10 Mei 2011

Resep Ayam Panggang Madu


Resep Ayam Panggang Madu

Ada sedikit kesalahan kecil, hmm... yah lumayan fatal sebenarnya, saat saya memasak ayam panggang madu ini, sehingga tampilan jadinya mirip dengan ayam goreng dibandingkan ayam panggang. Beginilah jika memasak terburu-buru, tidak membaca instruksi secara keseluruhan, sok tahu dan terlalu percaya diri ^_^ . Saya baru mengetahuinya setelah ayam panggang tersaji dan mulai disantap, komentar pun bermunculan: "Kok rasanya kaya ayam goreng biasa ya? Padahal masaknya lumayan ribet". Heh? Saya segera mengecek buku Mudah Memasak Kuliner Nusantara yang menjadi acuan dan menemukan kesalahan yang saya lakukan. Ternyata oh ternyata, ayam seharusnya dikukus di dalam loyang atau wadah tahan panas dan bukannya langsung dicemplungkan diatas saringan kukusan. Whew! Pantas ayam panggang yang saya buat terlihat kering kerontang dan kurang menarik selera.

Resep Ayam Panggang Madu

By the way, tampilan aslinya tidak seperti ini di buku, sungguh! Di buku, ayam panggang ini terlihat moist, berlumur saus madu dan bumbu, sehingga membuat saya tertarik untuk mencobanya. Karena itu untuk instruksi yang saya sertakan di bawah akan saya sesuaikan dengan buku acuan, sehingga jika anda tertarik untuk mencoba membuatnya maka saya berharap ayam panggang madu anda akan berakhir sukses. Resep dan pembuatannya tidak sulit, bahan-bahannya pun umum tersedia di dapur anda. Keunikan dari resep ini adalah penggunaan madu untuk menciptakan rasa sedap pada ayam panggang. Madu memang telah lama menjadi salah satu bumbu untuk memperkaya rasa masakan yang dipanggang, apakah itu ayam atau sapi; sebagai campuran untuk saus cocolan; atau menjadi pemanis di cake, kue atau teh dan jus buah. 

Walaupun gagal, ayam panggang madu ini tetap lezat selayaknya ayam goreng :( karena kaya akan bumbu yang sedap. Yuk kita coba. 


Resep Ayam Panggang Madu

Ayam Panggang Madu
Resep diadaptasikan dari Buku: Mudah Memasak Kuliner Nusantara dari Saji

Untuk 4 - 5 porsi 

Bahan:
- 1/2 ekor ayam, potong-potong sesuai selera

Bumbu dihaluskan:
- 1/2 sendok teh ketumbar sangrai
- 1/4 sendok teh merica sangrai
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 butir pala

Bumbu lainnya:
- 1 sendok teh garam
- 4 sendok makan madu
- 1 sendok makan gula jawa, rajang halus
- 3 sendok makan kecap manis

Cara membuat:
Remas-remas ayam dengan air jeruk nipis dan 1 sendok teh garam, diamkan 10 menit kemudian cuci bersih dan tiriskan. 

Aduk rata bumbu halus dengan bumbu yang lainnya di dalam mangkuk ukuran sedang, masukkan ayam ke campuran bumbu, tusuk-tusuk dengan garpu dan biarkan selama + 1 jam. 

Resep Ayam Panggang Madu
Resep Ayam Panggang Madu

Letakkan ayam di dalam pinggan tahan panas. Kemudian kukus ayam selama 1 jam hingga matang.  Panggang ayam diatas pemanggang kawat dikompor selama + 5 - 10 menit hingga kecoklatan sambil diolesi dengan sisa bumbu. 

Resep Ayam Panggang Madu

Angkat dan ayam siap dihidangkan dengan nasi hangat dan sambal terasi. 

Resep Ayam Panggang Madu

Sources:
Buku: Mudah Memasak Kuliner Nusantara dari Saji



14 komentar:

  1. kalau dipanggang di oven bisa ngga ya mba? berapa lama? kebetulan ngga punya pemanggang kawat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Mba, pakai oven just fine kok. Waktu disesuaikan saja ya.

      Hapus
  2. Halo mba, pemanggang kawat yg mba punya itu bahasa inggris nya apa ya? Mba masi ingat merk nya? Saya mau beli yg sprt itu supaya bisa panggang di atas kompor gas:) Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh apa ya, grilled biasanya ya, waktu itu beli merk maxim atau maspion yaaa, lupa juga dah lamaaa, saya juga lupa naruhnya dimana waaaaa.

      Hapus
  3. Mba endang,ini enaaaaakk bgt...thx yah mba dah share resep..ijin mantengin resep2nya mbaaa...cm krn biji palanya lgsg masuk blender,jd berasa bgt msh grenjel2..mgkn next pas sy bikin lg diparut aja biji palanya...enak bgt dimakan sm sambel terasi..kt suami,rasanya mirin ayam bakar kpk jatiasih,hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Wuri, thanks sharingnya Mba, waah saya belum pernah makan ayam bakar KPK Jatiasih, jadi ngiler hehehhe.

      Hapus
  4. Hehehe...oiya mba,ayamnya setelah dikukus airnya jd byk bgt di pinggan tahan panasnya..jdnya sy rebus lg pake panci spya airnya abis..duuh empuk bgt.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah keknya saya kudu ikutin tipsnya nih, sukanya ayam masih keras ya, kalau gak diungkep dulu. thanks ya Mba

      Hapus
  5. Mba,klo habis dikukus dimasukkan kulkas dulu bisa g?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa ya mba, simpan di freezer untuk waktu lama atau chiller kalau mau simpan untuk 1 atau 2 hari saja

      Hapus
  6. Laporan live dr dapur nih mba..wow ayamnya super duper mantab! Empuk, juicy, wangi, manisnya pas.. tdnya aq ragu bakal brasa gak ya madunya.. ternyata madu bgttt... wkkwkw lebay
    Habis dikukus emg berair bgt jdnya diwadah, cm aq lsg panggang aja dipanggangan kyk mba endang itu. Sambil dipanggang aq oles2 pk sisa bumbu yg cair itu, jdnya mengkilap2 gmn gt mba..kyk dibakar di bara gt.. pokoknya mantab lah..
    Thanks bgttt ya mbaaa... *hug*

    Bella

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Bella, thanks ya sharingnya, wah kayanya ayamnya enak bener yaaa, jadi ngiler bacanya hehhehe. kayanya kalau dipangng di oven juga mantap yaa.

      Hapus
  7. Mbak endang trims ya resepnya, pertama coba ak kukus dan panggang ayamnya, ternyata ayam klo sdh dingin kd keras, jd ak coba marinate lebih lama 3-4 jam lalu langsung panggang dihappy call, widiiih ternyata lebih juicy dan cepet empuk... Gk perlu dua kali kerja hehehe *buruburu trims ya mbak,, btw, adain kopdar dunk :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Mba Malia, thanks sharing dan tipsnya yaa, bs dicoba tuh hehehhe

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...