22 Juni 2015

Resep Nastar Lumer dan Remah a la Taiwan


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Kira-kira setahun yang lalu, rekan kantor saya, Mba Mirah, memberikan saya sebuah kue yang dibungkus dalam kemasan cantik beserta kata-kata, "Cobain deh, ini nastar dari Taiwan." Teman saya ini memang sering sekali pergi ke Taiwan untuk mengunjungi putra-putrinya yang berkuliah disana dan setiap kali kembali ke tanah air selalu membawa aneka makanan unik yang jarang ditemukan di Jakarta. Nah nastar ini salah satunya. Tart nanas ini sebenarnya tidak  jauh berbeda dari nastar umumnya yang biasa kita temui, yang membuatnya serupa namun tak sama hanyalah bentuknya yang persegi panjang, berukuran jauh lebih besar dari nastar umumnya dan tentu saja dengan isi selai yang banyak. 

Berhubung saya adalah penggila selai nanas maka nastar berukuran jumbo seperti ini tentu saja lebih sesuai selera, jadi saya pun berjanji suatu saat akan membuatnya sendiri. Namun setahun telah berlalu, dan nastar a la Taiwan itu pun terlupakan dan hanya tinggal kenangan hingga kemudian saya membuka-buka draft blog JTT dan menemukan judulnya tanpa resep sama sekali. Waktu itu saya memang bermaksud untuk mencobanya dan agar tidak lupa maka nama makanan tersebut saya simpan di draft. Nah kali ini nastar a la Taiwan ini bukan hanya sekedar mimpi belaka namun berhasil saya wujudkan di dapur dalam waktu yang tidak terlalu lama. So, tertarik untuk mencoba nastar dengan bentuk yang berbeda dan rasa yang tak kalah yummy? Yuk mari.... ^_^


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap
Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap


Untuk membuat nastar ini maka anda memerlukan cetakan khusus berbentuk segi empat, biasanya cetakan ini terbuat dari bahan alumunium atau metal lainnya dengan kedua sisi berlubang. Mirip dengan cetakan kue kering untuk sugar cookies dengan aneka pola. Tidak memiliki cetakannya? Ah saya juga! Tapi jangan khawatir, kita bisa membuatnya sendiri di rumah dengan sangat mudah, yang kita perlukan hanyalah kertas karton, gunting, aluminium foil dan stapler. Jadi sebelum kita terjun ke dapur dan membuat adonannya maka luangkan waktu sejenak untuk melakukan prakarya.  

Yep saya tahu, membuat prakarya merupakan pekerjaan yang sedikit 'menyebalkan', saya bahkan selalu mendapat nilai pas-pasan waktu jaman sekolah dulu. Tapi prakarya yang satu ini sangat mudah, dan jika anda memiliki putra-putri kecil yang bisa diberdayakan maka mintalah bantuan mereka. Saya sendiri menugaskan Heni untuk urusan lipat melipat karena dia lebih rapi melakukannya. Membuat cetakan sendiri memiliki kelebihan yaitu kita bebas mengatur ukuran kue yang diinginkan, apakah persegi panjang ataukah sama sisi. Hanya saja pastikan agar kue tidak terlalu tebal sehingga mampu matang sempurna dengan mudah, jadi ketebalan dua atau tiga sentimeter menurut saya cukup pas.


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap
Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Jika pola sudah dibuat, maka gunting pun bekerja dan tekuk lah potongan kertas tersebut sesuai dengan garis yang sudah dibuat. Masing-masing potongan pola wajib kita bungkus dengan alumunium foil, kemudian tekuk dan semat dengan stapler. Trala, jadi deh cetakan nastar. Nah supaya pekerjaan memanggang menjadi lebih cepat maka kita memerlukan cetakan yang banyak, saya sendiri membuat sebanyak 14 buah cetakan yang pas untuk sehelai loyang kue kering yang saya miliki. Cetakan ini saya pakai bergantian untuk semua adonan yang dibuat. Tapi jika anda ingin waktu memanggang yang lebih cepat apalagi ditunjang dengan kapasitas oven yang besar maka buatlah cetakan lebih banyak. 

Wokeh sekarang ke adonan nastarnya.  Beberapa pembaca memberikan komentar di resep Nastar Lembut Lumer Di Mulut yang pernah saya posting sebelumnya, anda bisa klik link disini untuk melihatnya. Tips unik yang sampai weekend kemarin membuat saya penasaran adalah menambahkan kuning telur rebus ke dalam adonan. Konon katanya, kuning telur rebus membuat nastar lebih garing, remah dan lumer. Nah kali ini saya pun mengutak-atik resep nastar tersebut, menambahkan kuning telur rebus dan sedikit maizena dan hasilnya mantap. Nastar terasa garing, remah dan lumer di mulut.


