17 Mei 2011

Tips Sukses Mengukus Cake


Tips Sukses Mengukus Cake JTT
Brownies & Fruitcake Kukus

Sejak berkutat di JTT maka kukus mengukus cake sepertinya sudah tidak asing lagi bagi saya dan sejauh ini cake gagal berakhir bantat sehingga sulit dibedakan antara dodol dengan cake, belum pernah terjadi ^_^. So far, memang yang terpenting adalah jam terbang dan uji coba. Artinya, jangan menyerah jika hanya dua atau tiga kali gagal. Supaya kantong tidak kempes karena harus membeli bahan kue terus menerus untuk uji coba maka saran saya bagi yang hendak memulai membuatnya, gunakan resep yang sederhana baik bahan maupun prosesnya. 

Catat takaran & proses yang anda gunakan jika yang anda lakukan menyimpang dari resep sehingga bisa dilakukan analisa sesudahnya. Saya selalu menyiapkan sebuah buku catatan di dapur dan sebuah pulpen untuk mencoret-coret resep yang saya gunakan.

Tips Sukses Mengukus Cake JTT
Tips Sukses Mengukus Cake JTT

Dari sekian banyak jenis cake memang versi kukusnya yang paling mudah dan murah meriah. Alat yang digunakan yaitu dandang kukusan, notabene pasti dimiliki oleh ibu-ibu di Indonesia. Mixer tentu saja merupakan alat bantu membuat kue yang wajib anda miliki, jika belum memilikinya, coba cari jenis-jenis cake yang tidak membutuhkan mixer. Saya pernah posting cake yang tidak perlu di mixer, anda bisa klik di Cake Pisang Kukus & Choco Chips, dan Cake Coklat Kukus (Steamed Moist Chocolate Cake). Kedua resep cake kukus ini sangat mudah sekali dibuat dan bahan-bahannya pun tidak mahal. 

Perlu diperhatikan, cake yang tidak dimixer sangat mengandalkan keberhasilannya pada faktor baking powder yang baik, karena itu belilah baking powder yang memang benar-benar bagus kualitasnya agar anda tidak kecewa dengan hasilnya. Selama menggunakan merk baking powder Hercules saya tidak pernah mengalami cake gagal mengembang. Selain itu ikuti dengan seksama takaran resep dan cara memasaknya. Jika kedua hal tersebut anda lakukan maka saya jamin cake anda akan berakhir mekar ^_^. 

Berikut ini tipsnya berdasarkan pengalaman saya ya:
  1. Gunakan baking powder yang fresh dan belum kadaluarsa, jika anda tidak yakin dengan tanggal expired di kemasannya sebaiknya jangan digunakan. Baking powder dan baking soda merupakan booster utama cake yang kita buat agar mengembang sempurna, jadi gunakan yang berkualitas dan masih baik kondisinya. 
  2. Jika anda tidak menggunakan pengembang, maka pastikan telur dan gula dikocok hingga maksimal (ribbon stage), atau gula dan mentega dikocok hingga mengembang dan lembut. Tujuannya untuk memasukkan udara sebanyak-banyaknya di dalam adonan sehingga cake bisa mengembang dengan baik. Untuk cake standar jika dikocok dengan hand mixer membutuhkan sekitar minimal 10 menit. Namun jangan terpaku pada waktu ini karena beda mixer, beda kekuatan dan kemampuan serta berbeda waktu mengocoknya. 
  3. Ayak semua bahan kering (tepung terigu, garam, baking powder) sebelum dicampur dengan bahan basah. Kocok bahan basah (gula, mentega, telur, emulsifier, vanilla ekstrak) terpisah hingga mengembang baru masukkan bahan kering dan aduk pelan-pelan dengan menggunakan spatula. Jadi jangan berselang-seling dalam memasukkan bahan-bahan ya, bahan basah campurlah dengan yang basah dan bahan kering kumpulkanlah menjadi satu dengan yang kering juga. 
  4. Ketika tepung terigu telah masuk ke adonan basah (adonan mentega, margarine, atau telur) maka jangan diaduk terlalu lama, aduklah dengan spatula dengan gerakan ringan,  lembut dan jangan over mixing. Over mixing akan membuat gluten makin banyak terbentuk, gelembung udara mengempis, dan tekstur cake menjadi keras, liat dan bantat.
  5. Panaskan dandang kukusan sebelum digunakan supaya panasnya stabil dan uap air banyak terkumpul. Gunakan api kecil untuk mengukus dan jangan membuka tutup dandang selama waktu pengukusan. Rata-rata cake kukus memerlukan waktu + 30 - 45 menit untuk memasaknya, atau tergantung dari besar kecil cakenya. Beri air cukup banyak pada dasar dandang namun jangan sampai menyentuh saringan kawat, tujuannya supaya air tidak habis selama proses mengukus yang cukup panjang dan tidak bercipratan ketika mendidih dan membasahi dasar loyang.
  6. Api yang terlalu besar akan membuat permukaan cake bergelombang seperti atap seng, jadi gunakan saja api kecil, asalkan dikukus dengan waktu optimal maka cake akan matang.
  7. Gunakan kukusan besar untuk mencegah air meloncat dari saringan kukusan dan mengenai pantat loyang. Air yang mengenai loyang akan merembes masuk dan membuat dasar cake menjadi lembab, basah dan bantat. 
  8. Jangan mengukus terlalu lama karena akan membuat cake/bolu kukus menciut, mengkerut dan keras seperti karet. Bolu kukus ukuran standar biasanya hanya dikukus selama 8 - 12 menit saja.
  9. Olesi permukaan loyang cake dengan margarine agak banyak dan taburi tepung hingga semua permukan loyang tertutup untuk menghindari cake lengket pada loyang. Atau alasi permukaan cake dengan kertas baking.
  10. Tutup permukaan kukusan dengan kain lap bersih agar uap air bisa terserap oleh kain dan tidak jatuh ke permukaan kue. Air yang mengenai permukaan cake akan membuat cake berbercak-bercak pucat dan basah,
  11. Mulailah untuk membuatnya dalam porsi yang kecil saja, misal separuh resep. Jika oke selanjutnya anda bisa menggunakan seluruh resep.
Wokeh, sepertinya hingga saat ini tips yang saya berikan diatas cukup untuk membuat cake kukus anda berhasil. Jadi apakah anda sudah mengumpulkan keberanian untuk membuatnya? Percayalah, sekali anda berhasil maka seakan anda tidak akan pernah ingin berhenti untuk membuatnya, lagi dan lagi.  
So, apalagi yang anda tunggu? ^_^. Selamat berkarya ya!

