adonanku jg tdk melar lagi dan tdk pecah. oh ya mbk kalo bisa share lagi utk kue kering yg lain donk, kayak kastengel,& putri salju.
Deletetks a lot,
Yani-Sby
Halo Mba Yani, wah selamat akhirnya nastarnya sukses. Nah kalo dah tahu rasa nastar enak gak bakalan au makan yang biasa2 saja, saya begitu soalnya hahhaha. Resep kue kering lainnya untuk putri salju ada mba, judulnya Mexican Wedding Cookies, bisa di search di blog. Kalau kastangel dan lidah kucing saya belum pernah buat hehehhe.
Deletembak vanilli extraknya bole diganti sama bubuk ngak?bubuk vanilli?
ReplyDeleteMba Oliv, bisa diganti sama vanili bubuk, jangan banyak2 ya takutnya suka pahit, kasih 1/4 sendok teh saja.
DeleteSalam kenal ,
ReplyDeleteMba aku rencana mau bikin nastar pake resepnya mba niy hihihii doakan selat ua hahahaa..btw kira2 1 resep ini bs jd brp toples ya mba.
Sukses terus blogingnya..
Halo, waduh saya lupa jadinya berapa toples, yang jelas sih banyak ya. Soalnya dah lamaaaaa banget bikinnya hehehe. Thanks ya
DeleteSupaya hasilnya sesuai harapan, apakah perlu sering2 latihan buat kuenya ya mbk....
ReplyDeleteYep betul banget, selama latihan trial error jadi tahu dimana kekurangannya. Coba bikin skala kecil saja dulu baru kalau oke pakai ukuran resep yang sebenarnya. Ayo latihan hehehe
DeleteMba endang kalo aq pake tepungnya segitiga biru bukan kunci biru gimana?
ReplyDeleteSegitiga biru gpp kok Jeng, hasilnya oke2 saja
DeleteMbak pas ngoven kok susah banget ya dapet hasil yang bagus..
ReplyDeleteSaya pakai oven listrik, di suhu 170 panas atas bawah 20 menitan..
Kok mateng nya ga rata ya,, ada yang gosong ada yang enggak..
Pernah nyoba suhu 160 lama ga mateng2 kue nya. Beda kalo pake oven kompor.
Mohon saran.. :)
Halo Mba, oven listrik kadang2 panasnya nggak merata karena panasnya datang dari satu sisi oven. Saya biasanya ngakalinya dengan memutar2 loyang selama kue dipanggang sehingga semua sisi2nya terkena panas yang sama. Saya selalu menggunakan panas atas bawah jika terlalu cepat gosong suhu saya turunkan.
Deletehallo mba...itu margarin dan mentega di pakai dua dua nya yaa?....klo misal nya hanya pakai orcid butter saja...bisa ga?..mkasi mba....mohon petunjuknya yaa..
ReplyDeletebisa kok, tidak masalah
Deletemba. kalau nastar pakai garam boleh gak..????
ReplyDeleteBoleh, kalau mentega/margarine asin tidak pakai tidak apa2 tapi kalau mau tambah garam 1/4 sendok teh oke
DeleteMba endang aku mau tanya nih, aku udh bikin nastar pake resep ini 5x tapi knp pas di oven jd pecah2 ya..?? apa karna aku pake otang jd panasnya ga bisa diatur (kepanasan)..??
ReplyDeleteThanx sebelumnya..
Halo Mba, memang biasanya nastar pecah karena suhu yang terlalu tinggi atau isi yang terlalu besar. Sebaiknya jika menggunakan otang gunakan api yang tidak terlalu besar agar panasnya nggak terlalu ekstrim.
Deletembak ada resep lainnya mbak seperti brownis, bika ambon, kue kering lainnya dll yg mantap. posting resep2 yg lainnya ya mbak. makasih banyak dah berbagi resepnya.
ReplyDeletetks a lot,
fitrotul, kudus jateng
Halo, resep brownis atau kue kering lainnya banyak kok, coba klik di sisi kiri blog, di bagian topik posting dan cari topik yang diinginkan. Sukses ya. ^_^
DeleteBarusan dipraktekkin mbak, eh si selai ga bs dimasukin, coz trlalu cair. (Aku bli selai jadi di tbk), aku ga bentuk bulet, dilipet jd envelope, jadilah nastar vulgar, aka selainya keliatan ditengah, hahaha. But tastenya yummy. Next time coba bikin selainy sekalian deh. Thanks resepnya ;)
ReplyDeleteHalo Mba, memang selai buatan sendiri teksturnya lebih keras dan mudah di bulatkan dibanding versi supermarketnya. Sip, moga lain kali lebih sukses ya ^_^. Thanks atas sharingnya.
Deletembak endang...
