11 Juli 2011

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging


Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Roti goreng yang saya posting kali ini layak untuk anda coba, karena so, so yummy! Rotinya empuk dan sangat lembut sementara isi daging cincangnya yang diberi bumbu kari terasa lezat. Kombinasi yang pas dalam sebuah roti dengan ukuran yang cukup mengenyangkan. Roti goreng ini juga mudah dibuat dan rasanya tidak kalah dengan roti buatan bakery lho. Jadi, buat apa merogoh kocek mahal-mahal jika anda bisa membuat dengan kualitas yang mungkin lebih baik dan bisa anda nikmati sepuas-puasnya. Selain itu roti buatan sendiri tentu saja tidak ada penambahan bahan tambahan pangan seperti pengempuk roti dan pemutih karena hanya dengan mengikuti resep yang saya berikan di bawah maka roti yang anda hasilkan telah cukup empuk dan terasa lezat.

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT
Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Untuk membuat adonan roti ini maka terlebih dahulu kita harus membuat adonan biangnya atau biasa disebut dengan starter. Starter merupakan proses pre-fermentasi dan, mungkin, merupakan metode tertua untuk mempersiapkan roti yang menggunakan ragi sebagai bahan pengembangnya. Banyak jenis-jenis roti dasar yang menggunakan starter sebagai bahan biang ragi. Walaupun proses pembuatan roti menjadi lebih panjang, menggunakan starter memberikan beberapa manfaat antara lain yaitu: memberikan waktu bagi ragi dan enzim-enzim untuk bekerja secara maksimal, meningkatkan waktu simpan pada roti yang dipanggang, selain itu starter juga memberikan kontribusi pada rasa dan tekstur roti menjadi lebih kompleks. Walaupun proses pre-fermentasi telah menurun popularitasnya disebabkan oleh makin meluasnya penggunaan ragi instant, berbagai bentuk proses pre-fermantasi tetap digunakan secara meluas di berbagai resep dan formula para ahli/tukang roti.

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan starter adalah campuran tepung, air, dan ragi, yang difermentasikan untuk beberapa waktu lamanya tergantung  pada jenis roti yang sedang dipersiapkan. Dulunya, biang ragi sama sekali tidak mengandung ragi komersial seperti jenis ragi instant yang banyak dijual di pasaran. Starter hanya mengandung tepung dan air, sementara ragi-nya sendiri ditangkap dari udara yang memang banyak mengandung spora ragi. Adonan kemudian dibiarkan hingga terjadi fermentasi, proses ini tentu saja sangat lama, jauh lebih lama dibandingkan dengan starter yang menggunakan ragi komersial. Jenis roti dengan starter yang dibuat dengan metode semacam ini disebut dengan sourdough karena memang adonannya terasa asam.  

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Proses pembuatan roti dengan starter sourdough sangat panjang, mulai dari pembuatan biang ragi yang memerlukan waktu beberapa hari hingga kemudian biang siap dipakai dan dicampurkan dengan bahan-bahan roti lainnya, adonan kemudian dibiarkan mengembang beberapa waktu lamanya. Sementara pembuatan roti dengan menggunakan ragi komersial tidak memerlukan waktu yang lama, karena ragi instant akan langsung bekerja begitu bertemu dengan tepung dan cairan. Karena alasan tersebut, tidak semua orang bersedia meluangkan waktunya membuat roti jenis sourdough. Saya sendiri beberapa waktu yang lalu sempat mencoba membuat biang ragi untuk sourdough, namun hasilnya kurang memuaskan karena saya kurang yakin apakah ragi yang saya buat tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan adonan. Ujung-ujungnya ragi saya buang ke tempat sampah. Next saya akan mencoba membuatnya lagi dengan lebih teliti. Jika anda tertarik membuat starter sourdough anda bisa klik di web The Fresh Loaf, website mengenai roti yang menjadi favorit saya karena banyak ilmunya. Forum diskusi The Fresh Loaf banyak membahas mengenai teknik sourdough dan pembuatan jenis roti lainnya. 

Berikut resepnya ya.