Sources:





105 komentar:

  1. thanks atas infonya,,,tips yg bagus...

    BalasHapus
  2. untuk "mengconvert" cake yang resep aslinya dioven jadi cake kukus, apa ada tips & trik tambahan dari yang tertulis di atas? thanks in advance ^_^

    BalasHapus
  3. Halo salam kenal ya,
    Selama ini saya bereksperimen resep cake dari kukus ke panggang dan sebaliknya, belum pernah bermasalah ya. So far hasilnya oke-oke saja. Hanya saja saya pernah tanya hal ini ketika ikutan kursus di NCC, jawabannya cake jenis butter cake (cake dibuat dengan mengocok mentega+gula terlebih dahulu hingga pucat) tidak sesuai untuk cake kukus. Hanya saja itu juga tidak terbukti karena kebanyakan resep cake kukus Ny. Liem adalah butter cake dan hasilnya tetap lezat dan oke. Patokan saya, jika cake tersebut untuk kukus biasanya jika akan dipanggang menteganya saya tambahkan porsinya, karena cake panggang cenderung lebih kering. Jika cake panggang akan saya kukus maka porsi mentega saya kurangi sedikit, cake kukus telah cukup moist jadi tidak perlu banyak-banyak menggunakan mentega. Semoga membantu ya ^_^

    BalasHapus
  4. salam kenal mba,,kemarin aku nyobain brownies kukus mu,,selama ini selalu berhasil dan semua suka rasanya,,tetapi kenapa yg kemarin gagal y?pdhal udh diikutin plek plekk,,,,,cm memang aku sempat nge buka tutup dandang krna aklu pikir udh mateng,,taunya jd menciut mba brownies ny,,udh gitu tepungny masi ada yg grindel,,,arrgghhhh,pdahal anak ku udh nungguin,,mt saran y mba..makasi sebelumnya,,warm regards.dini

    BalasHapus
  5. Halo Mba Dini, mengukus cake memang tidak boleh dibuka selama proses pengukusan karena itu isilah dandang dengan air yang banyak agar tidak kering saat kue belum matang. Lebih baik kukus dengan waktu lebih panjang untuk memastikan matang dibandingkan cepat2 dibuka saat setengah matang, karena cake akan langsung mengempis. Tepungnya sebaiknya di ayak langsung di atas kocokan telur, agar butirannya lepas dan remah, kemudian aduk dengan cara membalikkan spatula (teknik aduk balik), bukan dengan memutar spatula searah jarum jam. Dengan cara ini gumpalan tepung akan terlepas dan buyar. Semoga sukses untuk brownies berikutnya ya. ^_^