ReplyDeletemau tanya aku punya YUMMY fetah cheese ini bisa dipakek
buat cake apa ya....klo ada minta resepnya ya mbak yg ada makek bahan ini...mksh
Halo, feta cheese adalah keju yang terbuat dari kambing atau sapi, cenderung agak kering (gak basah seperti creamcheese) dengan rasa yang agak asam. Umumnya dipakai untuk salad atau jika dipakai untuk cheesecake biasanya bukan jenis cheesecake yang manis, karena rasa keju feta yang unik. Mungkin link berikut bisa menjadi referensi: http://www.askchefdennis.com/2011/09/feta-cheesecake-and-ask-chef-dennis/
Deletethx bgt mbak sdh diksh linknya ...tp bingung...oz itu brp gram ya sma klo 1 cup itu 250gr ya mbak mksh
ReplyDeleteHalo, 1 oz/ounces = 28,3 gram. Kalau ukuran cup bervariasi, beda bahan beda berat. Sebagai perbandingan 1 cup tepung = 120 gram, sedangkan 1 cup gula pasir itu sekitar 200 gram, 1 cup mentega = 227 gram.
Deletembak...bingung nich baca resepnya http://www.askchefdennis.com/2011/09/feta-cheesecake-and-ask-chef-dennis/...ada Feta Cheese
ReplyDeleteini tau, Cream Cheese ini jga tau..nach klo heavy cream yg gmn ya mbak.....klo gak tolong resep diatas bisa gak ditulis keversi indonesia cz bingung tuch ,,,,,mksh bgt ya mbak
Heavy cream itu krim kental atau whipping cream, bisa di cari di supermarket di bagian dairy product/produk susu n keju. Merk bisa elle n vire, president atau roselle. Untuk translate resep coba pakai google translate ya, atau googling saja resep bahasa indonesia yang pakai fetacheese. Karena memang terbatas resep dengan jenis keju ini kalau untuk kue.
DeleteHalo mba.....,rin mau share tips yg biasa dipakai bikin cookies
ReplyDelete- Tambahin 2 sdm peres tepung sagu tani sangrai tepat sebelum terigu masuk,dan aduk rata degn ringan ajah. hasil nya lumer banget dilidah, he he he
- untuk nastar panggang dulu setengah matang, baru diberi olesan. hasil nya sih menurut ku lebih rapih polesan nya.
- mudah2an bermanfaat yah....:))
Halo non, waah makasih banget tips2nya, sangat berguna, saya nggak pernah pakai cara ini, saya akan coba nanti kalau mau bikin nastar lagi. Makasih banget ya, sukses selalu. ^_^
DeleteSelamat Tahun Baru 2013! Liburan tahun baru saya coba resep nastar ini, dan rasanya mantap tap tap. Resep2 lain yg saya coba sebelumnya agak keras, atau terlalu rapuh, dan resep ini pas. Cuma bentuknya agak melebar. Bila buat lagi, saya akan membentuknya sedikit tinggi. Terima kasih!
ReplyDeleteSelain nastar, saya coba banana chiffon cake dan cake pisang kacang. Saya akan posting terpisah.
Sisca - Surabaya
Halo Non Sisca, selamat tahun baru 2013 juga ya. Moga tahun ini membawa sukses untuk kita semua. Yep, salah satu kelemahan resep nastar ini adalah bentuknya yang melebar kala dipanggang, nah saya masih pusing juga tuh solusinya gimana, soalnya teman kantor saya buat dengan resep sama lha hasilnya bagus banget, bulat2 dan rasanya juga mantap, wakakkak. Tapi idenya bagus juga, bentuk nastar agak tinggi ya, sip sippp saya akan coba cara ini hehehe. Thanks sharing dan tipsnya ya! ^_^
DeleteMba.. Ijin pake resepnya yaaa... Makasih atas resepnya, aku buat pake resep ni temen2 pd suka.. Yg ad jd pd pesen, oia mau tanya orchid butter ad 2 mcm yaa.. Salt ma tawar, baiknya pakai yg mana yaa mba..
ReplyDeleteSip, silahkan pakai resepnya Mba, moga pada suka hehehe. Kedua2nya sama saja, hanya saja kalau pakai salt jangan tambahkan garam lagi ke adonan, kalau mau aman pakai yang tawar saja ^_^
Deletebingung kertas minyak??bukan yg buat bgkus nasi ya mbak??hehe
ReplyDeleteKertas minyak bukan untuk bungkus nasi ya, ini kertas baking atau parchment paper, biasa kalau jaman dulu disebut kertas minyak, karena gak lengket kalau buat bungkus ketan atau madu mongso ^_^
DeleteMba aku dah coba bikin nih, tapi kok rasanya renyah yah, kalo aku mau nya nastar agak sedikit lembek resep nya apa aja yah? Thank u
ReplyDeleteYep, memang nastar ini lumer dimulut seperti judulnya. Wah saya bingung maksudnya lembek gimana ya? Mungkin ditambahkan porsi tepung saja non ^_^
DeleteSis.. Resep Nastar nya udah di coba.. Emank sip.. Tapi knp tetap aja retak ya? Padahal kulitnya ud di tebelin..n pake gula tepung bikin adonannya.. Abis itu panasnya juga ud sy turunin ke 120.. Setelah dipanas 130 masih aj pecah (krn prev sy buat di 150 .. Gosong abis) fyi.. Sy pake nya oven listrik signora.. Ukuran nya emank kecil sih.. Apa ukuran oven juga mempengaruhi suhu oven itu sendiri..? Apa perlu di kecilin lagi apinya.. Misal di 100 gitu? Ato ada tips yg lain, mungkin..? Tysm ;)
ReplyDeleteHalo Mba Ivana, hmm retak nastar ini kadang saya juga mengalaminya dan sampai sekarang belum tahu masalahnya. Kadang mungkin karena saat bentuk bulatnya kurang mulus jadi masih ada rongga antar adonan. Mungkin panas oven harus diturunkan lagi karena masing2 oven memang beda ya temperaturnya, kalau ruang oven kecil pastinya panasnya akan lebih tinggi. Bisa dicoba Mba ^_^
Deletehai, aku suka banget webnya. ga cuma dikasih tau resep tapi juga step by stepnya. btw itu mixernya apa? lucu banget..