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Roti Goreng Isi Kari Daging
Resep diadaptasikan dari Hidehide's Home Cooking Recipe - Curry Bread 

Untuk 5 buah roti

Bahan roti + starter: 
- 200 gram tepung terigu protein tinggi (misal Cakra Kembar)
- 2 gram (1/2 sendok teh) garam halus 
- 20 gram gula pasir halus 
- 4 gram (1 1/4 sendok teh) ragi instant (saya pakai merk Fermipan) 
- 100 gram air hangat 
- 20 gram telur ayam (1/2 butir), kocok lepas. 
- 20 gram mentega, potong-potong

Bahan & bumbu kari daging: 
- 200 gram daging sapi cincang 
- 1 butir bawang bombay ukuran kecil, cincang kasar 
- 1 sendok makan bumbu kari instan 
- 1 ruas jahe cincang 
- 1 butir bawang putih cincang halus 
- 1 sendok teh kecap asin 
- 1 sendok makan air 
- 1 sendok makan minyak sayur untuk menumis 
- 2 sendok teh worchester sauce (optional) 
- 1/4 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh gula pasir

Bahan olesan: 
- 1 butir telur ayam, kocok lepas 
- tepung panir secukupnya

Cara membuat: 
Membuat isi

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Siapkan wajan, panaskan minyak, tumis bawang bombay, bawang putih dan jahe cincang hingga harum dan berwarna karamel/kecoklatan. Masukkan daging cincang, aduk-aduk hingga daging berubah warna. Masukkan semua bumbu lainnya, aduk rata dan masak hingga tumisan daging kering dan matang. Cicipi rasanya, angkat dan dinginkan. 

Membuat adonan roti:

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Pertama kita buat starter-nya terlebih dahulu. Masukkan 100 gram tepung terigu protein tinggi, ragi instant dan 60 ml air hangat ke dalam mangkuk, aduk rata hingga menjadi adonan kasar yang basah. Tutup dengan plastic wrap atau kain dan biarkan hingga adonan mengembang menjadi lebih dari dua kali lipat. 

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Siapkan mangkuk besar, masukkan sisa tepung terigu, gula, garam, air, telur dan starter, uleni adonan hingga tidak lengket + 10 menit. Celupkan tangan anda ke dalam mangkuk berisi tepung terigu jika adonan terasa lengket di tangan.

Taburi permukaan meja dengan tepung, tuangkan adonan ke atasnya dan mulailah anda menguleni adonan hingga menjadi adonan yang kalis, tandanya adonan tidak lengket, terasa kenyal, elastis dan lembut. Tambahkan potongan mentega ke adonan, dan uleni adonan hingga mentega tercampur rata dan adonan menjadi lembut dan lentur. Proses menguleni tahap ini kira-kira membutuhkan waktu 20 - 30 menit.

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Letakkan adonan ke dalam mangkuk yang telah diolesi dengan minyak goreng, tutupi permukaan mangkuk dengan plastik atau kain dan istirahatkan adonan selama + 1 jam atau hingga mengembang 2 kali lipat. Kempiskan adonan, letakkan di meja yang telah ditaburi tepung. Bagi adonan menjadi 5 buah dengan  berat yang sama. Bulatkan masing-masing bagian menjadi bola adonan yang smooth dengan cara menggelindingkannya di meja menggunakan telapak tangan. Istirahatkan hingga mengembang 2 x lipat.

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT
Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Jika bola adonan telah mengembang, ambil satu buah bagian adonan, letakkan di atas meja yang telah ditaburi dengan tepung terigu, gilas adonan menjadi pipih atau tekan-tekan dengan telapak tangan. Isikan 1 sendok makan adonan isi ke tengahnya, kemudian tekuk adonan seperti pastel, hingga isi daging cincang tertutup. Rapikan sambungan antar adonan dengan menjepit-jepitnya menggunakan jari tangan hingga rapat. Rapikan roti, bentuk agak lonjong, kemudian tata di atas loyang yang telah dialasi kertas baking/roti, dengan bagian sambungan di bawah. Lakukan hingga adonan habis. 

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Gulingkan adonan ke telur kocok dan taburi dengan tepung panir hingga semua bagian roti tertutup dengan tepung. Tata di loyang dan tutup adonan dengan kain dan istirahatkan selama 30 menit atau hingga  mengembang 2 kali lipat.