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap
Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Nastar sendiri merupakan kue istimewa yang banyak penggemarnya dan sepertinya 'kudu' wajib hadir saat Lebaran tiba. Tak heran dengan kepopulerannya yang luar biasa membuat hampir setiap pembuat kue ingin menaklukkan dan menjadi master dalam membuat nastar. Aneka modifikasi resep pun bermunculan dan masing-masing mengklaim nastar mereka yang terlezat. Jika kunci utama kastangel yang nendang adalah pada jenis keju yang digunakan, maka kunci utama nastar yang sedap adalah pada mentega yang digunakan. Karena itu gunakan mentega yang berkualitas baik, karena mentega yang seperti ini akan memberikan aroma harum dan rasa yang creamy, buttery, milky pada kue yang dibuat. Kebanyakan orang menyebut mentega ini dengan sebutan roombutter, dan jika anda kebingungan membedakan roombutter dengan butter maka sebenarnya kedua makhluk ini sama. 

Roombutter adalah jenis mentega/butter yang umumnya mengacu pada kemasan kaleng seperti Wijsman, Hollman atau Golden Churn (cap Gentong). Ibu saya bahkan selalu berkata, "Pakai mentega cap Gentong kalau mau kue keringnya enak," padahal skill beliau saya akui 'payah' jika berurusan dengan baking, namun beliau tahu kue enak berawal dari mentega yang bagus. Jadi ingin nastar anda istimewa tahun ini? Anda mungkin harus merogoh kocek sedikit lebih dalam untuk disisihkan membeli mentega yang oke.


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Beberapa mencampur mentega dengan margarine, beberapa menggunakan mentega utuh. Rekan kantor saya, Inry, yang jago baking dan selalu laris ketiban pesanan jika Lebaran seperti ini menyarankan untuk mencampurnya. Full mentega menurut dia, "Terlalu mahteh dan milky banget," Nah soal taste ini tentu saja saya serahkan ke selera masing-masing, saya sendiri terus terang penyuka butter karena aromanya yang sedap. Namun berdasarkan pengalaman, 100% butter akan membuat nastar mekar, gendut, melebar, gepeng, kurang garing alias melempem sehingga mudah berjamur jika diletakkan di suhu ruang. Jadi di setiap resep nastar bisanya saya akan mencampur mentega dengan margarine. 

Jika anda sering window shopping di toko bahan kue (saya sangat suka kegiatan ini!), maka mungkin disana anda akan melihat mentega kiloan bernama Baker' Mix. Ini merupakan campuran mentega dengan margarine sehingga warnanya kuning kepucatan. Anda bisa menggunakan jenis ini walau tentu saja untuk aroma memang kurang begitu nendang.

Masih bingung membedakan mentega dan margarine? Nah anda mungkin bisa melihat postingan saya disini tentang Produk Dairy dan seputarnya. 


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Sekarang ke proses pembuatannya. Tidak ada yang berbeda dengan nastar umumnya, mentega, margarine dan gula bubuk cukup anda mikser hingga smooth. Gula bubuk ini bisa anda buat sendiri dengan memblender gula pasir hingga halus. Jika adonan mentega sudah lembut dan tampak mulai agak pucat dibandingkan warna semula, maka masukkan kuning telur baik yang rebus maupun yang mentah kemudian mikser kembali adonan hingga kembang dan pucat. Nah untuk proses berikutnya yaitu mencampurkan bahan kering dengan adonan mentega maka sebaiknya kita gunakan spatula saja. Aduk perlahan, jangan over mixing, karena tepung terigu jika bercampur dengan bahan basah akan segera membentuk gluten. Mengaduk berlebihan akan membuat gluten semakin banyak terbentuk dan membuat kue menjadi bantat atau keras. Adonan yang terbentuk tidak lengket dan sangat nyaman dibentuk, jadi tidak perlu memasukkannya ke dalam kulkas. 


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Sekarang ke proses mencetaknya. Berbeda dengan nastar umumnya dimana adonan cukup diisi selai nanas dan digelinding bulat seukuran bola bekel kecil, maka nastar yang satu ini dicetak menggunakan cetakan yang sudah kita persiapkan sebelumnya. Agar ukurannya pas, maka kita harus trial dan error terlebih dahulu. Ambil sepotong adonan, timbang seksama dengan timbangan digital, demikian juga dengan selai nanasnya yang telah dibulatkan dan ditimbang. Gabungkan dan bentuk bulat, kemudian masukkan ke cetakan, jika ukurannya telah sesuai maka anda harus menimbang semua adonan dan selai menjadi ukuran yang seragam. Ribet? Ah sama sekali tidak. Timbanglah semua bulatan selai dan adonan terlebih dahulu, baru gabungkan selai dan adonan tersebut satu persatu dan masukkan ke dalam cetakannya. Percayalah ini jauh lebih cepat dibandingkan membuat ratusan bulatan nastar yang berukuran imut. ^_^

Untuk selai nanasnya, anda bisa membuatnya sendiri di rumah atau membeli selai nanas khusus nastar di toko bahan kue. Klik link di Membuat Selai dan Tart Nanas untuk membuat selai nanas sendiri. Nah jika anda bertanya-tanya mengapa selai nanas yang saya gunakan berbeda warnanya, itu karena jenis gula yang digunakan. Gula jawa akan memberikan warna coklat di selai dibandingkan dengan gula pasir yang membuat selai berwarna kuning keemasan. 