ReplyDeleteHai juga, miksernya merk Sico. ^_^
DeleteHi, ada tips nga supaya taburan keju di atas nastar tdk meleleh, krn setiap bikin nastar taburan kejunya pasti meleleh bikin penampilannya jd jelek bgt. Keju yg di pake keju kraft cheddar parut. terima kasih
ReplyDeleteOlesi telur dan taburi keju parut saat nastar hampir matang, jangan saat awal pemanggangan sudah ditaburi keju, sebaiknya keju masuk ke kulkas supaya keras ya.
Deletehi mba endang,
ReplyDeletekl resep nastar ini diganti isinya bisa ga ya? ada masukan diganti apa ya? makasih sebelumnya
Nana
Hai Mba Nana, hmm saat ini saya belum ada ide pengganti yang enak apa untuk isi nastar, keju atau selai apel mungkin ya.
Deletesimpel mbak..walo aku pake oven kompor, terigu jg bukan protein rendah, g pake mentega (karena g ada) margarin ja, secara rasa masih ok mbak.. lembut juga tuh.. cuma mgkin kurang maknyus y, beda kali kalo bikin sesuai dg bahan yg d resepin.. btw.. thanks y mbak.. love it!!
ReplyDeleteHai Mba Ifa, dengan margarine saja cukup oke, malah kalau kebanyakan mentega nastar jadi gepeng2 gak karuan. pernah tuh lebaran tahun lalu saya banyakin butternya, waaaakkkk nastarnya mmg enak tapiiiii penyet2, gepeng, meleber gak karuan wakakkak. Thanks sharingnya ya!
Deletembak saya sdh mraktekin nastarnya mbak. jadi 2 loyang. aku bikin eksperimen manggangnya. yaitu loyang pertama sesuai dengan resep (dikeluarkan setelah 20 menit, dioles, trus panggang lg) hasilnya bagus. loyang kedua saya oles sebelum dipanggang. setelah matang baru saya keluarkan. tp hasilnya tidak semulus loyang pertama. bagian atas nastar pada retak. hiks...tp tetep aja enaaaaak...*kata suami n anak2* :)
ReplyDeletehai Mba Farida, wah saya seringkali juga masih retak2 walau sudah dikeluarkan baru dioles hiiks. Kalau mau hasil bulat bagus, banyakin margarine dibandingkan menteganya ya Mba, mentega membuat adonan terlalu lembek dan mudah meleleh di oven, nastar jadi gepeng2 hehhehe. Thanks sharingnya ya.
DeleteHi mbak..
ReplyDeleteUntuk nastar ini kira2 bisa bertahan berapa lama ya? mau tanya juga mbak.. dengan menggunakan silica gell, apa kue kering bisa tahan lama dan aman? thanks for your reply ..
Halo Mba Rini, saya rasa sama dengan nastar dan kue kering lainnya Mba, sekitar 2 minggu ya. Kalau di kulkas tentu lebih lama. Wah saya gak menyarankan silica gel untuk makanan ya, karena kan bahan kimia, pasti ada efek sampingnya.
DeleteHallooo, saya sudah coba resep ini dan rasanya enakkkk banget, meski aq makenya tepung segitiga biru, aq kasih keju, dan pake vanilla bean ....
ReplyDeleteSuami , anak2ku n temennya ga brenti2 nyomotin, hihihi
Tq ya mba, :). Nanti aq mau coba resep lain :)
Hai Mba Dita, pasti lebih enak karena plus keju dan vanila bean hahahha. Sip, thanks sharingnya ya Mba, monggo dicoba resep lainnya, moga suka ^_^
DeleteHalo mbak Endang, saya mau tanya ni.. kalo terigunya pake terigu protein sedang (segi tiga biru) kira2 gimana mbak? soalnya saya bikin kastengel pake segi tiga biru.. oke aja tu.
ReplyDeleteTerima kasih ya mbak
Halo Mba Penny, bisa kok Mba, saya rasa nggak terlalu berpengaruh pada kerenyahannya.
Delete