Obsesi Roti 5: Roti Goreng Isi Kari Daging JTT

Panaskan wajan dengan minyak agak banyak, goreng roti dengan api kecil hingga permukaannya kuning keemasan, angkat dan tiriskan.  Serap kelebihan minyak menggunakan tissue dapur. Sajikan hangat. Mantap! 

Sources: 
Hidehide's Home Cooking Recipe - Curry Bread 
Recipetips.com - Bread Using Starters 
Wikipedia - Pre-fermentasi 
Wikipedia - Sourdough



85 komentar:

  1. Cinta sekali saya sama blog ini. Thanks :)

    BalasHapus
  2. Halo Mba Jesie, roti goreng ini banyak penggemarnya dan dah banyak yang jatuh cinta juga heheeh. Bikin klepek2 bo.. ^_^

    BalasHapus
  3. enak nih seperti yang ditoko2, mhhmhmm, salam kenal ya mbak, mau nanya, klo buat rotinya malam hari, trus waktu pendiaman akhinya bukan 30 menit, tapi semalaman karena mau gorengnya besok paginya buat sarapan pagi, apa bisa ya mbak???? terima kasih infonya ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Ayu, salam kenal juga ya. Bisa kok didiamkan semalaman. Tutup wadah adonan rapat-rapat dengan plastik wrap. Jangan kain ya. Masukkan ke kulkas, besok paginya baru di goreng. Selamat mencoba ya.

      Hapus
  4. Mbak minta info untuk bumbu kari instan itu merk apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm, sebenarnya menurut saya bumbu kari instan sama saja rasanya, saya biasanya jarang melihat merknya, yang penting di botolnya tertulis bumbu bubuk kari instan. Bisa merk Bamboe atau jenis lainnya.

      Hapus
  5. salam kenal, mbak....aq seneng banget sama blog ini. apalagi aq masih newbie di dunia baking. Petunjuknya detil banget dan fotonya komplit...step by stepnya lengkap... jadi makin semangat deh belajar bikin roti.... mohon bimbingannya ya mbak... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Yuni, nah resep roti yang ini gampang dan maknyusssss banget hahahhah, ayo dicoba

      Hapus
  6. kereen.... semangat sekali ditunjukkan dr foto-foto nya,,,

    BalasHapus
  7. mba salam kenal yaa...wahh blog ini bagus banget dehh...bikin semangat buat masak.. thanks ya mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga ya, sip silahkan dicoba, moga suka yaa! ^_^

      Hapus
  8. mba Endang :) Hari ini bangunnya kepagian, bingung mau ngapain, akhirnya main2 ke blog mba Endang, sering sih main ke sini, tp ini baru pertama kali meninggalkan jejak. Emang asik berselancar di sini, dimana yang lain menutup rapat2 blognya, tp blog mba Endang terlihat begitu terbuka dan ramah, saya termasuk org yang tidak sabaran klo klik kanan di mouse dimatiin, apalagi jaringan internet di rumah lambat, bawaannya jadi ribet, jd suka klik kanan buka tab banyak2, selagi tab lainnya loading, saya baca tab yang uda selesai loading...

    Roti isi kari ini uda masuk daftar ntah dari kpn, bumbu kari instannya pun uda saya beli, tapi buatnya tertunda mulu, malah kadang lupa tergantikan resep lain *laper mata, hehehe...

    Resep ayam grg cabai hijau cetar menampar uda saya coba, kebetulan suami doyan yang pedas2, rasanya sooo nyummy, hanya ada 1 kurangnya, masih kurang pedas, tapi ini karena cabe rawit yang dibeli di pasar emang lg dapat yg kurang pedas, besok2 klo dapat yang pedas, akan saya buat lagi sambal cabai hijaunya, hihihi...

    Masih ya mba atas sharing di blognya dan sekalian saya meminta ijin untuk share resepnya, nanti saya sertakan sumber resepnya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Hannie, salam kenal ya. Yep, suka bete kalau ketemu blog atau website yang pelita hati ya wkakakak, sebenarnya itu yang jadi pemicu saya bikin JTT, gara2nya waktu itu pengen bikin cupcake, ketemu satu blog yang cupcakenya terlihat yummy. Resepnya gak ada boooo, baca komentar di bawahnya ada yang tanya resepnya, jawabannya: cari saja di internet banyak kok. Hiiiksss!