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Untuk memanggangnya, saran saya gunakan api atas bawah agar matang merata. Berhubung karena saya menggunakan oven gas dengan api di bawah saja dan tanpa timer, maka ketika bagian bawah mulai kecoklatan maka nastar saya balikkan agar sisi lainnya bisa matang juga. Nah bagaimana sisi kiri kanannya? Well, agar semua sisi mampu kuning kecoklatan maka panggang sebentar sisi-sisi tersebut. Nastar yang garing diperoleh dari proses pemanggangan yang maksimal, dan karena nastar a la Taiwan ini berkuran jumbo maka berilah waktu sedikit lebih lama agar matang  sempurna. Tidak memerlukan waktu lama untuk memanggangnya, dan ketika permukaannya sudah terlihat kuning kecoklatan maka nastar sudah matang.  Terus terang nastar yang saya buat agak 'sedikit' over baked, bagi anda yang lebih suka tekstur nastar yang tidak terlalu renyah dan benar-benar lumer dengan mudah di mulut maka panggang hingga sedikit kuning keemasan saja.

Bagaimana melepaskannya dari cetakan? Kita harus menunggunya hingga agak dingin, saat itu nastar akan mengeras dan tidak terlalu rapuh. Karena kandungan mentega dan margarine yang banyak maka kue ini tidak sulit untuk dilepaskan, namun supaya aman kita bisa mengoleskan cetakan dengan margarine sebelum digunakan untuk mencetak adonan. 

Berikut resep dan prosesnya ya.


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Nastar a la Taiwan
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 27  buah  nastar 

Tertarik dengan resep kue kering lainnya? Silahkan klik link di bawah ini:
Kue Kering Selai Kacang
Kastangel - Si Gurih dengan cita rasa keju yang nendang
Nigella Lawson's Intense Chocolate Cookies   

Bahan:
- 150 gram mentega
- 100 gram margarine
- 90 gram gula halus (blender gula pasir hingga menjadi tepung)
- 2 butir kuning telur
- 2 buah kuning telur yang telah direbus
- 1 1/2 sendok teh vanilli ekstrak, atau 1/2 sendok teh vanilli essence atau 1/4 sendok teh vanilli bubuk
- 1/2 sendok teh garam (hilangkan jika anda menggunakan mentega asin/salted butter)
- 300 gram tepung terigu protein rendah
- 50 gram tepung maizena
- 50 gram susu bubuk

Bahan lainnya:
- selai nanas secukupnya untuk isi nastar, masukkan ke dalam kulkas hingga keras agar mudah dibentuk dan dibulatkn.

Cara membuat: 
Membuat cetakan nastar


Siapkan kertas karton (saya menggunakan kertas map yang tebal), buat pola di permukaan karton dengan pensil. Untuk membuat 1 buah cetakan maka buatlah persegi panjang dengan panjang 21 cm dan lebar 2.25 cm. Karena cetakan yang saya buat memiliki panjang 5 cm dan lebar 3 cm maka dari garis panjang ini saya beri garis pemisah sepanjang 5 cm dan 3 cm. 


Jadi dalam 1 cetakan, kita akan mendapatkan 3 buah sisi sepanjang 5 cm dan 2 buah sisi sepanjang 3 cm.  Sisi panjang pertama dan terakhir akan dilekatkan menjadi satu dan di stapler. Gunting masing-masing pola ini, buat sebanyak yang anda bisa, saya sendiri membuat sebanyak 14 buah pola. Tekuk pola mengikuti garis yang sudah dibuat, sebaiknya karton ditekuk ketika belum dibungkus dengan foil.

Sekarang kita akan membungkusnya dengan foil. 

Letakkan sepotong kertas yang sudah ditekuk di permukaan sehelai alumunium foil. 


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Bungkus karton dengan alumunium foil hingga rapat, gunting foil, dan tekuk pola kemudian lekatkan sisi panjang pertama dan terakhir dengan stapler sehingga terbentuk kotak persegi panjang.   Olesi bagian sisi cetakan dengan margarine, sisihkan.

Membuat nastar
Persiapan


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Siapkan kuning telur rebus, hancurkan dengan sendok hingga halus. Sisihkan. 

Keluarkan selai nanas dari dalam chiller, basahi permukaan tangan dengan air dan bulatkan selai dengan berat masing-masing 18 gram, buat sebanyak 27 buah. Membasahi tangan dengan air tujuannya agar selai tidak lengket. Sisihkan. 

