04 January 2011

Tongseng Ayam


Tongseng ayam ini mengingatkan saya waktu dulu KKN di Muntilan, Jawa Tengah. Di depan rumah yang saya tumpangi saat KKN ada sebuah warung kecil yang menjual tongseng ayam yang lezat. Saat jam makan siang warungnya penuh sesak dengan pengunjung yang berdatangan dari mana-mana. Meskipun dusun tersebut terpencil dan aksesnya juga tidak mudah ternyata tidak mengurangi semangat para pemburu tongseng ayam untuk datang berkunjung. 


Semangkuk tongseng yang berisi tulang belulang ayam dengan sedikit daging, kulit, jeroan ayam dan telur muda dimasak dalam kuah kental tongseng yang berwarna kekuningan. Super pedas dan sarat bumbu. Paling enak tongseng dimasak menggunakan anglo dengan bahan bakar arang dan disantap langsung saat baru saja keluar dari wajan. Ditemani dengan sepiring nasi panas dan segelas teh hangat. Hmm, bisa sampai bekeringat dan hidung meler saat menikmatinya. Memang sangat lezat, tapi tentu saja jangan sering-sering menyantapnya. Lemaknya tinggi bo :)

Nah, kemarin saya masih punya sisa ayam beku yang tinggal bagian tulang punggung dan sayap saja serta sedikit jeroan ayam. Well, apalagi kreasi yang paling tepat untuk memasaknya selain tongseng ayam? 

Bagi anda yang penasaran dengan resepnya berikut saya sertakan. 


Tongseng Ayam
Resep diadaptasikan dari penjual tongseng ayam di Menayu, Muntilan 

Untuk 3 porsi

Bahan:
- 300 gram tulang-tulang ayam (paling oke adalah bagian punggung dan sayapnya) + beberapa pasang hati, ampela dan jantung ayam
- 200 gram kol, iris kasar memanjang
- 1 batang daun bawang, rajang halus
- 1 sendok makan minyak untuk menumis
- 1 buah tomat merah
- 250 ml air

Bumbu dihaluskan:
- 1 sendok teh ketumbar sangrai
- 4 butir kemiri
- 1/2 sendok teh merica butiran
- 1 batang serai, ambil bagian putihnya
- 1/2 ruas kunyit
- 1 ruas jahe

Bumbu diiris:
- 3 butir bawang merah
- 2 butir bawang putih
- 5 butir cabai rawit

Bumbu pelengkap:
- 2 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
- 1 ruas lengkuas, dipipihkan
- 1/2 sendok makan garam
- 1 sendok makan gula
- 1 sendok makan kecap manis
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional)

Cara membuat:
Potong-potong ayam hingga menjadi ukuran kecil, cuci bersih, beri 1 sendok teh garam dan 1 sendok makan air jeruk nipis. Remas-remas dan diamkan 15 menit.

Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan bumbu iris, daun salam, daun jeruk dan lengkuas. Aduk hingga daun bumbu layu. Masukkan ayam, aduk-aduk hingga ayam berubah warna dan mengeluarkan air. Masukkan garam, gula, kecap manis dan air. Masak hingga ayam matang dan kuah agak meyusut.


Masukkan rajangan kol aduk rata, tambahkan tomat dan daun bawang. Masak hingga semua bahan matang. Cicipi rasanya, angkat.


Tongseng ayam siap disajikan dengan nasi hangat. 




24 comments:

  1. aku udah coba resepnya, enak banget. makasih ya udah dipost disini. the best blog ever!

    bumbunya gak aku haluskan, soalnya aku males nyuci2 blender. jadi aku kumpulin semua bumbunya, trus aku serut aja pake parutan keju. hehehe.

    ReplyDelete
  2. Hai Rian, ide2nya emang brilliant, pakai parutan keju, hehehe, gak pernah terpikir. Memang kerjaan ulek-mengulek atau blender bikin males. Perabotan kotor segunung! Hmm, next saya ikut-ikutan pakai parutan keju dah. Thanks untuk komennya ya Bro. Sukses selalu!

    ReplyDelete
  3. wah, ternyata pernah KKN disini to mbak ..... baru tahu saya ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep Mba Siti, di desa Menayu kalau nggak salah hehehe. Sudah lama bangetttt kekeekek

      Delete
  4. aku baru liat blog ini.. aku juga mau belajar masak.
    Makasiiihh ya mba postingan-nya. Sangat, sangat, sangat menarik dibandingkan yang lain

    ReplyDelete
  5. mbak endang trm ksh resep2nya,insyaallah saya akan mencobanya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal. Auwww, tongseng ayam ini kudu dicoba karena enduang bambang banget hehehhe

      Delete
  6. udah aku cobain resepnya dan ternyata mmg uenakkk maknyuuss....makasih resep2nya ditunggu resep2 terbarunya yaa mba....