      Ayam cabe ijonya menurut saya juga krang pedas hehehe, walau terluhat menyeramkan. Masalahnya sama cabe ijo adalah suka masih muda ya, jadinya gak pedes walau dipakai sampai sebakul waakakka.

      Sip silahka di share resepnya, semoga bermanfaat buat lainnya. Sukses selalu buat Mba Hannie dan keluarga. Salam! ^_^

      Hapus
    2. Iya, saya aja sampe nanam sendiri pohon cabe rawit hahahah... tp kayaknya masih harus bersabar tuk petik hasilnya wkwkwk... Salam juga buat mba Endang dan keluarga tercinta ;)

      Hapus
    3. hahahah, saya udah lama mimpi nanem sayuran dan bumbu dapur sendiri cuman sampai sekarang belum terwujud, soalnya rumah dekat dengan pasar wkakakkak

      Hapus
    4. aaahhh, jadi pengen ikut komen. Salah fokus sebenarnya (lagi gak pengen komenin karyanya Mbak Endang karena dari banyak yang saya coba sudah pasti enak dan berhasil... makasih buanyaaakk). Sering deh jengkel dengan blogger yang posting dan gak ada resepnya cuma cerita doang. Belom lagi kalo jawaban di komennya sengak banget. Sampai pernah ada di forum yang bilang kalo gak mau dicopy ya jangan post di duniamaya. Lagian apa gunanya right click dikunci, lha wong masih banyak cara lain untuk copy misal dengan fasilitas capture ato snipping. Akhirnya itu blog yang suka pada ngunci malah foto-fotonya juga sering dicuri. Malahan kalo kaya Mbak Endang gini, nambahin amal jariyah dan insyaAllah barokah, amiiiin... Semoga sehat terus dan berkarya terus ya Mbak Endang.

      Hapus
    5. halo Mba Afifah, thanks shringnya ya mba dan amiiin atas doanya ya. Senang sekali jika JTT bisa bermanfaat membantu Ibu2 dan kaum wanita mencoba untuk mengulik di dapur. Sehat dan sukses selalu untuk Mba dan keluarga juga yaa

      Hapus
  9. Mbak, di daftar bahan tertulis air 100 gram...beneran ditimbang ya mbak, bukan diukur pake gelas ukuran 100 ml? tapi dalam keterangan/cara membuat, dibilang starter pake air 60 ml...hmmm..kok berubah jadi ml ya...#BINGUNG MODE ON,maklum pemula 100%, wakakakkk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo,khusus untuk air, gram dan ml sama ya, jadi gak masalah mau pakai berat atau volume. hehehhe

      Hapus
  10. Mbk, klo mau digoreng besok paginya, adonannya dimaskin freezer atau bawah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau cuman 1 hari, masukkan chiller saja, kalau mau lebih lama masukkan ke freezer ya.

      Hapus
    2. mba endang mau tanya dong kalo rotinya udah dibalur tepung panir boleh gak taruh di kulkas dulu semalaman? pagi2 baru di goreng untuk sarapan... makasih yah mba buat blognya yang bagus banget... membantu banget buat newbie kaya aku...

      Hapus
  11. Sudah dicoba,,enak banget,gendut2 and jumbo,,kenyang makannya,,makasih mbak udah bagi resepnya,salam kenal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nancy, yep memang jadinya gendut2 ya hehehehe. biar makan satu saja kelenger Mba. thanks sharingnya yaaa

      Hapus
  12. Dear Mba Endang,

    Terima kasih untuk Blognya yang sangat bermanfaat untuk banyak orang. memberikan ilmu dengan ikhlas....Hanya Allah yang akan membalas semua kebaikan ini. Salam kenal dari saya di Padang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga ya Mba, thanks atas komentarnya disini. senang sekali JTT bs bermanfaat bagi banyak orang ya. salam

      Hapus
  13. Masya Allah...hidup mbk endang pasti berkah,selalu menebar manfaat,terima kasih mbk...tetaplah seperti itu sampai akhir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, thanks sharingnya yaa, dan amin atas doanya ^_^

      Hapus
  14. Hi mba endang
    Aqu fami dr mksr, aq prnh nyoba rsep mba yg mufin cheese n skrg jth cnta lg sm rsep mba yg ini.
    Stlh bc lgsg dieksekusi dn hsil.y wow wow wow mmuaskn bgt mba..
    Mskpun nglenin.y itu stgh mati mba tpii akuu puass bgett dehh mba..
    Thx ya mbaa rsep.y..