Siapkan mangkuk, campur jadi satu bahan kering (tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk). Sisihkan.

Membuat adonan dan membentuknya


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Siapkan mangkuk mikser, masukkan mentega, margarine, gula bubuk dan garam (jika pakai). Kocok dengan speed sedang hingga smooth dan pucat, masukkan kuning telur rebus dan kuning telur mentah kemudian kocok hingga adonan tercampur baik, mengembang dan lembut. Matikan mikser.



Masukkan campuran tepung dengan cara diayak langsung diatas adonan mentega, aduk perlahan dengan spatula hingga tercampur baik. Jangan over mixing, segera hentikan mengaduk jika adonan sudah tercampur.

Bagi adonan menjadi 27 bagian dan timbang masing-masing seberat 35 gram, bentuk bulat kasar saja. Sisihkan.

Panaskan oven, set disuhu 165'C. Gunakan api atas dan bawah, letakkan rak pemanggang di tengah oven. Siapkan sebuah loyang tipis untuk memanggang kue kering, letakkan sehelai kertas baking di atasnya. Jika loyang anda terlalu tipis maka double loyang supaya panas stabil dan bagian dasar nastar tidak mudah gosong.

Ambil sepotong adonan, lebarkan di permukaan tangan. Letakkan sebuah bulatan selai di tengahnya.  

Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Tutup bulatan selai dengan adonan, bulatkan dan sedikit pipihkan agar mudah masuk ke dalam cetakan. Masukkan adonan ke dalam cetakan, tekan dan pipihkan hingga semua adonan masuk ke dalam cetakan. Pastikan sudut cetakan terisi dengan adonan agar nastar bisa berbentuk persegi. Muluskan permukaannya dengan menekan adonan dengan permukaan tangan. 


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Isi semua cetakan dengan adonan, tata di loyang yang  telah disiapkan. Panggang hingga bagian dasar nastar mulai sedikit kecoklatan selama sekitar 10 - 15 menit,  balikkan kue hingga bagian atas berpindah ke bawah dan panggang hingga matang.

Note: 
- Bagian kue yang tertutup cetakan kemungkinan tidak akan berwarna kecoklatan, namun sebenarnya kue telah matang.
- Jenis oven (gas, listrik atau tangkring) akan mempengaruhi suhu oven dan lama waktu memanggang. Lama memanggang bisa berbeda-beda antar oven karena  itu pastikan kematangan kue dengan mengeceknya secara langsung dan bukan hanya berdasarkan waktu yang ditentukan. 


Resep nastar a la Taiwan yang lumer dan sedap

Kelurkan nastar dari oven, pindahkan ke rak kawat dan biarkan hingga nastar benar-benar dingin sebelum dilepaskan dari cetakannya. Nastar yang masih panas akan rapuh dan mudah hancur jika dipaksa keluar dari cetakannya. Siap disantap, ketika bedug berbuka telah berbunyi tentunya. Yummy! ^_^




87 komentar:

  1. Ah Mba memang canggih , kepikiran untuk buat moldnya sendiri, saya pernah nyoba bikin tapi bentuknya jadi ngk jelas karena ngk pake mold dan waktu itu kepikirannya kalo moldnya harus beli ngk bisa bikin sendiri. Terimakasih inspirasinya ya Mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Sashy, yep bikin sendiri saja mba, jangan beli, karena cetakan seperti ini jarang dipakai hehhehe.

      Hapus
  2. hallo mb endang.. mau tanya.. kalo dibikin bola2 aj bisa gak? hehheh

    trus sama resep nastar sebelumnya oke yg mana?


    Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep tentu saja bisa dibentuk bola2 seperti biasa ya.

      resep yang ini lebih garing dan renyah ya, jadi gak melempem ya

      Hapus
  3. hai mba endang,salam kenal.
    baru kali ini aku comment.sebelumnya mohon ijin banyak resep aku print dan banyak pula yang sdh aku coba,hasilnya sangat memuaskan.
    terimakasih banyak dan salam kenal ya mba
    #Inong-Bintaro

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mb Inong, salam kenal juga ya, thanks ya sudah menyukai JTT silahkan diprint ya

      Hapus
  4. wow unik ni resepnya mb Endang, layak dicoba, cm sy bingung cara buat cetakannya, uda dipelototin sampe belo msh kagak ngerti wkwkwkwkk lemot.com, kl misalnya di oles dgn telur biar mengkilap boleh ga mb? (Lena-Ptk)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wakakka, sudah saya perbaiki prosesnya mba Lena, moga sedikit mencerahkan, memang yang tadi terlalu simple dan gambarnya rada2 kebalik2. Boleh dioles dengan telur mba, tapi gk boleh dibalik ya, jadi pakai api atas bawah saja.

      Hapus
  5. Mama saya dari dulu tdk boleh di mixer, mentega dan gula halusnya..hasilnya smoothh....