    BalasHapus
  6. Salam kenal ya mba, senang bisa ketemu blog ini, sangat informatif, saya mo curhat dikit ni mbak, sebelumnya pernah nyoba bikin cake kukus yang pake pengembang SP, sedikit berhasil karena diawal waktu masih panas cake ngembang bagus, lama2 setelah dingin, cakenya kenmpes, jadi padat, tapi masih bisa dimakan lah karena rasanya lumyan menolong, nah percobaan selanjutnya
    nyoba bikin cake kukus yang mengunakan baking powder, mungkin yang single acting ( baru baca juga di artikelnya mbak), trus lama nunggu kukusan mendidih, baru dimasukin, udah saya tungguin sekitar 40 menit, pas dibuka, ternyata cakenya gak jadi, volumenya nambah jadi lebih tinggi, dipinggirannya aja yang jadi cake tapi hampir keseluruhan cake masih kental, saya jadi malu diejekin ma keluarga karena kegagalan yang gak jelas ini, mending bantat tapi masih bisa dimakan, daripada jadinya seperti vla, hiks..., kira2 penyebabnya apa ya mbak????, oh ya bolehkah resep untuk cake yang dipanggang tapi jadinya kita kukus??? dimohonkan sangat infonya ya mbak, thanx before.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, thanks atas sharing pengalamannya ya. Hmm saya sebenarnya bukan pakar disini, sama-sama belajar seperti yang lain. Jadi mohon dimaafkan jika ternyata jawaban saya kurang memuaskan ya. Mari kita bahas:
      1. SP, merupakan emulsifier + pengembang, sama seperti merk Ovalet atau starkis. saya sudah jelaskan ya di artikel Mengenal lebih dekat baking powder, baking soda. Menurut pengalaman saya jika menggunakan emulsifier sebagai pengembang maka telur, gula dan emulsifier harus dikocok hingga mengembang, kental dan putih, untuk memasukkan udara sebanyak-banyaknya ke dalam adonan. Ini karena fungsi SP, ovalet, starkis sebagai pengembang tidak semaksimal baking powder dan baking soda, karena fungsi utama emulsifier adalah untuk melembutkan adonan.
      2. Jika adonan tidak dimikser hingga kembang dan kental, gunakan baking powder double acting, cek di kemasannya. Sebaiknya tidak gambling dengan tetap nekat membuat cake yang cuman diaduk saja dengan baking powder yang kurang berkualitas karena hanya akan membuat kita demotivasi melihat hasilnya. Ukura masing-masing bahan degan benar dan baca dengan seksama instruksi resep.

      Saya jamin kalau semua diikuti pasti akan menghasilkan cake mekar. Ayo dicoba lagi tapi kali ini harus lebih baik ya. Salam. ^_^

      Hapus
    2. Dl sy jg sll gagagl. Tp skrg gk, kuncinya cuma di mentega. Mentega / butter yg sdh dicairkan itu masukny k adonan plg trakhir. Jgn dimixer. Diaduk balik dgn spatula/ sendok nasi. Aduk smpe rata. Jgn diaduk searah jarum jam. Dibalik sj.

      Hapus
  7. salam kenal mbak, setelah sekian byk penjelajahan saya akhirnya ketemu jg dgn blog yg saya butuhkan. thx ya mbak akhirnya saya sdh bs membuat beberapa cake yg enak, jd tambah pede nih hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip, thanks sahringnya ya dan moga suka denga resep2 di JTT ya. Sukses selalu! ^_^

      Hapus
  8. Salam kenal mba,
    aku penggemar blog mba endang. Tiap kali bikin selalu enaak. Tp ada yg mau tanya mba, kenapa yah cake kukus yg aku buat selalu pecah bagian atasnya jd mekar kaya bolu kukus gitu mba :( apa karena dandang kukusannya yah? Minta sarannya yah mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, coba kukus dengan api kecil saja, jangan besar2 apinya dan ukuran loyang jangan terlalu kecil ya.

      Hapus
  9. halo Mba,emang benar semua perkataan Mba,tapi bagaimana kami bisa tau pengukuran bahan-bahannya........????
    Minta sarannya yaaa......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengukuran bahan2nya? di setiap resep kan ada ukurannya Mba, nah alat ukurnya bisa macam2, paling gampang tentu saja timbangan digital, gelas ukur dan sendok.

      Hapus
  10. Halo mb, slam kenal..
    Sya hoby bget bkin cake, saking cintanya sya pantang mnyerah wlu sring gagal :-) ..sya sering nyoba bikin bronkus aj kadang jadi kadang bantat, sampe gemes sendiri..
    Apa y mb yg membuat bronkus sya gagal?apa cara pncampuran dan pngadukan sangat brpengaruh pada hasil akhir?sya pernah bikin bronkus, pncampuran tepung ke adonan telur dg menggunakan spatula tp trnyata terigunya masih byk yg menggumpal, lalu sya ganti cara, pencampuran terigu ke adonan telur dg menggunakan mixer kecepatan rendah tp seketika adonannya langsug turun dan hasilnya bantat..kira-kira yg salah apanya y mb?tolong sya donk mb.. :-(
    trimkasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, salam kenal ya. untuk pembuatan cake banyak faktor yang membuatnya gagal, saran saya hanya ikuti seksama resep dan prosesnya serta harus sering dicoba.

      coba resep brokus ini: http://www.justtryandtaste.com/2011/04/brownies-kukus.html

      so far sih nggak gagal ya. ^_^

      Hapus
  11. Mbak saya gak punya dandang cmn ada rice cooker yg saya coba pakai buat bikin brownis kukus pisang. Hasilnya lumayan tp kurang manteb aja. Kira2 hal yg prlu diperhatikan apa ya mba kl pake rice cooker buat mengukus kue?? Apakah waktunya sama sekitar 40 mnt? Saya sudah tutup dg kain dan air jg sdh dibanyakin. Tlg pencerahannya mbak.thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, saya belum pernah buat cake kukus pakai rice cooker ya. Menurut saya uap panasnya kurang terkumpul karena ruang yang sempit karena itu hasilnya kurang mekar sempurna. Prosenya menurut saya sama seperti pakai kukusan biasa.

