07 September 2011

Membuat Selai & Tart Nanas


Whew, ternyata sudah lama juga saya tidak melakukan update artikel di Just Try & Taste. Liburan panjang dan mudik membuat saya sama sekali tidak sempat untuk bersentuhan dengan internet. Maklum, di rumah Ibu saya di Paron akses internet lambat seperti jalannya kura-kura dan setelah mencoba beberapa kali, sayapun menyerah. Membutuhkan waktu dan kesabaran, dua hal itu yang tidak saya miliki. Walaupun setumpuk foto hasil jepretan masakan di dapur serta jalan-jalan kuliner saya dan Tedy telah menanti, namun untuk mengetik artikelnya sepertinya saya harus menunggu mood dan waktu yang tepat. Artikel mengenai tart nanas ini sebenarnya sudah basi karena Lebaran telah berlalu, namun saya tetap ngotot menampilkannya karena bentuknya yang cantik dan proses membuatnya yang unik. Kue ini saya buat sebagai oleh-oleh untuk Ibu saya saat Lebaran kemarin. Yah, menikmati tart nanas kan tidak harus saat Lebaran tiba bukan? Apalagi untuk tart nanas yang lembut dan lezat seperti yang saya tampilkan kali ini. ^_^


Sebenarnya, tart nanas hampir sama seperti nastar yang umum kita jumpai, yang membedakannya hanya penampilannya saja yang sedikit mengalami modifikasi. Selai nanas yang umumnya terdapat di dalam adonan kali ini tampak dari luar. Nah, untuk membuatnya memang sedikit lebih rumit dibandingkan proses membuat nastar, karena adonan harus dicetak terlebih dahulu, diisi dengan selai. Bagian atasnya lantas kita tutup dengan potongan-potongan adonan, untuk kemudian baru dipanggang. Karena itu biasanya ukuran tart nanas ini sedikit lebih besar dibandingkan dengan nastar yang lebih imut. Untuk mencetak adonannya saya menggunakan cetakan kue apem yang terbuat dari alumunium, karena itu tidak heran bentuk tart nanas yang saya buat bervariasi tergantung dari bentuk cetakan kue apem yang saya miliki di rumah.



Bagi anda yang mungkin belum pernah membuat selai nanas sendiri di rumah, di bawah juga saya sertakan proses membuatnya. Mudah dan lezat! Porsi gulanya tergantung dengan selera ya, jika kurang manis bisa anda tambahkan takarannya. Nanas yang digunakan sebaiknya pilih yang tua namun dagingnya masih keras, tandanya kulit nanas telah berwarna kekuningan, daging buahnya ketika dipencet tidak empuk. Paling baik adalah nanas Palembang, karena memiliki struktur yang lebih keras dengan kadar air yang tidak sebanyak nanas Subang. Nanas yang mengandung banyak air akan menghasilkan selai dengan jumlah yang lebih sedikit. Nanas untuk selai di nastar atau tart nanas ini sebaiknya diparut agar berserat sehingga mudah untuk dibentuk menjadi isi nastar, hindari memblender atau mencacahnya menggunakan food processor. 

Tips:
  1. Tart nanas harus benar-benar dingin sempurna sebelum disimpan di dalam stoples agar tidak mudah menjadi lembek/melempem.
  2. Suhu oven yang saya sertakan di bawah hanya sebagai patokan saja karena masing-masing oven memiliki panas yang berbeda-beda. Sesuaikan suhu oven anda sesuai kebutuhan, yang jelas suhu oven jangan terlalu panas untuk menghindari retak pada tart.
  3. Gunakan mentega dengan kualitas yang baik untuk mendapatkan cita rasa tart nanas yang mantap. Anda bisa menggunakan Baker's Mix atau Margarita Vanilla atau merk butter lainnya dengan kualitas dan rasa yang telah dikenal.
  4. Resep di bawah ini sebenarnya untuk tart nanas tipe roll/gulung, tapi saya memodifikasinya menjadi tart nanas dengan bentuk terbuka. Namun belum tentu adonan ini juga bisa digunakan untuk jenis nastar tertutup. Jadi anda harus melakukan eksperimen sendiri jika ingin mencobanya.  
Okeh, jika anda tertarik berikut ini resepnya ya.