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba Aisyah sharingnya, saya yakin nastar buatan mama nya pasti sangat sedap

      Hapus
  6. Hwaaahhh... gede2 ya mba... mantep...

    Itu kok selainya ada yg cokelat mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. selai nanas yang coklat dari gula jawa mba lina ^_^

      Hapus
  7. mba, mau tny oot nih. yg resep chiffon ketan hitam itu kalau ga pakai loyang chiffon boleh ga? soalnya ak ga punya loyang seperti di foto mba endang punya hehehe. kalau pakai baking pan gmn mba? mama sy punya loyang kue bolu gtu yg bundar besar dan bisa lsg di pakai lsg di ats kompor.

    oh ya untuk resep stroberry oatmeal sudah sy coba, dan enak sekali mba.. thanks ya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi mba Raisa, thanks sharingnya yaa

      sayangnya chiffon harus pakai loyang chiffon yang bongkar pasang ya, karena saat melepaskan chiffon akan sulit sekali kalau loyangnya bukan bongkr pasang.

      Hapus
  8. Kemana aja mbak beberapa hari yg lalu?? Hahaha kepo. Karna tiap hari saya selalu buka blognya mbak endang hihihi. Tiap buka masih dgn artikel chiffon ketan hitam hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahhah, lagi mengumpulkan tenaga membuat kue kering hehehe. sekarang mengumpulkan ide nulisnya huaa mentok tembok gubrak hehehe

      Hapus
  9. Mba gunanya kuning telur rebus itu untuk apa? Ga ngaruh ke aroma kue? Mksh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. agar tekstur nastar lebih garing dan lumer mba asri, nggak amis sama sekali ya, karena itu harus pakai vanili di adonan mba

      Hapus
  10. wah nastar taiwan...enak bgt nastar dr taiwan itu gede2,lembut isinya full hehehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks sharingnyaaa, saya juga suka dengan isinya yang full hahaha

      Hapus
  11. mba endang, kuning tlr rebus nya apa bisa digunakan pd resep lainnya jg spt: kastengel, dll? biar teksturnya jg renyah spt nastar ini mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, yep bisa kok dimasukkan ke dalam adonan kuker lainnya seperti kastangel ya

      Hapus
  12. btw kutel nya di rebus utuh awalnya ya mba? kl dr awal aq pisahin dulu ama putihnya br di rebus apa beda mba? soalnya putihnya mau di pake buat kue lain hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, setahu saya kalau kuning telur direbus diluar cangkangnya hasilnya akan liat gak remah ya, ini pengalaman ya. Mungkin bisa dibungkus daun pisang kaya bothok gitu dulu baru dikukus ya. Kayanya kalau terkena air panas langsung jadi keras.

      Hapus
  13. Mbak kalo adonan nastar mbak yg lain itu dicetak pake cetakan silikon yg bentuknya macam2 itu bisa ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Ratih, yep tetap bisa ya mba, sebenarnya gak terlalu berbeda dengan resep ini ya.

      Hapus
  14. mba endang, klw menteganya pake merek orchid butter yang creamery butter, bisa ga? mhn pencerahan ya mba, maklum pemula :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mb sari, yep tetap bisa ya mba, pakai butter apapun oke kok, saya sendiri sebenarnya gak terlalu terpaku sama merk, tergantung sama persediaan di rumah saja ya

      Hapus
  15. Mba , kalo pake butter kiloan ada bedanya gak dgn butter kemasan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, nggak ya, selama butter kiloannya kualitasnya bagus gak masalah. cuman pastikan saja merk butter yang dikilo itu ya, saya sendiri suka pakai butter kiloan kok

      Hapus
  16. Mba, kuning telurnya direbus sm putihnya kyk biasa bisa gak? Setelah mateng br dipisah dr putihnya,,,gitu mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep hrus direbus bersama putihnya dulu seperti biasa ya, karena teksturnya akan remah dan bs halus ketika dimikser dengan mentega.

      Hapus
  17. Mba endang mau tanya, kalo pakai tepung terigu serbaguna bisa apa enggak? Terus kalo pakai 100% margarin enak gak mba rasanya si nastar? Makasih mba endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa ya mba, pakai margarine tentu saja tidak kan seenak pakai mntega ya, karena yang membuat nastar sedap adalah mentega, tapi tetap bs ya mba

      Hapus
  18. Mbak endang,itu kulit kuenya bisa pake resep nastar gak y,sama gak dengan kulit nastar ?soalnya aq lebih suka yg lumer ketimbang yg garing,makasih mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mba sumii, sama saja ya, hanya bentuknya saja yang berbeda yaa

      Hapus
  19. Kereenn idenya..
    Pengen coba ahh.. 😁😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba Laras, silahkan dicoba yaa. sukses!

