26 Mei 2020

Resep Sate Taichan


Resep Sate Taichan JTT

Penasaran dengan kelanjutan kisah hilangnya file di external hard disk yang pernah saya ceritakan pada postingan disini? Saya akan teruskan kisahnya, yang jelas semua berakhir manis. Saya suka dengan happy ending story, jadi cocok dah. Setelah recovery data yang failed dan hanya 11% saja file yang berhasil ditransfer, walau sudah ditunggu selama 3 hari 3 malam, akhirnya hard disk saya biarkan begitu saja. Saya agak takut mengeceknya dan menerima kenyataan pahit. Sungguh, saya sebenarnya termasuk coward jika berurusan harus menerima satu berita yang naluri ini berkata akan asam ceritanya. Tapi, license EaseUS Data Recovery Wizard yang dibeli untuk mengembalikan semua file yang terlanjur terhapus (ada sekitar 1700 GB!) akan berakhir pada tanggal 29 Mei ini. Artinya, jika bulan ini data tidak diusahakan untuk dipulangkan kembali, maka tidak ada lagi kesempatan untuk memanggilnya, kecuali bersedia merogoh lagi kocek sebesar 1 juta rupiah untuk membayar license 1 bulan berikutnya. Artinya, betapa bodohnya saya jika itu terjadi lagi bukan?

Resep Sate Taichan JTT
Resep Sate Taichan JTT


Ketika masuk ke kantor minggu lalu, saya membawa dua buah external hard disk tersebut. Satu buah adalah hard disk lama yang datanya terhapus, dan satu lainnya adalah hard disk baru untuk memindahkan data terhapus tersebut. Iseng saya cek hard disk baru dengan rasa takut-takut. Saya hampir meloncat kegirangan kala menemukan semua file yang terhapus ada semua didalamnya. Ternyata sistem failed tersebut hanya tampilan di layar saja, sedangkan file sebenarnya sudah dipindahkan. Itu perkiraan saya semula. Rasa girang itu hanya berlangsung 2 menit, menit berikutnya panik melanda. Ketika setiap gambar diklik tak ada satupun yang bisa terbuka, bahkan pop up peringatan muncul mengatakan format gambar error. Keringat dingin mulai bermunculan di leher, dan rasa cemas merayapi hati. Saya coba berkali-kali membuka gambar dengan aneka jenis software picture yang terinstal di laptop, tetapi hasilnya sama. Didalam external hard disk, semua file yang ditransfer itu masuk kedalam folder bernama lost partition, saya lantas mencari artikel yang menjelaskan mengenai hal ini di Google. Hasilnya benar-benar membuat semangat saya terbang. Lost partition adalah folder berisikan data yang berhasil di recovery, namun jika tidak berhasil dibuka maka proses transfer data sebenarnya belum selesai dan ujung-ujungnya data menjadi error

Resep Sate Taichan JTT

Siang itu juga, di kantor, saya ulangi kembali mentransfer data menggunakan EaseUS Data Recovery Wizard. Seperti biasa, 3 jam hanya untuk melakukan scanning semua file, belum proses mentransfernya. Kali ini saya hanya mengembalikan file penting yang memang diperlukan dan tidak ada back up-nya sama sekali. Ada sekitar 800 GB, dan membutuhkan waktu 1 1/2 hari!. Ternyata mengembalikan data secara bertahap jauh lebih mulus dan sistem sama sekali tidak error. Proses pertama semua data yang diinginkan berhasil dipulangkan. Saya lantas melanjutkan ke proses transfer berikutnya untuk sisa gambar lainnya yang walau tak terlalu penting, tapi tak ada salahnya untuk dikembalikan, toh license masih bisa digunakan. Sayangnya proses kedua ini tidak berjalan mulus, ketika telah mencapai 90% proses, sistem error dan failed. Komputer bahkan tidak berfungsi sama sekali hingga terpaksa harus dimatikan secara brutal, dengan menekan tombol power selama beberapa waktu. 