Selai Nanas & Tart Nanas
Resep diadaptasikan dari blog Food 4 Tots - Homemade Pineapple Rolls & Homemade Pineapple Jam 

Bahan untuk selai:
- 2 buah nanas Palembang, cari yang tua namun teksturnya masih keras
- 250 gram gula pasir
- 4 butir cengkih
- 2 batang kayu manis
- 1 sendok makan air jeruk lemon (saya tidak pakai)

Bahan untuk adonan tart:
- 250 gram mentega (suhu ruang)
- 50 gram gula halus (haluskan gula pasir menggunakan blender)
- 2 butir kuning telur
- 360 gram tepung terigu serba guna atau protein rendah (Mis. Segitiga Biru atau Kunci Biru)
- 1/4 sendok teh garam halus

Cara membuat selai:


Kupas nanas, buang matanya dan cuci bersih. Parut nanas, buang bagian tengahnya yang keras. Peras parutan nanas sehingga jusnya terpisah dari daging buahnya. Sisihkan jusnya, kita akan memasukkan jus nanas secara bertahap saat selai dimasak. Cara ini akan membuat cairan pada selai tidak meloncat kemana-mana sehingga mengotori kompor dan dinding dapur.




Masukkan perasan parutan nanas di wajan atau panci (anti lengket lebih baik), 1/2 bagian gula pasir, cengkeh dan kayu manis. Masak dengan menggunakan api sedang sambil diaduk-aduk dengan spatula kayu hingga parutan nanas mengering dan membentuk satu bola adonan. Kecilkan api kompor dan teruskan mengaduk.




Jika parutan nanas yang dimasak terlihat mengering, sesekali tuangkan jus nanas ke dalamnya sedikit demi sedikit dan teruskan memasak dan mengaduk. Lakukan hingga jus nanas habis digunakan. Masukkan sisa gula sedikit demi sedikit hingga tercapai tingkat rasa manis yang diinginkan. Gula akan habis terpakai jika proses memasak selesai.

Ketika selai terlihat mulai pekat dan membentuk caramel, kecilkan api kompor, terus aduk selai hingga menjadi adonan yang lengket dan berwarna coklat keemasan, kira-kira membutuhkan waktu 1 - 1 1/2 jam. Buang cengkeh dan kayu manis. Biarkan selai mendingin, kemudian masukkan dalam wadah tertutup rapat dan simpan di kulkas. Selai nanas ini sedap untuk bahan isian nastar atau olesan roti dan kue kering lainnya.

Membuat Tart Nanas:
Panaskan oven di suhu 160'C. Siapkan loyang untuk memanggang kue kering, alasi permukaannya dengan kertas baking/kertas minyak. Siapkan cetakan-cetakan dari alumunium untuk kue apem, olesi permukaannya dengan mentega. Sisihkan.



Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega dan gula halus, kocok dengan kecepatan tinggi hingga lembut, berwarna pucat dan mengembang. Masukkan kuning telur satu persatu, kocok hingga tercampur baik sebelum menambahkan kuning telur berikutnya. Masukkan garam dan kocok adonan hingga mengembang. Matikan mikser.




Masukkan tepung terigu dalam 3 tahapan, aduk rata dalam setiap tahapannya menggunakan spatula hingga menjadi satu adonan yang kompak. Diamkan adonan selama 30 menit di suhu ruang.

Ambil segenggam adonan, letakkan di atas meja yang telah dialasi dengan kertas baking/kertas minyak. Gilas adonan dengan ketebalan + 1/2 cm. Cetak bentuk bulat menggunakan cookie cutter atau tutup botol/stoples atau cetakan bulat lainnya. Diameter sesuai dengan diameter cetakan kue apem yang akan anda gunakan, saya memotongnya dengan diameter 6 cm. 



Ambil selembar potongan adonan, masukkan ke dalam cetakan kue apem yang telah disiapkan, tekan-tekan dengan ujung jari sehingga adonan rapi menempel pada lekukan dinding cetakan. Jangan sampai adonan berlubang agar selai tidak menetes keluar saat dipanggang, selai yang terpanggang akan membuat tart lengket di cetakan sehingga akan hancur saat akan dilepaskan dari cetakan. 

