29 Juli 2020

Resep Sate Maranggi


Resep Sate Maranggi JTT

Saya suka sekali menonton video tentang traveling, makanan, budaya dan kehidupan masyarakat suatu daerah, ketika semuanya dicombine menjadi sebuah film dokumenter yang menarik maka betapa betahnya saya menonton berjam-jam didepan laptop. Saat ini saya sedang mengikuti film dokumenter dari BBC dengan host Rick Stein yang mengulas kuliner di kawasan Mediterania, mencakup beberapa kota di Yunani, Italia, Spanyol, Prancis, Maroko dan masih banyak lainnya. Rick Stein yang merupakan seorang chef ini memiliki wawasan luas mengenai masing-masing kuliner yang dicicipinya sehingga mampu menjelaskannya dengan apik dan memberikan informasi seputarnya. Kita dibawa bukan hanya ke restoran kelas atas tetapi juga ke resto di pinggiran jalan, ke rumah penduduk yang menyajikan satu hidangan unik, hingga ke ujung gunung dimana sebuah resto terkenal menyajikan satu hidangan yang tak bisa ditemukan di daerah lainnya. Selama perjalanan kita disuguhi dengan pemandangan alam yang indah, kafe-kafe dan jalanan yang cantik, pasar tradisional dan fish market, hingga bagaimana bahan makanan tersebut diambil dari alam dan dimasak di dapur menjadi hidangan yang spektakuler. Sungguh, jika memiliki waktu dan anda berminat dengan kuliner dan traveling seperti saya, maka film dokumenter yang disajikan dengan apik oleh BBC ini layak ditonton untuk mengisi waktu luang dan menambah wawasan.

Resep Sate Maranggi JTT
Resep Sate Maranggi JTT

Selain menunjukkan makanan yang membuat air liur menetes, Rick juga berbagi resep dan tips memasak, bahkan membawa kita mengintip isi dapur sebuah resto yang terkenal dan menunjukkan bahan-bahan apa saja yang sedang diolah si chef. Uniknya karena bumbu dan masakan yang dibuat begitu sederhana (namun looks so yummy!), rata-rata chef yang restonya sedang diulas sama sekali tak keberatan berbagi resep dapurnya. Bahkan langsung on the spot menunjukkan bahan dan bumbu apa saja yang mereka ceburkan ke panci. Saya sendiri duduk menonton dari balik layar bersama sebuah buku catatan, berharap one day bisa berkunjung kesana mencicipi langsung masakan tersebut, atau paling tidak mencobanya sendiri dirumah. 

Terus terang kuliner Mediterania sangat menarik minat saya. Masakannya begitu simple tetapi terlihat amazing dan begitu fresh. Kualitas bahan dan rempah yang digunakan memang menjadi syarat utama, harus dalam kualitas segar dan prima sehingga diolah dengan cara sederhana pun mampu memberikan rasa terbaik. Selain itu masakan Mediterania umumnya banyak menggunakan seafood, sayuran, kacang-kacangan, minyak zaitun, tomat dan rempah segar, menjadikannya saat ini salah satu kuliner yang dianggap paling sehat dan ideal di dunia. 

Resep Sate Maranggi JTT

Hal lainnya yang saya suka adalah umumnya masakan dimasak dalam waktu sekejap saja. Beberapa menu pasta dan seafood di sebuah restoran Italia hanya dimasak dalam waktu 5 sampai 10 menit sehingga bahan makanan tidak mati dua kali ketika disajikan. Waktu singkat juga memungkinkan chef di restoran menyajikan makanan fresh dengan cepat untuk tamu-tamu yang datang berduyun-duyun.  Tapi kalau dipikir-pikir memang masing-masing bahan makanan sebenarnya telah memberikan ciri khas dan cita rasa uniknya. Bila kondisinya segar, akan sayang sekali jika cita rasa unik ini tertutup dengan segambreng rempah dan bumbu yang akan menenggelamkan rasa khas tersebut. Rempah, bumbu dan rasa pedas memang terkadang menambah rasa lezat dan membuatnya lebih nendang, tapi seringkali membuat indra pengecap kita tak mampu mendeteksi rasa asli satu bahan makanan. Mungkin karena itulah kebanyakan lidah Melayu kita yang telah terbiasa dengan bumbu medhok dan rasa pedas, kala bersentuhan dengan masakan simple dengan bumbu sederhana terasa kurang nendang!

Resep Sate Maranggi JTT

Satu episode mempertotonkan seorang chef yang memasak pasta dan kerang dalam bumbu yang sangat mudah. Bawang putih ditumis bersama banyak minyak zaitun hingga harum, kemudian irisan tomat cherry dan cincangan daun peterseli ditambahkan. Kerang segar lantas dimasukkan dan ditumis hingga cangkangnya merekah dan pasta atau kacang-kacangan rebus diceburkan. Garam dan black pepper menjadi seasoning wajibnya. Ketika akan disajikan ditaburkan keju parmigiano-reggiano. Ah, saya benar-benar ngiler dibuatnya! Bahkan berencana hendak mengeksekusinya satu hari nanti, tapi menunggu hingga benar-benar menemukan kerang segar di pasar. Umumnya basic resepnya memang minyak zaitun, bawang putih cincang, tomat, pasta tomat, daun peterseli segar, terkadang cabai merah kering atau cabai bubuk, black pepper dan garam. Bahan yang dimasak bisa ikan, udang, kerang, kepiting, lobster dalam bentuk tumisan bersama pasta, atau berkuah didalam sup. Tapi semua bahan dipilih hari itu juga dari fish market atau farmers market. Bahkan pasta tomat atau awetan tomatnya pun dibuat sendiri, homemade, dari hasil panen tahun itu, warnanya merah seronok. Saya yakin taste-nya light, fresh, tapi lezat. Andai saya punya pintu Doraemon, saat itu juga, Covid atau tak Covid, saya akan menuju kesana!