      Hapus
  20. Selama ini mikir, dimana ya beli cetakannya? Ternyata mbak Endang punya ide cemerlang. Terima kasih sharenya mbak. Semoga mbak selalu dilimpahkan rahmat kesehatan. Biar saya juga bisa menikmati karya mbak yg spektakuler. Amin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, thanks sharingnya ya, senang sekali resep JTT disuka. Amiiin atas doanya. Sukses selalu yaaaa ^_^

      Hapus
  21. Malam Mba saya mau tanya untuk resep kue nastar diatas itu takarannya bukan 1 kg ya?
    Berarti kalau saya mau bikin kue nastarnya ukuran 1 kg tepung terigu, bahan2 yg lainnya tinggal ditambahin saja ya takarannya.
    Menurut Mba enakan pakai telur direbus dulu,telur mentah, atau dicampur setengah2.
    Mohon diberikan saran ya Mba.
    Terima Kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, takaran sesuai resep yang sya berikan di atas ya, saya tidak menggunakan patokan 1 kg. Saran saya kalau mau banyak hasilnya maka dikalikan saja porsi bahannya. Saya biasanya mix, kuning mentah dan rebus

      Hapus
  22. hai Mba Endang, sebelumnya saya mau say thanks krn sering dpt inspirasi dr resepnya, takarannya juga pas. sebelumnya saya juga pernah buat pancake. sekarang saya coba buat nastar ala Taiwan ini, mudah, hanya perlu ketelatenan biar cantik hasil warnanya. sayangnya disini tdk bs melampirkan foto, sy ada foto hasil kreasi dr resep mba Endang ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Emmy, thanks ya sharingnya, senang resepnya disuka, untuk foto mba bs kirim ke email atau share di FB dan IG JTT ya. Thanks yaa

      Hapus
  23. Nggak mahteh itu apa sih mbak? Hihihi kaya diiklan sari roti itu ya, dari dulu penasaran artinya.;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mahteh itu bahasa jawa untuk rasa yang very strong, rich. Misal kalau di cake rasa butter dan susunya terasa kuat, atau dimasakan rasa gurih dan lemaknya terasa kuat

      Hapus
  24. Mbak endang kalo menteganya pakai mentega putih bisa nggak yaa, di tunggu jawabannya .
    Mau coba nihh
    Makasiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, tetap bs tetapi tidak saya sarankan ya, rasa nastar terutama ditentukan oleh kualitas mentega. Mentega putih bukan mentega tetapi shortening atau margarine putih, dan rasanya kurang gurih.

      Hapus
  25. Mbak endang, kmrn sy habis bikin resep nastar yg 1 nya lg.. tp kok hasilnya ga bs lumer ya..trus dgn resep itu tepungnya msh byarr akhirnya saya tambah mentega lg br bisa di pulung. Kira2 knp ya? Hasil jdnya renyah agak keras gt. Tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Linda, resep yang mana ya? ada 4 resep nastar di JTT. Terkadang memang adonan nastar seperti itu, dengan resep sama hasilnya bs beda2, mungkin pengaruh saat pengocokan menteganya. karena itu biasanya memasukkan tepungnya sedikit2 sampai terbentuk tekstur adonan yang diinginkan.

      Hapus
  26. mbak aku dulu pernah kerja jadi tkw di taiwan nastar ini emang top markotop.mau coba buat resep dari mbak endang tapi gak punya oven.hihihi mbak punya resep zinzu naicha (buble tea)minuman khas taiwan itu low mbak yang dari tepung tapioka.puasa - puasa gini kayaknya seger.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Ibuke Naura, thanks sharingnya ya mba, sayangnya saya gak punya resep minuman khas taiwan hehehe. sukses yaa

      Hapus
  27. Hy mb endang,slm knl ya..oiy mb,kmrin it sy buat nastar,tp bkn dr resep mb,msh krg pyur gt kl dmkn,sy pk wisman kiloan,,tlurnya jg mentah,g ky resep yg mb tulis ini,,itu kira" pengaruh g pyur dr apa nya ya mb??kl buat nastar pk buttercookies bs kn mb??jd g pk wisman gt..mhon pencerahannya ya mb.. Thnks...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, yang jelas komposisi bahannya yang penting mba, mentega/margarine harus banyak. Susah saya kasih tipsnya kalau mba pakai resep lain. Mentega di resep[ bs diganti mrgarine atau merk lainya, tdk harus wjsman ya

      Hapus
  28. Hai mba endang, saya pengen coba bikin nastar taiwan ini untuk dijual kembali.. melihat beberapa seller nastar taiwan ini dijual dengan harga premium krn komposisinya ada yg full butter dan ada juga yg seperti mba endang. Kalau untuk menghemat cost agar harga jual tetap terjangkau, baiknya butter + margarin langsung diganti dengan bakers mix aja sesuai takaran resep, atau dicombine antara bos (sebagai butter) + blueband master / royal palmia (sbg margarin).. pengennya sih supaya tetap kuat aroma butternya hehe.. makasih mba endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Valen, kalau sudah pakai bakers mix sebaiknya tdk ditambah margarine lagi ya, karena bakers mix sendiri cmpuran dari margarine dan mentega, mungkin untuk rasa lebih milky bs tambah susu bubuk full cream atau sedikit mentega. Untuk kekokohan kue, kue ini cukup kokoh kok. salam

