07 Mei 2011

Resep Puding Roti, Pisang & Kismis


Resep Puding Roti &  Pisang

Ketika membersihkan freezer Sabtu ini, saya melihat bungkusan roti kismis sisa yang karena bosan saya lempar ke freezer dari beberapa minggu yang lalu.  Roti tawar, pizza, donat atau jenis roti lainnya memang paling baik di simpan di dalam freezer di bandingkan di rak kulkas biasa. Roti yang disimpan di freezer ketika dikeluarkan dan didiamkan di suhu ruang maka akan kembali menjadi lembut seperti ketika masih segar. Tetapi jika anda simpan di rak kulkas di bawah selain membuat roti tidak tahan lama juga teksturnya menjadi kering sehingga tidak layak santap lagi. Tips: jika anda memiliki kulkas dengan freezer  yang lumayan besar dan seringkali isinya setengah kosong, agar energi yang digunakan efisien maka gunakan  space yang kosong untuk menyimpan roti tawar. Hemat energi dan roti menjadi awet. Atau masukkan gumpalan kertas koran untuk mengisi area yang kosong.

Resep Puding Roti &  Pisang


Kembali ke roti kismis tadi, sebenarnya telah lama saya berniat untuk mengubahnya menjadi puding roti dan akhirnya libur weekend ini keinginan saya terwujud. Setelah mencuci pakaian dan bersih-bersih rumah, dengan perut yang keruyukan saya menyingsingkan lengan baju di dapur membuat puding roti yang saya kombinasikan dengan pisang. Tidak memakan waktu lama untuk menyiapkan si puding hanya 15 menit saja, tetapi memanggangnya yang membutuhkan waktu lebih dari 40 menit. Yah well, tidak tahan dengan rasa lapar yang menyiksa, sambil menunggu puding matang saya pun menyantap semangkuk indomie :).

Resep Puding Roti &  Pisang

Untuk puding roti ini anda bisa menggunakan jenis roti apapun yang  ada atau tersisa di rumah dan tidak harus roti tawar. Lebih bagus lagi roti yang telah diinapkan beberapa hari sehingga teksturnya agak keras. Roti yang seperti ini akan membuat puding menjadi firm dan tidak terlalu lembek sehingga memeberi tekstur pada puding. Anda bisa tambahkan juga buah kering lainnya selain kismis seperti yang saya gunakan dan essence rhum jika suka. Pisangnya, lebih baik gunakan jenis pisang yang tidak lembek seperti  pisang kepok kuning, pisang raja atau tanduk. 

Berikut ini resepnya ya.

Resep Puding Roti &  Pisang

Puding Roti, Pisang & Kismis
Resep hasil modifikasi sendiri

Untuk 1 loyang kaca tahan panas ukuran 23 x 13 x 7 cm

Bahan:
- 3 lembar roti tawar, gunakan roti yang berusia beberapa hari, potong dadu ukuran 2 x 2 cm
- 1 buah pisang tanduk, iris serong tipis atau 3 buah pisang raja/kepok kuning
- 2 sendok makan kismis
- 2 butir telur ayam, kocok lepas
- 250 ml susu cair
- 1 sendok makan tepung maizena
- 5 sendok makan gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh vanili bubuk
- 30 gram keju parut untuk taburan

Cara membuat:
Siapkan wadah kaca tahan panas atau loyang biasa ukuran  23 x 13 x 7 cm. Jika menggunakan loyang alumunium biasa maka olesi mentega dan taburi tepung terigu pada permukaannya agar puding tidak lengket, atau alasi loyang dengan kertas minyak. 

Tata roti dan pisang berselang-seling di dasar loyang hingga pisang dan roti habis. Taburi dengan kismis merata pada permukaannya. Sisihkan.

Resep Puding Roti &  Pisang
Resep Puding Roti &  Pisang
Resep Puding Roti &  Pisang

Siapkan mangkuk ukuran sedang, tuang susu cair ke dalam mangkuk, tambahkan tepung maizena, gula pasir, garam, vanili, aduk menggunakan kocokan balon hingga semua bahan tercampur rata. Masukkan kocokan telur ke dalamnya, aduk rata. 

Resep Puding Roti &  Pisang
Resep Puding Roti &  Pisang

Tuangkan susu ke atas loyang berisi pisang dan roti, taburi permukaannya dengan keju parut. Tutup permukaan loyang dengan alumunium foil dan panggang selama + 45 menit. Hingga puding terlihat mengeras dan matang. Keluarkan dari oven dan puding siap disajikan. 