      Hapus
  12. Haloo Mbak endang, saya mau nanya...
    Kalo untuk resep chiffon cake panggang, apakah juga bisa dengan dikukus ya? Kalau bisa, bahan apa saja yang kira2 harus ditambah atau dikurangi. Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, sayangnya saya belum pernah coba chiffon kukus. versi panggangnya saja sering gatot wakakka. maaf tidak bisa memberikan masukan yang oke ya ^_^

      Hapus
  13. Halo mba endang, sy suka dg blog mba udah pernah nyobain brownies kukus nya dan berhasil....senengnya :). Oiya mba sblum masukin adonan ke loyang kan dioles margarin dan terigu ya biar ga lengket, tp bbrp kali percobaan sy kok terigunya jd nempel ke kue stlh matang & gumpal putih dibawa permukaan kuenya. Itu knapa ya mba? Makasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba, thanks sharingnya ya, senang sekali resepnya disuka.

      untuk terigu yang berwarna putih, memang kendala cake kukus adalah tepung yang menggumpal didasar, saran saya ketika mentega dioleskan dan tepug ditaburkan, balikkan loyang dan ketuk2 loyang sehingga kelebihan tepung bisa terbuang. atau cara lain adalah pakai kertas baking saja untuk mengalasi loyang.

      Hapus
  14. hay mba endang salam kenal.ya...nama ku dian....aku skalian mo tanya kenapa ya stiap bikin bolu kukus ketan hitam selalu kempis tengahnya...aku mnggunakan loyak kotak dan memasukan adonan langsung smua...jd dngn tdk mnggunakan thap 2x atau stengah2.....loyang yg aku gunakan berukuran 20 ..thanx mohon penceraahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, kempis tengah biasanya karena bagian tengah belum matang sehingga masih basah ketika diangkat. Adonan keluar oven/kukusan akan kempis setelah beberapa waktu. Saran saya waktu panggang/kukus lebih lama dan pakai loyang tulban yg lubang tengah untuk memastikan cake matang dengan baik.

      Hapus
  15. Halo mbak, aku fans barunya mbak Endang ni. Selama ini silent reader aja. Penasaran pgn tanya mbak Endang pake mixer merk apa? Lagi pengen nodong suami buat beliin mixer gr2 pgn bikin kue sendiri. Makasi ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, saya pakai hand mikser Phillips biasa yang ada dudukannya ya. Bukan mikser heavy duty yang berat itu. So far sih baik2 saja ya, udah sekitar 4 tahun saya punya. Saya pakai hanya untuk mengocok adonan cake/kue kering saja, untuk roti saya gak pernah nguleni pakai ini karena terlalu berat.

      Hapus
  16. halo mbaak.. mau tanya dong, cake kukus saya mengembang setelah matang, tapi pas udah dingin kok dia menyusut yaa? hiks.. terus kenapa permukaannya ga pernah bisa rata ya? padahal sudah di hentakkan sblm masuk kukusan..
    mohon pencerahannya ya mba ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Fitria, banyak faktor bisa karena belm matang maksimal, atau adonan kurang dikocok maksimal atau memang cakenya tidak terlalu mengembang hasilnya.

      permukaan tidak rata karena aoi kompor terlalu besar, pakai api kecil saja saat mengukus. tidak semua cake harus dihentakkan sblm dikukus, saya tidk pernah menghentakkan adonan kecuali untuk chiffon, souffle.

      Hapus
  17. Balasan
    1. Ini menguleni apa ya? adonan rotikah? yep pakai tangan atau mikser. untuk cake/kue kering harus diaduk dengan spatula

      Hapus
  18. Halo mbak....semalam saya buat brownies kukus...resep pertama berhasil...buat kali ke dua aku tambahkan setengah butir telur hasilnya aneh mbak....sudah sejam lebih dikukus trus saya tusuk pake lidi masih nempel...apa ada pengaruhnya dengan telur yg setengah butir itu? Cara menyiasatix gimana? Apa harus saya kukus kembali? Mohon jawabannya. Makasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba, saya rasa modifikasi resep tanpa melihat komposisi bahan secara kelseluruhan pasti akan memberikan efek ke kue, entah menjadi oke atau gagal. Resep cake memiliki proporsi sendiri2 antara bahan kering dan basahnya. saya rasa adonan mba terlalu encer, tambahkan kuning telur saja, bukan 1 butir telur.

      Hapus
  19. Mba endang slama saya cm jd SR aja sdh bnyk resep yg dicoba dan anti gagal jg mo ucapin makasih bnyk utk resep2nya ijin copas utk arsip pribadi.smoga mba endang sehat trs jg sukses dan tetap menulis utk jtt.thx.bunda malika

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Bunda Malika, thanks ya dan amin atas doanya. Senang sekali resep JTT bermanfaat dan disuka. Sukses juga untuk Mba dan keluarga ya!