      Hapus
  29. Hai mba endang, terima kasih banyak yaa reply nya.. kalau pakai susu bubuk full cream kira-kira berapa gram atau sendok takar berapa tbs? Oia, mba, kalau pakai bakers mix merk anchor dibandingkan dengan pakai butter anchor + blueband kira-kira dari segi taste dan tekstur akan lebih bagus mana ya? Banyak baca mengenai penggunaan B.O.S dan Bakers Mix reviewnya berbanding antara yg puas dengan yg kurang puas resultnya. Kalau mba endang sendiri pernah pakai bakers mix / BOS ngga untuk kue kering? Kalau mba endang biasa beli butter kiloan di tbk merk apa mba? Makasih banyak mba endang. Salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Valen, 2 sdm saya rasa cukup ya untuk susu.

      kalau butter, nastar saya selalu pakai yang oke karena dikonsumsi sendiri heeheh. Tapi untuk kue2 kering lain saya pakai anchor saja plus blue band, atau bakers mix saja tanpa campuran lainnya. menurut saya sama saja wakkakka

      Hapus
  30. Wakakakakka, saya coba deh mba nanti, bikin setengah resep dengan wysman + blueband dan setengah resep bakers mix. Penasaran pengen tau perbedaannya hehe. Makasih banyak ya mba endang

    BalasHapus
  31. Kalau pakai full mentega bisa gak ya MBA,,, atau pakai mentega 150,margarine 150 gimana hasilnya ya,Thanks Utk info nya MBA n sukses selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa ya, bisa mix jg, tergantung selera saja mba

      Hapus
  32. Halo Mba Endang.
    Saya sangat senang sekali membaca informasi dari blog Mba Endang.
    Saya ingin tanya kan untuk penyimpanan nastar di dalam toples mika/bahan plastik. Saya mencoba membuat nastar keju dan kacang hijau, tetapi baru 6 hari sudah jamuran tidak setahan nastar isi sele nanas. Ada informasi tepung terigu nya disangrai dulu. Apakah benar seefektif itu untuk membuat tahan lama kue nastar ?
    Selain itu saya juga sudah memakai silica gel yang kantongnya dari bahan kertas sehingga keesokan harinya silica gelnya ikut basah karena menyerap minyak dari nastar, apakah silica gelnya juga berpotensi untuk membuat jamuran ?

    terima kasih sebelumnya.
    Mohon bantuan dari Mba Endang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Erika, saya tidak pernah simpan nastar di suhu ruang, selalu dalam toples di dalam chiller kulkas. Biasanya gampang jamuran kalau panggangnya masih lembab/kurang kering.

      Tepung disangrai supaya tekstur garing, kurang tahu apakah ini akan membuat nastar awet. Silica gel sy belum pernah pakai mba. Mungkin kudu pakai pengawet, coba tanya ke TBK mengenai ini mba

      Hapus
    2. Terima kasih Mba Endang untuk balasannya. Maksudnya setelah nastar matang langsung dimasukan ke toples di kulkas begitu ?

      Nah mengenai panggangan saya menggunakan oven elektrik berbahan bakar gas. untuk api nya saya set di 160 dan atasnya 150. total pemanggangan 50-60 menit memakai olesan cookie glaze. Apakah pemanggangan kurang lama ?

      Untuk tepung yg disangrai sudah disarankan oleh teman tetapi blm sy coba.
      Pengawet makanan maksudnya mba ?
      TBK itu apa ya ? hehehe


      Kalau boleh tahu posisi Mba Endang dimana ya ?
      andai ada waktu bolehkah kita bertemu ngobrol.

      Thx before.
      Saya di SOlo.

      Hapus
    3. Hai Mba Erika,

      Saran saya ini hanya untuk nastar konsumsi pribadi ya, kalau mau dijual mungkin mba gak bs masukkan ke kulkas. Kalau saya biasanya simpan kue kering & nastar selalu dalam kulkas, supaya awet. Ya, masuk toples dan simpan di kulkas.

      Kalau lama mnggang tergantung besar kecil nastar, klaau dirasa kurang kering dan masih lembab sebaiknya ditambah waktu panggngnya.

      kalau untuk dijual biasanya pakai pengawet (saya belum pernah pakai dan kurang tahu merknya), kue bs tahan lama berbuln2. TBK= Toko bahan kue

      Hapus
    4. Halo Mba Endang,

      Terima kasih informasinya.
      saya akan coba untuk cari informasi mengenai pengawet.

      Mengenai cookie glaze yg mba Endang pakai apakah takarannya seperti yg tertera pada bungkus cookie glaze ? atau di rubah spy lbh cair ?

