04 Desember 2010

Resep Kaki Ayam Manis Asin Bumbu Kecap


Resep Kaki Ayam Manis Asin Bumbu Kecap

Pernah makan mie ayam dengan tambahan potongan ceker diatasnya? Kalau makan mie ayam di warung mie & bakso Pak Wito di daerah sekitar Pasar Manggis, Guntur. Teman saya, Endah, pasti meminta tambahan potongan ceker. Ceker ayam yang empuk  dan 'mretel' tulang-tulangnya itu, berwarna kecoklatan dengan salutan bumbu kecap yang manis gurih khas tumisan ayam yang menjadi partner si mie. Bisa berjam-jam si Endah menikmatinya.

Ceker ayam memang lezat, terutama ceker ayam yang dimasak hingga empuk sehingga mudah menikmatinya. Saya paling suka ceker ayam saus tausi yang berwarna merah dan biasa disajikan di resto dimsum. Atau yang coklat dengan salutan bumbu kecap. Keduanya sama enaknya. Asal jangan sup ceker ayam saja, cekernya yang  berwarna putih membuat saya agak 'ngeri' untuk menyantapnya.

Ceker ayam selain lezat juga bergizi karena didalamnya banyak terdapat protein dan kolagen. Kolagen merupakan sejenis protein  jaringan ikat yang liat dan berwarna kekuning-kuningan, dimana jika terkena panas akan mencair menjadi cairan yang kental seperti lem. Nah kolagen ini merupakan salah satu protein yang menyusun tubuh kita juga dan merupakan struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot dan kulit (wikipedia). Selain itu ceker ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral yang bermanfaat bagi tulang.

Agar si ceker empuk, bumbunya meresep sempurna dan mudah untuk dimakan, sebaiknya sebelum direbus, kerat-kerat ceker menjadi kira-kira 3 bagian. Goreng ceker terlebih dahulu hingga kuning kecoklatan dan rendam dalam air + es batu hingga mengembang. Kemudian rebus ceker hingga empuk, dan bumbui sesuai selera.

Untuk resep ceker ayam ini saya ambil dari resep Mie Ayam Instan ala Just Try and Taste yang pernah saya posting sebelumnya. 

Yuk makan ceker ayam. Berikut resepnya.

Resep Kaki Ayam Manis Asin Bumbu Kecap

Kaki Ayam Manis Asin Bumbu Kecap
Resep diadaptasikan dari Mie Ayam Instan ala Just Try & Taste

Bahan:
500 gr ceker ayam, siangi, buang kulit terluar dan kukunya. Kerat-kerat menjadi 2 atau 3 bagian, remas-remas dengan 1 sendok makan garam, diamkan 20 menit. Kemudian cuci bersih. 

Bumbu dihaluskan:
- 5 butir bawang merah
- 3 butir bawang putih
- 1 ruas jahe
- 1 ruas lengkuas
- 1 sendok teh merica butiran
- 2 sendok teh ketumbar sangrai
- 4 butir kemiri sangrai
- 1/4 butir pala 

Bumbu lainnya:
- 3 sendok makan kecap manis
- 3 lembar daun salam
- 1 tangkai daun bawang rajang halus
- garam & gula secukupnya
- minyak untuk menggoreng dan menumis

Cara Membuat:
Siapkan panci, masukkan + 500 ml air. Rebus kaki ayam dengan 1 sendok teh garam  + 5 menit, atau istilahnya kita blanching sebentar. Tiriskan. Kaki ayam siap kita masak atau masukkan ke freezer dalam wadah kedap udara untuk penggunaan selanjutnya. 

Siapkan wajan beri minyak kemudian goreng ceker ayam hingga kuning kecoklatan. Angkat dan rendam didalam air es+es batu hingga mengembang. Sisihkan.

Tumis bumbu halus dan daun salam hingga harum. Masukkan kaki ayam yang telah mengembang dan air sebanyak 500 ml, masak hingga kaki ayam empuk dan kuah menyusut. Tambahkan kecap manis, gula, garam, daun bawang. Masak hingga kuah habis. Cicipi rasanya. Angkat dan siap untuk disajikan.



8 komentar:

  1. ini ceker nya bisa mreteli gak? coz masak nya keliatannya kok cuma bentar.
    daku pernah ngerebus mpe 1 jam tapi tetep gak mreteli tuh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, yep kurang empuk ya, gak sampai mreteli banget, kudu rebus sampai lamaaa ya hehehe

      Hapus
  2. halo mba Endang,
    cekernya bisa diganti kepala ayam nda?
    soalnya ada kepala ayam sisa buat kaldu ayam..
    Thanks :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi mba, bisa ya, pakai sayap ayam juga enak hehhehe

      Hapus
  3. mba, kalau pake ayam nya bisa engga ya? harus dilamain lagi blansir nya atau rebusnya kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Agy, bisa pakai potongan ayam ya, jangan di blansir, langsung rebus bersama bumbu2 saja sampai empuk ya.

      Hapus
  4. Mba, tanya lagiii, kadang klo ayam ga di blansir, suka bau bulu, bau ayam gitu mba, itu kenapa saya selalu blansir ayam klo mau dimasak apa aja, terus suka masih ada darahhnya gitu mba, ada tips ga ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya biasnya suka potong kecil2 ayam, kemudian diremas dengan air jeruk nipis 1 buah dan 1 sendok makan garam, didiamkan selama 1/2 jam.

      kalau mau diblansir juga gak papa ya mba.

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...