25 Mei 2011

Resep Hayam Masak Habang


Resep Hayam Masak Habang JTT

Resep masakan ini saya ambil dari buku Mudah Memasak Kuliner Nusantara yang diterbitkan oleh Saji bersama Kecap Bango, resep-resep Nusantara yang ditampilkan adalah resep yang termasuk kategori populer dari masing-masing daerah di Indonesia serta sangat mudah dibuat dengan rasa yang lezat. Beberapa resepnya telah saya praktekkan dan tampilkan di blog ini seperti Mie Kangkung dan Ayam Panggang Madu. Hayam masak habang ini adalah resep lainnya yang memiliki cita rasa pas dengan selera saya dan pastinya masyarakat Indonesia umumnya. Pedas, gurih sedikit manis dan asin. Mantap!

Menurut keterangan di buku, hayam masak habang adalah masakan khas dari daerah Riau yang artinya ayam masak merah. Warna merahnya apalagi jika bukan karena pemakaian cabai merah yang banyak. Meskipun berasal dari Riau, masakan ini juga terkenal di Kalimantan. Perbedaannya adalah hayam masak habang di Riau memakai kecap manis sehingga rasanya pedas manis sedangkan yang di Kalimantan memiliki cita rasa pedas asam.

Apapun versinya yang jelas menu ayam yang satu ini jangan anda lewatkan untuk dicoba di rumah karena rasanya yang sedap serta bumbu dan cara membuatnya yang mudah. Yuk kita langsung ke dapur saja.


Resep Hayam Masak Habang JTT


Hayam Masak Habang
Resep diadaptasikan dari buku Mudah Memasak Kuliner Nusantara dari Saji & Kecap Bango - Hayam Masak Habang

Untuk 4 porsi

Bahan:
- 1/2 kg ayam, potong-potong, cuci bersih dan tiriskan
- 300 ml air
- 4 butir bawang merah, iris halus dan goreng hingga kering
- 2 sendok makan kecap manis
- 1 sendok makan gula jawa, disisir
- 1/2 sendok makan gula pasir
- 1/2 sendok makan garam
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk
- 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu haluskan:
- 8 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai rawit merah
- 6 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 ruas jahe

Cara membuat:

Resep Hayam Masak Habang JTT

Siapkan wajan, panaskan minyak dan tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan ayam, aduk-aduk hingga bumbu tercampur dan ayam berubah warna. 

Tambahkan air, kecap manis, gula, garam dan kaldu bubuk. Aduk dan masak hingga air mengering dan mengental. Cicipi rasanya dan angkat.

Ayam siap disajikan dengan nasi putih hangat. Enjoy! 

Source:
Buku Mudah Memasak Kuliner Nusantara dari Saji & Kecap Bango - Hayam Masak Habang



12 komentar:

  1. mbak, bawang merah goreng-nya kapan dimasukin ke masakan ini ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai mba, maaf kelupaan, saat menumis bumbu ya

      Hapus
  2. Kayak ayam balado ya mba :)

    BalasHapus
  3. Salam kenal Mbak. Saya Siska dari Banjarmasin Kalimantan Selatan. Kebetulan masakan ini juga merupakan masakan khas banjar. Namanya juga hampir sama, kami menyebutnya ayam masak habang. Bedanya ayam masak habang masak habang tidak pakai kecap manis dan jahe. Warna merah didapatkan dari cabe merah kering tanpa biji. Jadi rasanya bukan pedas asam, tapi cenderung manis dan tidak pedas, hehe. Mantap disajikan bersama nasi kuning. Biasanya untuk menu sarapan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Mba Siska, wah saya yakin di Banjar masakan ini hal yang umum ditemukan ya hehheh. Kayanya kalau resep asli Kalimantan gak pakai kecap manis yaaa, dasarnya saya orang Jawa, apa2 kalau gak pakai kecap gak afdol. Thanks sharingnya ya Mba! ^_^

      Hapus
  4. Dieksekusi hari ini, enak mba. . .
    Makasi yaa resepnya. :D

    BalasHapus
  5. Baru aja selesai masak ini mba. Mantep banget rasanya. Masak ini lantaran bingung mau ayamnya dimasak bumbu woku atau masak habang. Jadilah menjatuhkan pilihan ke ayam masak habang yang bumbunya lebih minimalis. Hehehe. Overall resep-resep mba Endang beneran Endang Bambang Gulindang mba :))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mba Farah, thanks sharingnya ya, senang sekali resepnya disuka. keduanya enak kok, cuman kok saya lebih suka woku ya wkakkkak, saran saya next time wokunya dcoba mba, mantap kok hehehhe

      Hapus
  6. Mba, kalau kaldu bubuknya diganti kaldu cair seberapa ya pakainya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini kaldu cair instan kemasan ya? Atau kaldu cair homemade? Kalau homemade maka gantikan air 300 ml dengan kaldu cair. Tapi kalau pakai kaldu instan kemasan pakai sekitar 1 sd 2 sdt atau sesuai selera mba

      Hapus

PEDOMAN BERKOMENTAR DI JTT:

Halo, terima kasih telah berkunjung di Just Try and Taste. Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen dalam mencoba resep-resep yang saya tampilkan.

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan karena harus menunggu persetujuan saya. Jadi jika komentar anda belum muncul tidak perlu menulis komentar baru yang sama sehingga akhirnya double/triple masuknya ke blog.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan yang menurut saya tidak relevan dengan isi artikel. Saya juga akan menghapus komentar yang menggunakan ID promosi.

Untuk menghindari komentar/pertanyaan yang sama atau hal yang sebenarnya sudah tercantum di artikel maka dimohon agar membaca artikel dengan seksama, tuntas dan secara keseluruhan, bukan hanya sepotong berisi resep dan bahan saja. Ada banyak info dan tips yang saya bagikan di paragraph pembuka dan jawaban di komentar-komentar sebelumnya.

Satu hal lagi, berikan tanda tanya cukup 1 (satu) saja diakhir pertanyaan, tidak perlu hingga dua atau puluhan tanda tanya, saya cukup mengerti dengan pertanyaan yang diajukan.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try and Taste; Twitter @justtryandtaste dan Instagram @justtryandtaste.

Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...