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Fami, thanks sharingnya yaaa, menguleni itu pekerjaan menyenangkan mba, bisa melupakan stress wakakak

      Hapus
  15. Hai Mbak aq sering bukan sering lagi tapi hampir tiap hari buka blog JTT nunggu resep barunya... Trima kasih ya Mbak dah banyak mengajarkan Resep2 yg yahut... :D saya suka Dengan Bronis pisannya enyak.....!!!!, walaupun saya percobaan pertama selalu gagal tapi selanjutnya Sukses... dan Yoghurtnya masih saya Buat tiap hari sungguh2 trima kasih Atas resepnya yg komplit dan tips2nya........... :d salam kenal Mbak Ayu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Mba Ayu, thanks sharingnya disni ya! Senang sekali resep2 JTT disuka. Asalkan mau belajar dari kegagalan sebelumnya maka membuat cake atau roti sebenarnya tidak sulit ya hehhehe

      Hapus
  16. Mbk endang yg baik hati..
    Aq icha dr sby,aq mau cb bikin resep yg ini,secara suami sukany bw roti buat sangu dkantor.. Tp ni blm cb bqn kok udah teler liat ukuranny ya mbk.. Klo seumpama ukuranny dbuat agak kecil2 trs bunder2 gtu emg bakal m'pengaruhi rasany Ъќ mbk?? Ato tumisan isiny bqn lbh dr resepny mbk endang diatas biar cukup? Ato mlh adonanny yg ditambahi?
    Soalny klo cm jd 5 biji kok kyany krg.. Mksdny klo jd agak bnyk walo kecil2 kan bagi2ny bs lbh merata gtu lho mbk.. "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮.
    Sori mbk bnyk nanya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mb Icha, silahkan kalau mau dibuat ukuran lebih kecil, Memang ini roti gorengnya besar ukurannya ya, jadi kalau dibagi 2 masih layang ukurannya kok. Bentuk dan ukuran tidak mempengaruhi rasa ya mba. Tumisan porsinya sama dengan yang diatas ya.

      Hapus
  17. Salam kenal mbak...Aq cia dari plmbang mbak...blog mbak endang bener2 menginspirasi saya n banyak temen saya...dari sini saya belajar membuat roti yang enak. Topping n isiannya juga variatif.. yang paling aku suka dari blog mbak ini detail banget gitu caranya. Temen2 ngirain aku ikut kursus kue gitu...pdhal kursus sama mbak endang heheheh :p . Terimakasih ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Cia, thanks sharingnya ya, senang sekali blog JTT disuka. Saya yakin kalau ditekuni memasak bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan ya hehhe. Sukses selalu ya mba!

      Hapus
  18. Hello Mba Endang.. salam kenal.. saya sudah lumayan beberapa kali deh coba resep-resep di JTT.. hasilnya selalu sukses, karena resepnya oke dan langkah-langkahnya jelas banget.. cuma baru kali ini nih nongol di sini.. Saya biasa tulis hasil prakteknya di blog saya, terus saya kasih link ke sini, supaya kalau mau buat yang sama, saya tinggal klik aja dari situ :D

    Semalam saya praktek resep roti goreng ini Mba, hasilnya yummy deh, ga kalah sama di Bakery :D cuma isian kari nya saya buat kari sayuran aja.. pake ubi merah, wortel, bawang bombay, kentang dan kacang panjang.. :D

    Saya sedikit penasaran Mba, apakah resep roti ini bisa saya pakai untuk buat donat seperti di JCo itu ya Mba, kan roti nya enak banget, empuk, dan walau dimakan berjam-jam setelahnya juga tetep empuk dan enak Mba..

