04 Desember 2010

Resep Tumis Pedas Ikan Layang & Sayur Lodeh


Resep Tumis Pedas Ikan Layang & Sayur Lodeh

Pusing memikirkan menu harian, sementara semangat memasak kurang menggebu-gebu? Nah, kali ini saya mengalaminya. Cuaca di luar rumah luar biasa cerah dan begitu indah setelah kemarin sore Jakarta di guyur hujan lebat. Angin semilir terasa sejuk. Enaknya kalau cuaca seperti ini adalah 'nongkrong' di teras sambil baca buku atau merapikan jajaran pot tanaman di depan rumah. Life is so beautiful and wonderful! Yep, memang terdengar nikmat sekali. So, siapa yang memasak hari ini? Hayo? Perut tetap perlu diisi dan mulut tetap ingin mengunyah :)  

Jadi, pagi-pagi saya sempatkan pergi ke pasar sebentar, belanja ala kadarnya dan segera membereskannya di dapur. Well, ikan sambal ini tidak pernah mengecewakan dan selalu habis ludes sekejap mata. Resepnya dari Ibu saya dan menu ini menjadi makanan favorit kami sejak kecil hingga dewasa serta diturunkan ke anak-anak perempuannya. Kudu dan wajib bisa memasaknya.  Ditemani nasi putih dan sayur lodeh yang mengepul panas. Hmm, mantep!

Yuk kita buka resepnya, memasaknya mudah dan sangat cepat sekali.  Ikan layang-nya bisa anda ganti dengan ikan kembung, bandeng atau ikan lainnya, tidak ada masalah mau ikan air tawar dan laut. Jadi ngapain kita hari ini berlama-lama di dapur bukan?

Tumis Pedas Ikan Layang & Sayur Lodeh
Resep diadaptasikan dari Ibu saya

Sambal Ikan Layang
Bahan:
1/2 kg ikan layang, siangi, cuci bersih, bumbui dengan garam, ketumbar dan kunyit, goreng hingga matang.

Bumbu:
- 10 butir cabai rawit, iris kasar
- 6 butir bawang merah, iris tipis
- 3 butir bawang putih, cincang halus
- 2 ruas jahe, pipihkan
- 2 ruas lengkuas, pipihkan
- 3 lembar daun salam, sobek kasar
- 2 buah tomat merah, potong dadu (tomat hijau juga enak)
- 1 1/2 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh kecap manis
- 1/2 sendok kaldu bubuk
- 3 sendok makan miyak untuk menumis

Cara membuat:
Tumis semua bumbu hingga harum dan matang, masukkan 100 ml air, garam, gula, kaldu bubuk, cicipi rasanya. 

Masukkan ikan yang telah digoreng sebelumnya, aduk rata. Matikan api,  angkat dan sajikan. 

Resep Tumis Pedas Ikan Layang & Sayur Lodeh

Sayur Lodeh
Bahan:
- 1/2 buah labu siam/jipang potong dadu
- 3 buah kacang panjang, potong-potong 
- 1 genggam daun melinjo, siangi
- 200 gram nangka muda, potong-potong
- 2 buah cabai hijau besar, potong kasar
- 300 ml santan encer, saya menggunakan santan siap saji bubuk sebanyak 1 1/2 sendok makan yang diencerkan dengan 500 ml air.
- 300 ml air

Bumbu dihaluskan:
- 1 sendok teh ketumbar
- 3 butir kemiri, sangrai
- 5 buah cabai rawit
- 4 butir bawang merah
- 3 butir bawang putih
- 2 ruas lengkuas, pipihkan
- 3 lembar daun salam sobek kasar
- 2 sendok teh gula jawa
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh kaldu bubuk

Cara membuat:
Rebus semua bumbu dengan air hingga bumbu mendidih. Supaya tidak terasa langu, rebus bumbu agak lama hingga bumbu benar-benar matang. 
Masukkan nangka, rebus hingga nangka empuk kemudian masukkan sisa sayuran lainnya. Rebus hingga sayuran 1/2 matang, masukkan santan, gula, garam, kaldu bubuk. Aduk-aduk hingga mendidih dan jaga agar santan tidak pecah. Cicipi rasanya.

Masak hingga sayur matang. Matikan api dan sajikan.

Happy Weekend!



9 komentar:

  1. Hallo mbak Endang :) Mau tanya, ikan layang bisa diganti dg ikan apa sajakah yg cocok? Krn sy koq belum pernah lihat di tempat sy, atau mungkin namanya yg beda di tiap daerah. Trmksh sebelumnya ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, pakai ikan apa saja oke ya. kembung, tongkol, bandeng, apapun Mba, asalkan digoreng kering enak kok.

      Hapus
    2. ikan layang kalo dijawa namanya ikan pindang

      Hapus
    3. sama kek ikan cuwek kayanya ya heheheh

      Hapus
  2. Nyari ikan layang gak ada, jadi diganti nila. . . tetap enak mbaa. . .
    Sayur lodeh ini menu andalan mamah dulu. . .
    Saya sering bantu buat dengan bumbu pa adanya dan menggunakan feeling hehehe
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yep, menurut saya sayur lodeh dengan lauk seadanya udah enak banget ya. Sayur favorit saya dan suka masak sampai sepanci, digadoin panas2 heheheh

      Hapus
  3. Halo mba,sy tau web mba ni dr tmn2 sy,n semenjak itu sy selalu setia mencari resep mknn dr mba. Maklum semenjak mertua meninggal dunia & akhirnya memutuskan resign demi anak,bener2 hrs masak sendiri. Sejauh ini smua masakan hasil contekan resep mba bener2 memuaskan. Hohohoho. Mknya sy berencana mo beli buku masakan mba nih,tp blm ketemu d gramed terdekat. Mngkn hrs cr d tmpt laen. Oh iya mba,nanya y,klo pk santan kara,ks brp bnyk y? Dan bedanya sayur lodeh ni dgn resep syr lodeh dr mama mba Endang apa y (thn 2011). Terima ksh 😆😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks mba Ayu sharingnya, senang resep2 JTT disuka. Buku memang susah banget, stock saya juga sudah lama habis, tapi bs coba contact ke penerbit kawan pustaka mba di IG mereka @kawanpustaka atau @bukuwanita ya.

      sayur lodeh ini mirip sma yang a la my mom, beda dikasih daging sama enggak saja hehhehe

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...