Akhirnya, saya tidak melanjutkan proses transfer, sisa file yang belum berhasil dikembalikan saya biarkan. Toh bagian terpenting, semua gambar yang dibutuhkan telah berhasil disimpan. Kesimpulan saya setelah mengalami pengalaman pahit ini adalah, file data yang hilang di external hard disk entah karena terformat atau kasus lainnya bisa dikembalikan dengan menggunakan software tertentu. Bahkan beberapa video di You Tube yang membahas mengenai hal ini memberikan crack code jika ingin versi gratisannya, dan jika anda mahir urusan seperti ini bisa menggunakan jalur ini. Tapi karena saya gaptek, terpaksa menggunakan jalur mahal, membeli kode license-nya.  Tentu saja jangan sampai ini  hal ini terjadi, karena apapun itu ceritanya, kejadian seperti ini akan membuat stres, sport jantung dan menghabiskan waktu.


Resep Sate Taichan

Menuju ke resep sate taichan kali ini. Beberapa waktu yang lampau - seakan sudah sekian abad saja rasanya, karena sejak corona mengganggu aktifitas normal, waktu seakan terlupakan - sate taichan sempat booming dimana-mana. Di daerah seputaran Senayan, bahkan penjual sate taichan tak terhitung banyaknya. Gerobak berjejer dan bersaing satu sama lain dengan papan berlampu yang gemerlap. Saya terus terang tidak begitu penasaran hendak mencicipinya, melihat warna sate yang pucat dan seakan tanpa bumbu mampu menghilangkan nafsu makan. Tapi satu hari, kala bersama Mbak Fina pulang kantor melewati area ini, saya akhirnya memberanikan diri mencoba. Saya membeli satu porsi berisikan 10 tusuk sate yang kurus, bertekstur kering, putih pucat, ditata diatas beberapa iris lontong dan bersanding dengan sambal cabai rawit yang terlihat gahar. Tusukan pertama, saya kontan mendelik, begitu juga Mbak Fina yang hanya memesan setengah porsi. Rasa dominan asin, hanya asin, tanpa ada cita rasa bumbu lainnya, serta jejak amis ayam masih terasa. Teksturnya kering seperti tampilannya yang sama sekali tak menggugah selera, kesat seperti sandal jepit. Sambalnya super pedas, dan hanya asin rasanya. Kami berdua kapok dan kecewa berat dengan pengalaman ini, dan setiap kali melewati kawasan Senayan tertawa ngakak jika mengingat pengalaman yang tak berkesan tersebut.

Sejak itu saya tak pernah membeli sate taichan lagi, hingga mal disebelah kantor mengadakan festival makanan, salah satu booth-nya adalah sate taichan. Iseng saya membeli seporsi. Nah kali ini rasanya jauh berbeda dengan sate taichan sebelumnya. Rasanya lebih gurih, lebih berbumbu, juicy dan sambalnya pun lebih enak. Tidak seperti sate Madura yang seakan hampir standar rasanya disetiap penjual, sate taichan sepertinya berbeda-beda tergantung kreatifitas yang memasak. Ketika mencoba membuatnya sendiri bulan lalu, saya menggunakan fillet paha ayam yang lebih juicy, menambahkan beberapa rempah, hasilnya mantap. Hidangan ini so simple, tapi lezat jika dibuat sendiri. Sambalnya menggunakan sambal ayam pop Padang yang pernah dihadirkan pada postingan disini.  Ayam saya marinade di chiller setengah harian, kemudian dipanggang di grill pan keramik merk Kris Chef yang dibeli di Ace Hardware bertahun nan lampau kala sedang sale. Kalau tidak salah harganya sekitar 70 ribu rupiah. Grill pan ini ukurannya kecil hanya 20 cm, tapi mantap buat memanggang sate atau steak dibandingkan wajan datar biasa.

Berikut resep dan prosesnya ya.