Resep Puding Roti &  Pisang
Resep Puding Roti &  Pisang

Tutup permukaan loyang dengan alumunium foil dan panggang selama 45 menit. Hingga puding terlihat mengeras dan matang. 

Resep Puding Roti &  Pisang
Resep Puding Roti &  Pisang

Keluarkan dari oven, biarkan dingin sejenak dan puding siap disajikan. 

Resep Puding Roti &  Pisang

Selamat mencoba!



24 komentar:

  1. haduuh resep2nya keren2 amat sih mba:) ga bosen2 saya berkali2 berkunjung ke blog ini, banyak bgt resep yg bs saya explore, thanks ya mba, keep posting:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mba Lia, thanks komentarnya ya, silahkan diexplore dan semoga suka ya. Sukses selalu ^_^

      Hapus
  2. salam kenal... sy aulia... resepnya keerreeeennn abiz... mudah n homy banget... thanks ya ilmunya... ijin copas ni mba endang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Aulia, salam kenal juga ya. Sip, silahkan di coba resepnya Mba, moga suka. Untuk resep diatas jangan panggang terlalu lama ya, karena tekstur puding akan menjadi keras. Kalau terlihat permukaan puding mendidih dan mulai bergelembung2 segera keluarkan dari oven, saat dingin puding akan memadat. Trial saya diatas mangganggang kelamaan hiiks.

      Hapus
  3. halu, mb.. mau nyoba resep yg ini ah.. tp klo gak ada alumunium foil, apa ada penutup yg lain yg bisa dipake? kalau tanpa ditutup, ngaruh gak y?
    trima kasih banyak ya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Nia, untuk puding, ditutup supaya teksturnya lembut dan gak kering, sebaikya memang ditutup ya. saya belum tahu pengganti foil untuk penutup dan belum pernah coba juga tanpa penutup, sepertinya harus di trial dulu ya. kalau oven mba tinggi, jadi api atas gak terlalu dekat dengan permukaan adonan mungkin gak ditutup gak papa. oven saya pendek jadi cepat gosong permukaannya.

      Hapus
  4. Halo, Mb,
    kalo maizenanya dganti tepung custard bs? Kira2 apa ada efek yang berarti, misal cepat basi? Puding ini sendiri tahan berapa lama? Makasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba, bisa pakai custard, gak ada ejfek saya rasa kecuali warna. Custard akan membuat warnanya lebih kuning, Puding hanya tahan 1 hari disuhu ruang, harus masuk kulkas ya mBa

      Hapus
    2. Satu lagi, y, mb. Hehe. Klo misal susunya dganti pake susu kental manis, baiknya takaran gulanya dikurangi seberapa ya mb?

      Reiska sby

      Hapus
    3. gulanya setengah saja kayanya ya, tapi harus trial jugam saya belum pernah coba soalnya

      Hapus
  5. Halo salam kenal ya....Mbak, mau tanya donk kalau ini dikukus, tepung maizenanya diganti dgn agar-agar bubuk bisa gak ya amksudnya supaya lebih firm pudingnya. Mohon pencerahannya ya....:))

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba yennie, salam kenal ya, saya gak recommended kalau pakai agar2 ya, puding ini bukan seperti agar2 mba, tapi lebih mirip cake hasilnya

      Hapus
  6. mba, kalau pakai pisang ambon yg kematengan banget ga enak ya hasilnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba iis, saya rasa tetap enak ya, bisa2 saja kok

      Hapus
  7. mbak dipanggang pada suhu brp dercel yah ? misalkan saya pakai oven listrik, pakai api atas bawah atau bawah saja? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo, pakai suhu 175'C oke ya, dan yep saya pakai oven listrik api atas dan bawah ya

      Hapus
  8. Hallo mba Endang
    Apakah ada bahan pengganti telur ayam? Atau mungkin bisa pakai telur jenis lain (bebek, ayam kampung) ?
    Mohon bantuan nya mba Endang.. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa pakai telur lain mba, untuk pengganti telur saya belum pernah coba ya

      Hapus
  9. Hai mba Endang
    Aku udah trial. Panggangnya lama sekitar 1,5 jam tp kenapa dalemnya agak basah ya. Takut ga mateng. Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba, kalau masih panas memang agak basah, tapi ketika dingin akan keras ya

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...