Resep Sate Maranggi JTT

Menuju ke resep. Sate maranggi pertama yang saya santap adalah yang membuka restonya di Cikampek, sate maranggi Hj. Yetty. Mba Fina, rekan kantor saya yang membawa kami kesana. Dia sudah beberapa kali bersantap disini dan merekomendasikannya. Kalau Mba Fina bilang enak, saya percaya, karena rekan saya ini sangat picky eater sekali. Resto Hj. Yetty ini sangat besar, membentang lebar dengan ratusan kursi dibawah tenda besar. Potongan daging kambingnya lumayan besar, teksturnya empuk dan gurih. Ciri khas sate maranggi adalah pada sambal yang menemani si sate yaitu sambal tomat. Irisan tomat kasar dan cabai hijau beradu dengan rasa asam yang terasa segar pas disantap bersama potongan sate kambing berlemak. Beh satu piring sate rasanya kurang!

Beberapa kali mencoba sate maranggi di resto lain, saya belum menemukan yang seenak di Cikampek, sayangnya lokasi terlalu jauh dan susah dijangkau tanpa kendaraan pribadi. Tapi untungnya sate ini tidak susah diekesekusi di rumah, apalagi sebentar lagi Lebaran Kurban dan pastinya banyak yang mendapatkan jatah daging kurban, waktunya kita 'nyate' ya. Untuk resep kali ini saya pakai sirloin steak sapi yang masih ada beberapa iris di freezer. Dagingnya lembut, empuk dan pas juga dipermak menjadi sate. Jadilah weekend lalu si steak saya marinade dalam bumbu dan dipanggang sebentar di atas kompor. Sebenarnya saya tertarik hanya membumbui sate dengan garam, merica dan bawang putih saja, tapi umumnya sate kambing atau sate sapi ala Indonesia dibumbui lebih lengkap dengan ciri khas rasanya sedikit manis, jadilah ini dan itu ditambahkan. Untuk sambalnya, tomat merah bisa diiris setipis mungkin atau cincang kasar, tambahkan beberapa iris cabai rawit hijau, air jeruk nipis, garam dan sedikit gula agar taste-nya balance. Sajikan sate dengan sambal tomat dan sambal kecap. Maknyus!

Berikut resep dan prosesnya ya. 

Resep Sate Maranggi JTT

Sate Maranggi
Resep modifikasi sendiri

Untuk 20 tusuk

Tertarik dengan resep sate lainnya? Silahkan klik link dibawah ini:

Bahan:
- 500 gram daging sapi/kambing, potong dadu

Bumbu marinade dihaluskan:
- 5 siung bawang merah, dihaluskan
- 4 siung bawang putih dihaluskan
- 2 cm lengkuas

Bumbu sate lainnya:
- 1/2 sendok makan ketumbar bubuk
- 1/4 sdt merica bubuk
- 3 sendok makan kecap manis
- 1 sendok makan air asam jawa kental
- 1 sendok teh gula palem bubuk/gula jawa sisir
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk

Olesan (campur jadi satu):
- 2 sendok makan margarin cair
- 2 sendok makan minyak goreng

Bahan sambal tomat (aduk jadi satu):
- 2 buah tomat merah, iris tipis
- 15 buah cabai rawit hijau, cincang kasar
- 5 buah cabai rawit merah, cincang kasar
- 1 buah jeruk nipis, peras airnya
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh gula pasir

Bahan sambal kecap (aduk jadi satu):
- 5 siung bawang merah iris tipis
- 5 buah cabai rawit merah, iris tipis
- 6 sendok makan kecap manis
- 100 ml air hangat
- 1/2 buah jeruk nipis

Cara membuat:

Resep Sate Maranggi JTT

Siapkan daging (saya pakai sirloin steak), potong dadu. Masukkan bumbu halus, kecap manis, air asam, gula jawa, dan garam. Aduk rata. Tutup mangkuk dengan plastik dan simpan di kulkas minimal 2 jam atau semalaman agar bumbu meresap.

Keluarkan daging dari kulkas, tusukkan 4 potong daging di tusukan sate. Lakukan hingga semua daging habis. 

Resep Sate Maranggi JTT

Siapkan pemanggang, olesi permukaannya dengan campuran minyak dan margarin cair. Tata daging di atas pemanggang, olesi permukaannya dengan margarin cair menggunakan kuas. Panggang hingga sate matang dan sedikit terbakar permukaannya. Balik-balikkan selama sate dipanggang dan olesi sesekali dengan margarin+minyak. 

Jika telah matang, angkat dan sajikan sate dengan nasi panas dan sambalnya.



2 komentar:

  1. Thanks mba Endang.. kmrn udah search sate Maranggi jtt tp tidak di temukan.. ehh malam ini mencoba lagi akhirnya muncul postingannya.. siap2 bsk eksekusi..

    From. AK

    BalasHapus
  2. Terimakasiih mba endaaang resepnya toop markotooop manthuul aku pake daging embee..aroma mbee nya ga ada nyaris kaya daging sapi dan setelah dibumbuin aku taro wadah kedap udara simpen dikulkas semalaman. Eemppuuuk.. Gapake sambel kecap or sambel kacangpun juga udah nyooozz eennnaaak..ennnaaak..

    Oia mba sebelum dilumuri bumbu daging mbee nya aku selimutin sama daun pepaya konon kta nenek daun pepaya bisa bikin ilangin prengus mbe dan menambah keempukan.

    Udah bnyak resep mba endang yg aku praktekin dan semuanya ga ada yg gagal langsuuung pooollll jaadiii

    Thanks so much mbaa

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...