    ReplyDelete
  7. mBak Endaaangg, resep ini juga udah aku coba minggu lalu. Enaakkk! Kemiri dan kunyit aku sangrai biar tambah wangi. Ada cita rasa asam (enak, bukannya gak enak) tapi bukan dari tomat, apa dari serei? Aku baru kali ini memakai serei di dalam bumbu halus, biasanya hanya dimemarkan atau diiris saja. Tx utk resepnya ya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai Mba Sandra, thanks sharingnya ya, yep saya suka praktis2, bumbu semua saya blender termasuk jahe, lengkuas dan sereh, jadi lebih nendang hehehe. Nah disangrai juga bikin tambah mantep. Sip!

      Delete
  8. Mbak endangggggg ni imunk lg, emang jempolan nih resep. Aq br ja bikin, suamiku suka bgt hehehe...jd Ga bngung lg skrg mo masak apa, tggl buka jtt ja beres. Makasih byk mbak...
    Imunk-mtw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai MBa Imunk, dulu saya juga pikir bikin tongseng susah ternyata gampang banget ya ehheheh. Thanks ya Mba sharingnya disini. ^_^

      Delete
  9. makasih atas resepnya yg ya ampun tanpa micin/kaldu bubuk udah mantappp bgt T.T parahnya krn saking enaknya tongseng ini,aku jd ngiler daging kambing :'(
    susi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Susi, wah pakai kambing maknyuss tuh, atau pakai daging sapi saja wakakkak

      Delete
  10. Makasih ya Mba Susi atas resepnya, anakku yang cerewet makan aja sampai minta tambah terus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo Mba Misda, nama saya endang Mba ^_^. Sip, senang resepnya disuka ya.

      Delete
  11. lhaa ,gara2 mba endang nih jd tau ayam itu bs dibikin tongseng dan gampang pula buatnya...*nyengir*
    eh,iya....baru tau kalo kantor mba dan rmh sy berdekatan..sy tinggal di gg.tiong(ex.bioskop kartajaya..masuk dikiiiit)....tau begitu,tiap nyoba resep JTT bs mampir ke kantor mba endang dan dinilai langsung sm the owner of this amazing blog...hehehe
    *big hugs and big thanks*dian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Dian, yepppp kala KKN di Muntilan magelang saya jadi tahu tongseng ayam hehehheh. Wah bisa sering2 mampir kalau gitu ke kantor saya Mba, lumayan sekalian saya nyicip sekalian makan siang gratis ya hahhahah.

      Delete
  12. Gileee yg buat nih blog.. pahala mengalir yakk.. membantu para fakir masak kayak gw.. hahhaha.. dapur bisa kepake juga selain masak indomie.. gak kelaperan lagi nih diperatauan.. resepnya enak.. thanks yaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke, senang resepnya disuka, amiiin pahalanya mengalir ya ^_^

      Delete
  13. Aku juga udah cobain resep ini Mbak Endang. Enak banget! Lebih sehat drpd tongseng lainnya krn gak bersantan. Walaupun aku masaknya pake daging ayam tanpa tulang dan kulit, rasanya tetep enak. Dua jempol deh buat Mbak Endang, juara!! :-D

    Dhita

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Dhita, sip! thanks sharingnya ya, senang resep tongsengnya disuka. yep, gak pakai santan tetapi rasanya tetap maknyus yaa.

      Delete

Heloooo! Terima kasih telah berkunjung di Just Try & Taste dan meluangkan waktu anda untuk menulis sepatah dua patah kata. Walau terkadang saya tidak selalu bisa membalas setiap komentar yang datang, namun saya senang sekali bisa menerima dan membacanya.

Saya sangat menghargai feedback yang anda berikan, terutama mengenai eksperimen anda dalam mencoba resep-resep yang saya tampilan. Semua komentar baik di posting lama maupun baru sangat saya nantikan. ^_^

Komentar yang anda tuliskan tidak secara otomatis ditampilkan di artikel karena saya menggunakan setting moderasi, namun jangan khawatir, begitu saya kembali ke laptop maka hal utama yang saya lakukan adalah mengecek dan mempublish komentar anda.

Saya akan menghapus komentar yang mengandung iklan, promosi jasa dan penjualan produk serta link hidup ke blog anda atau blog/website lain yang anda rekomendasikan. Jika anda ingin mendapatkan back link maka anda harus menggunakan OpenId atau Name + Url.

Untuk mendapatkan update rutin setiap kali saya memposting artikel baru anda bisa mendaftarkan email anda di Dapatkan Update Via Email. Atau kunjungi Facebook fan page Just Try & Taste. Untuk mengajukan pertanyaan dan komentar, anda juga bisa langsung email ke saya di endangindriani@justtryandtaste.com

Saya tunggu komentar, feedback, email dan sharing anda ya. Semoga anda menikmati berselancar resep di Just Try & Taste. ^_^

Let's we try and taste! ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...