Isi dengan 1/2 sendok makan selai nanas, rapikan. Lakukan hingga semua cetakan anda habis terpakai. 

Sekarang kita akan menghias bagian atas tart nanas. Gilas adonan setebal 1/2 cm, potong-potong dengan lebar kurang dari 1/2 cm. Tata masing-masing potongan adonan secara melintang di atas tart nanas. Anda membutuhkan sekitar 4 potongan tipis adonan. Buang kelebihan adonan dibagian ujung-ujungnya sehingga panjangnya pas dengan diameter tart nanas. Lakukan pada semua tart. 




Panggang tart nanas selama 10 menit, keluarkan dan olesi permukaannya dengan kuning telur. Masukkan kembali ke oven dan lanjutkan memanggang hingga tart matang berwarna coklat keemasan (sekitar 5-10 menit). Keluarkan dari oven, biarkan agak dingin. 


Lepaskan tart nanas dengan cara mengetuk-ngetukkannya dengan posisi terbalik di permukaan telapak tangan hingga tart lepas dari cetakan. Dinginkan tart diatas rak kawat hingga benar-benar dingin sempurna.

Masukkan tart nanas ke dalam stoples secara hati-hati karena kue cukup rapuh. Tutup rapat dan siap dinikmati. Enjoy! 

Sources:
Food 4 Tots - Homemade Pineapple Rolls & Homemade Pineapple Jam

11 comments:

  1. mbk, salam kenal.
    ijin share cara membuat selai nanasmu di blog q ya. Ntar aq link ke sini.
    Thanx ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Risha, sip silahkan di share ya. Moga pada suka hehehe ^_^

      Delete
  2. salam kenal seblmnya,mba.
    nanya dung mba. ciri2 fisik nanas palembang bila dibandingkan dengann nanas subang n bogor bisa dilihat dari mananya ya?
    makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nanas palembang umumnya berbentuk panjang tapi nggak gendut ya, warna kehijauan sampai kekuningan, seratnya lebih banyak dengan kadar air yang lebih sedikit, rasanya lebih asam. Kalau nanas subang ukurannya lebih besar, dan berbentuk lebih gendut. biasanya berwarna kehijauan, lembek, mudah matang dan busuk, kadar air tinggi jadi kurang oke untuk selai.

      Delete
  3. Hi Mbak Endang, Salam kenal.

    Diam2 saya selama ini ngefans ama tulisan2 resep mbak.
    Dah banyak tuh, Saya doakan mudah2an suatu hari bisa merilis buku resep :D

    Mbak saya tertarik dengan resep tart nanas yg satu ini, tapi ingin mengganti selai nanasnya dg selai marmalade homemade.

    Pertanyaan saya, apa tektur selai nanas dan marmalade berbeda? adakah keharusan menggunakan selai nanas? Share yah mbak kali aja mbak punya pengalaman membuat nastar ato tart dg selai lain selain nanas.

    Thanks.
    Sandra.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Sandra, salam kenal juga ya. Amiin untuk doa buku resepnya hehehhe.

      untuk resep diatas, bisa pakai selai lainnya, karena bentuknya cup ya, jadi selai aman di dalam. belum pernah coba dengan selai lain tapi menurut saya kalau bentuknya mangkuk begini oke2 saja pakai selai lainnya, biasanya kalau nastar susah diisi dengan selai selain nanas, karena mudah leleh dan merembes keluar.

      thanks sharingnya dan sukses ya! ^_^

      Delete
  4. Salam kenal Mba Endang, resep"nya mantap semua nih
    Ijin share ya, boleh ga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Juplika, salam kenal juga ya. silahkan kalau mau dishare Mba, jangan lupa sumber dan back link ya.

      Delete
  5. Salam kenal mbak endang, mbak saya mau tanya, kalau menggunakan cetakan keranjang gtu, cara pengisiannya bagaimana agar gampang membukanya dan tidak gosong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya biasanya gilas dulu adonannya dimeja, baru saya cetak bulat dan masukkan ke cetakan dengan cara ditekan, kelebihan adonan di tepi cetakan saya potong dengan pisau.

      Delete
  6. oke mbak endang ntr dicoba semoga berhasil, soalnya kmrin buat gosong dan banyak yang pecah

    ReplyDelete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...