Resep Sate Taichan JTT

Sate Taichan
Resep modifikasi sendiri

Untuk 30 tusuk

Tertarik dengan resep sate lainnya? Silahkan klik link dibawah ini:
Sate Ayam Saus Selai Kacang
Sate Kambing Favorit Fatih
Sate Padang Favorit Abang

Bahan rendaman ayam:
- 2 potong fillet paha / dada ayam, potong dadu (300 gram)
- 3 siung bawang putih, dihaluskan
- 1/2 cm jahe dihaluskan
- 1 sendok teh ketumbar bubuk
- 1/2 jeruk nipis peras airnya
- 1/2 sendok teh  garam
- 1/4 sendok teh merica bubuk
- 1/4 sendok teh  kaldu bubuk

Bahan sambal:
- 20 buah cabai rawit merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 buah jeruk nipis peras airnya
- 1/4 sendok teh gula pasir
- 1/4 sendok teh kaldu bubuk
- 50 ml air rebusan cabai

Cara membuat:
Membuat sambal:

Resep Sate Taichan JTT

Rebus cabai dan bawang putih bersama 200 ml air hingga matang. Tiriskan, sisihkan sedikit air rebusannya untuk mengencerkan sambal. Blender cabai, bawang putih bersama 50 ml air rebusan hingga halus. Tuangkan ke mangkuk, masukkan sisa bumbu sambal ke mangkuk, aduk rata. Sesuaikan asinnya, sisihkan.

Membuat sate:

Resep Sate Taichan JTT

Siapkan potongan fillet ayam di mangkuk, masukkan semua bumbu rendaman ayam. Aduk rata, diamkan di chiller kulkas minimal 1 jam. Keluarkan dari kulkas, tusuk dengan tusukan sate. Sisihkan.

Panaskan pemanggang di kompor, olesi permukaannya dengan minyak. Tata sate diatasnya, olesi permukaan sate dengan sedikit minyak goreng. Panggang sambil dibalik-balik hingga matang kecoklatan. Angkat dan sajikan segera dengan sambalnya. 



8 komentar:

  1. tetap semangat mbak En, semoga data nya dapat terecovery semaksimal mungkin,aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. so far gak semua berhasil Mbak, lemot banget prosesnya dan saya gak sabar. tapi data penting sih sudah kembali

      Hapus
  2. Yes taichan.. kesukaan suami nih. Lebaran 2-3th yang lalu bikin opor buat mertua, pakai resep mba endang, ga nyangka beliau suka banget, padahal kalau soal ayam selalu pilih2 (mau makan ayam, tapi yg nggak bau ayam. Nah lo..๐Ÿ˜…). Kalo anak2 demen donatnya, gampang banget resepnya ๐Ÿ‘๐Ÿป Luv u mba endang๐Ÿ˜˜. Aku lebih suka buka blognya mba endang, serasa baca dongeng๐Ÿ˜‚. Mungkin aku salah satu yg demen baca ceritanya mba endang daripada resepnya ๐Ÿคฃ๐Ÿ™ Kadang suka ngakak ngebayangin kejadian2 konyolnya, kayak waktu mba endang bikin kue ultah yg penyok buat ponakan. Kalo di ig tulisannya ngirit. Ga puas bacanya. Pokoknya mba endang tuh selain bikin perut bahagia, bisa bikin hati gembira juga. Tetap Semangaaat ya mba!! Hilang satu dapat seribu ide baru. Btw ternyata beberapa temanku penggemarmu juga lho.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks ya Mbak, senang ceritanya disuka. Kebanyakan hanya langsung ke resep, makanya banyak yg lebih ke IG dibandingkan blog hehhehe. Senang resepnya disuka. sukses yaaa

      Hapus
  3. Saya bacanya ikut nyesek, Mbak Endang. Untung "hanya" 90% yang hilang. Btw lebaran kemaren saya ekseskusi resep sambal goreng krecek dan opornya, mbak Endang. Suami yang biasanya kalau lebaran agak "wegah" makan opor dan sambel goreng bisa makan sampai 3x sehari. Hasilnya, hari kedua lebaran saya harus bikin opor sambel goreng lagi, dong. Sehat dan sukses selalu, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah thanks sharingnya Mbak Heni, senang resepnya disuka. Yep, bersyukur filenya bs kembali hahahha

      Hapus
  4. Senangnya..pas baca file penting bisa kembali mbak..☺️. Bayangin stressnya kalau sampai hilang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahhaah bener banget. Haduuuh lega banget ketika file2 penting bs dikembalikan lagi.

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...