      Thx

      Hapus
    5. hai mba Erika, saya malah belum pernah pakai cookie glaze ya.

      Hapus
    6. Hi Mba Endang.
      oh..lalu untuk olesan nastar Mba Endang pakai refeensi yg apa ya ?
      pakai Ovex sudah pernah jg ?

      Hapus
    7. Hi Mba Erika, saya hanya pakai kuning telur tambah minyak dikit, kalu mau lenih kuning bs ditetesi sedikit pewarna jingga. Pernah pakai ovex juga, oke juga. Tapi skrg selalu pakai kuning telur saja

      Hapus
  33. Halo Mba Endang

    Terima kasih balasannya.
    Wah pakai pewarna jingga jadinya warna apa nanti mba ?
    yg saya cari warna golden.
    Minyak goreng maksudnya ?
    Pengalaman saya pake Ovex malah kacau. Bagaimana ya mba cara pakai nya ?
    kog sudah saya campur air trus tambah 2 kuning telur utk olesan tetap pucat.

    Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mba Erika, saya pakai jingga, hanya sedikit saj untuk mencerahkan warna kuning telur. jadinya kuning cerah ya. yep minyak goreng biasa. Ovex ikutin kemasan saja mba, cara pakaiya

      Hapus
  34. Hi Mba Endang,

    Terima kasih untuk jawabannya.
    Misal utk ukuran 2 kuning telur minyak nya seberapa ya ?
    1/2 sdt cukup ? atau 1 sdt ?

    BalasHapus
  35. HI Mba Endang,

    I see, thanks infonya.
    Kalau Mba Endang sendiri apakah pernah mengolah durian menjadi isian nastar ?
    Adakah resep untuk mengolah durian yang yahud rasanya ?
    atau Mba Endang ada rahasia merk pasta durian yang enak dan tidak hilang rasa or bau nya jika di oven ?

    trims.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, belum pernah ya, saya tdk pernah pakai durian untuk nstar atau isian apapun ya

      Hapus
    2. Hi Mba Endang,

      Oh ok2.
      Kalau Mba Endang sendiri apakah pernah mencoba masak sele nanas pake kayu manis batang dan cengkih ?

      Sepertinya kayu manis dan cengkih sendiri tidak merubah rasa ya ?

      Hapus
    3. Hai Mba Erika, kalau membuat selai nanas sendiri saya selalu pakai kayu manis dan cengkeh mba, menurut saya aromanya lebih sedap

      Hapus
    4. Hi Mba Endang,

      Iya memang sih secara aroma lbh enak, tetapi ada yg blg segernya nanas hilang jg.
      Nah apakah saya salah dalam memberikan takaran ya.
      Adakah takaran yang cocok ?
      Biasanya sekali saya bikin sele nanas itu dengan 18 buah nanas, dgn berat dan ukuran yg bervariasi.
      Nah kira2 gmn ya mba dgn kondisi sy yg spt itu ?

      Kmrn klo tdk salah sy kasih kayu manis 7cm an 5 tangkai trus cengkih 40 pcs

      Hapus
    5. Saya biasanya 3 buah nanas palembang besar, pakai 3 butir cengkeh dan 1 batang kayu manis sepanjang 5 cm. Kalau nanasnya lebih, rempahnya lebih banyak ya,

      Hapus
  36. oh pakainya 1 buah 1 cengkeh ya..
    Nanas Palembang besar itu setelah dikupas kira2 berapa gram beratnya Mba ?
    apakah 1 buah bisa sampai 500 grm ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa 1 sd 2 buah cengkeh, 1 nanas sekitar 1/2 kg beratnya ya.

      Hapus
  37. Halo Mba Endang,

    Maaf baru nyambung ini. Kmrn sibuk dengan hampers dan orderan natal.
    Klo di saya beberapa customer malah ga cocok dgn rasa nanas yg pakai cinnamon batang dan cengkeh, bahkan sempat ada yg batalin order nya.

    Klo untuk peanut butter cookies Mba Endang sdh pernah coba ?
    Klo sudah itu pakai kacang tanah di goreng atau di panggang ya untuk campuran adonannya selain pakai sele kacang ?

    THank you

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Erika,

      saya biasnya pakai kacang goreng dihaluskan dengan blender ya, tapi pakai selai kacang juga oke.

      Hapus
    2. Hai Mba Endang,

      Selamat Tahun baru 2017
      semakin sukses di tahun ini ya

      Oh pakai di blender aja cukup ?
      ada resepnya Mba ?
      rencana mau buat untuk imlek ini :)

      Hapus
    3. hai mba, googling saja 'homemade selai kacang JTT' ya, pakai blender kudu ekstra sabar untuk menghasilkan selai yang benar2 smooth ya, blender sedikit2 supaya mesin tdk cepat panas

      Hapus
    4. Hai Mba,

      OK.
      Saya coba ya.
      Thank you Mba Endang

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...