    Terima kasih ya karena create JTT, saya salah satu penggemar berat :D

    Mel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Mel, thanks sharingnya ya, senang sekali resep2 JTT disuka. Untuk roti goreng ini saya belum pernah membuatnya menajadi donat walau menurut saya bisa2 saja kok hehehhe.

      saya ada resep donat empuk yang katanya mirip2 JCo, ini linknya:
      http://www.justtryandtaste.com/2013/05/donat-kali-ini-tanpa-kentang.html

      thanks sudah menjadi penggemar JTT ya dan sukses selalu! ^_^

      Hapus
    2. Thank you Mba Endang.. Nanti saya coba ya resep donatnya :D

      Hapus
  19. Berhasil rotinya mba. Mengembang, lembut tp garing diluar.. makasih utk resep2nya mba..

    BalasHapus
  20. Mba endang,, bikin resep yg pake selai strawberry dong..ada stok selai strawberry banyak nih ^ ^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, diisi sama selai strawberry dan dipanggang saja, enak kok

      Hapus
  21. wah sungguh penuh ilmu di blog ini mbak,,, kemarin saya dah nyoba fuyunghai dr resep mbak,,, berhasil semua suka,,, sekarang giliran roti ini yang akan saya coba.. makasih iya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, thanks atas sharingnya ya, senang sekali resep2 JTT disuka, moga sukses selalu yaaa

      Hapus
  22. Salam knal mba.. sblmnya sy tnya tmn rsep.rotreng ini tp plit bgt.. nah sy cb cri2 ktmu d blog mba ini, sy biasa dagang tahu.isi sy krm k.wrung2, skrang sdh pake resep.buatan mba, tp ukuran sy.kondisikan hrg, Alhamdulillh... dlm.1hr sy bs laku min 120 pcs dr 2kg.ckra... pr pcs 1500-200, tp isi sy modif sderhana... ada cokalat, sosis myones, smpai saustiram baso... trimaksih bnyak... Smoga Allah.slalu.merahmati.anda skluarga.. & resep roti yg lain.dlm proses promo...skalilagi terimakasih...salam fitri&ageng

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mba Fitri, salam kenal juga ya. Thanks sharingnya disini ya. Ikutan senang resep roti gorengnya bermanfaat bahkan bisa menjadi usaha yang cukup oke, moga bisnisnya makin lancar ya mba. Amin atas doanya. Sukses selalu!

      Hapus
  23. mba endang, mau nanya nih gimana sih caranya bikin roti tp bau rai nya gak terlalu kecium gitu...soalnya saya biasa bikin roti aroma raginya kecium banget... Maaf mengganggu aktivitas mba endang nih.. ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, kurangi takaran raginya, uleni dengan baik, air yang cukup dan proses fermentasi yang lebih lama ya, saya rasa hanya itu kuncinya untuk mengurangi bau ragi

      Hapus
  24. Mba endang apakah bisa roti ini dipanggang tanpa digoreng? Apakah akan merubah teksturnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Ervina, yep bs dipanggang ya, tidak akan merubah teksturnya saya rasa ya

      Hapus
  25. Mba Di seneng bgt lihat resepnya.. sering aq coba n hasilnya Sippppp bgt...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah saya bingung, nama saya endang mb, mungkin blog lain yng dimksud ya hehehhe

      Hapus
  26. halo mbak,,kalo mau disimpan di chiller setelah dikasi isian dan dibalur tepung roti bisa gak ya?jadi pagi2 tinggal goreng gitu... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayanya gak bs ya mba, bentuknya nanti jadi gak keruan ketika dibekukan yaa.

      Hapus
  27. Mbak, setiap saya baca blog resep membuat roti, selalu ada tulisan terigu protein sedang ada jga yang nulis terigu protein rendah dan tinggi... Sebenarnya apa bedanya ya mbak???
    Makasi sblmnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. perbedaan pada kandungan protein yang disebut gluten di tepung terigu mba. gluten mempengaruhi elastisitas tepung ketika menjadi adonan, makin tinggi proteinnya maka makin elastis. Roti biasanya memakai yang protein tinggi supaya rongga2 udaranya besar2, tapi roti2 asia (jepang/taiwan) skrg berpori2 kecil dan lembut jadi biasanya pakai terigu protein sedang atau rendah