      Hapus
  20. Hallo Mba Endang salam kenal,,
    Kemarin saya coba cake kukus strawberry wktu pas mau diangkat hasilnya bagus Mba ngembang , tapi pas diangin2 ko malah jadi kempes.Itu kenapa ya Mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba emma, salam kenal ya mba. banyak faktor kenapa cake ambles ya, bisa karena:
      1. kurang pengembang,
      2. pengembang yang kurang aktif,
      3. jika adonan dimikser kemungkinan karena kurang kocokan sehingga gelembung udara kurang maksimal
      4. komposisi bahan kurang maksimal
      5. terlalu banyak mengaduk,
      6. cake kurang matang sehingga masih ada bagian dalam cake yang basah sehingga ambles ketika keluar dari kukusan/oven

      banyak ya heehheh

      Hapus
  21. Mba, kalau habis kocok telur, gula Dan sp dengan mixer sampai mengembang, memasukkan bahan lainnya apa harus diaduk dengan spatula? Bolehkah diaduk pakai mixer aja? Biar lebih praktis. Hehehe. Soalnya saya coba diaduk mixer semua ko hasilnya bantat ya? Apa kurang SP? Penyebab kue bantat itu apa ya mba? Makasih banyak sebelumnya untuk jawabannya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nur, bisa pakai mikser kecepatan yang paling rendah, tapi saran saya dan saya lebih suka pakai spatula supaya gak over mixing, over mixing membuat cake bantat.

      faktor lain banyak mba, kurang megocok adonan hingga kembang dan bahan pengembag yang dipakai kurang oke ya. coba cek resep2 cake disini mba, dan ikuti intruksi dan bahannya dengan seksama, saya jamin akan kembang

      Hapus
  22. Mba endang ay mau tanya,
    Saat memasukkan adinan kering k adonan basah knp hrs slalu diayak ya?
    Apa ada pengaruhnya pada hasil akhir jika tidak diayak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mba Andri, mengayak bahan kering supaya teksturnya remah, tidak menggumpal di adonan dan membuat bahan kering tidak lembab. Tekstur remah membuatnya mudah tercampur dengan bahan basah sehingga proses pengadukan lebih cepat, dan kondisi yang tidak lembab membuat cake lebih mengembang ya.

      Hapus
  23. Hallo mbak Endang, saya Nawang pembaca setia JTT. Saya bikin cake kuku rainbow yg dikukusnya antri per warna, otomatis kukusannya saya buka tutup setiap masukkin per warna. Gimana tipsnya mbak, supaya cakenya tidak menciut? Terima kasih mbak Endang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nawang, yep harus dibuka tutup ya, tipsnya jangan pakai api besar dan jangan kukus terlalu lama. api besar membuat cake bergelombang dan menciut. terlalu lama mengkus juga membuat cake kering dan menciut,

      Hapus
  24. Hai mbak Endang, salam kenal ya
    Saya pelajar yang hobi masak terutama bikin dessert cake. Saya suka sekali brownies, udah 2 kali saya bikin brownies kok gagal terus ya? Padahal udah ngikutin reserp plek lho. Percobaan saya yang pertama, gagal karena dalemnya masih cair gitu. Percobaan saya yang kedua, browniesnya jadi bantet, yah walaupun rasanya lumayan lah. Penyebabnya apa ya? Teknin pengocokan dan waktunya berpengaruhkan? Atau saya yang kelamaan ngukusnya? Thankyou mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Non Meutia, ada banyak faktor kenapa tekstur cake berair dan bantat. Bs karena pengocokan adonan yg gak maksimal, over mengaduk, bahan pengembang gak oke, cara mengukus yang gak tepat, banyakkk banget hehhhe.

      kalau mengikuti resep plek (bukan hanya takaran) tapi prosesnya juga dan bahan yang digunakan benar, saya yakin gak susah kok membuat cake/brownies. semangat yaa

      Hapus
  25. Hola Mbak Endang, apa kabar? Aku termasuk penggemar setia resep-resep cake kukusnya Mbak Endang lho. Aku udah pernah nyoba Strawberry Yogurt Steam Cake, Cake Pandan (yang sebenernya dioven dengan loyang lucu tapi akhirnya aku kukus :p), Chocolate Moist Steam Cake, Cake Kacang Hijau dan Keju Cheddar, dan macem-macem. Selain itu Ibuku juga punya "Buku 500 Resep Kue & Masakan: Koleksi Kursus Masak Ny. Liem yang Paling Diminati - Chendawati", jadi makin asyik bikin cakenya, Hehe.

    Oke, cukup dulu curhatnya. Aku mau nanya dong Mbak, kalo misalnya mengukus brownies dengan loyang 22 x 22 x 7 cm, kira-kira bisa mateng merata nggak ya Mbak? Setau aku kalo oven memang sulit karena kan apinya dari atas dan bawah jadi ada kemungkinan nggak matang di tengah, Tapi kalo kukus kan prinsipnya dia pakai uap yang menyebar di seluruh kue. Aku rencananya mau bikin kue ulang tahun untuk Bapak, tapi beliau nggak senang cake biasa yang susunya banyak, Lebih suka brownies gitu (selama ini aku bikin Brownies Keju Pandan, Brownies Matcha Chocochip, Peanut Butter Steam, Marmer Cake yang di ada di bukuresep Ny. Liem beliau selalu yang duluan ngabisin, sementara Chocolate Moist Steam Cake dan Cake Kacang Hijau Keju Cheddar nggak disentuh sama sekali :D).

    Oke gitu aja ya Mbak, aku tunggu jawabannya ya Mbaak. Makasih Mbak Endang. :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Mba Niken, thanks sharingnya ya mba, dan senang sekali banyak resep cake kukus JTT yng telah dicoba dan disuka.

      menurut saya nggak msalah ya pakai loyang 22 dikukus, atau panggang, so far pengalaman saya matang2 saja ya. Kalau kukus jangan pakai api terlalu besar agar permukaannya bisa mulus dengan baik.

      sukses dengan cake ultahnya ya!

      Hapus
  26. Salam kenal kak.. Aku baru pemula nihh dlm hal buatbuat kue, jadi masih belajarr, nah aku udh brpa kali buat kue kok tapi msih suka gagal yaa, kadang bantet dan permukaannya turun, tapi barubaru ini buat kue kukus lagi, gak bantet sih kak, tapi atasnya bergelombang" gtu jadi gak bagus bentuknya-_- ada saran gak yah buat itu.. Thanks beforee:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba eve, salam kenal juga ya. cake bergelombang karena api waktu mengukus terlalu besar, coba pakai api kecil saja saat mengukus ya.

      Hapus
  27. Mba en...saya coba resep brownies klasik nya...
    Rasa dan tekstur sama ...atasnya juga udh retak2. Tapi kok bagian atas tengahnya ambles ya...
    Makasih mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba santi, kemungkinan belum matang sempurna ya mba, jadi tengah masih basah.

      Hapus
  28. Mbak, aku kalo bikin cake kukus kenapa ya atas sama bawah g bisa sama? Lebarnya menciut ke tengah gitu mbak. Jadi kalo mau didekor buttercream pinggirannya jadi g rata. G bantet kok mbak tapinya. Itu kenapa ya? Makasih #bundanya Razka

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba, biasanya karena over baked (terlalu lama dipanggang) sehingga cake menjadi mengkerut, atau suhu oven terlalu panas. Coba pakai suhu agak rendah dan cek sesekali untuk memstikan cake matang optimal dan bukan berlebihan.

      Hapus
  29. salam kenal mb..sy suka bikin rainbow kukus pake loyang ukuran 18x18x5. mengukus 3 warna awal bagus, selalu 2 warna terakhir yang atas selalu menggelembung tengahnya. jadi nanti pas diiris pasti bolong di 2 warna tsb. Apa yang salah ya mb? apa apinya perlu dikecilkan saat mengukus 2 warna yg terakhir ya mb? mohon tipsnya ya mb..? makasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, kukus cake dengan api kecil ya, hasilnya akan lebih baik dan permukaan akan rata tidak bergelombang. jangan terlalu lama mengkus, cake akan mengkerut.

      Hapus
    2. Hai mba, aku udah pake api kecil tp kok permukaannya ttp bergelombang ya pdhl ngocoknya jg smp putih kental berjejak. Mohon dijawab ya mba

      Hapus
    3. Maaf ketinggalan, Saya ngukus browniesnya 20menitan apa kelamaan ya waktu segitu

      Hapus
    4. 20 menit sih gak lama dan umumnya kalau pakai api kecil gak gelombang, nah saya kurang tahu kenapa masih bergelombang Mba

      Hapus
  30. Hey bundaa .. akuu inii masihh pelajar smk..tapi aku sneng bnget bikin cake apalagi bolu kukus.. tapi bunda aku mau tanya aku pernah bikin kue kukus nnah bawahnya masihh basah gtuu truss nempell nempel d loyang padahal udh mateng bundaa.. mnta saarannya yaa bundaa .. apalagi bolu oven padahal manggang nya dgn api kecil ehh pas mateng menciut trus kering bgt bun . . Itu knapa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, berikut jawaban saya ya:
      1. basah bs jadi karena air kukusan menyentuh dasar loyang
      2. menempel, sebaiknya loyang diolesi seksama dengan margarin dan tepung dengan baik
      3. menciut, terlalu lama dikukus, bolu kukus atau cake kukus tidak boleh dikukus terlalu lama krn akan mengecil dan keras

      btw, panggil saya endang saja ya, saya masih single ya

      Hapus
  31. Salam kenal mba,saya pemula nih bkin kue. Mau tanya, Klo rainbow cake/rainbow cake roll, klo dikukus bagus tuh hasil wrnanya, nah klo mau dipanggang gmn mba, ada pengaruh warnanya g? Adakah perbedaan warna gtu (hasil akhir) antra dikukus sama dipanggang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yep, tetap oke kok asalkan tidak terlalu lama dipnggang, tapi cake roll panggang biasanya memang sedikit kecoklatan permukaaanny ya,

      atau letakkan bagian dasarnya yang nempel di kertas roti di luar

      Hapus
  32. Hai mb..salam kenalya mb..
    saya mau tanya dong mb..saya kalau hikin cake kok warnanya ga bisa keluar al pucet banget..itu kenapa ya mb..padahal adonannya warnanya bagus..
    makasih sebelumnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba, salam kenal juga ya. Biasanya karena kurang lama dipanggang atau dikukus, tapi kue kukus biasanya memang pucat ya, hanya saja kalau agak lama dimasak akan sedikit kecoklatan.