      Hapus
  28. Hai mba endang,saya lia dr bontang kaltim..sukaaa bgt sama blog mba dan jd panutan saya buat ngebaking.ohya maap nih baru ijin,sebenarnya roti abon dan caterpillar bread mba endang saya pake jualan,lumayan buat uang jajan(gpp kan mba?) heeehee..skrg pengen nyoba roti goreng ini,kalo isiannya sama kayak roti abon tetep enak kan mba?atau diisi pake kacang ijo bisa kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Lia, salam kenal juga ya, thanks ya sudah menyukai JTT. Silahkan dipakai resepnya utuk jualan Mba, semoga usaha jualannya sukses yaaa. Roti goreng ini bs diisi apapun ya, karena basic roti sama saja. Salam

      Hapus
  29. Bismillaah.

    Mba endang. Kalo mentega nya bisa diganti margarine gak?

    BalasHapus
  30. Mbak Endang... Maaf mau tanya, kalo mau bikin lebih banyak misalnya 2 resep atau lebih, tepung untuk starternya selalu setengah dari total tepung yg digunakan dan airnya 60% nya ya?

    BalasHapus
  31. Mba endang.... Mantab lah ini roti. Adonannya empuk2 gitu dan stlh jadi juga lembut bgt. Aku campur tepung protein sedang 20%, jd tambah enak. Udah dicoba dan semua suka. Laku terjuallll....mba, kl adonan ini dijadikan utk roti manis yg biasa bisa juga ya? Apa perlu ada tambahan gula atau apa lagi ga? Tq mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba reny, thanks sharingnya ya, senang resepnya disuka. Adonan bs dipermak untuk aneka roti lainnya mba, untuk versi manis tambah gula pasir di adonan ya

      Hapus
  32. halo mba endang salam kenal, saya sudh mencoba resep mba endang rasanya ok banget mba ketika panas, tpi knp yh mba pada saat dingin ketika roti digigit lgnsug kempes? mohon dijawab yh mba terima kasih :)

    BalasHapus
  33. Mbk endang, aku mau tanya nih kalau air hangatnya diganti susu cair hangat bisa g mbk?kalo misal bisa berarti starternya jg pake susu gitu ya? Thank's before mbk,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, yep tentu saja bisa ya, justru akan lebih enak rasanya ^_^

      Hapus
  34. Mba mau tanyaa ini kan 3x pengembangan yah... kalo dibikin 2x aja bisa? Stelah diuleni 1x, lalu lgsg diisi baru dikembangkan lagi 1x stleah itu lgsg digoreng... gimana mba endang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa ya, ini jaman dulu saya selalu ikutin resep seksama, skrg hantam saja. 2 kali cukup kok

      Hapus
  35. Mau tanya mba, kira kira bisa bertahan berapa hari ya roti yang sudah jadi itu .?

    BalasHapus
  36. Mb Endang,
    di awal resep ada adonan starter yang dibuat dengan mencampurkan air dan ragi instan dan tepung terigu. Selanjutnya adonan ini diapakan ya ? karena tidak ada kelanjutan utk adonan starter

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mama Tia, coba baca baik2 kembali prosesnya, ada bagian menambahkan starter lho hehhehe

      Hapus
  37. Mf mbk salam kenal ya,,,ni alfi dr jambi,aku mau nanya mbk roti goreng isi sayur kalau sampek 2,3 hari apa isi nya gak basi ya,,,mohon fi bls,makasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba, tdk bs sampai 2 - 3 hari ya, hanya 1 hari saja, isinya akan basi

      Hapus
  38. Makasi y mbk tp mau nanya lg ni ada yg lufa kmren he,kalo adonan roti goreng nya di kasi bp hasil nya bagus gx ya?

    BalasHapus
  39. Sekali lagi makasi y mbk berkat resep nya mbk hasil buatan qu gx ada yg gagal produk dr red velved sampai roti gorwng,semoga mbk selalu di beri risky yg berlimpah krn mbk selalu berbagi ilmu.

    BalasHapus
  40. Halo mba. Boleh tanya gak, apasih secret word dari website the fresh loaf? Soalnya saya berkali-kali nyoba registrasi tapi gagal di secret word-nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Mas Pandu, saya blm pernah register disana ya, mungkin 'crumbs? atau bread? hehhehe

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...