      Hapus
  33. Salam kenal mb, sy prnh bikin bronkus pake loyang kecil hsl nya bagus, tp knp kalau bkin ukrn loyang bsr 25×25 kok krng ngembang dn atas nya brgelombang pdhl api nya sdh kecil dn wktu masukin sdh bnyk uap nya.mhn tips nya mb. Mksh erna

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba amira, saya kurang tahu juga ya mb, setahu saya kalau bergelombang api terlalu besar ya.

      Hapus
  34. Salam kenal mba. Untuk membuat brownies lembut n basah ketika di makan dtambahin apa ya mba. Cz slama ini saya bikin jdinya agak kering gtu brownies nya..dan kurang lembut. Mohon saran nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, salam kenal ya. Jangan dipanggang terlalu lama, kering biasanya over baking. DCC, mentega dan kuning telur akan membuat teksturnya lebih moist ya

      Hapus
  35. hai mbak endang, salam kenal ya..
    mau minta pencerahan nih mbak, aku sering banget bikin bakpao sendiri tp kok seringnya pas tutup kukusannya dibuka bakpaoku langsung keriput ya mbak? pdhl aku ngukusnya 10 menitan aja lho...kira2 knpa ya mbak? -danty-

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba Danty, biasanya keriput karena terlalu lama dikukus ya, atau mungkin jangan langsung dibuka mba tutupnya, di tukang bakpao kan selalu dalam kukusan, jadi biarkan dulu beberapa menit di kukusan setelah kompor dimatikan

      Hapus
  36. Mbak efek dr penggabungan sp dan bp apa ya?soalny sy buat bolkus menurut sy sudah enak, tp kurang ngembang jd seperti padat waktu dingin..mohon masukannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba diaz, SP itu emulsifier berfungsi melembutkan kue, BP bahan pengembang untuk mengembangkan adonan, jika digabungkan kue lembut teksturnya dan mengembang baik

      Hapus
  37. Saya mau tanya,saya membuat brownies dengan coklat strawberry berwarna pink. Adonan saya tamvah pewarna makanan dan selai strawberry. Pada saat dikukus kenapa warnanya berubah jadi coklat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sendiri belum pernah membuat brownies yang pink, tapi menurut saya mirip2 dengan red velvet, kemungkinan pewarna makanan yang digunakan kurang strong.

      coba cek red velvet disini:
      http://www.justtryandtaste.com/2013/03/red-velvet-cake-versi-kukus-yang-ini.html

      Hapus
  38. Mbak, saya bikin brownies dengan kopi sebagai pengganti coklat bubuk, berhubung kopinya asli (bukan sachet) sehingga apabila bubuknya saja lgsg dimasukkan ke adonan takut tdk hancur (krn ampas tdk larut) maka saya mencairkan kopinya sebanyak 20ml dengan takaran tepung 85gr. Hasil adonan agak sedikit cair dan begitu dikukus hasilnya bantet. Ini salah ya mbak kalo kopinya di cairkan? Apa taruhbkopi sedikit saja? Solusinya gimana ya mb.. Makasi mb~

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, banyak faktor kenapa bantet cakenya ya. kalau untuk kopi saya biasanya hanya cairkan dengan sedikit air panas (1 sdm) sampai jadi pasta kental bukan encer ya.

      Hapus
  39. Salam kenal mba endang,, assalamualaikum .
    Mba endang kenapa ya saat udah 2x coba brokus gagal, atas matang tapi bawah basah bom matang, padhx ngkukusx jgn antara 30 -40 menit.mohon solusinya ys mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba, bs krn air dr kukusan merembes masuk ke loyang. pastikan air dan loyang tdk berdekatan jaraknya. atau gunakan loyang yang tdk ada sambungannya.

      Hapus
  40. salam kenal mba, kenapa ya mba, kalo cake yang di panggang atas nya juga menggembung kayak setengah lingkaran gitu? kan kita mau nya permukaan nya rata agar mudah dipoles krim nantinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba, bs banyak faktor:
      1. suhu terlalu panas
      2. loyang terlalu kecil

      coba pakai kain serbet basah dililitkan di sekeliling loyang ketika cake dipanggang, tips ini katanya bs membuat permukaan cake datar

      Hapus
  41. Salam kenal MBA. Says lagi getol bikin cake do kukus. TP bbrp Kali cake bagian atas mengembang, bagian bawah bantat. Penyebabnya APA ya MBA? Trust klo cake sdh matang baiknya langsung di keluarkan Dr dandang atau dibiarkan dulu do dlm dandang? Ken bbrp Kali jg says mengalami cake mengembang Bagus rapi setelah selesai ciut lumayan banyak. Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mb Irma, ada banyaaak sekali faktor kenapa cake gagal mengembang sempurna, bs karena bahan pengembangnya kurang oke, ketika mixing adonan berlebihan, kocokan telur kurang maksimal dll. Kalau bawah kue basah kemungkinan krn dandang kukusan kecil, airnya naik sampai membasahi dasar loyang dan merembes masuk ke dlam loyang, ini bs membuat kue basah dan bantat di dasar.

      langsung keluarkan dr dandang jangan tuggu dingin disana, karena uap air di dandang akan membuat kue makin basah.

      Hapus
  42. assalamu alaikum..
    mbak saya mencoba mnbuat bolu kukus,, kenapa setiap kali membuat yg bagian bawah selalu basah yg atas bagus, padahal api sudah kecil dan mengukusnyapun dlm waktu yg lama.. kenapa ya mbak.. mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin kukusannya pendek Mba, sehingga air kukusan ketika mendidih naik dan membasahi kue. Sebaiknya kukusan cukup tinggi supaya air merendam loyag bolu diaatsnya

      Hapus
  43. bagoan kue yg bawah selalu masih basah, padah cukup lama dikukus mbak.. dandang juga lebar.. bagian atas bagus, tapi tengah kebawah selalu basah.. margarin juga sedikit padahal mbak.. gimana ya mbak

    BalasHapus
  44. Thanks tipsnya mb, sgt bermanfaat. oya mb mau tanya, jika dalm 1 tmpt pengkusan hny muat utk ukuran 1 loyang, apa kah blh jika pnya beberapa loyang pengukusan dilakukan sekaligus dengan menumpuk loyang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba Vira, saya tidak sarankan menumpuk, tetesan air bs jatuh ke cake dibawah dan cake loyang atas kurang maksimal panasnya

      Hapus
  45. Hai mb endang kenapa ya bolu kukus yg aku bikin setelah matang ada bercak2 coklatnya di permukaan dan di dalam kuenya jg bercak2?makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Vivin, sampai sekarang saya juga masih bingung kenapa bs begitu. Yang sering terjadi kalau bikin bakpau, kan jelek banget bakpaunya totol2 hiks

      Hapus
  46. Mav numpang tanya,, kue dikukus permukaan atasnya tidak rata melainkan pecah ,, karna api kebesaran atau apa ya trimksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. umumnya karena api kebesaran atau loyang kekecilan mba

      Hapus
  47. Salam kenal mbak.ceritanya saya barusan bikin kue ogura kukus.ini percobaan kedua.percobaan pertama bbrp minggu lalu berhasil.tp yg kedua ini gagal.jadi sedih dan bete krn kuenya benar2 kaya dodol ��.krn penasaran, sy buka lagi resepnya ternyata memang ada yg salah stepnya.baca2 ttg mengukus di JTT ternyata step yg sy lakukan sgt krusial agar berhasil (yg mencampur adonan dan tdk boleh dibuka2). TFS mbak,next lbh hati2 baca resp

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal Mba Pipit, hehehe memamg kadang suka miss apalagi kalau step nya panjang. Saya pernah bikin cake, lupa masukin gula heheheh. kacau

      Hapus
  48. Mba mau tanya, kenapa saya bikin bolu kukus pandan. Ketika masak diatas nya yg bantet trus menciut?

    BalasHapus
  49. Mbak jika membuat cake kukus dari resep cake panggang mentega harus dikurangi berapa persen dari takaran? Sebaliknya jika membuat cake panggang dr resep cake kukus mentega harus ditambah berapa persen dr takaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Lingga, saya nggak terlalu pakem mba persennya, kadang tidak saya kurang atau tambah karena tidak semua resep cake mengandung banyak mentega. hanya red velvet saja yang saya kurangi porsinya, itupun pakai kira2 saja mba krn masing2 cake kan jenisnya beda, tipe butter cake saja yang mengandung banyak mentega, kalau sponge cake tidak terlalu banyak

      Hapus
    2. Mba sy mau nanya..
      Kira2 knp rainbow begitu dikeluarin tengah ny kempes?
      Sy sblmya buat berhasil.. tp belakangan ini gagal trs..
      Sy gk prnh buka ttp dandang.. sy mixer 15 mnt,.dan stp kayer sy kukus 5 mnt.. utk layer terakhr 25 mnt dikukusny..

      Hapus
  50. Salam kenal mbak Endang.. selama ini aku sll aktif buka blog maupun follow IG mu.. seneng sama tips & resep mu soalnya.. oh iya mau nanya, kadang kalo untuk cake kukus dalam resep suka menggunakan minyak sayur, semisal diganti dengan mentega cair bisa gak sih mbak? Makasih yah

    BalasHapus
  51. hallo mba endang, mba yeni mau tanya kenapa saya buat red velvet kukus ada bercak2 hitamnya mba ? apa gara2 tidak saya tutup dengn lap ya ?? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. mengukus cake/kue kudu bungkus lap penutupnya Mba, air kukusan menetes2 dan membuat kue bercak2

      Hapus
  52. Assalu'alikum mb endang,,
    Saya lg belajar bikin" brownis ekonomis,,
    Td pas saya ngukus kok hasil akhirnya pas saya angkat bagian bawah watnanya lebih pekat, dan ada bhan yg menempel diloyang bagian tengah, , kira* knpa ya mb? ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya agak bingung dengan pertanyaan bahan nempel di loyang bagian tengah mba. Mungkin air rebusan meluap merendam loyang, kalau bronies menempel sebaiknya alasi loyang dengan kertas minyak / baking

      Hapus
  53. senang bisa masuk blog ini...mkasih

    BalasHapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...